Author: shalaazz
-
Character Building (Pendidikan Karakter) Sejak Dini Sebagai Pondasi Jangka Panjang
Character Building (Pendidikan Karakter) Sejak Dini Sebagai Pondasi Jangka Panjang – Peran pendidikan dalam lini kehidupan berbangsa dan bernegara sudah menjadi jantung yang tidak bisa dilepaskan dan terus memompa semangat hingga ke seluruh penjuru hingga menghasilkan generasi yang bermutu. Sejak manusia dilahirkan ke bumi ia akan mendapatkan pendidikan secara langsung oleh kedua orang tua dan orang – orang disekitarnya. Meskipun kadang mereka tidak menyadari hal tersebut. Pada berbagai fase anak akan terus meniru dan mengimitasi berbagai tindakan yang dilihatnya. Salah satu pendidikan yang harus dipelajari anak sejak dini adalah pendidikan karakter (adab).Pendidikan karakter sejak dini akan membentuk kepribadian yang akan melekat pada seseorang sebagai dorongan untuk bertindak, bersikap, berucap dan merespon sesuatu hal. Maka dari itu fungsi pendidikan karakter untuk membentuk dan menanamkan sifat atau karakter positif yang didapatkan dari pengalaman menghadapi dan kemampuan memecahkan berbagai masalah, kesulitan, dan menanamkan nilai yang dapat membentuk sebuah nilai kepribadian harus terus ditanamkan serta diingatkan. Di lembaga pendidikan saat ini banyak peserta didik yang sekadar mengutamakan angka sebagai nilai. Bukan adab sebagai nilai.Banyak anak didik yang mampu mendapatkan nilai ujian sempurna tapi sayangnya tidak mampu untuk senantiasa rendah diri dan mengucapkan terimakasih. Banyak anak yang lulus dengan prestasi gemilang, tapi sayang anak tidak tampil periang. Tampak sederhana, bukan? Hal – hal yang dianggap tidak masalah ini nyatanya akan sangat terasa ketika anak semakin tumbuh dan berkembang serta menduduki tahap kehidupan dimasa yang akan datang.Contoh nyatanya sudah terbukti dengan tingginya angka korupsi di Indonesia. Berdasarkan catatan ICW, pada tahun 2017 sudah ada 576 kasus korupsi dengan kerugian negara mencapai Rp 6,5 triliun dan kasus suap senilai Rp 211 miliar, serta jumlah tersangka mencapai 1.298 orang. Hal ini menunjukkan bahwa adab seseorang terhadap bangsanya sendiri sangat kecil, padahal kebanyakan dari mereka yang korupsi memiliki gelar akademik sarjana, magister, doktor, bahkan sampai professor. Malu? Harusnya Iya. Contoh lainnya yang lebih sederhana seperti terjadinya kasus pembunuhan, tawuran antar pelajar, perusakan fasilitas umum hingga kasus amoral lainnya.Berdasarkan kasus diatas, bukan hanya lembaga pendidikan yang kurang ketat dan kritis dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga peran keluarga dan orang – orang disekitarnya. Seorang penganut angka sebagai nilai dapat terbentuk karena lingkungan menghargai dirinya dari seberapa tingginya angka yang dia dapatkan, bukan dari bagaimana proses ia berjuang mendapatkan angka tersebut. Seseorang cenderung merasa kalah dan tidak berharga ketika mendapatkan angka ujian di bawah rata – rata.Jika sistem ini terus berlanjut maka bukan tidak mungkin akan terjadi dua hal berikut secara berkepanjangan, yaitu peserta didik hanya unggul pada sisi pengetahuan namun tidak membentuk watak dan kepribadian peserta didik sebab proses pendidikan hanya menitiikberatkan pada penyampaian informasi dan peserta didik tidak mengalami perkembangan apapun baik dari sisi pengetahuan dan kepribadian sebab proses pengajaran tidak memperhatikan faktor-faktor karakteristik peserta didik Permasalahan yang tampaknya sederhana ini perlu diperbaiki dan direnovasi dengan baik. Sebab sistem ini akan menjadi pondasi diri anak bangsa yang akan terus memajukan kualitas bangsa. Salah satu cara untuk memperbaikinya adalah dengan di terapkannya pendidikan karakter kepada setiap individu perserta didik secara dini.Pendidikan karakter menurut Dr. Ratna Megawangi adalah pendidikan untuk membentuk kepribadian seseorang melalui pendidikan budi pekerti , yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata seseorang, yaitu tingkah laku yang baik, jujur bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, kerja keras dan sebagainya. Pendidikan karakter ini tidak tentang proses menghafal materi untuk ujian, bukan pula tentang jurus jitu menjawab pertanyaan, melainkan pendidikan dengan pola pembiasaan. Pembiasaan untuk berbuat baik, bertindak jujur, malu berbuat curang, sopan terhadap orang yang lebih tua, mampu menghargai pendapat, mampu mengelola ego, hormat terhadap pemberi ilmu, menerapkan etika dan sopan santun dimanapun serta terhadap siapapun.Hal yang disebut sebagai Character Building ini tidak akan didapatkan bagi pecinta ilmu instan dan akan dirasakan bagi yang senantiasa bersikap rendah hati terhadap nikmatnya proses dan lezatnya ilmu. Karakter sebagai pondasi utama ini juga tidak akan pernah terbentuk jika pelaksanaanya berdiri sendiri. Dia membutuhkan sistem yang saling menyambut dan merangkai hingga terbentuk seorang individu berkarakter. Maksudnya ‘sistem’ dalam konteks ini adalah perlunya orang tua yang terus memberikan contoh berupa tindakan nyata dalam kehidupan sehari – hari anak dan pengubahan mindset orang yang terlibat dalam kehidupannya untuk bersikap benar.Tindakan yang dapat diterapkan untuk membentuk karakter baik bagi anak diantaranya adalah penguatan ilmu agama dan adab bagi anak, pembiasaan sopan santun, saling menghormati dan menyayangi sejak dini, menghargai sekecil apapun usaha dan hasil yang diperolehnya serta memperkenalkan berbagai pepatah positif yang kelak akan dibutuhkannya dalam kehidupan, contohnya pepatah berikut jadilah seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk, sabarlah seperti tanah meskipun letaknya di bawah dan terus terinjak tapi ia mampu menumbuhkan berbagai tanaman. Semoga bermanfaat dan tidak lelah untuk terus belajar, sebab sesungguhnya seorang anak kelak akan menjadi guru bagi anak – anak generasi yang akan datang. -
Peran Teknologi Dalam Dunia Pendidikan
Peran Teknologi Dalam Dunia PendidikanPendidikan dari tahun ketahun tampaknya akan tetap menjadi pusat perhatian baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat sipil.Pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang perlu di capai. Entah dari kalangan atas atau bawah maupun dari tua dan muda.Pendidikan kini menjadi tolak ukur dari kesuksesan seseorang. Terutama masyarakat awam yang mepresepsikan bahwa pendidikan tinggi akan menjadikan seseorang memiliki masa depan yang cerah. Oke, mungkin pendapat itu bisa kita terima. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak sedikit masyarakat yang mengartikan dari aspek material, bahwa masa depan yang cerah adalah masa dimana seseorang memiliki uang yang banyak, harta yang banyak jabatan yang tinggi dan lain sebagainya. Perlu kita luruskan bahwa kata “cerah” disini adalah suatu masa depan yang mampu mengalahkan kebodohan dunia yang masih menipu generasi hingga saat ini.Buktinya apa? Banyak. Mungkin kita bisa mengambil contoh untuk penggunaan media yang dulu hingga sekarang menjadi suatu kebutuhan yang bahkan sangat di butuhkan. Namun apa yang terjadi. Lihat!! karena teknologi yang disalahgunakan para generasi muda membuat kita sebagai orang tua merasa khawatir terhadap perilaku dan tingkah laku sang anak yang cenderung mengikut budaya luar. Bukan bermaksud untuk menyalahkan teknologi secara penuh. Tapi implementasi teknologi dalam pendidikan sudah tidak benar-benar di galakkan untuk sepenuhnya di realisasikan dalam pendidikan.Seharusnya IPTEK yang popular saat ini harus menjadi wadah yang benar. Wadah dimana para pendidik mampu mengemban informasi-informasi yang ada diluar sana.Dengan begitu, apa yang kita dapatkan dari teknologi mampu memberikan pengaruh positif yang lebih terhadap perkembangan otak anak. Mungkin sebagian dari anda sudah cukup awam mendengar kalimat ini.Berbicara mengenai teknologi dan pendidikan tentu kita berbicara Bagaimana peran penting suatu teknologi terhadap pendidikan masa kini.Perlu kita ketahui bahwa pendidikan zaman modernisasi pada saat ini mampu memberikan suatu dampak yang positif bagi para pengajar terutama para guru, yang merupakan suatu referensi yang berguna bagi sang anak.Mungkin kita bisa berkaca dari masa lalu di mana media yang digunakan untuk mencari ilmu yaitu seorang guru. Dimana guru di sini berperan penting dalam proses suatu pengajaran. Namun apabila kita lihat dari segi perkembangan zaman guru mungkin bukan salah satu media yang digunakan sebagai penyampai informasi.Salah satu peran penting teknologi dalam pendidikan yaitu pertama, penggunaan media belajar. penggunaan media belajar di sini masih memerankan seorang guru. Walaupun berbicara tentang teknologi, guru tidak bisa ditinggal dalam hal segi apapun. Karena guru lah yang mengenalkan kita pada peran dan fungsi dari suatu teknologi , nah kembali lagi dalam penggunaan media belajar. Dimana penggunaan media ini masih dilakukan oleh guru sebagai pengantar pelajaran yang akan di terapkan melalui alat bantu seperti LCD proyektor.Selain itu peran teknologi yang kedua yaitu penggunaan internet sebagai suatu wawasan yang sangat luas dalam dunia pendidikan. Penggunaan internet merupakan salah satu dari sekian banyak media yang mampu memberikan suatu wawasan yang cukup luas yang dapat dijangkau para peserta didik tanpa harus mengunjungi suatu tempat yang akan diamati.Adanya salah satu teknologi ini mampu memberikan peserta didik mengetahui banyak informasi-informasi,baik yang ada di luar maupun di dalam Negeri.Namun perlu kita sadari dan kita telaah kembali bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan perlu direalisasikan secara penuh terhadap pemerintah. karena pendidikan yang berbasis teknologi di sini mampu memacu siswa untuk berkelakuan yang mungkin kita sendiri tidak mampu menjangkau pemikiran dari siswa tersebut.Kita perlu mengimplementasikan bahwa peran teknologi dalam pendidikan Harus benar-benar diperhatikan. Dengan begitu kita mampu memberikan suatu dampak yang positif bagi peserta didik yang akan datang.Sekian dari artikel saya, semoga bermanfaat 🙂 -
Apa Itu Sekolah Inklusi?
