Category: Pendidikan

  • Cara Membagi Tugas, Break Down You’re Task

    Cara Membagi Tugas, Break Down You’re Task

    Tugas menjadi salah satu kewajiban yang harus diselesaikan oleh setiap individu. Entah itu tugas dalam dunia pendidikan, pekerjaan, bisnis, bahkan sampai dunia rumah tangga. Tugas datang dengan berbagai cara. Ada yang datang secara berkala, ada juga yang datang di saat waktu tertentu saja.  Akan tetapi, tugas yang datang secara bertubi-tubi seringkali membuat kita bingung, cemas, panik bahkan tak sedikit diantara kita mengalami stress dan depresi. Nah…. bagi kamu yang sering merasakan hal demikian, dan masih merasa bingung ketika harus mengelola dan mengendalikan tugas-tugasmu. Ada beberapa tips yang bisa kamu aplikasikan, agar kamu bisa break down tugas-tugasmu.

    Apa sih tips nya? Yuk, langsung saja simak penjelasan berikut !

    1. Lakukan brainstroming

    Tugas yang tercecer dimana-mana, sering kali membuat kamu merasa kesulitan dan bingung ketika harus memulainya dari mana. Ketika semua tugas menumpuk dan bercampur aduk dengan tugas-tugas lainnya, kamu akan merasa kewalahan untuk mengerjakan tugas-tugas berikut. Agar kamu dapat mengendalikan semua tugas-tugas mu, kamu harus menulis semua agenda dan tugas yang harus dikerjakan. Semua agenda tersebut bisa kamu tulis di dalam buku, catatan, memo, bahkan catatan yang terdapat di aplikasi handphone.

    2. Breakdown tugas

    Nah, setelah semua tugas kamu tulis di dalam satu catatan besar. Kamu dapat mengelompokkan semua tugas ke dalam kelompok-kelompok kecil. Kemudian, memilah tugas-tugas tersebut dari yang paling kompleks hingga paling detail. Misalnya kamu mendapat tugas kuliah untuk menulis resume dan mengerjakan latihan soal. Kamu dapat mengelompokkan kedua tugas tersebut, dalam satu kelompok. Karena keduanya memiliki karakter yang masuk kedalam satu bidang yang sama. Break down tugas ini bisa membantu mu mengukur dan mengelola tugas-tugas yang harus dikerjakan.

    Baca juga: Perhatikan Hal Berikut, 4 Tips Belajar Efektif

    3. Priority scale

    Langkah selanjutnya adalah membuat skala prioritas dari masing-masing tugas yang telah dikelompokan. Skala prioritas ini sangat penting dilakukan untuk mengatur tugas-tugas yang harus dikerjakan berdasarkan tingkat urgensinya. Misalnya kamu membagi tugas-tugas mu ke dalam 4 skala. Pertama, kamu membuat skala penting dan genting. Kedua, membuat skala penting namun tak genting. Kemudian, kamu membuat skala tak penting namun genting. Terakhir kamu membuat skala yang tak terlalu penting, namun juga tak terlalu genting. Nah.. dengan adanya skala prioritas ini kamu dapat memilah tugas-tugas mana yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu. Dan tugas-tugas mana yang tak mesti dilakukan dengan segera. Skala prioritas ini dapat membantumu mengendalikan tugas-tugasmu, sesuai dengan target dan waktu yang diharapkan.

    4. Membuat to do list

    Banyak nya agenda/tugas yang harus dikerjakan, terkadang membuat kita memikirkan banyak hal. Tak sedikit diantara kita merasa bingung, terhadap apa yang harus kita lakukan. Meskipun kamu sudah mencoba melakukan 3 hal diatas, namun kamu masih merasakan hal demikin… Nah, setelah kita berusaha mengelola dan mengendalikan tugas-tugas tersebut, kamu juga perlu membuat to do12 Sekolah Pilot Terbaik di Indonesia, Beserta Persyaratannya list dalam catatan kecil, buku, atau aplikasi handphone. To do list merupakan sebuah catatan yang dibuat untuk mengatur dan menyusun agendamu, baik perhari maupun perminggu. To do list inidapat membantumu mengatur diri sendiri untuk melakukan sesuatu sesuai target dan harapan.

    Baca Juga: Lakukan 4 Tips In menghilangkan Demam Panggung

    5. My superheroes time

    Setelah membuat agenda yang telah tersusun sedemikian rupa, kamu juga harus mengetahui karakter dirimu sendiri dalam mengerjakan tugas. Apakah kamu termasuk tipe orang yang senang mengerjakan tugas di malam hari (night owl)? ataukah kamu termasuk tipe orang yang senang mengerjakan tugas di pagi hari (early bird)? Nah, setelah mengetahui karakter dirimu sendiri. Kerjakanlah tugas secara maksimal di waktu-waktu tersebut. Karena di waktu-waktu tersebut, energi dan minat dirimu untuk melakukan sesuatu sangatlah besar. Sehingga, akan memudahkanmu dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas.

  • Inovatif! Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran

    Inovatif! Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran

    Halo sobat Shalaazz, persoalan limbah yang terjadi di Negeri Indonesia ini ternyata masih menempati urutan tertinggi dalam sederetan permasalahan di dalam negeri. Hasil analisis riset yang dilakukan oleh Sustainable Waste Indonesian mengungkap bahwa permasalahan limbah di Indonesia yang masih tidak terkelola mencapai 24%, dimana sekitar 65 juta ton limbah termasuk limbah organik terus menumpuk hingga membendung lautan limbah.

    Sehingga, 15 juta ton limbah yang tidak dikelola mencemari ekosistem dan lingkungan. Jenis limbah yang paling banyak berceceran adalah limbah organik yang jumlahnya mencapai 60%. Sebagai warga negara Indonesia, sudah sepatutnya kita memperhatikan persoalan limbah dengan serius. Perhatian kita terhadap permasalahan limbah sangat menentukan kondisi Indonesia dimasa mendatang. Salah satu upaya terdekat yang dapat kita lakukan adalah mengolah kembali limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

    Langkah Mengurangi Limbah yang Membludak

    Limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk pertanian, bahan metana dan biogas. Namun, tahukah anda bahwa limbah organik pun dapat diolah menjadi produk berupa barang pakai? Kini, limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi barang yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti produk kerajinan yang menarik. Selain itu, limbah organik pun dapat diolah menjadi sarana edukasi. Limbah organik berupa dedaunan kering dapat diolah menjadi media pembelajaran.

    Media pembelajaran sebagai salah satu komponen pembelajaran tidak luput dari sistem pembelajaran secara menyeluruh. Pemanfaatan media merupakan bagian yang dapat diterapkan seorang tenaga pendidik dalam pembelajaran di kelas. Penggunaan media pembelajaran dapat membangkitkan keinginan dan minat peserta didik terhadap rangsangan kegiatan belajar dan berpengaruh terhadap psikologis positif peserta didik.

    Urgensi Sebuah Media Pembelajaran

    Dalam orientasinya, penggunaan media sangat membantu keaktifan proses belajar dan meningkatkan penyampaian pesan pelajaran pada saat itu. Media pembelajaran juga membantu peserta didik dalam meningkatkan pemahaman, serta menyajikan data dengan menarik dan terpercaya. Media pembelajaran besar pengaruhnya terhadap indra yang dimiliki manusia. Selain itu, media pembelajaran dapat membangkitkan rasa gembira bagi peserta didik dan memperbaharui semangat mereka, membantu memantapkan pengetahuan pada benak siswa serta menghidupkan pembelajaran. Bagi guru, media pembelajaran dapat membantu dalam penyampaian pengajaran pada peserta didik. Dengan media, metode mengajar akan lebih bervariasi tidak semata-mata melalui peraturan kata-kata oleh guru saja. Pemanfaatan limbah organik menjadi media pembelajaran dapat membantu mengurangi sampah organik yang kian menumpuk di Indonesia.

    Pemanfaatan limbah organik pun bertujuan untuk:

    1. Mengembangkan inovasi media pembelajaran berbasis pemanfaatan limbah organik.
    2. Menjadi referensi bagi para praktisi pendidikan dalam menerapkan media pembelajaran di dalam kelas.
    3. Menjadi sarana edukasi yang menyenangkan dan menarik perhatian peserta didik.
    4. Membantu mengurangi resiko penumpukan limbah organik di lingkungan terdekat.
    5. Menjadi sarana inspiratif bagi masyarakat untuk mengolah limbah organik menjadi produk yang lebih bermanfaat.

