Author: Neneng Yuni

  • Kelebihan  Memilih Kuliah Jurusan Hukum

    Kelebihan Memilih Kuliah Jurusan Hukum

    Kelebihan  Memilih Kuliah Jurusan Hukum –  Buat teman-teman yang merasa jurusan hukum terlalu sulit untuk ditaklukkan. Maka, cobalah untuk menaklukkan jurusan hukum yang memberikan beberapa kelebihan yang didapatkan dari jurusan hukum. Apa saja kelebihannya? Simak di bawah ini!

    1. Critical thinking

    kelebihan memilih jurusan hukum, dimana mahasiswa jurusan hukum dituntut untuk peka terhadap isu-isu yang menyangkut tentang hukum. Isu-isu terkini biasanya sering dikritisi, didiskusi dan diargumentasikan di hadapan publik. Sebagaimana konsep omnibus law yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan, berbagai draf undangundang yang menggunakan konsep omnibus law. Khususnya, RUU Cipta Lapangan Kerjatidak merefleksikan keberpihakan pemerintah untuk melindungi warganya dari bentuk penindasan.

    Baca Juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    Sistem kebut-kebutan dalam konsep omnibus law ini harus dilihat dari perlindungan UMKM yang harusnya berbarengan dengan penjagaan lingkungan dan perlindungan kepada hak pekerja itu sendiri. Bukan semata-mata melindungi ekosistem investasi itu sendiri. Maka, dari itulah kelebihan jurusan hukum mengkritisi isu-isu seperti ini agar pemerintah dapat mempertimbangkan kembali sebelum disahkan.

    2. Problem solving

    Dalam menangani setiap kasus yang ada. Mahasiswa jurusan hukum memiliki mental yang tangguh dalam menangani kasus untuk menjadikan problem solving di setiap permasalahan yang ada. Karena, mau tidak mau mahasiswa jurusan hukum harus dapat melakukannya. Kalau tidak dilakukan maka hukum akan goyah dan terombang-ambing.

    3. Pengalaman 

    Dalam setiap alur menjadi mahasiswa jurusan hukum. Bukan karena tidak bisa berargumentasi. Namun, teman-teman dilatih berargumentasi. Bukan karena tidak bisa menganalisa kasus. Tetapi, teman-teman diajarkan untuk rajin dan disiplin dalam mencari referensi. Mahasiswa jurusan hukum ketika mencari pekerjaan akan terlihat baik di mata orang banyak karena terkenal dengan hapalan serta critical thinkingnya. Oleh karena itu, mahasiswa jurusan hukum harus memberikan yang terbaik dengan pengalaman yang terbaik pula.

    Baca juga: Ontologis: Menjelaskan Objek Kajian Filsafat Ilmu

    Mungkin ketiga itulah yang menjadi kelebihan hukum dengan jurusan-jurusan lainnya. Terkadang mengasyikkan dan terkadang pula membosankan. Namun, ketika menikmati setiap prosesnya. Semua itu akan menjadi kebahagiaan tersendiri untuk menjadi mahasiswa jurusan hukum.
  • Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?- Hai Sobat Shalaazz, Artikel kali ini akan membahas jurusan ips bisa masuk fakultas apa saja nih? Setelah artikel sebelumnya yang menjelaskan sarjana hukum dan informasi-informasi pendidikan lainnya. Simak di bawah ini ya!

    1. Psikologi 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Yang menyukai pemahaman akan manusia terdapat dua ranah yakni: ranah IPA ialah Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Hasanuddin dan ranah IPS seperti Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Walaupun dibedakan ranahnya namun, Psikologi tetaplah Psikologi yang mempelajari kejiwaan manusia. Hanya saja yang membedakan ialah variasi mata kuliah dan penekanan dalam ranahnya serta yang sejarah sebelum didirikannya.

    2. Hukum

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Bisa dikatakan adalah jurusan ips yang paling banyak dikenal orang. Sebagaimana yang kita ketahui hukum selalu menjadi polemik setiap kehidupan. Maka, dari itu materi-materi yang jurusan IPS ajarkan akan selalu berkaitan dengan hukum. Oleh karena itu, hukum cocok dimasukkan ke dalam jurusan IPS.

    3. Sastra

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    bisa dikatakan pilihan yang begitu banyak dikenal. Mengapa tidak? Saking banyak pilihan sastra diantaranya berbanyak bahasa membuat sastra terkenal dengan karyanya. Tak dipungkiri juga kalau jurusan IPS paling cocok untuk orang-orang yang suka sastra dikarenakan kehidupan yang penuh kebebasan, penuh cerita bisa dijadikan sebuah karya. Namun, tak dipungkiri jurusan IPA bisa masuk ke fakultas ini. Hanya saja peluang-peluangnya begitu besar disini karena semua dilahirkan untuk menuliskan kisah hidupnya. Walaupun hanya sebagian besar memberikan kontribusinya.

    4. Bisnis, manajemen, akuntansi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Ini bisa dikatakan hal yang paling dicari masa kini dalam pekerjaan apapun itu. Karena, zaman kini sudah mulai dikatakan mindset Entrepreneur. Sudah banyak yang memulai berwirausaha hanya karena ingin ada kebebasan dalam meluangkan waktu tanpa perlu adanya ikatan secara full time. Jurusan IPS cocok untuk masuk fakultas ini dikarenakan banyak waktu luang yang didapatkannya serta dapat memanajemen dalam sumber daya manusia ataupun menghitung-hitung uang.

    Baca juga: 5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    5. Ilmu sosial dan politik

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Inilah yang sering dibincangkan dalam kalangan negara dan selalu berurusan dengan materi jurusan IPS yang mengetahui hingga akar-akarnya ilmu sosial dan politik seperti apa? Kedekatannya dalam bersosiologi yakni menjadi penyambung antara pejabat, akademisi, politisi dan masyarakat.

    6. Ilmu komunikasi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Sebagaimana yang sering disyiarkan lewat media-media massa. Tak henti-hentinya orang ingin belajar menjadi reporter, menjadi public speaking yang baik, benar dan sistematis didapatkan dari pelatihan-pelatihan yang berjurusan IPS dikarenakan setiap materinya selalu berhubungan dengan wawancara kehidupan. Oleh karena itu, jurusan IPS bisa masuk fakultas ini dengan berbagai dinamika didalamnya.

    Baca juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    7. Desain grafis, Desain Produk

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Hal yang sering dicari dikarenakan sedikit sekali yang bisa mempelajari design. Walaupun di zaman millennial ini sudah dipermudah dengan berbagai aplikasi design agar tidak susah membuat design. Dikarenakan kesenganggannya dalam jurusan IPS tak dipungkiri jurusan IPS bisa masuk fakultas design ini yang menyukai tingkat kreatif yang tinggi.

    8. Tata rias dan kecantikan 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    (Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jakarta) Hal ini bukan sembarangan merias melainkan harus sebanding dengan pengalaman dan keilmuan. Didalamnya sebelum belajar rias harus belajar anatomi dan fisiologi, beli alat-alat make up yang lumayan mahal harganya, mencari model praktikum, uji kompetensi SPA di dunia industri, dan membuat acara pagelaran

    Mungkin, itulah beberapa fakultas yang bisa dimasuki oleh jurusan IPS. Semoga bermanfaat dan meneruskan pendidikannya hingga mencapai impian masa depan yang lebih baik.
  • Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari

    Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari

     
    Mengapa Migas Penting Untuk di Pelajari?



    Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari– Tahu tidak bagaimana perkembangan Minyak dan Gas Bumi di Indonesia? Kenapa di negeri tercinta ini seringkali permasalahan ini diabaikan begitu saja? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

    Mengetahui pengetahuan Minyak dan Gas Bumi atau disingkat dengan migas ini tidak banyak diketahui semua orang. Termasuk para pemuda yang mengaku sebagai pelajar pendidikan. Inilah beberapa alasannya.

     

    Pertama, Dalam buku berjudul “Hukum Administrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di Indonesia” dijelaskan bahwasannya sudah dua abad lebih migas menjadi bagian yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia termasuk bagi manusia di Indonesia.

    Baca Juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    Namun demikian, keberadaan industri migas di Indonesia bagi kalangan kebanyakan ibarat suatu “misteri” yang tidak mudah untuk diketahui. Fakta menunjukkan industri migas secara sengaja atau tidak telah menempatkan diri atau ditempatkan sedemikian “Exclusive”nya sehingga “tidak terjamah” oleh pengetahuan khalayak ramai.

