Category: Opini

  • Webinar 16 Agustus 2025 Tips Merawat Hewan Gratis

    Webinar 16 Agustus 2025 Tips Merawat Hewan Gratis

    🐾 Tahukah kamu? Menyayangi hewan adalah bagian dari sunnah Rasulullah ﷺ yang sering terlupakan.

    🐱 Yuk, pelajari tips & trik merawat hewan peliharaan dan hewan di sekitar kita — mulai dari nutrisi, sanitasi, hingga penanganan darurat.

    📆 Sabtu, 16 Agustus 2025
    ⏰ 19.30 – 21.00 WIB
    💻 Google Meet
    🎙 Tirta Novita (Asisten Dokter Hewan, Klinik Patcare Interferon)

    📌 Daftar sekarang melalui: https://bit.ly/WebinarLCM2

    💫 Jadikan momen ini sebagai langkah kecil untuk membawa kebaikan bagi makhluk Allah. Yuk, tunjukkan rasa sayang kita pada hewan dengan cara yang tepat!

  • Metodologi Efektif Program Tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al Azhar 25 Semarang

    Metodologi Efektif Program Tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al Azhar 25 Semarang

    Sebagai salah satu sekolah Islam ternama di Semarang, SD Islam Al Azhar 25 memiliki program unggulan dalam bidang tahfidz Al-Qur’an. Metodologi yang efektif dalam mencetak hafidz Al-Qur’an menjadi salah satu faktor utama keberhasilan sekolah ini dalam mendidik siswanya.

    Metodologi program Tahfidz Al-qur’an yang diterapkan oleh SD Islam Al Azhar 25 dalam program tahfidz Al-Qur’an sangatlah terstruktur dan sistematis. Para siswa diajarkan dengan metode belajar yang menyeluruh mulai dari tajwid, hafalan ayat-ayat, pemahaman makna, dan juga aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini memastikan bahwa siswa tidak hanya menghafal Al-Qur’an secara mekanis, tetapi juga memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    SD Islam Al Azhar 25 juga menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pembelajaran, baik melalui diskusi, permainan, atau aktivitas lain yang membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Hal ini membantu siswa untuk tetap termotivasi dan terlibat secara aktif dalam program tahfidz Al-Qur’an.

    Pendekatan personal dalam pembelajaran juga menjadi salah satu kunci keberhasilan program tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al Azhar 25. Para guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mentor dan teman belajar bagi siswa. Mereka memberikan perhatian individual kepada setiap siswa, membimbing mereka dengan penuh kesabaran dan kepedulian untuk mencapai kemajuan dalam mempelajari Al-Qur’an.

    Selain itu, SD Islam Al Azhar 25 juga memiliki lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung. Dengan fasilitas yang memadai dan nyaman, para siswa dapat belajar dengan optimal tanpa terganggu. adanya kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan yang mendukung juga memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan beragam bagi siswa. Program tahfidz Al-Qur’an di SD Islam Al Azhar 25 bukan hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa. Melalui mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, siswa diajarkan untuk menjadi individu yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Hal ini membantu siswa untuk tumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

    Dengan berbagai metode pembelajaran yang efektif dan pendekatan holistik dalam program tahfidz Al-Qur’an, SD Islam Al Azhar 25 berhasil mencetak hafidz-hafidz Al-Qur’an berkualitas. Para alumni dari sekolah ini tidak hanya mahir dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam akan ajaran Islam dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai salah satu sekolah unggulan di Semarang, SD Islam Al Azhar 25 patut diapresiasi atas dedikasinya dalam mendidik dan membimbing siswa-siswanya menjadi individu yang berkualitas dan berakhlak mulia. Dengan menjaga kualitas program tahfidz Al-Qur’an dan terus melakukan inovasi dalam metode pembelajaran, SD Islam Al Azhar 25 dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang terpercaya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

  • Ekspektasi Calon Mahasiswa terhadap Dunia Kampus

    Ekspektasi Calon Mahasiswa terhadap Dunia Kampus

    Ekspektasi Calon Mahasiswa terhadap Dunia Kampus – Halo sobat Shalaazz, Universitas menjadi lembaga pendidikan formal tertinggi yang didirikan oleh suatu Negara. Di era digital ini, akses untuk menempuh pendidikan pada suatu universitas hampir mudah untuk didapatkan. Baik universitas yang bersifat negeri maupun universitas yang bersifat swasta.

    Kampus memang tempat terbaik untuk menuntut ilmu bagi setiap insan yang mempunyai jiwa dan prinsip ingin terus belajar. Kualitas tenaga pendidikan sekelas profesor dengan mudahnya akan kita temui di kampus. Terlebih lagi sarana dan prasarana penunjang untuk menjadi kaum terpelajar (berupa ruang belajar dan buku-buku pendukung belajar) memang sengaja sudah dipersiapkan.  

    Sebelum Jagad raya ini memperkenalkan manusia dengan kecanggihan teknologinya, akses untuk mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi di dunia kampus sangat sulit untuk mengetahuinya.

    Baca juga: Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai

    Untuk mengakses ketidaktahuan itu, perlu dilakukan langsung studi kampus ke universitas-universitas tujuan. Atau mungkin kampus sebagai bentuk kepeduliannya, akan mengutus beberapa mahasiswa yang dipercaya untuk menyosialiskan dunia kampus kepada calon-calon intelektual yang ingin melanjutkan pendidikan didunia perkuliahan. 

    Dampak terburuk dari kurangnya akses untuk mengetahui kehidupan dunia kampus di zaman itu adalah ketidakberanian untuk melanjutkan pendidikan.  

    Seiring berkembangnya dan semakin majunya peradaban teknologi, hampir seluruh akses untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dengan sangat mudahnya bisa kita temui, tak terkecuali akses untuk melanjutkan pendidikan di tingkat universitas.  

    Bagi siswa-siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian nasional setingkat SLTA ataupun SMA, di samping fokus mempelajari soal-soal yang menjadi kisi-kisi ujian nasional nanti, menentukan kampus untuk tujuan selanjutnya tidak kalah penting untuk dipikirkan dan dipersiapkan.

    Saat ini pemerintah melalui Kemenristekdikti membuat program-program yang tujuannya untuk memudahkan akses teman-teman siswa untuk melanjutkan pendidikan didunia perkuliahan.   

    Salah satunya adalah program SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional) bagi sekolah-sekolah yang terdaftar dan memiliki NISN (Nomor Induk Sekolah Nasional).

    Di sini para calon mahasiswa sudah bisa mendaftar sebelum dinyatakan lulus ujian nasional dan berhak memilih kampus mana pun di Indonesia yang berstatus negeri. Adapun yang menjadi dasar penilaian dalam SNMPTN ini adalah nilai  rapor selama 5 semester.  

    Tentunya sebelum memasuki dunia perkuliahan, akan muncul berbagai ekspektasi mengenai kampus dan segala hal yang akan terjadi di dalamnya. Bagi siswa yang sering terpengaruh oleh drama FTV, kampus akan menjadi tempat yang recommended untuk menemukan cinta (alias pacar), sebab hampir semua adegan di FTV yang berlatar tempat di kampus itu adalah adegan berpacaran.   

    Bagi siswa yang serius pada suatu pengetahuan, kampus akan menjadi tempat yang paling tepat untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya.

    Bagi siswa yang senang berorasi, kampus menjadi tempat terbaik untuk belajar menyuarakan aspirasinya, bagi siswa yang senang berdiskusi, kampus menjadi tempat yang baik untuknya mengeluarkan retorika dan mencari teman diskusi. Dan berbagai ekspektasi lain akan bermunculan ketika terdengar oleh mereka mengenai kehidupan didunia kampus.  

    Ekspektasi-ekspektasi yang dialami oleh calon mahasiswa ini memang tidak sepenuhnya salah dan juga tidak sepenuhnya benar. Sebab teknologi dalam memainkan peran informasi memberikan semua itu. Oleh karena itu, bijak dalam menerima dan melihat  apa yang disampaikan adalah cara terbaik untuk mewujudkan ekspektasi-ekspektasi yang telah disebutkan.

    Menjadi mahasiswa dengan pengetahuan yang luar biasa dan dengan pemikiran yang kritis terhadap suatu maslah menjadi kebanggaan tersendiri. Oleh karena jadikan kampus untuk mewujudkan itu.  

  • Apa Salahnya Gap Year?

    Apa Salahnya Gap Year?

    Apa Salahnya Gap Year? – Halo sobat Shalaazz, apa itu Gap year? Gap Year adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Karena Gap Year merupakan tradisi yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Mungkin, masih ada yang belum mengerti dan faham,

    Simpelnya, Gap Year bisa diartikan sebagai cuti atau jeda waktu sementara yang dilakukan seseorang sebelum masuk ke perguruan tinggi. Cuti ini bisa dilakukan beberapa bulan atau beberapa tahun lamanya tergantung seseorang.

    Tujuan dari Gap Year adalah untuk mengetahui minat dan bakat seseorang pada suatu bidang perguruan tinggi yang akan dimasuki. Serta membuat seseorang bisa memilih jurusan yang tepat sesuai dengan kamampuan dan passionnya. Oleh karenanya, bisa meminimalisir timbulnya penyesalan-penyesalan yang sering dialami oleh mahasiswa dengan alasan karena salah jurusan.  

    Baca juga: 7 Tips Jitu Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi!

    Sering sekali kita menemukan calon mahasiswa yang bingung akan minat bakatnya pada bidang apa. Ingin masuk perguruan tinggi, tapi masih ragu dan merasa bingung mau memilih jurusan apa.

    Nah, inilah solusinya. Dengan Gap Year, seseorang bisa memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan, merenungkan, dan memantapkan pada bidang atau jurusan apa yang akan dipilih.  

