Author: shalaazz

  • Sudah Meratakah Pendidikan di Indonesia?‎

    Sudah Meratakah Pendidikan di Indonesia?‎


    Sudah Meratakah Pendidikan di Indonesia?‎ Pendidikan adalah hak segala bangsa katanya. Disebutkan juga dalam UU RI Pasal 5 ‎ayat (1) bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh ‎pendidikan yang bermutu. Lalu bagaimana dengan fakir miskin yang untuk makan ‎sehari-hari saja mereka kesulitan apalagi membayar harga akademis sebuah lembaga ‎pendidikan. Lalu bagaimana dengan anak kolong jembatan yang mungkin sudah tak ‎berbapak dan beribu. 
    Lalu bagaimana dengan pengamen jalanan yang demi sesuap nasi ‎rela berdesakan dalam bus, panas hujan diterjang, terkadang menerima hinaan. ‎Dimanakah letak hak yang sama dalam memperoleh pendidikan. Apakah ini salah ‎pemerintah? Salahkah Menteri Pendidikan? Atau ini adalah salah kita?‎
    Apakah biarkan saja mereka tak usah berpendidikan? Biarkanlah kursi jabatan ‎negara diisi oleh keturunan kaya raya. Apakah begitu sistem pendidikan negara ini. ‎Undang-undang yang dibuat untuk memajukan Indonesia. Sumber Daya Manusia ‎haruslah menjadi salah satu prioritas bangsa ini. Maka dibutuhkan realisasi yang nyata ‎akan hal itu. Maka kerjasama antara pendidik dan pemerintah sangatlah diperlukan.‎
    Tidak semua anak dilahirkan dengan kepandaian yang sama. Namun semua anak ‎memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang sama, seharusnya. ‎Apakah ini yang dikatakan bahwa Indonesia negara yang ramah? Hanyakah ramah pada ‎turis mancanegara namun acuh pada generasi bangsanya sendiri? Miris sekali jika melihat ‎kehidupan pengemis jalanan, pengamen, anak kolong jembatan atau fakir miskin yang ‎tak bisa mencecap rasanya menjalani kehidupan akademis dalam dunia yang bernama ‎‎“sekolah”. ‎
    Jalur pendidikan tidak hanya formal saja. Pasal 13 ayat (1) dalam UU RI ‎menyebutkan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan ‎informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Jika pendidikan formal tak ‎mampu mereka kuasai, maka pendidikan nonformal menjadi alternatifnya. Dengan ‎memberikan wadah bagi mereka untuk menyalurkan bakat serta minatnya. Misalnya ‎dengan membuka lembaga kursus, lembaga pelatihan, atau kegiatan belajar lainnya. ‎Dalam hal ini, tak bisa hanya satu oknum yang berjalan tanpa sokongan dari pemerintah. ‎Negara yang baik adalah yang memperhatikan kehidupan rakyatnya termasuk ‎pendidikan. Apalagi negara telah mewajibkan rakyatnya untuk menempuh pendidikan ‎wajib belajar selama 12 tahun. Maka wujud realisasi dari poin tersebut haruslah ‎diwujudkan secara nyata.‎
    Jika membahas tentang pendidikan maka tak akan ada habisnya. ‎Memberdayakan para eks nara pidana, preman jalanan akan mengurangi angka ‎pengangguran di Indonesia. Tentunya hal tersebut tak hanya membutuhkan biaya yang ‎besar namun juga membutuhkan tenaga yang mampu menjalankan misi tersebut. Sebagai ‎warga negara yang mendapatkan kesempatan belajar lebih dari mereka yang kurang ‎beruntung, seyogyanya ikut andil dalam memajukan pendidikan Indonesia. Misalnya ‎dengan membuka rumah khusus untuk pelatihan bagi mereka yang kesulitan ‎mendapatkan pendidikan dengan merekrut beberapa tenaga kerja untuk melatih mereka.‎
    Kerja sama yang baik akan mengantarkan sedikit kemajuan bagi negara ‎Indonesia. Menteri Pendidikan tak hanya mengurus tentang Kartu Belajar atau ‎semacamnya namun juga bergerak langsung pada kenyataan hidup yang dijalani ‎masyarakat menengah ke bawah. Selain hal tersebut, pemerintah seharusnya juga ‎memperhatikan biaya pendidikan yang harus dikeluarkan bagi pelajar. Apakah biaya ‎tersebut sanggup dikeluarkan oleh kebanyakan masyarakat menengah ke bawah atau ‎tidak? Tengoklah sebentar negara tetangga yang maju. Apakah yang membuat negara ‎tersebut maju? Lalu analisis dan contohlah. Sumber Daya Manusia adalah salah satu ‎komponen negara maju. Maka dengan memperbaiki sistem pendidikan Indonesia akan ‎baik pula pendidikan generasi bangsa ini.  ‎
       
    DAFTAR RUJUKAN
    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan ‎Nasional. 2003. Dari http:// ‎http://www.polsri.ac.id/panduan/01.%20umum/03.%20Undang-‎Undang%20Republik%20Indonesia%20Nomor%2020%20Tahun%202003%20Tanggal%208%20Juli%202003%20Tentang%20Sistem%20Pendidikan%20Nasional.‎PDF, diakses 12 September 2017.‎
  • Wiji Thukul , Penyair yang Hilang

    Wiji Thukul , Penyair yang Hilang
    Wiji Thukul , Penyair yang Hilang – Mungkin ada yang sudah mengenalnya, ada yang hanya sekelebat saja singgah pada memori, dan ada pula yang tidak tahu menahu tentangnya. Seorang yang hingga kini raib bak ditelan bumi. Kemudian kasusnya tergeletak begitu saja dan berhenti diperbincangkan. Akan tetapi, beberapa puisinya masih abadi hingga kini.
    Kawan, kali ini kita belajar pada Wiji Thukul. Sosok manusia yang membela mati-matian bangsanya dari kekejaman pemerintah pada masa Orde Baru. Seorang yang rela meninggalkan keluarganya demi mempertahankan harga diri bangsa. Dalam pelariannya menulis puisi yang berjudul “Catatan”, yang berisi pesan untuk istri dan anak-anaknya.

                Kalau kelak anak-anak kita bertanya mengapa dan aku jarang pulang
                Katakan Ayahmu tak inging jadi pahlawan
                Tapi dipaksa menjadi penjahat
                Oleh penguasa yang sewenang-wenang

    Nama aslinya Wiji Widodo, lahir di Sorogenen, Solo, 26 Agustus 1963. Istrinya bernama Siti Dyah Sujirah (Sipon), anaknya bernama Fitri Nganti Wani dan Fajar Merah. Thukul tidak sama sekali mempesona, penampilannya bahkan tidak menarik sedikit pun. Rambut lusuh, baju kumal, celana kusut, tapi bila membaca puisi dihadapan semua orang, aparat akan memberinya cap sebagai agitator, penghasut.
    Sejak Agustus 1996, penyair ini mengembara dari satu kota ke kota lainnya. Bersembunyi, menyamar, berlari, tinggal dimana pun asal bisa tidur dan menulis. Dikarenakan Thukul sebagai aktivis yang menentang pemerintahan Orde Baru yang sewenang-wenang.
    Thukul, dikenal sebagai penyair yang bilamanana puisinya dibacakan bisa menyulut pemerintah. Murid dari penyair terkenal bernama W.S Rendra. Dimanapun berada, Thukul tetap menulis meski dengan komputer jadul yang sangat sederhana. Salah satu puisinya yang terkenal berjudul “Penyair”

                PENYAIR
                Jika tak ada mesin ketik
                Aku akan menulis dengan tangan
                Jika tak ada tinta hitam
                Aku akan menulis dengan arang
                Jika tak ada kertas
                Aku akan menulis pada dinding
                Jiks aku menulis dilarang
                Aku akan menulis dengan tetes darah!


    Pada pertengahan Mei 1998, kerusuhan pecah di Jakarta dan Solo. Akan Thukul masih sempat menghubungi istrinya tentang keadaannya. Hingga pada akhirnya lenyap tanpa kabar. Tapi keluarganya masih percaya Thukul masih hidup. Tapi pada April 2000, Sipon, istri Thukul resmi melapor ke kontraS (Komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan) terkait suaminya yang hilang.
    Puisinya yang paling terkenal sekaligus dibenci pemeritahan Orde Baru berjudul “Peringatan”

                PERINGATAN
                Jika rakyat pergi
                Ketika penguasa pidato
                Kita harus hati-hati
                Barangkali mereka putus asa
                Kalau rakyat sembunyi
                Dan berbisik-bisik
                Ketika membicarakan masalahnya sendiri
                Penguasa harus waspada dan belajar mendengar
                Bila rakyat tidak berani mengeluh
                Itu artinya sudah gawat
                Dan bila omongan penguasa
                Tidak boleh dibantah
                Kebenaran pasti terancam
    c          Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
                Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
                Dituduh subvertiv dan mengganggu keamanan
                Maka hanya ada satu kata: lawan!

    Kisah ini hanya sebuah perkenalan. Tentang sosok Wiji Thukul, penyair dengan karyanya yang hebat. Kawan, kalian perlu belajar sejarah bangsa ini. Bukan hanya tentang kisah-kisah romansa. Kalian perlu mengenal tentang Negara ini, dimana pernah hidup manusia-manusia tangguh dengan kecerdasannya. Salam pendidikanJ
  • Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya

    Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya

    Kompetisi Lomba Menjadi Juara Dalam Pendidikan Berkarya – Dunia pendidikan yang terbatas dalam ilmu. Hanya akan menjadi sebuah gambaran yang kosong. Tanpa sebuah pengalaman hidup dalam pendidikan tidak akan ada artinya. Semangat generasi muda untuk berlomba-lomba menjadi sang juara. Agar bisa membanggakan negara dan agama. Sebenarnya apa sih yang membuat mereka tertarik dengan lomba-lomba yang diselenggarakan dalam dunia pendidikan?
    Pendidikan selalu menjadi pokok terpenting dalam dunia. Dunia tidak akan dikatakan cerdas tanpa adanya pendidikan. Pendidikan tidak bisa berjalan sendirian tanpa adanya sebuah etika. Boleh-boleh saja dalam mengikuti suatu perlombaan. tapi, jangan lupa akan daratan yang selalu mendukung setiap perjalanan. ketika perjalanan itu masih dalam proses tantangan. Tidak ada hal yang lebih mudah selain menjadi manfaat dan berkhidmat.

    Inilah alasannya mengejar lomba dalam dunia pendidikan, yaitu: 

    Pertama, Lomba membuat mereka merasa derajatnya ditinggikan. apa sih yang tidak mau kalau derajatnya ditinggikan. mungkin begitu kira-kiranya. 
    Kedua, Lomba membuat harga dirimu naik sekali. Mereka akan merasa lebih dihargai dibandingkan orang yang tidak pernah ikut lomba. Kayanya kerasa bagaimana posisi seseorang ketika berada dalam latar belakang yang berbeda. 
    Ketiga, bukan hanya itu saja melainkan kalau menang dalam pertandingan bisa membanggakan orang tua. kebayang kali ya? 
    Keempat, menambah relasi dari luar  dan terakhir adalah pengalaman semakin bertambah. serta terkadang lomba itu membutakan mata hati yang ada dalam diri. 
    Merasa lebih pintar dan cerdas daripada orang lain. sebenarnya, hal itulah yang harusnya disyukuri bukan disombongkan. karena, semua kemampuan yang ada dalam diri manusia berada dalam genggamannya Allah SWT. Tidak ada yang menghendaki kalau Allah tidak mengizinkan.
    Bukan tidak boleh berlomba dalam kebaikan. Yang terpenting ialah bagaimana diri pribadi menyikapi ketika ikut dengan lomba-lomba yang ada. jJangan biarkan lomba membutakan mata hatimu dan menyakitkan orang yang dianggap lemah. Karena, apa yang dianggap lemah belum tentu selemah yang dikira. Pasti, semua orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
  • Ini dia 5 Beasiswa bergengsi di Indonesia, Patut di Coba!

