Category: Jurusan

  • Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai

    Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai

    Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai –  Sobat Shalaazz, menjadi orang sukses merupakan impian dan cita-cita setiap orang. Hampir tidak ada manusia yang berkeinginan gagal dalam hidup mereka. Untuk mewujudkan impian dan cita-citanya tersebut, maka berbagai usaha pun dilakukan. Salah satu upaya yang lazim dilakukan oleh manusia di zaman modern ini mewujudkan impian mereka yaitu dengan menempuh pendidikan setinggi-tingginya.   

    Dengan pendidikan yang baik dan berkulitas diyakini cita-cita mereka akan mudah tercapai. Pendidikan yang dimaksudkan adalah sekolah formal seperti sekolah SMA dan kuliah di perguruan tinggi ternama. Maka tidak heran jika setiap masa penerimaan mahasiswa baru, puluhan ribu lulusan SMA mengantri dipintu gerbang kampus-kampus favorit.   

    Fenomena tersebut bukan hanya di Indonesia bahkan seluruh dunia. Animo lulusan SMA untuk masuk menjadi calon mahasiswa di perguruan tinggi terbaik memang sangat tinggi. Sehingga tingkat persaingan di perguruan tinggi seperti itu juga sangat tinggi. Beberapa calon mahasiswa berpendapat tidak mudah untuk lulus dan diterima menjadi mahasiswa pada kampus-kampus favorit apabila tidak memiliki kecerdasan yang melebihi standar.   

    Baca juga: 4 Metode Tafsir Umum Mahasiswa Jurusan Tafsir Wajib Tahu

    Dengan kata lain, agar bisa lulus dan diterima di perguruan tinggi terbaik, calon mahasiswa harus memiliki kemampuan dan kecerdasan diatas rata-rata. Oleh karena itu diperlukan persiapan yang sangat matang agar calon mahasiswa mampu bersaing dengan ribuan peserta lainnya.   

    Termasuk mengikuti kelas bimbingan belajar khusus untuk menghadapi tes ujian masuk perguruan tinggi. Tetapi untuk sukses dalam menempuh perkuliahan sampai menjadi sarjana dengan nilai terbaik, seorang calon mahasiswa tidak cukup hanya mempersiapkan diri untuk lolos tes masuk saja. Namun mereka perlu juga menilai berbagai aspek lain dalam melihat kemampuan diri.

    Sebab menjalani kuliah pada jurusan yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki akan terasa sangat berat. Kemampuan utama yang perlu diperhatikan dan dimiliki adalah kemampuan bidang akademik, meliputi prestasi selama bersekolah di SMA dalam bidang mata pelajaran yang sudah diikuti.

    Dengan melihat indeks prestasi diatas rata-rata. Kecerdasan akademik yang dibutuhkan adalah yang sesuai dengan bidang ilmu yang akan didalami di perguruan tinggi nantinya. Untuk memperoleh kemampuan akademik, seseorang perlu belajar secara intensif dan dengan jam pelajaran yang mencukupi. Melalui penerapan metode belajar efektif akan menghasilkan kemampuan intelektualitas yang bagus.   

    Selain kemampuan akademik, calon mahasiswa yang ingin masuk perguruan tinggi juga harus mengetahui bakat dan minat yang mereka miliki. Untuk ini bisa dilakukan pada praktisi psikologi atau psikolog yang memberikan jasa tes bakat dan minat. Seseorang akan sangat mudah mengembangkan diri menuju puncak kesuksesan ketika ia dapat mengenali bakat yang ia miliki sejak dini secara persis. Kemudian dengan bakat tersebut ia mampu melakukan sebuah upaya dengan tepat, sehingga dapat mengurangi kegagalan dalam perkuliahan. Bakat atau disebut juga sebagai talenta yang anugerahi Tuhan sejak ia dilahirkan.   

    Salah satu bakat tersebut adalah kecerdasan. Ada bermacam-macam kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang atau setiap orang. Atau lebih dikenal dengan kecerdasan majemuk. Kecerdasan majemuk atau disebut juga kecerdasan berganda diantaranya kecerdasan visual, kecerdasan verbal, dan kecerdasan figural. Semua kecerdasan itu memberikan manfaat yang besar bagi seseorang dalam menciptakan kreativitas. Selama ini tes bakat dan minat seperti terlupakan.   

    Baca juga: Simak 5 Hal Ini Sebelum Memilih Jurusan Hukum Internasional

    Bahkan diantara beberapa orang menanggap tes ini tidak terlalu penting dalam penentuan jurusan kuliah dan karir kerja. Sehingga mereka tidak tertarik untuk melakukannya, ditambah lagi dengan biaya mahal. Padahal dengan mengetahui apa bakat dan minat yang dimiliki akan memudahkan dalam memilih jurusan atau bidang karir yang nanti akan ditekuni.   

    Proses persiapan dalam pelaksanaan tes bakat dan minat dapat dimulai dari kesiapan seorang tester. Tester adalah orang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk memfasilitasi seluruh proses pelaksanaan tes. Ada sembilan sub tes dalam serangkaian tes bakat dan minat ini yang dalam pelaksanaannya memiliki waktu yang sudah ditentukan.   

    Masing-masing yaitu: (1) tes penalaran visual, (2) tes penalaran numerik, (3) tes analisa verbal, (4) tes penalaran urutan, (5) tes pengenalan spasial, (6) tes tiga dimensi, (7) tes sistematisasi, (8) tes kosa kata, (9) tes figural angka, sedangkan terakhir tes minat. Hasil dari “pemotretan” bakat dan minat ini. Oleh ahli akan menganalisis berdasarkan pendekatan keilmuan. Melalui teknik yang dipilih, tester dan praktisi psikolog akan merekomendasikan sejumlah jurusan kuliah dan bidang karir yang paling ideal berdasarkan hasil tes. 

    Selain mendapatkan informasi atau gambaran awal tentang bakat dan minat yang dimiliki, seorang calon mahasiswa juga harus mempertimbangkan pilihan jurusan yang disukai. Pilihlah program studi ataupun fakultas yang disenangi. Artinya menurut kata hati. Dan terakhir tidak boleh lupa mempertimbangkan dari sisi kemampuan ekonomi orangtua. Carilah kampus yang biaya kuliah terjangkau atau tidak terlalu mahal. Bila perlu usahakan untuk mendapat beasiswa baik pemerintah maupun pihak lain.

  • Kuliah Jurusan Seni mau Jadi Apa?

    Kuliah Jurusan Seni mau Jadi Apa?

    Kuliah Jurusan Seni Mau Jadi Apa? – Pertanyaan awal kebanyakan para orang tua ketika anaknya berkeinginan untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi seni. Sebelumnya wajib kita pahami tentang apa yang pernah terucap oleh Ki Hajar Dewantara bahwa tujuan pendidikan adalah memerdekakan manusia, yaitu selamat raganya dan bahagia jiwanya (survive and happy).

    Setelah kemarin mengalami perjalanan kuliah di bidang seni selama tiga setengah tahun, akhirnya aku bisa simpulkan bahwa kuliah di kampus manapun dan jurusan apapun, hasil akhirnya tergantung pada diri pribadi masing-masing. Apakah lulusan kuliah kedokteran pasti jadi dokter?

    Akhirnya aku mencari info beasiswa di internet dan beejodoh dengan salah satu kampus seni di kota Bandung. Memiliki hobi menari sejak kecil, tentu ini jadi kesempatan menarik untuk lebih mengasah bakat sekelas perguruan tinggi.

    Semangat mengumpulkan kelengkapan berkas beasiswa, akhirnya lolos beasiswa dan mulai berkuliah tahun 2013 lalu. Mendapat beasiswa full sampai tamat kuliah tentu hal yang sangat menyenangkan, selain bebas dari biaya perkuliahan juga mendapatkan uang saku kurang lebih Rp.600.000,- saat itu.

    Hal terpenting yang diingat dari mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini adalah “bagaimana caranya harus mempertahankan nilai bahkan berprestasi di kampus” ini menjadi semangatku untuk terus belajar giat dan berprestasi di kampus.

    Aku menjadi mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Fakultas Seni Pertunjukan dengan program studi Seni Tari, selain itu da dua Fakultas lainnya yang bisa kalian pilih jika masuk ke ISBI, yaitu Fakultas Seni Rupa dan Desain, juga Fakultas Rekam dan Media. Saat di awal semester tentu ada rasa kaget dan ingin menyerah menjalani proses perkuliahan yang melelahkan.

    Baca juga: Inilah 15 Kampus Jurusan Musik Terakreditasi dan Terbaik di Indonesia

    Jauh sebelum memutuskan melanjutkan untuk berkuliah adalah bayangan menjadi mahasiswa yang rapi, semangat datang ke kampus untuk berkuliah, jadwal teratur, dan jalan bersama teman-teman.

    Ternyata realitanya di kampus seni sama sekali tidak seperti itu, mahasiswa seni yang memang terkenal dengan gaya gaya nyentrik juga pola pikirnya yang kreatif membuat pemandangan kampus tidak rapi dan kaku seperti kampus lainnya, banyak mural indah di tembok hasil dari mahasiswa seni rupa, melihat para mahasiswa tari berlatih di pendopo lengkap dengan gamelan, kadang ada para mahasiswa teater yang berlatih acting di halaman kampus, olah vokal dan latihan musik mahasiswa karawitan dan lainnya. Semuanya luar biasa, sangat indah dan bisa meninggalkan rindu saat lulus kuliah.

    Sempat merasa lelah karena di awal semester para mahasiswa tari dikenalkan dengan kelas olah tubuh yang memang menguras fisik, belum lagi ditambah aku yang aktif berkegiatan di beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), namun seiring berjalannya waktu semua aktivitas itu menjadi sangat menyenangkan dan enjoy dijalani. Hal unik yang bisa dirasakan saat menjadi mahasiswa seni adalah melihat isi tas kita saat hendak ke kampus, pada umumnya mahasiswa itu ya membawa buku mata kuliah yang akan dipelajari. Lalu dengan mahasiswa seni tari?

    Tentu sama, tapi bukan beberapa buku dan alat tulis yang dibawa. Untuk mata kuliah teori apapun itu cukup dengan 1 buku binder dan tempat pensil beserta isinya, ada juga yang hanya membawa 1 pulpen, atau bahkan tak bawa apapun kertas meminta pada teman dan alat tulis meminjam. Ada ada saja ya.

    Baca juga: Kamu Siswa bahasa? Cek 10 Jurusan Kuliah Ini, Punya Prospek Kerja Bagus.