    Jenis limbah organik yang dapat diolah menjadi media pembelajaran hanya terbuat dari jenis limbah dedaunan kering yang diolah melalui proses pengawetan dan pemutihan. Adapun tahapan dalam proses pengawetan dan pemutihan tersebut diantaranya:

    1. Memilih dedaunan yang bertekstur kering dan tidak membusuk.
    2. Merebus air hingga mendidih.
    3. Melarutkan senyawa asam sitrat ke dalamnya.
    4. Memasukan dedaunan kering.
    5. Menunggu daun yang sedang direbus (antara 10-15 menit).
    6. Meniriskan daun.
    7. Memasukan daun ke dalam larutan pemutih.
    8. Warna daun memudar, setelah di biarkan selama 1 hari.

    Perlu Diperhatikan Jenis Daunnya!

    Jenis dedaunan yang dipilih beragam dan bermacam, tidak terpaku pada satu jenis daun. Akan tetapi, memiliki struktur fisik yang masih kering dan tidak membusuk. Berbagai ukuran dedaunan dapat dimanfaatkan, dari mulai dedaunan yang berukuran besar, sedang hingga berukuran kecil. Dedaunan yang telah diawetkan akan dipotong kedalam beberapa bagian kecil, yang nantinya akan disusun di atas permukaan gambar. Rancangan gambar yang di desain berkenaan dengan tema pembelajaran yang akan disampaikan oleh tenaga pendidik kepada peserta didik. Penyusunan daun kedalam kerangka gambar dengan menggunakan lem perekat (kayu). Sehingga akan mempererat tekstur daun dengan permukaan gambar. Setiap gambar dapat diberi keterangan pada bagian bawah sebagai pesan atau materi yang akan disampaikan dalam proses pembelajaran.

    Berikut merupakan skenario dan cara menggunakan media limbah organik dalam pembelajaran di kelas, yakni:

    1. Tenaga pendidik mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajaran yang dibutuhkan, seperti media, peralatan tulis dan uraian materi. Uraian materi ini sebagai bahan pelengkap dalam menjelaskan materi yang terdapat dalam gambar.
    2. Peserta didik diarahkan untuk mendengarkan dan menyimak penjelasan yang akan disampaikan oleh seorang tenaga pendidik.
    3. Dalam praktiknya tenaga pendidik mendemonstrasikan media dengan menampilkannya kepada peserta didik.
    4. Tenaga pendidik memberikan pembahasan terkait materi pembelajaran.
    5. Tenaga pendidik mempersilahkan peserta didik untuk berdiskusi.
    6. Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah dijelaskan.
    7. Peserta didik lainnya menjawab pertanyaan yang telah diajukan.
  • Siapa itu Mahatma Gandhi? Oleh I Wayan Budiartawan

    Siapa itu Mahatma Gandhi?
     
    Siapa itu Mahatma Gandhi?-Pemikiran Bapak Bangsa India itu, masih sangat relevan sampai kini. India merdeka dari cengkeraman penjajah Inggris karena perjuangannya. Gerakannya disebut ahimsa yang artinya tanpa kekerasan. Swadeshi yang artinya berdiri di atas kaki sendiri alias mengandalkan kekuatan sendiri. Non cooperative, menolak bekerja sama dengan pemerintah Inggris. Baca juga: Tujuan pendidikan adalah untuk saling mengasihi
    Gerakan Mahatma ini membuat banyak industri Inggris di India pada masa itu bangkrut. Pejuang gigih India ini berhasil memukul penjajah Inggris. India bebas dari penjajahan Inggris tahun 1947 dan menjadi negara merdeka yang menentukan nasibnya sendiri. Pada masa mudanya pernah berpraktek sebagai pengacara di Afrika Selatan.
    Gagasan Mahatma Gandhi mendunia. Banyak hal yang bisa dipetik hikmahnya dari ajaran politisi India ini. Salah satunya adalah menjadi bangsa mandiri. Membangun negeri dengan segala kemampuan yang ada pada diri sendiri. Tidak tergantung bangsa lain. Lihatnya sekarang, India tumbuh menjadi negara industri maju. Baca juga: Wiji Thukul, Penyair yang Hilang
    Tapi tragis sekali hidupnya. Mati terbunuh. Tertembak oleh seorang pengikut Hindu yang fanatik. Mahatma Gandhi memberi angin kepada saudara-saudara Muslim di negerinya untuk membentuk negara baru Pakistan. Ia sejajar dengan tokoh-tokoh terhormat lainnya di dunia.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • Knowledge Is Power: Menelisik Negara Rusia dan Amerika

    Knowledge Is Power: Menelisik Rusia dan Amerika
     
     
    Knowledge Is Power– Negara Rusia dan Amerika merupakan dua negara yang saling mengungguli dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai akibatnya persaingan ini memicu konflik bersenjata  antara dua negara yang beda kepentingan ini. Knowledge is power, siapa yang unggul dalam hal iptek akan berkuasa di dunia. Indonesia juga menghadapi kepentingan negeri Cina di Laut Cina Selatan. Baca juga: Beasiswa S2 Program Hukum di Belanda
    Pembangunan iptek di Indonesia bisa ditelusuri sampai di ITB. Perguruan tinggi warisan Belanda ini gudangnya ilmuwan di tanah air. Iptek yang masuk ke tanah air harus diseleksi mana yang benar-benar bermanfaat bagi negara kita tercinta Indonesia.  Orang Indonesia mesti terdidik sesuai dengan kepribadian bangsa.
    Knowledge Manusia Indonesia harus berjiwa Pancasila yakni falsafah bangsa Indonesia yang majemuk ini. Rela berkorban demi negara dan bangsa. Menghormati sesama warga negara Indonesia. Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan.
    Seorang alumni ITB di Bali mengamati perkembangan teknologi informasi yang ada sekarang adalah sisa-sisa dari perang dingin Rusia melawan Amerika di masa lalu. Indonesia dibanjiri berbagai informasi dari luar di internet. Depdikbud diharapkan dapat membatasi program internet yang menjerumuskan dan merusak moral bangsa.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha

    Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha.
    Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha – Banyak istilah untuk mewakilkan keadaan generasi sekarang, salah satu istilah yang sering kita dengar ialah generasi millennial. Namun apakah betul bahwa kita ialah generasi milenial?
    Dalam buku yang ditulis oleh Aprianto (2017) berjudul “Passion for Millenial People” dijelaskan bahwa setelah berakhirnya perang dunia kedua, telah lahir lima generasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kehidupannya.
    • Generasi Baby Boomer (1946 – 1964) adalah generasi pertama yang lahir pasca perang dunia kedua dimana generasi ini fokus menata ulang kehidupan mereka tanpa adanya lagi perang.
    • Generasi X (tahun 1965 – 1976) dimana generasi ini dikenal sebagai generasi yang telah matang dalam mengambil dan menetapkan keputusan. Selain itu, pada generasi ini, Komputer telah mulai diperkenalkan untuk pertama kalinya.
    • Generasi Y atau millennial (1977 -1995) dimana dizaman ini, computer telah mewabah bahkan generasi ini tidak bisa hidupa tanpa internet.
    • Generasi Z atau I-Generation (1996 – 2010) dimana pola pikir pada generasi ini adalah serba instan sebab telah dipenuhi oleh teknologi yang sangat canggih. Sosial media dan teknologi tumbuh menjamur pada di era generasi ini.
    • Generasi Alpha (2010 – sekarang) dimana orang-orang menyebut bahwa pada generasi ini merupakan generasi tanpa kekuarangan.

    Nah, teman-teman pembaca sekalian masuk dalam generasi mana?

    Sistem pendidikan baik dari sisi sarana pendidikan dan prasarananya maupun metode pendidikan yang digunakan terus berkembang seiring dengan perubahan generasi ini. Khususnya di era generasi Z atau I-Generation, kita akan membahas salah satu sosok fasilitator pendidikan Indonesia yang tentunya sangat berjasa pelajar-pelajar di Indonesia. Dia adalah Muhammad Iman Usman (Pendiri ruangguru.com).
    Muhammad Iman Usman lahir di Padang pada 21 Desember 1991. Sejak kecil ia telah menunjukkan minat dan ketertarikannya pada dunia relawan kependidikan dan pengembangan masyarakat. Sosoknya yang mudah tertarik pada hal baru dan kemauan belajarnya yang tinggi mengantarkan sosok Muhammad Iman Usman meraih beberapa penghargaan bergengsi. Seperti di tahun 2008 ia meraih penghargaan Pemimpin Muda Indonesia tahun 2008 dari Presiden dan United Nation Youth Assembly Recognition on Humanitarian Development 2011 di New York. Serta masih banyak penghargaan lain yang diraihnya. Baca juga: Inovatif! Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran

    Latar Belakang Pendidikan

    Setelah menamatkan SMA di Padang. Iman melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia pada Fakultas FISIP Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Dilingkup Universitas pun Iman selalu berprestasi. Diantaranya adalah Mahasisswa Berprestasi Utama UI tahun 2012. Dan masih banyak lagi penghargaan berskala nasional dan Internasional yang diraih olehnya.
    Setelah mendapatkan gelar sarjana di Universitas Indonesia, Iman melanjutkan studi Pascasarjana di Columbia University, New York, Amerika Serikat dengan biaya penuh sebagai Riady Scholar.
    Selesai mendapatkan gelarnya dibidang pendidikan pada Columbia University, Muhammad Usman Iman mulai mendirikan ruangguru.com. Dia mengajak sahabatnya Adamas Belva Devera, dengan tujuan membantu membantu meningkatkan  pendidikan di Indonesia.