    Ini dia 5 Beasiswa bergengsi di Indonesia, Patut di Coba!

    5 Beasiswa Swasta bergengsi di Indonesia

    Ini dia 5 Beasiswa bergengsi di Indonesia, Patut di Coba! -Hai temen-temen, siapa nih pengejar beasiswa? Coba cung tangan hehe…
    Mungkin temen-temen ada yang masih bingung nih perihal beasiswa atau perusahaan-perusahaan penyedia beasiswa di Indonesia. Nah, ini ada 5 perusahaan bergengsi dan paling populer di Indonesia, apa aja? Ini dia,

    1.Beasiswa Djarum

    Perusahaan Djarum merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang menyediakan besasiswa. Beasiswa ini dikenal dengan Djarum Beasiswa Plus yang disediakan oleh Djarum Fondation. Beasiswa yang diberikan berupa tunjangan dana selama satu tahun. Penerima beasiswa juga memperoleh pelatihan seperti soft skills yang meliputi Competition Challenges, International Exposure, Leadership Development, Character Building, dan Nation Building.
    Melalui pelatihan-pelatihan tersebut, mahasiswa diberikan suatu kesempatan guna menerapkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan, dan terjun langsung ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam lingkungan masyarakat tersebut.

    2.Beasiswa Sampoerna

    Perusahaan Sampoerna adalah beasiswa yang disediakan oleh Sampoerna Fondation. Beasiswa yang disediakan mulai dari jenjang SMP sampai Sarjana untuk siswa/mahasiswa yang kurang mampu, namun memiliki prestasi yang baik serta jiwa kepemimpinan yang baik. Biasiswa yang disediakan adalah bidang Teknik dan Ekonomi.

    3.Beasiswa Astra1st

    Beasiswa ini merupakan beasiswa yang disediakan oleh PT. Astra International.Tbk. Beasiswa yang diberikan berupa tunjangan uang sebesar 5 juta rupiah/semester untuk durasi satu tahun. Beasiswa ini menyediakan program pemdampingan komprehensif yang diberikan selama 1 tahun untuk mengembangkan kompetensi Teknis Technical Competencies dan kompetensi Non-Teknis Soft Competencies, Kesempatan Kerja Praktik Lapangan (magang) di PT. Astra, serta mendapatkan kesempatan untuk bekerja di PT.Astra International apabila sudah lulus.

    4.Beasiswa BCA Finance

    Beasiswa ini merupakan beasiswa yang ditawarkan oleh Bank BCA. Beasiswa yang diberikan berupa tunjangan dana sebesar 3 juta/semester hingga semester ke-8. Kuota yang disediakan untuk 90 mahasiswa.

    5.Beasiswa Tonato Foundation

    Beasiswa ini diberikan untuk jenjang S1 dan S2. Diberikan kepada mahasiswa dengan ekonomi lemah namun memiliki prestasi yang cukup baik dengan menerima biaya kuliah sampai tuntas dan tunjangan perbulan. Tonato Fondation juga memberikan pembekalan seperti pelatihan-pelatihan bagi penerima beasiswa untuk ikut diberbagai kegiatan.
    Nah, itu tadi 5 beasiswa yang ditawarkan oleh perusahaan swasta bergengsi di Indonesia. Selamat berlomba-lomba untuk mendapatkannya :). Kuncinya belajar yang tekun, aktif organisasi, dan jangan lupa berdo’a yaa.. Semangat kawan 🙂
  • API SEJARAH: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI

    API SEJARAH: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI
    API SEJARAH: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI – Pengaruh perjuangan Ulama melahirkan Proklamasi, 17 Agoestoes 1945, Djoemat Legi, 9 Ramadhan 1346. Proklamasi bertepatan dengan Puluhan Pertama Ramadhan sebagai Puluhan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Sebelum Proklamator Ir. Soekarno membacakan proklamasinya, ia meminta restu dari beberapa Ulama terkemuka di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
    Demikian pula ideologi Pantjasila dan konstitusi Oendang-Oendang Dasar 1945, perumus pertamanya sesudah Proklamasi 17 Agoestoes 1945, Djoemat Legi, 9 Ramadhan 1364 H adalah Ulama: Wachid Hasjim dari Nahdlatoel Oelama, Ki Bagoes Hadikoesoemo dan Mr. Kasman Singodimedjo – keduanya dari Persjarikatan Moehammadiyah bersama pemimpin islam lainnya, yaitu Mohammad Teoekoe Hasan dari Aceh. Hasil perumusannya dilaporkan kepada Drs. Moh. Hatta. Kemudian diserahkan untuk disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 18 Agoestoes 1945, Sabtoe Pahing, 10 Ramadhan 1945.
    Mungkinkah  bangsa Indonesia memiliki Sang Saka Merah Putih, jika Ulama tidak membudayakan warna Merah Putih yang berasal dari Bendera Rasulullah saw? Dihidupkan ditengah masyarakat melalui simbol-simbol budaya: Sekapur Sirih artinya kapur dan sirih melahirkan warna Merah. Seulas Pinang artinya jika pinang dibelah, pasti berwarna putih. Demikian pula upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih saat pembangunan kerangka atap dibagian suhunan. Merupakan bahasa do’a memohon Syafaat dari Rasulullah saw. Dibudayakan pula dalam upacara saat pemberian nama bayi atau Tahun Baru Islam dengan membuat bubur merah putih.
    Bangsa dan negara Indonesia, tidak hanya memiliki bahasa dan bendera, tetapi juga berkat perjuangan Ulama menjadikan Indonesia memiliki Tentara Nasional Indonesia – TNI – pada 5 oktober 1945, Djoemat Kliwon, 24 Sjawwal 1364. Ada sementara pimpinan nasional saat itu, menolak negara dan bangsa Indonesia punya TNI, mereka ingin negara tanpa tentara. Cukup hanya dengan polisi semata. Mengapa demikian? Karena TNI dibangun dari mantan Tentara Pembela Tanah Air – Peta. Sedangkan 68 Batalyon – Daidan, mayoritas Daidncho – Komandan Batalyon Tentara Peta adalah Ulama. Keinginan penentang pembentukan Tentara Keamanan Rakjat – TKR atau TNI di atas oleh Letnan Djenderal Oerip Soemohardjo dijawab “aneh soeatoe negara zonder tentara.” Konsolidasi selanjutnya, Soedirman mantan Daidancho – Dan Yon Tentara Peta Purwokerto dan guru Moehammadiyah, diangkat menjadi Panglima Besar.
    Selain itu, jawaban Ulama, terhadap Makloemat X 3 November 1945 dalam waktu relatif singakat hanya empat hari sesudahnya, lahirlah Partai Islam Indonesia Masyumi, 7 November 1945, Rabo Pon, 1 Dzulhidjah 1364. Selain sebagai parpol tercepat lahirnya, terbesar jumlah anggotanya, juga berani mengeluarkan pernyataan: 60 Miljoen Moeslimin Indonesia Siap Berjihad Fi Sabilillah. Perang di djalan Allah oentoek menentang tiap-tiap pendjadjahan. Pernyataan demikian ini lahir karena Ulama dan Santri merasa berkewajiban melanjutkan para Ulama terdahulu, membebaskan Nusantara Indonesia dari segala bentuk penjajahan.
    Kemudian karena perjuangan Perdana Menteri Mohammad Natsir sebagai intelektual, Ulama, dan politikus dari Partai Islam Indonesia Masyumi, Persatoean Islam – Persis, Jong Islamieten Bon – JIB, Partai Islam Indonesia – PII, melalui Mosi Integral, berdirilah Negara Kesatuan Republik Indonesia – NKRI – pada 17 Agustus 1950, Kamis Pahing, 2 Dzulhidjah 1369, sebagai jawaban terhadap gerakan separatis: Angkatan Perang Ratu Adil – APRA pimpinan Westerling di Bandung, Pemberontakan KNIL Andi Aziz di Makasar, dan Republik Maluku Selatan Soumokil di Ambon, yang didalangi oleh Van Mook. Sekaligus sebagai jawaban terhadap Proklamasi Negara Islam Indonesia, 7 Agustus 1949, oleh S.M. Kartosoewirjo. Dengan demikian berakhir pula Republik Indonesia Serikat – RIS – hanya berlangsung dari 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 M atau 6 Rabiul Awwal 1369 – 2 Dzulhidjah 1369 H. Berkat perjuangan Ulama maka Republik Indonesia Serikat – RIS diubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia – NKRI.
    Dari fakta sejarah, terbaca betapa besarnya peran kepemimpinan Ulama dan Santri dalam perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa dan negara. Diikuti pula dengan perjuangan Ulama dan Santri mempertahankannya serta membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, tepatlah kesimpulan E.F.E Douwes Dekker Danoedirdjo Setiaboedhi dari Indische Partij:
    Jika tidak karena sikap dan semangat perjuangan para Ulama, sudah lama patriotisme di kalangan bangsa kita mengalami kemusnahan
    *Disadur dari buku API SEJARAH: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia ditulis oleh Ahmad Mansur Suryanegara. Beliau lebih dikenal sebagai seorang Sejarawan Muslim.
  • 7 Fakta Sistem Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum?

    7 Fakta Sistem  Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum?

    7 Fakta Sistem  Baru SBMPTN 2019 TERBARU!, Sudah Siap Belum? – Nah, guys buat temen-temen yang duduk di bangku kelas 12 2019 makin deket nih! apa saja persiapan yang kalian lakukan untuk menghadapi bertubi-tubi soal dari kemetrian pendidikan? Nah, pasti sudah mempersiapkan kan? apalagi SBMPTN ini.
     Baru baru ini kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggri (kemenristekdikti) mengeluarkan kebijakan baru terkait ujian untuk masuk perguruan tinggi negeri di tahun depan. Dimana, pastinya system ini sangat berbeda dengan tahun ini dan tahun sebelumnya . Konon, katanya site mini sangat jauh berbeda, sampai ada yang setuju dengan tidak setuju.
    Seperti apa, berikut 7 Fakta system baru SBMPTN 2019.

    1.Kuota jalur SNMPTN Semakin berkurang

    Penerimaan Mahasiswa baru tahun depan juga tetap mengunakkan  pola seleksi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yang mana SNMPTN, SBMPTN maupun lewat jalur mandiri itu sendiri.Nah, tahun 2019 yang akan mendatang nanti jalur seleksi SNMPTN mengalami penurunan kuota loh, dimana SNMPTN mengalami 20 persen penurunan kuota untuk jalur ini.  
    Sementara itu SBMPTN mengalami peningkatan kuota menjadi 40 persen. Jadi, makin banyak kesempatan bukan? Sedangkan jalur Mandiri tetap sama yakni 30 persen. dimana, di jalur ini tergantung pihak Universitas untuk menerima seberapa banyak Siswa yang akan diterima ke perguruan tinggi untuk menjadi seorang Mahasiswa.

    2.Peserta bisa mengikuti Tesnya, maksimal dua kali tes

    Nah, buat kamu yang ingin mengikuti tes SBMPTN dua kali dari sebelumnya yang hanya dapat dilakukan sekali KEMENRISTEKDIKTI Membuka peluangini tahun depan. Ketua Panitia SBMPTN 2018 tahun ini, Ravik Karsidi sendiri menjelaskan bahwa setiap peserta yang dapat mengikuti maksimal dua kali dengan membayar biaya pendaftaran sebesar 200ribu setiap tes. Nah, beda yah dengan menggunakan bidikmisi, mereka tidak dikenakan tarif biaya pendaftaran sama sekali.
    Dilansir dari Ristekdikti.go.id yakni Rektor Universitas Sebelas Maret mengatakan bahwa peserta yang dapat mengikuti tes ini dengan mendapatkan nilai yang tertinggi diantara dua tes yang mereka ikuti untuk mendaftar ke program studi yang diinginkan. Adapunn, jenis soalnya yang diujikan sama namun dengan pertanyaan  yang berbeda pada kedua tes. Tes ini akan digelar pada bulan Maret 2019 serentak di seluruh Indonesia. Bagaimana menurutmu? hehe….