    Di Indonesia, Gap Year ini masih dipandang sebelah mata. Sebab, sebelum masuk ke perguruan tinggi dan seseorang mengambil cuti atau jeda waktu untuk sementara waktu, biasanya akan dipandang sebagai pengangguran oleh sebagian besar masyarakat di lingkungannya.  

    Baca juga: Bikin Gap Year Jadi Asyik!

    Berbeda dengan beberapa universitas high class seperti Harvard University dan New York University. University ternama ini justru malah memberikan pilihan atau merekomendasikan Gap Year ini kepada mahasiswanya. Agar mahasiswa memiliki waktu yang cukup banyak untuk menemukan passionnya serta sebagai proses pendewasaan diri sebelum mahasiswa masuk ke perguruan tinggi.   

    Salah satu alasan terbesar mengapa Gap year dianggap sebagai hal yang negatif adalah orang tua. Tidak sedikit orang tua yang menginginkan anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa harus mengambil Gap year. Sebab, sebagai orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya.

    Beranggapan bahwa dengan mengambil Gap Year maka anak akan cenderung malas-malasan di rumah dan mengalami comfort zone.   By the way, siapa nih  yang ingin mengambil Gap Year tapi tidak sepaham dengan orang tua?. Nah, di sini kita perlu berkomunikasi dengan orang tua. Memberi pemahaman kepada mereka bahwa Gap year bukanlah hal yang negatif. Justru banyak kelebihan dan keuntungan jika kita benar-benar memanfaatkan waktu dengan baik selama rentang waktu tersebut.  

    Pada akhirnya, berguna atau tidaknya Gap year itu tergantung setiap individu dalam menjalaninya. Apakah ia memanfaatkan waktunya dengan baik untuk belajar, memperbaiki diri, mengasah kemampuan, atau justru malah menggunakan waktu yang ada hanya untuk bermalas-malasan hingga akhirnya mengalami comfort zone.    

  • 5 Tips “Bertahan” Buat Kamu Yang Merasa Salah Jurusan

    5 Tips “Bertahan” Buat Kamu Yang Merasa Salah Jurusan

    Pembahasan kali ini tentang 5 Tips “Bertahan” Buat Kamu Yang Merasa Salah Jurusan. Mengapa bahasan ini menarik? Karena mengutip pernyataan dari ahli Educational Psyhcologhist dari Integrity Development Flexibility (IDF) Irene Guntur, menyebutkan bahwa sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan. Banyak faktor penyebab mahasiswa salah jurusan di antaranya yang paling banyak yakni karena ikut-ikutan teman dan alasan orangtua. Dua faktor ini tentu sangat memengaruhi dalam pengambilan keputusan. Sehingga pada akhirnya menyebabkan kita “tersesat” di tengah perkuliahan. Tenang, rileks dulu tidak usah khawatir. Jika kamu sedang pada fase ini tentu sangat tepat menyimak ulasan di bawah ini. Karena 5 Tips “Bertahan” ini bakalan membuat kamu benar-benar survive dan goalnya nyaman dengan ketersesatan ini. Check ulasan selengkapnya mengenai 5 Tips “Bertahan” Buat Kamu Yang Merasa Salah Jurusan di bawah ini:

    Carilah Teman Sefrekuensi yang Membuat Betah Belajar

    Merasa salah jurusan di pertengah perkuliahan memang sangat berat. Ibaratnya mau berhenti nanggung, lanjut gak paham materinya. Tenang sob, semua masalahmu bakalan berkurang dengan bersosial. Carilah teman yang dapat membuatmu paham dengan materi perkuliahan. Karena yang kamu butuhkan adalah sosok “penerjemah” materi-materi perkuliahan di kelas. Jangan sungkan untuk bertanya materi yang belum kamu pahami. Dan jangan hanya sekadar bertanya, tetapi diskusikan materinya. Karena dengan berdiskusi dapat memberikan dari materi yang sudah diberikan dosen secara utuh berdasarkan sudut pandang yang mudah dipahami.

    Baca juga: Perkuat Semangat Belajar dengan Tekad!

    Jangan Insecure, Salah Jurusan Bukan Berarti Kegagalan Masa Depan

    Bagi kamu yang merasa salah jurusan, jangan insecure. Karena merasa insecure tidak dapat membalikkan waktu dan tidak dapat membuatmu “bertahan” pada zona ini. Salah jurusan bukanlah sesuatu yang menakutkan, apabila kamu dapat melihat dari segala sudut pandang. Walaupun mungkin itu bukan bidang yang kamu minati. Tetapi kalau jurusan tersebut adalah jurusan yang memiliki prospek yang dapat bermanfaat bagi orang banyak, kamu akan lebih merasa bangga dan menyukainya. Langkah awal yang dapat kamu lakukan adalah mencoba untuk mulai menyukainya. Karena semakin kamu menentang dan memberontak, kamu akan merasa bosan. Dan akhirnya dapat membuat kamu malah tidak bisa fokus belajar dan pasti banyak menggerutu terus menerus. Bayangkan saja, apabila kamu buru-buru pindah jurusan dan masih merasakan hal yang sama, kamu malah kehilangan banyak hal. Seperti biaya, waktu, dan tenaga.

    Baca juga: Tips dan Trik Lolos Beasiswa LPDP!

    Ubah Mindset

    Pola pikir sangat memengaruhi setiap tindakan. Ubah mindset-mu bahwa di jurusanmu yang sekarang pasti terdapat prospek ke depannya. Lihat dari segala sisi, jangan hanya kepada kekuranganmu saja. Tetapi lihat peluang di masa depan. Percayalah, di jurusanmu saat ini terdapat prospek yang menjanjikan di masa depa, cuman kamu yang belum bisa menemukannya. Gali sisi positif jurusanmu saat ini, jangan hanya terjebak ke dalam ketidakmampuan. Apabila kamu sudah di pertengahan perkuliahan atau bahkan sudah di akhir semester, cobalah untuk melihat ke belakang sebentar. Sudah banyak yang kamu lalui, dan sudah banyak yang kamu korbankan untuk bertahan sampai detik ini.

    Baca juga: Fun Learning: Metode Belajar yang Menyenangkan!

    Ikuti Ormawa atau Komunitas yang Sesuai Passion dan Hobi

    Organisasi Mahasiswa (Ormawa) merupakan wadah mahasiswa untuk pengembangan diri. Dengan mengikuti Ormawa yang sesuai minat bakatmu tentu akan sangat membantumu untuk tetap betah di kampus. Apabila kamu memang memiliki ketertarikan yang tinggi pada bidang kepenulisan, ikuti Ormawa kejurnalistikan atau keilmiahan. Kemudian apabila kamu lebih tertarik pada dunia seni, ikuti Ormawa teater, tari, drama, lukis, dan lain sebagainya. Misalnya kamu tertarik pada dunia olahraga, biasanya ada Ormawa di bidang olahraga seperti tenis meja, bulutangkis, sepak bola, dan masih banyak lagi.

    Baca juga: Kenali Terapi Menulis Writing Therapy dan Writepreneur!

    Namun apabila di kampusmu tidak ada Ormawa yang menarik perhatianmu. Masih banyak komunitas-komunitas di luar perkuliahan yang dapat kamu cari sesuai minatmu. Seperti komunitas ulas film, komunitas blogger, komunitas baca, komunitas fotografi dan video, dan sebagainya. Yakinlah, Ormawa dan komunitas yang produktif itu akan memperdalam soft-skill-mu. Sehingga passion-mu yang terpendam bisa tersalurkan melalui Ormawa dan komunitas ini. Sehingga dengan begitu pikiran salah jurusan tidak akan selalu menghantuimu setiap saat. Dan tidak kalah pentingya, temukan pertemanan dan aktivitas lain yang bisa menunjang perkuliahanmu.

    Mulai Berdamai dengan Keadaan

    Tips terakhir ini mungkin terdengar gampang, namun ini bisa menjadi “mantra” agar kamu bertahan dan menerima semuanya dengan lapang dada. Berdamai bukan berarti menyerah, loh. Lihatlah ke belakang sejenak, kamu sudah melewati banyak hal dalam perkuliahan. Teman diskusi, dosen favorit, Ormawa atau komunitas yang membuatmu terus berprogres, dan masih banyak lagi positif vibes lainnya yang dapat membuatmu sedikit lebih nyaman. Apabila kamu ingin pindah jurusan, pikirkan lagi. Karena untuk memulai dari awal pasti membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran yang ekstra. Jadi mulai sekarang tetaplah bertahan, cobalah berdamai dengan keadaan.

    Itulah tadi 5 Tips “Bertahan” untuk kamu yang merasa salah jurusan. Semoga dapat memberikan motivasi untuk selalu semangat dalam menjalani masa-masa yang berat dalam perkuliahanmu. Jika ada tips “bertahan” ala kamu, bisa komen di kolom komentar di bawah ini. Demikianlah bahasan kali ini, nantikan pembahan-pembahasan seputar dunia perkuliahan yang menarik. Eits, kalau kalian ada saran topik pembahasan selanjutnya, boleh tulis di kolom komentar juga ya. Tetap semangat, Shalaazzer!

  • Tujuan Berjuang Mencari Pendidikan Hakiki | Motivation Learning

    Tujuan Berjuang Mencari Pendidikan Hakiki | Motivation Learning

    Tujuan Berjuang Mencari Pendidikan Hakiki – Halo sobat Shalaazz, Ketika menyebutkan namanya pendidikan. maka, akan terbersit didalam pendidikan itu pasti ada dalam pembelajaran. Mencari ilmu dunia dan ilmu akhirat. terkadang ketika sudah berada di ranah pendidikan.

    Misalnya, saja dalam perkuliahan. Pasti ada rasa ingin cepat menyelesaikan semuanya tanpa proses yang panjang. dengan banyak tugas yang menyibukkan diri selama berjam-jam atau apalah hingga sampai begadang. Itulah mahasiswa di negeri sekarang.