    Awal Mula Ruangguru.com Lahir

    April 2014 ruangguru.com secara resmi dirilis. Modal yang awalnya dikeluarkan secara pribadi pun berubah. East Ventures, salah satu Venture Capital yang berada di asia, memberikan investasinya kepada ruangguru.com. Selama 1,5 tahun. Uang itu digunakan sebaik mungkin untuk pengembangan platform, gaji pegawai, divisi pemasaran dan lain-lain.
    Sejak berdirinya sampai sekarang ini, telah banyak penghargaan yang diraih oleh ruangguru.com. Diantaranya adalah berhasil mendapatkan tiga penghargaan dalam kompetisi global MIT-Solve yang diselenggarakan oleh MIT (The Massachusetts Institute of Technology) di New York, Amerika Serikat. Kompetisi pencarian solusi dari berbagai masalah global yang diikuti hampir 1000 organisasi dari 103 negara tersebut memberikan tiga penghargaan kepada ruangguru.com. Penghargaan tersebut adalah Solver of MIT, Atlassian Prize, dan DFAT Prize yang diberikan Kementerian Luar Negeri Australia, Julia Bishop.

    Ruanguru.com Sebagai Fasilitator Pendidikan

    Ada banyak fasilitas yang disediakan oleh ruangguru.com yakni ruang belajar yang berisikan ribuan video belajar, latihan soal dan rangkuman untuk setiap mata pelajaran utama. Dari jenjang SD, SMP dan SMA. Fasilitas selanjutnya yaitu Digital Boot Camp yang berisi grup chat belajar online dengan tutor yang selalu standby. Fasilitas berikutnya adalah ruang les yang menyediakan guru les berpengalaman dibidangnya. Untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik siswa. Fasilitas selanjutnya adalah ruang les online. Di mana siswa bisa berkonsultasi masalah soal melalui apliaksi live chat dan audio call. Fasilitas terakhir yaitu ruang uji. Di mana ini merupakan fasilitas try out ujian untuk menghadapi UN, Ujian semester, UAS, SBMPTN dan ujian lainnya. Baca juga: Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak dengan Metode Baru
    Itulah sosok Muhammad Iman Usman dan Adamas Belva Devera dengan ruangguru.com. Sebagai salah satu start up yang mampu membantu meningkatkan system pendidikan di Indonesia. Semoga segera terlahir generasi-generasi Indonesia selanjutnya yang bisa membawa pendidikan Indonesia kearah yang lebih baik dan lebih maju lagi.

    Semua orang memiliki potensi. Potensi yang ada berasal dari mindset kita dan mengatakan pada diri kita bahwa I CAN DO IT #penamilennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) November 19, 2019

  • Semangat Berkarya Tanpa Kenal Gender-Motivasi Berkarya

    [MOTIVASI]-Semangat Berkarya Tanpa Kenal Gender

    [MOTIVASI]-Semangat Berkarya Tanpa Kenal Gender  – Terkadang diri pribadi membutuhkan niat yang kuat untuk mencapai impian masa depannya. Terkadang diri pribadi begitu nervous berada di depan banyak orang dan hati semakin berdebar-debar. Namun, hal itulah yang menjadi tantangan untuk maju terus pantang mundur. Lalu, bagaimanakah caranya agar teman-teman semangat berkarya? Dan hal-hal tersebut dapat dihilangkan? Simak jawabannya di bawah ini ya!

    Motivasi Berkarya:

    1. Tunjukkanlah yang terbaik mengenai dirimu.

    Esensi teman-teman untuk tampil karena apa? Tanyakan pada hati. Mampukkah melebihi apa yang ditampilkan teman-teman. Kuatkan dan tekadkan hatimu kalau dirimu bisa melakukannya. Tentunya, niat ini tidak bisa tanpa support orang-orang yang disekelilingmu. Baca juga: Menyulut Sikap Percaya Diri Pada Remaja

    2. Semangat berkarya tanpa mengenal batas

    walaupun dalam keadaan terbatas. Bukankah kesetaraan gender sudah dipublikasikan agar bisa bersaing di dunia yang semakin mengglobal saat ini? Bukankah teman-teman berhak mendapatkan akses dan kesempatan yang setara dalam masyarakat?

    3. Motivasi dari Buku ON Jamil Azzaini

    Menurut Bukunya Jamil Azzaini dalam judul ON dijelaskan kalau kita harus memiliki 4 ON untuk semangat berkarya dan hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi. Yaitu pertama, tentukanlah vision teman-teman. Tuliskan dalam selembar kertas sampai 100 target. Lalu tempelkan di tempat yang bisa dilihat.

    Agar ketika semangat memudar kembali berkobar-kobar berkarya. Kedua, lakukanlah action untuk mewujudkan vision itu. Tempatkan sesuai dengan prioritasnya. Ketiga, gunakanlah sesuai dengan passion teman-teman agar melakukan apapun dengan kebahagiaan tanpa paksaan. Keempat, collaboraton bersama orang-orang yang dapat mewujudkan ketiga hal tadi. Agar teman-teman ikut ketularan dengan kesuksesan tersebut.

    Bersabar dan Nikmati Prosesnya. Motivasi Berkarya.

    Namun, ketika teman-teman sudah mewujudkan hal itu bersabarlah dan nikmati prosesnya. Jangan mau yang ditawarkan dengan instan-instan. Ibaratnya pohon kelapa untuk mendapatkan saripatinya saja membutuhkan banyak tahap panjang. Begitu pula kehidupan untuk menjadikan orang hebat teman-teman harus mengalami proses jatuh-bangun. Untuk hidup yang lebih bermartabat diperlukan rasa sakit, tak nyaman, hinaan, dan derita tanpa diundang.

    Sebagai manusia yang dikaruniai akal dan banyak kesempurnaan. Alangkah indahnya ketika sendi-sendi ini digerakkan bukan untuk stagnan. Berani melakukan perjalanan serta tidak puas dengan apa yang kita miliki. Karena kebaikan dalam berkarya tak ada batasannya dan menjaga wawasan yang baru. Teruslah berusaha untuk bangkit karena berani gagal itu baik. Kegagalanlah yang akan membawamu ke gerbang kesuksesan.
  • Pengembangan Diri: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara

    [Pengembangan Diri]: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara

    [Pengembangan Diri]: Meningkatkan Kualitas Diri dan Negara – Dalam skala negara, sampai kapan pun Indonesia tidak akan maju! Apabila melihat realitas budaya baca mayarkat saat ini. Ada hubungan yang sangat besar antara kemajuan sebuah negara dengan tingkat baca rakyatya. Kebiasaan membaca berbanding lurus dengan kemajuan. Semakin tinggi minat baca masyarakat maka semakin maju negara tersebut. Dan begitu pula sebaliknya semakin rendah minat baca maka dikatagorikan  negara tersebut terbelakang. Bahkan dapat dikatakan bahwa kebiasaan membaca merupakan fondasi kemajuan sebuah bangsa.

    Knowledge is Power-Francis Bacon

    Dari hasil studi mengenai sejarah negara-negara maju ternyata tanpa diragukan lagi mereka semua mengawali proyek peradabannya dengan membangun budaya baca masyarakat. Itu sudah menjadi hukum besi sejarah atau kehidupan, hal itu sesuai dengan slogan yang diteriakan oleh Francis Bacon “knowledge is power”, barang siapa menguasai pengetahuan maka ia akan menjadi penguasa, dan kuncinya adalah membaca.
    Sekarang ini sistem pendidikan kita telah meninggalkan minat baca para peseta didiknya, padahal hakikat pendidikan adalah membaca. Terjadinya kemelut pendidikan, tragedi kemiskinan dan pengangguran sebenarnya bermula dari minat baca yang rendah. Membaca adalah instrumen yang teramat penting untuk tidak diabaikan demi memerdekakan manusia dari penjajahan, kebodohan, dan kemiskinan.
    Kemelut pendidikan, tragedi kemiskinan, dan kebobrokan politik merupakan rentetan persoalan abadi yang bagaikan tak akan menemukan ujung. Apabila diibaratkan Indonesia bagaikan sebuah bangunan yang tidak memiliki fondasi. Belajar dari sejarah-sejarah negara maju maka fondasi pembagunan adalah budaya baca masyarakat. Budaya baca bukan hanya mejadi fondasi pembangunan negara akan tetapi juga menjadi fondasi peradaban dalam skala personal dalam peningkatan kualitas hidup.
    Saat ini, tanpa dibarengi dengan tradisi membaca yang baik, institusi pendidikan tinggi tidak dapat dijadikan jaminan untuk menjadi orang sukses dikemudian hari, Malah boleh dikatakan bahwa institusi yang paling banyak memproduksi pengangguran adalah institusi pendidikan. Dalam sejarah belum pernaah ditemukan ada orang yang banyak ilmu atau pandai tapi menganggur. Memiliki kegemaran membaca merupakan conditio sine quanon untuk menjadi seorang intelektual maupun orang sukses.