    3.Tes di gelar berbasis Komputer (UTBC)

    Tahun lalu, tes SBMPTN dilaksanakn dengan berbasis menggunakan kertas maupun kompuer. Nah tahun depan tak ada lagi tes menggunakan kertas tetapi computer. Tujuannya agar dapat memudahkan  para pendaftar dari kalangan pedesaa untuk mempermudah mereka mengakses atau melaksanakan ujian secara online tanpa harus dating jauh-jauh ke tempat lokasi ujian. Dari pengalaman saya, jujur saya dulu dari jauh hanya untuk mengikuti tes ini ke kota. Maupun temen tes saya lainnya bahkan ada dari luar kota ke tujuan lokasi tempat ke luar kota juga. Tapi, ini tak menjadi penghalang buat mereka yang ingn sukses dijalannya masing masing. Jadi, kamu yang ikuti tes tahun 2019 nanti jangan sia-siain! harus tetap percaya diri dan mempunyai semnagat yang tinggi yah!

    4.Diselenggarakan oleh institusi nirlaba LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)

    Mulai tahun 2019, lembaga inilah yang akan menggelar tes SBMPTN, lembaga ini tak hanya menyelenggarakan tes SBMPTN saja, tetapi juga mengola dan mengola data calon mahasiswa baru sebagai bahan seleksi SNMPTN nanti maupun SBMPTN oleh pihak Rektor di setiap PTN.

    5.Sistem penilaian baru

    Tes, dapat nilai baru bisa daftar ke PTN. Jadi, jika sebelumnya peserta terlebih dahulu mendaftar serta memilih jurusan yang diingkan, nah pada tahun depan mekanisme ini berubah total. Nah nanti peserta terlebih dahulu mengikuti tes, setelahnya mereka akan mendapatkan hasil, hasil inilah yang akan digunakkan untuk mendaftar ke PTN yang diinginkan.

    6.Terdapat dua materi, yakni TPS dan TKA

    Apa itu? TKA adalah tes Kompetensi Akademik, sedangkan TPS adalah Tes kemampuan Skolastik. Sama seperti tahun 2018, tes ujian berbentuk SAINTEK maupun SOSHUM. Sedangkan TPS sendiri adalah tes untuk mengukur kemampuan tes nalar peserta.

    7.Hilangnya uji keterampilan bagi kelompok olahraga dan seni

    Nah, bagi kamu yang minat dijurusan ini beruntunglah, karna tes ini ga ada lagi atau dihilngkan. Jadi tetap semangat yah, buat negjar PTN yang diinginkan!
  • Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah

    Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah

    Apa Itu Cyber Bullying? Cyber Bullying di Sekolah – Berkomentar di Media Sosial bisa dilakukan oleh siapapun dan kapanpun yang tentunya  memiliki fasilitas. Komentar baik dan buruk memiliki dampak masing-masing yang tentunya relevan. Banyaknya korban dari komentar pedas atau bisa kita sebut sebagai Cyber Bullying sangat memiliki dampak negatif terhadap yang dikomentari maupun yang mengomentari. 
    Perbutaan tidak langsung ini bisa dilakukan dengan mudahnya karena jari kita dapat mengomentari informasi yang kita dapatkan dengan pemikiran sumbu pendek, kapanpun dan dimanapun itu akan meledak. Bullying merupakan salah satu masalah yang marak diantara anak-anak dan remaja. Bullying banyak macamnya, bisa fisik (memukul), verbal (panggilan nama), relasional (isolasi sosial), Bullying bisa terjadi didunia nyata dan dunia maya. Misalnya Cyber Bullying yang  terjadi didunia maya. Cyber bullying menjadi masalah besar dan lebih banyak terjadi di antara generasi muda di abad ke-21.
    Keterlibatan bullying dalam bentuk apa pun dapat memiliki konsekuensi fisik dan emosional yang cukup lama bagi para remaja. Peran orang tua, guru, pendidik dan orang-orang yang berpengaruh dalam pembentukan karakter sangat diperlukan pada msalah ini. Kita tidak bisa mengawasi anak 24 jam dan menekan terus menerus anak di bawah pengawasan kita. 
    Waktu orang tua yang terbatas dengan anak karena sibuk bekerja, sosialisasi dengan teman, bermain, bahkan sibuk dengan gadged sendiri itu membuat fokus kita terhadap pengawasan anak berkurang. Salah satu solusinya yaitu berilah pemahaman tentang etika bermedia sosial beserta dampaknya secara perlahan,  atau bisa candaan, ataupun secara keras sekalipun sesuai dengan keadaan lingkungan rumah masing-masing. 
    Ketika ilmu etika dalam bermedia sosial telah menancap pada pola pikir anak sejak dini maka keresahan kita akan perilakunya di media sosial akan teratasi. Banyaklah berdoa untuk orang-orang disekitar kita juga menjadi salah satu hal yang penting. Kejahatan cyber bullying ini tidak banyak yang tahu karena tidak nyata dalam konteks kita.  
    Suatu penelitian menguak jika Cyber Bullying banyak dilakukan oleh anak-anak dan pelajar (SD, SMP, SMA) dibandingkan mahasiswa, mengapa demikian? karena pengaruh informasi negatif dari dunia maya sangat mudah didapatakan mulai dari penelusuran, pembicaraan antara teman main, dan sajian langsung tanpa kita mencari. Intensitas pelajar memegang HandPhonepun jauh lebih banyak dari mahasiswa namun hal itu tidak semua. Sedangkan mahasiswa cenderung sering  berpikir logis dan bertindak nyata dalam kehidupan sehari-hari misalnya organisasi ataupun kesibukan berbisnis. Ketika budaya cyber bullying ini dibiarkan maka potensi rusaknya mahasiswa dikemudian waktu akan manjadi peluang besar.
    Pada saat seseorang berani memaki orang lain secara langsung itu bisa menjadi masalah besar bahkan bisa menjadi pertengkaran diantara beberapa orang, permusuhan sekala besar dan bahkan tawuran. Masalahnya cyber bullying ini tidak tahu betul siapa pelakunya dan ketika bertemu langsung bisa seperti biasa aja bahkan minta foto ketika yang kita komentari  Artis atau Aktor. Sementara dunia media sosial sekarang sudah menjadi tolak ukur eksistensi dari kehidupan dunia nyata kita. Banyak hal yang bisa mengembangkan potensi diri didunia maya.  
    Cyber Bullying itu harus dihentikan. Namun kebanyakan orang memilih untuk tetap berada dalam situasi seperti ini karena mereka percaya itu akan terselesaikan secara sendiri. Sebagian besar mereka tidak menyadari konsekuensi dari tidak cyber bullying ini. Penegak hukum online dan badan pengatur pemerintah harus bertindak secara tepat karena ini dunia maya. Cyber Bullying akan menjadi masalah serius bahkan bisa menjadi budaya ketika tindakan ini terjadi secara terus menerus dan dibiasakan.  Selamatkanlah orang-orang tercinta disekitar kita dari kejahatan tersembunyi ini.
  • Gimana Ya, Plus Minus Belajar di Australia?

    Gimana Ya, Plus Minus Belajar di Australia?

    Gimana Ya, Plus Minus Belajar di Australia? – Pernah bermimpi kuliah di Negeri Kangguru? Pendidikan di Australia menjadi sorotan dunia, karena memiliki sistem pendidikan yang berkualitas. Tentu saja, hal ini menarik minat pelajar di seluruh pelosok negeri. Dari 150 Universitas terbaik dunia, ada 8 Universitas di Australia yang masuk dalam kategori 150 Universitas terbaik dunia. Tentunya, pengalaman kuliah di luar negeri mempunyai tantangan, namun semua itu dapat menjadi bahan bakar semangat dan kekuatan untuk melewati prosesnya.

    Berikut beberapa kelebihan belajar di Australia:

    1. Belajar di Australia sudah berkelas Internasional, beberapa Universitas di Australia memiliki standar CRICOS atau kualifikasi Internasional, yang lulusannya nanti akan diakui banyak Negara ketika melanjutkan pendidikan maupun bekerja.
    2. Tersedianya fasilitas riset yang memadai, perkembangan ilmu pengetahuan, salah satunya karena fasilitas yang menunjang, terutama dalam bidang science.
    3. Mendapatkan pengalaman bekerja part time, setiap pelajar dapat merasakan bekerja part time selama 40 jam per minggu dan tidak terbatas apabila masa libur. Penghasilan yang didapatkan berkisar AUD 15 – AUD 25.
    4. Mendapatkan link Internasional, karena pelajar yang terdiri dari beberapa Negara, maka pergaulan dengan berbagai Negara di dunia bisa meningkatkan kualitas diri.
    5. Lulusan Universitas di Australia diberikan kesempatan untuk bekerja, bagi sarjana S1/S2/S3, dapat tinggal dan bekerja selama beberapa tahun. Ini merupakan kesempatan untuk memperoleh ilmu dan bisnis yang ditekuni.
    Berikut beberapa kekurangan belajar di Australia:
    1. Harus siap jauh dari keluarga
    2. Iklim yang berbeda dengan Indonesia
    3. Biaya hidup yang cukup tinggi
    Itulah beberapa plus minus belajar di Australia, semoga teman-teman yang punya mimpi kuliah disana, bisa percaya pada mimpi dan mampu mewujudkannya.
  • Sejarah dan Perkembangan Profesi Guru

    Sejarah dan Perkembangan Profesi Guru

    Sejarah dan Perkembangan Profesi Guru – Halo sobat Shalaazz, Guru merupakan pekerjaan tertua. Lebih dulu dibandingkan arsitek yang baru ada setelah manusia tidak lagi tinggal di gua. Atau, lebih juga dari insinyur metalurgi yang baru muncul pada masa manusia mengenal logam dan pengolahannya.

    Pekerjaan guru ada sejak manusia mampu berpikir dan mengenal ilmu pengetahuan. Sepanjang sejarah kehidupan manusia itu, guru selalu ada di tengah masyarakatnya. Ia mengajarkan berbagai ilmu dan pengetahuan untuk mempermudah manusia menjalankan kehidupannya. Atau kadang, hanya mengajarkan kebenaran.   

    Dalam lintasan sejarah Indonesia pekerjaan guru ternyata berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Mulai dari zaman kerajaan Hindu-Budha, kesultanan Islam hingga masa Reformasi. 

    Pada zaman dahulu, sebelum agama masuk Indonesia, seseorang yang ingin belajar harus mengunjungi seorang petapa.    Petapa itu mungkin saja yang telah meninggalkan takhta kerajaan karena sudah tua dan memperdalam masalah kerohanian. Petapa itulah yang disebut juga guru bagi muridnya yang menuntut ilmu di tempat tersebut.

    Biasanya para murid mengerjakan sawah ladang petapa untuk keperluan hidup sehari-hari. Pada masa kerajaan Budha atau Hindu di Indonesia orang belajar di Bihara. Biksu yang mengajar membaca serta menulis huruf sanskerta di Bihara tersebut disebut guru. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka bekerja di ladang.   

    Para siswa juga memberikan sedekah dari masyarakat untuk membantu kehidupan sehari- hari. Dalam agama Hindu, guru merupakan simbol bagi suatu tempat suci yang berisi ilmu (vidya) dan juga pembagi ilmu. Seorang guru adalah pemandu spiritual atau kejiwaan murid-muridnya. Dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran.

    Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva. Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Buddha, namun posisinya lebih penting lagi dikarenakan salah satu inti ajaran agama Sikh adalah kepercayaan terhadap ajaran sepuluh guru Sikh. Hanya ada sepuluh guru dalam agama Sikh.   

