Blog

  • Fakta Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) Lengkap

    Fakta Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) Lengkap

    Fakta Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) Lengkap- Politeknik atau sering disebut dengan Institut Teknologi merupakan institusi perguruan tinggi atau pendidikan vokasi yang profesioanl di mana memiliki jurusan spesialisasi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan teknik.

    Kata politeknik asal mula dari bahasa Yunani, yakni poly = banyak dan tekhnikos=seni. Politeknik sering kali disebut sebagai Institut Teknologi yang mana keduanya merupakan sinomin.
    Sebagai salah satu perguruan tinggi, kedudukan politeknik bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa untuk terjun di masyarakat di mana memiliki kemampuan berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dapat diterapkan, dikembangkan dan disebarluaskan di lingkungan masyarakat demi meningkatnya taraf kehidupan yang lebih baik lagi. Oleh karenanya, untuk mencapai tujuan itu maka politeknik memfasilitasi pelatihan dan pembelajaran yang mumpuni dan memadai guna mencetak sumber daya yang profesional dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan teknik. Salah satu politeknik yang ada di Indonesia adalah Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang berada di kota Malang, Jawa Timur yang berdiri sejak tahun 1982. 

    SISTEM PENDIDIKAN DI POLITEKNIK NEGERI MALANG

    Ada dua jenis jenjang pendidikan di Politeknik Negeri Malang, yakni Diploma III (D3 atau Ahli Madya) dan Diploma IV (D4 atau Sains Terapan). Masa pendidikan untuk Diploma III adalah 3 tahun (6 semester), di mana 5 semester digunakan untuk kuliah kampus dan 1 semester untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta penyelesaian tugas akhir. 

    JURUSAN PROGRAM STUDI

    Pertama, ada D3 dan D4 Teknik Elektro2. Kedua, ada D3 dan D4 Teknik Mesin3. Ketiga, ada D3 dan D4 Teknik Sipil4. Keempat, ada D3 dan D4 Teknik Kimia. Kelima, ada D3 dan D4 Akuntansi. Keenam, ada D3 dan D4 Administrasi Niaga. Ketujuh, ada D3 dan D4 Teknik Informasi.

    ORGANISASI INTRA KAMPUS DI POLINEMA

    Organisasi Intra kampus di Politeknik Negeri Malang, terbagi menjadi 3 lembaga utama, yakni :

    1. Lembaga Tinggi POLINEMA

    BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).

    2. Unit Kegiatan Mahasiswa POLINEMA

    UKM Pendidikan dan Penalaran, UKM Pecinta Alam, UKM Olahraga, UKM Usaha Mahasiswa, UKM Jurnalistik, UKM Kerohanian, dan lain-lain.

    3. Himpunan Mahasiswa POLINEMA

    Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro, Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia, Himpunan Mahasiswa Administrasi, Himpunan Mahasiswa Akuntansi, Himpunan Mahasiswa Teknologi dan Informasi dan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil.

    Itulah FAKTA POLITEKNIK NEGERI MALANG (POLINEMA) semoga bermanfaat. 

  • [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat

    [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat
    [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat – Pak Habibie telah tiada. Guru besar ITB kebanggaan bangsa pada masanya. Menteri riset dan teknologi yang terkemuka di tanah air kala itu. Pernah menjabat wakil presiden dan presiden untuk tempo yang singkat. Penghormatan yang sebesar-besarnya patut diberikan kepada putra Pare-Pare ini, Habibie Sang Ahli Pesawat begitulah julukannya.
    Ilmu konstruksi pesawat terbang bukan hal yang mudah bagi orang Indonesia kebanyakan. Pak Habibie berotak jenius sehingga bisa lulus sekolah di Jerman dalam hal kepiawaian membuat pesawat terbang. Perusahaan negara PT IPTN pernah membuat pesawat CN 235 di bawah kepemimpinan seorang Habibie. Baca juga: Tokoh Pendidikan Inspiratif Dunia
    Kisah hidup Habibie dan Ainun sang istri telah ada filmnya dan bukunya. Menguras air mata untuk ditonton. Kisah mengharukan dua hati bertemu dan merajut rumah tangga. Pak Habibie orang hebat. Teknologi di Indonesia dipelopori anak Gorontalo ini. Generasi muda di Indonesia terutama di kampus ITB tinggal memetik hikmahnya.
    Wajah Indonesia di masa lalu adalah wajah Habibie. Hampir setiap waktu Pak Habibie muncul di layar TV berpidato mengenai riset dan teknologi. Pak Habibie lahir tahun 1936. Masuk ITB dan kuliah baru dijalaninya selama setahun di departemen Teknik Mesin ITB, lalu Pak Habibie berangkat ke Jerman untuk meneruskan kuliahnya di sana. Sampai akhir hayatnya Pak Habibie tercatat sebagai gurubesar Teknik Mesin ITB.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • 5 Skill Paling Banyak Dibutuhkan di Era Revolusi Industri 4.0

    5 Skill Paling Banyak Dibutuhkan  di Era Revolusi Industri 4.0
     
    5 Skill Paling Banyak Dibutuhkan  di Era Revolusi Industri 4.0 – Dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini generasi milenial dituntut dengan kebutuhan berupa soft skill dan hard skill. Kebutuhan akan hard skill sangat kecil sekali dicari dengan memperlihatkan ijazah yang berupa nilai-nilai akademik dan organisasi. Kedua hal ini sangatlah tidak cukup karena di luar sana sudah membutuhkan kemampuan yang generasi milenial miliki selama perjalanan di dunia pendidikan. Nah, apa saja sih skill yang paling banyak dibutuhkan di era revolusi industri 4.0? Baca juga: Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

    Berikut 5 skill di Era Revolusi Industri 4.0 yang banyak dicari:

    1. Copywriting

    Copywriting yang mana hal ini paling dicari dengan gagasan-gagasan yang sangat inovatif, kreatif, dan Edukatif. Bukan hanya sekadar copy paste saja dalam menuangkan sebuah tulisan. Melainkan membutuhkan pelatihan, pengalaman, dan gagasan-gagasan yang unik dari yang lainnya. Maksudnya, agar dirimu layak berada di pekerjaan sana yang memiliki karakteristik pribadimu bukan meniru orang lain ya! Baca juga: Benarkah Rusia adalah negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia?

    2. Public Speaking

    Public Speaking yang mana setelah generasi milenial ini dituntut untuk copy writing. Teman-Teman generasi milenial ini mampu berbicara di depan khalayak banyak orang dengan mempresentasikan copywriting yang teman-teman generasi milenial tuangkan dalam tulisan. Agar orang-orang tahu ide tulisan itu adalah idemu bukan hasil jiplakan dari orang lain. Tunjukkan dirimu layak untuk berbeda dari orang lain. Tunjukkan dirimu layak yang menjadi terbaik dengan memaksimalkan presentasi yang dapat menarik para investor ataupun perusahaan-perusahaan untuk mempercayai dirimu layak menjadi sebaik-baik pemimpin ataupun sebaik-baik karyawan. Baik itu lokal, nasional, maupun internasional.

    3. Design (Desain)

    Design yang selalu berkaitan dengan photographer yang paling banyak dicari di Era Revolusi Industri 4.0 ini. Tanpa adanya sebuah design maupun photographer yang terbaik tidak akan menghasilkan informasi yang mudah dipahami untuk generasi milenial yang menyukai digital dalam bidang sosial media. Karena generasi milenial sangat menyukai gambar dibandingkan hal-hal seperti bacaan. Generasi milenial kalau melihat gambar yang unik serta gambar yang sederhana tapi menarik bisa membuat minat bacanya generasi milenial sangatlah baik.

    4. Marketing

    Marketing yang selalu berkaitan dengan memasarkan penjualan. Melalui facebook ads, E-mail, Search Engine, Social Media, dan E-Commerce. Hal ini merupakan alat periklanan online milik google ataupun memanfaatkan dunia digital yang dapat menjangkau pelanggan dan meningkatkan penjualan. Kemampuan ini sangatlah sulit dicari tanpa pengetahuan, pelatihan dan pengalaman sebelumnya. Biasanya hal ini akan timbul bagi yang menyukai bidang bisnis. Tetapi, pemilik penjualan biasanya tidak memiliki hal ini. Dikarenakan tidak memiliki trik-trik penjualan dalam marketing.

    5.Finansial

    Kemampuan mengoperasikan keuangan dalam microsoft Excel, ataupun kemampuan mengoperasikan semua microsoft dan tentunya bisa menganalisa grafik naik-turunnya saham. Dengan penguatan yang kuat untuk mempertimbangkan sejauh mana perusahaan bisa berinvestasi, meningkatkan penjualan, dan menurunnya penjualan.
    Nah, mungkin itu adalah lima skill yang paling banyak dibutuhkan di Era Revolusi Industri 4.0. Yang seringkali memanfaatkan dunia degan kecepatan digitalnya dalam memainkan pengaruhnya baik bersegi pendidikan, ekonomi, sosial, politik, hukum dan lain sebagainya.
  • Sistem Pendidikan di ITB Institut Teknologi Bandung

    Sistem Pendidikan di ITB Institut Teknologi Bandung

    Sistem Pendidikan di ITB Institut Teknologi Bandung – Halo sobat Shalaazz, Salah satu universitas yang paling terkenal di bandung adalah Institut Teknologi Bandung. Tokoh-tokoh Indonesia banyak sekali yang menjadi alumni ITB, diantaranya Soekarno (Presiden RI pertama), BJ Habibie (Presiden RI ketiga sekaligus pembuat pesawat), Ridwan Kamil (Walikota Jawa Barat), dan Ahmad Zacky (Founder Bukalapak).

    Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Jurusan Manajemen Dakwah Haji dan Umrah di UIN Jakarta

    Tentunya masih banyak orang-orang besar lain yang menjadi alumni ITB. Dari dulu, Institut Teknologi Bandung menjadi dambaan seluruh pelajar di Indonesia, karena merupakan kampus legendaris yang berkualitas dan memiliki sistem pendidikan yang sangat baik.

    Lokasi Kampus yang berada di atmosfer sejuknya Kota Bandung menjadi nilai plus dalam menunjang suasana kampus yang nyaman dan asri.

    Bagaimana sistem Pendidikan di ITB?

    Beberapa tahapan dalam menjalani perkuliahan di Institut Teknologi Bandung, yaitu:

    1. Sarjana atau strata-1 (S1) yang dirancang selesai dalam 4 tahun dengan gelar sarjana Teknik, Sarjana Sains, Sarjana Seni, Sarjana Desain, Sarjana Farmasi, dan Sarjana Manajemen. 2. Magister atau strata-2 (S2) yang dirancang selesai dalam 2 tahun dengan gelar Magister Teknik, Magister Sains Manajemen, Magister Sains, Magister Seni, Magister Desain, Magister Studi Pertahanan, Magister Administrasi Bisnis, Magister Matematika, Magister Fisika, Magister Kimia, dan Magister Sumber Daya Air. 3. Doktor atau strata-3 (S3) yang dirancang selesai dalam 3 tahun dengan gelar Doktor. Beban SKS program Sarjana:

    Baca juga: Sistem Pendidikan Australia vs Indonesia, Mana yang Lebih Unggul?

    Untuk Program Sarjana di ITB kurang lebih 144 SKS dan sebanyak-banyaknya 160 SKS yang terbagi dalam:

    a. Tahap Persiapan Bersama dengan beban minimal 36 (tiga puluh enam) SKS. b. Tahap Sarjana dengan beban minimal 108 (seratus delapan) SKS.   Bagi Mahasiswa jenjang Program Sarjana yang berprestasi akademik tinggi bisa mengikrti dan memilih Pendidikan Program Magister sebagai bagian yang menyatu dengan Program Sarjana. Jika berminat untuk melanjutkan Program Doktor secara langsung maka lulusan pendidikan Program Sarjana boleh langsung memilih melanjutkan ke jenjang Doktor. Dengan syarat harus memiliki prestasi akademik tinggi. Mahasiswa Program Magister dapat ditempuh sekurang-kurangnya 36 (tiga puluh enam) SKS dan sebanyak-banyaknya 50 (lima puluh) SKS. Mahasiswa Program Doktor ditentukan oleh Program Pascasarjana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

  • 4 Tips Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah Terindex Scopus

    4 Tips Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah Terindex Scopus

    “Esensi dari menghasilkan karya tulis ilmiah bukan hasil publikasinya, atau pengauannya, namun pada perjalananannya.” Kutipan dari Adipati Rahmat peraih beasiswa S3 ke luar negeri

    4 Tips Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah Terindex Scopus– Sebelumnya pembahasan kali ini membicarakan tentang cara menulis artikel hingga bisa dibawa ke luar negeri. Bagaimana agar paper yang dibuat dapat lolos? Berikut tips publikasi artikel di jurnal ilmiah terindex scopus:
    1. Apa yang memotivasi untuk menulis? Terkenalkah? Atau kebahagiaan diri sendiri ketika menulis? Ataukah ada alasan lain selain dari itu? Coba cek ke diri masing-masing sebelum mencapai paper yang akan di konferensikan ke luar negeri. Tulisanmu akan berdampak abadi hingga akhir hayat. Melahirkan pemikiran-pemikiran baru ketika membaca beberapa buku. Baca juga: Cara Menghilangkan Writer’s Block dalam Menulis Karya Ilmiah

    Esensi Karya Tulis

    Terciptalah sebuah ide yang melahirkan inovasi yang dapat berdampak besar bagi bangsa. Termasuk dunia pendidikan dalam mengelola karya tulis ilmiah ini akan berpengaruh bagi dunia. Nah, karena ini membahas karya tulis ilmiah yang begitu tinggi dalam menerapkan keahlian harus disertai pemotivasi diri sendiri untuk lanjut ke berikutnya.
    2. Cari terlebih dahulu standar publikasi ilmiah. Biasanya ada 3.
    Yang pertama adalah standar index scopus. Scopus adalah indeks sitasi (kutipan) jurnal publikasi artikel ilmiah. Pertama kali muncul tahun 2004 namun sejak 2009 didukung oleh Content Selection and Advisory Board (CSAB) dalam menentukan sistem yang objektif dan valid berdasarkan peer review (maksudnya orang yang membahas artikel itu layak dijadikan jurnal atau tidak) untuk menentukan apakah suatu jurnal terindeks atau tidak, secara transparan dan adil. Indeks ini direview setiap tahun.  Baca juga: Dasar Penggunaan Variasi Metode Penelitian Kualitatif

    Rumus Indeks Scopus

    Indeks ini dapat dilihat dari h-indeks (menunjukkan berapa kali artikel dikutip), CiteScore (Penilaian kinerja suatu jurnal berdasarkan jumlah kutipan total dibagi jumlah tahun), SJR (SCImago Journal Rank= peringkat suatu jurnal terhadap seluruh jurnal lain dalam satu bidang yang sama)) and SNIP (Source Normalized Impact per Paper= dampak kutipan yang kontekstual terhadap total kutipan pada bidang tersebut). kuartil itu adalah rangking yang membedakan sebagus apa jurnal-jurnal yang ada di seluruh dunia yang jumlahnya puluhan ribu itu.
    Semuanya dinilai berdasarkan indeks Scopus. Rumus Indeksnya adalah: jumlah paper dikutip dibagi dengan jumlah jurnal rilis dikutip. Yang kedua ada Standar Thomsun dan yang ketiga standar Web Of Science. Ketiga standar ini biasanya bereputasi paling tinggi.
    3. Pilih website yang mengarahkan teman-teman untuk menulis ke luar negeri. Yakni: https://www.scimagojr.com/,http://beallslist.weebly.com/,googlescholar,www.conferencealerts.com., website ini akan membantu teman-teman yang ingin menulis karya tulis ilmiah.
    4.   Dalam merangkai kata-kata yang berada dalam karya tulis ilmiah haru diperhatikan beberapa hal yakni: Figures/tables (gambar dan caption yang jelas), discussion, result, method, introduction (gunakan di akhir), conclusion, abstract and keywords (yang paling banyak dicari dan relevan dengan perkembangan zaman)
    Mungkin itulah beberapa tips yang saya sampaikan dalam artikel yang sederhana ini. Semoga bisa memotivasi untuk semua orang. Pesan singkat untuk teman-teman jadilah yang pertama, terbaik, dan berbeda. Tampilkan karya agar pemikiran tetap abadi dan membenci menjadi rata-rata. Karena semua bisa melakukanya. Kalau bisa 99% kenapa tidak 100% untuk melakukannya?. berikan yang terbaik untuk generasi terbaik. Baca juga: Prosedur Pemakzulan Presiden Secara Yuridis di Indonesia
  • Pengembangan Diri: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara

    [Pengembangan Diri]: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara

    [Pengembangan Diri]: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara – Dalam skala negara, sampai kapan pun Indonesia tidak akan maju! Apabila melihat realitas budaya baca mayarkat saat ini. Ada hubungan yang sangat besar antara kemajuan sebuah negara dengan tingkat baca rakyatya. Kebiasaan membaca berbanding lurus dengan kemajuan. Semakin tinggi minat baca masyarakat maka semakin maju negara tersebut. Dan begitu pula sebaliknya semakin rendah minat baca maka dikatagorikan  negara tersebut terbelakang. Bahkan dapat dikatakan bahwa kebiasaan membaca merupakan fondasi kemajuan sebuah bangsa.

    Knowledge is Power-Francis Bacon

    Dari hasil studi mengenai sejarah negara-negara maju ternyata tanpa diragukan lagi mereka semua mengawali proyek peradabannya dengan membangun budaya baca masyarakat. Itu sudah menjadi hukum besi sejarah atau kehidupan, hal itu sesuai dengan slogan yang diteriakan oleh Francis Bacon “knowledge is power”, barang siapa menguasai pengetahuan maka ia akan menjadi penguasa, dan kuncinya adalah membaca.
    Sekarang ini sistem pendidikan kita telah meninggalkan minat baca para peseta didiknya, padahal hakikat pendidikan adalah membaca. Terjadinya kemelut pendidikan, tragedi kemiskinan dan pengangguran sebenarnya bermula dari minat baca yang rendah. Membaca adalah instrumen yang teramat penting untuk tidak diabaikan demi memerdekakan manusia dari penjajahan, kebodohan, dan kemiskinan.
    Kemelut pendidikan, tragedi kemiskinan, dan kebobrokan politik merupakan rentetan persoalan abadi yang bagaikan tak akan menemukan ujung. Apabila diibaratkan Indonesia bagaikan sebuah bangunan yang tidak memiliki fondasi. Belajar dari sejarah-sejarah negara maju maka fondasi pembagunan adalah budaya baca masyarakat. Budaya baca bukan hanya mejadi fondasi pembangunan negara akan tetapi juga menjadi fondasi peradaban dalam skala personal dalam peningkatan kualitas hidup.
    Saat ini, tanpa dibarengi dengan tradisi membaca yang baik, institusi pendidikan tinggi tidak dapat dijadikan jaminan untuk menjadi orang sukses dikemudian hari, Malah boleh dikatakan bahwa institusi yang paling banyak memproduksi pengangguran adalah institusi pendidikan. Dalam sejarah belum pernaah ditemukan ada orang yang banyak ilmu atau pandai tapi menganggur. Memiliki kegemaran membaca merupakan conditio sine quanon untuk menjadi seorang intelektual maupun orang sukses.