Apa Itu Sekolah Inklusi? – Sekolah inklusi jarang sekali terdengar di telinga masyarakat awam. Apakah sekolah inklusi itu?Bahkan masih sedikit sekolah dengan sistem pembelajaran ini.Inklusi merupakan bentuk dari sistem pembelajaran yang menyatukan antara anak reguler (normal) dengan anak kebutuhan khusus. Anak kebutuhan khusus pun berbagai macam. Namun yang menarik di sini, sekolah inklusi mengajak anak reguler untuk belajar dan bermain bersama dalam satu lingkungan.Menurut Jia Song, seorang praktisi pendidikan inklusi dari Nonsang Naedong Elementary School, Korea Selatan, mengatakan pendidikan inklusi adalah metode pendidikan bagi anak kebutuhan khusus yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO). Di Korea, bibit pendidikan inklusi dimulai pada 1998. “Awalnya, sebelum ada kurikulum, anak kebutuhan khusus diikutsertakan dalam kegiatan kesejahteraan pendidikan,” kata Jia di Pupa Center.Masih banyak orang tua yang mengkhawatirkan ketika anak mereka satu lingkungan dengan anak kebutuhan khusus. Ketakutan mereka terjadi saat anak mereka yang reguler (normal) harus berada dalam satu lingkungan sekolah dengan anak kebutuhan khusus. Hal demikian wajar karena itu sikap dasar dari seorang manusia. Namun, alangkah bahagianya jika rasa kekhawatiran itu sedikit demi sedikit dihilangkan. meng -
Pengaruh Kewenangan Pendidikan Era Milenial
Pengaruh Kewenangan Pendidikan Era Milenial – Pendidikan terpengaruh dengan adanya wewenang dari orang tua. Pendidikan tidak akan pernah lepas dari pengaruh orang lain. Dengan pengaruh itu, akan mengembangkan pola pikir anak. Semakin dewasa anak akan semakin mengatur mana yang harus dipih yang lebih baik.Pendidikan dimulai dari lingkup terkecil yaitu rasa kasih sayang. Kasih sayang yang terlihat abstrak ini akan menjadi suatu tindakannya sebagai asisten. Wewenang itu dimulai dari orang tua yang merupakan hak yang dimilikinya untuk mendidik. Tanpa didikan orang tua anak akan terlantar. Walaupun ada pendidikan sekolah. Anak tetap anak. Dia tak akan mulai belajar sendirinya. Apalagi anak itu disekolahkan karena kewenangan orang tuanya.Pendidikan menyukai rasa idealitas dan realitas. Dipengaruhi teori dan kenyataan yang ada di dunia ini. Terlalu banyak prasangka-prasangka yang membuat fikiran kita kotor. Banyaknya orang yang berpendidikan juga tidak beretika. Padahal, pendidikan yang dikedepankan itu seharusnya etika. Tanpa adanya etika manusia bukanlah manusia. Mungkin, tepatnya hampir sama dengan binatang.Pendidikan seharusnya mengubah semua tindakan itu. Perlukah kesadaran itu dibangun dengan pola-pola kehidupan yang membahana? Ataukah harus pribadi manusia ditegaskan kalau manusia hanya makhluk kecil dan lemah? Namun mengapa pendidikan tiada lain dan tiada bukan seperti tulisan dalam pena.Mungkin butuh suatu keterasingan agar pendidikan menjadi pokoknya yang layak. Terlalu banyak fikiran-fikiran barat menjadi perilaku masyarakat zaman now ini. Tidakkah manusia di Indonesia memiliki ciri khasnya? Mengapa manusia di Indonesia begitu malu dengan berbudaya yang sopan. Kemana Indonesia yang berpendidikan ramah itu? yang dulu pernah menjadi suatu pendidikan yang ditiru dan dikejar oleh orang-orang asing?Apakah terlalu lemahkah kepemimpinan ini sehingga banyak umat yang direndahkan? Hanya karena pendidikan bisa saling sikut sama orang lain. Hanya dengan pendidikan atau kesuksesan mengubah derajat seseorang. Terlalu naif sekali kalau alasan pendidikan hanya untuk itu.Pendidikan harus dibiasakan untuk menjadi sempurna. Sekalipun manusia banyak kelemahan. Namun, kelemahan itulah yang menyebabkan kelebihan itu muncul dengan sendirinya. Bahkan, pendidikan bisa membuat mereka bangun dari keterpurukannya dan menjadikan kelemahan menjadi sesuatu yang dibanggakan detik-detik ini.Pendidikan harus disikapi dengan kebebasan. Kebebasan yang membuat kebaikan dan kebermanfaatan. Bukan kebebasan yang menjatuhkan. Pendidikan juga harus disikapi dengan menyukai tantangan. Agar Indonesia tidak diremehkan begitu saja. Bangkitlah Indonesia dari kini hingga Indonesia bisa maju menjadi yang teratas. -
Tidak berpendidikan namun lancar berbahasa inggris
Tidak berpendidikan namun lancar berbahasa inggris – Banyak orang menganggap orang yang tak memiliki pendidikan yang menunjang tak mampu untuk mengikuti zaman yang modern ini atau zaman yang dpenuhi dengan alat elektronik dan bahasa yang sangat asing didengar. Semua Negara dan semua orang harus menguasai bahasa asing ini, karena bahasa asing ini adalah bahasa pemersatu dunia dan bahasa international.Bahasa inggris merupakan bahasa yang digunakan sebagai media komunikasi dan bahasa internasional pertama yang digunakan untuk berintraksi dengan orang lain di seluruh dunia.”( wiki pedia, februari 15, 2015). Menurut pengertian diatas menjelaskan bahwa bahasa inggris adalah bahasa yang digunakan oleh seluruh orang di dunia, dan sebagai alat bicara atau berintraksi baik negara maupun antar masyarakat itu sendiri.Bahasa asing itu sendiri memiliki pengaruh yang meyaqinkan dan menjanjikan , lebih-lebih di daerah wisatawan, bahasa inggris sangat diperlukan. Namun masalahnya banyak yang belum bisa menguasai bahasa asing tersebut, sebagian orang menganggap itu hal yang sulit untuk pelajari atau dipahami, sehingga jarang untuk diminati. Tetapi perlunya bahasa inggris pada zaman membuat semua orang bergotong – royong untuk mempelajari bahasa tersebut, baik dengan cara courses, di sekolah formal (SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK , UNIVERSITAS ), dan belajar sendiri , baik dimulai anak kecil sampai dewasa. Itu membuat sangatlah penting dan memiliki kedudukan yang tinggi.Bahasa asing sudah banyak dipelajari diberbagai wilayah, maupun desa, terlebih dia daerah Lombok timur bagian selatan tepatnya di desa pare mas, kecamatan jerowaru. Banyak orang atau penduduknya yang sudah menguasai bahasa asing tersebut,. Kenapa ? karena mereka menggunakan bahasa asing sebagai bahasa keseharian mereka, walaupun mereka tak pernah belajar yang secara formal, atau belajar secara khusus, mereka nyatanya lebih pintar dan lancar berbahasa asing atau menggunakan bahasa asing itu sendiri.Perkembangan bahasa inggris di wilayah selatan lombok timur ini begitu cepat, mereka tidak membutuhkan waktu yang banyak untuk bisa bahasa ingris. Mereka tak perlu belajar atau courses untuk bisa bahasa inggris , mereka dengan mudah bekomunikasi lansung dengan ahlinya atau native speakirnya, seperti para tourism. Tiap hari berdatangan seeratus orang tourism datang silih berganti ke desa tersebut. Jadi mereka sudah terbiasa menggunakan bahasa inggris .Menurut masyrakat disana, mereka tak pernah merasa kesulitan dalam mengunakan bahasa inggris tersebut, asalkan kita berani berbicara lansung, dengan para tourism tanpa rasa takut salah. Mereka mendenga, menggunakan atau mempraktikan bahasa inggris itu, itulah cara terbaik yang mereka lakukan ketika ingin bisa berbicara bahasa ingris, tanpa perlu banyak aturan yang membebani, Itu lebih mempermudah mereka dalam berbicara bahasa dengan para tourism.Mereka seakan sudah sangat nyaman menggunakan bahasa inggris , tak ada lagi kekakuan dalam berbahasa inggris. Bahasa inggris itu sangatlah mudah, asalkan kita mau mencoba dan menggunakannya, karena mau tak mau itu adalah sebuah keharusan untuk kita pahami atau gunakan.Kemanapun kita pasti akan membutuhkan keahlian dalam berbahasa inggris ini, tak perlu takut untuk mempelajrainya, tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk hanya sekedar bisa berkomunikasi dengan para pengguna bahasa inggris, rajin-rajinlah mendengarkan dan praktik lansung berbicara dengan para tourism , itu akan membantu kita untuk bisa bahasa inggris dengan cepat dan lancer, buktinya banyak masyrakat di desa pare mas yang sudah jago berbahasa inggris tanpa kaku. -
Mengubah Mindset Tujuan Berpendidikan
Mengubah Mindset Tujuan Berpendidikan – Tingkat pendidikan dimulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak atau PAUD sampai jenjang Perguruan Tinggi. Jika dihitung dan ditotal adalah lebih kurang 18 tahun jika sampai jenjang perguruan tinggi.Saya ingin mengajak para pembaca untuk berfikir sejenak, apa sebenarnya tujuan kita berpendidikan hingga sekian lamanya?Jika tujuannya hanyalah untuk menimba ilmu, maka saya yakin hampir semua orang tujuannya adalah sama.Sejatinya, masa-masa pendidikan adalah masa-masa untuk menentukan arah mau kemana tujuan kita. Yang perlu diingat bahwa tujuan kita berpendidikan bukanlah untuk mencari pekerjaan yang bagus, bukan juga untuk mencari pekerjaan yang tepat dan sesuai dengan bidang kita. Namun, tujuan kita berpendidikan adalah untuk mengubah pola pikir kita. Pola pikir dari zaman purba ke pola pikir global. Bagaimana kita bisa merubah pola pikir yang masih sederhana menjadi pola pikir yang luar biasa.Setelah usai berpendidikan nanti, bukan permasalahan berapa bagus nilai yang kita dapat, bukan masalah sebaik apa IPK yang kita raih, bukan juga masalah sekeren apa almamater yang kita banggakan. Namun, permasalahannya adalah setelah sekian lama kita menempuh pendidikan, sudahkah pola pikir kita berubah?Perubahan pola pikir yang akan menentukan apakah kita akan melanjutkan langkah untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita menjadi manusia di atas rata-rata atau hanya akan berdiam diri di tempat menjadi manusia rata-rata. -
Fun Learning : Metode Belajar yang Menyenangkan
