Author: shalaazz

  • Top 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Terbaik di Indonesia …

    Setiap orang menyadari bahwa Pendidikan adalah salah satu jalan untuk merubah nasib. Pendidikan  adalah salah satu jalan untuk menuju kesuksesan. Semakin banyaknya lembaga Pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah, maka tidak ada alasan untuk tidak belajar di lembaga Pendidikan maupun keagamaan. Pelopor didirikannya lembaga Pendidikan di Indonesia itu adalah Pesantren, Pesantren merupakan cikal bakal sistem Pendidikan berbasis agama. Maka menjamurlah Sekolah maupun Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia, Perguruan Tinggi Islam banyak sekali peminatnya, dikarenakan Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia banyak sekali santri-santri yang berkompeten yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 

    Berikut ini beberapa rangking Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Indonesia yang harus kita ketahui:

    1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    uin jakarta
    UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terletak di Jl. Ir. H. Djuanda No. 95, Cemp. Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412, Kampus Islam Negeri terbaik se-Indonesia ini mempunyai beberapa Fakultas diantaranya: Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dirasat Islamiyah, Fakultas Syariah & Hukum, Fakultas Adab & Humaniora, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Psikologi, Fakultas Ilmu Kedokteran & Ilmu Kesehatan. Didekat Kampus ini pun terdapat banyak sekali Pondok Pesantren, diantaranya Ponpes Darus Sunnah, Ponpes Sabilussalam, Ponpes Al-Umm, Ponpes Darul Hikam, Ponpes Madinatul Qur’an, Ponpes Baitul Qura’, dll. Banyak sekali Mahasiswa/Mahasiswi yang kuliah sambil mengemban ilmu agama di beberapa Ponpes tersebut.

    2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

     UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    Kampus ini terletak di Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, di Kampus ini, ada Fakultas Adab & Ilmu Budaya, Fakultas Dakwah & Komunikasi, Fakultas Syariah & Hukum, Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran ISlam, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial & Humaniora, serta Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam.

    3. UIN Sunan Ampel Surabaya

    UIN Sunan Ampel Surabaya
    Kampus ini terletak di Jalan Ahmad Yani No, 117, Jemur Wonosari, Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60237. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya  Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

    4. UIN Walisongo Semarang

    UIN Walisongo Semarang
    Kampus ini terletak di Jl. Walisongo No.3-5, Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50185. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

    5. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    Kampus ini terletak di Jalan Gajayana No.50, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Humaniora.

    6. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Kampus ini terletak di Jl. A.H. Nasution No.105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 40614. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin, Psikologi, Sains dan Teknologi, serta Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Ekonomi.

    7. UIN Alauddin Makassar

    UIN Alauddin Makassar
    Kampus ini terletak di Jalan Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Somba Opu, Romangpolong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin dan Filsafat, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Sains dan Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

    8. UIN Sumatera Utara

    UIN Sumatera Utara
    Kampus ini terletak di  Jalan Williem Iskandar Pasar V, Kenangan Baru, Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Sumatera Utara, 20371, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Fakultas Syariah, Dakwah dan Komunikasi, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin, Sains dan Teknologi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

    9. UIN Sultan Syarif Kasim Pekan Baru

    UIN Sultan Syarif Kasim Pekan Baru
    Kampus ini terletak di Jalan Raya Pekanbaru – Sungai Pagar, Rimba Panjang, Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Pertanian dan Peternakan yang konsen pada kajian bidang peternakan dan pertanian. Selain itu, ada pula Fakulas Syariah dan Ilmu Hukum, Tabiyah dan Keguruan, Ushuluddin, Dakwah dan Komunikasi, Sains dan Teknologi, Psikologi, serta Ekonomi dan Ilmu Sosial.