    Kenapa seperti itu? Karena materi yang kita tulis adalah apa yang telah kita rangkum dari ucapan dosen (intinya saja) jadi tak perlu banyak buku. Lebih uniknya di pertengahan semester yang hampir setiap hari ada mata kuliah praktek.

    Isi tas berubah dengan berbagai macam hal, membawa panah, gondewa, selendang, samping dan korset (untuk mata kuliah tari wayang), membawa keris (tari keurseus), membawa baju dan celana ganti karena pasti banjir keringat (olah tubuh dan tari jaipong), membawa topeng dan tekes (tari topeng), membawa sanggul dan full alat makeup (untuk mata kuliah tata rias busana). Lebih luar biasa lagi saat mata kuliah komposisi tari dan tata pentas, apa yang kita konsepkan untuk sebuah karya kita ya itu yang kita bawa.

    Misal aku pernah membuat karya tari anak-anak tentu yang aku bawa ke kampus adalah congklak, skiping dari karet gelang, kapur, juga buku hafalan lagu lagu anak, ada juga temanku yang membuat karya tari tentang tunadaksa, kalian tau apa yang dia bawa? Kursi Roda! Iya, dia sewa ke rumah sakit untuk kursi roda yang dibawanya ke kampus itu. Sungguh unik.

    Jika ada undangan untuk pertunjukan kolaborasi pasti kita akan berbaur dengan jurusan lain, dan akan banyak keunikan yang kita lihat, misal melihat mahasiswa teater berbicara sendiri (menghafal naskah), mahasiswa seni rupa yang terlihat berantakan karena dikejar deadline untuk karyanya, atau bahkan mahasiswa tari sendiri yang menari nari tanpa musik dan menutup matanya.

    Di pertengahan semester juga mulai banyak pertanyaan dari teman-temanku di kampus lain “Kuliah jurusan tari hanya menari saja di kampusnya?” Dengan tegas aku jawab “tidak.” Di jurusan seni apapun itu kita tetap ada mata kuliah bahasa, pengetahuan umum, juga hal-hal yang menunjang untuk fakultasnya, misal aku di Fakultas seni pertunjukan yang mencakup seni tari, seni teater dan seni karawitan, selain fokus pada jurusan yang diambil, kami juga belajar mengenai tata pentas, sejarah, manajemen produksi seni dan hal lainnya. Pertanyaan berikutnya adalah “Setelah lulus nanti bekerja dimana?” Jika pemikirannya kerja adalah mendapatkan gaji, maka kami para mahasiswa seni sudah lebih dulu bekerja sebelum lulus kuliah.

    Untuk jurusan tari sendiri, hampir seluruh mahasiswanya terkenal dengan kemampuan menarinya yang baik, sehingga hampir setiap sabtu dan minggu mengisi acara baik itu menari di acara pernikahan atau event event besar dan semua itu mendapatkan penghasilan yang lumayan cukup untuk membayar sewa kontrakan juga makan sehari-hari. Belajar mandiri sebelum lulus kuliah, dan aku pribadi berpikiran untuk tidak menjadi pekerja setelah lulus nanti, tapi bisa membuka lowongan pekerjaan.

    Syukur luar biasa itu terwujud, kini aku punya sebuah Sanggar Tari milik pribadi dengan 2 cabang lokasi, aku membuka lowongan mengajar di sanggarku untuk para adik kelas di kampusku dulu.

    Bisa berbagi rezeki dengan orang lain itu membahagiakan bukan? “Lalu apakah ada kegiatan di luar kampus?” jawabannya banyak sekali dan semuanya menyenangkan. Sebut salah satunya bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis bahkan juga dibayar besar.

    Tak jarang kampus seni ini mendapat undangan untuk tampil di luare negeri hingga menginap disana beberapa hari. Tapi tentu tidak semua mahasiswa ikut, akan ada beberapa mahasiswa terbaik yang dipilih oleh ketua jurusan untuk ikut serta dalam event ini. Ada juga kegiatan tahunan khusus untruk jurusan tari “Dialog Tari” ini salah satu hal yang sangat menarik, karena pada acara ini kami mengundang perwakilan mahasiswa dari seluruh kampus seni di Indonesia, yaitu ada Institut Seni Indonesia Denpasar (ISI Denpasar), ISI Padang Panjang, ISI Surakarta, ISI Yogyakarta juga IKJ untul berdiskusi mengenai tema yang diangkat saat itu.

    Pesan terakhir jika kamu punya keinginan untuk melanjutkan kuliah di bidang seni adalah perjelas tujuan, juga jangan patah semangat, karena menjadi mahasiswa seni harus memiliki semangat yang tinggi untuk terus belajar banyak hal, termasuk pemahaman akan seni yang sangat dalam,  akan banyak rintangan saat menjalaninya entah itu jadwal tidur yang berantakan karena sibuk mengerjakan tugas kuliah, latihan untuk mengisi acara, atau pergi antar kota untuk mengisi acara.

    Lelah tapi sangat menyenangkan. Kembali lagi pada topik di atas yang terpenting itu selamat raganya dan bahagia jiwanya. Jangan memaksakan diri untuk menjadi peran yang dipilihkan orangtua. Setiap jiwa berhak atas pengambilan keputusan untuk hidupnya, juga wajib bertanggungjawab dengan apa yang telah ia putuskan. Tetap semangat ! Jadilah pribadi yang bersemangat untuk terus memperbaiki diri.   

    Salam, Mantan mahasiswa ISBI yang rindu almamaternyaLinda Herlianti S.Sn

  • Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik– Hai sahabat shalaazz, masih ingat dengan tulisan saya tentang petani muda? Kemarin saya sudah bahas tentang keberanian menjadi petani muda, menghilangkan segala rasa takut dan malu. Kali ini saya akan membahas jurusan pertanian di sejumlah PTN ternama di Indonesia. PTN ternama bukan hanya mengunggulkan jurusan kedokteran saja.

    Pertanian menjadi salah satu jurusan yang bergengsi juga karena memasuki jurusan pertanian saat ini sangat ketat. Banyak sekali yang daftar, tapi hanya seperempat atau bahkan kurang dari itu yang diterima. Lalu, nikmat Tuhan mana yang bisa saya dustakan saat ini?

    Puji syukur pada Allah SWT yang telah memberikan saya kesempatan menjadi mahasiswi pertanian. Sungguh tidak malu, bahkan bangga karena akan mewujudkan cita-cita mulia sebagai pejuang pangan masa depan. Semua profesi butuh pangan, jadi jangan minder untuk masuk fakultas pertanian.         

    Berikut pilihan PTN yang memiliki fakultas pertanian ternama di Indonesia. Sudah tidak perlu diragukan lagi, karena berdirinya fakultas pertanian di kampus ternama ini sudah lama juga. Berarti masalah kemajuan riset, teknologi dan sumber daya manusianya sudah maju. Bahkan ada hal yang unik dari kampus saya, umur fakultas pertanian lebih tua daripada universitasnya. Penasaran?   Yuk, langsung simak aja di bawah ini:  

    1.  IPB

     Wah, ini kiblatnya kampus pertanian di Indonesia. Dari namanya saja sudah diketahui  IPB (Institut Pertanian Bogor) merupakan kampus pertanian yang tua di Indonesia terletak di Bogor Jawa Barat. Mulai dari S1-S3 tersedia lengkap dengan berbagai jurusan pertanian. Bagi kalian yang ingin belajar sunda dan menikmati panorama alam di puncak bogor, bisa jadi IPB adalah pilihan lanjut studi.  

    2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Kampus yang selalu menjadi Top 3 PTN terbaik di Indonesia ini tidak perlu diragukan lagi. Jurusan pertaniannya juga sudah lama berdiri, dilengkapi dengan laboratorium yang memadai. Terletak di Yogyakarta yang penuh dengan wisata keraton, museum, candi dan lainnya. Bagi kalian yang ingin merasakan jadi anak patih, masuk UGM (Universitas Gajah Mada). Hehe  

    3. UNPAD

    Kembali lagi ke Jawa Barat yang terletak di Bandung. UNPAD (Universitas Padjajaran) memiliki lingkungan yang asri, cocok untuk belajar pertanian disini.  

    4. Universitas Brawijaya (UB)         

    Sekarang menuju ke Jawa Timur, ada UB (Universitas Brawijaya) yang menjadi salah satu kebanggaan PTN di Malang. Bagi kalian yang suka udara sejuk dan dingin, bisa jadi UB jadi pilihan lanjut studi.  

    5. Universitas Indonesia (UI)          

    Kembali lagi ke Jawa Barat yang terletak di Depok. UI (Universitas Indonesia) selama ini banyak yang mengira tidak ada jurusan pertanian, padahal banyak yang tidak tahu kalau ada jurusan “Teknologi Bioproses”. Meskipun pilihan jurusan pertaniannya tidak sebanyak kampus lain, namun tidak perlu diragukan lagi kualitasnya seperti UGM yang masuk Top 3 PTN terbaik di Indonesia.  

    6. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)

    Lokasinya masih di Jawa, tepatnya di Solo. Ada UNS (Universitas Sebelas Maret) yang mempunyai jurusan pertanian juga. Jangan heran ya putri dari No 1 di Indonesia saja alumni dari almamater ini.  

    7. Universitas Diponegoro (UNDIP)

    Lokasinya di semarang yang terkenal dengan lumpia dan kuliner wisata lainnya. Fakultas Pertanian di UNDIP (Universitas Diponegoro) bergabung dengan Fakultas Peternakan, biasa disingkat FPP.    

    8. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

    Nah, ini kampus kebanggaan saya. Selamat datang di tanah ngapak, tepatnya di Banyumas Purwokerto Jawa Tengah. Setahun sebelum berdirinya UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman) sudah berdiri Fakultas Pertanian yang merupakan cabang dari UNDIP, namun sekarang sudah berdiri sendiri.

    Ada 6 jurusan: S1 Agroteknologi, S1 Agribisnis, S1 Ilmu Teknologi Pangan, S1 Teknik Pertanian, D3 Perencanaan Sumber Daya Lahan, D3 Agrobisnis. Selama 4 tahun saya tinggal di Purwokerto, terkenal biaya hidup disana murah dan terdapat banyak wisata alam yang membuat takjub.  

    9. UDAYANA

    PTN yang terdapat di Pulau Dewata (Bali). Kalau kuliah disini seperti pepatah “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”. Bonusnya adalah liburan di pantainya yang indah. Kota ini menjadi tempat wisata para turis. Jadi, membuka peluang kerja juga bagi mahasiswa yang berminat jadi Tour Guide.  