    Bukti sederhananya, banyak orang Indonesia (bahkan kaum terpelajar) tidak mengetahui apa beda “eksplorasi” dan “eksploitasi”, serta apa beda kegiatan “Hulu” dan “Hilir” migas. Perkecualian bagi segolongan orang yang hidup di lingkungan terbatas di sekitar pusat-pusat kegiatan migas di Riau, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan dan Jawa Barat (khusunya Cirebon) umumnya mampu memahami kegiatan industri ini dengan “baik”.

    Di Jawa Timur sebagai daerah yang termasuk pertama kali tempat produk komersil minyak tetapi masyarakatnya saat ini tidak banyak yang mengetahui seluk beluk tentang minyak dan gas bumi.

    Kedua, implementasi dari Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 belum secara penuh dikuasai oleh negara Indonesia. Banyaknya perusahaan asing mengelola migas yang merupakan dasar dari segala hajatnya kekayaan negeri tercinta ini.

     

    Padahal, sejatinya yang ada pada Undang-Undang Dasar 1945 ini merupakan konsep hak kedaulatan rakyat. Dimana pemerintah sebagai peningkat kemakmuran rakyat dan rakyat sebagai penentu dan pengawas dalam pengelolaan kekayaan alam migas ini. Tetapi, itu tidak terbukti dalam kenyataan yang ada.

    Kedua alasan itulah yang seringkali menghambat perkembangan migas untuk dikelola oleh negara tercinta ini. Banyaknya ketidaktahuan akan migas itu penting untuk dipelajari seiring dengan tingginya teknologi. Sebaiknya pembelajaran migas ini dilakukan di dalam dunia pendidikan. Karena pasokan migas ini selalu paling ditunggu oleh khalayak banyak dan sebagai upaya pencari jati diri hak kedaulatan rakyat.

  • Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya

    Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya

    Perbedaan Hukum Pidana Dan Perdata Yang Sebenarnya
    Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya–  Mempelajari ilmu hukum bukan hanya sekedar mengetahui arti ilmu hukum semata melainkan membedakan juga diperlukan dalam menyikapi sebuah permasalahan yang ada untuk nanti divonis memakai hukum apa?. Nah, artikel ini akan memberikan perbedaan antara pidana dengan perdata. Simak di bawah ini ya!

    Menurut (Prof. Dr. Efa), Hukum acara perdata adalah sekumpulan peraturan yang mengatur tentang tata cara bagaimana seseorang harus bertindak terhadap orang lain, atau bagaimana seseorang dapat bertindak terhadap negara atau badan hukum, demikian juga sebaliknya, seandainya hak dan kepentingan mereka terganggu, melalui suatu badan yang disebut pengadilan, sehingga tercapai tertib hukum.

    Dengan demikian tujuan hukum acara perdata adalah tercapainya tertib hukum, karena apabila cara bertindak untuk mempertahankan hak dan kepentingan yang terganggu itu dilakukan tidak melalui badan pengadilan, maka akan terjadi tindakan main hakim sendiri (eigenrichting).Secara konvensional, penyelesaian sengketa perdata dilakukan melalui proses pengadilan (litigasi), dalam hal demikian, maka hukum acara perdata (HIR, RBG, dan peraruran lainnya tentang acara perdata) bersifat memaksa dan mengikat.

    Menurut Pompe, merumuskan bahwa hukum pidana materiil sebagai keseluruhan peraturan hukum yang menunjukkan perbuatan mana yang seharusnya dikenakan pidana dan di mana pidana itu seharusnya menjelma.

    Dari pengertian tersebut dapat dibedakan kalau pidana dan perdata terletak pada kepentingan dan konsekuensi yang didapat oleh seseorang atas perilakunya yang tidak sesuai dengan peraturan. Dalam hukum pidana kepentingannya bersifat umum yang mana itu berkaitan dengan ketertiban, keadilan, serta kepastian hukum. Serta konsekuensinya bisa berupa hukuman mati yang mana itu tidak ada dalam hukum perdata.

    Apabila keputusan dalam mengadili itu salah maka penegak hukumnya pun diberatkan dengan hukuman setimpal. Oleh karena itu, dalam hukum pidana harus hati-hati dalam memasukkan serta menghakimi seseorang karena konsekuensinya bukan lagi bersifat administratif semata melainkan hukuman lainnya bisa mempengaruhi.

    Sedangkan, hukum perdata bersifat perseorangan yang dimana hanya orang berekepentingan saja yang membutuhkan hukum. Misalnya, hak waris, hak pernikahan, hak gugat cerai, dan lain sebagainya yang bersifat perseorangan. Namun, konsekuensi dalam hukum perdata tidak mengenal hukuman mati hanya bersifat administratif dan lelang saja.

    Mungkin, itulah perbedaan pidana dan perdata yang dilihat dari pengertian serta yang telah dipelajari selama studi ilmu hukum. Semoga bisa bermanfaat dan memahami setiap katanya dalam mempelajari ilmu hukum baik itu peraturan maupun studi literatur lainnya.
  • Profesi Menarik Yang Berkaitan di Bidang Hukum

    Profesi Menarik Yang Berkaitan di Bidang Hukum

     Profesi Menarik Yang Berkaitan di Bidang Hukum



    Profesi Menarik Berkaitan di Bidang Hukum – Sobat Shalaazz, setelah mengetahui lulusan S1 hukum kerja dimana saja. Sekarang, artikel ini yang membahas profesi apa saja di bidang hukum. Mau tahu profesinya apa saja? Bisa disimak dibawah ini!

     
    1. Advokat yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 18 tahun 2003. berdasarkan hal tersebut, kode etik advokat indonesia ialah advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile) yang dalam menjalankan profesinya berada di bawah perlindungan hukum, undang-undang dan kode etik, memiliki kebebasan berdasarkan kepada kehormatan dan kepribadian advokat yang berpegang teguh kepada kemandirian, kejujuran, kerahasiaan, dan keterbukaan. (honorarium= kehormatan) bertindak atas panggilan nurani ada yang juga membawa hukum demi kepentingan komersial.
     
    Jiwanya kemanusiaan yang mencari keadilan ataupun kebenaran sejati. Pertanggungjawaban moral, memperjuangkan tegaknya mandiri, bebas dan independen, membangun negara hukum, membangun demokrasi.

    2. Paralegal hanya membantu pekerjaannya advokat. Setelah, membereskan surat-surat mengenai hukum. Lalu, dilanjutkan oleh advokat. Kalau bisa dikatakan kedua profesi ini biasa disebut sebagai pengacara yang mencoba membela kebenaran hak-hak manusia yang tidak mampu.
     
     
    3. Arbiter adalah seorang yang menyelesaian sengketa di luar pengadilan umum yang didasarkan pada perjanjian para pihak yang bersengketa dan mengikuti konsultasi yang diberikan arbiter sebagai pihak ketiga untuk menyelesaikan sengketa. Sebagaimana yang diatur oleh undang-undang nomor 30 tahun 1999.
     
    4. Hakim adalah seorang yang mengadili perkara dengan melihat nilai-nilai kebenaran dan atas keyakinan hakim dalam memutuskan perkara dengan seadil-adilnya. Namun, apabila seorang hakim salah dalam memutus perkara maka konsekuensi yang akan ditanggung tidaklah ringan melainkan dicabut profesi kehakimannya. Sebagaimana yang diatur oleh undang-undang 48 tahun 2009.

    5. Hak yg dimiliki oleh Kejaksaan selaku Penuntut Umum untuk tidak mengajukan tuntutan suatu perkara ke pengadilan atas pertimbangan demi kepentingan umum. Sebagaimana yang diatur oleh undang-undang nomor 16 tahun 2004.
     
    6. Notaris yang diatur olehundang-undang nomor 2 tahun 2014. Seorang notaris adalah seorang yang membuat akta otentik mengenai seluruh perbuatan maupun perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Profesi ini seringkali diminati oleh banyak sarjana hukum karena ketika mendapatkan penghasilan lebih tinggi daripada profesi lainnya.
     
    7. Polisiyang diatur oleh undang-undang nomor 2 tahun 2002. Seorang polisi adalah penyelidik dan penyidik selain polisi negara Republik Indonesia, juga pegawai negeri sipil yang telah diberi wewenang khusus oleh undang-undang sebagai penyidik.

    Mungkin, itulah beberapa profesi yang ada di bidang hukum yang dimana semuanya berdasarkan kepentingan untuk mencari keadilan, kemanfaatan, kepastian hukum demi menegaknya hukum sebagaimana undang-undang dasar negara republik indonesia berdasarkan pasal 1 ayat 3. Apapun profesinya yang dijalani semua baik. Namun, hanya proseslah yang membuat profesi di bidang hukum seringkali disalahgunakan.
     