    Buku adalah pengusung peradaban. Tanpa buku sejarah diam, sastra bungkam, sains lumpuh, pemikiran macet. Buku adalah mesin perubahan, jendela dunia, marcusuar yang dipancarkan si samudra waktu” Barbara Tuchman (1989)  .

    *Conditio sine qua non artinya setiap akibat dapat ditentukan sebab-sebabnya dan masing-masing sebab meniliki pengaruh terhaadap taerjadinya suatu akibat
  • 5 TOP PONDOK PESANTREN MODERN DI INDONESIA

    PONDOK PESANTREN : 5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES) MODERN DI INDONESIA
     
     
    5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES)MODERN DI INDONESIA – Adanya pondok pesantren telah sangat mendukung perkembangan dunia pendidikan Islam di dunia. Tidak hanya melahirkan generasi ulama, tetapi pondok pesantren juga menjadi tempat rujukan para aktivis dan ilmuwan.
    Dulu, pondok pesantren dikenal dengan pola pendidikannya yang kaku. Namun, seiring berkembangnya dunia pendidikan di ranah pondok pesantren, maka muncullah istilah pondok pesantren modern. Di mana pola pendidikan hingga fasilitas pendidikannya mulai berkembang pesat.
    Beberapa pondok pesantren modern mulai membuka pendidikan dari jenjang sekolah dasar, menengah, atas, hingga sekolah tinggi sarjana. Tidak hanya itu, keunggulan pondok pesantren modern juga telah menerapkan beberapa bahasa dalam keseharian, seperti bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Nah, jadi pinter berbahasa kan? hehehe

    Cukup banyak pondok pesantren modern yang ada di Indonesia. Dan ini ada 5 Top pondok pesantren modern di Indonesia.

    1. Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG)

    Pondok Moderm Darussalam Gontor (PMDG) merupakan pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Indonesia. Berdiri pada 20 September 1926.
    Adapun jenjang pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor ini adala:
    a. KMI (Kulliyatul Mu’allimin /Mu’allimat Al-Islamiyah)
    Merupakan jenjang pendidikan setingkat Tsanawiyah dan Aliyah.
    b. Universitas Darussalam (UNIDA)
    Merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren. Ada beberapa fakultas yang tersedia yaitu: Fakultas Usluhuddin, Tarbiyyah, Syariah, Ekonomi, Humaniora, Kesehatan, Sains dan Teknologi.

    2. Ponpes Darunnajah di Jakarta Selatan

    Pondok Pesantren Darunnajah merupakan ponpes di bawah naungan Yayasan Darunnajah Ulujami Jaksel. Pondok ini memiliki 17 cabang dan 57 satuan pendidikan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Serang Banten, Jakarta, Bogor, dan Sumatra. Jenjang pendidikan di ponpes Darunnajah ini lengkap dari mulai PAUD sampai Perguruan Tinggi.

    3. Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah di Kediri

    Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah terletak di Desa Lirboyo, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur. Jenjang pendidikan di ponpes Salafi ini terdiri dari pendidikan formal (SD, SMP, SMA) dan non formal (Madrasah Diniyah, Tahfidzil Qur’an, Tahassus Kitab Kuning). Selain itu, terdapat beberapa ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat para santri seperti Tartil Qur’an, shalawat rebana, kaligrafi, karya ilmiah, drum band, buletin, bimbingan bahasa, dan lain-lain.

    4. Ponpes Darul Ulum di Jombang

    Ponpes Darul Ulum ini terletak di Desa Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Jenjang pendidikan formal mulai dari madrasah, SMP, SMA, SMK sampai perguruan tinggi. Non formal seperti tafsir, hadist, fikoh, akhlak, dan lain sebagainya. Serta terdapat ekstrakurikuler yang dapat menunjang ketrampilan para santri seperti pramuka, komputer, manajemen,dan lain sebagainya.

    5. Ponpes Annur 2 di Malang

    Bertempat di Balulawang, Malang, Jawa Timur. Terdapat jenjang pendidikan formal dan non formal. Formal meliputi MI, MTS, SMP, MA, dan SMA. Sedangkan jenjang non formal meliputi Madrasah Diniyyah, Salafiyyah, Tahfidz Al-qur’an, dan Mahad Aly STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning). Ponpes ini didesain dengan konsep wisata sehingga indah dan juga asri. Fasilitas ponpes Annur ini cukup memadai. Seperti sistem pengajaran berbasis boarding schooll, asrama, laboratorium sains, laboratorium teknologi, perpustakaan dan lain sebagainya.
  • Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? Simak Ulasan Lengkapnya

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar?

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? – Belajar. Pasti setiap orang pernah melakukan yang namanya “Belajar”. Belajar mengaji, belajar bahasa, belajar matematika, dan belajar-belajar pengetahuan lainnya yang ada di dunia ini. Belajar memiliki definisi yang beragam. Tapi satu. iIntinya, belajar adalah suatu kegiatan memperkaya pengetahuan diri sendiri, yang nantinya dapat digunakan untuk kebaikan sesama maupun diri sendiri. Sedangkan menurut KBBI sendiri, belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.

    Baca juga: 4 Tips Belajar Efektif

    Perlunya Strategi yang Edektif dalam Belajar

    Belajar tidak terpaku harus dilakukan di sekolah atau tempat-tempat lembaga pendidikan sejenis lainnya. Belajar bisa dilakukan di taman, perpustakaan, atau di rumah sekalipun. Karena hakikatnya, belajar bukanlah perihal tempat duduk dimana kita berada, tapi belajar adalah perihal ilmu yang kita pelajari, dan bagaimana kita menyiapkan strategi atau persiapan agar dapat membuat ilmu itu berguna dan bermanfaat.
    Waktu belajar juga tidak harus terpaku sekian jam, sekian menit, atau sekian detik. Belajar dapat dilakukan kapanpun saat kita mau. Tetapi, lebih baik selagi ada waktu teruslah untuk belajar. Karena dengan belajar kita tidak akan merugi, dan dengan belajar kita memiliki bekal untuk berbagi.
    Umur, sejatinya tidak menghalangi seseorang untuk terus belajar. Ada seorang nenek di Jepang, bernama Masako Wakamiya berusia 82 tahun yang mempelajari ilmu koding. Mengapa ia mempelajari itu? Itu semua berawal dari permintaan nenek yang pensiun sebagai pegawai bank ini, yang meminta beberapa developer untuk dibuatkan game untuk para manula. Karena tidak ada yang tertarik untuk memenuhi permintaannya, lalu nenek Wakamiya mengambil keputusan untuk membuat sendiri game tersebut. Sebuah keputusan yang terlihat seperti tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang nenek berusia 82 tahun. Tapi kenyataannya, tidak seperti yang diperkirakan.

    Alasan Kuat Mengapa Kalian Harus Belajar

    Namun, hal yang masih menjadi tanda tanya sekarang adalah, mengapa kita harus belajar? Dan apakah belajar itu dapat berguna untuk kehidupan kita? Sebetulnya, semua pertanyaan tersebut dapat terjawab ketika kita mau untuk mencoba memulai belajar. Mungkin sebelumnya terpaksa. Tapi dari keterpaksaan itulah, nantinya akan timbul rasa “candu”, yang kemudian akan menjadi suatu kebiasaan yang sulit untuk dilepas. Tujuan belajar intinya adalah supaya kita mengenal ilmu, supaya kita bisa untuk melakukan, dan menciptakan sesuatu. Yang dimana dari melakukan dan menciptakan sesuatu inilah, nantinya bisa berguna untuk menjadi ladang kebaikan untuk diri kita pribadi maupun orang lain. Berguna atau tidak untuk kehidupan kita? Tentunya berguna sekali.
    Seperti misalnya ilmu matematika. Tanpa perhitungan matematika, mungkin pakaian yang kita pakai saat ini tidak akan jelas ukurannya. Begitu pula dengan rumah. Tanpa perhitungan yang benar, rumahpun bisa berbentuk tak teratur dan tentunya tak enak untuk dipandang. Selain itu, ada juga ilmu agama. Agama berperan penting sekali dalam kehidupan kita. Bagaimana tidak? Dunia pada hakikatnya adalah tempat kita mengumpulkan bekal untuk kembali ke kampung akhirat nanti. Tanpa ilmu agama, hidup kita bisa saja sia-sia karena tak memiliki pedoman yang jelas. Jadi, yakin masih enggan untuk belajar?
  • Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren Abad 21

    Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren Abad 21

    Hai sobat Shalaazz, Sejak diturunkannya wahyu pertama kepada sosok yang menjadi tolak ukur keteladanan manusia, yakni Rasulullah ﷺ beliau menerima wahyu pertama yaitu iqra “bacalah”, membaca adalah pondasi berkualitasnya sumber daya manusia. Ketika kita membaca pengetahuan atau keilmuan yang bersumber dari Allah SWT, kita akan tersadarkan untuk lebih peka membaca diri sendiri, membaca lingkungan, membaca karunia Allah.  