    Ketika belum menjadi mahasiswa sampai-sampai ingin masuk ke perkuliahan dengan pengorbanan yang sangat besar sekali. Kini, sudah menjadi mahasiswa sudah kelihatan banyaknya yang berleha-leha terlena akan kehidupan dunia dan lupa tujuan diri ini sebenarnya kemana? Benarkah menjadi mahasiswa hanya untuk menuntut ilmu? atau adakah tujuan lain dibalik itu semua?

    Baca juga: 7 Tips Jitu Agar Lebih Produktif Setiap Hari!

    Tujuan Pendidikan Hakiki

    Ketika tujuan sudah di depan mata pemuda seringkali lupa kalau kehidupan selalu dilingkari dengan proses yang panjang, penuh tangisan, pengorbanan demi kemenangan yang agung, dan proses lainnya semakin menambah lelah semakin kuatlah ketegaran dalam menghadapi rintangan. Tidak banyak memang namun, memakan banyak waktu, tenaga dan jiwa. Akan terus berulang-ulang hingga saat Allah menyuruh manusia ini waktunya untuk pulang.

    Manusiawi bila hambanya suka mengeluh. Dikarenakan manusia bukan hati selembutnya malaikat bukan sekeras jin dan setan. Melainkan manusia butuh untuk diingatkan. Manusia seringkali lupa akan hal itu semua. Itulah pendidikan hakiki yang sebenarnya harus manusia cari sampai kapanpun.

    Baca juga: 5 Tips Sebelum Masuk Kuliah yang Harus Kamu Persiapkan!

    Pendidikan hakiki ketika manusia mulai mencari sampai ke akar-akarnya hingga tak lagi mampu menjawab dengan jawaban apapun. Sampai tiada berujung sampai berkata inilah ilmu tanpa batas dengan analisis yang kritis. Waktunya, pemuda berjuang mencari pendidikan hakiki itu. Karena negeri membutuhkan pemuda cerdas, brilian, dan religius dalam melawan semua penjajahan yang hingga detik ini belum dimerdekakan. Tanpa pendidikan hakiki itu tidak akan mampu melawan itu semua. Karena musuh abadi ialah melawan nafsu diri sendiri.

  • 12+ Keuntungan Memilih Kuliah di Australia!

    12+ Keuntungan Memilih Kuliah di Australia!

    Keuntungan Memilih Kuliah di Australia – Halo sobat Shalaazz, pemburu beasiswa Australia ataupun yang berminat belajar di negeri yang indah seperti Australia ini, ada beberapa alasan kenapa shalaazzer harus memilih belajar di Australia, yuk simak sampai selesai ya.

    Alasan Kuliah di Australia

    1. Australia merupakan salah satu negara barat yang jaraknya paling dekat dengan Indonesia.

    2. Australia memiliki letak geografis yang relatif dekat dengan Indonesia, namun memiliki iklim yang bervariasi. Bahkan ada beberapa kota di Australia yang memiliki iklim yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

    3. Kondisi ekonomi dan sosial yang stabil.

    4. Budaya dan Masyarakat Australia yang bersifat multi budaya.

    5. Mutu pendidikan yang berkualitas dan diakui secara Internasional.

    Baca juga: 5 Tips Sebelum Masuk Kuliah yang Perlu Dipersiapkan!

    6. Lingkungan hidup yang aman dan nyaman untuk belajar.

    7. Pelajar Internasional mendapatkan perlindungan khusus di Australia (dari ESOS Act), yang memberikan tingkat garansi yang tinggi terhadap kepastian kualitas, reputasi internasional dari lembaga-lembaga pendidikan yang ada, serta perlindungan terhadap biaya pendidikan yang dibayar. Perlindungan ini berlaku bagi semua sektor pendidikan dan pelatihan di Australia.

    8. Biaya studi yang kompetitif.

    9. Ijin bekerja part time 40 jam per 2 minggu saat sekolah.

    10. Bekerja selama 2 tahun setelah lulus Sarjana/Pascasarjana dengan Post Study Work Visa.

    11. Pelayanan khusus yang disediakan oleh lembaga pendidikan Australia bagi pelajar internasional.

    Bagaimana dengan biaya hidup di Australia?

    12. Biaya hidup seperti layaknya di tempat lain, akan bervariasi sesuai dengan kota dimana penduduk tinggal dan gaya hidup masing-masing pribadi. Kota-kota besar seperti Sydney, Melbourne, dan Brisbane misalnya, memiliki biaya hidup yang lebih besar dibandingkan kota lainnya. Rata-rata yang diperlukan oleh setiap pelajar umumnya berkisar antara AUD 2.000 hingga AUD 2.500 per bulan. Biaya ini meliputi biaya akonodasi, makan, dan transportasi, telekomunikasi serta keperluan sehari-hari lainnya. Jika kamu membawa keluarga, maka perlu menyediakan tambahan kurang lebih AUD 8.000 per tahun bagi pasangan hidup kamu, dan sekitar AUD 5.000 per tahun untuk setiap anak. Perkiraan ini tidak termasuk biaya pendidikan anak. Biaya hidup di Australia bisa lebih mahal dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia, tetapi jumlah biaya yang diperlukan sangat bergantung pada gaya hidup dan jenis akomodasi yang kamu pilih.

    Baca juga: Membongkar Rahasia Tips Orang Sukses dalam Karir!

    13. Sebuah negara yang modern dan memiliki banyak tempat wisata yang menarik dan indah.

    _Sumber: SUN Education_

  • Bagaimana Pemuda Memaknai Kemerdekaan Hari ini?

    Bagaimana Pemuda Memaknai Kemerdekaan Hari ini?

    Bagaimana Pemuda Memaknai Kemerdekaan Hari ini? – Halo, Sobat Shalaazz! Mau tahu bagaimana pemuda Indonesia tercinta ini memaknai kemerdekaannya? Mau tahu juga makna perlombaan yang sering diadakan di kemerdekaan ke-76 ini? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

    Beragam kata-kata selamat kemerdekaan ditulis di berbagai media sosial baik dari kalangan pemuda hingga kalangan dewasa. Namun, kata-kata dalam kemerdekaan di hari ini tidaklah cukup sebatas pengucapan melainkan dengan memaknai kemerdekaan hari ini baik dari segi kemerdekaan maupun mana dari adanya perlombaan yang sering diadakan di hari kemerdekaan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas pertanyaan terkait makna dari adanya kemerdekaan di Indonesia tercinta ini.

    Sebagai seorang pemuda memaknai kemerdekaannya dengan melakukan banyak kontribusi baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Dalam hal ini, mengetahui arti pentingnya kemandirian untuk berpijak di tanah sendiri agar bisa saling memajukan potensi dari seluruh pemuda yang tidak memiliki keterampilan menjadi terampil dan expert di bidangnya masing-masing. Salah satu hal yang bisa dilakukan pemuda dalam memaknai kemerdekaannya ialah dengan mencintai karya bangsa sendiri, mempelajari sejarah dan kebudayaan Indonesia, berkontribusi langsung terhadap penulisan, kemasyarakatan hingga pemerintah.

    Sebagai seorang pemuda memaknai kemerdekaannya dengan mengetahui arti dibalik adanya perlombaan tersebut diadakan secara berulang-ulang. Pertama, perlombaan balap karung yang mengartikan perjuangan pemuda Indonesia saat itu tidak bisa membeli baju hingga karung gonilah yang menjadi pakaiannya dalam sehari-hari.

    Kedua, perlombaan memakan kerupuk yang mengartikan kebutuhan makanan pokok tidaklah cukup dan hanya bisa membeli kerupuk dengan harga yang murah. Ketiga, perlombaan tarik tambang yang dimana kemerdekaan tidaklah dicapai tanpa adanya kerja sama dari sebuah tim. Sama halnya, ketika semua pemuda terpecah belah hanya karena berbeda pendapat hingga musuh dapat mudah menyerang yang sudah lengah. Keempat, perlombaan memasuki pensil ke botol yang bila diartikan untuk pemuda harus memiliki kesabaran untuk mencapai suatu tujuan dan tentunya diperlukan strategi untuk menghadapi rintangan kesabaran tersebut.

    Dengan adanya kedua hal tersebut, jelaslah makna kemerdekaan haruslah dilakukan secara hati-hati untuk mencapai tujuan yang berarti. Dalam hal ini, sebagai pemuda harus siap sedia untuk menyusun strategi kemandirian, kemanfaatan, keprofesionalan, dan kekompakan satu per-satu yang berguna baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga negara.

    Nah, mungkin cukup sekian untuk artikel hari ini. Semoga membantu dan bermanfaat bagi teman-teman semuanya.

  • Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang

    Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang

    Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang– Halo sobat Shalaazz, Menjadi seorang Mahasiswa/Mahasiswi merupakan dambaan bagi kebanyak orang terlebih karena tuntutan dari negara agar terciptanya generasi yang berpegetahuan dan berwawasan luas, maka pendidikan menjadi prioritas terpenting untuk mewujudkannya.   

    Namun, tak banyak dari kalangan kita yang sadar dan memahami tentang arti penting dari pendidikan itu sendiri. Terkadang, kita sekolah atau kuliah hanya karena dorongan ingin menuntaskan pendidikan atau sebagai sarana untuk memenuhi persyaratan dalam pekerjaan kita. Berupa IJAZAH, atau justru hanya sebagai wadah bagi kita untuk menunggu kapan jodoh akan datang.

    Berproses Menuju Kehidupan Cemerlang Melalui Jalur Pendidikan

    Padahal sejatinya ruh dari pendidikan sendiri merupakan proses yang menghubungkan pemikiran, tindakan dan karakter kita agar kita bisa menyikapi setiap problema kehidupan dengan baik. Nah, berbicara tentang Proses, tentu membutuhkan waktu yang cukup, bukan waktu yang lama atau bahkan instan.