    Guru pertama, Guru Nanak Dev adalah pendiri agama ini. Orang India, Cina, Mesir, dan Israel menerima pengajaran dari guru yang merupakan seorang imam atau nabi. Oleh sebab itu, seorang guru sangat dihormati dan terkenal di masyarakat serta menganggap guru sebagai pembimbing untuk mendapat keselamatan dan dihormati bahkan lebih dari orang tua mereka.

    Pada masa ini guru berasal dari kasta Brahmana. Mereka mengajarkan segala hal yang berhubungan dengan agama dan kitab suci. Mereka mengajarkan filsafat, sastra, hukum, bela diri, dan lain sebagainya. Guru mendapatkan posisi yang terhormat di masyarakat.   Mereka statusnya lebih tinggi dari para raja dan bangsawan.

    Lebih tinggi pula dari para pengusaha. Kasta para guru ini memang lebih mulia dibandingkan kasta Ksatria dan kasta Waisya. Setelah agama Islam masuk di Indonesia orang belajar di Pesantren supaya dapat membaca Al-qur’an dan melakukan Shalat dengan benar. Ulama’ yang mengajar di Pesantren juga dinamakan guru.

    Para siswa biasanya tinggal di rumah ulama’ tersebut dan membantu bercocok tanam untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Pada masa itu, guru mengajarkan ilmu pengetahuannya di tempat-tempat tertentu.    Sudah dikenal pula lembaga-lembaga pendidikan. Sebagian besar lembaga pendidikan tersebut di berasrama.

    Ini adalah cikal bakal boarding school yang ada sekarang. Menurut keterangan I Tsing, seorang pelajar yang sempat belajar di kerajaan Sriwijaya, pendidikan di Nusantara sudah cukup maju. Bahkan, sistem pendidikan di kepulauan Nusantara dijadikan rujukan oleh negara kerajaan lainnya. Beberapa mahaguru pada saat itu dikenal dalam dunia pendidikan internasional. I Tsing menyebut Satyakirti, Dharmapala dan Djnanabhadra.

    Guru Zaman Kesultanan Islam Agama Islam masuk ke Indonesia dengan berbagai macam saluran.    Salah satunya adalah lewat jalur pendidikan dan dakwah. Di jalur pendidikan inilah para ulama mencetak para guru lewat serangkaian pendidikan di pesantren.

    Selain, pesantren ada lembaga pendidikan lain, yaitu mengaji di surau atau di langgar. Ilmu pengetahuan yang dipelajari di pesantren meliputi filsafat, tasawuf, bahasa, fikih, akhlak, aljabar, ilmu falak, dan lain sebagainya. Sedangkan, di surau biasanya hanya mempelajari bahasa, tajwid, fikih, dan akhlak.

    Baca juga: Bagaimanakah Menjadi Seorang Guru di Era Millenial?

    Pada masa kesultanan ini juga sudah dikenal guru dengan spesialisasinya. Ada guru fikih, Hadits, tasawuf, dan lain sebagainya. Model pendidikan pesantren ini juga menggunakan sistem sekolah berasrama dan juga menjadi cikal bakal boarding school saat ini.    Guru Zaman Penjajahan Eropa Pendidikan tradisional di kepulauan Nusantara terus berjalan, meski banyak raja-raja di Nusantara yang ditundukkan oleh Verenigde Oost Indische Compaqnie alias (VOC).

    Pemerintah kolonial baru peduli nasib pendidikan kaum bumiputra setelah diberlakukannya Politik Etika atau Politik Balas Budi. Kepedulian itu juga lebih dilandasi oleh kebutuhan Pemerintah Hindia-Belanda akan tenaga-tenaga profesional, seperti dokter, insinyur dan advokat. Jadi, bukan murni niat yang lurus untuk menyejahterakan kaum pribumi. Kebutuhan mendidik kaum profesional ini muncul setelah Pemerintah mengalkulasi alangkah mahalnya mendatangkan dokter, insinyur dan advokat dari Eropa.   

    Pendidikan pada masa Politik Etis dilakukan secara modern dan bergaya Eropa. Sekolah guru juga dibentuk untuk melahirkan guru-guru yang mampu mengawal sistem pendidikan kolonial. Ada HIK (Holandse Indische Kweekschool, atau sekolah guru bantu yang ada di semua Kabupaten) dan HKS (Hoogere Kweek School, atau sekolah guru atas yang ada di Jakarta, Medan, Bandung, dan Semarang.

    Sedangkan, Europese Kweek School (EKS, sebangsa Sekolah Guru Atas dengan dasar bahasa Belanda dengan maksud memberi ijazah untuk mengajar di sekolah Belanda, yang berbeda dengan HKS) yang hanya diperuntukkan bagi orang Belanda atau pribumi yang mahir sekali berbahasa Belanda ataupun orang Arab dan Tionghoa yang juga mahir sekali berbahasa Belanda, dan hanya ada satu di Surabaya.   

    Pada waktu itu, di EKS biasanya satu kelas ada dua puluh delapan orang, maka terdiri 20 orang Belanda, enam orang Arab dan Tionghoa, dan enam orang pribumi. Selain itu juga dikenal HCK atau Hollandsche Chineesche Kweekschool khusus untuk yang keturunan Tionghoa.

    Sistem pendidikan kolonial ini mulai mendapat lawan setelah kaum pergerakan nasional membangun sekolah-sekolah yang bernafaskan nasionalisme Indonesia.   

    Baca juga: Hari Guru: Pidato Lengkap Nadiem Makarim Kemendikbud

    Di antaranya adalah sekolah-sekolah Serikat Islam, sekolah-sekolah Muhammadiyah dan sekolah-sekolah kaum pergerakan lainnya. Begitu massif dan berpengaruhnya sekolah-sekolah ini membuat pemerintah kolonial berusaha ‘menertibkannya’. Akhirnya, pemerintah menerbitkan Ordonansi Sekolah Liar (Wilde Scholen Ordinantie).

    Guru-guru harus mendapatkan sertifikasi dari pemerintah kolonial. Ini berarti ancaman bagi guru dari sekolah-sekolah milik kaum pergerakan nasional. Penerbitan ordonansi ini ditolak oleh kaum pergerakan nasional.   

    Seluruh elemen pendidikan, persatuan pelajar hingga partai-partai politik nasionalis menentangnya. Kesatuan gerakan dan kuatnya isu pada masa itu berhasil mendobrak sistem kolonial sehingga pemerintah menarik kembali ordonansi yang telah diterbitkan. Sebuah kemenangan dalam sejarah pendidikan bahkan pergerakan pada masa itu.

    Kesadaran untuk bersatu inilah yang mengilhami berdirinya Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932.   

    Para pedagang Portugis dan Belanda yang datang di Indonesia umumnya beragama Kristen, selain berdagang mereka juga menyebarkan agama itu. Mempelajari agama Kristen, membaca dan menulis huruf latin.

    Para pendeta yang mengajarkan agama Kristen itu juga disebut guru. Untuk kepentingan penjajahannya Belanda memerlukan pegawai yang pandai menulis dan membaca huruf latin. Karena itu, mereka mendirikan sekolah dan mengajarkan ilmu pengetahuan yang tidak berkaitan dengan agama. Inilah awal mula sistem Pendidikan modern di Indonesia.   

    Pada zaman kemerdekaan Indonesia rakyat memperjuangkan pertahanan kemerdekaannya. Kaum guru Indonesia bertekad turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang diwujudkan dalam salah satu tujuan kelahiran PGRI yaitu : turut aktif mempersatukan kemerdekaan RI. Lahirnya guru berawal dari lahirnya PGRI.

    Baca juga: 5 Tips Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif Era Milenial

    Dimana tepat 100 hari setelah proklamasi Kemerdekaan tepatnya pada tanggal 25 November 1945, PGRI dilahirkan. Setelah PGRI dilahirkan pada tanggal 23 s/d 25 November 1945 ke-1 di Surakarta, di gedung Somaharsana (pasar pon), Van De venter school (sekarang SMP N 3 Surakarta).   

    Pada saat itu kongres mendapat sambutan mitraliur Belanda dan serangan kapal terbang yang mengadakan operasi militer dengan sasaran gedung RRI Surakarta.

    Kelahiran PGRI sebagai wadah organisasi guru yang sedang berevolusi Kemerdekaan, merupakan manifestasi akan keinsafan dan rasa tanggung jawab kaum guru Indonesia dalam memenuhi kewajiban akan pengabdiannya serta partisipasinya kepada perjuangan menegakkan dan mengisi kemerdekaan RI.   

    Guru-guru sadar akan tugasnya bahwa pendidikan adalah sarana utama dalam pembangunan bangsa dan negara, mereka melaksanakan dwifungsi dalam kerjanya, yaitu : digaris belakang mendidik dan mengajar disekolah-sekolah biasa, sekolah peralihan, sekolah pengungsian.

    Di samping itu, mereka juga melakukan kerja sama dengan masyarakat mendirikan dapur umum dan mempersiapkan makanan untuk para pejuang di garis depan. Kecuali itu mereka menjadi pemimpin atau komandan barisan tentara : BKR, TKR, TRI/TNI, BARA , API, Hizbullah, Sabilillah, Pesindo, Laskar Rakyat, PMI, dan para pejuang lainnya.

    Penulis: Jrux Kuning

  • Untuk Apa Sekolah Tinggi -Tinggi?

    Untuk Apa Sekolah -Tinggi?


    MENGALAHKAN PERSEPSI MASYARAKAT-“UNTUK APA SEKOLAH TINGGI-TINGGI?”

    “Untuk apa sekolah tinggi-tinggi? Toh nantinya juga jadi karyawan atau karyawati”, pernahkah pertanyaan itu singgah ditelinga kita? pasti pernah, bukan? Terutama untuk mereka mahasiswa yang kadangkala dipandang tak berarti dikalangan masyarakat. Di zaman millennial ini, uang telah didewakan dibanding ilmu pengetahuan. Barang siapa yang memiliki harta berlimpah, maka ia akan disanjung-sanjung.

    Tulisan ini hanya berupa opini. Saya menulisnya berdasarkan dengan apa yang saya alami. Jadi sebelum semakin jauh pembahasannya, saya ucapkan minta maaf terlebih dahulu pada kalian para pembca setia shalaazz. Tidak ada maksud untuk menyinggung kalian.

    HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN
    Orang yang tidak pernah mengenyam dunia pendidikan pun bisa bekerja tanpa ijazah. Si A misalnya, dia tidak kuliah tapi jadi pengusaha kaya raya, tapi itu Si B kuliah kedokteran tapi sampai sekarang masih mengaggur juga. Sebenarnya ini persepsi yang salah. Otak kita terlalu sering disetting mendikte sesuatu dengan uang atau materi.

    Padahal antara pendidikan dan pekerjaan tidak saling berhubungan. Pendidikan hanyalah sebagai penunjang suatu pekerjaan. Bila disekitar kita banyak mahasiswa yang menganggur, bukan pendidikannya yang keliru! Melainkan terdapat pada mahasiswa itu sendiri. Mungkin si mahasiswa tidak berminat dengan suatu bidang pekerjaan yang ditawarkan.

    Ketahuilah! Pendidikan tidak mengajarkan kita untuk mencari uang yang baik dan benar. Melainkan bagaimana kita  berkontribusi untuk diri sendiri serta lingkungan berbangsa dan bernegara.

    TUJUAN KULIAH (SEKOLAH TINGGI)
    Menurut saya, kuliah (sekolah di perguruan tinggi) bertujuan untuk menjadikan masyarakat, orang-orang yang lemah menjadi lebih kuat, mengurangi pengagguran dengan menyediakan lapangan kerja untuk orang lain sesuai dengan kreativitas yang telah didapat selama di perguruan tinggi. 

    Selain itu, kita bisa memberantas kebodohan dan menghasilkan anak bangsa yang berkualitas. Sayapernah mendengar kutipan kata, “jangan Tanya apa yang negaramu beri padamu! Tapi tanyakan pada dirimu sendiri apa yang telah kamu beri untuk negaramu!”