    Semua memiliki arti tersendiri dalam kehidupan. Termasuk ketika seseorang tersenyum maka akan menandakan ekspresi hati yang terbentuk dari wajahnya. #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@shalaazz) December 27, 2019

  • Prospek Kerja Lulusan S1 hukum Bisa Apa?

    Lulusan S1 hukum bisa kerja apa?
     
     
     
    Prospek Kerja Lulusan S1 hukum Bisa Apa? – Sobat Shalaazz merasa bingung setelah lulus dari jurusan hukum? Atau masih belum kuliah tapi ingin tahu prospek kerja yang paling banyak dicari dan menjanjikan seperti apa? Nah, disini akan dibahas mengenai lulusan S1 Hukum bisa kerja apa? Simak di bawah ini ya!
    Lulusan sarjana hukum bukan hanya menjadi jaksa, hakim, dan pengacara saja. Melainkan ada beberapa posisi yang benar-benar membutuhkan orang yang berkompeten di bidang ilmu hukum. Beberapa perusahaan yang membutuhkan sarjana hukum diantaranya ialah:
    Kalbe Nutritionals di bagian Industrial and Employee Relation Staff. Dimana posisi ini menggunakan ilmu hukum bagian undang-undang ketenagakerjaan, mengelola hubungan internal dan eksternal, coaching dan counselling, penyelesaian perselisihan para serikat pekerja sesuai dengan undang-undang ketenagarkerjaan.
    PT Pertamina di bagian posisi Human Capital dan di bagian Bimbingan Prosesi Sarjana. Dimana posisi ini menggunakan ilmu hukum bagian perdagangan dan bisnis yang sama-sama berkaitan dengan undang-undang ketenagakerjaan. Didalamnya terdapat cara hukum untuk memanajemen serikat pekerja sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003.
    Alvin Ayodhia Siregar and Associates di bagian Paralegal Positions. Dimana posisi ini menggunakan ilmu hukum tentang bagaimana mendrafting hukum, mengorganisasi dan memanage file, menyaring dokumen dari pengadilan, serta menangani penemuan-penemuan yang bersifat dokumen hukum.
    Pegawai Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Dimana posisi ini menggunakan ilmu hukum bagian ekonomi yang berkaitan dengan undang-undang persaingan usaha agar perusahaan dapat bersaing secara sehat dan tidak menggunakan praktik monopoli.
    PT Mursmedic di bagian a legal officier dan PATRiA (member of ASTRA) di bagian Corporate Legal Staff. Dimana perusahaan ini membutuhkan ilmu hukum bagian perizinan, menangani permasalahan hukum baik di hukum perdata maupun pidana. Permasalahannya mencakup internal dan eksternal. Karena tanpa adanya dokumen izin untuk suatu perusahaan maka industri tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
    Sebagaimana paparan perusahaan membutuhkan ahli ilmu hukum atau bisa dikatakan sarjana hukum. Posisi hukum akan selalu menjadi bagian yang strategis. Dalam permasalahan internal akan dapat mengakses semua informasi pada perusahaan dan permasalahan eksternal merupakan bagian dari jembatan kerjasama antar perusahaan. Secara strategis ilmu hukum dapat mengawasi secara jauh ilmu-ilmu lainnya kalau terjadi penyimpangan yang dapat menganggu suatu perusahaan
  • Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?



    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih? – Sobat Shalaazz ketika artikel sebelumnya membahas sarjana hukum. Maka, disini membahas ilmu hukum mempelajari tentang apa sih? Tentunya, tak akan kalah seru dalam aspek-aspek ilmu lainnya.

    Ilmu hukum mempelajari banyak aspek. namun, yang akan dibahas disini ada tiga aspek.

    Pertama, aspek nalar yang harus ada untuk membangun argumen-argumennya. biasanya, aspek nalar ini bersifat logika hukum yang sering disebut dengan pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan atas pengetahuan langsung.

    Dalam berpikir, kebenaran dan ketepatan sangat penting. Logika dikatakan ILMU BERPIKIR sebagai yang dilukiskan dalam Bahasa. Kata “Pemikiran” mengandug pengertian rangkap. “Pemikiran” sering dipergunakan dengan berbagai arti. Dalam pengetahuan, pemikiran dipakai dengan arti pengetahuan umum. Dalam hal ini pemikiran merupakan bagian dari pengetahuan. Pengetahuan mungkin khusus dan mungkin pula umum.

    Maka dapat disimpulkan bahwa pemikiran merupakan pengetahuan umum. Pemikiran mungkin pula berarti proses-proses berpikir, yaitu: Konsepsi (Conception), Penentuan (Judgement) dan Pertimbangan (Reasoning).

    Konsepsi merupakan proses pembentukan yang didasari dengan gagasan umum dengan hasil yang disebut konsep atau term. Penentuan adalah proses memperbandingkan dua konsep dan hasil perbandingannya disebut ketentuan atau proposisi. Pertimbangan adalah proses mendapatkan suatu ketentuan berdasarkan satu ketentuan lain atau lebih yang dapat dibenarkan oleh ketentuan-ketentuan itu dan dinamai dengan argumen.

    Kedua, aspek sosial yang dimana membangun jiwa kesosialan dalam kehidupan bermasyarakat. dimana ada hukum disitu ada masyarakat. maka, belum sempurnalah ilmu hukum kalau tidak melihat perspektif kemasyarakatan. Hal ini, didasari dengan adanya berbagai fenomena masalah sosial terjadi di akhir-akhir ini yang menyebabkan ketidakpedulian akan hukum itu sendiri. Bukan ketidakpedulian terhadap hukum saja terkadang para penegak hukum juga tidak peduli lagi mengenai masyarakat bawah yang mana tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Krabbe.

    Menurut Krabbe bahwa kesadaran hukum sebenarnya merupkan kesadaran atau nilai-nilai yang terdapat di dalam diri manusia tentang hukum yang ada atau tentang hukum yang diharapkan ada. Apa yang dikatakan oleh Krabbe ini tidak sampai ke masyarakat. Bahkan, pemerintah saja yang membuat hukumnya belum tentu melakukan peraturan itu secara maksimal.

    Ketiga, aspek kemahiran dimana sarjana hukum harus memiliki kemahiran ketika terjun di lapangan nanti. Oleh karena itu, pada semester kelima mahasiswa hukum menentukan pilihan kekhususan (PK) untuk skripsi.

    Walaupun PK ini tidak memungkiri bahwasannya sarjana hukum harus memiliki semua kemahiran dalam ilmu-ilmu hukum lainnya. Hal inilah yang menjadi suatu alasan agar setiap mata kuliah wajib mempelajari semua sengketa baik berupa pidana, perdana, hukum internasional, hukum lingkungan, hukum teknologi dan informasi, hukum transnasional, dan hukum lainnya yang harus diterapkan dan dipelajari.

    Agar lulusan sarjana hukum bisa mengimplementasikannya dimanapun sarjana hukum bekerja atau membuka kantor hukum sendiri.

    Mungkin, itulah ilmu-ilmu hukum yang dipelajari selama perkuliahan. semoga bermanfaat dan dapat mengimplementasikan dalam setiap perjalanan sarjana hukum berada serta sarjana-sarjana lainnya yang pengen tahu soal ilmu hukum.

    Terlihat abstrak tetapi nyata. Ketika teman-teman memiliki mimpi dan mencoba menggali jati diri maka akan terlihatlah sebuah potensi yang akan membawamu pada PELUANG yang nyata.#penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) December 13, 2019

  • Apa itu S1 Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat SH
     
    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat– Menjadi seorang sarjana hukum dalam bangku kuliah itu tidaklah mudah. Banyaknya lika-liku kehidupan yang harus dihadapi di dalamnya. Sejatinya, sarjana hukum ialah batas ambang yang harus diperbaiki untuk mencapai keindonesiaan yang adil dan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bukan hanya sekedar yang telah disandangnya dalam kampus. Melainkan bekal setelahnya bagaimana mengimplementasikan suatu permasalahan antara das dollen dengan das sein yang bisa mewujudkan keteraturan,ketertiban,kepastian,keadilan dan kebermanfaatan didalamnya.
     
     
    Namun, tak bisa dipungkiri hal-hal tersebut harus dipilih ketika berada permasalahan. Akan ada satu hal yang bersinggungan dengan yang lainnya dan akan ada hal pula yang harus dikesampingkan sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bisa dipekerjakan dimana saja. Karena ilmunya dibutuhkan di setiap negara, perusahaan dan hal lainnya. Dimana ada masyarakat tentuya ada hukum didalamnya.
     