    Buku adalah pengusung peradaban. Tanpa buku sejarah diam, sastra bungkam, sains lumpuh, pemikiran macet. Buku adalah mesin perubahan, jendela dunia, marcusuar yang dipancarkan si samudra waktu” Barbara Tuchman (1989)  .

    *Conditio sine qua non artinya setiap akibat dapat ditentukan sebab-sebabnya dan masing-masing sebab meniliki pengaruh terhaadap taerjadinya suatu akibat
  • 5 TOP PONDOK PESANTREN MODERN DI INDONESIA

    PONDOK PESANTREN : 5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES) MODERN DI INDONESIA
     
     
    5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES)MODERN DI INDONESIA – Adanya pondok pesantren telah sangat mendukung perkembangan dunia pendidikan Islam di dunia. Tidak hanya melahirkan generasi ulama, tetapi pondok pesantren juga menjadi tempat rujukan para aktivis dan ilmuwan.
    Dulu, pondok pesantren dikenal dengan pola pendidikannya yang kaku. Namun, seiring berkembangnya dunia pendidikan di ranah pondok pesantren, maka muncullah istilah pondok pesantren modern. Di mana pola pendidikan hingga fasilitas pendidikannya mulai berkembang pesat.
    Beberapa pondok pesantren modern mulai membuka pendidikan dari jenjang sekolah dasar, menengah, atas, hingga sekolah tinggi sarjana. Tidak hanya itu, keunggulan pondok pesantren modern juga telah menerapkan beberapa bahasa dalam keseharian, seperti bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Nah, jadi pinter berbahasa kan? hehehe

    Cukup banyak pondok pesantren modern yang ada di Indonesia. Dan ini ada 5 Top pondok pesantren modern di Indonesia.

    1. Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG)

    Pondok Moderm Darussalam Gontor (PMDG) merupakan pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Indonesia. Berdiri pada 20 September 1926.
    Adapun jenjang pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor ini adala:
    a. KMI (Kulliyatul Mu’allimin /Mu’allimat Al-Islamiyah)
    Merupakan jenjang pendidikan setingkat Tsanawiyah dan Aliyah.
    b. Universitas Darussalam (UNIDA)
    Merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren. Ada beberapa fakultas yang tersedia yaitu: Fakultas Usluhuddin, Tarbiyyah, Syariah, Ekonomi, Humaniora, Kesehatan, Sains dan Teknologi.

    2. Ponpes Darunnajah di Jakarta Selatan

    Pondok Pesantren Darunnajah merupakan ponpes di bawah naungan Yayasan Darunnajah Ulujami Jaksel. Pondok ini memiliki 17 cabang dan 57 satuan pendidikan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Serang Banten, Jakarta, Bogor, dan Sumatra. Jenjang pendidikan di ponpes Darunnajah ini lengkap dari mulai PAUD sampai Perguruan Tinggi.

    3. Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah di Kediri

    Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah terletak di Desa Lirboyo, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur. Jenjang pendidikan di ponpes Salafi ini terdiri dari pendidikan formal (SD, SMP, SMA) dan non formal (Madrasah Diniyah, Tahfidzil Qur’an, Tahassus Kitab Kuning). Selain itu, terdapat beberapa ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat para santri seperti Tartil Qur’an, shalawat rebana, kaligrafi, karya ilmiah, drum band, buletin, bimbingan bahasa, dan lain-lain.

    4. Ponpes Darul Ulum di Jombang

    Ponpes Darul Ulum ini terletak di Desa Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Jenjang pendidikan formal mulai dari madrasah, SMP, SMA, SMK sampai perguruan tinggi. Non formal seperti tafsir, hadist, fikoh, akhlak, dan lain sebagainya. Serta terdapat ekstrakurikuler yang dapat menunjang ketrampilan para santri seperti pramuka, komputer, manajemen,dan lain sebagainya.

    5. Ponpes Annur 2 di Malang

    Bertempat di Balulawang, Malang, Jawa Timur. Terdapat jenjang pendidikan formal dan non formal. Formal meliputi MI, MTS, SMP, MA, dan SMA. Sedangkan jenjang non formal meliputi Madrasah Diniyyah, Salafiyyah, Tahfidz Al-qur’an, dan Mahad Aly STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning). Ponpes ini didesain dengan konsep wisata sehingga indah dan juga asri. Fasilitas ponpes Annur ini cukup memadai. Seperti sistem pengajaran berbasis boarding schooll, asrama, laboratorium sains, laboratorium teknologi, perpustakaan dan lain sebagainya.
  • Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? Simak Ulasan Lengkapnya

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar?

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? – Belajar. Pasti setiap orang pernah melakukan yang namanya “Belajar”. Belajar mengaji, belajar bahasa, belajar matematika, dan belajar-belajar pengetahuan lainnya yang ada di dunia ini. Belajar memiliki definisi yang beragam. Tapi satu. iIntinya, belajar adalah suatu kegiatan memperkaya pengetahuan diri sendiri, yang nantinya dapat digunakan untuk kebaikan sesama maupun diri sendiri. Sedangkan menurut KBBI sendiri, belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.

    Baca juga: 4 Tips Belajar Efektif

    Perlunya Strategi yang Edektif dalam Belajar

    Belajar tidak terpaku harus dilakukan di sekolah atau tempat-tempat lembaga pendidikan sejenis lainnya. Belajar bisa dilakukan di taman, perpustakaan, atau di rumah sekalipun. Karena hakikatnya, belajar bukanlah perihal tempat duduk dimana kita berada, tapi belajar adalah perihal ilmu yang kita pelajari, dan bagaimana kita menyiapkan strategi atau persiapan agar dapat membuat ilmu itu berguna dan bermanfaat.
    Waktu belajar juga tidak harus terpaku sekian jam, sekian menit, atau sekian detik. Belajar dapat dilakukan kapanpun saat kita mau. Tetapi, lebih baik selagi ada waktu teruslah untuk belajar. Karena dengan belajar kita tidak akan merugi, dan dengan belajar kita memiliki bekal untuk berbagi.
    Umur, sejatinya tidak menghalangi seseorang untuk terus belajar. Ada seorang nenek di Jepang, bernama Masako Wakamiya berusia 82 tahun yang mempelajari ilmu koding. Mengapa ia mempelajari itu? Itu semua berawal dari permintaan nenek yang pensiun sebagai pegawai bank ini, yang meminta beberapa developer untuk dibuatkan game untuk para manula. Karena tidak ada yang tertarik untuk memenuhi permintaannya, lalu nenek Wakamiya mengambil keputusan untuk membuat sendiri game tersebut. Sebuah keputusan yang terlihat seperti tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang nenek berusia 82 tahun. Tapi kenyataannya, tidak seperti yang diperkirakan.

    Alasan Kuat Mengapa Kalian Harus Belajar

    Namun, hal yang masih menjadi tanda tanya sekarang adalah, mengapa kita harus belajar? Dan apakah belajar itu dapat berguna untuk kehidupan kita? Sebetulnya, semua pertanyaan tersebut dapat terjawab ketika kita mau untuk mencoba memulai belajar. Mungkin sebelumnya terpaksa. Tapi dari keterpaksaan itulah, nantinya akan timbul rasa “candu”, yang kemudian akan menjadi suatu kebiasaan yang sulit untuk dilepas. Tujuan belajar intinya adalah supaya kita mengenal ilmu, supaya kita bisa untuk melakukan, dan menciptakan sesuatu. Yang dimana dari melakukan dan menciptakan sesuatu inilah, nantinya bisa berguna untuk menjadi ladang kebaikan untuk diri kita pribadi maupun orang lain. Berguna atau tidak untuk kehidupan kita? Tentunya berguna sekali.
    Seperti misalnya ilmu matematika. Tanpa perhitungan matematika, mungkin pakaian yang kita pakai saat ini tidak akan jelas ukurannya. Begitu pula dengan rumah. Tanpa perhitungan yang benar, rumahpun bisa berbentuk tak teratur dan tentunya tak enak untuk dipandang. Selain itu, ada juga ilmu agama. Agama berperan penting sekali dalam kehidupan kita. Bagaimana tidak? Dunia pada hakikatnya adalah tempat kita mengumpulkan bekal untuk kembali ke kampung akhirat nanti. Tanpa ilmu agama, hidup kita bisa saja sia-sia karena tak memiliki pedoman yang jelas. Jadi, yakin masih enggan untuk belajar?
  • Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    Sudahkah Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?– Menjadi seorang mahasiswa itu berat. Namun, lebih berat lagi ketika gelar mahasiswa hanya dipajang semata. Lalu, bagaimana sih menjadi seorang mahasiswa yang sesungguhnya? Dan menjadi mahasiswa yang dirindukan sebagai pejuang muda generasi indonesia emas 2045? simak di bawah ini ya!  

    Baca juga: 4 Tips Belajar Efektif

    Bagaimana Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya?