    Baca juga: Membangun Karakter dalam Pendidikan-Character Building

    Proses akan menjadi baik saat kita menyikapinya dengan baik. Proses akan menjadi lambat saat kita menyikapinya dengan lambat. Dan proses akan menjadi cepat saat kita menyikapinya dengan terarah dan terstruktur. Dalam hal ini bukanlah proses cepat dan instan, karena semuanya tergantung dari cara kita untuk menyikapinya. Dan disinilah peran penting pendidikan itu masuk untuk mendewasakan manusia agar berproses menjadi insan berakhlak mulai sebagaimana yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dengan tauladan akhlak yang sangat mulia.

    Terbentur, Terbentur, dan Terbentuk

    Intan, permata dan mutiara menjadi begitu indah karena menjalani sebuah proses. Bagaimana proses itu akan berjalan dan mengalir, disitulah akan menemukan yang namanya hasil. Kupu-kupu bisa menjadi cantik dan indah dipandang juga karena proses yang panjang dan berliku. Berawal dari sebuah ulat yang menjijikkan, kemudian berproses menjadi kepompong.

    Baca juga: Pendidikan Karakter (Pembentukan Karakter Pada Anak Melalui Pendidikan Agama Islam)

    Nah saat ulat tersebut berproses menjadi kepompong, ia harus tinggalkan semuanya. Dia mengurung diri menahan untuk melihat keindahan dunia selama beberapa minggu. Hingga akhirnya ia bisa menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dan indah mempesona. Dan ketika menjadi kupu-kupu ia bisa terbang bebas dan melihat keindahan dunia. Itulah proses  

    Melihat dari Berbagai Sudut Pandang

    Sama halnya dengan pendidikan. Mungkin saat ini kita merasa saat mencari ilmu/sekolah/kuliah sangat membosankan, melelahkan, malas dan sebagainya sebagai kendala kita untuk belajar. Tetapi ketika kita sudah bisa menikmati indahnya sebuah proses tersebut, kelak kita akan sangat merindukan masa-masa saat dimana kita kesulitan dalam mencari ilmu.

    Untuk itulah sobat Shalaazz harus tetap nikmati proses itu dengan pemikiran terbaik, dengan langkah terbaik dan dengan tindakan terbaik. Maka kelak Insya Allah sebuah proses yang kamu jalani akan menghasilkan buah terbaik, karena proses tidak pernah menghianati hasil. Wallahu a’lam bish-showab

    Editor: Andrian Kukuh Pambudi

  • Televisi Mengubah Wajah Indonesia | Shalaazz.com

    Televisi Mengubah Wajah Indonesia | Shalaazz.com

    Televisi Megubah Wajah Indonesia—Indonesia negeri besar. Televisi berhasil mengabadikannya sebagai jalan sejarah negara kepulauan ini. Peristiwa politik menyita waktu wartawan memberitakannya. Dari waktu ke waktu pemilu ricuh. Kisruh antar partai kontestan. Saling tuduh curang sudah biasa. Kecemburuan sosial, memicu konflik berdarah akibat isu SARA. Televisi menjadi alat vital pemersatu bangsa. Televisi wajah Indonesia. Baca juga: Manifestasi Wajah Indonesia

    Indonesia adalah potret siaran TV. Bencana alam sebagai musibah. Gunung meletus. Gempa bumi menggoyang. Bahaya banjir, menenggelamkan, menghanyutkan. Suka tidak suka mata melihat peristiwa itu di TV. Indonesia milik kita. Harus diterima apa adanya. Bantuan sembako bagi korban bencana. Jadi relawan bisa kita lakukan.

    Baca juga: Pendidikan Hati Menurut Perspektif Filsafat

    Masalah ekonomi sebagai negara dunia ketiga. Kemiskinan karena penduduk padat. Lapangan kerja terbatas. Perlu keahlian. Berita TV bisa objektif. Bagus untuk mendidik kepedulian sosial. Sebaliknya dituduh yang berwenang gerakan berbahaya. Problem sosial kita lihat sehari-hari di jalan-jalan. TV mengusut. Sampai tuntas. Kerja jurnalis profesional. Baca juga: 5 Tips Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif di Era Millenial

    TV alat elektronika. Sekarang muncul LCD lebih kecil. Hiburan sinetron. Artis orang Indonesia. Artis asli nusantara menghibur kita. TV pendidikan beri pelajaran sekolah. TV itu produk jurnalistik, bukan sekedar benda elektronika. Jurnalis dididik khusus. Realitas di masyarakat, disorot TV. Supaya mencerminkan kejadian yang sebenarnya. Indonesia hidup di TV. Baca juga: Tips Kuliah Sambil Kerja

    I Wayan Budiartawan
    KMH-ITB-1987

  • [OPINI] Kenapa Berorganisasi Menuai Makna?

    [OPINI] Kenapa Berorganisasi Menuai Makna?

    [OPINI] Kenapa Berorganisasi Menuai Makna? – Halo Sobat Shalaazz, organisasi adalah sekumpulan Insan-insan yang memiliki tekad yang tinggi tuk mencapai tujuan bersama, keberada suatu organisasi dapat meningkatkan kemampuan kita dalam segala hal, seperti solidaritas, loyalitas, Kapabilitas serta totalitas untuk memperjuangkan apa yang kita inginkan, namun tak semua yang kita lakukan dalam organisasi itu baik, tergantung pada kita yang menjalankannya, salah satunya seperti menjadikan organisasi sebagai tempat pelarian pelanggaran yang kita lakukan.

    Dalam suatu organisasi pasti terdapat suatu administrasi yang tertata, administrasi merupakan suatu pelayanan yang dapat menjadikan bukti terjadinya suatu kegiatan. Banyak pengalaman yang akan kita temui di organisasi, baik indah maupun buruk, yang tak kira terhidar dari kata “Sakit Hati”, memang karena dalam suatu organisasi itu diperlukan suatu musyawarah/diskusi tuk mencapai tujuan bersama.

    Namun perlu kita ketahui bersama bahwa “seorang organisatoris akan menjadi seseorang yang hebat dan selalu di hormati”. Setiap Organisasi tak akan lupt dari seorang ketua ataupun presiden karna tanpa adanya ketua, oraganisasi itupun tak akan pernah berjalan, karena dalam musyawarah itu membutuhkan kesepakatan, namun jika tidak selesai, maka seorang ketuapun yang akan mengambil keputusan dengan bijak.

    Baca Juga: Opini: Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan

    Organisasi adalah tempat untuk berkembang!

    Menurut analisa yang ada, menyatakan adanya suatu organisasi yang baik akan menimbulkan kebaikan disekitarnya. Organisasi adalah tempat untuk kita berkembang bukan terpuruk, dan jadilah kader-kader Organisatoris yang sempurna. Indonesia memiliki banyak organisasi serta komunitas-komunitas yang berkembang dan dapat mengharumkan Indonesia ke kaca dunia, karena sebagian besar masyarakat yang turut andil menjalankan dan mengikuti organisasi2 yang baik.

    Terkadang organisasi membuat kita lupa tehadap diri kita, karena dalam berorganisasi kita tak mengingat siapa kita, namun yang teringat hanyalah apa tujuan kita bersama? Dan Bagaimana untuk mengembangkannya lagi?

    Sedikit kata-kata organisasi : Jangan langsung neminum air yang keruh tapi kita lihat dulu kita tunggu hingga kekeruhan itu turun artinya jika kita ingin memperbaiki seseorang yang keras kepala jangan langsung kita ajak tetapi kita pahami dulu orangnya.

    Tiga kunci pemimpin diantaranya:

    1. Mental

    2. Fisik

    3. Totalitas

    Jadilah diri kita sendiri jangan jadi seperti orang lain. Jadilah orang yang ingin di puji dengan tujuan sebagai motivasi kita, tapi ingat jangan di jadikan sebagai sifat sombong. Organisasi akan maju apabila terdapat sikap kepemimpinan di setiap organisator tersebut.

    Penulis: Muhammad Robet Asraria Soma

  • Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Adil bagi ‘mereka’

    Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Adil bagi ‘mereka’

    Halo sobat Shalaazz! Kali ini kita akan membahas sedikit gambaran mengenai kondisi hukum di Indonesia pada saat ini. Pertama-tama sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, negara kita merupakan negara kepulauan dengan jumlah penduduk terpadat di dunia nomor empat setelah Amerika sebanyak 273.523.615 jiwa (dikutip dari www.top10.id). Oleh karena itulah, negara Indonesia memiliki konstitusi negara yang merupakan hukum perundang-undangan untuk mengatur penduduknya. Namun, meskipun hukum berlaku, masih banyak ditemui kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial di negara ini.

    Hukum di Indonesia: “tajam ke bawah, tumpul ke atas”

    Ada sebuah kutipan yang berbunyi “hukum di Indonesia tumpul ke atas, tajam ke bawah”. Kutipan tersebut memiliki makna bahwa keadilan di negeri ini lebih tajam menghukum masyarakat kelas bawah dibandingkan pejabat tinggi. Tidak hanya itu, melalui kutipan ini pula memberi makna bahwa negara kita pada dasarnya memang sudah krisis keadilan dan kejujuran. Permasalahan sosial ini berangkat dari kasus Nenek Asyani (63) asal Situbondo yang didakwa mencuri dua batang pohon kayu jati milik perhutani untuk dibuat tempat tidur dengan hukuman 1 tahun penjara dan masa percobaan 1 tahun 3 bulan. Meskipun putusan dari hakim ini lebih ringan dari jaksa penuntut umum yakni, 1 tahun 18 bulan, Nenek Asyani tentu tidak terima. Hal ini dikarenakan beliau mengaku bahwa kayu tersebut diambil dari tanah milik suaminya yang meninggal 5 tahun lalu.