    10. USU

    Keluar dari Pulau Jawa ada USU (Universitas Sumatera Utara) yang mimiliki Fakultas Pertanian juga.   Lalu, apa saja prospek kerjanya ? Simak pembahasan di bawah ini.  

    Prospek Kerja Jurusan Pertanian

    1. Akademisi      

    Kalau kamu lanjut S2 bisa menjadi peluang berkarir menggantikan posisi dosen di kampus almamater. Atau bisa jadi seorang peneliti di Laboratorium atau Balai Penelitian Tanaman.   

    2. Praktisi            

    Jika tidak suka di bidang akademik, kalian bisa langsung turun ke lapang. Misalnya kerja di pabrik makanan, PTPN Kelapa Sawit (menjadi mandor kebun, Manager Trainer dan bagian Marketing). Jangan takut capek, gaji praktisi juga menggiurkan loh. Lumayan untuk tabungan masa depan.   3. Enterpreneur        

    Wanita yang memilih menjadi Ibu rumahtangga saja bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian dari rumah. Misal, berbudidaya tanaman hidroponik dan menjual souvenir tanaman hias. Jadi, ilmu pertaniannya masih diterapkan.  

    4. Penyuluh                

    Bagi yang punya hobi jalan-jalan dan suka bergaul dan berkomunikasi dengan petani bisa memilih profesi sebagai penyuluh pertanian.  

    5. Kerja di Pemerintahan        

    Bisa kerja di BUMN atau bahkan menjadi Menteri atau staf di Kementerian Pertanian.  

    6. BANK                

    Hampir semua jurusan bisa kerja di BANK, termasuk sarjana pertanian. Mungkin nanti kerjanya di bagian peminjaman modal koperasi kelompok petani.      

    Itu hanya sebagian yang dapat saya jelaskan. Semoga bisa membuka pandangan kalian tentang pertanian, terutaman calon mahasiswa yang masih galau dengan pilihan hidupnya.    Semoga bermanfaat      

  • Bagaimana Cara Drafting Perjanjian Internasional?

    Bagaimana Cara Drafting Perjanjian Internasional?

    Bagaimana Cara Drafting Perjanjian Internasional? – Hai, sobat Shalaazz! Kembali lagi dengan artikel yang berwawasan Hukum. Teruntuk teman-teman yang belum mengetahui cara drafting perjanjian internasional. Pada kesempatan kali ini akan dibahas! Persiapan apa yang dibutuhkan ketika drafting perjanjian internasional? Bagaimana cara drafting perjanjian internasional dengan meninjau prosesnya? Simak di bawah ini ya!

    Persiapan drafting perjanjian internasional

    Persiapan yang dibutuhkan ketika drafting perjanjian internasional ialah: Pertama, menurut pandangan Lawyer dalam webinar Hukum Perjanjian Internasional mengatakan bahwasannya seorang ahli hukum harus memiliki pengetahuan tentang isu hukum yang mendalam.

    Contohnya, Mungkin, teman-teman ada yang sudah pernah mendengarkan atau masih belum mendengarkan tentang isu yang dibahas di publik dalam World Health Assembly tentang usulan membuat perjanjian internasional baik persiapan maupun respon Pandemik Covid-19 yang diusulkan oleh beberapa negara baik menteri maupun kepala negara.

    Kedua, pengetahuan tentang teoritis yang kuat dalam memahami hukum perjanjian baik dalam hukum nasional maupun hukum internasional. Contohnya, menjelaskan mengenai cakupan pengaturan Vienna Convention on the Law of Treaties between States 1969, pengertian dan berbagai bentuk perjanjian internasional, pihak dalam perjanjian internasional, kapasitas dalam mewakili negara dalam membuat perjanjian internasional, bagaimana negara mengikatkan diri, melakukan pensyaratan, dan melakukan pengakhiran terhadap perjanjian internasional, kekuatan hukum perjanjian internasional terhadap negara ketiga yang bukan negara pihak, keberlakuan perjanjian internasional.

    jika adanya ketidakabsahan atau jika ada perjanjian internasional baru yang timbul mengenai materi yang sama, dan bagaimana posisi perjanjian internasional serta pengaturan pembuatan dan pengesahan perjanjian internasional dalam sistem hukum Indonesia.

    Ketiga, kemampuan dalam bernegosiasi yang dibicarakan pada tahap ini ialah tekniknya. Biasanya dinilai kemampuan berinovasi, open mindset, networking dan akhlak yang bisa dipakai. Terakhir, kemampuan legal drafting yang biasanya dipakai di dalam Law Firm atau NGO. Dalam hal ini, kemampuan ahli hukum bukan hanya bertanggung jawab sebagai moral saja melainkan tanggung jawab keprofessionalannya.

    Dengan memperhatikan “keamanan dalam bernegosiasi” berupa: Politis (tidak bertentangan dengan kebijakan luar negeri Republik Indonesia dan kebijakan Pemerintah Pusat), Keamanan (tidak digunakan sebagai kedok kegiatan asing atau spionase yang mengancam stabilitas dan keamanan dalam negeri), Yuridis (kejelasan dan kepastian hukum untuk menghindari loopholes atau celah hukum), Teknis (tidak bertentangan dengan kebijakan Kementerian atau instansi terkait), dan Finansial (tidak mengakibatkan kerugian atau beban eksesif pada keuangan negara.

    Struktur Umum Drafting Perjanjian

    Nah, setelah persiapan telah dilakukan, maka Sobat Shalaazz dapat mengetahui struktur umum dalam perjanjian yakni: Title, Preamble, Body, Final Provisions, Testimonium, dan Annex. Dalam proses membuat drafting perjanjian internasional dapat dilihat berupa informal yang terdiri dari: Inisiatif (dilihat dari pihak manakkah yang memulai apakah pihak Indonesia ataukah pihak asing), Korespondensi, Kajian Bersama dan Scoping Paper (menjabarkan yang akan dibahas. Misalnya, isu tentang pajak berganda atau hukum WTO.

    Dalam Scoping paper ini menunjukkan object dan purpose yang ada dalam draft yang nantinya akan dibahas dalam negosiasi). Adapun, berupa formal yang meliputi: Negotiations dan Drafting serta Pengesahan dan Implementasi. Contoh sederhana dari drafting perjanjian internasional yaitu: “A period of 3 (three years) and may be renewed for the same period as mutually agreed by the parties in writing. (Kalimat benar). Adapun, “Period of 3 years and can be exended” (kalimat salah)

    Mungkin, sekian dari artikel yang telah saya tuliskan. Semoga bermanfaat dalam membahas drafting perjanjian internasional pada kesempatan kali ini.

  • 10 Prospek Kerja Jurusan Gizi Yang Menggiurkan

    10 Prospek Kerja Jurusan Gizi Yang Menggiurkan

    Saat ini jurusan gizi seperti sedang naik daun lho sobat shalaazz, pasalnya jurusan gizi ini digadang – gadang sebagai jurusan dengan prospek kerja yang menggiurkan baik lulusan akademik maupun vokasi. Menjadi lulusan jurusan gizi gak terbatas hanya jadi ahli gizi rumah sakit atau tenaga gizi Puskesmas saja lho. Apa saja Prospek kerja jurusan gizi nanti setelah lulus ? Yuk simak !

    1. Staf penjamin mutu di Industri Makanan dan Minuman

    Prospek kerja jurusan gizi yang menggiurkan pertama adalah menjadi staf penjamin mutu di Industri makanan dan minuman. Kenapa ahli gizi bisa kerja disini ? Jawabnya karena kuliah jurusan gizi tidak hanya sekadar mempelajari zat gizi makanan, tapi juga akan mempelajari sampai ke ilmu keamanan makanan dan kualitas mutu makanan. Di sini kamu bisa berprofesi sebagai Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). Salah satu industri makanan dan minuman bergengsi yang sudah memakai jasa ahli gizi di Indonesia adalah Aaerofood ACS.

    2. Perencana menu dan gizi di berbagai perusahaan

    Ada banyak perusahaan di Indonesia yang sudah menyadari penuh dengan kesehatan karyawannya bahkan sampai ke asupan gizinya lho. Salah satunya ada perusahaan tambang. Perusahaan tambang menjadi prospek kerja jurusan gizi yang menjanjikan tentunya karena perusahaan umumnya akan memberikan banyak asuransi dan gaji yang optimal. Yakin gak mau kuliah di jurusan gizi nih ?

    3. Peneliti Gizi di berbagai lembaga penelitian gizi dan kesehatan

    Saat ini ahli gizi selalu dilibatkan dalam upaya – upaya pemecahan masalah di Indonesia. Riset yang berkaitan dengan masalah gizi tentunya menjadi prospek kerja jurusan gizi yang tidak kalah menarik. Kamu bakal bergabung dengan senior yang profesional dan semakin ilmiah. Untuk jadi peneliti kamu wajib banget nih untuk lanjut lagi kuliah S2 dan S3 Gizi luar negeri atau dalam negeri

    4. Konsultan Gizi di Pusat Kebugaran (Gym)

    Pusat kebugaran di Indonesia juga sudah melirik ahli gizi untuk menjadi bagian dari mereka. Kuliah di jurusan gizi juga ada bidang gizi olahraga. So, buat kamu yang aktif di bidang olahraga, bisa nih menjadikan kesempatan ini sebagai prospek kerja jurusan gizi.

    5. Menjadi Enumerator pada riset kesehatan

    Pernah lihat hasil penelitian di skripsi, jurnal ataupun artikel yang menuliskan data riskesdas ? Nah itu salah satu hasil riset yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan, salah satunya tenaga gizi yang direkrut oleh Kementerian Kesehatan RI secara berkala.

    6. Pengusaha di bidang makanan dan minuman

    Kuliah di jurusan gizi juga mempelajari mata kuliah kewirausahaan lho, nah ini tentunya bakal menjadi bekal buat kamu yang suka bisnis di bidang makanan dan minuman. Kalau produk makanan dijual langsung oleh ahlinya duhh siapa yang bisa nolak sih, udah enak plus sehat pula.

    7. Konten Creator Gizi

    Era millenial dan New normal ini konten terkait kuliner sedang menjadi primadona. Banyak orang yang mencari tips memasak di sosial media. Kebayangkan kalau yang bikin konten adalah seorang ahli gizi. Kalau kamu mau menjadikan diri kamu bergerak di bidang ini, tentunya harus menjadi orang yang kreatif agar memberikan manfaat yang benar bagi masyarakat luas. Ini akan jadi prospek kerja jurusan gizi yang menjanjikan dimasa depan.