    10. UIN Raden Fatah Palembang

    UIN Raden Fatah Palembang
    Kampus ini terletak di Jl. Prof. K. H. Zainal Abidin Fikri, Pahlawan, Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Ekonomi dan Bisnis Islam, Ilmu Sosial dan Politik, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

    11. UIN Ar-Raniry Banda Aceh

    UIN Ar-Raniry Banda Aceh
    Kampus ini terletak di JL. Ibnu Sina, No. 2, Darussalam, Syiah Kuala, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Ushuluddin dan Filsafat, Ekonomi dan Bisnis Islam, Psikologi, Sains dan Teknologi, serta Fakultas Sosial dan Ilmu Pemerintahan.
    Itulah referensi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang terbaik di Indonesia. Semoga bermanfaat
  • 7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian Agar Ujiannya Lancar


    7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian  Agar Ujiannya Lancar


    7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian  Agar Ujiannya Lancar – Ujian seringkali menjadi momok yang paling menakutkan bagi para siswa di sekolah ataupun mahasiswa di perguruan tinggi. Kenapa sih kita takut ujian padahalkan ujian itu bukan sesuatu yang di takutkan. Wajar sih ujian itu yang akan menentukan nasib kita akan di bawa kemana. Untuk SD, SMP, SMA saya akan memberikan 7 tips dan trik ampuh menghadapi ujian nasional, sekolah/ semester. Tips dan trik ini bisa juga dipakai oleh kaula muda yang masih sering lupa sama pelajaran atau yang masih sering menggunakan sistem kebut semalam. Oke langsung saja tips dan trik menghadapi ujian.

    1. Berdoa dan meminta doa kepada kedua orang tua atau kerabat dekat

    Doa merupakan sumber kekuatan utama agar di beri kemudahan dan kelancaran pada saat kita akan melaksanakan sebuah ujian. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dengan berdoa yaitu, doa itu mampu menenangkan diri kita yang sedang cemas tak karuan, mampu meningkatkan kecerdasan, dan mampu membantu kita menghadapi sulitnya ujian hidup. Selain itu sebelum di mulainya ujian kita harus meminta doa terlebih dahulu kepada kedua orang tua kita. Ada pepatah mengatakan doa paling mujarab adalah doa orang tua, dan ridho Allah itu tergantung dari ridho orang tua. Maka dari itu doa dari orang tua sangatlah penting demi di berikannya kelancaran pada kita saat akan melakukan ujian. Doa dan dukungan kerabat pun akan menjadikan kita lebih semangat dalam menghadapi ujian.

    2. Pahami materi

    Terkadang kita itu selalu mendengarkan apa yang guru atau dosen ucapkan tapi pada saat guru atau dosen tersebut keluar ruangan atau meninggalkan kelas apa yang tadi di ucapkan oleh guru itu hilang entah kemana ibarat kata masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Maka dari itu kita harus bisa menyalin apa yang guru atau dosen ucapkan sebagai salah satu metode pembelajaran. Dengan kita menyalin apa yang telah guru sampaikan di depan kelas daya serap otak kita akan semakin tajam dan kemampuan otak kita dalam hal mengingat akan semakin berkembang, ini artinya kita akan semakin mudah menghafal dan akan kembali membuka catatan ketika kita lupa.

    3. Siapkan catatan kecil

    Setelah menyalin apa yang di ucapkan kita harus bisa membuat point-point penting atau kata kunci dalam sebuah catatan kecil sebagai metode pembelajaran yang kedua. Agar terkesan menarik dan tidak bosan saat belajar atau membacanya kita bisa menggunakan bolpoin warna atau menghiasnya sesuai selera. Dengan begitu semangat belajar kita akan semakin meningkat dan hal ini akan membantu kita untuk lebih mudah mengingat sesuatu.

    4. Latihan soal-soal

    Setelah kita bisa memahami suatu materi kita harus mengujinya dengan mengisi latihan atau soal-soal yang biasanya di berikan oleh guru ataupun yang kita dapatkan baik dari buku atau internet. Boleh juga dengan meminta bantuan teman atau keluarga untuk mengadakan kuis tanya jawab agar lebih mudah dalam hal mengingat materi-materi yang telah di pelajari.