    Maka, semua orang membutuhkan hukum. Ketika semua membutuhkan hukum dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip hukum didalamnya dimana semua orang sama di hadapan hukum. Membawa ilmu hukum dalam sarjana hukum dengan tidak meninggalkan moral didalamnya sebagai batas antara kebaikan dan keburukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan didalamnya.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum tidak membolehkan melihat suatu permasalahan dengan satu sudut pandang. Di dalam peradilan sebagaimana hakim akan melihat dari beberapa perspektif untuk memutuskan kesalahan. Karena, keputusan akan berdampak pada orang benar yang dituduh ataupun orang-orang yang benar salah. Bisa menjadi pahala atau keburukan kedepannya.
     
     
     
    Maka, seorang yang berpendidikan hukum harus bijak dalam memutuskan permasalahan dengan melakukan beberapa perspektif dan pendekatan-pendekatan lainnya. Sebagaimana kesalahan itu dilakukan suatu perusahaan karena apa yang dikelolanya meracuni penduduk. Hal ini, dilihat dari kebermanfaatan perusahaan tersebut apakah ketika perusahaan itu ditutup maka akan menutup gerbang-gerbang kebaikan lainnya ataukah sebaliknya? Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang akan melahirkan nilai-nilai keadilan.
     
     
     
     
    Sebagaimana yang telah dijelaskan mengenai pribadi dalam sarjana hukum itulah pendekatan-pendekatan yang harus dikedepankan demi mencapai nilai-nilai keadilan. Seperti halnya yang sering diajarkan ialah hukum mengikuti nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat yang akan selalu berkembang secara dinamis demi menegakkan hukum sesuai dengan pasal 1 ayat 3 dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

     

     

    Amanah sebagai bagian dari kepercayaan Allah untuk diberikan kepada hambanya. Entah baik maupun buruk tergantung bagaimana kita mengembannya.. #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@shalaazzcom) December 1, 2019

     

  • Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?– Menjadi seorang mahasiswa itu berat. Namun, lebih berat lagi ketika gelar mahasiswa hanya dipajang semata. Lalu, bagaimana sih menjadi seorang mahasiswa yang sesungguhnya? Dan menjadi mahasiswa yang dirindukan sebagai pejuang muda generasi indonesia emas 2045? simak di bawah ini ya!  

    Baca juga: 4 Tips Belajar Efektif

    Bagaimana Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    1. Menjadi mahasiswa yang sesungguhnya ialah dengan berkeinginan mencari jati diri. Dalam proses pencarian jati diri inilah yang akan menemukanmu pada sang pencipta. Semakin teman-teman tahu proses jati diri teman pribadi. Tentunya, akan mengetahui segala konsep yang telah sang pencipta ciptakan untuk teman-teman sebagai tujuan hidup seorang mahasiswa.

    Tanpa adanya tujuan seorang mahasiswa hanya menjadi gelar tiada arti tanpa arah dan panduan yang jelas.  

    2. Setelah menemukan tujuan. Lalu, bagaimana sih teman-teman mencapai tujuan tersebut? Langkah yang harus dilakukan ialah menuliskan target yang ingin dicapai dan tempelkan ke tempat yang sering dilihat oleh temn-teman. Setelah itu, berdoa dan berikhtiarlah dalam malam yang pekat. Malam yang dirindukan oleh pencipta untuk melihat hambanya terbangun dalam tidur nyenyaknya. Disanalah teman-teman ceritakan seluruh curahan hati, target, impian, dan ingin mencapai tujuan tersebut.  

    Baca juga: Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran, Simak Ulasannya!  

    3. Menjadi seorang aktivis untuk menyibukkan waktu-waktu yang singkat. Karena, waktu itu terbatas tidak akan pernah terulang untuk kedua kalinya. Bukan hanya mengefektifkan waktu saja teman-teman juga bisa memiliki relasi yang banyak dan mencari ilmu di dalamnya.   

    Tentunya, berada di lingkungan positif yang akan membuat teman-teman berfikir kalau mahasiswa ialah pejuang masa depan. Pejuang yang akan selalu dirindukan sebagai generasi indonesia emas 2045. Aktivis yang bukan hanya mengatur urusan dunia dengan program-program kerjanya melainkan taat juga dalam hubungannya dengan pencipta.  

    Itulah beberapa hal untuk menjadi mahasiswa yang sesungguhnya. Tentunya, hal tersebut kembali kepada tujuan awal teman-teman menjadi mahasiswa dan niat untuk memfokuskan diri dalam kebermanfaatan menuju generasi muda yang tangguh dan pantang mengeluh.

     

  • Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0

    Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0


    Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 -Halo sobat Shalaazz,  Sangat menarik ketika berbicara Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0. Dimana Era ini membutuhkan kemaksimalan dalam produktivitas kerja.

    Namun, seringkali ketika mencoba memaksimalkan produktivitas kerja itu terganggu dengan hambatan diri sendiri. Nah, melihat hambatan tersebut bertanya pada diri sendiri untuk menjawab Sudah sejauh manakah Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 sambil menunjangnya dengan kualitas pendidikan yang tinggi? Berikut jawabannya di bawah ini ya!

    Baca juga: Kolaborasi Design Thinking Dalam Pendidikan Generasi Milenial Z

    Tips Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0

    Pertama, tentunya dalam berproses dalam pendidikan. Pastinya, mendapatkan kendala yang banyak. Apalagi dengan melihat kondisi keuangan yang menipis di tengah-tengah perjalanan dalam menempuh pendidikan. hal inilah yang akan menganggu pikiran dan membuat teman-teman milenial tidak fokus terhadap pendidikan yang sedang dibangun.

    Nah, untuk mencegah putusnya pendidikan teman-teman bisa mengeluarkan hobinya sebagai kebutuhan untuk memperoleh penghasilan. misalnya, teman-teman memiliki hobi jualan bisa nih buat menawarkan barang dagangan orang lain dengan tanpa modal. Karena, sudah era Revolusi Industri 4.0 tentunya menggunakan digital dalam melakukan sesuatu. Nah, teman-teman bisa menggunakan digital itu untuk mendapatkan penghasilan.

    Baca juga: Cara Membangkitkan Generasi Akal Sehat Milenial

    Kedua, tentunya ketika teman-teman sudah tak memiliki hobi apapun nih. Namun, teman-teman merasa memiliki keahlian tersendiri dari yang lain. Keahlian Fotografi, Design,Menulis, dan hal lainnya. Nah, teman-teman bisa gunakan keahlian tersebut untuk mengikuti kompetisi atau menggunakan keahlian tersebut untuk memperoleh penghasilan di sela-sela pendidikan.

    Ketiga, untuk memperoleh hasil yang maksimal teman-teman harus harus meniru perbuatan positif dan mengembangkan segala potensi yang ada dalam diri teman-teman untuk mencari penghasilan sendiri dengan tidak meminta lagi kepada orang tua. Apalagi terhadap teman-teman yang sedang putus harapan karena tidak memiliki keuangan dari siapapun.

    Oleh karena itu, Karier Milenial ditentukan oleh kemampuan diri pribadi untuk terbang lebih jauh dari teman-teman yang lain. Bagaimana sobat Shalaazz? Menjadi orang-orang yang luar biasa dalam hal ruhani, materi, dan bisa berpeluang mendapatkan kebermanfaatan yang bukan hanya untuk diri sendiri melainkan juga orang banyak.

  • [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar?

    [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar?

     
     