    Bagaimana tanggapannya setelah membaca contoh kecil di atas? Bukankah sangat mengiris saat membacanya? Contoh di atas hanya sebagian kecil dari puluhan kasus yang terjadi di Indonesia yang diakibatkan dari kesenjangan hukum. Berikut ini beberapa contoh dari kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial di negara kita:

    Kasus Novel Baswedan

    Siapa lagi yang tidak mendengar perihal berita hukuman untuk terdakwa kasus penyidik KPK, Novel Baswedan yang dihukum hanya 1 tahun penjara. Teramat disayangkan, bukan? Indonesia yang disebut sebagai negara hukum justru telah menunjukkan kepincangan hukumnya sendiri pada kasus ini. Kisah ini bermula ketika Novel Baswedan yang pada saat itu tengah mengupayakan menyelidiki kasus korupsi KTP Elektronik (E-KTP). Beliau disiram dengan air keras saat perjalan pulang menuju kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seusai melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid dekat kediamannya tersebut. Kemudian Novel Baswedan dibawa ke rumah sakit di Singapura untuk melakukan pengobatan hingga tahun 2018 akhir, Novel kembali pulang ke Indonesia. Tahun 2019, tim gabungan yang beranggotan anggota kepolisian, KPK dan KOMNAS HAM melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dengan tenggat waktu tertentu yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

    Kemudian pada Desember 2019, Polri menyatakan bahwa pelaku penyerangan Novel Baswedan telah ditemukan dan Juni 2020 kemarin, jaksa penuntut hukum menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana selama satu tahun penjara. Bukankah teramat menggelikan? Kasus kejahatan yang membuat seseorang kehilangan salah satu fungsi anggota tubuhnya secara permanen, justru hanya menerima hukuman selama satu tahun penjara. Sangat bertolak belakang dengan perilakunya.

    Luka Lama Hukum di Indonesia Pada Tahun 1998

    Peristiwa 1998 merupakan luka sejarah bangsa Indonesia. Pelanggaran HAM terbesar yang mengorbankan banyak jiwa. Mungkin kalian pernah mengenal sejarah ini di buku Pendidikan Kewarganegaraan semasa sekolah menengah di bab pertama yang membahas tentang pelanggaran HAM di Indonesia. Meski hanya pembahasannya terlalu singkat, tapi telah memberi kesadaran pada kita bahwa Indonesia dengan segala permasalahannya tentang hukum masih terjadi ketimpangan.

    Contoh dari timpangnya hukum di Indonesia pada kasus 1998 ini terjadi pada beberapa tokoh 1998 seperti buruh Marsinah di Sidoarjo yang menuntut haknya, penyair Wiji Thukul yang hilang hingga kini, penembakan mahasiswa Trisakti, aktivis Munir yang juga sebagai pendiri KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan), dan beberapa korban penculikan lainnya seperti Nezar Patria, Andi Arif, Ucok Unandar Siahaan, dan masih banyak lagi. Dari lapisan kasus dari tragedi 1998 ini belum ada kejelasan dari pemerintah tentang pelakunya sendiri. Kasus ini dibiarkan karam dalam persaingan di podium pemerintahan. Bahkan mungkin telah dilupakan. Kasus ini melibatkan Menteri Pertahanan kita Prabowo Subianto. Beliau pada saat itu yang menjadi komandan Tim Mawar dalam kasus hilangnya aktivis, hingga beliau diturunkan dari jabatannya. Oleh karena itu, kita sebagai generasi bangsa Indonesia, perlu merawat ingat tentang tragedi ini sebagai pembelajaran.

    Kasus Penjara Mewah Setya Novanto

    Bagi penggemar acara TV Mata Najwa mungkin tidak asing dengan kasus penjara mewah mantan ketua DPR Setya Novanto yang terlibat kasus korupsi E-KTP melalui penyelidikan Novel Baswedan. Tidak hanya Setya Novanto. Ternyata penjara mewah lainnya juga ditemukan di sel Nazaruddin anggota DPR fraksi Partai Demokrat dalam kasus korupsi Wisma Atlet. Apabila dibandingkan dengan sel penjara milik kaum menengah ke bawah, sel penjara pejabat dengan kasus korupsi terlampau mewah dan tidak terlihat seperti sel penjara.

    Kasus Suap Pada Pemilihan Umum

    Kasus kesenjangan hukum yang satu ini sudah melekat akrab di diri masyarakat Indonesia. Salah satu kasus masalah sosial yang paling banyak ditemui di sekitar kita. Setiap jelang Pemilu, tentunya akan banyak calon yang akan membagikan sumbangan. Berupa uang atau sembako pada masyarakat dengan harapan agar memperoleh suara terbanyak. Bahkan tidak lebih dari itu. Mereka juga ada beberapa di antara yang membayar dalam jumlah yang sangat besar agar suara yang didapat semakin banyak. Padahal telah kita ketahui bersama asas dari Pemilu terdiri dari Langsung, Bebas, Jujur dan Adil atau disingkat LUBERJURDIL. Tidak berhenti di keempat kasus diatas, masih banyak kasus kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial yang terjadi disekitar kita. Solusi dari permasalahan sosial ini perlu ditindak lanjuti dari pemegang kekuasaan tertinggi (Presiden) yang harus tegas dalam menegakkan hukum di Indonesia. Selain itu juga, masyarakat perlu mendukung dan menjadi pondasi yang kokoh untuk permasalahan sosial ini.

    Demikian salah satu contoh masalah sosial, kesenjangan hukum dengan beberapa buktinya. Sekian dari penulis, semoga bermanfaat.

  • Bikin Gap Year Jadi Asyik!

    Bikin Gap Year Jadi Asyik!

    Bikin Gap Year Jadi Asik Berhasil masuk PTN yang diinginkan tentu menjadi impian beberapa orang. Tapi apalah daya, terkadang kenyataan tak semanis yang dibayangkan. Dan tak jarang, ada beberapa orang memilih langkah Gap Year setelahnya. Gap year adalah jeda waktu yang ditentukan oleh seseorang untuk bersekolah lagi ke jenjang selanjutnya. Atau dengan kata lain sama seperti menunda kuliah.

    Di Indonesia, saat ini istilah Gap Year sebenarnya kurang dikenal di kalangan lulusan SMA/SMK. Banyak yang menghindari gap year atau nunda kuliah karena takut dengan stigma yang banyak beredar di masyarakat. Seperti dianggap malas belajar, pengangguran, tidak punya tujuan hidup, dan lain sebagainya. Padahal sebenarnya gap year tidak seburuk itu, kan? Gap year bisa jadi keren, asik, dan bermanfaat kalau kita tahu caranya. Nah, caranya gimana, sih? Penasaran? Yuk, simak tulisan berikut ini!

    1. Berpetualang

    bikin gap year jadi asik
    Foto oleh Tatiana Syrikova dari Pexels

    Kamu suka jalan-jalan? Menjelajah alam, atau suka fotografi alam? Mumpung lagi gap year, berpetualang, yuk! Jalan-jalan hirup udara segar sambil motret. Asyik, bukan? J

    2. Ikut Kegiatan Volunteer

    bikin gap year jadi asik
    Foto oleh Marta Ortigosa dari Pexels

    Menjadi relawan tenaga pendidik misalnya. Atau, bisa juga menjadi relawan penolong korban bencana alam. Menjadi volunteer tentunya bisa mengasah rasa empati kita terhadap sesama. Meskipun tidak mendapat “untung” dalam bentuk materi, kita mendapatkan untung berupa terlatihnya kemampuan berkomunikasi dan banyak softskill lainnya.

    3. Mengembangkan Hobi

    Saat sekolah mungkin ada beberapa hobby kita yang terbengkalai karena kesibukan rutinitas kegiatan di sekolah. Nah, pas banget, nih. Mumpung lagi gap year waktunya kita manfatin buat ngembangin hobby kita. Siapa tau, kan? Dari hobby bisa jadi untung? 😀

    4. Kerja Paruh Waktu (Freelancer)

    bikin gap year jadi asik
    Foto oleh Marta Ortigosa dari Pexels

    Di internet banyak bertebaran lowongan-lowongan kerja paruh waktu (tidak full time). Dengan menjadi seorang freelancer tentunya kita mendapat banyak manfaat, seperti mendapat penghasilan sendiri dan melatih keterampilan kita dalam bekerja.

    5. Bisnis Online

    bikin gap year jadi asik
    Foto oleh Marta Ortigosa dari Pexels

    Punya keinginan untuk buka usaha? Kalau begitu coba dari sekarang, yuk. Kamu bisa jual apapun, tentunya dengan memperhatikan target pasar juga ya agar tepat sasaran. Pahami juga roda perputaran keuanganmu dengan baik supaya tidak merugi.

    Gimana Shalaazzer? Asyik-asyik bukan kegiatan Bikin Gap Year Jadi Asik? Untuk terus tahu tentang update informasi seputar pendidikan, jangan lupa pantengin website Shalaazz, ya! Terima kasih telah membaca! 😀

  • Pancasila Dasar Negara Apakah Masih Relevan?

    Pancasila Dasar Negara Apakah Masih Relevan?

    Apakah Pancasila Masih Relevan Saat Ini? – Mungkin pertanyaan ini sudah sering kita dengar dan temui sehari-hari di media-media. Apalagi di kaitkan dengan isu-isu saat ini mengenai masalah toleransi beragama, masalah kemanusiaan, tentang integrasi bangsa, serta tentang munculnya paham-paham baru di Indonesia.

    Hal-hal tersebut tentunya memunculkan beberapa pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai eksistensi Pancasila menjawab permasalahan yang ada di bangsa Indonesia saat ini.  Mari membahas Pancasila dasar negara Indonesia secara runut.