    5 Belajar di tempat yang nyaman

    Jika biasanya kita belajar di dalam sebuah ruangan, cobalah untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan disekitar kita, misalnya taman atau sebuah cafe tempat nongkrong sebagai objek tempat belajar. Dengan begitu belajar akan semakin rileks dan tidak jenuh, taman yang banyak pepohonan akan membuat kita lebih relaks dan juga cafe Dengan suasana yang nyaman akan membuat kita betah belajar berlama-lama di sana.

    6 . Menjaga pola makan dan istirahat yang cukup

    Seringkali kita mengabaikan 2 hal ini terkadang karena terlalu asyik belajar kita sampai lupa waktu makan ataupun mengabaikan waktu istirahat yang terbilang cukup penting. Tubuh itu perlu asupan energi yang cukup agar otak kita bisa bekerja dengan baik, dan tubuh juga perlu waktu istirahat agar fisik kita fresh pada saat ujian dan tidak mudah cepat lelah. Hindari makan makanan yang bisa menyebabkan sakit perut atau yang bisa menghambat konsentrasi kita pada saat ujian. Istirahat lah yang cukup pada saat akan menjelang ujian dan jangan biarkan otak kita terus belajar pada saat ujian itu akan berlangsung. Biasakan tidur jam 8-9 malam lalu bangun jam 3 pagi agar otak kita bisa fresh. Kita bisa memanfaatkan waktu belajar jam 3 pagi karena otak kita akan mencerna dengan baik pada saat jam 3 pagi kesana.

    7. Percaya diri dan jangan terlalu stres

    Kadangkala kita selalu tidak percaya diri, banyak sekali kemungkinan- kemungkinan yang sebenarnya gak akan terjadi tapi otak kita malah memikirkan hal yang tidak-tidak. Maka dari itu kita haruslah percaya diri, percaya akan kemampuan diri sendiri dan tidak merendahkan  diri sendiri. Jika hal itu terus terjadi maka stres pun tidak akan pernah terjadi. Hilangkan pikiran pikiran negatif itu dari otak kita dan tanamkan lah pikiran positif. Toh kita sudah berusaha semaksimal mungkin jadi tak perlu risau akan nanti hadapi saja sekarang, jangan sampai hal itu membuat kita stres hingga akhirnya tak bisa mengerjakan soal pada saat ujian.
    Itulah tips dan trik ampuh pada saat akan menghadapi ujian, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. 
  • 5 Tips Jitu Memilih Jurusan Kuliah Agar Tidak Salah Jurusan

    Tips Memilih Jurusan Kuliah

    Tips  Jitu Memilih Jurusan Kuliah – Jatuh sekali bukan apa-apa. Jatuh berkali-kali menempa kita.Bangkit untuk berjuang ‎kembali itulah generasi bangsa milenial. Kata bijak mengatakan “banyak jalan menuju ‎roma.” Lalu apa esensi dari kata bijak tersebut? Jangan hanya menjadi kata bijak, namun ‎aplikasikan dalam kehidupan nyata. Boleh menyerah sekali, tapi bangkitlah seratus kali. ‎Hidup ini berat, pasti.

    Nikmati saja dengan hati lapang dan senyum ceria agar beban ‎hidup tak kentara terasa di pundak. Jiwa-jiwa anak SMA kadang masih labil, maka dari ‎itu penataan emosi mulai sejak dini sangat dibutuhkan. Dukungan dari keluarga dan ‎sanak kerabat juga sangat diperlukan. Apalagi bagi mereka yang akan memasuki dunia ‎perkuliahan. 