    [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar? – Shalaazz- Terkadang yang sudah lulus kuliah terasa bingung harus kemana? Mungkin sobat Shalaazz merasa tidak memiliki informasi yang cukup untuk melanjutkan kuliah S2. Nah, tenang disini ada informasi mengenai gambaran yang pernah kuliah di Universitas Al-Azhar. Simak informasinya di bawah ini ya.
    Universitas Al-Azhar yang terletak di Kairo, Mesir dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua di dunia dan sebagai universitas agama paling penting di dunia Islam. Peradaban islam terbilang lebih maju dibandingkan peradaban barat.
    Kehadiran Al- Azhar terbukti sangat berperan terhadap kemajuan peradaban islam, karena lembaga pendidikan tinggi bangsa barat baru didirikan sekitar 2 abad setelah Sejarah Berdirinya Al-Azhar.
    Beralih ke sistem di Al-Azhar sangatlah unik dan berbeda dengan yang lainnya. Kebanyakan universitas sekarang telah memberlakukan sistem yang modern dan canggih untuk memonitor pelajarnya, tetapi Al-Azhar tetap memilih menggunakan sistem klasik mereka. Karena itu salah satu ciri khusus dari universitas Al-Azhar yang wajib untuk dipertahankan.
    Al-Azhar sendiri memberlakukan sistem pelajaran dengan jenjang 4 tahun, tidak adanya absensi di kelas-kelas, dan mahasiswa bebas memilih pelajaran dan guru yang ingin dituju. Sekilas, sistem seperti itu memang terlihat tidak kondusif dan rancu, tetapi ada beberapa makna dan maksud dibalik sistem yang telah diterapkan itu. Bahasa yang digunakan di dalam ruangan ialah bahasa arab resmi fusha kalau lingkungan masyarakat biasa menggunakan bahasa arab amiyah.
    Al-Azhar juga menggunakan sistem sanad (riwayat) dimana para murid bertatap muka dengan guru untuk menuntut ilmunya dan para murid tentunya akan diuji juga seberapa jauh ia menguasai ilmu yang diberikan. Selain menimba ilmu di kelas, para murid juga dihimbau untuk menimba ilmu melalui halaqah-halaqah di masjid Al-Azhar.
    Selain itu, Al-Azhar juga memiliki ruang kelas yang sederhana dengan menggunakan meja dan bangku panjang yang biasanya diduduki oleh 5 – 7 orang. Hal inilah yang mengajarkan murid-muridnya untuk bersifat sederhana. Nahhh itu seputar pendidikan di Al-Azhar.
    Untuk sistem ujian di Al-Azhar, universitas ini menggunakan sistem paket, dimana nilai mata kuliah yang diujikan pada saat semester genap dan ganjil disatukan. Bagi murid yang gagal dalam lebih dari 2 pelajaran, maka akan diulang kembali selama setahun.
    Sedangkan murid yang hanya gagal dalam 1 atau 2 pelajaran, tetap dinyatakan lulus dengan ujian ulang mata pelajaran tersebut saja. Meskipun, Al-Azhar terlihat memiliki sistem ujian dan penilaian yang ketat, universitas ini tetap ingin mengajarkan kesungguhan dan keseriusan dalam menimba ilmu pada murid”nya.
    Perasaan ketika menimba ilmu di Al-Azhar itu enak dan gampang-gampang susah. Dapat menikmati hal-hal yang ada di negeri seribu menara. Misalnya, peninggalan salahuddin al ayyubi.

    Langkah Menuju Universitas Al Azhar Kairo Mesir

    Yang pertama adalah Luruskan niat. Menuntut ilmu di universitas Al Azhar bukanlah hal yang mainstream, maka dari itu perlu adanya niat yang baik, Karena akan sia-sia kuliah jauh jauh akan tetapi dengan tujuan yang tidak baik,itu hanya akan menghabiskan waktumu,dan tidak akan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
    Yang kedua adalah ridho dari orang tua dan guru. Karena hal ini berpengaruh besar dalam kelancaran dalam perjalanan yang akan di tempuh. Sedikit menengok kebelakang, banyak orang orang cerdas akan tetapi sirna begitu saja tanpa manfaat karena tidak di ridhoi oleh orang tua ataupun guru.
    Yang ke tiga adalah pelajari soal-soal yang 5 tahun sebelumnya.
    Yang keempat adalah perhatikan aspek penilaian pada seleksi ini adalah : Tes Tertulis 75%,sedangkan Tes Lisan hanya 25%,tes lisan sendiri pun bukan hanya hafalan Al-Qur’an saja, ada juga muhadatsah dan fahmil maqru. Maka dari itu perlu kejelian menentukan mana yang harus di prioritaskan.
    Berikut ini sedikit gambaran aspek penilaian seleksi timur tengah tahun 2018. Kalau tes hafalan, biasanya hanya minimal 2 juz untk S1 dan S2 minimal 7 juz, S3 15 juz
    Terakhir, jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Sebab segala sesuatu itu keputusannya ada pada kehendak Alloh. Yakinlah kekuatan doa dapat merubah segalanya
  • Fakta Sebenarnya KKN dalam dunia perkuliahan

    Fakta Sebenarnya KKN dalam dunia perkuliahan

    Fakta Sebenarnya KKN dalam dunia perkuliahan
    Fakta Sebenarnya KKN dalam dunia perkuliahan – Halo sobat Shalaazz, ada yang tahu tentang KKN? Inilah penjelasan mengenai KKN selama dunia perkuliahan. Simak jawabannya di bawah ini ya!
    KKN ialah Kuliah Kerja Nyata yang diajukan oleh Mahasiswa sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Kepada Masyarakat. Pengabdian yang dilakukan bermacam-macam tergantung dengan peraturan, arahan dan tujuan yang akan dibawanya.

    Beberapa permasalahan selama melakukan kegiatan KKN ini ialah menuju kebersamaan untuk memehami setiap orang dalam timnya. Dimana menyatukan tujuan dalam satu frame. Jangan membiarkan tujuan itu berbeda-beda hingga akan terjadi konflik ketika melakukan KKN tersebut. Langkah yang berat menuju KKN ialah mengalahkan rasa ego, memberanikan diri dan tanggung jawab, untuk meraih kebersamaan.

    Nah, kebersamaan inilah yang harus dijaga setiap saat. Pastinya ada banyak karakter yang mendominasi, karakter yang mencairkan suasana, karakter yang dengan pemikir analitis yang tinggi, karakter yang memimpin dan lainnya ini akan saling melengkapi ketika melakukan KKN. Maka, sebelum KKN alangkah baiknya mengenal satu sama lain dam mentolelir setiap keadaan yang terkadang memicu trouble-trouble yang muncul baik itu basis dalam internal maupun eksternal.

    Gambaran KKN seperti apa? Gambaran KKN tergantung dengan dirimu mendeskripsikan keadaannya. Terkadang apa yang dideskripsikan tidak sesuai dengan keadaan. Nah, disitu dirimu mengolah keadaan yang tak mengenakan menjadi menyenangkan. Bisa dikatakan sans saja namun dengan semangat, ikhlas, dan totalitas yang kuat serta tinggilah yang akan membawa KKN dirimu jauh lebih menyenangkan dari apa yang dikatakan kating terdahulu.

    Berapa lama KKNnya? KKN biasa tergantung dosen ada yang sekali, ada yang tiap minggu, ada yang tiga minggu, ada yang sebulan. Biasanya kalau KKN versi biasa ini mengikuti jurusan yang dicapai oleh Dosen Pendamping Lapangannya. Kalau misalnya kesehatan berarti penelitiannya juga tentang kesehatan lagi. Nah, KKN kali ini ialah KKN Tematik Kewirausahaan yang diujicobakan di Universitas Padjadjaran selama dua minggu di desa home stay bersama teman sekelompok menuju produk unggulan untuk mengembangkan potensi-potensi ekonomi di desa dengan meningkatkan wirausahawan muda maupun ibu-ibu yang tidak memiliki pekerjaan.

    Perbedaan KKN biasa dan KKN yang Tematik Kewirausahaan ini ialah
    Pertama, Konsep KKN ini dibersamai dengan mitra-mitra yang mendukung yakni USAID, OORANGE, UNPAD, SUMEDANG, KEMENRISTEKDIKTI, serta DITJEN BELMAWA. Disertai dengan konsep design thinking yang disediakan untuk memahami keadaan diri sendiri, kebersamaan dalam tim, dan keadaan masyarakat.

    Kedua, KKN yang dilakukan sebelum terjun ke lapangan ialah TOT atau disebut dengan Training Of Trainer. Mahasiswa diberikan pelatihan dan pembekalan terlebih dahulu sebelum masuk ke area Desa. Agar Mahasiswa dapat memunculkan ide-ide brilian untuk setiap desanya.

    Ketiga, berikan Source Of Energy untuk Tim KKN dirimu agar ketika lelah melakukan KKN bisa mencharge mimpi-mimpi yang ingin digapai bersama dan memberikan kenangan berharga baik untuk diri sendiri, bersama kelompok, maupun masyarakat.

    Mungkin itulah tentang penjelasan KKN yang dialami selama dunia perkuliahan. Semoga bisa bermanfaat untuk terus menebar kebaikan dimanapun dirimu berada. Baik itu lisan, tulisan maupun pekerjaan apapun.
  • Kolaborasi Design Thinking Dalam Pendidikan Generasi Milenial Z

    Kolaborasi Design Thinking Dalam Pendidikan Generasi Milenial Z

    Kolaborasi Design Thinking Dalam Pendidikan Generasi Milenial Z – Halo sobat Shalaazz, Konsep sebuah pendidikan berawal dari sebuah pohon. Dimana manusia belajar dari akar hingga menuju ke buah. Mempelajari sesuatunya harus dari akarnya dulu yang harus dituntaskan. Untuk menuju puncak melalui banyak proses.  