    8. Pegawai Negeri Sipil

    Kamu bermimpi menjadi tenaga pelayan kesehatan yang bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) ? Kuliah di jurusan gizi bisa mengantarkan kamu kesini. Cek saja saat pelaksanaan CPNS maka formasi ahli gizi dari D3 D4 dan S1 Gizi ada tersebar banyak di seluruh kecamatan di Indonesia. Wah prospek kerja jurusan gizi terbuka lebar untukmu.

    9. Tenaga Kontrak Gizi

    Malas terikat kerja selamanya ? Maka kamu bisa memilih menjadi tenaga pelayanan kesehatan gizi kontrak baik di rumah sakit maupun puskesmas. Pemerintah daerah sering sekali membuka lowongan gizi sesuai dana daerah.

    10. Buka Praktek Layanan Gizi Mandiri

    Masyarakat dari berbagai kalangan saat ini sudah sangat menyadari betapa pentingnya ahli gizi dalam menjalankan diet harian mereka. Atas alasan privasi biasanya seseorang membutuhkan ahli gizi yang bisa memberikan pelayanan ini. Praktek layanan gizi mandiri bisa dibuka tentunya setelah kamu menyelesaikan pendidikan profesi gizi (RD).

    Nah sebenarnya masih banyak sekali prospek kerja jurusan gizi yang membuat kamu gak perlu khawatir bagaimana masa depanmu nanti. Karena yang tertulis di laman Shalaazz ini aja sudah 10, pasti masih banyak lagi profesi ahli gizi diluar sana. Udah yakin kan kuliah di jurusan gizi ?

  • Jurusan Manajemen Haji Terbaik

    Jurusan Manajemen Haji Terbaik

    Jurusan Manajemen Haji Terbaik – Halo sobat Shalaazz yang sedang mencari-cari jurusan untuk menjadi pilihan keilmuan bidang keagamaan, kamu bisa pilih jurusan Manajemen Haji & Umrah terbaik di Indonesia sebagai salah satu pilihan jurusan yang diminati.

    Jurusan ini hanya terdapat di kampus islam negeri dibawah naungan Kementerian Agama, sebut saja kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, yang merupakan kampus islam negeri terbaik dibawah naungan Kementerian Agama. Kampus yang berada diperbatasan antara Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan ini merupakan daerah yang cukup sibuk, karena kemacetan selalu menghiasi atmosfer Ciputat setiap harinya.

    Untuk memasuki jurusan Manajemen Haji & Umrah ini kamu bisa mengikuti seleksi terlebih dahulu, diantaranya melalui jalur PMDK, SBMPTN, SNMPTN, SPAN-PTKIN maupun Ujian Mandiri dengan pilihan kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

    Setelah memilih kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, lalu pilihlah jurusan Manajemen Dakwah (Manajemen Haji & Umrah) yang berada di Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi, bisa dicek juga diwebsitenya langsung http://www.uinjkt.ac.id. Jurusan Manajemen Haji & Umrah ini merupakan jurusan terbaik di Indonesia dengan biaya termurah di kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, pada tahun 2018 biaya persemester Rp. 1.040.000;00.

    Di jurusan ini dapat ditempuh selama 4 tahun dengan sistem 7 semester belajar teori dan 1 semester fokus penelitian skripsi. Disetiap semester belajar tentang teori haji & umrah, diantaranya Manajemen Haji & Umrah, Fiqih Haji & Umrah, Manajemen Penyelenggaraan Haji & Umrah, dan lain sebagainya.

    Pada semester 6, Mahasiswa melakukan magang atau Praktek Kerja Lapangan selama 3 bulan di Travel Haji & Umrah dibawah naungan Asosiasi Haji & Umrah yang telah melakukan MoU dengan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, diantaranya AMPHURI, HIMPUH & ASPHURINDO (sekarang SAPUHI). Dalam 3 bulan selama magang tersebut, Mahasiswa akan belajar praktek tentang segala hal yang berkaitan dengan proses keberangkatan dan kepulangan jamaah umroh & haji plus.

    Sebelum magang dilaksanakan, Mahasiswa dibekali dengan pelatihan awal terlebih dahulu yang dibimbing oleh travel haji & umrah dibawah naungan asosiasi tersebut. Ketika magang dilaksanakan selama 3 bulan, Mahasiswa juga dapat sekaligus melakukan penelitian untuk skripsi, banyak Mahasiswa yang melakukannya, magang sekaligus penelitian skripsi.

    Itulah gambaran terkait jurusan Manajemen Haji & Umrah yang ada di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, semoga bermanfaat.

  • Apa perbedaan jaksa dan penuntut umum?

    Apa perbedaan jaksa dan penuntut umum?

    depositophoto.com

    Shalaazz.com – Dalam artikel sebelumnya ditulis mengenai kelebihan masuk jurusan Fakultas Hukum. Nah, pada kesempatan kali ini penulis akan membahas perbedaan jaksa dan penuntut umum! Simak di bawah ini ya!

    Di dalam KUHAP, dapat ditemukan perincian tugas penuntutan yang dilakukan oleh para jaksa. KUHAP membedakan pengertian Jaksa dalam pengertian umum dan penuntut umum dalam pengertian jaksa yang sementara menuntut suatu perkara.

    Di dalam pasal 1 butir 6 ditegaskan hal itu sebagai berikut:

    A. Jaksa adalah pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untuk bertindak sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

    B. Penuntut umum adalah jaksa yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim.
    Secara pandangan subjektif untuk posisi objektif Pasal 13 KUHAP, ialah Jaksa yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim.

    Menurut KUHAP tugas dan wewenang jaksa ialah:

    1. menerima dan memeriksa berkas perkara penyidikan dari penyidik atau penyidik Pembantu.
    2. Mengadakan prapenuntutan apabila terjadi kekurangan dalam penyidikan dengan memberi petujunjuk penyempurnaan.
    3. Memberikan perpanjangan penahanan, melakukan penahanan atau penahanan lanjutan dan atau mengubah status penahanan  setelah pelimpahan berkas dari penyidik.
    4. Membuat surat dakwaan.
    5. Melimpahkan perkara ke pengadilan.
    6. Menyampaikan ketentuan kepada terdakwa tentang hari dan waktu sidang dan memanggil saksi dengan surat panggilan.
    7. Melakukan penuntutan.
    8. Penutup perkara demi kepentingan umum (Asas Oportunitas). 
    9. Mengadakan tindakan lain dalam lingkup tugas dan tanggung jawab sebagai penuntut umum mengurai ketentuan undang-undang.
    10. Melaksanakan penetapan hakim. (Jaksa Masuk Kepada Lembaga Eksekutif) Menurut UU Jaksa Penuntut Umum ialah yang melaksanakan Di bidang pidana mirip KUHAP, Di bidang perdata dan TUN atas nama negara atau pemerintahan dan Di bidang ketertiban dan ketentraman umum.

    Ketentuan pasal 14 KUHAP Jaksa atau penuntut umum di indonesia tidak mempunyai wewenang menyidik perkara dari permulaan ataupun lanjutan.

    Dimana hal ini Indonesia membedakan antara penyelidikan (dimana penyelidik itu hanya terdiri dari polisi negara saja dan dalam kepangkatannya ialah sekurang-kurangnya pembantu letnan polisi), penyidikan( dimana penyidik itu terdiri dari polisi negara dan pegawai negeri sipil tertentu yang diberikan wewenang khusus oleh undang-undang dan yang berpangkat sekurang-kurangnya

    Pengatur Muda Tingkat I (Golongan IIb), dan penuntutan serta tidak pernah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka ataupun terdakwa.

    Perbedaan jaksa atau penuntut umum di berbagai negeri Indonesia memisahkan antara penyidikan dan penuntutan.

    Amerika Serikat mengatakan bahwa posisi Jaksa atau penuntut umum adalah posisi sentral dalam penegakan hukum dan disisi lain juga mampu di bidang politik. Begitu pula dengan negeri Belanda yang dapat bertanggung jawab secara hierarkis atas penyidikan yang tidak bisa dilakukan oleh kepolisian sehingga bisa diambil alih oleh jaksa atau penuntut umum.

    Mengapa di indonesia berbeda fungsi jaksa atau penuntut umumnya? Dikarenakan dalam KUHAP sendiri tidak memiliki makna yang secara detail sehingga ketika dibaca lebih detail lagi peranan jaksa atau penuntut umumnya hanya bersifat samar-samar yang tidak memberikan alasan.
    Hal ini dapat ditarik kesimpulan pengertian jaksa adalah menyangkut jabatan sedangkan penuntut umum menyangkut fungsi.

  • Mengenal Jurusan Agroteknologi, Lengkap!

    Mengenal Jurusan Agroteknologi, Lengkap!

    Jurusan Agroteknologi



    Mengenal Jurusan Agroteknologi Lengkap– Hai Sobat Shalaazz, Artikel kali ini spesial untuk calon mahasiswa baru yang masih kebingungan memilih jurusan kuliah. Saya sebagai Sarjana Pertanian ingin merekomendasikan salah satu jurusan yang ada di Fakultas Pertanian yaitu Jurusan Agroteknologi. Agar kita mengenal Jurusan Agroteknologi secara menyeluruh, berikut ulasan lengkap mengenai Jurusan Agroteknologi:

    Apa itu Agroteknologi?

    Salah satu jurusan baru yang mempelajari teknologi budidaya pertanian untuk meningkatkan kualitas produksinya. Ilmu ini mempelajari pertanian secara terpadu atau antara agronomi, hortikultura, ilmu tanah, hama penyakit tumbuhan, pemuliaan tanaman, dan agroekologi.

    Sebelum terdapat jurusan agroteknologi, kelima disiplin ilmu pertanian yang disebutkan di atas menjadi jurusan tersendiri. Namun, saat muncul jurusan Agroteknologi kebanyakan kampus menghapusnya menjadi jurusan agroteknologi, kecuali beberapa kampus yang tidak terdapat jurusan Agroteknologi seperti UGM dan IPB.

    Apa saja yang dipelajari dari jurusan Agroteknologi ?

    1. Agronomi: Ilmu budidaya pertanian tanaman pangan dan perkebunan.
    2. Hortikultura: Ilmu budidaya pertanian tanaman hortikultura (sayur, buah, dan tanaman obat-obatan serta tanaman hias).
    3. Ilmu Tanah: Mempelajari tanah sebagai fungsi media tanam.
    4. Perlindungan Tanaman: Ilmu yang mempelajari cara mengatasi hama dan penyakit tanaman.
    5. Pemuliaan Tanaman: Ilmu yang mempelajari genetika tanaman hingga menghasilkan varietas baru melalui penyilangan tanaman.
    6. Agroekologi: Ilmu yang mempelajari lingkungan pertanian yang baik dan tidak tercemar dari limbah pertanian.