    1. Menjadi mahasiswa yang sesungguhnya ialah dengan berkeinginan mencari jati diri. Dalam proses pencarian jati diri inilah yang akan menemukanmu pada sang pencipta. Semakin teman-teman tahu proses jati diri teman pribadi. Tentunya, akan mengetahui segala konsep yang telah sang pencipta ciptakan untuk teman-teman sebagai tujuan hidup seorang mahasiswa.

    Tanpa adanya tujuan seorang mahasiswa hanya menjadi gelar tiada arti tanpa arah dan panduan yang jelas.  

    2. Setelah menemukan tujuan. Lalu, bagaimana sih teman-teman mencapai tujuan tersebut? Langkah yang harus dilakukan ialah menuliskan target yang ingin dicapai dan tempelkan ke tempat yang sering dilihat oleh temn-teman. Setelah itu, berdoa dan berikhtiarlah dalam malam yang pekat. Malam yang dirindukan oleh pencipta untuk melihat hambanya terbangun dalam tidur nyenyaknya. Disanalah teman-teman ceritakan seluruh curahan hati, target, impian, dan ingin mencapai tujuan tersebut.  

    Baca juga: Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran, Simak Ulasannya!  

    3. Menjadi seorang aktivis untuk menyibukkan waktu-waktu yang singkat. Karena, waktu itu terbatas tidak akan pernah terulang untuk kedua kalinya. Bukan hanya mengefektifkan waktu saja teman-teman juga bisa memiliki relasi yang banyak dan mencari ilmu di dalamnya.   

    Tentunya, berada di lingkungan positif yang akan membuat teman-teman berfikir kalau mahasiswa ialah pejuang masa depan. Pejuang yang akan selalu dirindukan sebagai generasi indonesia emas 2045. Aktivis yang bukan hanya mengatur urusan dunia dengan program-program kerjanya melainkan taat juga dalam hubungannya dengan pencipta.  

    Itulah beberapa hal untuk menjadi mahasiswa yang sesungguhnya. Tentunya, hal tersebut kembali kepada tujuan awal teman-teman menjadi mahasiswa dan niat untuk memfokuskan diri dalam kebermanfaatan menuju generasi muda yang tangguh dan pantang mengeluh.

     

  • Motivasi: Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 Sempurna

    [Motivasi] Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 Sempurna
     
     
    Motivasi: Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 SempurnaMoshe Kai Cavalin adalah seorang anak yang berhasil menyelesaikan kuliah pada usia 11 tahun dengan IPK 4 di UCLA. Suatu pencapaian yang dapat membanggakan kedua orang tuanya. Ia lahir bertepatan dengan hari valentine yaitu 14 Februari 1998 di California. Ia juga menoreh prestasi yang membanggakan di bidang bela diri sejak umur 7 tahun. Ia telah mengumpulkan 36 mendali, baik emas ataupun perak. Moshe tidak pernah mengenyam pendidikan formal di sekolah dasar maupun sekolah menengah. Ketika mendaftar ke sekolah ia selalu ditolak karena mereka menganggapnya terlalu pintar. Hal itu dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi siswa lainnya. Berikut ulasan singkat cara memotivasi diri agar lulus kuliah dengan IPK 4.00 seperti Moshe Kai Cavalin:
     

    Strategi Belajar di Kampus, Motivasi Lulus Kuliah dengan IPK Memuaskan Ala Moshe

    Kesuksesan Moshe dalam kuliahnya tidak lepas dari strategi belajar yang diterapkan. Sebelum masuk kelas ia selalu mempersiapkan diri dengan baik. Ia selalu mengerjakan tugas yang diberikan dosennya, namun ia selalu mengerjakan tugas lebih banyak dari tugas yang diberikan oleh dosennya.
     
    Ketika dosen meminta mahasiswanya mengerjakan lima soal. Maka Moshe akan mengerjakan lima belas soal. Kemudian saat dosen meminta mahasiswanya mengerjakan soal genap, maka Moshe akan mengerjakan soal ganjil dan genap. Inilah strategi yang diterapkan Moshe untuk menunjukan bahwa ia adalah seorang pekerja keras dalam upaya memahami mata kuliah yang dipelajarinya.
     
     
    Disetiap perkuliahan ia selalu berusaha untuk duduk dibanku paling depan. Dengan duduk di depan, Moshe merasa lebih mudah dalam menangkap dan memahami proses belajar.
     
    Moshe selalu mengumpulkan tugas lebih awal dari waktu yan ditentukan. Tidak jarang pula ia  datang ke kantor dosennya untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan materi yang akan diajarkan selanjutnya. Baginya, perencanaan merupakan hal yang penting. Ia juga sering menemui pengajarnya untuk membicarakan buku-buku yang akan digunakannya pada perkuliahan di semester berikutnya. Dengan demikian ia sudah memiliki bekal untuk perkuliahan selanjutnya.

    Strategi Belajar di Rumah

    Di rumah, Moshe tidak banyak menghabiskan waktu dengan hal yang tiak berguna. Ia membatasi diri menonton televisi atau bermain game. Ia menonton televisi paling lama 3-4 jam dalam seminggu. Ia lebih suka menonton saluran-saluran pendidikan yang menggambarkan bagaimana sesuatu itu ditemukan atau diciptakan.
     
    Begitu pula dengan video game. Ia tidak melihat manfaat dari bermain video game. Karena ia lebih senang video-video interaktif yang mengajarkan matematika, sains, musik, dan sebagainnya.
     
     
    Dalam sehari Moshe bisa belajar dalam 2 hingga dua setengah jam, yang dibagi dalam dua sesi dengan selang waktu istirahat 15-30 menit tiap sesinya. Untuk menghilangkan kejenuhan, ia biasa berjalan-jalan di sekitar ruangan, makan cemilan, atau melakukan kegiatan di selang waktu istirahatnya. Untuk dapat belajar dengan efektif. Ia memerlukan istirahat yang cukup, paling tidak harus tidur minimal delapan jam sehari. Moshe juga memperhatikan tempat yang ideal untuk belajar yaitu rumahnya.
     
    Di hari-hari tertentu tertentu ia juga membuat jadwal untuk melakukan kegiatan yang disukainya, seperti olahraga, bela diri, membaca, bermain piano. Waktu akhir pekan dimanfaatkannya untuk bersenang-senang.           
     

    Baca juga: Sekumpul Filosofi Agar Hidup Berharga Untuk Dijalani

  • BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY

    BEASISWA : BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY


    BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY

    Siapa yang tidak tahu dengan universitas terkemuka di dunia ini? Saya rasa, para pemburu beasiswa pasti tahu nih hehehe. Standford University merupakan universitas berbasis riset yang berada di Standford, California, Amerika Serikat di antara San Francisco dan San Jose di jantung lembah California.

    Baca juga: 5 Tips Produktif Utuk Menghabiskan Weekend di Rumah

    Stanford University adalah universitas bergengsi yang banyak di gandrungi oleh para pemburu beasiswa baik di dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk salah satu Universitas top dunia. Berada pada peringkat 2 terbaik dunia dalam daftar QS World University Rankings.

    Adapun program beasiswa untuk jenjang pasca sarjana adalah beasiswa Knight-Hennessyscholars. Dalam setiap tahunnya beasiswa ini menyediakan 100 sheet bagi para pelamar dari seluruh dunia (internasional), termasuk di dalamnya Indonesia.

    Baca juga: Lakukan 5 Tips Ini Sebelum Memasuki Dunia Perkuliahan

    Pilihan Program Studi Beasiswa Pasca Sarjana Standford:

    1. Fakultas Bisnis
    2. Fakultas Teknik
    3. Fakultas Kedokteran
    4. Fakultas Hukum
    5. Fakultas Pendidikan

    Fasilitas yang diberikan:

    1. Tunjangan biaya kuliah
    2. Tunjangan biaya hidup
    3. Tunjangan biaya akademis (keperluan kuliah seperti buku kuliah, dan lain sebagainya)
    4. Biaya transport penerbangan dari dan ke Standford

    Baca juga: 10 Tips Agar Betah Merantau Kuliah Tanpa Homesick

    Persyaratan Umum:

    1. Terbuka untuk para pelamar di seluruh dunia, termasuk di dalamnya Indonesia
    2. Lulusan sarjana (S1) tahun 2014-sekarang
    3. Memenuhi semua persyaratan akademis sesuai dengan program yang dipilih

    Persyaratan Kelengkapan Dokumen Beasiswa Pasca Sarjana Standford:

    1. Melakukan pendaftaran online
    2. Mengisi resume berupa data diri, pengalaman, bakat/minat, dan catatan akademis
    3. Menyertakan transkip nilai
    4. Tes TOEFL (100iBT atau 600PBT)
    5. Surat rekomendasi dari akademis dan profesional
    6. Essay pendek berjumlah 1000 kata (terkait pemaparan tentang tujuan pengambilan beasiswa)
    7. Vidio singkat ( maks. 2 menit)

    Baca juga: Membongkar Rahasia Tips Orang Sukses dalam Berkarir

    Informasi selengkapnya terkait pendaftaran, persyaratan kelengkapan dokumen seperti surat rekomendasi, essay, vidio dan lain-lain, bisa dilihat langsung melalui link di bawah ini:

    Baca juga: Tips Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar

  • Cara Menghilangkan Writer’s Block dalam Menulis Karya Ilmiah

    Cara Menghilangkan Writer's Block dalam Menulis Karya Ilmiah
    Cara Menghilangkan Writer’s Block dalam Menulis Karya Ilmiah – Mendengar kata “Tugas” pasti adalah sesuatu hal yang  paling dihindari bukan? Apalagi tugas itu sudah menumpuk dan semua sudah deadline. Tugas tidak hanya dibebankan pada para pelajar dan mahasiswa, namun bagi mereka yang bekerja tugas merupakan makanan sehari-hari. Kesempatan kali ini tidak akan membahas tentang tugas di tempat kerja ataupun di sekolah, tetapi tugas akhir bagi mahasiswa. Karena Tugas akhir bagi mahasiswa sebagai salah satu syarat yang menentukan mahasiswa tersebut bisa lulus dari perguruan. Misalnya Tugas tersebut yaitu skripsi, tesis, dan disertasi tergantung dari tingkatan apa yang sedang sahabat Shalaazz jalani.
     