    Karena tak semua keinginan terpenuhi, tak semua rencana berjalan mulus, ‎dan tak semua proses yang kita jalani akan sia-sia. Banyak calon-calon mahasiswa yang ‎gagal dan putar haluan dengan bekerja misalnya. Namun ada juga yang tidak diterima di ‎jurusan yang diinginkan malah memilih sembarang jurusan. Jangan! Karena hal itu bisa ‎menjadi bumerang di kemudian hari.‎
    Kita beri contoh saja, Amir ingin sekali masuk jurusan teknik mesin. Ternyata ‎ketika mendaftar melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi ‎Negeri) Amir tidak lolos. Dia tidak menyerah, dia coba lagi melalui jalur SBMPTN ‎‎(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) namun gagal lagi karena memang ‎grade teknik mesin di universitas tersebut tinggi. Akhirnya karena terpaksa agar tetap ‎kuliah tahun itu juga, Amir memilih jurusan lain yang bukan passionnya. Ternyata malah ‎diterima. 
    Dari kasus di atas, jurusan yang baru dipilihnya ada dua kemungkinan. ‎Kemungkinan pertama menjadi bumerang untuk Amir, karena merasa tidak cocok ‎dengan jurusan yang tersebut. Kemungkinan kedua menjadi jalan keluar bagi Amir ke ‎depannya, mungkin saja Amir bisa belajar hal yang baru dan malah dia menyukai jurusan ‎tersebut. 
    Namun kemungkinan pertamalah yang sangat besar persentasenya. Maka dari ‎itu, untuk menghindari hal tersebut, mari kita simak tips-tips memilih jurusan agar tak ‎menjadi bumerang bagi diri sendiri.‎

    1. Pilihlah jurusan sesuai passion. 

    Karena dalam dunia ‎perkuliahan, tidak ada yang namanya belajar dari awal. Semua pengetahuan yang ‎diperoleh semasa sekolah sangat berpengaruh pada masa perkuliahan. Sebelum itu, ‎kenali dulu passionmu.‎

    2. Jangan memilih jurusan 

    hanya karena teman dekatmu masuk ‎jurusan itu. Setiap orang punya passion sendiri-sendiri. Seperti kaki untuk melangkah, ‎setiap manusia mempunyai sepasang dan berbeda dari milik orang lain, maka jangan ‎hanya asal ngikut.‎

    3. jangan asal memilih jurusan saat mendaftar. 

    Untuk informasi, ‎ketika mendaftar melalui berbagai jalur, calon mahasiswa akan diminta memilih tiga ‎jurusan. Pilihan pertama, kedua dan ketiga haruslah dipilih berdasarkan passionmu, ‎bukan karena terpaksa memilih untuk melengkapi blangko pendaftaran. Karena bisa saja, ‎bukan pilihan pertama yang dipilih namun pilihan kedua yang niatnya hanya asal comot ‎jurusan.‎

    4. Jangan memilih jurusan hanya karena coba-coba. 

    Masa ‎depanmu bukanlah satu hal yang bisa dipermainkan meski oleh dirimu sendiri. Pikirkan ‎sebelum melakukan hal tersebut, apakah akan merugikan masa depanmu atau tidak?‎

    5. Jika memang kamu sudah melalui 

    Berbagai cara untuk masuk ‎ke universitas yang kamu inginkan dengan jurusan yang sesuai passionmu namun masih ‎gagal, maka jangan putar haluan memilih jurusan lain. Kuliah bisa dilakukan kapan saja. ‎Kamu bisa mencoba tahun depan, dan bisa mengisi waktu luangmu dengan bekerja atau ‎menjadi relawan pendidikan atau kemanusian dan lain sebagainya.‎
    Mungkin tips diatas bisa menjadi pencerahan bagi kalian semua yang akan ‎melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Jangan pernah menyerah dalam hidup, ‎karena hidup adalah ujian. Maka tak akan ada hari tanpa ujian. Terpenting adalah ‎bagaimana menyikapi ujian tersebut.‎
  • Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia

    Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia


    Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia – Indonesia dengan segala keaneka ragaman budaya, bahasa, agama dan ras menjadikan Indonesia salah satu negara demokrasi yang paling dilirik dunia karena harmonisasi budayanya dengan prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” berbeda-beda namun satu jua.
    Berbicara Sekolah berbasis Pesantren, turut mewarnai pendidikan di Tanah Air. Sejarah didirikannya Sekolah maupun Universitas yang melesat saat ini dimulai dari zaman KH. Ahmad Dahlan sebagai perintis Pendidikan Islam pertama di Indonesia. KH. Ahmad Dahlan merupakan pendiri Muhammadiyah yang merupakan pencetus dunia pendidikan pertama di tanah air. 
    Seiring berjalannya waktu, makin menjamurlah Sekolah berbasis Pesantren yang manajemennya sangat berkualitas. Siswa/i di didik untuk bisa mengatur waktu sedemikian rupa agar bisa mengikuti kegiatan belajar dan mengaji. Keistimewaan Pendidikan berbasis Pesantren ini adalah menyatukan dualisme pendidikan agama dan umum. Siswa/i ditekankan mempelajari adab/akhlak yang paling utama, kecerdasan intelektual bisa mengikuti sambil belajar berperilaku sopan, baik, ramah dan hal-hal positif lainnya.

    Semakin banyak Pesantren yang ada di Indonesia, masing-masing mempunyai keunggulannya. Berikut ini karakteristik Sekolah berbasis Pesantren di Indonesia.

    1. Pesantren Salafi, biasanya Pesantren Salafi ini hanya menerapkan sistem mengaji, mengutamakan mengaji dan mengkaji kitab kuning, pelopor Pesantren Salafi adalah KH. Hasyim Asy’ari yang notabene sahabat KH. Ahmad Dahlan sendiri. Sejak abad 20, Pesantren Salafi mulai menerapkan Sekolah formal, banyak Pesantren-Pesantren keren yang melahirkan alumni-alumni keren dibidangnya masing-masing.
    2. Pesantren Modern, berkembangnya dunia pendidikan dari masa ke masa, membuat Pesantren-pesantren modern mengikuti zaman dengan menerapkan sistem pendidikan mengaji, belajar, berkreasi dan berbisnis. Banyak sekali Pesantren Modern yang unggul di bidang Bahasa, Kewirausahaan, Pertanian/Perkebunan, dll. Manajemen setiap Pesantren Modern berbeda-beda. Justru karena keunggulan masing-masing inilah memberi warna yang baik bagi perkembangan Pesantren di Indonesia.
    3. Pesantren Khusus Tahfidz, disini pelajar akan digembleng dengan hafalan Qur’an, Pesantren khusus tahfidz ini banyak sekali diminati orang tua maupun pelajar. Biasanya, Pesantren Tahfidz ini berada di lingkungan yang asri, sejuk dan tenang, karena sebagai penunjang untuk pelajar dalam menghafal Qur’an. Walaupun zaman sekarang, sistem wajib hafal Qur’an sudah banyak diterapkan di Pesantren Salafi & Modern, namun Pesantren khusus Tahfidz ini lebih mengutamakan menghafal Qur’an 30 Juz, bahkan disertai menghafal kitab-kitab lainnya.
    Oh ya, kalau teman-teman ingin cari tau informasi Pesantren Salafi bisa cek di website ayomondok.com, kalau Pesantren Modern atau Pesantren Khusus Tahfidz Qur’an, teman-teman bisa langsung browsing di Google.
  • Top Rangking: 22 Universitas Terbaik Indonesia Menurut QS World University 2019

    Top Rangking:  22 Universitas Terbaik Indonesia  Menurut QS World University  2019