    Asal-usul Pancasila

    Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad ke-14, yaitu terdapat dalam buku Negarakertagama karangan Empu Prapanca, dan dalam buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Dalam buku Sutasoma ini, istilah Pancasila di samping mempunyai arti, “berbatu sendi yang lima”, berasal dari bahasa Sansekerta; Panca berarti lima dan sila berarti berbatu sendi, alas atau dasar, juga berarti “Pelaksanaan kesusilaan yang lima” (Pancasila Krama) yaitu tidak boleh:

    • Melakukan kekerasan.
    • Mencuri.
    • Berjiwa dengki.
    • Berbohong.
    • Tidak boleh mabuk, minum minuman keras.

    Kelima istilah tersebut sama sebagaimana dikemukakan Muhammad Yamin, yaitu kesusilaan yang lima. Pada masa itu istilah Pancasila bukan untuk menyebut asas kenegaraan, tetapi merupakan tuntunan tingkah laku atau akhlak (code of morality).  

    Setelah Proklamasi Kemerdekaan, pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia menetapkan dan mengesahkan lima dasar negara yang rumusannya terdapat pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, bersamaan dengan disahkannya Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu sendiri.  

    Pancasila Dasar Negara Indonesia

    Meskipun nama/kata “Pancasila” itu sendiri tidak terdapat baik di dalam Pembukaan maupun Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945. Namun cukup jelas, bahwa yang dimaksud Pancasila sebagai Dasar Falsafah Negara, adalah lima dasar negara yang perumusannya terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.  

    Jadi, secara terminologi yang dimaksud Pancasila sekarang ini adalah “Nama Dasar Negara kita, Negara Republik Indonesia”, berupa lima dasar negara yang perumusannya tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu:

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
    2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
    3. Persatuan Indonesia.
    4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
    5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa eksistensi Pancasila dapat dirasakan hingga saat ini. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa berarti memahami Pancasila yang dapat  dipertanggungjawabkan baik secara yuridis-konstitusional maupun secara obyektif-ilmiah. Secara yuridis-konstitusinal karena Pancasila adalah dasar Negara, yang dipergunakan sebagai dasar mengatur, menyelenggarakan pemerintahan negara.

    Oleh karena itu tidak setiap orang boleh memberikan pengertian dan penafsiran sendiri, menurut pendapatnya sendiri. Sebab Pancasila merupakan hirarki peraturan tertinggi di Indonesia pertama yang kemudian dilanjut posisi kedua hirarki peraturan tertinggi yaitu UUD 1945.

    Alasan Ideologi Pancasila Masih Relevan Sampai Saat ini

    Alasan ideologi Pancasila tidak bisa tergantikan oleh ideologi atau paham-paham lain, karena Pancasila sebagai hasil persetujuan bersama wakil-wakil rakyat menjelang Proklamasi Kemerdekaan, yaitu disetujui bersama dan disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Naskah persetujuan itu dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Pembentuk Negara.

    Karena merupakan persetujuan atau kesepakatan bersama, ia (Pancasila) merupakan perjanjian pada saat meletakkan atau menetapkan Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, maka ia (Pancasila) menjadi mengikat kita bersama dan perjanjian itu untuk kita hormati dan dilaksanakan bersama.  

    Dalam memahami Pancasila yang benar pada saat ini juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara obyektif-ilmiah, karena Pancasila adalah suatu faham filsafat (philosophical system), sehingga uraiannya harus logis dan dapat diterima oleh akal sehat guna mendapat jawaban dari permasalahan yang terjadi pada saat ini. Seperti halnya mengenai masalah diskriminasi dan isu-isu agama, Pancasila dengan semboyannya “Bhinneka Tunggal Eka” merangkul semua dalam keberagaman tanpa adanya pengistimewaan antar golongan baik suku, agama, ras, maupun etnik.

    Referensi : Buku ajar MKDU-IAIN, tentang Pancasila Dasar Falsafah Negara. Nama penulis Drs. Rozikin Daman.

  • Peran PBB dalam Permasalahan Pandemik Covid-19 Ditinjau dari Hukum Internasional

    Peran PBB dalam Permasalahan Pandemik Covid-19 Ditinjau dari Hukum Internasional

    Peran PBB dalam Permasalahan Pandemik Covid-19 Ditinjau dari Hukum Internasional – Dalam hukum nasional kita mengenal subjek hukum sebagai orang dan badan hukum. Di sisi organisasi Internasional (International Organizations) kita mengenal PBB sebagai subjek hukum internasional. Dalam Advisory Opinion oleh ICJ dalam kasus Reparation for injure: Suffered in the service of the UN 1949 “The UN was held to have the capacity to bring a claim before the ICJ in the form of at international action for reparation.” Dalam kasus ini dijelaskan PBB mempunyai international personality Seperti, GA, SC, UNESCO, ILO, WHO (kasus legality of Nuclear Weapons 1996). Lalu apa kaitannya dengan subjek hukum internasional dengan permasalahan pandemik covid-19? Bagaimana peran PBB dalam permasalahan pandemik ini? Kita simak di bawah ini ya!

    Baca Juga: Simak 5 Hal ini Sebelum Masuk Jurusan Internasional

    Subjek Hukum Internasional atau Legal Personality

    Subjek hukum internasional atau yang sering disebut sebagai “Legal Personality” yaitu kapasitas yang memiliki hak dan kewajiban berdasarkan hukum internasional. Maksudnya, negara yang telah terikat dengan ratifikasi perjanjian. Sebagaimana yang kita ketahui permasalahan pandemik covid-19 tak akan kunjung selesai dengan hanya diam dan menyelesaikan di tiap negara sendiri.

    Peran serta organisasi internasional…

    Begitu pula tanpa adanya negara atau organisasi internasional yang memiliki “legal personality” untuk menghadapi permasalahan serius yang dimana virus ini terus meningkat setiap harinya. Negara yang memiliki “legal personality” mampu berpartisipasi dalam organisasi internasional.

    PBB Sebagai Subjek Hukum Internasional

    Berdasarkan teori kontemporer New STREAM/Critic Legal Studies ialah hukum harus rasional, objektif, dan ditentukan oleh kepentingan yang sangat inherent.  Dalam hal ini, didasari dengan adanya pemilik modal yang lebih dominan. Namun, disini masyarakat internasional harus mengkritisi setiap hal perkembangan Hukum Internasional. Sebagaimana halnya dengan pandemik covid-19 ini yang merupakan isu global yang harus segera ditangani oleh PBB sebagai subjek Hukum Internasional.

    Pembuktian PBB Sebagai Subjek Hukum Internasional

    Pembuktian PBB sebagai subjek Hukum Internasional yang diterangkan dalam kasus Reparation for injure: Suffered in the service of the UN 1949 menunjukkan PBB termasuk organisasi yang permanen, adanya pembagian kewenangan hukum dengan negara anggota lainnya serta kewenangan tersebut berlaku untuk seluruh negara.

    Maksudnya…

    Dalam Bukunya Malcolm Shawn mendefinisikan kembali maksud Hukum internasional sebagaimana berikut”International law is the whole process of authoritative decision-making involving crucially the concepts of authority and control.”

    Diterjemahkan menjadi 2 poin

    Yang pertama didefinisikan dalam hal struktur harapan mengenai identitas dan kompetensi pembuat keputusan, sedangkan yang kedua mengacu pada keefektifan keputusan yang sebenarnya, apakah diizinkan atau tidak.

    Resolusi Memberantas Covid-19

    Definisi pertama telah dijelaskan Sebagaimana yang telah diberitakan Majelis Umum PBB menghasilkan resolusi baru berjudul “Global Solidarity to Fight Covid-19”. Dalam resolusi ini mengajak seluruh negara untuk memberantas covid-19.

    Alasannya

    Dikarenakan dalam Hukum Internasional PBB memiliki peran sentral untuk membangun kerjasama dalam menahan penyebaran virus dengan pemberlakuan sesuai dengan hukum nasional seperti, lock down dan PSBB. Definisi kedua telah dilakukan dengan adanya tindakan-tindakan yang efektif seperti bekerjasama dengan para ilmuwan untuk membuat vaksin Covid-19 sesuai dengan pasal 1 dalam piagam PBB.

    Peran PBB Dalam Penanganan Covid-19

    Selain itu, peran PBB dimaksudkan untuk bekerjasama kembali bersama WHO yang merupakan organisasi kesehatan. Dalam hal ini, peran PBB dan WHO memiliki peran yang vital untuk memberikan standar vaksin Covid-19, koordinasi agar sesuai dengan protokol kesehatan, memberikan penyaluran dana, serta memanggil semua perwakilan negara untuk menjadikan diskusi Covid-19 ini sebagai penanganan yang lebih serius.

    Peran lainnya

    Mengarahkan agar peran PBB dapat melakukan jangka pendek hingga jangka panjang yang meliputi memperbaiki global health governance termasuk upaya prevensi terhadap pandemik di masa depan. Hal ini sesuai dengan pasal 1 ayat 4 Piagam PBB yang dimana “menjadi pusat bagi penyelarasan segala tindakan-tindakan bangsa-bangsa dalam mencapai tujuan-tujuan bersama tersebut”.

    Teori kontemporer

    Sejalan dengan teori kontemporer hukum internasional berdasarkan Madzhab New Haven memandang hukum tidak lebih sebagai proses pembentukan keputusan, yang merupakan salah satu elemen yang memberi kontribusi terhadap penyelesaian persoalan internasional.

    Prinsip Persamaan Kedaulatan Negara Terkait Pandemik Covid-19

    Sebagaimana dalam piagam PBB yang menunjukkan tujuannya dalam keamanan dan perdamaian harus disempurnakan dalam tindakannya sesuai dengan hukum internasional yang mengarah pada norma, kaidah, dan asas-asas yang menjiwai PBB berdasarkan prinsip persamaan kedaulatan negara untuk bersama-sama dalam menghentikan pandemik covid-19 yang mencapai sebanyak 900.306 kasus di 205 negara.