    Akar menuntut manusia untuk membawa bekal yang akan dibawanya kelak. Dijadikan bekal itu bermanfaat bagi orang-orang banyak. Yaitu bekal yang dibawa ialah iman dan ukhuwah. Dimana keduanya harus saling melengkapi dan menyeimbangi agar tidak berat sebelah. Lalu, setalah itu diasahlah soft dan hard skill yang manusia miliki melalui analythical (Analisis), Design dan Intuitive (Perasaan). 

    Analythical sebagai kemampuan manusia untuk problem solving dalam keadaan masyarakat yang ditempatinya. Agar manusia yang berada disana membawa perubahan baik skala kecil maupun besar dengan melakukan pemetaan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan letak geografis serta kemampuan lainnya yang dapat mendukung wilayah tersebut.

    Design sebagai kemampuan manusia untuk berinovasi dalam mewujudkan problem solving tersebut. Tanpa adanya design manusia tidak dapat memasarkan jasa maupun produk dalam skala dunia internasional. Kebutuhan yang harus didesign sebagaimana target yang dicapai ialah generasi Z yang semakin banyak.   

    Tujuannya ialah memberdayakan manusia menuju kebermanfaatan yang dilandasi dengan iman dan ukhuwah dalam konsep design thinking yang mengedepankan etika dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya ialah kejayaan yang menguasai dunia dalam skala besar. Baik itu ekonomi, politik, hukum, pendidikan dan lainnya. Intuitive sebagai kemampuan manusia agar mau peka terhadap manusia, hewan dan lingkungannnya.   

    Kenapa harus intuitive? Karena mengubah mental block yang ada di generasi Baby Boomes hingga milenial generasi Z. Dimana mental Block tersebut ialah mengubah cara pandang diri, penghargaan diri, dan ideal diri. Hal itulah yang harus diidentifikasi dalam proses komunikasi yang baik kepada manusia,hewan, dan lingkungan.

    Baca juga: Kesempatan Generasi Millenial Menjadi Volunteer di Agrofood Expo Indonesia

    Yakni disebut sebagai HAUR (Hearing, Attention, Understanding, Remembering). maksudnya agar manusia menjadi pendengar yang baik, pemerhati yang baik, pemahaman yang mendalam tentang keseluruhan, serta pengingat yang bijak dalam berinteraksi sosial.   Batang menuntut manusia untuk memproses dalam mewujudkan akar tersebut.

    Setelah manusia memiliki pemahaman akar yang mendalam tadi bisa masukke proses ini. Kebijakan untuk mengambil langkah selanjutnya ialah melakukan latihan secara kontinyu. Latihan apa yang bisa tepat untuk semua kalangan? Bagi kalangan anak-anak menggunakan bermain edukasi dengan gambar dan suara.

    Bagi kalangan generasi Z menggunakan design thinking yang berarti ialah penalaran dalam berdiskusi, berargumentasi, berliterasi, dan digitalisasi. Bagi kalangan dewasa menggunakan keseriusan dalam menata penalaran, menata ilmu yang sudah mumpuni, dan menerapkannya dalam pelaksanaan kehidupan sesuai kajian ilmu yang dimilikinya.  

    Daun menuntut manusia untuk memiliki visi dalam jangka pendek. Visi itu sekitaran 5 tahun yang dicapai untuk ke depannya. Misalnya tahun pertama menyesuaikan frame yang ada dalam diri sendiri dengan masyarakat sekitar, tahun kedua membuat komunitas yang sesuai dengan vision, action, passion, dan collaboration.

    Tahun ketiga membuat bisnis dalam rangka memberdayakan dan memakmurkan kesejahteraan diri sendiri dan masyarakat sekitar.

    Tahun keempat untuk mendatangkan konsumen dalam skala global atau mendunia.

    Tahun kelima tercapainya tujuan dan menggulir kembali pelatihan agar yang mengendalikan tidak statis melainkan dinamis. Sehingga setiap orangnya memiliki akar, batang, dan daun untuk mencapai buah kesuksesan yang dinantikannya.  

    Buah ialah puncak kesempurnaan yang telah dicapainya melalui proses nan panjang. Melalui penyucian dirinya, meleburkan dalam komunikasi sosialnya, menerapkan ilmu-ilmu yang telah didapatnya dan dilakukan secara kontinyu. Disini walaupun sudah mencapai kesempurnaan manusia tetap dituntut untuk memperpanjang visinya dalam 10 tahun ke depan. Apa yang akan dilakukannya dalam tahun-tahun berikutnya?

    Sehingga perjalanan itu tidak berhenti melainkan berkala secara produktivitas.   Melakukan konsep design thinking dalam pendidikan ini diperlukan agar makin berkreasi generasi milenial Z dan dapat berdampak banyak kepada feeling setiap manusia. Tentunya dengan semangat perjuangan yang tinggi, keikhlasan serta mimpi untuk mencapai kejayaan abadi.

  • Simak Informasi SMUP D4 Universitas Padjadjaran LENGKAP

    Simak Informasi SMUP D4 Universitas Padjadjaran LENGKAP
    Simak Informasi SMUP D4 Universitas Padjadjaran LENGKAP – Halo sobat Shalaazz, Universitas Padjadjaran kembali hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan membuka peluang bagi para mahasiswanya melalui SNMPTN, SBMPTN, dan terakhir SMUP.

    Universitas Padjadjaran (Unpad) sekarang membuka pendaftaran jalur mandiri nih Atau dikenal dengan SMUP . Kuota untuk pendaftarannya sekitar 25% saja dari total yang yang 100% sudah diberikan kepada SNMPTN dan SBMPTN. Pendaftarannya sekarang bisa digunakan oleh android sesuai dengan websitenya http://smup.unpad.ac.id/pendaftaran-jalur-mandiri/

    Biaya untuk pendaftaran SMUP sebesar Rp. 500.000,- kecuali untuk pilihan prodi pendidikan dokter dan prodi kedokteran hewan pada fakultas kedokteran, prodi pendidikan dokter gigi pada fakultas kedokteran gigi, serta prodi perikanan dan prodi ilmu kelautan.

    Biaya itu tidak termasuk dana lainnya ya. Hanya pendaftaran saja untuk kuliah per semester dibedakan sesuai dengan fakultas masing-masing. Karena UKT SMUP menggunakan penggolongan UKT tertinggi yaitu golongan 5, nominalnya tergantung program studi masing-masing.

    Nah ini, Tahap penyeleksian SMUP :

    1. Mobile Assisted Testing (MAT) melalui perangkat Android (Tes Kompetensi Sklastik dan Tes kompetensi akademik)
    2. TOEFL dan wawancara. Nanti ada tes tambahan untuk FK,FKG, dan FPIK.

    Dikarenakan SMUP hanya Tinggal tersisa SMUP D4 bagi yang belum mendaftar timelinenya 1 juli sampai dengan 13 juli. Sedangkan pengumuman SBMPTN pada tanggal 9 juli. SMUP D4 hanya untuk Ekonomi dan Bisnis, Kedokteran, Matematika Ilmu Pengetahuan Alam,

    Fakultas Pertanian,Fakultas Peternakan,Fakultas Teknologi Industri Pangan,Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Ilmu Komunikasi. Calon mahasiswa yang terbukti tidak mampu bisa menunjukkan KIP (Kartu Indonesia Pintar) sehingga dapat mengikuti seleksi jalur mandiri dengan melakukan biaya pendaftaran sendiri dan apabila dinyatakan lulus tidak wajib bayar DP dan UKT

    No.
    Informasi SMUP D4
    Tanggal
    1.
    Pendaftaran Online
    1-13 Juli 2019
    2.
    Seleksi Tahap 1 MAT
    24 Juli 2019
    3.
    Pengumuman Tahap 1
    25 Juli 2019
    4.
    Seleksi Tahap 2 TOEFL
    1 Agustus 2019
    5.
    Seleksi Tahap 2 Tes Wawancara dan Tes Khusus
    3 Agustus 2019
    6.
    Pengumuman Tahap Akhir
    6 Agustus 2019
    Nah untuk informasi UKTnya hampir semua seluruh fakultas dan prodi UKTnya sebesar 8.000.000,- kecuali kedokteran 10.000.000,-.
    Persiapkan dengan doa yang terbaik semoga teman-teman bisa masuk ke Universitas Padjadjaran. Kalaupun tidak masuk masih ada kesempatan lainnya untuk diperjuangkan. Jangan putus harapan karena berilmu bukan hanya di Universitas Padjadjaran saja ya.
  • Info Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung Terbaru

    Info Universitas Padjadjaran Bandung Terbaru – Sobat Shalaazz, Universitas Padjadjaran berdiri ketika pemudanya peduli dan bangkit untuk memusnahkan kebodohan dalam penjajahan. Dulu ketika hanya ada satu universitas yakni Insitut Teknologi Bandung yang hanya diperuntukkan untuk orang-orang kaya saja. Sehingga mereka berdiri dan membuat vision agar ada universitas yang bisa dimasukan bukan hanya kalangan orang-orang kaya melainkan semua kalangan bisa berpendidikan.  