    Bagaimana prospek kerja dari lulusan Agroteknologi ?

    1. Pendidik: Bisa menjadi guru SMK Pertanian, bahkan jika lanjut S2 bisa menjadi Dosen Pertanian.
    2. Karyawan: Bisa bekerja di perusahaan  pertanian, seperti benih atau pupuk dan lainnya.
    3. Pengusaha: Bisa menjadi pengusaha pertanian, misal membuka toko pertanian atau berbudidaya hidroponik dan lainnya.
    4. Konsultan: Bisa memberikan konsultaso permasalahan pertanian yang diajukan oleh permasalahan petani-petani.
    5. Penyuluh: Bisa menjadi penyuluh pertanian yang langsung terjun ke lapangan memberikan pelatihan pada petani.

    Masih banyak lagi lapangan pekerjaan yang terbuka lebar untuk lulusan jurusan Agroteknologi karena negara kita termasuk negara agraris yang perlu dikembangkan setiap saat. Jadi, mulai saat ini jangan ragu untuk memilih jurusan Agroteknologi.
    Salam
    Petani Berdasi

  • Kelebihan  Memilih Kuliah Jurusan Hukum

    Kelebihan Memilih Kuliah Jurusan Hukum

    Kelebihan  Memilih Kuliah Jurusan Hukum –  Buat teman-teman yang merasa jurusan hukum terlalu sulit untuk ditaklukkan. Maka, cobalah untuk menaklukkan jurusan hukum yang memberikan beberapa kelebihan yang didapatkan dari jurusan hukum. Apa saja kelebihannya? Simak di bawah ini!

    1. Critical thinking

    kelebihan memilih jurusan hukum, dimana mahasiswa jurusan hukum dituntut untuk peka terhadap isu-isu yang menyangkut tentang hukum. Isu-isu terkini biasanya sering dikritisi, didiskusi dan diargumentasikan di hadapan publik. Sebagaimana konsep omnibus law yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan, berbagai draf undangundang yang menggunakan konsep omnibus law. Khususnya, RUU Cipta Lapangan Kerjatidak merefleksikan keberpihakan pemerintah untuk melindungi warganya dari bentuk penindasan.

    Baca Juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    Sistem kebut-kebutan dalam konsep omnibus law ini harus dilihat dari perlindungan UMKM yang harusnya berbarengan dengan penjagaan lingkungan dan perlindungan kepada hak pekerja itu sendiri. Bukan semata-mata melindungi ekosistem investasi itu sendiri. Maka, dari itulah kelebihan jurusan hukum mengkritisi isu-isu seperti ini agar pemerintah dapat mempertimbangkan kembali sebelum disahkan.

    2. Problem solving

    Dalam menangani setiap kasus yang ada. Mahasiswa jurusan hukum memiliki mental yang tangguh dalam menangani kasus untuk menjadikan problem solving di setiap permasalahan yang ada. Karena, mau tidak mau mahasiswa jurusan hukum harus dapat melakukannya. Kalau tidak dilakukan maka hukum akan goyah dan terombang-ambing.

    3. Pengalaman 

    Dalam setiap alur menjadi mahasiswa jurusan hukum. Bukan karena tidak bisa berargumentasi. Namun, teman-teman dilatih berargumentasi. Bukan karena tidak bisa menganalisa kasus. Tetapi, teman-teman diajarkan untuk rajin dan disiplin dalam mencari referensi. Mahasiswa jurusan hukum ketika mencari pekerjaan akan terlihat baik di mata orang banyak karena terkenal dengan hapalan serta critical thinkingnya. Oleh karena itu, mahasiswa jurusan hukum harus memberikan yang terbaik dengan pengalaman yang terbaik pula.

    Baca juga: Ontologis: Menjelaskan Objek Kajian Filsafat Ilmu

    Mungkin ketiga itulah yang menjadi kelebihan hukum dengan jurusan-jurusan lainnya. Terkadang mengasyikkan dan terkadang pula membosankan. Namun, ketika menikmati setiap prosesnya. Semua itu akan menjadi kebahagiaan tersendiri untuk menjadi mahasiswa jurusan hukum.
  • Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?- Hai Sobat Shalaazz, Artikel kali ini akan membahas jurusan ips bisa masuk fakultas apa saja nih? Setelah artikel sebelumnya yang menjelaskan sarjana hukum dan informasi-informasi pendidikan lainnya. Simak di bawah ini ya!

    1. Psikologi 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Yang menyukai pemahaman akan manusia terdapat dua ranah yakni: ranah IPA ialah Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Hasanuddin dan ranah IPS seperti Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Walaupun dibedakan ranahnya namun, Psikologi tetaplah Psikologi yang mempelajari kejiwaan manusia. Hanya saja yang membedakan ialah variasi mata kuliah dan penekanan dalam ranahnya serta yang sejarah sebelum didirikannya.

    2. Hukum

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Bisa dikatakan adalah jurusan ips yang paling banyak dikenal orang. Sebagaimana yang kita ketahui hukum selalu menjadi polemik setiap kehidupan. Maka, dari itu materi-materi yang jurusan IPS ajarkan akan selalu berkaitan dengan hukum. Oleh karena itu, hukum cocok dimasukkan ke dalam jurusan IPS.

    3. Sastra

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    bisa dikatakan pilihan yang begitu banyak dikenal. Mengapa tidak? Saking banyak pilihan sastra diantaranya berbanyak bahasa membuat sastra terkenal dengan karyanya. Tak dipungkiri juga kalau jurusan IPS paling cocok untuk orang-orang yang suka sastra dikarenakan kehidupan yang penuh kebebasan, penuh cerita bisa dijadikan sebuah karya. Namun, tak dipungkiri jurusan IPA bisa masuk ke fakultas ini. Hanya saja peluang-peluangnya begitu besar disini karena semua dilahirkan untuk menuliskan kisah hidupnya. Walaupun hanya sebagian besar memberikan kontribusinya.

    4. Bisnis, manajemen, akuntansi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Ini bisa dikatakan hal yang paling dicari masa kini dalam pekerjaan apapun itu. Karena, zaman kini sudah mulai dikatakan mindset Entrepreneur. Sudah banyak yang memulai berwirausaha hanya karena ingin ada kebebasan dalam meluangkan waktu tanpa perlu adanya ikatan secara full time. Jurusan IPS cocok untuk masuk fakultas ini dikarenakan banyak waktu luang yang didapatkannya serta dapat memanajemen dalam sumber daya manusia ataupun menghitung-hitung uang.

    Baca juga: 5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    5. Ilmu sosial dan politik

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Inilah yang sering dibincangkan dalam kalangan negara dan selalu berurusan dengan materi jurusan IPS yang mengetahui hingga akar-akarnya ilmu sosial dan politik seperti apa? Kedekatannya dalam bersosiologi yakni menjadi penyambung antara pejabat, akademisi, politisi dan masyarakat.

    6. Ilmu komunikasi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Sebagaimana yang sering disyiarkan lewat media-media massa. Tak henti-hentinya orang ingin belajar menjadi reporter, menjadi public speaking yang baik, benar dan sistematis didapatkan dari pelatihan-pelatihan yang berjurusan IPS dikarenakan setiap materinya selalu berhubungan dengan wawancara kehidupan. Oleh karena itu, jurusan IPS bisa masuk fakultas ini dengan berbagai dinamika didalamnya.

    Baca juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    7. Desain grafis, Desain Produk

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Hal yang sering dicari dikarenakan sedikit sekali yang bisa mempelajari design. Walaupun di zaman millennial ini sudah dipermudah dengan berbagai aplikasi design agar tidak susah membuat design. Dikarenakan kesenganggannya dalam jurusan IPS tak dipungkiri jurusan IPS bisa masuk fakultas design ini yang menyukai tingkat kreatif yang tinggi.

    8. Tata rias dan kecantikan 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    (Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jakarta) Hal ini bukan sembarangan merias melainkan harus sebanding dengan pengalaman dan keilmuan. Didalamnya sebelum belajar rias harus belajar anatomi dan fisiologi, beli alat-alat make up yang lumayan mahal harganya, mencari model praktikum, uji kompetensi SPA di dunia industri, dan membuat acara pagelaran

    Mungkin, itulah beberapa fakultas yang bisa dimasuki oleh jurusan IPS. Semoga bermanfaat dan meneruskan pendidikannya hingga mencapai impian masa depan yang lebih baik.
  • Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari

    Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari

     
    Mengapa Migas Penting Untuk di Pelajari?



    Jurusan Teknik Perminyakan Migas Penting Di Pelajari– Tahu tidak bagaimana perkembangan Minyak dan Gas Bumi di Indonesia? Kenapa di negeri tercinta ini seringkali permasalahan ini diabaikan begitu saja? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

    Mengetahui pengetahuan Minyak dan Gas Bumi atau disingkat dengan migas ini tidak banyak diketahui semua orang. Termasuk para pemuda yang mengaku sebagai pelajar pendidikan. Inilah beberapa alasannya.

     

    Pertama, Dalam buku berjudul “Hukum Administrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di Indonesia” dijelaskan bahwasannya sudah dua abad lebih migas menjadi bagian yang sama sekali tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia termasuk bagi manusia di Indonesia.

    Baca Juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    Namun demikian, keberadaan industri migas di Indonesia bagi kalangan kebanyakan ibarat suatu “misteri” yang tidak mudah untuk diketahui. Fakta menunjukkan industri migas secara sengaja atau tidak telah menempatkan diri atau ditempatkan sedemikian “Exclusive”nya sehingga “tidak terjamah” oleh pengetahuan khalayak ramai.

    Bukti sederhananya, banyak orang Indonesia (bahkan kaum terpelajar) tidak mengetahui apa beda “eksplorasi” dan “eksploitasi”, serta apa beda kegiatan “Hulu” dan “Hilir” migas. Perkecualian bagi segolongan orang yang hidup di lingkungan terbatas di sekitar pusat-pusat kegiatan migas di Riau, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan dan Jawa Barat (khusunya Cirebon) umumnya mampu memahami kegiatan industri ini dengan “baik”.

    Di Jawa Timur sebagai daerah yang termasuk pertama kali tempat produk komersil minyak tetapi masyarakatnya saat ini tidak banyak yang mengetahui seluk beluk tentang minyak dan gas bumi.