    Kutipan itu cukup menampar keras saya dan menanam benih tekad kuat dalam diri saya untuk memeberikan apa yang akan saya beri utnuk bangsa dan Negara. Tentu saja saya tidak ingin jadi ikan mati yang hanya mengikuti arus kehidupan. Kadangkala saya harus berenang melawan arus dengan tangguh.
    Dear kalian anak bangsa, jadikan dirimu tangguh dan belajarlah dengan sungguh-sungguh. Salam pendidikanJ
                
  • Info Beasiswa : 5 Beasiswa S1 Luar Negeri yang Menggiurkan

         

      Info Beasiswa : 5 Beasiswa S1 Luar Negeri yang Menggiurkan –   Kuliah di luar negeri tentu saja menjadi impian bagi banyak lulusan sekolah menengah atas atau sederajatnya. Akan tetapi biasanya ketakutan dan kekhawatiran terhadap besarnya biaya selama menempuh pendidikan menjadi momok dan alasan seseorang berhenti mewujudkan mimpinya. Di era yang semakin baik hati ini sebenarnya ada banyak sekali bantuan dari berbagai instansi maupun perusahaan yang menawarkan bantuan bagi pegiat ilmu di seluruh belahan negeri. Ada 5 beasiswa yang harus banget kamu baca bagi pejuang beasiswa, apa saja itu? Yuk cek infonya dan persiapkan dirimu selanjutnya

    1.  Beasiswa ABP Shizouka di Jepang

    Beasiswa ABP atau Asia Bridge Program merupakan jenis beasiswa yang diberikan oleh perusahaan global yang berasal dari Shizouka. Program ini merupakan program kolaborasi industri-akademi bagi siswa India, Indonesia, Thailand dan Vietnam. ABP memberikan beasiswa ini dengan harapan dapat mendidik siswa menjadi pemimpin global masa depan di bidang industri dan masyarakat dengan kurikulum yang menekankan pada pendidikan antar disiplin yang seimbang dengan fokus pada keahlian teknis, kepiawaian dalam praktik bisnis, berpikir ilmiah dan keterampilan interpersonal. Kedepannya perusahaan shizouka dapat menjadikan lulusannya sebagai penghubung perusahaan dengan negara asal mereka.
    Program ABP Shizouka ini memberikan fasilitas bebas biaya kuliah dan beasiswa ABP, proses seleksi dilaksanakan di negara asal dan akan diberikan bantuan karir di Perusahaan Jepang. Meskipun ABP tidak memberikan fasilitas gratis asrama untuk hunian, tetapi Universitas Shizouka sendiri telah menyediakan asrama internasional dengan harga yang terjangkau yaitu 20.000 yen jepang dengan wifi akses berkecepatan tinggi. Bagi yang berminat bekerja di perusahaan negara maju tentu ini menjadi tawaran penting yang harus dicoba ya sahabat Shalaazz. Mengingat biaya hidup di negara tetangga yang pasti akan sangat menguras dompet.
    Tahun 2018 bulan Oktober ini sedang berlangsung pendaftaran. Untuk informasi lebih lanjut, sahabat shalaazz dapat mengakses web berikut : http://www.abp.icsu.shizuoka.ac.jp

    2.Beasiswa S1 Orange Tulip (OTS) Belanda

    Beasiswa Orange Tulip adalah beasiswa yang mendanai kuliah sebanyak 30 – 100% dari total biaya kuliah atau hanya akan menanggung biaya hidup tanpa potongan biaya studi. Sayangnya tidak semua institusi pendidikan Belanda memberikan beasiswa OTS pada mahasiswanya, hanya institusi yang masuk dalam daftar saja. Tahun 2018 ada 6 institusi pendidikan Belanda yang akan memberikan beasiswa ini yaitu Breda University of Applied Sciences, HAN University of Applied Sciences, Saxion University of Applied Sciences, The Hague University of Applied Sciences, Wittenborg University of Applied Sciences dan Zuyd University of Applied Sciences.
    Program untuk tahun 2018 telah ditutup dan sedang dipersiapkan pengumuman untuk tahun 2019/2020. So stay tuned ya. Pengumuman kemungkinan besar akan dipublikasi pada akhir Oktober 2018 untuk tahun akademik 2019/2020
    Informasi lebih detail anda dapat akses web berikut : http://www.nesoindonesia.or.id

    3. Beasiswa Jardine untuk S1 Oxford dan Cambridge

    Beasiswa ini merupaka beasiswa penuh yang diberikan oleh Jardhine Matheson group yang artinya mulai dari biaya hidup sampai ke keperluan kuliah dan biaya studi akan ditanggung oleh Jardine Foundation. Untuk proses pendaftran harus dimulai dari pendaftaran pemohon ke universitas atau bidang studi yang dipilih sesuai dengan minat melalui UCAS (https://www.ucas.com/). Proses seleksi setelah dinyatakan lolos permohonan akan dilakukan dengan berbagai tahapan diantaranya wawancara sebanyak 2 tahap. Jika tidak ada mendapatkan undangan, itu artinya anda belum lolos seleksi awal.
    Kriteria penilaian dalam seleksi beasiswa ini terdiri atas penilaian terhadap kualitas keperibadian masing – masing pemohon serta karakternya dalam menunjukkan jiwa dan kemampuan kepemimpinan, prestasi dalam berbagai bidang ekstrakurikuler, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat, kemampuan berkomitmen tinggi dalam menjalankan kewajiban publik atau komunitas.
    Informasi lebih lengkap dapat anda akses melalui laman resmi berikut : http://www.jardines.com/community/jardinefoundation/applications.html
    Selamat berjuang semoga beruntung.

    4. KAIST International Student Scholarship dari Korea Advanced Institute of Science and Technology

    Pecinta Korea, ayo merapat! Ini akan menjadi beasiswa yang tepat bagi anda yang bermimpi bisa menyambangi negeri Gingseng untuk menuntut ilmu disana. KAIST International Student Scholarship merupakan beasiswa penuh yang diberikan oleh institusi pendidikan peyedia beasiswa Korea Advanced Institute of Science and Technology kepada calon penerima beasiswa dari internasional.
    Sebagai sebuah beasiswa penuh, cakupan pembiayaan beasiswa ini termasuk biaya kuliah penuh selama studi S1 di KAIST dalam rentang waktu normal yaitu 8 semester. Beasiswa akan tetap diberikan jika penerima beasiswa ini bisa mempertahankan prestasi atau nilai selama studi S1 di KAIST. Selain pembiayaan kuliah tersebut ada juga tunjangan hidup sebesar USD 200 sampai USD 300 setiap bulannya. Masih ditambah lagi jaminan biaya asuransi kesehatan nasional selama menjadi mahasiswa internasional di Korea, namun perlu juga dipahami bahwa beasiswa ini tidak menanggung biaya akomodasi tempat tinggal di asrama yang jumlahnya adalah sekitar USD 100 dan juga biaya transportasi untuk ke Korea ataupun pulang. Tentu bukan masalah untuk menanggung sedikit biaya, bukan ?

     KAIST sendiri terbagi ke dalam beberapa fakultas yaitu :

    • College of Natural Sciences
    • College of Life Sciences and Bio Engineering
    • College of Engineering
    • College of Liberal Arts and Convergence Science
    • College of Business

    Salah satu syarat untuk mengikuti beasiswa ini adalah sertifikat kemampuan menggunakan bahasa Inggris yaitu TOEFL iBT 83, TOEFL PBT 560, IELTS 6.5, atau TOEIC 720.

    anduan lebih lengkap dapat and abaca melalui web berikut :
    http://admission.kaist.ac.kr/international/wp-content/uploads/2016/05/2017-ADMISSION-GUIDEFOR-INTERNATIONAL-UNDERGRADUATE-STUDENTS.pdf

    5. La Trobe Academic Excellence Scholarships dari La TrobeUniversity Australia

    Beasiswa ini merupakan beasiswa yang menawarkan bantuan pembiayaan untuk studi S1 dan S1 di La Trobe University Australia. Pembiayaan yang ditanggung oleh beasiswa ini mencapai $10,000 hingga $20,000 untuk uang kuliah sesuai bidang studi yang diambil. Pembiayaan dari beasiswa ini hanya tersedia hingga 12 bulan atau 2 semester, selebihnya anda harus menanggung biaya sendiri. Akan tetapi, beasiswa ini sudah sangat membantu pengeluaran anda dimasa adaptasi perkuliahan negari orang. Beasiswa ini diberikan pada setiap semesternya dengan nilai rata-rata minimal adalah C untuk bisa tetap mendapatkan beasiswa ini di semester kedua.
    Hal yang paling menguntungkan untuk bisa kuliah disini adalah persyaratan yang tidak rumit tetapi tetap wajib untuk anda setorkan. Apa saja ? Check it dot :
    • Bukan warganegara Australia atau Selandia Baru
    • Mendaftar pada program S1 atau S2 di la Trobe University
    • Mendapatkan nilai 85% atau setara pada jenjang studi sebelumnya
    • Memenuhi persyaratan akademis dan bahasa untuk masuk menjadi mahasiswa di La Trobe University
    Dengan persyaratan yang lebih sederhana tentu menjadi hal bijak bagi pejuang beasiswa untuk bersungguh – sungguh memahami poin – poin penting persyaratan tanpa menganggapnya sepele. Yuk persiapkan dari sekarang dan cek web berikut untuk informasi lebih lengkap : http://www.latrobe.edu.au/
    Dari kelima beasiswa di atas, adakah yang anda tertarik untuk memperjuangkannya? Selamat mencoba, semoga berhasil. Tidak ada usaha yang sia – sia dan tidak ada yang tau tentang apa yang terjadi besok kecuali anda telah melaluinya.
  • Sistem Pendidikan yang di terapkan di Indonesia