    Kini setelah terealisasinya Universitas Padjadjaran berdiri. Maka, banyak hal yang harus dilakukan pemuda-pemudi Universitas Padjadjaran. Melihat prospek pekerjaan yang semakin menipis. Membuat Universitas Padjadjaran mewadahi para pemudanya untuk berwirausaha. Memberikan modal bagi para wirausaha untuk dapat menciptakan pekerjaan bagi kehidupannya. Universitas Padjadjaran juga  menciptakan program KKN bertema kewirausahaan yang bekerjasama dengan Dikti dan Usaid.

    Agar menjadi manusia yang dapat mewujudkan problem solving dan sesuai dengan vision,action,passion, dan collaboration.   Dalam KKN Kewirausahaan tersebut mahasiswa dibekali dengan konsep design thinking dengan model pelaksanaan berupa Co-creation (gagasan bersama), Co-Founding (dana bersama), Community Empowerment (Pemberdayaan masyarakat),Flexibility (Keluwesan), Sustainable (Kebersinambungan), dan Research Based Community Services (Berbasis Riset).  

    Dalam perkuliahan Mahasiswa Universitas Padjadjaran dibekali dengan banyaknya support untuk mendukung aktivitas mahasiswa kini. misalnya, dalam permodalan dimulai dari bank-bank yang sudah bekerjasama, Riset bisa diperoleh ketika mahasiswanya mau aktif untuk terjun ke dalam masyarakat dan membuat papernya bisa dipublikasikan ke luar negeri. banyak sekali inisiatif dari para mahasiswanya untuk mengembangkan soft skillnya dengan fasilitas yang telah ada di Universitas Padjadjaran.

    Walaupun banyak sekali pengaruh lingkungan yang merubah keadaan. namun, hal ini tidak akan terwujud tanpa adanya semangat dari mahasiswa Universitas Padjadjaran untuk terus berkarya dalam program-program yang sudah disediakan oleh Universitas Padjadjaran. tinggal memanfaatkannya semaksimal mungkin.  

  • Cara Membangkitkan Generasi Akal Sehat Milenial

    Cara Membangkitkan Generasi Akal Sehat Milenial

    Cara Membangkitkan Generasi Akal Sehat Milenial – Halo sobat Shalaazz, Maraknya informasi ke segala generasi membuat akal sehat dibenturkan dengan kepalsuan berita. Inilah saatnya untuk membangkitkan kembali pola pikir generasi muda yang dipayungi dengan kebenaran beritanya.

    Inilah saatnya pendidikan dapat membentengi berita-berita palsu yang menggelegar di bangsa sekarang. Bukan hanya sekadar bacaan maupun perlombaan lagi lho, melainkan pencegahan berita agar tak sampai kepada orang-orang yang awam.  

    Baca juga: Aksi Milenial Untuk Negeri Ceramah UAS-POV Ilmu Hukum

    Hal-hal yang harus kita lakukan demi mencegahnya kepalsuan ialah:

    Pertama, membina orang-orang yang awam agar tidak terkecoh. Yakni, dengan memberikan penjelasan mengenai situasi negeri ini. Mengajarkan kepada mereka untuk terus menuntut ilmu dan teliti sebelum disebarkan.   Cek dulu kebenarannya sebelum disebarluaskan Jangan sampai menjadi berita hoakz.

    Kedua, seringlah membaca Al-Qur’an sebagai benteng agar memisahkan yang hak dan yang batil. Orang yang sering membaca Al-Qur’an akan dijernihkan fikirannya dan pembicarannya akan terjaga dari hal-hal yang tak bermanfaat. Berkata Al-Imam Qurtubi:”Barang siapa yang membaca Al-Qur’an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun,”  

    Baca juga: 5 Tips Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif Era Milenial

    Ketiga, ketika mendapatkan informasi lihat dari media apa yang disebarluaskan? orang yang menyebarkannya terpercaya ataukah bukan? Adakah berita yang ditutupi ketika berita banyak berdemonstrasi menuntut kepada pemerintahan? Biasanya kalangan pendidikan akan lebih mengetahui ada berita yang disembunyikan sehingga memalingkannya dengan berita lain. Agar protes warga tidak semakin meninggi.   

    Hal yang terpenting media itu berpihak kemanakah? Karena media yang sudah berpihak ke salah satu akan mengagungkan satu pihak tersebut. Sehingga menjelekkan pihak yang lain.

    Nah sobat Shalaazz, beberapa hal inilah yang harus disikapi dan diamalkan dengan sebaik-baiknya. Disinilah kalau diambil kesimpulan untuk terus membaca hingga akhir dan menganalisis permasalahan tersebut benar ataukah tidaknya suatu berita yang diinformasikan. Tetaplah hati-hati dan terus aktifkan gernerasi pencinta ilmu yang hakiki.

    Baca juga: Ebook Pendidikan Shalaazz Gratis

  • Mengangkat Kembali Pendidikan Dalam Hukum Internasional

    Mengangkat Kembali Pendidikan Dalam Hukum Internasional

    Mengangkat Kembali Pendidikan Dalam Hukum Internasional – Halo sobat Shalaazz, Berbicara soal pendidikan dalam hukum internasional seperti apa sih? Simak dalam artikel yang akan dibahas ini.

    Perlu diketahui bahwasannya hukum internasional tidak hanya membicarakan antar negara saja melainkan mengarah kepada pengaturan terhadap individu. Dunia internasional telah menuju ke arah yang lebih global lagi.

    Dimana terdapat beberapa dimensi yang akan menjadikan norma-norma hukum internasional saat ini. Yakni: partisipasi sosial,analogi,dan normatif.  

    Pertama, partisipasi sosial ini masyarakat internasional berperan dalam pembentukannya. Dimana yang menjadi subyek hukum internasional memanglah masyarakat internasional yang terdiri dari negara,organisasi internasional,indvidu, dan perusahaan multinasional.Maksudnya, dalam melakukan suatu hubungan selalu disertai dengan perjanjian internasional.   

    Sebagaimana yang tercantum dalam Statuta Mahkamah Internasional dalam pasal 38 yang terdiri dari perjanjian internasional, kebiasaan internasional,prinsip-prinsip umum hukum,keputusan, dan pendapat para ahli yang terkemuka. Kenapa hukum internasional selalu berkaitan dengan perjanjian internasional?

    Karena hukum internasional tidak boleh memaksakan hukumnya kepada suatu negara yang berdaulat.

    Contohnya perjanjian statuta roma yang mendikte suatu negara. Dimana perjanjian tersebut negara tercampuri kedaulatannya oleh negara lain.

    Baca juga: Apakah Hukum Internasional adalah Hukum ?

    Jadi, masyarakat internasional itu sukarela dalam melakukan suatu perjanjian karena terdapat prinsip “good faith yang mana setiap perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik oleh para pihak.

    Kedua, analogi dapat dilihat dari piagam perserikatan bangsa-bangsa. Maksudnya analogi dari piagam ini tidak akan bertentangan dengan hukum nasional.

    Yakni terdapat: prinsip persamaan hak (equality rights),penentuan nasib sendiri (self determination),prinsip persamaan kedaulatan dan kemerdekaan semua negara, prinsip tak mencampuri urusan dalam negeri (non-interference), prinsip larangan mengancam atau menggunakan kekerasan (refrain of the threat and use of force), prinsip ppenghormatan universal dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (respeting for human rights) dan kebebasan dasar manusia bagi semua orang fundamental freedom.  

    Ketiga, normatif yang dimana adanya kesadaran masyarakat dunia akan ketidakmampuan norma hukum internasional. Maksudnya, hukum internasional ini dilibatkan dalam masyarakat internasional agar dapat imunity (kekebalan) dalam jabatan yang tak bisa diadili.

    Sehingga, kalau terjadi suatu perselisihan maka negara dapat mengadili kejahatannya dalam Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court).  

  • Motivasi : Majulah Indonesia Dalam Kancah Internasional

    Motivasi : Majulah Indonesia Dalam Kancah Internasional

    Motivasi : Majulah Indonesia Dalam Kancah Internasional – Halo sobat Shalaazz, Menjadi manusia berpendidikan tidaklah mudah kawanku. Setidaknya ketika anda menjadi orang tinggi pendidikan adab memang haruslah dijaga baik sesama teman, orang tua, dan siapapun yang mengenal atau tidak dikenal. Pendidikan belum tentu menjadikan orang beradab. Namun, orang beradab pastilah orang yang berpendidikan.   