Karya : Muhammad Iqbal Guru SMP IT Al Kahfi, PasbarFun Learning : Metode Belajar yang Menyenangkan – Pendidikan merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa, sebab pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karenanya pendidikan harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah saat ini. Pemerintah harus mampu memberikan pendidikan terbaik bagi masyarakatnya, sehingga nantinya akan lahir masyarakat-masyarakat cerdas yang siap memajukan bangsanya dan menjadikan bangsanya mampu bersaing dengan seluruh negara-negara maju di dunia.Indonesia termasuk Negara dengan kualitas pendidikan yang masih cukup rendah, hal ini bisa dilihat dari rendahnya ketersedian sekolah yang tidak sebanding dengan partisipasi siswa yang terus meningkat, sehingga hal ini menyebabkan siswa sulit memperoleh pendidikan yang layak.Selain itu jika dilihat dari performa para siswa secara umum dalam mengikuti ujian PISA (Programme For International Student Assesment) yang dilakukan pada tahun 2015, diperoleh hasil 42 persen siswa Indonesia berusia 15 tahun gagal mencapai standar minimal. Kegagalan itu terjadi di tiga area, yakni : kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan. Berdasarkan berbagai persoalan pendidikan tersebut, maka kualitas Indonesia perlahan harus mulai diperbaiki.Sekolah harus menjadi wadah utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Indonesia, sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk menuntut ilmu, sebab selama ini oleh sebagian siswa sekolah dianggap menjadi tempat angker yang paling ia takuti, sebab di dalamnya mereka terus dituntut untuk belajar terus menerus, mengerjakan tugas, hingga tak sedikit juga beberapa dari siswa tersebut yang merasa tertekan bahkan sampai stress hanya karena merasa terlalu banyak beban dari sekolah.Pembelajaran menyenangkan atau yang sering dikenal dengan istilah Fun Learning sepertinya dapat menjadi solusi yang tepat bagi pendidikan Indonesia. Menurut The Answer Sheet Fun Learning adalah pembelajaran menyenangkan yang diberikan oleh guru kepada siswanya agar siswa menikmati materi yang dipelajari sehingga mereka mau belajar. Menurutnya menyenangkan disini bukan berarti hiburan atau ketololan, melainkan kenikmatan dalam belajar.Konsep ini sebenarnya sangat banyak dijumpai dalam pembelajara di Taman Kanak- Kanak (TK), terlihat wajah yang begitu ceria ditampilkan oleh anak-anak TK itu, hal ini menunjukkan bahwa mereka sangat menikmati proses pembelajaran yang diberikan gurunya.Namun sayang konsep Fun Learning ini jarang digunakan di tingkat Sekolah Dasar (SD) terutama di kelas VI, Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan apalagi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini bisa dilihat dari proses pembelajaran yang dilakukan, dimana sebagian besar guru lebih banyak menggunakan model pembelajaran yang terkesan hanya sekedar menyampaikan materi saja, tanpa melibatkan partisipasi siswanya, sehingga siswa cepat merasa jenuh, dan jika hal ini terus terjadi tentu akan mempengaruhi nilai belajar siswa dan akan memberikan catatan buruk bagi pendidikan Indonesia.Untuk itu para pegiat pendidikan di Indonesia harus berupaya agar konsep Fun Learning ini bisa teraplikasikan di seluruh sekolah di Indonesia mulai tingkat SD, SMP, SMA, bahkan sampai perguruan tinggi. Upaya tersebut bisa tercapai jika pemerintah optimal memberikan pelatihan pembelajaran kepada seluruh guru di Indonesia, sekolah harus memiliki fasilitas pembelajaran yang lengkap, dan yang paling penting adalah guru harus terus berinovasi dalam menciptakan model pembelajaran, dan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan, sehingga siswa belajar bukan karena terpaksa namun karena memang ia menyukainya. -
Guru Sebagai Ujung Tombak Pendidikan
Guru Sebagai Ujung Tombak Pendidikan– Tak ada habisnya bicara tentang pendidikan. Berbagai polemik muncul tatkala disinggung soal pendidikan. Guru, menjadi salah satunya. Sebagai seorang pendidik yang katanya “digugu dan ditiru” guru menjadi salah satu unsur penting dalam dunia pendidikan. Karena tanpa hadirnya seorang guru, tidak akan mungkin tercipta orang – orang hebat di dunia ini. Bisa kita bayangkan betapa luar biasanya jasa seorang guru, dengan kesabarannya Ia dapat melahirkan generasi – generasi bangsa yang luar biasa.Namun permasalahan cukup serius terjadi dalam dunia pendidikan kita, salah satunya mengenai wilayah pembagian tugas guru yang tidak merata. Sebagian besar guru tentu akan lebih memilih untuk bertugas di wilayah perkotaan dibandingkan tugas di wilayah pedalaman. Jika pun bersedia ditugaskan di wilayah pedalaman, Ia pasti akan memilih wilayah dengan fasilitas yang cukup memadai. Tentu masalah ini akan menjadi masalah yang sangat serius, terutama jika terjadi di negara seperti Indonesia yang memang memiliki wilayah yang sangat luas. Dengan tidak meratanya pembagian tugas guru, maka itu akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang ada di wilayah perkotaan dan pedesaan.Dilansir dari beberapa media online seperti berita satu, dan tempo maka diperoleh data yang bersumber dari Nations Development Program (UNDP) tahun 2011 bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada pada urutan 124 dari 187 negara. Menurut Subandi selaku direktur Pendidikan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Indeks tingkat penididikan tinggi Indoneasia dinilai masih rendah dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia, yaitu hanya sekitar 14,6 persen.Berbicara tentang rendahnya tingkat kualitas pendidikan di Indonesia, sudah jelas itu ada hubungannya dengan kompetensi , profesionallitas, dan pemerataan pembagian wilayah tugas guru. Mengapa demikian? Karena guru merupakan ujung tombak yang menentukan tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan. Itu berarti, bahwa kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas pembelajaran yang guru sajikan di ruang kelas.Dewasa ini pemerintah memang sudah bergerak lebih maju untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu solusinya adalah dengan memberikan insentif khusus bagi para guru yang bersedia ditugaskan di wilayah pedalaman. Namun, itu pun tetap harus diimbangi dengan berbagai peraturan agar guru tersebut benar – benar melaksanakan tugasnya dengan baik. Semoga seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, perkembangan kualitas pendidikan di Indonesia juga turut meningkat menjadi lebih baik lagi. -
7 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia dan FInlandia, Jangan Terkejut.
Sistem Pendidikan Di Indonesia dan Finlandia.
Perbandingan Sistem Pendidikan Indonesia dan FInlandia, Jangan Terkejut. – Tahu ngga, apa bedanya sistem pendidikan di Indonesia dan Finlandia?Sebelumnya, banyak orang terutama masyarakat Indonesia tentang sistem pendidikan di Indonesia. Tentu, pasti sangat berbeda sistemnya dengan pendidikan diluar negeri. Nah, disini aku mau memberitahukan perbedaan sistem pendidikan di Finlandia dan Indonesia. Nah, kenapa harus Finlandia?Aku mengambil Finlandia, karena menurut ku sistem di Finlandia ini sangat Bagus banget, apalagi jika sistemnya diterapkan di Indonesia?Pasti, pemikiran lebih spesifik.Nah langsung aja ya, kita keperbedaan sistem pendidikan di Finlandia. Berikut :
1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 TahunCoba liat deh, orang tua jaman sekarang pasti udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri dapat pre-school bagus gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah dapat SD, SMP, atau SMA yang bagus. Di Finlandia, tidak ada kekhawatiran seperti itu. Bahkan menurut hukum, anak-anak baru boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.Awal yang lebih telat jika dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental anak-anak untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan jawaban sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian tugas tidak diberikan hingga mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang SMA pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu, meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu membuktikan faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia. Bagus banget kan?2. Cara Belajar di Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit IstirahatTahukah ngga bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapatkan istirahat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang, jika mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain.Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, memiliki jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jika tidak membiasakan anak-anak dari kecil untuk terlalu banyak duduk.3. Semua Sekolah Negeri di Finlandia Bebas dari Biaya. Sekolah Swasta Pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap TerjangkauSatu lagi faktor yang membuat orang tua di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang bagus untuk anaknya, karena semua sekolah di Finlandia itu setara bagusnya. Yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua.Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama.Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Memang sih sistem seperti ini mungkin berjalan karena kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jika memahami sentralnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak akhirnya dikorupsi aja sih.4. Semua Guru Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di FinlandiaDi samping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru adalah salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari 2 kali lipat dari guru di Amerika Serikat.Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi.Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Jadi guru bisa memberikan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas.Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapatkan sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan?5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah PerluKredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian Nasional pun tidak diperlukan. Pemerintah meyakini bahwa guru adalah orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka.Diversitas siswa seperti keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Jadi dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa mengembangkan potensinya secara maksimal.6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti di Bangku KuliahTidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka.Pendeknya jam belajar justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi ketika masuk kelas, mereka tidak sekadar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.7. Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada akhirnya berujung pada harapan bahwa semua siswa di Finlandia dapat jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.Nah, itu dia ini saya dapat dari sedikit ddari berbagai referensi. Semoga bermanfaat yah! -
Potret dan Kondisi Pendidikan Terpencil di Indonesia
Potret dan Kondisi Pendidikan Terpencil di Indonesia – Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 45 pasal 31: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan Undang-Undang. (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.