    Semakin kita sadar akan potensi yang kita miliki dengan cara mengkaji diri, maka tergeraklah untuk mengoptimaslkan segala potensi yang dititipkan. Membaca adalah kewajiban, begitu pun dengan belajar adalah kewajiban setiap manusia.

    Pembelajaran yang didapatkan di Sekolah haruslah yang bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah ﷻ. Lalu pertanyaannya, Sekolah yang bagaimanakah yang bisa menjadi dualisme pengetahuan yang seimbang antara dunia dan akhirat?

    Jawabannya adalah Sekolah berbasis pesantren.   Karena Sekolah yang dipadu padankan dengan sistem pesantren akan menjadi dualisme pengetahuan yang kaya akan budi pekerti, akhlak dan wawasan umum. Jika memang dapat ditempuh keduanya kenapa tidak?

    Di Indonesia sangat menjamur Sekolah berbasis pesantren, entah itu pesantren tradisional maupun modern. Karena zaman sekarang banyak sekali pesantren salaf yang mendirikan sekolah formal, begitupun dengan pesantren modern yang memang didirikan atas  kesadaran pentingnya sekolah berbasis pesantren.  

    Keunggulan Sekolah berbasis pesantren yang paling dominan yaitu setiap siswa ditempa untuk mengedepankan akhlak dalam segala hal, akhlak & budi pekerti yang baik. Pengetahuan umum juga penting diajarkan, jika pondasinya baik maka siswa akan lebih tangguh menghadapi tantangan zaman. Abad 21 ini generasi milenial semakin memicu diri untuk bisa bersaing dan kompetitif dalam segala bidang.  

    Tanpa sadar, terkadang keroposnya keimanan juga turut mengiringi, akibat banyak tekanan hidup yang serba cepat. Maka dari itu, hadirnya Sekolah berbasis pesantren menjawab tantangan tersebut, siap menempa calon manusia-manusia yang unggul.

    Ditempa lahir bathin demi mewujudkan keharmonisan jasmani dan rohani, keseimbangan hidup antara dunia dan mempersiapkan bekal akhirat. Karena sejatinya kebahagiaan hakiki hanyalah menyerahkan sepenuhnya hidup dan mati kita hanya untukNya. Lillahita’ala.  

  • Perguruan Rakyat Saraswati Bali Oleh I Wayan Budiartawan

    Perguruan Rakyat Saraswati Oleh I Wayan Budiartawan
    Perguruan Rakyat Saraswati Oleh I Wayan Budiartawan – Di Bali pihak swasta juga menyelenggarakan pendidikan untuk semua rakyat. Salah satunya adalah Perguruan Rakyat Saraswati yang sangat terkemuka. Lembaga/yayasan swasta Saraswati mendirikan sekolah-sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, sampai universitas. Saraswasti adalah lembaga sekolah swasta tertua di Bali.
    Pihak pemerintah secara ‘hand in hand’ bekerja sama dengan yayasan swasta seperti Saraswati untuk membangun sekolah-sekolah bermutu yang biayanya terjangkau oleh kebanyakan rakyat jelata. Dengan demikian siswa/i yang tidak bisa ditampung di sekolah negeri bisa langsung disalurkan ke sekolah swasta.
    I Gusti Ngurah Tamba almarhum adalah pejuang dari Bali yang merintis berdirinya Perguruan Rakyat Saraswati. Universitas Maha Saraswati yang berkedudukan di Denpasar telah berkembang pesat. I Gede Made Saskara Edi (51) contohnya. Alumni ITB Bandung jurusan farmasi ini sekarang menjadi bos sekolah tinggi farmasi yang tergabung di bawah payung Perguruan Rakyat Sarasawati.
    Swasta adalah mitra pemerintah dalam mengelola pendidikan di negeri ini. Tidak semua sekolah swasta berjalan lurus-lurus saja. Tidak sedikit yang menyimpang dan bahkan menjurus ke arah penipuan. Pemerintah dengan lembaga akreditasinya diharapkan mampu mengawasi mutu pendidikan swasta yang menjamur saat ini.
  • Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan

    Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan

    Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan –  Ilmu Komputer amat maju. Sekarang orang berada di era internet. Pendidikan komputer yang ditawarkan di lembaga  yang ada melulu hanya pendidikan service komputer.
     Jarang didengar mathematical skill yang disebut computer science. Computer science memang sukar. Tapi perlu diajarkan di negara kita melalui sekolah negeri/swasta. Supaya ada ahli komputer yang benar-benar mengerti ilmu komputer.  
    Mathematical skill adalah dasar computer science. Kapan bangsa ini maju di bidang computer science kalau  mahasiswa/i diajari hanya melakukan service ? Keluaran sekolah yang demikian tidak berdasarkan mathematical skill sama sekali. 
    Batas kemampuan hardware bisa  ditingkatkan dengan cabang matematika yang disebut computer science. Sangat disesalkan penyelenggara pendidikan hanya menarik keuntungan finansial belaka.
     Tidak ada semangat kebangsaan yang mendasari. Penipuan ? Bangsa dan negara  ini perlu banyak ahli komputer agar tidak tergantung orang asing. Untuk menghemat devisa.
     I Wayan Budiartawan lahir di Desa Pesaban pada tanggal 1 Oktober 1968. Desa ini terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem-Provinsi Bali
  • 18 Nilai Karakter dalam Pendidikan

    18 Nilai Karakter dalam Pendidikan



    Banyak orang yang membicarakan mengenai karakter. Sebenarnya apa itu karakter ? – Karakter adalah suatu kepribadian anak yang dibentuk oleh lingkungannya baik lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat.

    Karakter menjadi poin dalam peningkatan mutu pendidikan selain materi pelajaran dan hal-hal lain yang menunjang peningkatan pendidikan. Dewasa ini setiap jenjang pendidikan berlomba-lomba untuk membentuk karakter anak supaya unggul bersaing dikancah dunia. Unggul tidak hanya dalam hal eksak namun juga dalam kepribadian.

    Cara sederhana mengajarkan karakter pada anak dengan membiasakan anak menggukan 3 kata dalam setiap harinya yaitu “maaf, tolong, dan terimakasih”. Dari ketiga kata tersebut apabila diajarkan dengan 18 karakter yang selama ini telah diajarkan di sekolah akan memperoleh pribadi yang baik. Delapan belas karakter tersebut yaitu :