     
    Menulis karya ilmiah tidak semudah menulis fiksi, opini, ataupun esai. Penulisan karya ilmiah harus mengikuti  kaidah-kaidah yang berlaku sebagai patokan atau aturan dalam penulisan. Bahasa yang digunakan dalam menulis karya ilmiah haruslah menggunakan bahasa baku dan kalimat efektif.

    Selain itu, menulis karya ilmiah tulisannya haruslah memiliki dasar dalam kepenulisan. Proses menulis karya ilmiah juga menemui apa yang dinamakan writer’s block. Writer’s block seseorang muncul dalam waktu dan kondisi yang berbeda-beda. Namun Writer’s block ketika menulis karya ilmiah ini biasanya muncul ketika mencari referensi belum menemukan referensi yang dicari sebagai bahan menulis, dalam proses penelitian dan pengolahan datanya. Faktor lainpun juga dapat memicu timbulnya writer’s block dari penulis, misalnya karena kesehatan, kesibukan kerja, atau faktor hati dan pikiran yang tidak seimbang. Ulasan kali ini seputaran cara menulis karya ilmiah saat terjadi writer’s block.

    Berikut ini adalah tips untuk mengatasi writer’s block dalam menulis karya ilmiah di antaranya :

    1. Mencari referensi sebanyak mungkin baik dari buku maupun dari jurnal baik nasional maupun internasional. Hal tersebut berguna untuk menemukan ide-ide lain yang berhubungan dengan karya ilmiah yang sedang sahabat tulis dan menemukan keterbaruan dari karya kita.
     
    2. Membuat kerangka kepenulisan. kerangka ini berguna untuk mengarahkan penulis hal-hal apa saja yang hendak ditulis selanjutnya.
     
    3. Jangan malu untuk bertanya. Karena bertanya bukan menandakan bahwa seseorang itu tidak tahu atau tidak mengerti, namun untuk membantu menguatkan argumen yang kita miliki serta untuk membenarkan tulisan kita apabila keluar dari topik pembahasan yang kita bahas. Bertanya dapat juga membantu untuk menuangkan masalah yang kita hadapi selama menulis pada orang lain.
     
     
    4. Menulis secara bertahap. Menulis secara bertahap ini memiliki arti bahwa ketika menulis tidak harus seharian penuh tanpa mengalihkan pikiran atau bahkan sampai lupa untuk makan. Usahakan 2-3 jam untuk menulis dan istirahatkan badan.
     
    5. Meluangkan waktu. Bagi sahabat yang bekerja harus pandai-pandai untuk membagi waktu baik untuk bekerja, mengerjakan tugas kerja dan menulis karya ilmiah.
     
    6. Sediakan sesuatu hal yang membuat kalian nyaman selama dalam kegiatan menulis, misalnya tempat yang nyaman untuk menulis, mendengarkan musik, menulis sambil makan atau hal-hal lain yang membuat sahabat nyaman dalam menulis.
     
    7. Liburan. Karena liburan membantu seseorang untuk menghilangkan jenuh, malas atau hal yang mengakibatkan writer’s block. Liburan bisa membuat pikiran dan badan kita menjadi segar kembali sehingga ide akan bermunculan untuk segera menyeleseikan tulisan ilmiah.
     

    Demikian ulasan singkat mengenai cara menghilangkan writer’s block dalam menulis karya ilmiah. Silahkan berikan komentar, kritik maupun saran di bawah ya (kolom komentar) apabila ada hal-hal yang ingin kalian sobat shalaazz sampaikan. Nantikan konten-konten seputaran pendidikan dan tips-tips beasiswa lainnya. Cheers!

    Baca juga: Langkah-langkah Membuat Proposal Penelitian Kualitatif

  • Sejarah dan Ciri Khas Seragam Batik Sekolah di Indonesia

    Sejarah dan Ciri Khas Seragam Batik Sekolah di Indonesia

    Sejarah dan Ciri Khas Seragam Batik Sekolah di Indonesia – Awal bulan Oktober yakni tanggal 2 diperingati sebagai “Hari Batik Nasional”. Sobat Shalaazz sudah tahu asal nama batik dan sejarahnya? Jika kita mengaku batik adalah kekayaan Indonesia, maka wajib tau agar makin mencintai batik Indonesia.

    Batik berasal dari bahasa jawa yaitu amba dan tik yang artinya menulis titik. Membatik itu adalah teknik melukis dimulai dari titik menggunakan canting dan cairan lilin malam membentuk pola-pola yang indah di atas kain.

    Seiring berjalannya waktu, saat ini tidak hanya menggunakan teknik lukis namun juga teknik cap agar pembuatannya lebih cepat, namun kurang estetikanya daripada teknik lukis. Begitu juga ada perbedaan harga, kalau batik tulis lebih mahal daripada batik cap karena proses pembuatannya juga lebih lama dan motifnya terlihat lebih berestetika.

    Batik di Indonesia sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit, namun waktu itu hanya kalangan kerajaan yang boleh memakainya. Seiring berjalannya waktu, pekerja kerajaan memperkenalkan juga kepada warga sehingga sekarang sudah bisa digunakan oleh semua kalangan. Saat itu mulai terkenal saat mantan Presiden Soeharto memberikan cedera mata batik pada  tamu dari Belanda, lalu juga memakainya saat menghadiri acara PBB.

    Baca juga: Asyik Belajar di Cagar Budaya, Jogja Library Center

    Batik menjadi seragam pegawai dan juga siswa. Tujuannya selain sebagai identitas adalah untuk menghindari kesenjangan sosial, sehingga semuanya sama memakai batik ke sekolah pada hari yang ditentukan. Sebenarnya batik itu sudah digunakan sebagai seragam sekolah waktu masa penjajahan Jepang.

    Bahkan STOVIA (sekolah khusus pribumi saat kolonial penjajahan Hindia Belanda) sudah ada yang menggunakan kain jarik dari Jawa dan blangkon. Hingga akhirnya dijadikan seragam wajib sekolah mulai 2009.

    Seragam Batik Sekolah di Berbagai Daerah

    Sobat Shalaazz perlu tau bahwa ada beberapa kota di Indonesia yang mempunyai ketentuan sendiri mengenai seragam batik sekolah, antara lain:

    a. Pamekasan

    Salah satu kabupaten yang ada di Madura mewajibkan seragam batik bahkan mulai dari tingkat TK sampai SMA. Warna batiknya berbeda sesuai tingkatan sekolahnya. Jadi, tidak heran jika di Pamekasan banyak memiliki motif batik tulis yang indah.

    b. Yogyakarta

    Berbeda halnya dengan sekolah lain, kalau di Yogyakarta ada yang membebaskan siswanya menggunakan batik karyanya sendiri. Jadi motifnya dibuat sendiri, dalam satu kelas akan memakai batik dengan motif yang berbeda-beda sehingga semakin menampilkan salah satu kekayaan Indonesia.

    Batik pernah diklaim sebagai aset negara lain, namun saat ini sudah kembali lagi menjadi milik nasional. Mari jaga ekstensi batik Indonesia yang sudah mendunia. Jadi, mulai saat ini jangan malu memakai batik. Banggalah bahwa kamu memesona dengan batik Indonesia.

  • Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0

    Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0


    Merintis Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 -Halo sobat Shalaazz,  Sangat menarik ketika berbicara Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0. Dimana Era ini membutuhkan kemaksimalan dalam produktivitas kerja.

    Namun, seringkali ketika mencoba memaksimalkan produktivitas kerja itu terganggu dengan hambatan diri sendiri. Nah, melihat hambatan tersebut bertanya pada diri sendiri untuk menjawab Sudah sejauh manakah Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 sambil menunjangnya dengan kualitas pendidikan yang tinggi? Berikut jawabannya di bawah ini ya!

    Baca juga: Kolaborasi Design Thinking Dalam Pendidikan Generasi Milenial Z

    Tips Karier Milenial di Era Revolusi Industri 4.0

    Pertama, tentunya dalam berproses dalam pendidikan. Pastinya, mendapatkan kendala yang banyak. Apalagi dengan melihat kondisi keuangan yang menipis di tengah-tengah perjalanan dalam menempuh pendidikan. hal inilah yang akan menganggu pikiran dan membuat teman-teman milenial tidak fokus terhadap pendidikan yang sedang dibangun.

    Nah, untuk mencegah putusnya pendidikan teman-teman bisa mengeluarkan hobinya sebagai kebutuhan untuk memperoleh penghasilan. misalnya, teman-teman memiliki hobi jualan bisa nih buat menawarkan barang dagangan orang lain dengan tanpa modal. Karena, sudah era Revolusi Industri 4.0 tentunya menggunakan digital dalam melakukan sesuatu. Nah, teman-teman bisa menggunakan digital itu untuk mendapatkan penghasilan.