Makna dari Pasal 31 UUD 1945 tersebut adalah setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan tanpa kecuali. Pada kenyataannya, dengan kondisi negara Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau, mulai Sabang sampai Merauke, kita dihadapkan dengan berbagai permasalahan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan semakin baik sumber daya manusia yang ada, dan pada akhirnya akan semakin tinggi pula daya kreatifitas pemuda Indonesia dalam mengisi pembangunan sebuah bangsa. Namun di Indonesia, untuk mewujudkan pendidikan yang baik dan berkualitas sesuai dengan standar nasional saja masih sangat sulit.Ada beberapa faktor yang menyebabkan mirisnya kondisi pendidikan di Indonesia, yaitu kurangnya kesadaran bagi masyarakat di daerah pedalaman akan hal pendidikan. Masih banyak sekolah ataupun sistem pendidikan di daerah-daerah pedalaman Indonesia yang belum dilhat oleh pemerintah. Seakan-akan Pemerintah hanya memfokuskan pendidikan di kota-kota besar di Indonesia.Sungguh miris jika kita semua mengetahui bagaimana kondisi pendidikan di Indonesia ini khusunya di daerah pedalaman yang jauh dari ibu kota. Jika kita lihat di berbagai media online ataupun televisi yang memberitakan tentang kondisi pendidikan atau keadaan sekolah yang tak layak pakai, bangunan yang sudah mulai tua ataupun sudah hancur, dan masih banyak lagi. Sekolah yang tak layak pakai akan sangat membahayakan murid ataupun guru yang berada didalam gedung itu. Membuat siswa ataupun guru merasa tidak nyaman untuk melakukan proses pembelajaran.Ada banyak anak-anak Indonesia di pedalaman sana yang sangat ingin mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka rela harus berjalan berkilo-kilo meter bahkan ada yang menyebrang dengan perahu ataupun melewati jembatan yang sudah mau hancur hanya untuk bisa belajar. Sungguh sangat bangga dengan anak-anak di pedalaman Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah belum dapat pemerataan Pendidikan di daerah terpencil karena mereka memprioritaskan akses ke sekolah, dengan ini semua murid dan warga setempat merasa nyaman dengan akses-akses tersebut.Namun saat banyak anak-anak yang ingin belajar sekolah kekurangan tenaga kerja pendidik yang mau untuk mengajar di daerah pedalaman. Ada sebagian yang menganggap bahwa mengajar disana gajinya kecil, jauh dari ibu kota. Memang itu semua kembali lagi kepada guru-guru yang dengan sukarela mengajar anak-anak di pedalaman. Perbedaan yang dimiliki masyarakat bangsa Indoensia itu di suatu pihak menjadi kebanggaan, tetapi di lain pihak menjadi penghambat dalam menjalankan roda pembangunan bangsa, khususnya pembangunan di dunia pendidikan. Berbagai masalah yang menghambat proses pendidikan di suatu daerah terpencil masih sering muncul. Masih kurangnya sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana ini meliputi gedung sekolah beserta isinya, peralatan-peralatan sekolah yang menunjang proses belajar mengajar di suatu sekolah, atau lembaga tempat belajar, dan kualitas tenaga didik.Selain itu terdapat beberapa masalah lainnya yaitu, distribusi tidak seimban dan insentif rendah. Permasalahan lainnya adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi. Serta pola pembelajaran anak yang masih konvensional, sebab guru hanya menerangkan secara ceramah tanpa ada inovasi atau modifikasi sistem pembelajaran. Sehingga tidak ada fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar yang mereka lakukan, dan juga tenaga didik yang mengajar dengan ilmu yang seadanya.Kondisi tersebut menjadi kondisi yang lumrah di daerah terpencil tapi di satu sisi menjadi hal yang tabu di perkotaan. Tak banyak yang mengetahui atau peduli dengan nasib pendidikan anak-anak di daerah perbatasan. Banyak anak diperbatasan Nusantara yang bernasib malang karena tak dapat memperoleh pendidikan yang bermutu. Semua kondisi dan masalah ril yang ada di daerah terpencil menjadi masalah bersama yang menggugah rasa nasionalisme kita untuk mengatasinya. Dalam perpektif ini rasa nasionalisme yang kita bangun terbentuk melalui kesadaran universal dari seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memberi prioritas bagi percepatan pelayanan pendidikan dan peningkat mutu pendidikan di daerah terpencil tersebut. Kita tidak lagi memikul senjata untuk menentang segala bentuk kolonialisme dari luar tetapi kita membangun semangat nasionalisme untuk merasakan dan mengambil sikap kongkret dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak bangsa ini, terutama anak-anak bangsa yang terhimpit dan terlantar di balik deratan bukit dan lembah atau yang berada di daerah yang terisolir dan tertinggal.Selain masalah sarana prasarana dan minat orang tua yang kurang, kualitas tenaga pengajarnya pun juga masih dipertanyakan. Mereka memiliki kualifikasi dibawah standar, guru-guru yang kurang kompeten, serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang ditempuh, penerapan kurikulum di sekolah belum sesuai dengan mekanisme dan proses yang standarkan. Kebanyakan para guru lebih tertarik mengajar di daerah perkotaan karena lebih nyaman dan alasan yang lainnya.Hal ini menyebabkan kualitas guru yang mengajar di daerah terpencil pun juga pas-pasan, berbeda dengan yang ada di perkotaan. Selain itu ada sebagian tenaga guru yang enggan untuk ditempatkan di daerah sangat terpencil padahal saat pengajuan lamaran jadi Pegawai Negeri yang bersangkutan bersedia ditempatkan di mana saja yang dikuatkan dengan surat penyataan. Namun pada kenyataannya mereka banyak yang tidak bersedia dengan berbagai alasan. Untuk itu pemerintah perlu memberikan ketegasan kepada para tenaga pengajar ini. Bagaimanapun generasi kita di daerah terpencil juga membutuhkan pendidikan yang layak.Selain penerapan sanksi para guru juga harus diberikan insentif agar ketika ditempatkan di daerah terpencil, semangatnya tetap terjaga. Insentif itu bisa berupa pemberian tunjangan makan di luar gaji bersihnya. Karena selama ini gaji untuk guru-guru honorer juga masih pas-pasan, ibaratnya sekali gajian habis untuk membayar kontrakan/kos dan biaya makan sehingga hanya sedikit yang bisa dimasukkan tabungan. Sehingga intensif ini sebanding dengan kerja keras para guru untuk hidup mengajar di daerah terpencil yang jauh dari hiruk pikuk dan kemewahan kota. Mengandalkan guru honorer saja tidak cukup, tenaga akademisi juga dibutuhkan untuk pemerataan peduli aksara ini. -
A week in village ; Program Kontribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani
A week in village ; Program Kontrribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani – Hai sahabat pejuang pendidikan kali ini kita kan membahas kontribusi dalam dunia pendidikan, atau enaknya mungkin kita sebut “terdidik untuk berkontributif”. Seperti ditulisan sebelumnya yang berjudul “ Dunia pendidikan harus minta maaf pada K.H. Dewantara” disebutkan bahwa pendidikan itu harus mampu menjadi wadah yang memanusiakan manusia. Nah kali ini kita akan membahas sejauh mana kita menjadi manusia dilihat dari kontributif kita terhadap masyarakat yang buta aksara. Kita awali dengan sebuah pertanyaan singkat yang pernah singgah dikepala saya, yaitu Kenapa sekolah harus dibangun disebuah daerah tertentu?.Kala itu saya bingung menjawabanya. Seiring berjalannya waktu akhirnya saya temukan jawabannya, tidak lain tidak bukan ialah tentang kontributif. Ya, tentang sebuah kontribusi, karena saat ini tidak banyak orang yang memiliki tingkat kepekaan sehingga mau bergerak melakukan perubahan, walaupun itu perubahan sederhana. Nah kira-kira apa yang sudah terfikir oleh anda tentang sebuah kontributif dalam dunia pendidikan, apakah hanya buang sampah pada tempatnya yang sampai hari ini ibarat sebuah narasi panjang yang tak berujung, atau tentang belajar rajin agar dapat banyak prestasi dan nantinya bisa jadi orang sukses dan bantu masyarakat?.Silahkan jawab dengan mata hati dan kejernihan akal yang kita miliki. Tulisan kali ini akan mengajak kita berfikir bersama untuk mencari ide bersama dan mau merealisasikan dalam konteks sederhana. Baik hari ini saya akan berbagi kepada anda yang membaca, yaitu “ a week in village ” sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama satu minggu didesa terdekat dari lokasi sekolah.Hal ini bertujuan untuk menghadirkan bagaimana keterlibatan dan kondisi real masyarakat yang terjadi, sehingga kita mampu merasakan secara langsung dan mengaplikasikan ilmu yang dimiliki seorang siswa secara langsung. Program ini diadakan bagi ssiwa jenjang SMA, hal ini dikarenakan siswa SMA dinilai sudah memiliki tanggungjawab yang baik dan memilki tingkat kecakapan yang mumpuni. Program ini bersifat terbimbing yang senantiasa di bimbing oleh pihak sekolah agar berjalan dengan baik.Para siswa akan tinggal disebuah daerah yang bersama warga dan mengikuti alur kehidupan yang dilakukan keluarga angkat. Dan harus terlibat dalam setiap kegiatan kemasyrakatan yang ada. Hal ini tentunya membuat para siswa lebih siap berkontributif sehingga tentunya akan berdampak pada dunia kampus mereka nantinya.Dan pada akhirnya akan lahir siswa/i yang tidak apatis dan pro aktif dalam kegiatan kampus pada masanya. Sehingga gelar agent of change yang disematkan pada diri mahasiswa buka sekedar indentitas fornalitas saja, melainkan lahir dari pribadi masing-masing. Jadi, bagaimana para penjuang pendidikan siapkah kita berinovasi dalam pendidikan dan menjadikan sekolah sebagai wadah yang mealhirkan manusia yang dimanusiakan. -
Sistem Pendidikan Kiribati Sungguh Memprihatinkan
Pendidikan di Kiribati – Pemerintah Kiribati mengakui pentingnya menyediakan pendidikan yang relevan dan berkualitas untuk semua anak dalam meningkatkan prospek sosio-ekonomi negara secara keseluruhan. Tenaga kerja domestik yang berkualitas sangat penting untuk Kiribati untuk kemajuan. Saat ini, prospek ekonomi Kiribati’s terhambat oleh tingkat keterampilan rendah.Kiribati mencapai hampir universal akses ke pendidikan dasar. Di Kiribati sekolah gratis sampai tingkat sekolah menengah pertama dan wajib namun penegakan sulit.Kiribati Kementerian Pendidikan, pemuda dan olahraga berjalan sekitar 115 sekolah mendidik lebih dari 24.000 anak.Namun, ada banyak masalah dalam sektor pendidikan dan hanya sekitar sepertiga dari anak-anak menyelesaikan sekolah menengah.Pemerintah Kiribati menyediakan “free” utama dan pendidikan dasar. Pemerintah meliputi biaya biaya sekolah tetapi ada banyak biaya lainnya yang keluarga harus mencakup untuk mendidik anak-anak mereka seperti biaya seragam dan peralatan sekolah.Pendidikan sekolah menengah senior memiliki lebih lanjut masalah seperti tinggi putus rates, kesenjangan gender dan masalah kualitas pendidikan.Senior Secondary School gereja berbasis sekolah biasanya tidak menyediakan dukungan keuangan untuk siswa miskin (dengan pengecualian beberapa bantuan terbatas).Sulit akses ke pendidikan tersier.Pendidikan pra-sekolah dan utama
Pendidikan pra-sekolah dan primer disediakan sepanjang Kiribati.Pemerintah Kiribati menyediakan pendidikan wajib gratis untuk anak-anak sampai usia 12 tahun (sampai akhir kelas enam). Lebih lanjut menyediakan pendidikan gratis sampai akhir dari SMP.SMP
SMP hadir di pulau.