    Konteks hukum internasional

    Sebagaimana dalam konteks hukum internasional harus berorientasi pada hasil konkrit dan membawa manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat internasional karena pandemik covid-19 tidak boleh mengurangi perhatian dunia terhadap perdamaian dan yang telah dicantumkan dalam piagam PBB.

  • Filsafat Ilmu Dasar: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi

    Filsafat Ilmu Dasar: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi

    Halo sobat Shalaazz! Pada artikel sebelumnya kita sudah bahas mengenai filsafat sebagai induknya ilmu. Kali ini fokus bahasannya mengenai filsafat ilmu, yang pada dasarnya merupakan jawaban filsafat atas pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada ilmu mengenai hakikat ilmu dengan pengetahuan, dan bagaimana cara memperoleh ilmu, atau filsafat ilmu merupakan upaya penjelasan dan penelaahan secara mendalam hal-hal yang berkaitan dengan ilmu. Salah satu kontribusi signifikan filsafat ilmu bagi perkembangan dan kemajuan ilmu adalah menentukan landasan filosofis bagi ilmu, baik yang berdimensi ontologis, epistemologis, maupun aksiologis. Ketiga dimensi filsafat tersebut seringkali disebut dengan konsep dasar filsafat ilmu, untuk lebih jelasnya berikut ulasannya:

    Dimensi Ontologis Filsafat Ilmu

    Pembahasan tentang dimensi ontologis ilmu meliputi persoalan tentang hakikat ilmu, objek kajian ilmu, dan juga karakteristik ilmu itu sendiri. Menurut KBBI Daring, hakikat membahas tentang kenyataan yang sebenarnya (sesungguhnya). Dan Ontologi ini pun merupakan cabang dari Metafisika yang membicarakan eksistensi dan ragam suatu kenyataan. Ada Terdapat tafsiran tentang kenyataan, di antaranya adalah supernaturalisme dan naturalisme. Selain itu terdapat pandangan yang kontradiktif dengan aliran supernaturalisme, yaitu paham naturalisme dan materialisme. Pandangan ini dikenal dengan naturalisme dan materialisme. Materialisme merupakan aliran yang hanya mengakui “materi” sebagai inti dasar dari kenyataan.

    Supernaturalisme dalam Filsafat Ilmu

    Berdasarkan perspektif aliran supernaturalisme, terdapat wujud-wujud yang bersifat gaib (supernatural) dan wujud ini ini bersifat lebih tinggi atau lebih kuasa dibanding wujud alam yang nyata. Misalnya pada ajaran animisme yang menyatakan bahwa terdapat roh-roh yang bersifat gaib, yang terdapat dalam benda-benda tertentu, seperti batu, gua, keris,patung, dan lain sebagainya.

    Naturalisme dan Materialisme

    Pandangan ini dikenal dengan naturalisme dan materialisme. Materialisme merupakan aliran yang hanya mengakui “materi” sebagai inti dasar dari kenyataan. Paham materialisme kompatibel dengan paham naturalisme yang menganggap bahwa gejala-gejala alam tidak disebabkan oleh pengaruh kekuatan gaib, tetapi oleh kekuatan yang terdapat dalam alam itu sendiri, yang dapat dipelajari dan dengan demikian dapat diketahui. Tokoh yang dipandang sebagai pionir ajaran materialisme adalah Democritos (460-370 SM).

    Dimensi Epistemologis Ilmu

    Epistemologi merupakan salah satu cabang filsafat yang mengkaji tentang pengetahuan pada umumnya, baik terkait dengan sumber pengetahuan, otoritas, validasi, kebenaran, dan terutama cara-cara memperoleh pengetahuan. Dimensi epistemologis ilmu menjelaskan tentang prosedur atau tata cara ilmu menghasilkan pengetahuan-pengetahuan ilmiah. Dimensi ini sekaligus menjadi landasan penyelidikan ilmiah, yang harus dimiliki oleh setiap ilmu, sebagai salah satu persyaratan utama. Pembahasan tentang dimensi epistemologi tersebut meliputi dua aspek penting yang saling berkaitan, yaitu: Kebenaran ilmiah dan metode ilmiah.

    Dimensi Aksiologis Ilmu

    Dimensi aksiologis ilmu menjelaskan muatan-muatan nilai atau tujuan-tujuan hakiki dari berbagai kegiatan ilmiah. Aksiologis merupakan cabang filsafat yang berhubungan dengan ragam dan kriteria nilai serta keputusan atau pertimbangan dalam menilai, terutama dalam etika atau nilai-nilai moral, di samping juga nilai-nilai estetika. Aksiologi merupakan suatu paradigma yang berpengaruh penting dalam penelitian ilmiah. Setiap penelitian ilmiah tidak terlepas dari muatan aksiologi, karena aksiologi memberi landasan arah dan tujuan yang diharapkan atau ingin dicapai oleh penelitian ilmiah.

    Berdasarkan uraian di atas, secara ringkas bahwa Ontologi itu membahas tentang “apa”nya, Epistemologi membahas tentang “bagaimana”nya, dan Aksiologi membahas tentang “untuk apa”nya. Atau secara istilahnya, Ontologi dalam cabang filsafat mempelajari dan membahas segala yang ada (hakikat segala sesuatu). Sedangkan Epistemologi merupakan cabang filsafat yang mempelajari tentang suatu cara. Dan yang terakhir Aksiologi mempelajari kegunaan atau nilai dari segala sesuatu.

    Uj Sekian bahasan kali ini mengenai konsep dasar dalam memahami filsafat ilmu.

    “Dimensi Filsafat Ilmu Dalam Diskursus Integrasi Ilmu”, penulis Saifullah Idris dan Fuad Ramiy, Penerbit Darussalam Publishing, Yogyakarta, 2016.

    Bagaimana? Sudah paham? Apabila masih kurang jelas silahkan komen di kolom komentar di bawah ini ya. Sekian!

  • Analisis Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

    Analisis Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

    Analisis kebijakan-Tindakan atau perbuatan pejabat sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 ini adalah berupa tindakan hukum dengan mengeluarkan beberapa peraturan perundang-undangan serta penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara dimana penetapan tertulis itu merupakan suatu keputusan Tata usaha negara (KTUN) sebagaimana yang diatur dalam pasal 1 angka 9 Undang-undang Nomor 51 Tahun 2009 Tentang perubahan kedua atas undang-undang Nomor 5 tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Mari kita analisis kebijakan tersebut secara menyeluruh. Baca juga: Inilah Negara Tujuan Kuliah Jurusan Hukum Internasional yang Recommended!

    Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2020

    Penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh pejabat dalam penanganan Covid-19 diantaranya yaitu Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2020. Dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB. Selain itu, tindakan faktual lain yang dilakukan oleh badan atau pejabat TUN adalah dengan dikeluarkannya kebijakan karantina lokal di beberapa daerah. Baca juga: Tips Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi

    Dampak Pemberlakuan PSBB

    Pemberlakuan PSBB terhadap orang dan badan hukum memiliki dampak positif dan negatif. Dampak pemberlakuan tersebut sangat berpengaruh pada setiap subjek hukum baik orang maupun badan hukum di Indonesia. Dampak positifnya yaitu terhadap lingkungan dapat meningkatkan kualitas udara, mempererat kekeluargaan dan meringankan pekerja medis. Sedangkan dampak negatifnya ialah turunnya sektor perekonomian di berbagai bidang yang membuat tingkat atas kejahatan semakin tinggi.

    Tindakan atau perbuatan pejabat dalam pemberlakuan PSBB tidak dikategorikan sebagai perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat tata usaha negara. Sepanjang keputusan yang dikeluarkan oleh pejabat TUN tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan sesuai dengan Azas-Azas Umum Pemerintahan yang baik (AAUPB). Serta tidak merugikan kepentingan seseorang atau badan hukum perdata dikarenakan keputusan TUN tersebut. Baca juga: Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Sudah adil? Simak ulasannya!

    Perbuatan Melanggar Hukum

    Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan kepentingannya dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN) sebagai perkara Perbuatan Melanggar Hukum oleh badan dan atau pejabat pemerintahan (onrechmatige overheidsdaad) berdasarkan pasal 53 Undang-undang Nomor 5 tahun 1986 Jo undang-undang nomor 9 tahun 2004 tentang pengadilan TUN.

    Nah, itulah analisis terkait hukum acara peradilan tata usaha negara. Ketika menjalankan tugas yang terkait dengan administrasi dan utama sebelum dimasukkan ke dalam pengadilan. Apabila ada pertanyaan terkait bahasan kali ini, silahkan komentar di bawah ini ya!

  • Ternyata Kamu Bisa Menafsirkan Mimpi Dengan Cara Ini

    Ternyata Kamu Bisa Menafsirkan Mimpi Dengan Cara Ini

    Holaa Sobat Shalaazz! Gimana ni kabar kalian? Kalian yang setiap harinya pasti tidur, pasti sering memimpikan banyak hal juga kan? Nah, kali ini aku akan sedikit mengulas tentang mimpi dan bagaimana cara menafsirkan mimpi. Yuk bisa langsung disimak caranya!

    Mimpi dan Pandangan Tentang Mimpi

    Mimpi merupakan suatu situasi yang dialami oleh seseorang saat ia tidur. Ketika seseorang tidur, ia tidak langsung mengalami mimpi karena ada serangkaian tahapan yang harus dilewati sebelum seseorang mengalami mimpi. Tahap tersebut, terdiri dari lima stadium dimana stadium terakhir memiliki asosiasi dengan mimpi sehingga disebut tahap tidur-mimpi. Mimpi terjadi pada tahap tidur rapid eye movement atau REM.
    Saat ini, terdapat berbagai pandangan tentang mimpi. Mimpi merupakan salah satu hal yang dipandang abstrak dan sulit dimengerti. Mimpi oleh sebagian orang juga dipandang sebagai petunjuk dari Tuhan. Sebaliknya, ada orang-orang yang beranggapan bahwa mimpi merupakan kiriman dari iblis untuk mengganggu orang yang bermimpi. Mimpi juga dipandang sebagai petunjuk akan masa depan. Namun, ada pula yang memandang mimpi hanya sekedar bunga tidur dan tidak memiliki makna tertentu.