    Kedua, implementasi dari Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 belum secara penuh dikuasai oleh negara Indonesia. Banyaknya perusahaan asing mengelola migas yang merupakan dasar dari segala hajatnya kekayaan negeri tercinta ini.

     

    Padahal, sejatinya yang ada pada Undang-Undang Dasar 1945 ini merupakan konsep hak kedaulatan rakyat. Dimana pemerintah sebagai peningkat kemakmuran rakyat dan rakyat sebagai penentu dan pengawas dalam pengelolaan kekayaan alam migas ini. Tetapi, itu tidak terbukti dalam kenyataan yang ada.

    Kedua alasan itulah yang seringkali menghambat perkembangan migas untuk dikelola oleh negara tercinta ini. Banyaknya ketidaktahuan akan migas itu penting untuk dipelajari seiring dengan tingginya teknologi. Sebaiknya pembelajaran migas ini dilakukan di dalam dunia pendidikan. Karena pasokan migas ini selalu paling ditunggu oleh khalayak banyak dan sebagai upaya pencari jati diri hak kedaulatan rakyat.

  • Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya

    Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya

    Perbedaan Hukum Pidana Dan Perdata Yang Sebenarnya
    Perbedaan Hukum Pidana Perdata Yang Sebenarnya–  Mempelajari ilmu hukum bukan hanya sekedar mengetahui arti ilmu hukum semata melainkan membedakan juga diperlukan dalam menyikapi sebuah permasalahan yang ada untuk nanti divonis memakai hukum apa?. Nah, artikel ini akan memberikan perbedaan antara pidana dengan perdata. Simak di bawah ini ya!

    Menurut (Prof. Dr. Efa), Hukum acara perdata adalah sekumpulan peraturan yang mengatur tentang tata cara bagaimana seseorang harus bertindak terhadap orang lain, atau bagaimana seseorang dapat bertindak terhadap negara atau badan hukum, demikian juga sebaliknya, seandainya hak dan kepentingan mereka terganggu, melalui suatu badan yang disebut pengadilan, sehingga tercapai tertib hukum.

    Dengan demikian tujuan hukum acara perdata adalah tercapainya tertib hukum, karena apabila cara bertindak untuk mempertahankan hak dan kepentingan yang terganggu itu dilakukan tidak melalui badan pengadilan, maka akan terjadi tindakan main hakim sendiri (eigenrichting).Secara konvensional, penyelesaian sengketa perdata dilakukan melalui proses pengadilan (litigasi), dalam hal demikian, maka hukum acara perdata (HIR, RBG, dan peraruran lainnya tentang acara perdata) bersifat memaksa dan mengikat.

    Menurut Pompe, merumuskan bahwa hukum pidana materiil sebagai keseluruhan peraturan hukum yang menunjukkan perbuatan mana yang seharusnya dikenakan pidana dan di mana pidana itu seharusnya menjelma.

    Dari pengertian tersebut dapat dibedakan kalau pidana dan perdata terletak pada kepentingan dan konsekuensi yang didapat oleh seseorang atas perilakunya yang tidak sesuai dengan peraturan. Dalam hukum pidana kepentingannya bersifat umum yang mana itu berkaitan dengan ketertiban, keadilan, serta kepastian hukum. Serta konsekuensinya bisa berupa hukuman mati yang mana itu tidak ada dalam hukum perdata.

    Apabila keputusan dalam mengadili itu salah maka penegak hukumnya pun diberatkan dengan hukuman setimpal. Oleh karena itu, dalam hukum pidana harus hati-hati dalam memasukkan serta menghakimi seseorang karena konsekuensinya bukan lagi bersifat administratif semata melainkan hukuman lainnya bisa mempengaruhi.

    Sedangkan, hukum perdata bersifat perseorangan yang dimana hanya orang berekepentingan saja yang membutuhkan hukum. Misalnya, hak waris, hak pernikahan, hak gugat cerai, dan lain sebagainya yang bersifat perseorangan. Namun, konsekuensi dalam hukum perdata tidak mengenal hukuman mati hanya bersifat administratif dan lelang saja.

    Mungkin, itulah perbedaan pidana dan perdata yang dilihat dari pengertian serta yang telah dipelajari selama studi ilmu hukum. Semoga bisa bermanfaat dan memahami setiap katanya dalam mempelajari ilmu hukum baik itu peraturan maupun studi literatur lainnya.
  • Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir

    Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir

    Buku Pengantar Yang Dibutuhkan Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir
    Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir-Halo sobat Shalaazz, Ada sebuah ungkapan “Buku adalah Jendela Dunia”. Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa buku menyimpan berbagai jenis keilmuan yang diperlukan oleh manusia dalam menopang kehidupannya.
    Buku juga bisa dijadikan sarana untuk belajar otodidak (sendiri). Buku tidak mengenal usia si pembacanya, namun ada beberapa buku yang ditetapkan untuk usia tertentu tergantung genre buku tersebut.
    Buku juga merupakan sarana penting yang sangat diperlukan oleh para pelajar baik yang belajar di jenjang SD, SMP, SMA maupun kuliah. Buku yang diberikan kepada pelajar disesuaikan dengan jenjang yang sedang ditempuhnya.
    Sebagaimana diketahui bahwa buku yang terdapat di jenjang kuliah merupakan jenis buku yang cukup sulit, maksudnya memerlukan pemahaman lebih untuk bisa memahaminya, terlebih lagi dengan jurusan yang digadang-gadangkan memerlukan wawsan luas untuk menempuhnya.
    Sebelum membaca buku yang berat pembahasaanya, para pemula dianjurkan untuk membaca buku-buku pengantar yang menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Nah, kali ini shalaaz akan menyajikan buku-buku pengantar yang bisa dibaca oleh sahabat shalaaz yang kuliah di jurusan ilmu Alquran dan tafsir. Buku pengantar apa saja? Yuk lihat di bawah ini!

    1.  Buku Pengantar Ilmu- ilmu Alquran

     Buku Pengantar Ilmu- ilmu Alquran

    2.  Buku Pengantar Ilmu Tafsir

    Buku Pengantar Ilmu Tafsir

    3. Buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Alquran dan Tafsir karya Hasbi Ash-Shiddieqy

    Buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Alquran dan Tafsir karya Hasbi Ash-Shiddieqy

    4.  Buku Membukan Alquran karya M. Quraish Shihab

    Buku Membukan Alquran karya M. Quraish Shihab

    5. Buku Khazanah Tafsir Indonesia dari Hermeneutika hingga Ideologi karya Islah Gusmian

    Buku Khazanah Tafsir Indonesia dari Hermeneutika hingga Ideologi karya Islah Gusmian
    Buku-buku yang di atas merupakan buku-buku pengantar yang dapat membantu sahabat shalaaz mengenal ilmu Alquran dan tafsir lebih dalam. Semoga bermanfaat!!
  • Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?



    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih? – Sobat Shalaazz ketika artikel sebelumnya membahas sarjana hukum. Maka, disini membahas ilmu hukum mempelajari tentang apa sih? Tentunya, tak akan kalah seru dalam aspek-aspek ilmu lainnya.

    Ilmu hukum mempelajari banyak aspek. namun, yang akan dibahas disini ada tiga aspek.

    Pertama, aspek nalar yang harus ada untuk membangun argumen-argumennya. biasanya, aspek nalar ini bersifat logika hukum yang sering disebut dengan pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan atas pengetahuan langsung.

    Dalam berpikir, kebenaran dan ketepatan sangat penting. Logika dikatakan ILMU BERPIKIR sebagai yang dilukiskan dalam Bahasa. Kata “Pemikiran” mengandug pengertian rangkap. “Pemikiran” sering dipergunakan dengan berbagai arti. Dalam pengetahuan, pemikiran dipakai dengan arti pengetahuan umum. Dalam hal ini pemikiran merupakan bagian dari pengetahuan. Pengetahuan mungkin khusus dan mungkin pula umum.

    Maka dapat disimpulkan bahwa pemikiran merupakan pengetahuan umum. Pemikiran mungkin pula berarti proses-proses berpikir, yaitu: Konsepsi (Conception), Penentuan (Judgement) dan Pertimbangan (Reasoning).

    Konsepsi merupakan proses pembentukan yang didasari dengan gagasan umum dengan hasil yang disebut konsep atau term. Penentuan adalah proses memperbandingkan dua konsep dan hasil perbandingannya disebut ketentuan atau proposisi. Pertimbangan adalah proses mendapatkan suatu ketentuan berdasarkan satu ketentuan lain atau lebih yang dapat dibenarkan oleh ketentuan-ketentuan itu dan dinamai dengan argumen.

    Kedua, aspek sosial yang dimana membangun jiwa kesosialan dalam kehidupan bermasyarakat. dimana ada hukum disitu ada masyarakat. maka, belum sempurnalah ilmu hukum kalau tidak melihat perspektif kemasyarakatan. Hal ini, didasari dengan adanya berbagai fenomena masalah sosial terjadi di akhir-akhir ini yang menyebabkan ketidakpedulian akan hukum itu sendiri. Bukan ketidakpedulian terhadap hukum saja terkadang para penegak hukum juga tidak peduli lagi mengenai masyarakat bawah yang mana tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Krabbe.

    Menurut Krabbe bahwa kesadaran hukum sebenarnya merupkan kesadaran atau nilai-nilai yang terdapat di dalam diri manusia tentang hukum yang ada atau tentang hukum yang diharapkan ada. Apa yang dikatakan oleh Krabbe ini tidak sampai ke masyarakat. Bahkan, pemerintah saja yang membuat hukumnya belum tentu melakukan peraturan itu secara maksimal.

    Ketiga, aspek kemahiran dimana sarjana hukum harus memiliki kemahiran ketika terjun di lapangan nanti. Oleh karena itu, pada semester kelima mahasiswa hukum menentukan pilihan kekhususan (PK) untuk skripsi.

    Walaupun PK ini tidak memungkiri bahwasannya sarjana hukum harus memiliki semua kemahiran dalam ilmu-ilmu hukum lainnya. Hal inilah yang menjadi suatu alasan agar setiap mata kuliah wajib mempelajari semua sengketa baik berupa pidana, perdana, hukum internasional, hukum lingkungan, hukum teknologi dan informasi, hukum transnasional, dan hukum lainnya yang harus diterapkan dan dipelajari.

    Agar lulusan sarjana hukum bisa mengimplementasikannya dimanapun sarjana hukum bekerja atau membuka kantor hukum sendiri.