    Sistem Pendidikan yang di terapkan di Indonesia

    Sistem Pendidikan yang di terapkan di Indonesia – Pendidikan di Indonesia saat ini sungguh mengkhawatirkan, dan sangat di sayangkan sekali karena anggaran untuk pendidikan cukup besar tapi melihat pendidikan di Indonesia belum ada kemajuan yang signifikan. Membahas tentang pendidikan memang sedikit rumit karena permasalahan bukan hanya karena satu faktor saja. Semua itu bisa terjadi karena beberapa faktor, bisa dari sumber daya manusianya atau sistem pendidikan di Indonesia sendiri yang belum bisa berjalan dengan baik. Tapi marilah kita bangun pendidikan di negara kita ini untuk mewujudkan generasi emas 2045.
    Pendidikan di Indonesia terbagi ke dalam tiga jalur utama, yaitu formal, nonformal, dan informal. Dimana formal merupakan pendidikan pada umumnya, nonformal merupakan pendidikan yang bisa di katakan tidak wajib seperti formal tapi tidak salah juga mengikuti pendidikan non formal seperti PAUD, TPA, dan sebagainya. Yang terakhir ada pendidikan informal  yang dimana pendidikan ini dilakukan secara mandiri baik di bantu dengan keluarga, lingkungan ataupun kegiatan belajar mandiri lainnya.
    Pendidikan juga dibagi ke dalam empat jenjang, yaitu anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi. Pendidikan anak usia dini atau PAUD yang merupakan sebagai sarana awal terciptanya sebuah karakteristik seorang anak dan pengenalan dunia pendidikan kepada anak agar nantinya sang anak tidak terlalu syok pada saat belajar ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan dasar yang merupakan modal awal generasi penerus bangsa harus benar-benar mengedepankan mutu dan kualitas pendidikan agar sang anak mampu menghadapi berbagai hambatan dan rintangan masa depan. Diharapkan waktu selama 6 tahun itu bisa di manfaatkan dengan baik dan benar agar tidak menyesal di kemudian hari.
    Ada lagi pendidikan menengah, yang terbagi lagi menjadi 2 bagian yaitu menengah pertama dan menengah atas. Pada masa remaja inilah orang-orang mulai mencari jati dirinya sendiri. Di sini kita di hadapkan pada kondisi dan situasi yang amat labil, peralihan sifat, dan juga pemikiran yang cenderung sensitif sehingga perlunya kerjasama dengan berbagai pihak seperti keluarga dan pihak sekolah itu sendiri. Di sinilah mulai datangnya para generasi muda yang akan mendobrak terhadap kemajuan suatu negara. Pendidikan bukan lagi sebagai sarana tapi juga alat demi majunya masa depan anak bangsa serta masa depan bangsa yang entah akan di bawa kemana.
    Yang terakhir ada pendidikan tinggi, dimaksudkan untuk bisa berfikir kritis, menelaah setiap kejadian yang ada di sekitar, dan memecahkan suatu masalah dengan rasional.
    Indonesia menganut beberapa sistem untuk mewujudkan meningkatnya mutu kualitas pendidikan di Indonesia. Ada, Sistem Pendidikan Indonesia yang berorientasi pada nilai. Sistem pendidikan ini telah diterapkan sejak sekolah dasar. Nilai menjadi acuan dan patok utama dalam dunia pendidikan di Indonesia. Nilai menjadi sebuah akhir final akan kemampuan yang telah diajarkan yang diuji melalui sebuah ujian. Ada pula, sistem pendidikan terbuka yang menuntut peserta Didik untuk bersaing dengan temannya dalam hal positif, berfikir kreatif dan juga inovatif. 
    Yang ketiga ada sistem pendidikan yang beragam, dimana di Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa dan ras yang berbeda beda. Dengan pengaturan waktu yang fleksibel tapi tetap efisien. Yang terakhir ada sistem pendidikan yang disesuaikan dengan perubahan zaman, dimana sekarang ini pendidikan kita berpacu pada kurikulum 2013 yang lebih mengedepankan nilai moral, agama serta rasa percaya dirinya.
    Itulah sistem pendidikan yang ada di Indonesia, terlepas dari semua sistem yang sudah berjalan dengan baik atau tidak. Tapi, pemerintah sudah mengupayakan meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Meski memang kualitas tersebut masih jauh di bawah standar. 
  • Bagaimana Pendidikan di Era Milenial?

    Bagaimana Pendidikan di Era Milenial?
    Bagaimana Pendidikan di Era Milenial? – Apa sih pendapat kalian tentang pendidikan masa kini? Pendidikan yang sudah berbeda sistemnya dengan pendidikan jaman old. Pendidikan jaman now, lebih canggih dan  lebih modern sistemnya. Kebayang ga kalo ga ada pendidikan dijaman millennials ini?
    Duh, gila yah mungkin dunia ini tanpa ada pendidikan. Akhlak dan Moral mungkin sudah tak karuan. Tak ada lagi namanya sikap-menyikap, tolenrasi, atau bahkan bermusyawah dan mengemukakan pendapat yang berbeda. Nah, apa bedanya dong dengan jaman sekarang?
    Pendidikan jaman sekarang atau mereka menyebutnya jaman now, yang saya katakana tadi, kini di era globalisasi tidak bisa dipungkiri bahwa seiring perkembangnya teknologi yang berbasis digital application, sitem interaksi di masyarakat mulai tergerus.
    Nah, teknlogi yang pesat inilah yang membawa masyarakatmempermudah untuk melakukan aktivitasnya. ini, menawarkan banyak sekali kemudahan untuk masyarakat. Salah satunya seperti berkomunikasi, hal ini sangat menunjang dalam dunia pendidikan. Dimana penerapan teknologi komunikasi dan informasi di dunia pendidikan menjadi salah satu hal yang sangat diwajibkan. Pasalnya, kini setiap sekolah, khusunya di Indonesia mauupun luar negeri menerapkan sistemnya menggunakan teknologi sebagai penunjang kegiatannya.
    Di era ini yang berbasis digital application dalam dunia pendidikan. Nah, hal inilah yang membantu jalannya proses pembelajaran dan selain itu juga bisa meningkatakan hasil kinerja. Maka, semakin sering penggunaan teknologi khususnya dalam pendidikan dapat merubah model pembelajarannya. Karena hal ini lebih efektif dan efesien tentunya. Atau bisa dikatakan sangat mudah dan simple, apalagi anak jaman now itu penggennya semua serba mudah, tak perlu harus diribetkan. Kenapa harus ribet kalo selagi masih ada yang mudah,  bukan? Nah, inilah yang nanti lambat laun masyarakat lebih memilih system pembelajaran online ini daripada yang konvesional, harus tatap muka dulu.
    Perkembangan teknologi juga semakin pesat, dimana,dinamika teknologi kini menjadiakselerasi yang luar biasa.
    Model pembelajaran yang diberikan dalam teknologi, dijaman millennials ini cukup efektif. Pendidikan jarak jauh antara murid dan guru yang berada tidak adalam satu tempat atau hubungan jarak jauh. Dan teknologi inilah yang memberikan banyak pilihan pembelajarannya lainnya yang bisa dinikmati olehkhalayak umum tentunya dengan sangat mudah sekali.Nah, sekarang kita, kalian pasti sedang merasakan kan kemudahan belajar hanya dengan mengakses aolikasi digital seperti e-journal, e-library, dan lainnya.
    Di Indonesia, sistem pendidikan konvensional masih banyak dilakukan dalam civitas akademi. Khususnya daerah yang masih di tergolongkan dalam pedesaan. Di Perancis, juga telah menggunakan layanan pendidikan online yang menjadi bukti pergeseran rah dunia pendidikan. Apalagi, jaman now yang menuntut perubahan besar dalam dunia pendidikan. Dimana , pendidikan dijadikan patokan dalam sebuah bermasyarakat, sehingga pendidikan yang bermutulah yang memliki kualitas yang bagus dan berpengetahuan yang luas untuk mentransfer ilmu.
    Generasi Milenial , generasi yang lahir dalam rentang waktu awal tahun 1980 hingga tahun 2000 atau Gen-Y. disebut generasi milenial karena generasi yang hidup di pergantian milenium, ini bersamaan dengan hadirnya teknologi di segala sendi kehidupan. Yang menjadi kebutuhan dasar di JAMAN INI.
    Jadi, di era ini siswa khususnya lebih utama banyak menggunakkan handphonenya daripada buku. kenapa? mungkin banyak dari mereka menyalahkan bentuk fisik dari sebuah buku, yang dimana susah dibawa karena terlalu tebal atau besar. Nah , karena teknologi ini lah yang mereka suka, lebih efektif dan di permudah dalam segalanya.
  • Pendidikan islam di Indonesia dari Masa ke Masa

    Pendidikan islam di Indonesia dari Masa ke Masa

    Pendidikan islam di Indonesia dari Masa ke Masa – Di masa lalu kerajaan Islam merupakan salah satu dari periodesasi perjalanan pendidikan sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Hal ini karena lahirnya kerajaan islam yang disertai berbagai kebijakan dari penguasaannya. Saat itu sangat mewarnai sejarah Islam di Indonesia. Pada masa lampau, agama Islam pernah dijadikan sebagai agama resmi Negara atau kerajaan.

    Perjalanan sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak bisa mengesampingkan keadaan Islam pada masa kerajaan Islam ini. Pendidikan Islam telah menjadi tolak ukur bagaimana Islam dan umatnya telah memainkan peranannya dalam berbagai aspek sosial, politik, maupun budaya. Oleh karena itu, untuk melacak sejarah Pendidikan Islam di Indonesia dengan periodesasinya, baik dalam pemikiran, isi maupun pertumbuhan organisasi dan kelembagaannya. Tidak mungkin dilepaskan dari fase-fase yang dilaluinya
    Berkembangnya kerajaan Islam sebagai pusat-pusat kekuasaan Islam di Indonesia ini jelas sangat berpengaruh sekali dalam proses islamisasi/ pendidikan Islam di Indonesia, yaitu sebagai suatu wadah/ lembaga yang dapat mempermudah penyebaran Islam di Indonesia. Ketika kekuasaan politik Islam semakin kokoh dengan munculnya kerajaan-kerajaan Islam, pendidikan semakin memperoleh perhatian, karena kekuatan politik digabungkan dengan semangat para mubaligh (pengajar agama pada saat itu) untuk mengajarkan Islam merupakan dua sayap kembar yang mempercepat tersebarnya Islam ke berbagai wilayah di Indonesia. Makalah ini akan membahas tentang pendidikan zaman kerajaan Islam di Indonesia.
    Dilihat dari segi wilayahnya, kerajaan Islam di indonesia ada yang berdiri di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Sulawesi. Masing-masing kerajaan Islam tersebut disamping memiliki keunggulan juga memiliki kesamaan dalam menggunakan pendidikan dalam arti yang luas untuk menyiarkan ajararan Islam. Sejarah mencatat tentang adanya saluran yang digunakan dalam menyalurkan agama Islam salah satunya adalah pendidikan
    Melalui pendidikan termasuk yang paling efektif, terprogram dan berlanjut sampai sekarang. Pesantren atau lembaga pendidikan lainnya yang didirikan oleh ulama-ulama merupakan salah satu saluran terjadinya proses Islamisasi. Contohnya seperti pesantren yang didirikan oleh raden Rahmat (sunan Ampel) dan pesantren yang didirikan oleh sunan Giri di Jawa. Di Aceh terdapat Meunasah, Dayah, Rangkang yang digunakan sebagai tempat menyalurkan agama Islam.
  • Kiat-Kiat Tempa Mental Untuk Hadapi Dunia ‎

    Kiat-Kiat Tempa Mental Untuk Hadapi Dunia ‎

    Kiat-Kiat Tempa Mental Untuk Hadapi Dunia ‎ – Istilah dunia ini keras bisa dikatakan bukan hanya sekedar istilah. Namun seruan bagi semua penduduk khususnya para penerus bangsa agar menyiapkan diri menghadapi kerasnya dunia. Setiap bayi yang lahir ke dunia pasti menggenggam tangannya. Itulah simbol bahwa dia harus kuat menghadapi kerasnya hidup, kerasnya dunia. Dunia ini keras bung, jangan hanya bermimpi tapi bangunlah mimpi. Tak ada manusia yang tak berpayah-payah lalu sukses. Semua berjuang, semua berproses. Lalu apa yang dibutuhkan dalam perjuangan itu?
    Pendidikan Indonesia mengenal adanya MOS (Masa Orientasi Siswa), dimana kegiatan tersebut tak hanya tentang pengenalan tapi juga bullying. Bullying bisa meningkatkan percaya diri, pun bisa menjatuhkan. Maka, persiapan mental menghadapi hal tersebut sangatlah dibutuhkan terlebih bagi generasi penerus bangsa. 
    Bagaimana bullying bisa meningkatkan percaya diri? Mudah saja bagi mereka yang mentalnya sekuat baja bahkan sekuat tembok raksasa cina maka bullying tak ada apa-apanya. Semakin sering di bully semakin dia kuat menghadapi kerasnya hidup. Namun kau tau kawan, tak banyak orang terlahir seperti itu. Kebanyakan adalah jatuh. Jatuh ketika dibully. Bahkan benar-benar merasa hidup sudah tak ada gunanya. Generasi penerus bangsa seperti itulah yang harus mendapatkan perhatian lebih.
    Kondisi mental yang lemah adalah hal yang harus diperhatikan baik oleh lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah. Seorang anak putra bangsa harus dilatih atau ditempa mentalnya sejak kecil. Agar dia kelak memiliki mental sekuat baja. Bagaimana kiat-kiat menempa mental putra bangsa? Berikut tipsnya:
    1.    Ikutkan anak-anak pada kompetisi atau lomba sesuai bakat dan minatnya. Hal tersebut bertujuan agar anak bisa tampil berani dan percaya diri. Tampil di depan khalayak adalah salah satu cara menempa mental anak.
    2.    Bimbing anak untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Kenalkan pada anak bahwa dunianya bukan hanya di rumah atau sekolah tapi juga masyarakat luas. Dengan begitu, anak akan berkenalan dengan berbagai macam karakter manusia.
    3.    Ajari anak untuk selalu mengungkapkan perasaannya tanpa menyembunyikan sesuatu hal terutama kepada orangtua. Itu melatih anak agar berani mengungkapkan perasaannya agar tidak menyalurkannya ke jalan yang salah seperti narkoba ketika stress melanda dirinya. Bercerita atau berkeluh kesah pada orang lain (orangtua) akan meringankan bebannya sehingga mentalnya juga akan stabil.
    4.    Ajari anak etika, sopan santun dan rasa empati agar anak tak terseret dalam kelompok suka membully orang lain.
    5.    Libatkan anak dalam memecahkan masalah yang ada di dalam rumah, ajak anak untuk mengemukakan pendapatnya. Ajari anak cara berpendapat yang baik. Agar kelak anak tidak takut atau malu untuk mengemukakan pendapatnya ketika sudah bermasyarakat. Sesuatu hal yang besar pastilah dimulai dari sesuatu yang kecil.
    Hidup di dunia memang sementara, tapi bukan berarti hanya berpangku tangan. Kehidupan yang keras menuntut mental sekeras baja. Dunia yang penuh dramatikal menuntut mental yang kuat dengan segala lika-likunya. Banyak orang mundur bahkan stress karena lemahnya mental. Semua hal tak ada yang instan, semua butuh proses. 
    Roti yang enak dimakan saja harus melalui proses yang panjang. Apalagi manusia yang hidupnya tak sekejap roti yang dimakan lalu hilang. Mental sangat diperlukan. Jika bukan kita yang menyiapkan generasi penerus bangsa yang bermental baja maka siapa lagi. Semoga tips tersebut bermanfaat agar kelak lahirlah putra bangsa yang siap menghadapi tantangan hidup sekeras apapun itu.
  • Satu Kata Berjuta Makna Untuk Tumbuh Kembangku “ATTENTION”