    Baca juga: Cara Membangkitkan Generasi Akal Sehat Milenial

    Kedua, tentunya ketika teman-teman sudah tak memiliki hobi apapun nih. Namun, teman-teman merasa memiliki keahlian tersendiri dari yang lain. Keahlian Fotografi, Design,Menulis, dan hal lainnya. Nah, teman-teman bisa gunakan keahlian tersebut untuk mengikuti kompetisi atau menggunakan keahlian tersebut untuk memperoleh penghasilan di sela-sela pendidikan.

    Ketiga, untuk memperoleh hasil yang maksimal teman-teman harus harus meniru perbuatan positif dan mengembangkan segala potensi yang ada dalam diri teman-teman untuk mencari penghasilan sendiri dengan tidak meminta lagi kepada orang tua. Apalagi terhadap teman-teman yang sedang putus harapan karena tidak memiliki keuangan dari siapapun.

    Oleh karena itu, Karier Milenial ditentukan oleh kemampuan diri pribadi untuk terbang lebih jauh dari teman-teman yang lain. Bagaimana sobat Shalaazz? Menjadi orang-orang yang luar biasa dalam hal ruhani, materi, dan bisa berpeluang mendapatkan kebermanfaatan yang bukan hanya untuk diri sendiri melainkan juga orang banyak.

  • Fase 2 Pembelajaran Bahasa Arab Yang Efektif

    Fase 2 Pembelajaran Bahasa Arab Yang Efektif

    السلام عليكم ورحمةالله وبركاته   الحمد لله الذي جعل اللغة العربية أفضل اللغات وأغناها، والصلاةوالسلام على سيدنا ومولانامحمد الذي افصح من نطق اللغة الضاد،وعلى اله وصحبه والتابعين لهم بإحسان الى يوم الدين    

    Fase 2 Pembelajaran Bahasa Arab Yang Efektif – Halo sobat Shalaazz, Bahasa Arab adalah bahasa yang paling afdal karena bahasa ini lah yang digunakan Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasallam sebagai wasilah berinteraksi sosial, maka tak heran jika banyak yang mempelajarinya tercatat bahwa bahasa Arab dipelajari hampir 2/3 penduduk bumi. Baru baru ini viral bangsa Eropa dan Tiongkok berbondong-bondong mempelajarinya.

    Keindahan Bahasa Arab

    Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat indah sehingga banyak sastrawan yang terkagum kagum atas keindahannya bukti yang paling menonjol bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang paling indah yaitu adanya Al Qur’an yg tiada habisnya keindahannya baik bacaannya tata bahasanya apa lagi isi kandungannya Dan banyak lagi keindahannya

    Manfaat Belajar Bahasa Arab

    Bahasa adalah alat bertukar informasi dan interaksi dari zaman ke zaman. Bahasa Arab tergolong bahasa yang mudah dipahami bahkan bahasa orang terdahulu pun masih bisa kita pahami sampai sekarang.

    Oleh karenanya banyak para menteri luar negeri di berbagai negara menggunakan bahasa Arab sebagai alat bertukar informasi di Andaikan pengunaaan bahasa lainnya Dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya.

    Baca Juga: Ulasan Lengkap: Perlukah Kursus Bahasa Jerman?

    Nah saat kita sudah Mempunyai rasa cinta dengan bahasa Arab maka akan mudah untuk mempelajarinya, Pernahkan sobat Shalaazz merasa bosan saat berada dengan kekasih yg dicintai? Tentu tidak bahkan walaupun sehari semalaman bersamanya tak kan pernah bosan.

    Begitu juga saat bersama orang yang dibenci jangankan bersamanya mendengar namanya saja sudah gelisah dan resah apalagi sampai berkumpul dan bercengkrama.  

    Tips dan trik mempelajari bahasa Arab dengan mudah dan gampang

    Pada artikel kali ini Al faqir ingin membagikan tips dan trik mempelajari bahasa Arab dengan mudah dan gampang, berikut fase-fase pembelajaran bahasa Arab yg efektif

    1.Cinta

    2.Menghafal Mufrodat

    3.Banyak Mendengar Ucapan Orang Arab

    4.Memperaktekannya  

    Fase Belajar Bahasa Arab

    1. Cinta

    Saat kita ingin mempelajari bahasa Arab maka yang perlu kita lakukan adalah mencintai bahasa Arab terlebih dahulu agar pembelajarannya lebih mudah dan menyenangkan, pertanyaannya bagaimana cara mencintai bahasa Arab? Seperti pepatah yg sering kita dengar “Tak kenal maka tak sayang”  

    Maka kenalilah Bahasa Arab tersebut dari Kelebihannya, Keindahannya, Manfaatnya dan Apapun yang berkaitan dengannya   Sedikiti saya paparkan Kelebihan Bahasa Arab Bahasa Yg disukai nabi Muhammad Saw  

    Sabda nabi:   ‎أحبوا العرب لثلاث: لأني عربي، والقرءان عربي، وكلام أهل الجنة عربي  

    Aku mencintai bahasa Arab karena tiga hal: karena aku orang Arab, Quran menggunakan Bahasa Arab, dan Bahasa Arab menjadi bahasa surga   dan banyak lagi kelebihan-kelebihan yang lain  

    3. Menghafal Mufrodat

     Saat memulai menghafal Mufrodat tentukan target kalian, jangan terlalu banyak/terlalu sedikit misal menghafal perhari 6 Mufrodat yg terbagi menjadi 3 kalimat isim dan 3 kalimat fiil dan usahakan kalian setor hafalan pada guru atau teman kalian, dan jangan sampai libur saat lupa langsung di qodo’ Menghafalah kalimat2 yg ada disekitar terlebih dahulu, tulis di buku notes, dan jangan menghafal langsung dari kamus  

    3. Banyak Mendengar Ucapan Orang Arab

    Seperti yg sering kita dengarkan bahwa pelajar bahasa Banyak yg bisa karna sering mendengarkan bahasa tersebut,seperti halnya seorang bayi dia bisa berbicara karna banyak mendengar dan menirunya, di Era 4.0 sangat mudah bagi kita untuk mendengarkan ucapan/ percakapan Orang Arab baik dari YouTube Instagram dll sebagainya gunakan semua fasilitas yang ada untung membiasakan telinga kita mendengar ucapan mereka dan menirukannya   Minimal perhari luangkan waktu setengah-1jam

    4. Memperaktekkannya

    Saat kita sudah menghafal Mufrodat dan banyak mendengar bahasa Arab maka yg harus kita lakukan adalah memperaktekkannya, dengan cara tidak menapai bahasa lain selain bahasa Arab saat kita sudah tau kalimat tersebut walaupun di campur misalnya kita sudah tau bahasa arahnya rumah البيت pergi ذهب maka ketika kita ingin mengucapkan aku ingin pergi ke rumah nanti katakan saya ذهب ke البيت nanti   dan juga bentuk kelompok 3-5 orang.

    Tentukan tema untuk saling berbicara dengan bahasa Arab minimal percakapan selama 10 menit dengan tema yg berbeda2 setiap harinya dan catat semua kalimat yg belum tau artinya kemudian carilah di kamus   Carilah teman Chat Orang Arab untuk kalian Ajak kenalan dan berdiskusi dengannya      

    Sekian Terima Kasih   والله اعلم بالصواب   والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته    

    Penulis Barizi bin Zaen

  • Motivasi Rumah Adalah Tempat Sekolahku

    Motivasi Rumah Adalah Tempat Sekolahku

    Motivasi Rumah Adalah Tempat Sekolahku – Rumah merupakan suatu tempat untuk semua orang pulang. Rumah menjadi tempat ternyaman untuk sebagian anak, namun rumah bisa menjadi tempat yang enggan untuk pulang.

    Di dalam benak sobat Shalaazz mungkin timbul berbagai pertanyaan seperti mengapa dan bagaimana. Anak akan menjadikan rumah sebagai tempat ternyaman dan tempat untuk mereka pulang apabila di dalam rumah tersebut ada kehangatan yang tercipta dari anggota keluarga, utamanya adalah orangtua.

    Orangtua menjadi sandaran pertama bagi anak, tempat mengadu segala keluh kesahnya serta tempat anak untuk mencari perlindungan ketika anak merasa tidak aman dan kurang nyaman. Sebagaimana yang sobat Shalaazz ketahui bahwa pendidikan memiliki tiga pilar utama untuk membangun karakter anak agar menjadi penerus bangsa yang  unggul, berbudi, serta berwawasan.

    Baca juga: 11 Kata Motivasi Belajar Dari Tokoh Dunia Bikin Semangat

    Tiga pilar tersebut yaitu Rumah, Sekolah, dan Lingkungan. Ketiganya memiliki hubungan yang erat dalam membentuk anak. Namun, ada salah satu diantara ketiganya yang menjadi dasar menjadi apakah anak tersebut nantinya.  

    Rumah menjadi sekolah pertama bagi anak, anak belajar pertama berasal dari rumah. Orangtua menjadi guru pertama dan utama bagi anak. Oleh karenanya, dalam undang undang sistem pendidikan nasioanal nomor 20 tahun 2003, bab 1 pasal 1 ayat 13, menyebutkan bahwa “Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.” Selanjutnja pasal 27 ayat 1 mempertegas bahwa “Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.” 

    Kegiatan informal yang biasa dilakukan yaitu kegiatan Home Schooling. Homeschooling bukan berarti sekolah di pindah kerumah atau rumah di desain seperti sekolah. Homeschooling merupakan sebuah model pendidikan di mana orangtua memilih bertanggung jawab sendiri dalam penyelenggaraan pendidikan anaknya.  