    Mungkin, itulah ilmu-ilmu hukum yang dipelajari selama perkuliahan. semoga bermanfaat dan dapat mengimplementasikan dalam setiap perjalanan sarjana hukum berada serta sarjana-sarjana lainnya yang pengen tahu soal ilmu hukum.

    Terlihat abstrak tetapi nyata. Ketika teman-teman memiliki mimpi dan mencoba menggali jati diri maka akan terlihatlah sebuah potensi yang akan membawamu pada PELUANG yang nyata.#penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) December 13, 2019

  • Apa itu S1 Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat SH
     
    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat– Menjadi seorang sarjana hukum dalam bangku kuliah itu tidaklah mudah. Banyaknya lika-liku kehidupan yang harus dihadapi di dalamnya. Sejatinya, sarjana hukum ialah batas ambang yang harus diperbaiki untuk mencapai keindonesiaan yang adil dan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bukan hanya sekedar yang telah disandangnya dalam kampus. Melainkan bekal setelahnya bagaimana mengimplementasikan suatu permasalahan antara das dollen dengan das sein yang bisa mewujudkan keteraturan,ketertiban,kepastian,keadilan dan kebermanfaatan didalamnya.
     
     
    Namun, tak bisa dipungkiri hal-hal tersebut harus dipilih ketika berada permasalahan. Akan ada satu hal yang bersinggungan dengan yang lainnya dan akan ada hal pula yang harus dikesampingkan sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bisa dipekerjakan dimana saja. Karena ilmunya dibutuhkan di setiap negara, perusahaan dan hal lainnya. Dimana ada masyarakat tentuya ada hukum didalamnya.
     
    Maka, semua orang membutuhkan hukum. Ketika semua membutuhkan hukum dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip hukum didalamnya dimana semua orang sama di hadapan hukum. Membawa ilmu hukum dalam sarjana hukum dengan tidak meninggalkan moral didalamnya sebagai batas antara kebaikan dan keburukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan didalamnya.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum tidak membolehkan melihat suatu permasalahan dengan satu sudut pandang. Di dalam peradilan sebagaimana hakim akan melihat dari beberapa perspektif untuk memutuskan kesalahan. Karena, keputusan akan berdampak pada orang benar yang dituduh ataupun orang-orang yang benar salah. Bisa menjadi pahala atau keburukan kedepannya.
     
     
     
    Maka, seorang yang berpendidikan hukum harus bijak dalam memutuskan permasalahan dengan melakukan beberapa perspektif dan pendekatan-pendekatan lainnya. Sebagaimana kesalahan itu dilakukan suatu perusahaan karena apa yang dikelolanya meracuni penduduk. Hal ini, dilihat dari kebermanfaatan perusahaan tersebut apakah ketika perusahaan itu ditutup maka akan menutup gerbang-gerbang kebaikan lainnya ataukah sebaliknya? Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang akan melahirkan nilai-nilai keadilan.
     
     
     
     
    Sebagaimana yang telah dijelaskan mengenai pribadi dalam sarjana hukum itulah pendekatan-pendekatan yang harus dikedepankan demi mencapai nilai-nilai keadilan. Seperti halnya yang sering diajarkan ialah hukum mengikuti nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat yang akan selalu berkembang secara dinamis demi menegakkan hukum sesuai dengan pasal 1 ayat 3 dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

     

     

    Amanah sebagai bagian dari kepercayaan Allah untuk diberikan kepada hambanya. Entah baik maupun buruk tergantung bagaimana kita mengembannya.. #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@shalaazzcom) December 1, 2019

     

  • Perbedaan D1 D2 D3 D4 yang Sebenarnya

    Perbedaan D1 D2 D3 D4 yang Sebenarnya

    Ini Perbedaan Sebenarnya  D1, D2, D3, dan D4
    Sumber gambar : Unsplash

    Perbedaan D1 D2 D3 D4 yang Sebenarnya – Program pendidikan diploma tiga (D3) dan diploma empat (D4) tentu sudah sering kita dengar dalam ranah tingkatan pendidikan di perguruan tinggi. Namun, pernahkah sobat-sobat terpikirkan, adakah jenjang pendidikan diploma satu (D1) dan diploma dua (D2)? Mungkin sobat-sobat sekalian masih ada nih yang bingung memilih jenjang pendidikan apa yang nantinya akan ditempuh. Akankah memilih pendidikan vokasi atau akademik.

    Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang cenderung lebih banyak praktek dibanding teori, serta terfokus pada penguasaan keahlian tertentu. Sedangkan  pendidikan akademik adalah keterbalikan dari pendidikan vokasi, yaitu pendidikan tinggi yang lebih dominan pada teori dibanding praktek, serta cenderung pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan sebagainya.
    Pendidikan vokasi meliputi program pendidikan Diploma Satu (D1), Diploma Dua (D2), Diploma Tiga (D3), dan Diploma Empat (D4). Sedangkan pendidikan akademik meliputi program pendidikan Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Jika pada pendidikan akademik para mahasiswa harus menyelesaikan S1 terlebih dahulu sebelum dapat lanjut ke S2, maka lain halnya dengan pendidikan vokasi. Pada pendidikan vokasi, sobat-sobat bisa langsung memilih akankah lanjut mengikuti program D1, D2, D3, atau D4.

    Namun, apa ya yang sebenarnya membedakan antara program pendidikan D1, D2, D3, dan D4?

    1. Diploma Satu (D1)

    Ini Perbedaan Sebenarnya  D1, D2, D3, dan D4
    Sumber gambar : Unsplash
     
    Masa pendidikan di program D1 tergolong tidak lama, yaitu hanya 1 tahun dengan 32 SKS (Satuan Kredit Semester) yang harus diselesaikan. Ketika memilih program ini, jadwal kegiatan sobat tentu akan dipenuhi oleh praktek karena sobat memang dipersiapkan untuk terjun langsung ke dunia kerja.Baca Juga: Student Exchange Hunters Wajib Tahu Jenis dan Perbedaannya

    Selain itu, sobat pun akan dibekali dengan banyak sekali praktek yang dapat digunakan di dunia kerja. Tugas akhir yang menjadi syarat kelulusan berupa kerja praktek dan laporan karya ilmiah. Lulusan D1 akan mendapat gelar A.P atau Ahli Pratama dengan kualifikasi tenaga terampil di dunia kerja dan diharapkan bisa langsung terjun ke dunia kerja.

    2. Perbedaan D2 Diploma Dua

    Ini Perbedaan Sebenarnya  D1, D2, D3, dan D4
    Sumber gambar : Unsplash

    Pembeda antara program D1 dan D2 adalah lama masa pendidikan dan jumlah SKS yang harus diselesaikan. Masa kuliah program diploma dua (D2) adalah 2 tahun atau 4 semester dengan jumlah 64 SKS yang harus diselesaikan. Tugas akhir yang menjadi syarat kelulusan sama dengan program D1, yaitu kerja praktek dan laporan karya ilmiah. Di jenjang D2 sobat tentunya akan banyak sekali praktek, yang bertujuan untuk mengasah skill. Lulusan D2 akan mendapat gelar A.Ma atau Ahli Muda.

    3. Diploma Tiga (D3)

    Ini Perbedaan Sebenarnya  D1, D2, D3, dan D4
    Sumber gambar : Unsplash
    Diploma tiga (D3) adalah program pendidikan yang paling diminati dibanding program pendidikan yang lain. Tidak heran kalau saat ini banyak lembaga pendidikan atau perguruan tinggi yang membuka program pendidikan D3. Masa pendidikan diploma tiga (D3) adalah 3 tahun dengan jumlah 112 SKS yang harus dituntaskan.Tugas akhir atau syarat kelulusan program D3 sama dengan D1 maupun D2, yaitu menyelesaika kerja praktek dan membuat laporan karya ilmiah. Gelar yang didapat bagi para mahasiswa D3 adalah A. Md atau Ahli Madya. Beberapa jurusan yang bisa dipilih di jenjang D3 di antaranya, akuntansi, penyiaran, teknik grafika dan penerbitan, hubungan masyarakat, dan pariwisata.

    4. Diploma Empat (D4)

    Ini Perbedaan Sebenarnya  D1, D2, D3, dan D4
    Sumber gambar : Unsplash
     

    Biasanya, diploma empat (D4) sering disamakan dengan program sarjana (S1). Hal itu terjadi karena masa pendidikannya yang sama dengan S1, yakni 4 tahun dengan jumlah 144 SKS yang harus diselesaikan. Lalu, apa perbedaan program D4 dan S1?

    Dalam masa perkuliahan program D4, 60% adalah praktek. Sedangkan dalam program S1 persentase kegiatan prakteknya hanya 40%. Lulusan program D4 nantinya akan menyandang gelar S. ST atau Sarjana Sains Terapan.

    Nah, dari penjelasan Perbedaan D1 D2 D3 D4, mana pendidikan yang akan sobat Shalaazz ambil? Apapun pilihannya pilihlah yang sesuai dengan passion sobat dan jangan pernah mengambil keputusan atas dasar mengikuti pilihan orang lain. Semoga bermanfaat dan Tetap Semangat!

    Setiap kehidupan selalu saja dihadapi dengan banyak pilihan. Baik dari bangun tidur sampai tidur lagi. Terkadang pilihan itu menentukan takdirmu dan risiko yang dihadapi oleh teman-teman. INGAT pilihan selalu ada RISIKO#penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@shalaazzcom) November 25, 2019

  • Berkenalan dengan Jurusan Hukum Tata Negara

    Berkenalan dengan Jurusan Hukum Tata Negara

    Kenalan dengan Jurusan Hukum Tata Negara Banyak Diminati – Pada saat sidang Mahkamah Konstitusi (MK) sengketa pemilu tanggal 14 Juni 2019 banyak memunculkan narasumber dari Hukum Tata Negara (HTN) yang diundang oleh berbagai kanal berita nasional. Lalu munculah  berbagai pertanyaan, salah satunya seperti berikut:
    “HTN itu membahas apa saja sih ko narasumbernya paham sekali regulasi, pasal-pasal, dan yang berkaitan dengan hukum lainnya?” Berikut penjelasan singkat mengenai jurusan Hukum Tata Negara (HTN).