    1.       Religius, yaitu ketaatan dan kepatuhan dalam memahami dan melaksanakan ajaran agama (kepercayaan) dan sikap saling menghargai antar agama lain.
    2.       Jujur, yaitu mengetahui mana yang benar, mengatakan kebenaran dan berperilaku yang benar sesuai dengan aturan sehingga dapat dipercaya oleh banyak orang.
    3.       Toleransi, yaitu saling mengharagai perbedaan baik dari agama, suku, ras, bangsa, adat, etnis dan pendapat.
    4.       Disiplin, yaitu kebiasaan tingkah laku yang konsisten dalam segala aturan dan tertib dalam tindakan.
    5.       Kerja keras, yaitu tindakan yang mencerminkan usaha bersungguh-sungguh dalam menyeleseikan berbagai tugas, masalah, dan lain sebagainya.
    6.       Kreatif, yaitu berperilaku yang mencerminkan inovasi dari berbagai segi dalam memecahkan masalah, dan dapat menemukan cara-cara baru dalam menyelesaikan permasalahan dan menghasilkan karya baru yang berinovasi.
    7.        Mandiri, yaitu sikap dan perilaku yang tidak bergantung dengan orang lain (tidak lepas dari tanggung jawab yang diberikan).
    8.       Demokaratis, yitu tingkah laku yang mencerminkan hak dan kewajiban diri sendiri dan orang lain secara merata.
    9.       Rasa ingin tahu, yaitu cara berfikir, sikap dan berilaku yang ingin tahu dengan sesutu hal yang baru yang belum diketahui dan mempelajarinya lebih mendalam.
    10.   Semangat kebangsaan, yaitu sikap dan perilaku yang menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan yang lain (individu dan golongan).
    11.   Cinta tanah air, yitu tingkah laku yang mencerminkan cinta tanah air seperti mencerminkan rasa bangga terhadap negaranya, penggargaan yang tinggi terhadap bahasa (nasional maupun daerah), budaya, politik, ekonomi serta yang lainnya.
    12.   Mengahargai prestasi, yaitu menunjukkan sikap terbuka dalm menerima prestasi orang lain dan mengakui kekurangan dirinya sendiri.
    13.   Komunikatif, yaitu sikap yang senang bersahabat dengan orang lain melalui komunikasi yang santun sehingga menciptakan kolaboratif yang baik.
    14.   Cinta damai, tingkah laku yang mencerminkan sikap suka damai, aman, tenang, dan nyaman dalam suatu komunitas atau masyarakat.
    15.   Gemar membaca, kebiasaan suka membaca buku, novel, jurnal, majalah, koran untuk mencari informasi tanpa paksaan dari orang lain.
    16.   Peduli lingkungan, perbuatan yang selalu mencerminkan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan
    17.   Peduli sosial yaitu perbuatan yang peduli antar sesama dan orang lain yang membutuhkan.
    18.   Tanggung jawab, yaitu perilaku sesorang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya baik berkaitan dengan individu atau orang banyak.
    Penjabaran tersebut dapat dihubungkan bahwa kata maaf, tolong, dan terimaksih diaplikasikan dalam mengajarkan 18 karakter yang telah dijabarkan di atas secara tidak langsung akan menjadikan anak yang santun dan menghargai sesama dan yang lebih tua.
    Referensi : Suyadi. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya
  • Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

    Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)



    Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) – Pendidikan merupakan hal yang sangat krusial. Mengingat pentingnya pendidikan dari zaman purbakala hingga zaman era modern seperti saat ini. Salah satu tolok ukur kemajuan negara adalah dinilai dari segi pendidikan. Semakin maju sistem pendidikan di suatu negara, maka akan mendobrak kemajuan negara tersebut dalam berbagi bidang yang lain. 
    Siapa yang berhak memperoleh pendidikan?. Semua orang berhak memperoleh pendidikan. Tidak pandang suku, budaya, agama, ras, maupun golongan. Sesuai dengan UU Pendidikan pasal 31 ayat 1 yang menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.”
    Dari uraian di atas, maka sudah sangat helas bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk berpendudikan. Pendidikan juga berhak didapatkan oleh anak berkebutuhan khusus (ABK), tidak hanya anak yang nornal saja. Anak berkebutuhan khusus yaitu anak yang memiliki karakter berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Yaitu berbeda dalam hal fisik, mental, maupun psikologis. Seperti contohnya tunarungu, tunanetra, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, gangguan kesehatan, dan lain-lain. 
    Sekolah Luar Biasa (SLB) adalah tempat pendidikan bagi AKB. Mendidik anak berkebutuhan khusus memang tidak mudah. DIiperlukan ketrampilan yang mumpuni, kesabaran yang tinggi, dan dedikasi yang tinggi. Mampu memahami karakter setiap anak. Pendidik sebaiknya menguasai bahasa isyarat untuk tunarungu dan menguasai tulisan Braille untuk tunanetra. 
    Di kalangan masyarakat, anak berkebutuhan khusus ini seringkali dipandang sebelah mata karena keterbatasan yang ia miliki. Padahal, apabila mereka mendapatkan pendidikan yang baik dan layak  maka bukan tidak mungkin mereka pun bisa mengukir prestasi. Bahkan, banyak sekali kita menjumpai anak-anak berkebutuhan khusus meraih prestasi di kejuaraan nasional maupun internasional. 
    Para pendidik haruslah telaten dan sabar untuk mengasah bakat dan minat dari anak-anak tersebut. Misalkan mengasah bakat menyanyi, menggambar, memanah, dan lain-lain. Dengan begitu maka anak-anak tersebut akan menemukan bakatnya dalam bidang apa.
    Bagaimana kehidupannya di lingkungan masyarakat?. Sebaiknya, anak-anak berkebutuhan khusus ini mendapatkan perhatian dari masyarakat. Mengajaknya berinteraksi dan bersosial di kalangan masyarakat. Memberikan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan khusus. Sehingga, hak mereka akan pendidikan terpenuhi. 
  • Fasilitas Pendidikan Yang Baik Mendorong Terciptanya Generasi Unggul

    Fasilitas Pendidikan Yang Baik Mendorong Terciptanya Generasi Unggul


    Fasilitas Pendidikan Yang Baik Mendorong Terciptanya Generasi Unggul – Sejatinya sekolah menjadi wadah pengembangan minat bakat dan kemampuan berpikir anak didik. Dalam perkembangannya sekolah menjadi penumbuh peran secara mandiri untuk menumbuhkan pribadi yang cerdas dan kuat bagi generasi muda.
    Salah satu penunjang terciptanya generasi yang cerdas dan berkemampuan secara minat bakat berupa fasilitas pendidikan yang baik dan layak . Salah satu sekolah yang memberikan fasilitas pendidikan yang baik dan layak ialah SMA N 1 Salaman. Sekolah menengah yang berada di Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang.
    Sekolah tersebut memiliki visi beralaskan budaya bangsa,bernafaskan keimanan untuk menuju masyarakat disiplin dan terdidik. Dilihat dari visinya tersebut,bisa tergambar bahwa SMA N 1 Salaman ingin membuat anak didiknya dengan kedisiplinan dan terdidik yang baik. Kedisplinan di sekolah tersebut sangat diterapkan secara rapi dan bisa dikatakan baik.
    Bukan hanya kedisplinan saja,melainkan kondisi sekolah yang rindang dengan letak di desa. Hal ini mendorong siswanya belajar dengan baik . Fasilitas lain yang dapat mengembangkan minat bakat siswanya ialah adanya Gedung olahraga di sekolahan tersebut. Hal itu mendorong siswa bukan hanya cerdas di akademik saja melainkan di sisi non akademik minat bakat.
    Bukti nyata dari fasilitas penunjang yang baik itu,bisa dilihat dari banyaknya prestasi yang ditorehkan seperti kejuaraan turnamen futsal,volley,taekwondo dan lain sebagainya. Bukan hanya olahraga saja,dari sastra dan musik juga menorehkan prestasi yang diantaranya kejuaraan geguritan ,lomba acoustik gitar,debat dan banyak lainnya.
    Prestasi tersebut tak lepas dari siswanya yang memang memiliki banyak minat bakat yang bisa dikembangkan sehingga para guru hanya tinggal mengasah kemampuan tersebut hingga bisa menorehkan prestasi. Peran guru juga ada di dalamnya sehingga menciptakan siswa yang berprestasi.
    Tak hanya itu saja,sekolah ini juga baru gencar-gencarnya mengajak anak didiknya untuk lebih menyukai terhadap literasi. Hal itu bisa dilihat dari diadakan acara bulan bahasa pada oktober silam. Dampak positif dorongan literasi ini agar siswa bisa mencintai terhadap buku dan berwawasan luas.
    Sejatinya sekolah yang demikian ,harus juga dikembangkan oleh sekolah lain agar terciptanya bibit -bibit berprestasi dan generasi yang unggul. Fasilitas pendidikan yang baik dapat mendorong generasi muda yang berkualitas. Generasi muda yang berkualitas dapat menciptakan kemajuan bagi negara tercinta Indonesia.
    Kemajuan negara bisa dimulai dari generasi penerusnya. Semakin berkualitas generasi penerusnya maka cita-cita akan kemajuan sebuah negara bisa terwujud.
  • Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban

    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban


    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban – Bicara tentang wanita, erat kaitannya dengan cantik rupa atau paras. Namun, di zaman yang semakin maju ini, kecantikan wanita bukanlah hal yang utama. Cantik aja nggak cukup euy, bener nggak? hehe… Selain cantik, wanita juga harus pandai. Mengapa? Ya, sebab wanita kelak akan menjadi sosok ibu. Dan sosok ibu inilah yang akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Jadi, sebagai wanita bukan hanya pandai merias diri, namun juga harus pandai dari segi intelektualnya. Dalam arti berpengetahuan tinggi, dan berwawasan luas.
    Pendidikan menjadi salah satu wadah yang dapat memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas. Mungkin ada sebagian orang yang masih memiliki mindset purba dimana ia berfikir bahwa “Buat apa wanita sekolah tinggi-tinggi, toh nanti juga ujung-ujungnya ngurusin dapur.” Hey, buang jauh-jauh mindset tersebut. Let’s change our mindset guys! :). Marilah kita ubah mindset purba tersebut menjadi mindset yang lebih global.
    Ingat, sejak Ibu kita Kartini mempelopori gerakan Emansipasi Wanita, maka sejak itulah wanita bisa semakin maju ke depan dan tidak ada larangan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Jadi, apa salahnya jika wanita berpendidikan tinggi agar memiliki wawasan yang luas agar kelak dapat mendidik anak-anaknya dengan baik.
    Mahar Magandi pernah berkata bahwa “Jika kita menyekolahkan satu anak laki-laki, maka kita hanya mencerdaskan satu orang. Namun, jika kita menyekolahkan 1 perempuan, maka sama halnya kita membangun peradaban.”
    Nah loh, terbukti kan kalau wanita memang mempunyai peran yang sangat besar yaitu membangun peradaban. Maka dari itu, wanita perlu berpendidikan. Hasil dari pendidikan itulah yang akan digunakan untuk membangun peradaban, melahirkan generasi-generasi yang cerdas akalnya dan cantik akhlaknya.
  • Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya – Perbedaan Sekolah kedinasan dan Ikatan dinas – Menjelang kelulusan bagi siswa – siswi SMA atau sederajat bukanlah hal yang tepat untuk bersantai saja, ada banyak gerbang baru yang siap mengantarkan mereka menuju impian masing – masing, misalnya tempat untuk mengenyam pendidikan lanjutan di perguruan tinggi. Ketidak kenalan dengan instansi perguruan tinggi yang ingin dimasuki bisa menjadi masalah besar di masa yang akan datang. Ada istilah tertentu yang harus benar – benar dipahami bagi calon mahasiswa, salah satunya tentang sekolah kedinasan dan ikatan dinas. Tampaknya istilah ini serupa, padahal berbeda. Yuk sahabat shalaazz mari kita simak uraian berikut.
    Perguruan tinggi yang menyandang istilah sekolah kedinasan dan ikatan dinas biasanya menjadi sasaran yang empuk bagi calon mahasiswa karena adanya anggapan tentang biaya kuliah yang gratis, mendapat uang saku pendidikan bahkan jaminan penempatan kerja langsung setelah lulus. Nah ternyata sekolah kedinasan dan ikatan dinas itu tidak semuanya memberikan jaminan yang digaung – gaungkan oleh masyarakat awam pada umumnya.
    Sekolah kedinasan sendiri memiliki pengertian sekolah yang mendapatkan naungan atau dibawahi oleh dinas tertentu atau badan milik pemerintah Negara yang nantinya lulusan tidak mendapat jaminan bekerja di dinas yang menaungi institusi pendidikan tersebut. Contohnya AMG (AKademi Metereologi dan Geofisika, Pd,Betung Bintaro, Tangerang, Banten) merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi dan Geofisika, AKMIL (TNI Angkatan Darat Magelang Jawa Tengah), merupakan sekolah kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN), POLTEKKES di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan masih banyak lagi. Informasi terkait daftar sekolah kedinasan akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Nah sedangkan untuk sekolah ikatan dinas memiliki arti bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah yang dibawahi oleh dinas tertentu dan nantinya lulusan akan direkrut untuk bekerja di Dinas yang menaungi tersebut. Sekolah ikatan dinas terbagi lagi menjadi 2 yaitu ikatan dinas 100% dan ikatan dinas tidak 100%. Ikatan dinas 100% merupakan sekolah yang mendapatkan keuntungan secara menyeluruh termasuk di dalamnya uang saku, tunjangan ikatan dinas tiap bulan, biaya kuliah gratis dan langsung diangkat bekerja di lingkungan kedinasan, misalnya AMG, AKIP, IPDN, STIS, STSN dan Akpol. 
    Sedangkan sekolah ikatan dinas tidak 100% merupakan sekolah yang tidak dipungut biaya kuliah atau gratis tetapi setelah lulus dalam pengangkatan kerja ataupun PNS tidak langung atau harus melewati serangkaian tes terlebih dahulu. Jika hasil tes dinyatakan lulus akan bisa bekerja di dinas terkait. Hal ini lah yang akan menjadi penyemangat bagi peserta didik sekolah ikatan dinas untuk belajar bersungguh – sungguh dalam proses pendidikannya. Sekolah ikatan dinas tidak 100% contohnya yaitu STAN. Informasi terkait sekolah ikatan dinas akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Berdasarkan kedua uraian tersebut, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa setiap sekolah ikatan dinas adalah kedinasan, tetapi tidak semua sekolah kedinasan menyelenggarakan ikatan dinas. Sebelum memasuki pendaftaran sangat penting untuk mencari informasi sedalam – dalamnya terkait sekolah ikatan dinas yang akan dituju. Telaah dengan baik sistem yang institusi berlakukan dalam proses pendidikan. Mengingat adanya jaminan yang menggiurkan bagi lulusan sekolah ikatan dinas 100% tentu akan ada persyaratan ketat untuk memasukinya, maka pastikan anda telah menguasainya dengan sempurna.
  • Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya

    Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya

    Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya – Dunia pendidikan yang terbatas dalam ilmu. Hanya akan menjadi sebuah gambaran yang kosong. Tanpa sebuah pengalaman hidup dalam pendidikan tidak akan ada artinya. Semangat generasi muda untuk berlomba-lomba menjadi sang juara. Agar bisa membanggakan negara dan agama. Sebenarnya apa sih yang membuat mereka tertarik dengan lomba-lomba yang diselenggarakan dalam dunia pendidikan?
    Pendidikan selalu menjadi pokok terpenting dalam dunia. Dunia tidak akan dikatakan cerdas tanpa adanya pendidikan. Pendidikan tidak bisa berjalan sendirian tanpa adanya sebuah etika. Boleh-boleh saja dalam mengikuti suatu perlombaan. tapi, jangan lupa akan daratan yang selalu mendukung setiap perjalanan. ketika perjalanan itu masih dalam proses tantangan. Tidak ada hal yang lebih mudah selain menjadi manfaat dan berkhidmat.

    Inilah alasannya mengejar lomba dalam dunia pendidikan, yaitu: 

    Pertama, Lomba membuat mereka merasa derajatnya ditinggikan. apa sih yang tidak mau kalau derajatnya ditinggikan. mungkin begitu kira-kiranya. 
    Kedua, Lomba membuat harga dirimu naik sekali. Mereka akan merasa lebih dihargai dibandingkan orang yang tidak pernah ikut lomba. Kayanya kerasa bagaimana posisi seseorang ketika berada dalam latar belakang yang berbeda. 
    Ketiga, bukan hanya itu saja melainkan kalau menang dalam pertandingan bisa membanggakan orang tua. kebayang kali ya? 
    Keempat, menambah relasi dari luar  dan terakhir adalah pengalaman semakin bertambah. serta terkadang lomba itu membutakan mata hati yang ada dalam diri. 
    Merasa lebih pintar dan cerdas daripada orang lain. sebenarnya, hal itulah yang harusnya disyukuri bukan disombongkan. karena, semua kemampuan yang ada dalam diri manusia berada dalam genggamannya Allah SWT. Tidak ada yang menghendaki kalau Allah tidak mengizinkan.
    Bukan tidak boleh berlomba dalam kebaikan. Yang terpenting ialah bagaimana diri pribadi menyikapi ketika ikut dengan lomba-lomba yang ada. jJangan biarkan lomba membutakan mata hatimu dan menyakitkan orang yang dianggap lemah. Karena, apa yang dianggap lemah belum tentu selemah yang dikira. Pasti, semua orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
  • 7 Fakta Sistem Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum?

    7 Fakta Sistem  Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum?

    7 Fakta Sistem  Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum? – Nah, guys buat temen-temen yang duduk di bangku kelas 12 2019 makin deket nih! apa saja persiapan yang kalian lakukan untuk menghadapi bertubi-tubi soal dari kemetrian pendidikan? Nah, pasti sudah mempersiapkan kan? apalagi SBMPTN ini.
     Baru baru ini kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggri (kemenristekdikti) mengeluarkan kebijakan baru terkait ujian untuk masuk perguruan tinggi negeri di tahun depan. Dimana, pastinya system ini sangat berbeda dengan tahun ini dan tahun sebelumnya . Konon, katanya site mini sangat jauh berbeda, sampai ada yang setuju dengan tidak setuju.
    Seperti apa, berikut 7 Fakta system baru SBMPTN 2019.