    Satu Kata Berjuta Makna Untuk Tumbuh Kembangku “ATTENTION”
    Satu Kata Berjuta Makna Untuk Tumbuh Kembangku “ATTENTION” – Sobat Shalaazz pasti tahu tentang “PERHATIAN”. Namun tahukah kalian arti perhatian yang sebenarnya untuk tumbuh kembang anak ? terutama anak pada masa emas atau yang dikenal dengan golden age ?
    Perhatian tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa saja, namun jauh dari itu ada yang membutuhkan perhatian lebih yaitu “anak”. Mengapa anak ? karena anak adalah masa penentu akan jadi apa, mau jadi apa, dan mengapa aku jadi. Dimanakah perhatian tersebut bisa didapatkan seorang anak ? jawabnya adalah orang tua bila dirumah dan guru bila disekolah. 
    Kedua peran tersebut sangat dibutuhkan oleh anak, maka dalam pendidikan peran orang tua dan guru menjadi penentu keberhasilan seorang anak selain lingkungan mereka. Perhatian sekecil apapun sangat berarti bagi anak. Sebagai contoh ketika anak pulang dari sekolah ditanya “tadi belajar apa di sekolah?” atau “sama buguru diajarai apa disekolah” itu sudah membuat anak merasa bahwa dia diperhatikan. Apalagi untuk anak di masa keemasan hal itu akan selalu diingat oleh anak hingga mereka dewasa.

    Berikut beberapa manfaat perhatian pada usia keemasan anak :

    a.       menumbuhkan rasa percaya diri terhadap anak,
    b.      menumbuhkan semangat belajar,
    c.       menumbuhkan sikap yang baik pada anak,
    d.      menjadikan anak sebagai orang yang penyayang,
    e.       memiliki jiwa tanggung jawab
    f.       berani menyampaikan pendapat

    Memiliki manfaat berarti perhatian memiliki kekurangan, seperti:

    a.       menjadikan anak manja
    b.      segala keinginannya harus terpenuhi
    c.       tidak segan untuk menindas temannya
    d.      berani kepada orang yang lebih tua
    Kekurangan tersebut tidak akan terjadi bila orang tua memberikan perhatian yang benar, dalam artian tidak berlebihan namun juga tidak kekurangan. Perhatian yang benar dapat diwujudkan dengan melatih anak untuk selalu berbagi dan melihat kehidupan sosial disekitarnya, sehingga anak akan lebih bersyukur dan menghindarkan dari kekurangan-kekurangan yang telah disebutkan.
    Selain perhatian orang tua, anak memerlukan perhatian dari guru ketika di sekolah. Anak pada kelas rendah utamanya mereka selalu ingin diperhatikan dan didengar. Guru berperan sebagai panutan, sahabat dan pendengar yang baik untuk mewujudkan perhatian yang diingankan oleh anak. Namun, guru juga memiliki batasan atau sikap untuk tidak pilih kasih antara peserta didik yang satu dengan yang lainnya.

    Beberapa manfaat perhatian guru untuk peserta didiknya:

    a.       peserta didik berani menyampaikan pendapatnya
    b.      lebih terbuka dengan permasalahan yang dihadapi, sehingga guru dapat memberikan solusi
    c.       peserta didik dapat berfikir kritis
    d.      menjadi lebih bertanggung jawab
    e.       mampu menghargai orang lain
    f.       peserta didik lebih terampil dalam mengasah skill yang dimiliki

    Ciri-ciri anak yang butuh perhatian guru ketika di sekolah diantaranya:

    Ramai ketika dalam pembelaran
    Jail dengan temannya
    Bertindak sesukanya
    Biasanya membuat onar
    Dari beberapa ciri di atas sebagian ada yang berkata bahwa anak tersebut tergolong “nakal”, namun bila ditinjau dari segi psikologi tidak ada anak nakal yang ada hiperaktive. Hiperaktive adalah kata lain dari anak yang memiliki aktivitas lebih dibandingkan dengan teman sebaya yang lain. Anak hiperaktive memiliki kelebihan dalam banyak hal yang mengharuskan untuk kegiatan fisik. 
    Begitu pula dengan mereka yang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan teman-temannya juga memiliki kelebihan tersebut, tinggal bagaimana seoarang guru memberikan perhatian dan mengarahkan peserta didiknya. Ditegaskan bahwa peran guru untuk membentuk karakter peserta didiknya ketika di sekolah utamanya bagi anak yang membutuhkan perhatian sangatlah penting. Perlu diperhatikan bahwa mengarahkan peserta didik yang disebutkan dalam ciri-ciri tersebut tidak diperkenankan dengan cara yang kasar ataupun dengan kekerasan fisik. 
    Kekerasan fisik tidak akan merubah apapun pada peserta didik namun yang terjadi akan menjadikan turunnya mental anak. Ketika mental anak turun, maka akan mempengaruhi masa depannya dan juga akan menjadikan trauma tersendiri bagai anak.
  • Tips Menjadi Mahasiswa yang Luar Biasa, Sayang Kalau tidak Ditiru!

    Tips Menjadi Mahasiswa yang Luar Biasa, Sayang Kalau tidak Ditiru!
    Tips Menjadi Mahasiswa yang Luar Biasa, Sayang Kalau tidak Ditiru! – Menjadi kreatif itu datangnya dari diri kita sendiri. Entah kita ingin mengeluarkan bakat yang luar biasa dalam diri kita atau kita hanya bermenung diri dan menguburnya dalam-dalam ke titik gelap hati kita.
    Itulah sebuah pelajaran berharga yang dapat saya ambil semenjak duduk dibangku perkuliahan Universitas Andalas tercinta. Mahasiswa kupu-kupu istilahnya, yang hanya berkutat dimeja pelajaran dan gedung kuliah. Gak ada bakat yang tertumpahkan, hanya tersembunyi meringkuk ketakutan.
    Lebih dari setengah mahasiswa yang ada di Universitas Andalas tidak mengeluarkan bakat profesional yang ada didalam dirinya. Malah memilih menghabiskan waktu untuk tidur sehabis menyelesaikan penungasan yang diembankan kepada mereka.
    Yap, sayang sekali bukan. Waktu terbuang sia-sia, diiringi dengan semakin menuanya usia kita yang terbuang percuma. Gak ada salahnya kan, jika kita melakukan hal-hal bermanfaat didunia perkuliahan, yang dapat meningkatkan softskill kita dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
    Saya menyebutnya MAHASISWA KURA-KURA, yang selalu cepat tanggap dalam menyelesaikan sebuah persoalan, yang selalu menggunakan critical thinkingnya dalam melakukan segala hal. Jangan tanya soal jenuh, kami semua juga merasakannya. Mengerjakan tugas yang dikejar dead line serta mempersiapkan diri untuk dapat presentasi maksimal dihadapan teman-teman esok harinya.
    Mahasiswa yang selalu kuliah rapat-kuliah rapat, kalimat yang cukup menarik untuk bisa  dijadikan singkatan mahasiswa kura-kura.
     Apa istimewanya?
    Banyak keistimewaan yang didapatkan, disana berjibun pengalaman menarik terkumpul, disana juga merupakan base campnya orang-orang luar biasa, yang selalu berbagi pengalamannya dan saling bekerja sama.
    Apakah masih ada waktu buat teman-teman?
    Tentu!! Masih panjang waktu kita. Mari sadarkan diri kita semua. Mari kita bangkit untuk menjadi generasi terbaik di sepanjang masa.
  • 30 Langkah Jitu Cara Mendidik Anak yang Baik


    30 Langkah Jitu Cara Mendidik Anak yang Baik – Anak itu bagaikan lembar kertas putih  kosong yang akan ditulis oleh penulisnya. Tergantung tulisan atau warna tinta apa yang akan digunakan penulis. Begitu pula anak yang baru lahir secara fitrah akan diwarnai oleh orang tuanya, entah warna indah atau sebaliknya. Jadi, kewajiban orang tua memang harus mendidik yang terbaik untuk generasinya,  agar tidak memikulkan dosa akibat dari perbuatan buruk anaknya sendiri. Ingatlah pepatah “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”. 

    Oleh karena itu, perlu diketahui kiat-kiat mendidik anak yang baik sebagai berikut:

    1.  Hendaknya anak dididik agar makan dengan tangan kanan, membaca basmalah, memulai dengan yang paling dekat dengannya dan tidak mendahului makan yang lebih tua. Kemudian cegahlah ia memandangi makanan orang yang sedang makan.
    2. Perintahkan ia agar tidak tergesa-gesa dalam makan.
    3. Hendaknya dilatih untuk tidak bermewah-mewah dalam makan.
    4. Ditanamkan pada dirinya untuk mendahulukan orang lain makan, serta makan dengan makanan yang sederhana.
    5. Sangat disukai jika ia memakain pakaian warna putih bukan warna-warni, apalagi sutera. Dijelaskan bahwa kain sutera hanya untuk kaum wanita saja.
    6. Jangan biasakan anak laki-laki memakai pakaian sutera dan membiarkan menggunakan pakaian panjang yang melebihi mata kaki.
    7. Selayaknya anak dijaga agar tidak bergaul dengan anak-anak yang hidupnya bermegah-megahan dan bersikap angkuh.
    8. Harus ditanamkan rasa cinta untuk membaca Al-Qur’an dan buku-buku terutama di perpustakaan.
    9. Dia harus dijauhkan dari syair-syair gombal cinta karena hal itu hanya akan merasuki hati dan jiwa.
    10. Biasakan menulis indah dan menghafal syair-syair tentang akhlak mulia.
    11. Jika anak melakukan perbuatan terpuji jangan segan untuk memberikan pujian dan hadiah yang membuat kebahagian. Tapi apabila anak melakukan kesalahan jangan disebarkan pada orang lain dan sambil dinasehati bahwa yang dilakukannya itu tidak baik.
    12. Jika ia sering mengulangi perbuatan buruk itu, maka dimarahi di tempat yang terpisah dan tunjukkan tingkat kesalahannya.