    MENAFSIRKAN MIMPI MENURUT SIGMUND FREUD

    Mimpi menjadi salah satu pokok bahasan dari tokoh psikologi dengan aliran psikoanalisis yang bernama Sigmund Freud. Freud juga merupakan orang pertama yang menggunakan metode tafsir mimpi dalam praktik psikologinya. Sigmund Freud menjelaskan bahwa mimpi bisa dianalisis untuk mengetahui makna dari mimpi tersebut. Menurut Freud, mimpi merupakan cara untuk memenuhi keinginan yang direpresi pada alam bawah sadar atau unconsiuosness dan tidak bisa muncul pada alam sadar atau consiuosness (Freud, 2001). Freud juga menerbitkan sebuah buku tentang mimpi yang berjudul The Interpretation of Dreams pada 4 November 1899 yang merupakan hasil analisis Freud terhadap dirinya sendiri dan berisi banyak mimpi yang dialaminya.

    METODE MENAFSIRKAN MIMPI

    Freud menafsirkan mimpi dengan menggunakan dua metode (Freud, 1917/1963), yakni:

    Asosiasi mimpi

    Freud meminta pasien untuk menghubungkan mimpi yang mereka alami dengan berbagai hal yang kemungkinan berhubungan dengan mimpi tersebut. Freud memiliki keyakinan bahwa cara menghubungkan (asosiasi) tersebut, bermanfaat untuk menemukan keinginan tidak sadar yang muncul dalam mimpi. Namun, seringkali mimpi tersebut dihubungkan dengan berbagai hal yang tidak ada hubungannya dengan mimpi yang dialami atau hal-hal lain yang tidak logis.

    Menggunakan simbol-simbol mimpi

    Freud menggunakan dua metode untuk memahami simbol-simbol yang muncul dalam mimpi yakni menggali hubungan antara mimpi dengan pemimpi dan menggunakan pengetahuan seseorang yang menganalisis mimpi mengenai simbol-simbol mimpi. Freud juga mempunyai simbol-simbol tersendiri dalam menafsirkan mimpi. Simbol-simbol tersebut daiantaranya: Oven, lemari, dan barang-barang kontainer lainnya melambangkan rahim; Pemandangan melambangkan organ wanita dan orang melambangkan organ pria. Selain itu, terdapat beberapa simbol mimpi yang berhubungan dengan gangguan tertentu, salah satunya yaitu munculnya simbol-simbol tertentu pada analisis mimpi yang dilakukan Freud pada pasiennya yang mengalami Agorafobia. Pasien tersebut mengalami gerakan seakan-akan naik dan turun dari tangga, jungkat-jungkit dan sebagainya yang melambangkan senggama dan muncul benda kecil dalam mimpi pasien yang melambangkan organ kelamin. Meskipun sudah berpengalaman dalam menafsirkan mimpi, Freud memperingatkan agar tidak terlalu mudah dan langsung merasa menemukan penafsiran yang tepat terhadap simbol mimpi.

    Menurut Kahija (2020), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menafsirkan mimpi, yakni:

    1. Menulis mimpi dalam sebuah kertas atau media menulis lainnya.
    2. Mengambil gambar-gambar yang muncul di mimpi dengan bentuk berupa: benda, orang, warna, situasi, suara dan binatang.
    3. Menghubungkan atau merangkai semua gambar yang muncul.
    4. Mengambil makna dari rangkaian gambaran mimpi tersebut dan memutuskan hal yang terbaik untuk dilakukan.

    Diperlukan Cukup Pengalaman dan Konsistensi

    Agar bisa menafsirkan mimpi dengan tepat diperlukan pengalaman yang cukup dan konsisten untuk belajar menemukan makna dari mimpi. Hal tersebut, juga dilakukan oleh Sigmund Freud dimana sebelum menerbitkan bukunya yang berjudul The Interpretation of Dreams, beliau bergulat dengan mimpi-mimpi yang dialami untuk bisa menemukan maknanya.

    Nah Sobat Shalaazz, demikian metode yang bisa kalian coba untuk menafsirkan mimpi kalian. Jangan lupa buat dicoba yaa dan jangan menyerah kalau masih nggak nemu-nemu maknanya apaan. Semangaat yaa! Nantikan pembahasan tentang mimpi dan pembahasan materi ilmu psikologi selanjutnyaa. Thank you!

    Daftar Pustaka
    Freud, S. (2001). Tafsir mimpi: terj. Apri Danarto. Yogyakarta: Jendela
    Freud, S. (2019). Tafsir mimpi: terj. Supriyanto H. Abdullah. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia.
    Nashori, F. & Diana, R.R. (2005). Perbedaan kualitas tidur dan kualitas mimpi antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan. Humanitas: Indonesian psychological Journal, 2(2), 77-88.

  • Tentang Aldrin Aviananda Oleh I Wayan Budiartawan

    Tentang Aldrin Aviananda Oleh I Wayan Budiartawan

    Tentang Aldrin Aviananda Oleh I Wayan Budiartawan
     
     
    Tentang Aldrin Aviananda Oleh I Wayan Budiartawan – Aldrin Aviananda – Siapa yang pernah menyangka lulusan ITB bisa bekerja di Amerika? Aldrin Aviananda membuktikannya. Lulusan elektro ITB ini mampu bekerja di Silicon Valley, California-USA. Pekerjaannya adalah merancang IC untuk digunakan pada internet.  Berikut ulasan singkat tentang Aldrin Aviananda:
    Aldrin Aviananda masuk elektro ITB pada tahun 1987. Prestasinya sangat cemerlang. Sewaktu di ITB dosen pembimbingnya menugasinya untuk merancang IC. Tugas ini dapat diselesaikannya dengan sempurna sehingga dia lulus pada tahun 1992 dengan predikat sangat memuaskan. Kemudian nasib membawanya untuk bekerja di negeri Paman Sam.
    Aldrin Aviananda hidup bahagia dengan istri dan anak-anaknya di Amerika. Lelaki yang punya hobi naik gunung ini menikahi teman seangkatannya lulusan Arsitektur ITB. Berdua meraih mimpi. Berdua bekerja keras untuk mengejar prestasi di kampus. Hingga akhirnya bersanding di pelaminan.
    Silicon Valley adalah lembah tempat perusahaan elektronika di Amerika. Mark Zuckerberg pemilik Facebook berkantor pusat di sini. Software media sosial ini mempunyai milyaran pengguna. Demikian pula raksasa komputer Apple juga berkedudukan di Silicon Valley ini.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • Beasiswa Cendekia Baznas-Albukhary International University, Malaysia 2020

    Beasiswa Cendekia Baznas-Albukhary International University, Malaysia 2020

    Beasiswa Cendekia Baznas-Albukhary International University, Malaysia 2020– Hai Sobat Shalaazz, ada  kabar baik nih buat teman-teman lulusan SMA/MA/SMK sederajat. Dibuka kesempatan beasiswa ke negara tetangga di Malaysia. Adapun syarat dan ketentuan beasiswa cendekia baznaz-albukhary Internasional University serta penjelasannya di bawah ini. Beasiswa cendekia baznas, check!

    Syarat dan Ketentuan:

    1. Lulusan SMA/MA/SMK Sederajat tahun 2018 atau 2019.
    2. Laki-laki/perempuan.
    3. Usia 18-21 tahun per 1 September 2020.
    4. Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa.
    5. Penghasilan orang tua (orang tua yang bekerja, ayah dan ibu) maksimal Rp4.000.000 / bulan. Dibuktikan dengan slip gaji atau surat keterangan penghasilan.
    6. Memiliki sertifikat TOEFL dengan skor minimal 550 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5,5.
    7. Melampirkan formulir pendaftaran dan Surat rekomendasi tokoh masyarakat. Format dapat diunduh di bit.ly/syaratBCBAIU2020.
    8. Mengisi pendaftaran online di bit.ly/daftarBCBAIU2020.
    9. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa

    Dokumen yang disiapkan

    1. Formulir pendaftaran.
    2. Kartu Keluarga (KK)
    3. Sertifikat TOEFL atau IELTS.
    4. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) asli dan terjemahan bahasa Inggris.
    5. Ijazah lulusan tahun 2018 atau 2019 asli dan terjemahan bahasa Inggris.
    6. Slip gaji/surat keterangan penghasilan asli dan terjemahan bahasa Inggris.
    7. Pas foto 3×4 cm background putih 5 lembar.
    8. Raport kelas X s.d kelas XII.
    9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat.

    Beasiswa yang diberikan BAZNAS:

    1. Biaya pembuatan Paspor.
    2. Biaya pendaftaran ke AIU.
    3. Biaya jaminan (personal bond).
    4. Biaya EMGS.
    5. Biaya pembuatan visa.
    6. Tiket keberangkatan pertama ke AIU.

    Oleh AIU:

    1. Studi bebas biaya.
    2. Uang saku/makan bulanan.
    3. Akomodasi tempat tinggal.

    Jadwal Seleksi:

    Pendaftaran 1-15 Maret 2020.
    Seleksi administrasi 16 – 29 Maret 2020.
    Pengumuman Seleksi administrasi 31 Maret 2020.
    Seleksi Wawancara di 5 kota : April 2020.
    – Jakarta
    – Makassar
    – Padang
    – Lombok
    – Samarinda

    Informasi lengkap dapat mengunjungi website: https://www.beasiswabaznas.org/?page_id=22

    CP : +62 813-1632-4371 (Fadhil)