Sekolah menengah umum
Tiga alasan utama untuk tingkat partisipasi sekolah menengah rendah adalah:
- Anak-anak yang gagal untuk lulus SMP sekunder Sertifikat pemeriksaan (3 bentuk/9 tahun)
- Tempat-tempat yang memadai di sekolah menengah umum
- Biaya
Berikut adalah beberapa sekolah menengah umum dan mereka terutama pada Tarawa Selatan.
Untuk anak-anak di luar pulau ini biasanya berarti bahwa untuk melanjutkan pendidikan mereka yang mereka butuhkan untuk pindah ke Tarawa Selatan untuk sekolah menengah. Ini dua dampak negatif utama – anak-anak harus meninggalkan rumah mereka dan keluarga (tinggal dengan kerabat atau papan) dan mereka dapat memilih untuk tidak kembali ke wilayah asal mereka setelah sekolah meningkatkan populasi di Tarawa Selatan.Siswa sekolah menengah akan membayar biaya. Ini adalah beban yang besar bagi anak dan keluarga dan sering membuat tidak mungkin bagi anak untuk melanjutkan pendidikan mereka.Karena tempat terbatas pada sekolah menengah umum dan lembaga-lembaga pendidikan tersier banyak siswa berulang tahun pendidikan. Ini menambah beban sistem pendidikan serta keluarga.Pemerintah Kiribati menyediakan bantuan keuangan sebagai beasiswa untuk para siswa yang berperforma terbaik. Namun, Beasiswa ini terutama menguntungkan orang-orang yang lebih baik dan mereka yang tinggal di Tarawa Selatan.Jemaat-jemaat Protestan dan Katolik adalah penyedia utama pendidikan menengah di Kiribati. Sekolah Gereja mendidik sekitar tiga perempat dari siswa sekolah menengah sementara sekolah-sekolah pemerintah mendidik sekitar seperempat. Umumnya, sekolah-sekolah berdasarkan gereja tidak menawarkan dukungan keuangan untuk siswa.Pendidikan tersier
Peluang pendidikan tersier di Kiribati terbatas.Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Training Centre memberikan pelatihan bagi pelaut.Kiribati Institut Teknologi menawarkan pelatihan kejuruan.Universitas Pasifik Selatan menawarkan program satu tahun foundation. Namun, ini adalah kursus transisi untuk memungkinkan siswa untuk melanjutkan belajar di kampus utama Universitas di Fiji dan Vanuatu.Selain itu ada Kiribati Teacher’s College, Kiribati sekolah Keperawatan dan akademi polisi Kiribati.Masalah besar dengan pendidikan tersier adalah bahwa hal itu mungkin tidak memberikan keterampilan yang dituntut oleh majikan di Kiribati atau daerah yang lebih luas. Bahkan setelah yang berpendidikan ada kurangnya pekerjaan umum/swasta dan kesempatan bagi wirausaha.Masalah di bidang pendidikan
Banyak anak-anak meninggalkan sekolah lebih awal dan tidak melanjutkan pendidikan mereka ke sekolah menengah.Kualitas pengajaran mungkin perlu perbaikan sebagai banyak guru untuk tidak memiliki pelatihan minimal yang diperlukan.Kemampuan bahasa Inggris yang memadai mencegah Kiribati mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Ini adalah kerugian besar dibandingkan dengan Pulau Pasifik lainnya. Hal ini sebagian disebabkan oleh kenyataan bahwa banyak guru cenderung untuk mengajar dalam bahasa Kiribati meskipun kurikulum sekolah menengah di Inggris.Kurikulum mungkin tidak memberikan keterampilan yang dituntut oleh majikan di Kiribati atau daerah yang lebih luas.Lingkungan pengajaran dan kualitas infrastruktur sekolah tidak memadai (seperti banyak bangunan perlu diperbaiki).Banyak sekolah memiliki pasokan air yang memadai dan kurangnya bekerja toilet menimbulkan bahaya kesehatan bagi siswa.Vandalisme atau pencurian properti sekolah merupakan masalah besar. Ada kurangnya rasa kepemilikan/jawab fasilitas sekolah oleh masyarakat sebagai Dewan pulau cenderung merasa bahwa perbaikan tanggung jawab pemerintah Kiribati. Ini mengalihkan sumber daya pendidikan untuk manajemen aset dan pemeliharaan.“Free” pendidikan
SD dan SMP tidak mengenakan biaya sekolah namun mereka bukan tanpa biaya kepada orang tua.Orang tua harus menutupi biaya tambahan seperti acara-acara khusus, perlengkapan sekolah, dan seragam.Seringkali keluarga anak-anak yang menghadiri SMP mungkin harus membayar biaya perjalanan karena SMP lebih jauh dari desa mereka.Biaya tambahan ini dapat menjadi beban besar keluarga miskin dan dapat mengakibatkan anak-anak yang tidak menghadiri sekolah.Sekolah di Pedesaan
Luar pulau sekolah umumnya kurang beruntung karena mereka sering memiliki fasilitas miskin dan guru-guru yang kurang berkualitas.Karena keterpencilan ini lebih sulit bagi Departemen Pendidikan untuk mengawasi sekolah tersebut.Lebih sedikit pedesaan siswa yang memenuhi syarat untuk memasuki sekolah lanjutan daripada di perkotaan sekolah. Hal ini sebagian disebabkan anak-anak luar pulau yang memiliki sedikit kefasihan dalam bahasa Inggris.Kemungkinan yang harus di perbaiki dalam sektor pendidikan Kiribati
Perbaikan sektor pendidikan, termasuk:
- Meningkatkan akses ke kesempatan pendidikan di daerah pedesaan
- Kontrol yang ketat mengenai mengulangi tahun pendidikan
- Meningkatkan kualifikasi guru
- Meningkatkan rasio murid guru
- Menegakkan pengajaran dalam bahasa Inggris yang sesuai
- Review dari kurikulum untuk memastikan keterampilan hidup yang dihasilkan serta keterampilan yang diperlukan untuk membantu pekerjaan
- Meningkatkan lingkungan pengajaran dan infrastruktur sekolah
- Lebih baik fasilitas air dan sanitasi di sekolah untuk memfasilitasi kesehatan dan kebersihan yang baik
- Peluang peningkatan sekolah menengah dan mengurangi biaya pendidikan sekolah menengah
Sumber : http://savekiribati.com -
MODUL PENDAMPING MATA PELAJARAN SENI BUDAYA
Keramik Beserta Sejarahnya
Di Indonesia, keramik sudah dikenal sejak jaman Neolithikum, diperkirakan rentang waktunya mulai dari 2500 SM–1000 SM. Peninggalan zaman ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh para imigran dari Asia Tenggara berupa: pengetahuan tentang kelautan, pertanian dan peternakan. Alat-alat berupa gerabah dan alat pembuat pakaian kulit kayu. Kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. Awalnya manusia membuat alat bantu untuk kebutuhan hidupnya, mulai dari membuat kapak dari batu. Seperti di Sumatra ditemukan pecahan-pecahan periuk belanga di Bukit Kulit Kerang.Ini memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanita yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadahIni memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanita yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadahZaman Penjajahan Belanda
Teknologi pembuatan keramik dapat dikatakan mulai berkembang dengan didirikannya Laboratorium Keramik atau “Het Keramische Laboratorium” pada tahun 1922 di Bandung. Fungsi utama laboratorium ini sebagai pusat penelitian bahan bangunan seperti bata, genteng, saluran air dan sebagainya yang terbuat dari tanah liat. Selain itu mengembangkan juga teknologi glasir untuk barang gerabah halus yang disebut dengan ‘aardewerk’. Bahan glasir didatangkan dari Belanda.Zaman Pendudukan Tentara Jepang
Dengan masuknya tentara Jepang , pabrik keramik di Bandung telah diubah namanya menjadi “Toki Shinkenjo”. Laboratorium ini berfungsi sebagai balai penelitian yang meneliti dan mengembangkan serta memproduksi barang-barang keramik dengan suhu bakar tinggi. Produknya antara lain: bata tahan api, botol sake, dan sebagainya. Barang-barang tersebut dibuat untuk keperluan bala tentara Jepang di Indonesia.Zaman Pemerintah Republik Indonesia
Sejak pemerintahan dipegang pemerintah republik Indonesia, maka “Toki Shinkenjo” berubah nama menjadi Balai Penyelidikan Keramik (BPK), dalam operasionalnya dilengkapi dengan alat-alat pengujian dan alat-alat produksi yang lebih modern. Fungsi dan tugas BPK semakin berkembang, tidak hanya berporduksi barang-barang keramik, gelas, isolator listrik tetapi juga aktif melakukan kegiatan penelitian barang-barang mentah keramik hasil temuan bahan keramik di beberapa tempat.Dengan diketemukannya bahan-bahan mentah yang melimpah seperti kaolin, felspard, kwarsa dan sebagainya. maka sejak tahaun 1960-an bermunculan pabrik-pabrik keramik dibebebrapa kota. Produknya pun bermacam-macam seperti produk gerabah, stoneware dan porselin, jenis produksinya antara lain peralatan makan dan minum, benda hias, barang tahan api, bata tahan api, alat-alat teknik, gips, email, dan keramik bahan bangunan.Keramik
Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk pada t. (Yusuf, 1998:2).Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia keramik memiliki arti barang- barang yang terbuat dari tanah liat, dicampur dengan bahan-bahan lain dan kemudian dibakar barang tembikar (porselen).Sifat Keramik
Sifat yang paling umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah, tembikar dan sebagainya. Sifat lainnya adalah keramik tahan terhadap suhu yang tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200°C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan terhadap suhu tinggi hingga mencapai 2000°.Barang tanah liat Jepang dikatakan memperlihatkan variasi teknik dangaya terbanyak di dunia, dan peralatan makan masa kini yang kebanyakan adalah tembikar atau porselen mempunyai bentuk dan warna hiasan yang banyak.Barang tanah liat dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok:
a. Gerabah
Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar untuk kemudian dijadikan alat-alat yang berguna untuk membantu kehidupan. Gerabah memiliki tekstur yang unik seperti tanah.b. Tembikar
Tembikar adalah alat keramik yang dibuat oleh pengrajin. Tembikar dibuat dengan membentuk tanah liat menjadi suatu objek. Alat tembikar yang paling dasar adalah tangan. Tembikar memiliki tekstur yang dilapisi dengan glasir yang beragam dan memiliki kesan yang alami dan hangat. Jika tanah liat yang digali dari tanah dipanaskan, maka bahan lumpur basah itu berubah menjadi kuat, keras, dan kedap air. Itulah tembikar.Tembikar memiliki banyak guna karena sifatnya sudah begitu berbeda dari tanah liat. Pengrajin tembikar dapat membentuk tanah liat yang lunak menjadi berbagai macam barang, mulai dari piring ceper sampai gentong jeluk. Setelah tembikar dipanaskan atau dibakar maka bentuknya menjadi tetap. Seni tembikar sudah sangat tua. Para pengrajin tembikar p ertama ada di Timur Tengah 9.000 tahun silam. Mereka membuat tembikar tekan dan tembikar lingkar yang sederhana. Sekitar 3.500 tahun silam mulai digunakan meja putar kecil, yang disebut roda tembikar, untuk membuat tembikar bulat. Kita tahu hal ini karena tembikar tidak hancur dalam tanah seperti halnya kayu. Para arkeolog menggunakan pecahan tembikar untuk mempelajari bangsa-bangsa yang sudah membuat tembikar berabad-abad silam.c. Porselen