    Mengapa? Karena semua diawali dengan adab. Setiap pencarian ilmu pastilah adab yang akan dikedepankan.    Mencairnya ilmu dalam akal ialah ketika anda bisa menghargai orang yang sedang berbicara. Tidak semua orang mau mendengarkan semua ilmu.   

    Namun, banyak orang yang ingin berbicara di depan umum tanpa memperhatikan kalau dirinya tak mampu mendengarkan atau menghargai orang lain.   

    Sebagaimana yang diketahui pendidikan di indonesia mengarah untuk membangun masyarakat demokrasi yang beradab. Secara normatif, pendidikan kewarganegaraan memperoleh dasar hukum yang diatur dalam pasal 3 Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang berbunyi: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa”.   

    Selaras dengan tujuan pendidikan nasional menurut pasal 3 Undang-undang tentang sisdiknas yang berbunyi, yaitu:  “…berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Apabila dilihat dari undang-undangnya dapat ditelaah dengan khidmat.  

    Maka, akan ditemukan esensi Undang-undang menjunjung tinggi adab dibalik permulaan ilmu, menjadi warga negara yang mampu menjaga kesehatannya, tidaklah cukup sebatas ilmu dan sehat melainkan harus cakap dalam menerangkan isi yang terkandung dalam ilmu. Seseorang yang tidak cakap akan sulit membagikan ilmunya karena transformasinya tidak berjalan dengan baik.   

    Kreatif dalam memberdayakan warga-warga yang masih produktif untuk mendorong skill ke taraf yang lebih ahli agar para pemuda tidak kalah bersaing dengan pemuda ASEAN ataupun Luar Negeri. Mandiri dalam mengelola sumber daya alam yang terkandung dalam pasal 33 UUD 1945 belum sepenuhnya terpenuhi dengan baik.   

    Maka, dari itu dibutuhkan kemandirian dari warga negara indonesia sendiri agar cepat-cepat mengambil alih dari tangan orang asing. Peraturan di Indonesia sudah baik.   

    Hanya saja perlu dalam praktik penerapannya baik aparat penegak hukumnya maupun kesadaran bagi masyarakatnya akan hukum dalam menciptakan pendidikan yang ideal demi kemajuan suatu negara dan bersaing di dunia internasional.

  • 7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum

    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum

    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum



    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum- Halo sobat Shalaazz, Bagaimana menjadi mahasiswa hukum? Menjadi mahasiswa hukum di lingkungan perkuliahan ialah hal yang tidak mudah. Disamping analisis kasus.

    Mahasiswa dituntut juga untuk berprestasi dalam perlombaan dan akademik. Serta berorganisasi menjadi sang aktivis yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dikarenakan perkuliahan dituntut menjadi student learning center bukan seperti sekolah SD, SMP maupun SMA.
    Modal dasarnya ialah harus memahami dasar dari Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Hukum Indonesia yang ditulis oleh Mochtar Kusumaatmadja. Setelah menguasai dasar itu, maka akan mudah dalam menganalisis kasus yang dilengkapi dengan pemisahan bagian dari hukum formif dan materilnya.
    Bagaimana cara menganalisis seorang mahasiswa fakultas hukum? Caranya, dengan banyak membaca hukum hingga benar-benar paham apa yang akan disampaikan.
    Terkadang hanya sekedar hafal saja teorinya. Namun, belum dapat mengaplikasikannya dalam keseharian kasus-kasus. Bukankah itu percuma saja? Seharusnya, bisa mengupdate kasus terkini dengan teori yang dipelajari.
    Pencerahan materi akan tersampaikan dengan banyak diskusi-diskusi yang bermanfaat. Dikarenakan tidak ada hitungan dalam fakultas hukum serta mengurangi rasa kantuk mahasiswa yang sangat parah itu dapat kembali sehat dengan banyak pengingat yang tak menyakiti atapun sekedar melembutkan saja.
    Bagaimana menemukan minat dalam skripsi yang sesuai ketika masuk fakultas hukum? Ada banyak yaitu, cari tahu dulu dimana pelajaran yang disukai di fakultas hukum.
    1. Hukum internasional disini akan dituntut memahami jurnal-jurnal yang banyak sekali bahasa inggrisnya. Serta, mampu mengaplikasikan kasus dengan teori yang berkaitan agar lebih mudah terus belajar bahasa inggris.
    2. Hukum pidana akan lebih mudah memperdalamnya ketika teman-teman banyak mengunjungi persidangan serta wawancara terkait dengan pidana ini.
    3. Hukum tata negara basic-nya membaca dengan teliti per pasal dalam peraturan perundang-undangannya serta konstitusi yang ada di indonesia maupun yang di luar negeri.
    4. Hukum perdata cari kasus terkait dengan kekeluargaan mengenai warisan, perceraian, dan lain-lain.
    5. Cyber law disini dituntut untuk paham mengenai hukum permediaan. Terkait kasus asusila yang ada dalam media sosial.
    6. Hukum administrasi negara menyangkut peraturannya dalam lembaga yang dijalankan.
    7. Hukum agraria mengenai lingkup pertanahan yang ada di indonesia saat ini.
    8. Hukum ekonomi berkaitan dengan hukum dagang, hukum perdata, hukum perikatan, hukum perburuhan yang ada dalam perusahaan dan yang mengatur jalannya permodalan.
    Nah sobat Shalaazz, dikarenakan banyak perusahaan yang membutuhkan di ekonomi mungkin teman-teman bisa menjadi peluang untuk itu.
  • Bagaimana Perspektif Pendidikan Dalam Hukum Internasional?

    Bagaimana Perspektif Pendidikan Dalam Hukum Internasional?
    Tbiinfo.eu

     

     
     

    Bagaimana Perspektif Pendidikan Dalam Hukum Internasional? – Halo sobat Shalaazz, Kesempurnaan dalam menoreh sebuah pendidikan tidak akan terhentikan. Akan ada proses yang dimana proses tersebut menyebutnya dengan perbaharuan. Saling adanya perlengkapan di masing-masing pendidikan.    Melirik sejarah yang tersekularisasi ataupun sejarah yang masih terintimidasi. Dalam pendidikan hukum internasional tergariskan.    Ada sebuah aturan yang lebih tinggi dari teori lainnya.

    Dimana aturan tersebut dinamakan pacta sunt servanda. Namun, konteksnya belum jelas apa yang lebih tinggi itu? Mengambil dari perspektif lain yang mana Ketika aturan saja bisa melebihi aturan lainnya.    Berarti, pendidikan yang ada di Indonesia saat ini bisa melebihi pendidikan negara-negara maju. Apapun alasannya indonesia mampu mewujudkan pendidikan yang lebih tinggi itu.   Memang, indonesia belum memiliki teknologi canggih seperti halnya dunia barat. Namun, perlu diluruskan teknologi canggih tidak akan mampu berjalan tanpa adanya sumber daya alam.   

    Teknologi canggih juga tidak akan tercipta tanpa adanya orang-orang yang pintar. Pendidikan hukum internasional yang mengatakan bahwasannya masyarakat harus tercipta damai dan patuh pada aturan.    Kenyataannya, teori tidak terbukti dengan lapangan yang ada. Analoginya seperti indonesia belum mampu menjadi negara yang tinggi dari lainnya.   

    Bagaimana Perspektif Pendidikan Dalam Hukum Internasional?- Aturan indonesia pun terikat dengan hubungan internasional. Sehingga, seringkali kedaulatan terdikte dengan aturan-aturan. Sedangkan yang membuat aturan saja bisa melanggar aturannya.

    Mengapa indonesia tidak mampu untuk menyimpang dari aturan tersebut?   Padahal indonesia menciptakan pendidikan yang mandiri bersama uni asia lainnya. Mengapa uni-uni tersebut tidak terintegrasikan dengan menjadikan hak veto bagi setiap negara. Dimana letak keadilan untuk pendidikan? Ketika semuanya terdikte akan banyaknya teori.   

    Namun, belum mampu mentransformasikan pendidikan secara murni. Bagaimana menjadikan pendidikan di indonesia lebih tinggi seperti halnya pacta sunt servanda yang ditaati bersama? Pertanyaan ini masih belum terjawabkan karena belum ada standar baku untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.  Terkadang pendidikan maju pun belum relevan dengan perkembangan zaman sekarang. Masih terindikasi dengan akibat yang muncul setelah pendidikan itu dilaluinya. Masih merasa pembuat aturan dalam pendidikan tidak bisa diproses.