    Baca juga: Motivasi: Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 Sempurna

    Orang tua terlibat langsung dalam kegiatan belajar anaknya, sehingga orangtua harus lebih dahulu merubah mindset mereka untuk belajar lebih maju bersama anaknya. Hal yang perlu orangtua Homeschooling lakukan yaitu menyiapkan anak menjadi pembelajar mandiri (self-directed learner). Pembelajaran yang dilakukan tidak hanya dengan mneggunakan buku-buku saja, tetapi bisa dilakukan dengan pembelajaran berbasis proyek (project based learning) atau bahkan bisa dilakukan melalui perjalanan (travel learning). 

    Orangtua Homeschooling dapat memantau secara langsung kegiatan apa saja yang dilakukan oleh anak. Orangtua dapat mengarahkan anak secara langsung. Peran serta orangtua sangat menentukan pendidikan anak-anak mereka.

    Adanya Homeschooling mampu membuat anak-anak belajar lebih nyaman, aman, dan menyenangkan. Anak-anak Homeschooling dapat memperoleh ijazah dengan cara mengikuti ujian kesetaraan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

    Ujian kesetaraan meliputi ujian paket A (setara dengan jenjang SD), paket B (setara dengan jenjang SMP), paket C (setara dengan jenjang SMA). anak-anak yang telah mengikuti ujian kesetaraan paket C dapat melanjutkan ke perguruan tinggi yang di impikan baik swasta maupun negeri.

  • Kenali Gaya Belajar Yang Pas Seorang Introvert

    Kenali Gaya Belajar Yang Pas Seorang Introvert

    KENALI GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT
    Kenali Gaya Belajar Yang Pas Seorang Introvert – Istilah introvert mungkin menjadi salah satu istilah yang jarang terdengar ditelinga kita. Adapun jika kita pernah mendengarnya, mungkin itu hanya sekedar istilah yang sekedar lewat ditelinga. Lalu apa sebenarnya introvert itu?
    Introvert merupakan istilah dalam kamus psikologi untuk menggambarkan salah satu tipe kepribadian seseorang. Sebenarnya tidak hanya manusia sih, hewanpun bisa memiliki kepribadian introvert. Namun fokus bahasan kita buka pada hewan ya.
    Introvert dalam kamus psikologi diartikan sebagai suatu kecenderungan sikap seseorang dalam memaknai lingkungannya dengan berorientasi pada dirinya sendiri, Dalam arti lain, seorang introvert lebih senang menjalani kesehariannya dengan aktivitas yang dilakukannya sendiri.

    Untuk lebih dekat dalam mengenal seorang introvert, berikut ciri-ciri umum yang dimilikinya:

    • Suka menyendiri dan pendiam.
    • Tidak menyukai basa basi
    • Lebih menyukai hang out dengan jumlah orang yang sedikit
    • Banyak berpikir sebelum bicara
    • Selektif dalam bergaul
    • Peka terhadap lingkungannya
    • Suka menulis
    • Tertawa seadanya
    • Konsisten jika berteman
    • Tidak nyaman berlama-lama ditempat yang ramai
    Itulah beberapa ciri umum yang dimiliki oleh seorang introvert. Apakah sobat Shalaazz seorang introvert? silahkan dijawab berdasarkan ciri-ciri diatas ya.

    Nah, lalu bagaimana sih gaya belajar yang dimiliki oleh seorang introvert?

    1.  Seorang introvert tidak menyukai metode belajar kelompok.

    KENALI GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT
    Bagi seorang introvert, keramaian adalah pemicu utama stres bagi dirinya. mungkin bagi sebagian orang, suasana belajar kelompok adalah sesuatu yang menyenangkan. tapi tidak untuk seorang introvert. Seorang introvert lebih menyukai belajar dengan metode diskusi individual.

    2. Menyukai suasana belajar tengah malam.

    KENALI GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT
    Malam mungkin mungkin menjadi waktu terbaik untuk istirahat bagi  setiap orang. Namun khusus bagi seorang introvert, malam adalah waktu terbaik untuk belajar. Seorang introvert merasa bahwa keheningan suasana malam bisa memudahkan ia dalam memahami apa yang dipelajarinya.
    Jadi jangan heran ya jika melihat seorang introvert terlihat tidur dikelas pada siang hari atau mungkin terlihat sering menguap. Nah, salah satu penyebabnya yaitu karena ia lebih senang dengan aktivitas tengah malam.

    3. Malu untuk bertanya lansung perihal yang tidak diketahuinya.

    KENALI GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT
    Akan sangat mudah mengetahui mimik wajah seorang introvert ketika tidak mengetahui sesuatu hal. mereka cenderung terlihat bingung namun ketika ditanya perihal apa yang tidak diketahuinya, mereka lebih memilih menyembunyikannya.
    Mereka merasa malu untuk menyampaikna itu dan lebih memilih untuk mencari tahu sendiri atau mengajak diskusi lansung seseorang yang dianggapnya sangat dekat.

    4.  Tidak suka mencontek dan copy paste

    KENALI GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT
    Nah, ini mungkin sesuatu yang terlihat wow dari seorang introvert. Seorang introvert sangat percaya terhadap apa yang ada didalam dirinya. mencontek dan copy paste bukanlah bagian dari prinsip hidupnya.
    Seorang introvert tergolong pekerja keras dalam mencari sesuatu hal baru dan hal yang tidak diketahuinya. Oleh karena itu, jangan heran jika disaat ujian seorang introvert lebih terlihat tenang dan diam dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan.
    Itulah sebagian dari GAYA BELAJAR YANG PAS SEORANG INTROVERT. Apakah sobat Shalaazz seorang yang introvert?
  • Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren Abad 21

    Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren Abad 21

    Hai sobat Shalaazz, Sejak diturunkannya wahyu pertama kepada sosok yang menjadi tolak ukur keteladanan manusia, yakni Rasulullah ﷺ beliau menerima wahyu pertama yaitu iqra “bacalah”, membaca adalah pondasi berkualitasnya sumber daya manusia. Ketika kita membaca pengetahuan atau keilmuan yang bersumber dari Allah SWT, kita akan tersadarkan untuk lebih peka membaca diri sendiri, membaca lingkungan, membaca karunia Allah.  

    Semakin kita sadar akan potensi yang kita miliki dengan cara mengkaji diri, maka tergeraklah untuk mengoptimaslkan segala potensi yang dititipkan. Membaca adalah kewajiban, begitu pun dengan belajar adalah kewajiban setiap manusia.

    Pembelajaran yang didapatkan di Sekolah haruslah yang bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah ﷻ. Lalu pertanyaannya, Sekolah yang bagaimanakah yang bisa menjadi dualisme pengetahuan yang seimbang antara dunia dan akhirat?

    Jawabannya adalah Sekolah berbasis pesantren.   Karena Sekolah yang dipadu padankan dengan sistem pesantren akan menjadi dualisme pengetahuan yang kaya akan budi pekerti, akhlak dan wawasan umum. Jika memang dapat ditempuh keduanya kenapa tidak?

    Di Indonesia sangat menjamur Sekolah berbasis pesantren, entah itu pesantren tradisional maupun modern. Karena zaman sekarang banyak sekali pesantren salaf yang mendirikan sekolah formal, begitupun dengan pesantren modern yang memang didirikan atas  kesadaran pentingnya sekolah berbasis pesantren.  

    Keunggulan Sekolah berbasis pesantren yang paling dominan yaitu setiap siswa ditempa untuk mengedepankan akhlak dalam segala hal, akhlak & budi pekerti yang baik. Pengetahuan umum juga penting diajarkan, jika pondasinya baik maka siswa akan lebih tangguh menghadapi tantangan zaman. Abad 21 ini generasi milenial semakin memicu diri untuk bisa bersaing dan kompetitif dalam segala bidang.  

    Tanpa sadar, terkadang keroposnya keimanan juga turut mengiringi, akibat banyak tekanan hidup yang serba cepat. Maka dari itu, hadirnya Sekolah berbasis pesantren menjawab tantangan tersebut, siap menempa calon manusia-manusia yang unggul.

    Ditempa lahir bathin demi mewujudkan keharmonisan jasmani dan rohani, keseimbangan hidup antara dunia dan mempersiapkan bekal akhirat. Karena sejatinya kebahagiaan hakiki hanyalah menyerahkan sepenuhnya hidup dan mati kita hanya untukNya. Lillahita’ala.  

  • [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar?

    [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar?