Porselen memiliki tekstur yang halus dan dilapisi dengan berbagai warna yang mengagumkan. Porselen muncul di Jepang baru pada awal abad ke-17, ketika para pengrajin temb ikar Korea mulai membuatnya. Ini adalah kejadian penting dalam perkembangan tembikar Jepang. Tidak lama kemudian, tanat liat porselen yang disebut kaolin, ditemukan di Izumiyama di Arita, Kyushu, dan ditemukan cocok untuk membuat porselen yang tipis, ringan dan kuat.Alat dan Bahan membuat Keramik
1. Meja putar manual atau pedal elektrikAlat ini berfungsi untuk membentuk benda keramik dengan bentuk dasar silinder.2. Butsir kawat dan kayuUntuk merapikan, menghaluskan, mengerok, membuat bentuk detil dan membentuk tekstur benda kerja. Ukuran panjang 22cm5. Trhowing RibsTerbuat dari papan kayu atau karet dengan bentuk ,berfariasi. Bentuk tersebut akan mempengaruhi dinding tubuh bagian dalam pada saat pembentukan tanah liat.4. Kawat pemotong/seratDibuat dari kawat baja yang pada ujungnya dikaitkan pada tangkia kayu sebagai handle -
Perlukah Pendidikan itu di perhatikan Penuh ?
Pendidikan di Indonesia adalah sesuatu yang digunakan untuk memajukan bangsa dalam rangka membawa nama Indonesia ke jenjang internasional. Melalui perbaikan-perbaikan, salah satunya adalah perbaikan sistem dalam penilaian terhadap siswa.Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan memberlakukan kebijakan dua rapor pada siswa pendidikan dasar dan menengah. Jenis rapor yang akan ditambah pihak pusat tersebut bertumpu pada rapor khusus yang akan menilai karakter siswa. Pernyataan ini ditegaskan sebagai salah satu cara mendukung program penguatan pendidikan karakter (Radar Lombok, 2107: Halaman 12).Rencana seperti ini akan mampu mendisiplinkan dan mempermudah para guru dalam mengenal karakter para sisiwanya. Dan mempermudah mereka dalam menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter mereka masing-masing, sehingga dalam belajar terdapat kenyaman dan kesingkronan antara guru dan para siswanya.Namun , rencana seperti ini juga banyak yang tidak menyetujuinya. Karena dianggap terlalu memaksakan rencana. Contonya saja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kabupaten kota dan provinsi yang tidak setuju, karena menggangap menambah pihaknya kebingungan dan menganggap jenis rapor siswa yang berlaku saat ini, dinilai sudah cukup.Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Penddikan dan Kebudayaan (Dikbud) kota Mataram, juga mengomentari rencana ini. Ia mengatakan, rencana Kemendikbud pusat sudah terlalu banyak. Salah satunya adalah, soal Lima Hari Sekolah, yang belum selesai dilakukan.Bukan hanya itu, para pelajar SMA yang sederajat juga banyak memposting kiriman di sosmed tentang keluhan mereka atas peraturan yang menetapkan, jam sekolah sampai sore. Mereka merasa terbebani, dengan peratutran seprti itu.Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. Untuk pendidikan anak usia dini, mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2003, pasal 1butir 4 tentang sistem pendidikan nasional. pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 tahun yaitu sekolah dasar 6 tahun dan sekola menenga petama 3 tahun. Kemudian sekolah menengah atas selama 3 tahun. Dan terakhir pendidikan tinggi setelah menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi (wiki, Agustus 6, 2017)Pemerintah telah menetapkan bahwa, pendidikan dimulai dari usia dini dan telah mengatur sedemikian rupa tahap-tahap pendidikan yang akan ditempuh oleh generasi muda dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas. Pemerintah juga mendirikan sekolah-sekolah diberbagai daerah, guna meratakan pendidikan diseluruh indonesia, terutama didaerah-daerah pelosok.Akan tetapi banyak juga masyarakat yang tidak mau tahu akan pendidikan ini, mungkin karena tidak ada biaya sehingga mereka menganggap pendidikan adalah hal sepele. Contonya saja, didesa Pare Mas. Disana mereka menganggap pendidikan dengan sebelah mata. Banyak yang diantara mereka yang mempersekolahkan anaknya hanya sampai tingkat SMP/SMA. Mereka selalu mengatakan, “buat apa sekolah, hanya membuang-buang biaya saja.Toh yang jadi guru banyak, yang jadi polisi banyak, dokter juga banyak diluaran sana. Lebih baik bekerja, mendapatkan uang dengan segera”. Pemikiran mereka tentang pendidikan sangatlah sempit, dikarenakan faktor ekonomi yang rendah. karena itu selain mendirikan sekolah-sekolah, pemerintah juga harus sering mengadakan sosialisasi tentang pendidikan ke daerah-daerah terpencil.Kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi perhatian. Hal ini terlihat dari banyaknya kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.Menurut soedijarto (1991:56), bawa rendahnya mutu atau kualitas pendidikan disamping disebabkan oleh karena pemberian peranan yang kurang profesional terhadap sekolah, kurang memadainya perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan sistem kurikulum, dan penggunaan prestasi hasil belajar secara kognitif sebagai satu-satunya indikator keberhasilan pendidikan, juga disebabkan karena sistem evaluasi tidak secara berencana didudukkan sebagai alat pendidikan dan bagian terpadu dari sisitem kurikulum (wordpress, Agustus, 2017).Dalam menentukan sistem kurikulum yang akan diterapkan, pemerintah harus benar-benar merencanakan secara matang sistem tersebut, supaya ketika dilaksanakan bisa berjalan sesuai rencana dan menghasilkan hasil yang tidak mengecewakan. Dalam pengelolaannya juga, perlu adanya pengawasan yang ketat supaya ketika diadakan evaluasi, menghasilkan sistem yang terbaik dan terencana.Contonya saja sistem kurikulum KTSP, yang tidak menuai banyak pertentangan meskipun masih ada kekurangan.Referensi :Radar lombok, 2017. Kemendikbud RI Rencana Tambah Jenis Rapor. 25 Agustus. Halaman 12. Mataramwiki.(2017,agustus 6).From http://id.m.wikipedia.org/wiki/pendidikan_di_indonesiawordpress.(2017,agustus).Fromhttps://pramithasari27.wordpress.com/pendidikan/kualitas-pendidikan-di-indonesia -
Inilah Definisi Mahasiswa yang Belum Orang Ketahui
Inilah Definisi Mahasiswa yang Belum Orang Ketahui – Aku seorang mahasiswa katanya? Tapi apakah pernah kita memaknai arti dari kata “Mahasiswa”, dengan gampangnya kita menyebut bahwa kita adalah seorang mahasiswa. Aku mahasiswa disini dan aku punya hak menjadi seorang mahasiswa? Tapi apakah pernah kalian menyadari kalian hanya meminta hak tanpa melakukan kewajiban kalian sebagai seorang mahasiswa. Menjadi seorang mahasiswa cerdas dikit, jangan menjadi mahasiswa bodoh, Camkan itu! Jangan menjadi mahasiswa yang sok tau, sok mengkritisi! Pahami dulu apa tugas dan kewajiban menjadi seorang mahasiswa.Gelar yang kita pegang dari kata” maha” setelah “siswa “itu menunjukkan bahwa kalian bukan lagi hanya sekedar siswa, kalian memiliki tingkat ysng lebih tinggi, tingkat yang sangat tinggi, jadi kelakuan kalian jangan samakan ketika kalian menjadi seorang siswa. Mahasiwa sejati adalah mahasiswa yang berpenampilan rapi, bukan datang asal datang, bukan berpakaian semaunya, mahasiswa yang bertututur kata lembut, sopan, dan halus, bukan perkataan kasar, menjijikkan, mahasiswa yang datang tepat waktu, mengerjakan tugas yang diberikan tugas oleh dosen, mahasiswa yang berprestasi , mahasiwa yang aktif, dan tentunya melakukan tri dharma perguruan tinggi, apa itu tri dharma perguruan tinggi?- Penelitian
- Pengabdian
- Pendidikan
Berbicara lagi masalah mahasiswa, berbagai macam jenis mahasiswa, berbagai macam karakter mahasiswa, bukan di satu kampus di semua kampus yang ada di seluruh dunia ini, memiliki berbagai macam kelakuan mahasiswa. Ada mahasiswa kupu-kupu( mahasiswa yang hanya datang setelah itu pulang), ada mahasiswa pendemo( mahasiswa yang tidak memiliki kerjaan, yang hanya aturan ditambah mau demo) , ada mahasiswa yang organisatoris ( datang hanya untuk berorganisasi tanpa mendapatkan pelajaran di kampusnya). ada mahasiswa yang kerjaannya hanya untuk pacaran ( mencari wanita atau pria yang ganteng ), dan masih banyak lagi tipe mahasiswa yang ada diseluruh kampus didunia ini. Dengan adanya tipe atau jenis mahasiswa seperti ini, siapakah yang salah? Dosenkah? Rektorkah? Satpamkah? Pemerintahkah? Orangtuakah? Atau mahasiswa itu sendiri? menurutmu siapa?Jadi mahasiswa harus memiliki inovasi-inovasi yang baru, agar bangsa , Negara, bahkan kampus bangga memiliki mahasiswa seperti kita? Karena kampus mengharapakan kita sebagai mahasiswa untuk memajukan kampus tersebut, sebaik-baik apapun kampus itu jika mahasiswanya ugal-ugalan itu merupakan suatu hal yang percuma, sia-sia, tidak bermanfaat. Mahasiwa harus mampu berpikir kreatif, berpikir inovatif, agar kita bisa mengaharumkan nama baik diri kita sendiri, orang tua, lebih-lebih kampus kita.Kita dikuliahkan oleh orang tua melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi berarti kita sudah diamanahkan agar kita menjadi manusia yang lebih baik lagi, agar kehidupan kita nantinya lebih indah lagi, bukan malah datang hanya untuk menghamburkan uang orang tua yang sangat capek mencarikan buat kita, setidaknya apabila kita tak mampu mendapatakan beasiswa dikampus, jangan sampai kita menambah beban orang tua dirumah yang sudah bersusah payah untuk membiayai kita kuliah, oleh sebab itu buanglah hal-hal penghalang yang membuat kita menjadi mahasiswa yang berprestasi dan intelegensi dan wisuda tepat waktu.Jadilah mahasiswa yang teladan! Jangan terlalu sibuk dengan urusan yang tak perlu, tugas kita hanyalah belajar, mencari ilmu, bukan pembikin onar, bukan ppembuat masalah, jadilah mahasiswa yang pintar , santun, dan hebat. Kita adalah contoh untuk anak-anak kita nantinya, baik anak didik kita, ataupun anak kandung kita. -
Kenapa Pelajar Indonesia Tertarik Belajar di Uludag University Turki ?