    Mata Kuliah Hukum yang Kompleks

    Pada saat menekuni jurusan HTN sama halnya dengan mahasiswa/i jurusan hukum lainnya yaitu diwajibkan mengambil mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PHI). Alasannya, pada mata kuliah PIH membahas segala hal definisi hukum yang ada di dunia. Dalam PHI membahas dasar-dasar hukum secara global/universal. Misalnya, asas-asas hukum, tujuan hukum, manfaat hukum, teori-teori hukum, sumber-sumber hukum, subjek dan objek hukum, hirarki peraturan, dan segala hal tentang hukum secara global/universal.
    Mata kuliah Pengantar Hukum Indonesia (PHI) membahas bab hukum secara spesifik di Indonesia saja. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjutan setelah mahasiswa/i menempuh mata kuliah PIH pada semester sebelumnya. Karena dalam memahami suatu kerangka hukum perlu adanya pengantar hukum yang membahas bab-bab asas beserta penafsiran-penafsiran hukum lainnya. Di dalam pengantar hukum Indonesia cakupan pembahasannya meliputi definisi hukum perdata, hukum pidana, hukum acara perdata, hukum acara pidana, dalam bentuk kerangka pengantar dasar (asas-asas, definisi, dan teori-teori dasar lainnya).
    Hukum Perdata merupakan hukum yang mengatur kepentingan antar perseorangan berupa hak dan kewajiban baik dalam hubungan berkeluarga maupun pergaulan masyarakat. Sehingga hukum perdata ini sering disebut dengan hukum privat. Nah saat kalian mengambil jurusan HTN kalian akan ketemu mata kuliah wajib ini.
    Hukum Pidana merupakan hukum yang mengatur tentang pelanggaran serta kejahatan terhadap kepentingan umum dengan sanksi yang sudah termaktub di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Berdasarkan definisi dan cakupan regulasi hukum pidana seringkali hukum pidana ini disebut dengan hukum publik. Seperti halnya hukum perdata yang menjadi mata kuliah wajib kalian juga ketemu mata kuliah hukum pidana. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang paling banyak bahasa Belanda dan bahasa Latinnya. Wajar saja karena produk hukum pidana ini merupakan peninggalan dari kolonial Belanda.

    Fakta Jurusan Hukum Tata Negara

    Hukum Tata Negara (HTN) mempelajari berbagai teori dan praktik dalam penyelenggaraan hukum dari berbagai negara. Mata kuliah yang ada di jurusan HTN mencakup berbagai isu mengenai relasi antar lembaga negara dan antar lembaga negara dengan warga negara, dan bagaimana negara di tata menjadi sebuah frame negara hukum yang progresif bernafaskan hukum. Sehingga HTN juga disebut dengan constitutional law yaitu bagaimana dasar-dasar pengaturan mengenai negara disusun, dipraktikkan, dan dikembangkan.
    Beberapa mata kuliah di atas ada di dalam jurusan Hukum Tata Negara (HTN). Sebenarnya masih ada banyak mata kuliah yang ada di dalam jurusan HTN namun kali ini cukup membahas ruh hukum positif yang sering muncul di media-media. Jika kalian berminat menjadi insan yuridis yang multi pemahaman hukum recommended banget mengambil jurusan Hukum Tata Negara (HTN).
  • Mengenal Lebih Jurusan  Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta

    Mengenal Lebih Jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta

    Shalaazz – Mengenal Lebih Jurusan  Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta – Salah satu Universitas islam Negeri terbaik di Indonesia adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda No 95, Jakarta Selatan.

    Salah satu yang menjadi daya tarik adalah jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah. Ketika awal perkuliahan, di jurusan ini belajar ilmu-ilmu agama dan umum sebagai pengenalan, di semester 2, mulai mempelajari tentang manajemen umum maupun manajemen dakwah. Setiap mata kuliah mempunyai SKS dan kebijakan dari dosen.

    Kampus ini terletak di Ciputat yang merupakan salah satu kawasan perputaran ekonomi yang besar. Wajar saja kalau didepan kampus ini seringkali macet. Namun kampus ini memiliki banyak sekali fakultas dan jurusan.   

    Dosen pengajar juga merupakan dosen yang kompeten di bidangnya, mengajar dengan santai namun serius. Mengarahkan Mahasiswa untuk berpikir kritis dan visioner, bahwasanya jurusan Manajemen Haji & Umrah ini memiliki peluang besar untuk kedepannya.   

    Baca juga: Jurusan Manajemen Haji Terbaik

    Mahasiswa dibekali ilmu manajemen haji & umrah, fiqih haji & umrah, pemarasan/marketing haji & umrah, manajemen pelayanan haji & umrah, dan masih banyak lagi. Ketika di semester 6, Mahasiswa berhak memilih konsentrasi sesuai minatnya, di konsentrasi Manajemen Haji & umrah, selain dibekali dengan ilmu-mu tentang haji & umrah, namun juga diberlakukan Praktek Kerja Lapangan di Embarkasi Haji Pondok Gede & Magang selama 3 bulan di Travel haji & umrah.   

    Pengalaman PKL Jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah 

    Ketika Praktek Kerja Lapangan di Embarkasi Haji Pondok Gede, Mahasiswa mengikuti segala kegiatan dari pagi sampai malam. Seperti mengikuti manasik haji, melayani dan membantu proses pemberangkatan, menerima jamaah yang datang dari berbagai kota untuk diarahkan ke gedung one step service seperti cek kesehatan, pembagian kartu, gelang, uang riyal, paspor dan lain-lain. 

    Setiap hari jamaah yang datang dibagi menjadi beberapa kloter sesuai dengan daerah dibawah provinsi DKI maupun Jawa Barat, dan lain-lain. Mahasiswa diberikan pengalaman dari awa sampai akhir kegiatan pelayanan.   

    Sedangkan untuk magang selama 3 bulan di Travel haji & umrah dibawah payung asosiasi yang menaunginya, seperti HIMPUH. AMPHURI, KASTURI, ASPHURINDO, tugas Mahasiswa yaitu membantu pihak Travel untuk mencari jamaah, membantu dan melayani jamaah, seperti membantu proses pendaftaran umrah maupun haji plus, manasik, sampai mengikuti pemberangkatan ke bandara Soekarno Hatta.

    Itulah beberapa gambaran tentang jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta, semoga bermanfaat.

  • Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan

    Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan

    Pendidikan Computer Science oleh I Wayan Budiartawan –  Ilmu Komputer amat maju. Sekarang orang berada di era internet. Pendidikan komputer yang ditawarkan di lembaga  yang ada melulu hanya pendidikan service komputer.
     Jarang didengar mathematical skill yang disebut computer science. Computer science memang sukar. Tapi perlu diajarkan di negara kita melalui sekolah negeri/swasta. Supaya ada ahli komputer yang benar-benar mengerti ilmu komputer.  
    Mathematical skill adalah dasar computer science. Kapan bangsa ini maju di bidang computer science kalau  mahasiswa/i diajari hanya melakukan service ? Keluaran sekolah yang demikian tidak berdasarkan mathematical skill sama sekali. 
    Batas kemampuan hardware bisa  ditingkatkan dengan cabang matematika yang disebut computer science. Sangat disesalkan penyelenggara pendidikan hanya menarik keuntungan finansial belaka.
     Tidak ada semangat kebangsaan yang mendasari. Penipuan ? Bangsa dan negara  ini perlu banyak ahli komputer agar tidak tergantung orang asing. Untuk menghemat devisa.
     I Wayan Budiartawan lahir di Desa Pesaban pada tanggal 1 Oktober 1968. Desa ini terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem-Provinsi Bali
  • 7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum

    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum

    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum



    7 Fakta Penting Menjadi Mahasiswa Hukum- Halo sobat Shalaazz, Bagaimana menjadi mahasiswa hukum? Menjadi mahasiswa hukum di lingkungan perkuliahan ialah hal yang tidak mudah. Disamping analisis kasus.

    Mahasiswa dituntut juga untuk berprestasi dalam perlombaan dan akademik. Serta berorganisasi menjadi sang aktivis yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dikarenakan perkuliahan dituntut menjadi student learning center bukan seperti sekolah SD, SMP maupun SMA.
    Modal dasarnya ialah harus memahami dasar dari Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Hukum Indonesia yang ditulis oleh Mochtar Kusumaatmadja. Setelah menguasai dasar itu, maka akan mudah dalam menganalisis kasus yang dilengkapi dengan pemisahan bagian dari hukum formif dan materilnya.
    Bagaimana cara menganalisis seorang mahasiswa fakultas hukum? Caranya, dengan banyak membaca hukum hingga benar-benar paham apa yang akan disampaikan.
    Terkadang hanya sekedar hafal saja teorinya. Namun, belum dapat mengaplikasikannya dalam keseharian kasus-kasus. Bukankah itu percuma saja? Seharusnya, bisa mengupdate kasus terkini dengan teori yang dipelajari.
    Pencerahan materi akan tersampaikan dengan banyak diskusi-diskusi yang bermanfaat. Dikarenakan tidak ada hitungan dalam fakultas hukum serta mengurangi rasa kantuk mahasiswa yang sangat parah itu dapat kembali sehat dengan banyak pengingat yang tak menyakiti atapun sekedar melembutkan saja.
    Bagaimana menemukan minat dalam skripsi yang sesuai ketika masuk fakultas hukum? Ada banyak yaitu, cari tahu dulu dimana pelajaran yang disukai di fakultas hukum.
    1. Hukum internasional disini akan dituntut memahami jurnal-jurnal yang banyak sekali bahasa inggrisnya. Serta, mampu mengaplikasikan kasus dengan teori yang berkaitan agar lebih mudah terus belajar bahasa inggris.
    2. Hukum pidana akan lebih mudah memperdalamnya ketika teman-teman banyak mengunjungi persidangan serta wawancara terkait dengan pidana ini.
    3. Hukum tata negara basic-nya membaca dengan teliti per pasal dalam peraturan perundang-undangannya serta konstitusi yang ada di indonesia maupun yang di luar negeri.
    4. Hukum perdata cari kasus terkait dengan kekeluargaan mengenai warisan, perceraian, dan lain-lain.
    5. Cyber law disini dituntut untuk paham mengenai hukum permediaan. Terkait kasus asusila yang ada dalam media sosial.
    6. Hukum administrasi negara menyangkut peraturannya dalam lembaga yang dijalankan.
    7. Hukum agraria mengenai lingkup pertanahan yang ada di indonesia saat ini.
    8. Hukum ekonomi berkaitan dengan hukum dagang, hukum perdata, hukum perikatan, hukum perburuhan yang ada dalam perusahaan dan yang mengatur jalannya permodalan.
    Nah sobat Shalaazz, dikarenakan banyak perusahaan yang membutuhkan di ekonomi mungkin teman-teman bisa menjadi peluang untuk itu.