    30 Langkah Jitu Cara Mendidik Anak yang Baik

    13. Seorang ayah hendaknya menjaga kewibawaan dalam berkomunikasi dengan anak. Jangan menjelek-jelekkan atau berkata kasar kecuali pada saat tertentu.
    14. Hendaknya dicegah dari tidur siang yang lama karena membuat rasa malas, sebaiknya segerakan waktu tidur malam. Jangan paksakan malam hari masih melakukan aktivitas.
    15. Jangan sediakan untuknya tempat tidur yang mewah dan empuk karena membuat ia terlena dan hanyut dalam kenikmatan.
    16. Jangan dibiasakan melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi, kecuali saat beramal agar tidak menimbulkan riya’.
    17. Biasakan anak agar melakukan olahraga pada pagi hari agar tidak malas. Jika anak memiliki kemampuan menunggang kuda, memanah dan berenang, biarkan saja agar melakukan aktivitas tersebut.
    18. Jangan biarkan anak terbiasa melotot, tergesa-gesa dan membanggakan diri.
    19. Melarangnya dari membanggakan apa yang dimiliki orang tuanya. Biasakan ia bersikap tawaddu’, lemah lembut dan menghormati teman.
    20. Tumbuhkan pada anak (terutama pada anak laki-laki) untuk tidak mencintai emas.
    21. Cegahlah ia dari mengambil sesuatu milik orang lain karena itu perbuatan mulia. Ajarkan ia untuk sering memberi karena itu perbuatan terpuji.
    22. Jauhkan dia dari kebiasaan meludah di tempat majlis, membuang ingus, membelakangi sesama muslim dan banyak menguap.
    23. Ajari ia duduk di lantai sesuai dengan cara duduk yang dicontohkan oleh  SAW.
    24. Mencegah dari banyak bicara, kecuali yang bermanfaat dan dzikir.
    25. Cegahlah anak dari perbuatan sumpah, sekalipun itu benar.
    26. Dia juga harus dihindarkan dari perkataan keji dan sia-sia.
    27. Anjurkan ia memiliki jiwa pemberani dan sabar dalam kondisi sulit.
    28. Sebaiknya anak diberi mainan atau hiburan yang positif untuk melepaskan kepenatan.
    29. Jika anak sudah berumur 7 tahun diperintahkan untuk wajib sholat dan tidak meninggalkan wudhu sebelumnya.
    30. Hindari anak-anak bermain di dekat orang yang lebih tua agar tidak mengganggunya dan sebagai bentuk menghormati.
    Sumber: Mathwiyat Darul Qosim “tsalasun wasilah li ta’dib al abna” asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin Rahimahullah. 
    Diterjemahkan Oleh: Ubaidillah Masyhadi
  • STOP Bullying Dalam Pendidikan di Indonesia

    STOP Bullying Dalam Pendidikan di Indonesia

    Dunia pendidikan merupakan tempat para penunutut ilmu banyak menghabiskan waktu untuk belajar. Bukan hanya sekedar mencari ilmu tetapi tetapi para penuntut juga mulai melakukan interaksi atau bersosialilsasi dengan sekawanya.Salah satu metode terbaru dalam bersosialisasi pada saat ini yaitu dengan menimulkan keonaran dan memeberikan rasa tidak nyaman terhadap orang di sekelilingnya, hal ini biasa disebut dengan istilah bulliying. Istilah bulliying dikenal sejak tahun1970 sekarang jejak bulliying sudah mulai lahir dalam dunia pendidikan di indonesi. Jejak bulliying di kalangan pelajar sudah tercipta sejak  bendera orang- orang lemah terpasang di gedung para penuntut  ilmu.Bulliying adalah tindak kekerasan baiksecara mental maupun fisik yang di lakukan sisiwa yang satu terhadap yg lainnya sehiingga dapat merugikan salah satunya dan terbilang sering dilakukan  ( Jonsudiyono, 2012 ).
    Tindakan bulliying di ranah pendidikan tidak seharusnya dianggap hal biasa oleh para orang tua dan guru. Dilihat dari pandangan nyata dalam kehidupan sehari – hari bulliying sudah di jadiakan salah satu tren anak sekarang. Membully  menjadi sutau kesukaan. Melakukan  bulliying terhadap sesama tanpa memikirkan apa dampak dari yang dilakukan, seolah   Hal ini mencerminkan kurangnya kepedulian dan nadil para orang tua dan guru dalam menangani masalah bulliying yang sudah mulai merusak anak muda zaman sekarang. Adapun dampak bulliying pada pendidikan karakter dan motivasi belajar siswa, salah satu kutipan mengenai dampak bulliying secara verbal bisa digambarkan sebagai berikut,”sticks and stones may break  your bones but mean words can tear holes inyour spirit”(anonymous). 
    dan artinya merupakan” tongkat dan batu dapat mematahkan tulangmu,tetapi ucapan yang jahat dapat menghancurkan semangatmu”. Dan dampak bagi sang pembully yaitu kecanduan untuk melakukan berbagai keonarandan slalu berkeinginan untuk merugikan orang lain dan dapat berlanjut samapi usia selanjutnya. Pernyataan ini senada denganperkataan Regisd MuchdyFaudy yang mewakili empat rekannya ”bulliying mempuyai dampak yangnluas pada kehidupan banyak anak dan tercermin dalam kehidupan ketika anak – anak menjadi dewasa “. 
    Tanpakita sadari dengan adanya bulliying  maka lambat laun dunia pendidikan akan memunculkan tingkatan sosial di kalangan pelajar yang populer dengan istilah geng. Hal ini dapat menciptakan kerugian secara universal bagi lingkungan sekolah seakligus wujud dari bayangan awal dari tindakan bulliying itu sendiri.

    Bulliying merupakan tindakan yang di wariskan oleh para terdahulu maka solusi yang tercipta yaitu :

    • Meningkatkan pendidikan agama
    • Meningkatkan pendidikan karakter dan pemahaman mengenai bulliying
    • Meningkatkan hukaman di sekoalah
    • Membuat kultur sekolah yang lebih baik dan pelatihan bersosialisasi
    • Adanya pelatihan dan bimbingan mengenai bulliying bagi para guru, siswa . dan seluruh warga sekolah
    • Mengadakan kegiatan sekolah atau program sekolah misalnya “ tolerance day ‘ untuk  menjaga kultur sekolah yang baik
    • Pemerintah juga bisa meningkatkan kesadaran akan bahaya bulliying dengan mengadakan” bulliying awareness week “. ( Rachmijati, 2015 )

    Pada kenyataannya tindakan bulliying memiliki solusi yang dapat di galakkan oleh masyarakt di lingkungan sekolah. Salah satu implementasinya yaitu dengn menyorakkan anti bulliying di berbagai tempat para penuntut ilmu. Maka lambat laun jejak bulliying akan menghilang dalam dunia pendidikan dan tidak akan melahirkan jejak – jejak bulliying selanjutnya. Mari jangan membully !
                                                       
    Sumber Referensi :
    Jonsudiyono. Pengertian Bulliying. Retreved from https://www. Jonsudiyon. blogspot. co. Id/Pengertian Bulliying.html/
    Rachmijati, cyinantia,” Bulliying Dalam Dunia Pendidikan’. ( 2015 ). Cetak
    Aksani, T. Bayu. Bulliying dan Solusinya. Retreved from https;//bayutryaksanibk4f113500085. Wardpress.com/2015/07/02/artikel- bulliying/
  • Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah

    Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah
    Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah – Hai para sahabat Pena Millennials….Kali ini penulis akan membahas mengenai trik belajar khususnya bagi para siswa-siswa yang masih duduk dibangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Memang setiap orang berbeda cara belajarnya, namun kali ini penulis akan memberikan tips dan trik belajar berdasarkan pengalaman penulis sendiri. Hehe…

    90 menit…..? Bisa berprestasi…? Apa itu maksudnya?

    Maksud dari 90 menit itu yaitu waktu lamanya belajar setiap harinya, padahal pelajaran di sekolah begitu banyak jadi rasanya tidak mungkin hanya dengan waktu 90menit belajar di rumah setiap harinya bisa berprestasi di sekolah. Tapi buktinya penulis bisa menuntaskan semua pelajaran-pelajaran di sekolah dengan baik.
    Apa iya…? Manjada wajadda (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti ia dapatkan). Mari kita bahas mengenai waktu 90 menit.
    90 menit merupakan proses belajar untuk siswa di rumah, khususnya bagi siswa yang sangat sibuk berorganisasi. Proses belajar tersebut dilakukan di malam hari dari pukul 19.30 s.d pukul 21.00 yang dapat dilakukan setiap hari kecuali malam minggu karena waktu tersebut dipakai untuk istirahat.

    30 menit awal 19.30-20.00

    Digunakan untuk mengulas kembali pelajaran-pelajaran yang diajarkan tadi siang di sekolah. Adapun proses tersebut hanya sekedar mengingat dan mendata mengenai tugas-tugas apa saja selama belajar tadi siang. Dengan pencatatan data tersebut akan ketahuan mana tugas yang didahulukan dulu. Selain itu dalam proses 30menit pertama siswa hanya perlu memahami hal-hal yang penting saja yang sekiranya menjadi pokok pembahasan disiang hari. Dalam 30 menit pertama biasanya penulis melakukan latihan-latihan soal mengenai topik pembahasan yang dibahas tadi siang di sekolah atau mengerjakan PR yang diberikan oleh guru. Bisa dikatakan proses belajar 30menit pertama merupakan proses pemanasan.

    30 menit kedua 20.00-20.30, 

    Ini merupakan titik proses belajar yang sesungguhnya karena siswa harus serius dan fokus pada pelajaran yang sedang dipelajari  tentunya mata pelajaran yang dipelajari merupakan mata pelajaran yang akan diajarkan keesokan harinya agar kita tidak kaget saat guru menerangkan keesokan harinya. Dalam proses ini penulis biasanya hanya membaca buku, bagi penulis 30menit membaca dirasa sudah cukup. Dalam membaca, penulis juga sering memberikan tanda-tanda berupa coretan jika sekiranya bagian tersebut sering muncul dalam ulangan atau sering dibahas sama guru.

    30 menit ketiga 20.30-21.00, 

    Proses ini bisa dikatakan pendinginan karena pada proses ini biasanya penulis melakukan latihan-latihan soal setelah membaca. Tentunya soal-soal tersebut berkaitan dengan materi yang penulis baca di 30menit kedua. Karena dengan latihan tersebut jarang kita sadara kita akan belajar dua kali. Mengapa demikian, saat kita latihan soal kemudian kita mengalami kesulitan, tentunya kita akan kembali melihat materi-materi yang barusan kita baca di 30 menit kedua. Sehingga akan menambah daya ingat kita terhadap materi tersebut.
    Selama proses belajar tersebut jangan sekali-sekali menyalakan handphone agar siswa fokus pada belajar. 90 menit adalah sangat singkat, diusahakan jangan nyalakan handphone dulu selama proses belajar. Agar kita bisa belajar secara maksimal. 90 menit belajar bisa dikatakan alurnya menulis-membaca-menulis.
    Banyak cara yang dilakukan setiap siswa dalam belajar karena setiap orang berbeda-beda dalam proses belajar, ada yang mudah paham dengan cara membaca, ada yang mudah paham dengan cara mendengar. Semuanya tergantung pada kemampuan siswanya, asalkan siswanya menyadari bahwa kemampuan belajarnya seperti ini ataupun seperti itu. 90 menit belajar merupakan sebuah tips/trik berdasarkan pengalaman penulis. Karena selama menajdi siswa penulis hanya belajar 90menit namun bisa berprestasi di sekolah dan biasa masuk 3 besar di sekolah. Apapun caranya, penulis berharap para siswa janganlah mudah putus asa dalam belajar, teruslah belajar agar mendapat prestasi yang membanggakan terutama kedua orang tua.