Kenapa Pelajar Indonesia Tertarik Belajar di Uludag University Turki ? – Pesona Turki yang sarat akan budaya, pemerintahannya yang maju, pemimpinnya yang bijaksana dan religius, keindahan alam yang eksotis serta mempunyai 4 musim. Turki juga seringkali dijadikan destinasi pariwisata islam, wisata religi tambahan setelah umroh yang disebut Umroh Plus Turki.Berbicara tentang kuliah di Turki, Uludag University merupakan salah satu kampus hits di Turki. Lokasi Uludag University berada di Bursa. Bursa adalah kota yang marak akan industri, khususnya tekstil dan otomotif. Lembaga ini memiliki antara lain 14 Fakultas, dua Sekolah Tinggi, 15 Sekolah Vokasi, dan empat Institut.Fakultas-fakultas itu meliputi Ilmu Kedokteran; Ekonomi dan Ilmu Administrasi; Teknik; Kedokteran Hewan; Pertanian; Ilmu Pendidikan; Teologi Islam; Seni dan Sains; Hukum; Seni Rupa; Arsitektur; Ilmu Olahraga; dan Administrasi Bisnis. Dua Sekolah Tinggi milik Uludag University yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa-bahasa Asing. Empat institut Uludag University mencakup: Institut Sains Alam; Ilmu Kesehatan; Ilmu Sosial; dan Ilmu Pendidikan. Selain itu ada 21 pusat riset terapan di Kampus ini.Uludag University berasa di kawasan yang didominasi hutan sejuk dan indah di Bursa. Luas kompleks Uludag University mencakup 1.700 hektare. Kampus ini terdiri berbagai fasilitas seperti puluhan gedung perkuliahan, Perpustakaan, Rumah Sakit Universitas, dan asrama Mahasiswa berkapasitas 15 ribu orang. Ada juga Social Life Center yang dilengkapi sarana edukatif dan rekreasi, seperti Bioskop, Gedung Teater, Arena Bowling, Restoran, serta pusat perbelanjaan.Menurut Wakil Rektor Uludag University, Prof Alper, Uludag University mrmiliki cukup banyak keunggulan dibandingkan Universitas – Universitas lainnya di Turki. Misalnya, dalam hal studi Teologi Islam, Uludag University merupakan yang terbaik di Turki. Prof Alper menjelaskan, Pemerintah Turki menyediakan beasiswa bagi Mahasiswa yang berminat belajar di Turki. Informasinya bisa diakses pada www.turkiyeburslari.gov.tr.Kuliah di Uludag University cukup terjangkau bila dibandingkan dengan kampus-kampus dalam negeri Indonesia. Tidak ada uang pangkal untuk mengawali studi, mellainkan hanya membayar SPP (tuition fees) yang cukup terjangkau. Data lengkap uang kuliah di Uludag University dapat diakses pada http://kuliahditurki.com/wp-content/uploads/2017/01/biaya-kuliah-diturki.jpg)Pendaftaran pun cukup mudah, karena WNI tidak usah pergi ke Turki karena tes bisa dilakukan di Jakarta. Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Pendidikan Indonesia-Turki dengan Uludag University. Para peminat tidak diminta beberapa persyaratan semisal wawancara, nilai TOEFL/IELTS, dan esai. Mereka hanya perlu lolos ujian masuk agar bisa kuliah di Uludag University.Kehidupan Mahasiswa di Bursa sangat nyaman dengan berbagai fasilitas, kabar baiknya, pihak Uluudag University menyediakan fasilitas yang menghemat living cost Mahasiswa. Disekitar Kampus, ada perdedsaan yang menyediakan kos dengan harga terjangkau. Bursa merupakan sebuah kota di Turki dengan fasilitas yang taerlengkp dan modern. Untuk sarana rekreasi murah meriah, misalnya di Utara Bursa ada Pantai Laut Marmara yang indah, sedangkan di selatan Bursa ada resor tempat bermain ski salju yang menyenangkan. Bursa dekat dengan Istanbul, namun biaya hidup di Bursa jauh lebih murah. -
Beginilah Gambaran Mutu Pendidikan Saat Ini , Masihkah Sementara?
Beginilah Gambaran Mutu Pendidikan Saat Ini , Masihkah Sementera? – Ketika berada di medan perjuangan yang Namanya Pendidikan. Akan terasa sebab dan akibatnya bila berada di posisi yang pelajar. Namanya kelelahan itu akan terasa sekali. Hingga, sikap mengeluh terlontarkan begitu saja. Itulah arti dari menimba ilmu di dunia Pendidikan. Namun, efektifkah Pendidikan sekarang ini hingga terasa dalam pribadi maupun masyarakat?Pendidikan yang diemban hingga perkuliahan belum terasa adanya perubahan. Mengapa? karena yang miskin masih banyak yang kaya juga tetap yang itu-itu saja. Rasa tolong-menolong yang kurang dan rasa iba sudah punah dibawa zaman. Walaupun banyak beasiswa untuk kalangan tidak mampu. Namun, tetap saja orang-orang yang diberi beasiswa mencari pekerjaan untuk keperluan sehari-harinya. Karena, kebutuhan tidak sesuai dengan yang ada.Jika beasiswa mampu memenuhi kebutuhan pun masih ada masalah di kalangan yang diberikan beasiswa. Sebagian orang menghamburkannya dan sebagian orang lagi ada yang menabungnya. Tergantung kondisi fakultas ada yang hedonisme dan ada juga yang tidak. Seringkali kejadian ini terus-menerus terjadi dan pada akhirnya modal dan mental itu dibatasi hingga tidak ingin melakukan apa yang terbaik.Bertahun-tahun lamanya diemban Pendidikan itu. namun, banyak sekali orang lupa materi yang diajarkan oleh gurunya. Mengapa? karena tidak ada proses pengulangan yang ditangkap cepat, saat mencari ilmu adabnya terlupakan, dan ketika beribadah disuruh singkat atau nanti saja. Saat memiliki pekerjaan lupa akan ilmu-ilmu lainnya dan pengabdiannya.Padahal, Pendidikan tidak akan pernah berakhir hingga kapanpun dan dimanapun berada. Mengapa? karena setiap tempat adalah kelas, setiap orang adalah guru, dan setiap kejadian adalah pelajaran. Itulah Pendidikan yang harus dibawa dari generasi ke generasi. Sehingga tidak ada yang namanya direndahkan maupun ditinggikan.Pendidikan mental yang harus diuji. Setiap materi yang didapatkan harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, Daarut Tauhid yang sabtunya diisi materi dan minggunya diujikan yang mana materi itu diisi dengan keyakinan tinggi kepada Allah hingga menurunkan ego sejatuh-jatuhnya yang ada di dalam diri insan. Lalu, santri diuji dengan pengalaman yang tidak pernah terpikirkan ataupun dilakukan sebelumnya. Itulah gambaran Pendidikan yang ada di zaman milenial ini. -
10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi
10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi – Menjadi mahasiswa merupakan suatu anugerah bagi seseorang karena tidak setiap orang mampu mengenyam bangku perkuliahan. Mahalnya UKT yang harus ditanggung dan susahnya tes masuk perguruan tinggi merupakan alasan untuk tidak melanjutkan ke jenjang ini. Selain itu, tuntutan ekonomi membuat seseorang menjatuhkan pilihan mereka untuk bekerja dibandingkan menempuh perkuliahan. Namun, juga tidak sedikit kasus dimana seorang anak dari keluarga miskin mampu menyelesaikan pendidikannya di universitas dengan nilai camlaude. Jika diperhitungkan, memang sangat banyak yang mengincar jenjang perkuliahan ini.Berdasarkan rating peminat yang membludak, dibuka beberapa jalur untuk menembus dunia perkuliahan, seperti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SPAN PT KIN, dan juga jalur mandiri. Telah menjadi isu umum jika setiap tahun siswa kelas 12 SMA berlomba mengisi berkas untuk mengikuti rentetan acara seleksi tersebut. Bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan kuliah namun tidak mampu, pemerintah menyediakan progam beasiswa bidikmisi dengan berbagai macam persyaratan dan proses panjang yang harus diurus. Sedemikian rumit prosesnya dikarenakan bidikmisi merupakan beasiswa penuh ditambah uang living cost setiap bulan untuk penerimanya.Disamping alur masuk yang cukup menegangkan tersebut, skripsi merupakan tahapan akhir yang menjadi momok bagi mahasiswa. Tahapan ini merupakan proses mengerjakan tugas akhir untuk meruntuhkan gelar mahasiswa yang pada awalnya diperjuangkan. Mahasiswa akan bekerja ekstra dan bahkan menjadi jarang tidur nyenyak untuk lulus dari universitas dan terjun ke dunia masyarakat. Tapi tak perlu bersedu sedan, karena skripsi adalah tugas yang harus dikerjakan, buka dijadikan beban pikiran.Untuk enjoy menghadapi skripsi, berikut 10 tips dan trik Sukses Skripsi untuk kalian:
1. Menyusun kalender pribadi