     
     
    [TIPS] Bagaimana Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar? – Shalaazz- Terkadang yang sudah lulus kuliah terasa bingung harus kemana? Mungkin sobat Shalaazz merasa tidak memiliki informasi yang cukup untuk melanjutkan kuliah S2. Nah, tenang disini ada informasi mengenai gambaran yang pernah kuliah di Universitas Al-Azhar. Simak informasinya di bawah ini ya.
    Universitas Al-Azhar yang terletak di Kairo, Mesir dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua di dunia dan sebagai universitas agama paling penting di dunia Islam. Peradaban islam terbilang lebih maju dibandingkan peradaban barat.
    Kehadiran Al- Azhar terbukti sangat berperan terhadap kemajuan peradaban islam, karena lembaga pendidikan tinggi bangsa barat baru didirikan sekitar 2 abad setelah Sejarah Berdirinya Al-Azhar.
    Beralih ke sistem di Al-Azhar sangatlah unik dan berbeda dengan yang lainnya. Kebanyakan universitas sekarang telah memberlakukan sistem yang modern dan canggih untuk memonitor pelajarnya, tetapi Al-Azhar tetap memilih menggunakan sistem klasik mereka. Karena itu salah satu ciri khusus dari universitas Al-Azhar yang wajib untuk dipertahankan.
    Al-Azhar sendiri memberlakukan sistem pelajaran dengan jenjang 4 tahun, tidak adanya absensi di kelas-kelas, dan mahasiswa bebas memilih pelajaran dan guru yang ingin dituju. Sekilas, sistem seperti itu memang terlihat tidak kondusif dan rancu, tetapi ada beberapa makna dan maksud dibalik sistem yang telah diterapkan itu. Bahasa yang digunakan di dalam ruangan ialah bahasa arab resmi fusha kalau lingkungan masyarakat biasa menggunakan bahasa arab amiyah.
    Al-Azhar juga menggunakan sistem sanad (riwayat) dimana para murid bertatap muka dengan guru untuk menuntut ilmunya dan para murid tentunya akan diuji juga seberapa jauh ia menguasai ilmu yang diberikan. Selain menimba ilmu di kelas, para murid juga dihimbau untuk menimba ilmu melalui halaqah-halaqah di masjid Al-Azhar.
    Selain itu, Al-Azhar juga memiliki ruang kelas yang sederhana dengan menggunakan meja dan bangku panjang yang biasanya diduduki oleh 5 – 7 orang. Hal inilah yang mengajarkan murid-muridnya untuk bersifat sederhana. Nahhh itu seputar pendidikan di Al-Azhar.
    Untuk sistem ujian di Al-Azhar, universitas ini menggunakan sistem paket, dimana nilai mata kuliah yang diujikan pada saat semester genap dan ganjil disatukan. Bagi murid yang gagal dalam lebih dari 2 pelajaran, maka akan diulang kembali selama setahun.
    Sedangkan murid yang hanya gagal dalam 1 atau 2 pelajaran, tetap dinyatakan lulus dengan ujian ulang mata pelajaran tersebut saja. Meskipun, Al-Azhar terlihat memiliki sistem ujian dan penilaian yang ketat, universitas ini tetap ingin mengajarkan kesungguhan dan keseriusan dalam menimba ilmu pada murid”nya.
    Perasaan ketika menimba ilmu di Al-Azhar itu enak dan gampang-gampang susah. Dapat menikmati hal-hal yang ada di negeri seribu menara. Misalnya, peninggalan salahuddin al ayyubi.

    Langkah Menuju Universitas Al Azhar Kairo Mesir

    Yang pertama adalah Luruskan niat. Menuntut ilmu di universitas Al Azhar bukanlah hal yang mainstream, maka dari itu perlu adanya niat yang baik, Karena akan sia-sia kuliah jauh jauh akan tetapi dengan tujuan yang tidak baik,itu hanya akan menghabiskan waktumu,dan tidak akan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
    Yang kedua adalah ridho dari orang tua dan guru. Karena hal ini berpengaruh besar dalam kelancaran dalam perjalanan yang akan di tempuh. Sedikit menengok kebelakang, banyak orang orang cerdas akan tetapi sirna begitu saja tanpa manfaat karena tidak di ridhoi oleh orang tua ataupun guru.
    Yang ke tiga adalah pelajari soal-soal yang 5 tahun sebelumnya.
    Yang keempat adalah perhatikan aspek penilaian pada seleksi ini adalah : Tes Tertulis 75%,sedangkan Tes Lisan hanya 25%,tes lisan sendiri pun bukan hanya hafalan Al-Qur’an saja, ada juga muhadatsah dan fahmil maqru. Maka dari itu perlu kejelian menentukan mana yang harus di prioritaskan.
    Berikut ini sedikit gambaran aspek penilaian seleksi timur tengah tahun 2018. Kalau tes hafalan, biasanya hanya minimal 2 juz untk S1 dan S2 minimal 7 juz, S3 15 juz
    Terakhir, jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Sebab segala sesuatu itu keputusannya ada pada kehendak Alloh. Yakinlah kekuatan doa dapat merubah segalanya
  • Tips Resolusi Untuk Pelajar/Mahasiswa di Tahun Baru Hijriyah

    Tips Resolusi Untuk Pelajar/Mahasiswa di Tahun Baru Hijriyah

    Tips Resolusi Untuk Pelajar/Mahasiswa di Tahun Baru Hijriyah – Halo sobat Shalaazz, Kehidupan ini sebuah perjalanan yang  akan terus berjalan hingga sampai tujuan. Manusia layaknya musafir yang berkelana mencari jati diri. Mereka akan melalui perjalanan detik demi detik yang berganti menit lalu berganti jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun. Apa yang kita rasakan seiring berjalannya waktu ?. Kebahagian atau justru kesedihan?  

    Selama ini manusia sering bersuka cita menyambut tahun baru, padahal jatah hidup kita semakin berkurang. Lantas pernah terbesit tidak apa yang sudah kita lakukan selama ini ?. Ini bukan soal berapa lama kita hidup, tetapi untuk apa hidup kita selama ini.   

    Kita pasti sering membuat resolusi di tahun baru masehi, namun ada yang melupakan resolusi tahun baru hijriyah. Padahal tahun baru hijriyah merupakan momentum yang paling baik untuk intropeksi diri atas perbuatan yang dilakukan selama setahun lalu. Coba kita merenungi sebagai aktor atau aktris di panggung sandiwara yang memerankan skenario dari Allah سبحانه و تعالى, apakah kita memilih menjadi protagonis atau bahkan antagonis?  

    Layaknya sutradara, Allah سبحانه و تعالى akan memberikan peran itu sesuai kemampuan pemeran. Jika kita tidak bisa berbuat baik, jangan salahkan sutradara jika menjadikan pemeran penjahat. Ikhtiarnya untuk menjadi pemeran hidup yang baik adalah berusaha mempelajari dan menjalankan kebaikan tersebut.   

    Baca juga: Siapa Bapak Pendidikan Islam di Indonesia?

    Kembali lagi pada topik awal tentang tahun baru hijriyah. Lembaran kertas demi kertas sudah tercatat nilai tinta merah atau hitam yang akan menjadi raport amalan tahunan. Layaknya anak sekolah, jika banyak angka merah berarti bisa dinyatakan tidak naik kelas. Begitu juga kita sebagai manusia berarti proses hidup selama setahun tidak mengangkat untuk naik level dari berbagai segi kehidupan. Lantas apa yang bisa kita lakukan ?

    Boleh menyesal di akhir, tapi jangan hanya berpangku tangan. Ayo bergerak dan hijrah.  Dalam Q.S. Al-Baqarah: 218  kita sudah diperintahkan untuk hijrah yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.   

    Arti Hijrah yang Sesungguhnya

    Makna hijrah ada dua berdasarkan jenisnya, yaitu hijrah makaniyah dan hijrah maknawiyah. Adapun hijrah makaniyah adalah berpindah dari satu tempat ke tempat lain yang dicontohkan oleh Rasullulah ﷺ dan sahabatnya yang pindah dari kota Mekkah ke Madinah, serta peristiwa Isra’ Mi’raj juga termasuk perpindahan Rasululullah ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk mendapatkan perintah shalat lima waktu dari Allah سبحانه و تعالى.

    Sedangkan arti hijrah maknawiyah adalah mengubah diri untuk meraih rahmat dan keridhaan Allah سبحانه و تعالى. Jadi, hijrah harus memenuhi dua syarat yaitu sesuatu yang ditinggalkan dan sesuatu yang ditujunya (tujuan).    Tahun baru hijriyah kali ini sobat shalaazz bisa membuat resolusi hijrah. Mengapa demikian?

    Jika merasa belum optimal melaksanakan resolusi tahun kemarin, jadi resolusi itu adalah sebuah keputusan untuk mencapai tujuan. Tidak selamanya resolusi harus dimulai dari 0, bisa melanjutkan resolusi kemarin yang belum tercapai. Jika kita punya resolusi maka sikap dan perbuatan akan lebih terarah dan jelas karena mempunyai pegangan hidup. 

    Tips 5 Resolusi Pelajar di tahun baru hijriyah: 

    1. Hijrah Maknawiyah (pindah dari satu tempat ke tempat lain).

    Mulai berencana mengikuti Student Exchange Program atau Short Course di negara lain atau kampus lain untuk belajar atau mengikuti pelatihan.  

    2. Hijrah I’tiqadiyah (keyakinan).

    Memantapkan keyakinan benar yang dimiliki serta membuang keyakinan yang tidak rasional. Mulailah mencari guru spiritual atau lainnya.   

    3. Hijrah Fikriyah (pemikiran)

    Menggunakan pemikiran baik sesuai disiplin ilmu atau tidak untuk memecahkan permasalahan. Hal ini melalui banyak membaca dan diskusi.

    4. Hijrah Syu’uriyyah (Penampilan)

    Merubah penampilan dari yang tidak rapi menjadi rapi, tunjukkan sisi terbaik diri agar orang lain tertarik untuk berinteraksi.  

    5. Hijrah  Sulukiyyah (Tingkah Laku/Kepribadian).

    Merubah tingkah laku yang tidak baik menjadi baik dan menghilangkan kepribadian baper untuk mayoritas kalangan pelajar.    Begitulah kira-kira resolusi yang bisa diterapkan sobat pelajar di tahun hijriyah ini. Mari membuat resolusi lain juga untuk kehidupan yang lebih baik. Berani berbuat resolusi, maka berani bertanggung jawab mewujudkan.

    Resolusi bukan hanya tulisan impian di kertas yang dipajang di dinding kamar atau lainnya, tapi sebagai alarm pengingat diri akan target yang akan kita capai. Semangat terus hijrah di Jalan Allah سبحانه و تعالى.