    1.Kuota jalur SNMPTN Semakin berkurang

    Penerimaan Mahasiswa baru tahun depan juga tetap mengunakkan  pola seleksi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yang mana SNMPTN, SBMPTN maupun lewat jalur mandiri itu sendiri.Nah, tahun 2019 yang akan mendatang nanti jalur seleksi SNMPTN mengalami penurunan kuota loh, dimana SNMPTN mengalami 20 persen penurunan kuota untuk jalur ini.  
    Sementara itu SBMPTN mengalami peningkatan kuota menjadi 40 persen. Jadi, makin banyak kesempatan bukan? Sedangkan jalur Mandiri tetap sama yakni 30 persen. dimana, di jalur ini tergantung pihak Universitas untuk menerima seberapa banyak Siswa yang akan diterima ke perguruan tinggi untuk menjadi seorang Mahasiswa.

    2.Peserta bisa mengikuti Tesnya, maksimal dua kali tes

    Nah, buat kamu yang ingin mengikuti tes SBMPTN dua kali dari sebelumnya yang hanya dapat dilakukan sekali KEMENRISTEKDIKTI Membuka peluangini tahun depan. Ketua Panitia SBMPTN 2018 tahun ini, Ravik Karsidi sendiri menjelaskan bahwa setiap peserta yang dapat mengikuti maksimal dua kali dengan membayar biaya pendaftaran sebesar 200ribu setiap tes. Nah, beda yah dengan menggunakan bidikmisi, mereka tidak dikenakan tarif biaya pendaftaran sama sekali.
    Dilansir dari Ristekdikti.go.id yakni Rektor Universitas Sebelas Maret mengatakan bahwa peserta yang dapat mengikuti tes ini dengan mendapatkan nilai yang tertinggi diantara dua tes yang mereka ikuti untuk mendaftar ke program studi yang diinginkan. Adapunn, jenis soalnya yang diujikan sama namun dengan pertanyaan  yang berbeda pada kedua tes. Tes ini akan digelar pada bulan Maret 2019 serentak di seluruh Indonesia. Bagaimana menurutmu? hehe….

    3.Tes di gelar berbasis Komputer (UTBC)

    Tahun lalu, tes SBMPTN dilaksanakn dengan berbasis menggunakan kertas maupun kompuer. Nah tahun depan tak ada lagi tes menggunakan kertas tetapi computer. Tujuannya agar dapat memudahkan  para pendaftar dari kalangan pedesaa untuk mempermudah mereka mengakses atau melaksanakan ujian secara online tanpa harus dating jauh-jauh ke tempat lokasi ujian. Dari pengalaman saya, jujur saya dulu dari jauh hanya untuk mengikuti tes ini ke kota. Maupun temen tes saya lainnya bahkan ada dari luar kota ke tujuan lokasi tempat ke luar kota juga. Tapi, ini tak menjadi penghalang buat mereka yang ingn sukses dijalannya masing masing. Jadi, kamu yang ikuti tes tahun 2019 nanti jangan sia-siain! harus tetap percaya diri dan mempunyai semnagat yang tinggi yah!

    4.Diselenggarakan oleh institusi nirlaba LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)

    Mulai tahun 2019, lembaga inilah yang akan menggelar tes SBMPTN, lembaga ini tak hanya menyelenggarakan tes SBMPTN saja, tetapi juga mengola dan mengola data calon mahasiswa baru sebagai bahan seleksi SNMPTN nanti maupun SBMPTN oleh pihak Rektor di setiap PTN.

    5.Sistem penilaian baru

    Tes, dapat nilai baru bisa daftar ke PTN. Jadi, jika sebelumnya peserta terlebih dahulu mendaftar serta memilih jurusan yang diingkan, nah pada tahun depan mekanisme ini berubah total. Nah nanti peserta terlebih dahulu mengikuti tes, setelahnya mereka akan mendapatkan hasil, hasil inilah yang akan digunakkan untuk mendaftar ke PTN yang diinginkan.

    6.Terdapat dua materi, yakni TPS dan TKA

    Apa itu? TKA adalah tes Kompetensi Akademik, sedangkan TPS adalah Tes kemampuan Skolastik. Sama seperti tahun 2018, tes ujian berbentuk SAINTEK maupun SOSHUM. Sedangkan TPS sendiri adalah tes untuk mengukur kemampuan tes nalar peserta.

    7.Hilangnya uji keterampilan bagi kelompok olahraga dan seni

    Nah, bagi kamu yang minat dijurusan ini beruntunglah, karna tes ini ga ada lagi atau dihilngkan. Jadi tetap semangat yah, buat negjar PTN yang diinginkan!
  • Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah

    Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah

    Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah – Berkomentar di Media Sosial bisa dilakukan oleh siapapun dan kapanpun yang tentunya  memiliki fasilitas. Komentar baik dan buruk memiliki dampak masing-masing yang tentunya relevan. Banyaknya korban dari komentar pedas atau bisa kita sebut sebagai Cyber Bullying sangat memiliki dampak negatif terhadap yang dikomentari maupun yang mengomentari. 
    Perbutaan tidak langsung ini bisa dilakukan dengan mudahnya karena jari kita dapat mengomentari informasi yang kita dapatkan dengan pemikiran sumbu pendek, kapanpun dan dimanapun itu akan meledak. Bullying merupakan salah satu masalah yang marak diantara anak-anak dan remaja. Bullying banyak macamnya, bisa fisik (memukul), verbal (panggilan nama), relasional (isolasi sosial), Bullying bisa terjadi didunia nyata dan dunia maya. Misalnya Cyber Bullying yang  terjadi didunia maya. Cyber bullying menjadi masalah besar dan lebih banyak terjadi di antara generasi muda di abad ke-21.
    Keterlibatan bullying dalam bentuk apa pun dapat memiliki konsekuensi fisik dan emosional yang cukup lama bagi para remaja. Peran orang tua, guru, pendidik dan orang-orang yang berpengaruh dalam pembentukan karakter sangat diperlukan pada msalah ini. Kita tidak bisa mengawasi anak 24 jam dan menekan terus menerus anak di bawah pengawasan kita. 
    Waktu orang tua yang terbatas dengan anak karena sibuk bekerja, sosialisasi dengan teman, bermain, bahkan sibuk dengan gadged sendiri itu membuat fokus kita terhadap pengawasan anak berkurang. Salah satu solusinya yaitu berilah pemahaman tentang etika bermedia sosial beserta dampaknya secara perlahan,  atau bisa candaan, ataupun secara keras sekalipun sesuai dengan keadaan lingkungan rumah masing-masing. 
    Ketika ilmu etika dalam bermedia sosial telah menancap pada pola pikir anak sejak dini maka keresahan kita akan perilakunya di media sosial akan teratasi. Banyaklah berdoa untuk orang-orang disekitar kita juga menjadi salah satu hal yang penting. Kejahatan cyber bullying ini tidak banyak yang tahu karena tidak nyata dalam konteks kita.  
    Suatu penelitian menguak jika Cyber Bullying banyak dilakukan oleh anak-anak dan pelajar (SD, SMP, SMA) dibandingkan mahasiswa, mengapa demikian? karena pengaruh informasi negatif dari dunia maya sangat mudah didapatakan mulai dari penelusuran, pembicaraan antara teman main, dan sajian langsung tanpa kita mencari. Intensitas pelajar memegang HandPhonepun jauh lebih banyak dari mahasiswa namun hal itu tidak semua. Sedangkan mahasiswa cenderung sering  berpikir logis dan bertindak nyata dalam kehidupan sehari-hari misalnya organisasi ataupun kesibukan berbisnis. Ketika budaya cyber bullying ini dibiarkan maka potensi rusaknya mahasiswa dikemudian waktu akan manjadi peluang besar.
    Pada saat seseorang berani memaki orang lain secara langsung itu bisa menjadi masalah besar bahkan bisa menjadi pertengkaran diantara beberapa orang, permusuhan sekala besar dan bahkan tawuran. Masalahnya cyber bullying ini tidak tahu betul siapa pelakunya dan ketika bertemu langsung bisa seperti biasa aja bahkan minta foto ketika yang kita komentari  Artis atau Aktor. Sementara dunia media sosial sekarang sudah menjadi tolak ukur eksistensi dari kehidupan dunia nyata kita. Banyak hal yang bisa mengembangkan potensi diri didunia maya.  
    Cyber Bullying itu harus dihentikan. Namun kebanyakan orang memilih untuk tetap berada dalam situasi seperti ini karena mereka percaya itu akan terselesaikan secara sendiri. Sebagian besar mereka tidak menyadari konsekuensi dari tidak cyber bullying ini. Penegak hukum online dan badan pengatur pemerintah harus bertindak secara tepat karena ini dunia maya. Cyber Bullying akan menjadi masalah serius bahkan bisa menjadi budaya ketika tindakan ini terjadi secara terus menerus dan dibiasakan.  Selamatkanlah orang-orang tercinta disekitar kita dari kejahatan tersembunyi ini.