Tahap yang paling awal untuk menjalankan suatu pekerjaan adalah merencanakan segala sesuatunya dengan matang. Terlebih lagi jika kita memiliki kalender pribadi. Menyusun kalender pribadi sebisa mungkin ditargetkan maju, jangan dipaskan dengan keinginan sebenarnya. Misalnya kita mau mulai penelitian tanggal 12 Desember, maka dikalender pribadi dapat ditulis memulai penelitian pada 25 Nopember. Dengan begitu, kita dapat mengantisipasi waktu mundurnya tanpa melebihi target yaitu 12 desember.2. Hindari sifat malas dan menunda pekerjaan
Faktor utama penyebab memanjangnya proses skripsi adalah malas, mager (malas gerak) dan semua yang berhubungan dengan malas. Apalagi biasanya disemester akhir sudah jarang ada kuliah dan tugasnya hanya didominasi oleh 6 SKS yaitu skripsi. Kondisi waktu yang sangat luang inilah yang menyebabkan mahasiswa tingkat akhir menjadi sering berada dikamar, hingga akhirnya molor seharian menjadi akibat dari sebab luangnya waktu. Untuk menghindari kemalesan yang hakiki, kita dapat pergi ke ruang baca untuk sekadar membaca-baca skripsi kakak tingkat, pergi ke wifi zone untuk mencari topik skripsi yang menarik, atau ke perpustakaan untuk meminjam buku penguat ide skripsi. Selanjutnya kita dapat menyusun proposal skripsi yang akan diajukan kepada dosen pembimbing.3. Hindari media sosial sepanjang hari
Dewasa ini, medsos (media sosial) menjadi polemik yang membuat candu para penggunanya. Bahkan ada istilah sehari tanpa internet, bagaikan mati saja. Seolah medsos merupakan nyawa. Siapa yang online berarti dia hidup, dan siapa yang offline berarti mati. Sangat miris jika hanya diisi sepanjang hari untuk mengepo-in status orang lain, tebar komentar kesana-kemari, upload foto agar mendapat like dan begitu seterusnya. Aktivitas ini tentu menganggu fokus kita dalam mengerjakan skripsi. Untuk itu, perlu adanya jadwal untuk memegang gadget dan jadwal kita harus fokus. Lebih baik lagi jika kita memberi waktu memegang gadget 2 jam perhari.4. Berhenti bermain game
Berdasarkan pengakuan dari mahasiswa yang kuliahnya molor atau yang telah lulus, game merupakan faktor utama memanjangnya waktu mengerjakan skripsi. Gamers seperti terpacu untuk menuju ke level-level selanjutnya hingga sebagian besar waktunya terkuras untuk menuruti ambisi naik level games. Bahkan gamers sering lupa makan, susah tidur apalagi memegang tugas skripsi. Alhasil, skripsi terbengkelai dan waktunya menjadi terulur. Games dapat saja dilakukan, asalkan untuk mengusir jenuh barang 15 menit saja, tapi bukan games yang sepanjang hari.5. Memperbanyak referensi
Mulai memusatkan ide adalah awal yang cukup bagus dalam memulai suatu penelitian. Kita dapat mencari isu-isu menarik untuk dijadikan bahan penelitian yang disesuaikan dengan bidang yang menjadi minat kita. Selanjutnya kita dapat memperkaya referensi ke ruang baca dan juga perpustakaan kampus. Dari referensi tersebut kita juga dapat melihat cara penulisan skripsi, sumber yang digunakan serta metode penelitian yang digunakan.6. Membentuk grup skripsi
Membentuk kelompok juga merupakan hal yang penting. Kelompok ini dapat dibentuk untuk saling membantu satu sama lain, saling mengingatkan jika yang lain lalai, saling menyemangati jika yang lain mulai patah dan saling bekerjasama menuju hari wisuda. Grup ini berisi kumpulan beberapa teman yang memiliki visi, misi, nasib dan tekad yang sama.7. Diskusi dengan dosen pembimbing
Hubungan yang baik dan komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pengerjaan skripsi. Dengan adanya korelasi yang baik, maka kenyamanan akan terbentuk dan kita dapat menceritakan keluh kesah kepada dosen pembimbing skripsi. Terlebih lagi dosen pembimbing selalu mempunyai solusi untuk keluhan kita. Jangan patah semangat ketika dosen susah ditemui, kita juga harus memahami kalau kesibukan dosen bukan hanya tentang kita. So, harus menambah jam terbang kita.8. Hindari stress berlebihan
Stress dalam pengerjaan skripsi sudah menjadi hal yang biasa. Alumnus bilang “rasakan nangis-nangisnya skripsi”, mungkin saja itu akan terjadi. Tapi jangan sampai stress yang berlebihan. Terlebih lagi merasa bahwa yang paling sulit adalah posisi kita. Jangan begitu, semua merasakan beban ini kok, bukan kamu saja. Jadi, life must goes on.9. Mencari tempat indekos yang nyaman
Bagi kalian yang kuliah di universitas jauh dari rumah dan memakai fasilitas indekos, pilihah indekos yang nyaman. Nyaman tersebut dari kategori tempatnya, suasananya dan orang-orang didalamnya. Cari tempat kos yang didalamnya kamu dapat fokus mengerjakan skripsi, yang penghuninya tidak banyak cingcong (banyak bicara), dan suasananya tidak berisik.10. Berdoa dan meminta doa orangtua
Usaha tanpa doa adalah hal yang sombong. Doa adalah mantra ajaib dalam mendukung terlaksananya usaha kita. Selain berdoa lewat lisan sendiri, adakalanya kita harus selalu meminta doa kepada orantua. Sempatkan untuk pulang, katakan kepadanya bahwa kita akan bertempur melawan tugas akhir yang cukup berat, lalu meminta doalah kepada orangtua.Nah, selamat mencoba 10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi . Masa depan telah menanti. -
Apa Itu Bioentrepreneurship?Berperankan Untuk Masa Depan?
Apa Itu Bioentrepreneurship?Berperankan Untuk Masa Depan? – Pengenalan dunia enterpreuner (bisnis) kepada generasi penerus merupakan salah satu cara untuk membentuk mentalnya dimasa depan. Pendidikan ini bisa dimulai dari dalam rumah dan sangat dianjurkan untuk setiap orang tua. Pendidikan enterpreuner bukan untuk membebani atau memperkerjakan anak kita, namun membentuk keterampilan dan kemandirian anak sejak dini. Wirasusahawan muda menjadi salah satu pencapain yang diinginkan setiap insan manusia.Moral Value yang bisa didapatkan sangatlah banyak yaitu bagaimana anak belajar untuk menghargai hasil pendapatan sendiri dan tidak menggunakan uang jajan sekehendak hati, kebiasaan boros bisa diatasi dengan melatih sejak dini, namun tidak terlalu menjadikan anak perhitungan atau pelit dalam mengelola uang hanya untuk memberikan mindset yang baik dalam pengelolaan uang. Selain itu yaitu mengajarkan anak untuk berbagi kepada sesama dan tidak meremehkan pekerjaan orang lain karena setiap pekerjaan ada energi yang dikeluarkan. Membentuk karakter yang tidak mudah menyerah dan tidak manja. Membentuk karakter anak supaya tidak malu untuk berkreasi dan berinovasi sehingga bisa bersaing di pasaran internasional.Prediksi bisnis yang ada dimasa depan yaitu bisnis yang berkualitas, ramah lingkungan, sehat dan berstandar. Bisnis ini dikenal dengan istilah Sustainable Business. Mislanya bisnis dalam kuliner. Bisnis kuliner masa depan tidak hanya memikirkan masalah taste atau cita rasa yang enak, namun juga akan mempertimbangkan khasiat dari produksnya. Jika kita amati saat ini banyak sekali kuliner yang mendunia karena memiliki standar atau baku mutu yang baik. Misalanya makanan cepat saji (junk food). Semua pengerjaan diperusahaan itu telah terstandar dengan teknologi canggih sehingga dimanapun kita makan dengan satu merek yang sama makan akan sama rasa, aroma dan bentuknya. Namun sayangnya kebanyakan junk food hanya mementingkan cita rasa namun tidak untuk health. Masyarakat global saat ini cenderung memilih makanan junk food (makanan cepat saji) dengan rasa yang enak saja namun kurang melihat dalam hal kesehatan.Sebagai salah satu warga negara Indonesia dengan kekayaan laut, pertanian, peternakan, pegunungan, pertambangan, perhutanan dan sumberdaya alam yang lain kita harus melihat peluang itu. Hal-hal biasa yang kita temukan setiap hari bisa jadi hal yang luar biasa ketika sudah terstandar dan ada baku mutunya. Kita bisa memulai dengan berwirausaha hal-hal yang dapat menyehatkan namun telah terstandarisasi dengan teknologi sehingga semua akan manjadi bermutu. Banyak sekali referensi olahan makanan yang bisa kita angkat nilainya misalnya makanan tradisonal dari daerah masing-masing. Berilah semangat secara moral dan material kepada generasi penerus kita saat berenterpreunership dalam sekala besar atau kecil.


