    Top Rangking:  22 Universitas Terbaik Indonesia  Menurut QS World University  2019 – Sebanyak 22 perguruan tinggi di Indonesia, masuk ke dalam jajaran universitas top Asia versi Quacquarelli Symonds (QS) Asia University Ranking. Untuk QS Asia University Ranking terbaru, diluncurkan Rabu, 24 Oktober 2018 kemarin.  Pemeringkatan tersebut mencerminkan berbagai keunggulan dalam standar akademik universitas di Asia.
    Sistem QS sekarang terdiri dari keseluruhan dan subjek peringkat global, bersama lima regional independen (Asia, Amerika Latin, Eropa dan Asia Tengah, Wilayah Arab, dan BRICS).  Ini adalah satu-satunya  peringkat internasional yang telah menerima persetujuan dari International  Ranking Expert Group (IREG). QS dipandang sebagai salah satu pemeringkat yang paling banyak dibaca, bersama dengan Academic Ranking of World Universities dan THE World University Rankings.
    Tahun lalu ada 17 universitas Indonesia yang masuk dalam daftar QS World University Rankings untuk kawasan Asia. Saat ini jumlah universitas Indonesia yang masuk dalam daftar bertambah menjadi 22 universitas. Siapa saja kah?

    Universitas terbaik di Indonesia versi QS World Rankings

    1. Universitas Indonesia

    Masuk dalam peringkat 57 Asia, sedangkan tahun lalu 54.

    2. Institut Teknologi Bandung

    Masuk dalam peringkat 73 Asia, sedangkan tahun lalu 65.

    3. Universitas Gadjah Mada

    Masuk dalam peringkat 74 Asia, sedangkan tahun lalu 85.

    4. Institut Pertanian Bogor

    Masuk dalam peringkat 130 Asia, sedangkan tahun lalu 147.

    5. Universitas Airlangga

    Masuk dalam peringkat 199 Asia, sedangkan tahun lalu 171.

    6. Universitas Padjajaran

    Masuk dalam peringkat 225 Asia, sedangkan tahun lalu 176.

    7. Institut Teknologi 10 Nopember

    Masuk dalam peringkat 229 Asia, sedangkan tahun lalu 232.

    8. Universitas Bina Nusantara

    Masuk dalam peringkat 251-260 Asia, sedangkan tahun lalu 251-260.

    9. Universitas Diponegoro

    Masuk dalam peringkat 271-280 Asia, sedangkan tahun lalu 240.

    10. Universitas Brawijaya

    Masuk dalam peringkat 271-280 Asia,  sedangkan tahun lalu 291-300.

    11. Universitas Hasanuddin

    Masuk dalam peringkat 401-450 Asia, sedangkan tahun lalu 301-350.

    12. Universitas Sebelas Maret

    Masuk dalam peringkat 401-450 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    13. Universitas Katolik Atmajaya

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    14. Universitas Katolik Parahyangan

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    15. Universitas Pelita Harapan

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    16. Universitas Telkom

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

     17. Universitas Udayana

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    18. Universitas Islam Indonesia

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    19. Universitas Muhammadiyah Surakarta

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 301-350.

     20. Universitas Pendidikan Indonesia

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    21. Universitas Surabaya

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    22. Universitas Negeri Yogyakarta

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.
    Sumber: 
    https://www.google.co.id/amp/s/www.medcom.id/amp/0k8YvYaK-22-perguruan-tinggi-indonesia-top-ranking-di-asia
  • Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif

    Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif


    Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif – Pendidikan dalam kampus tak seperti indahnya dalam media massa. Ketika atasan memerintah agar bisa berprestasi, lulus cepat dan IPK yang cumlaude sangat diidealkan oleh pemimpin kepada bawahan. Nyatanya, dana usaha yang dibuat oleh mahasiswa tidak boleh dijualkan. Semuanya diusir dan disingkirkan di dunia kampus. Entah apa yang di fikirannya.
    Jika hanya boleh kafe yang berjualan mengapa tidak mahasiswa dibolehkan pula? bukankah ini diskrimanasi. terlalu banyak uang yang harus dikelauarkan sedangkan dalam kegiatan saja cuman dikasih sedikit. Giliran sekarang, mahasiswa ingin mandiri membuat usaha sendiri diusir dari peradaban. Heran dunia ini. Persuratan dalam kegiatan saja seringkali dipersulit dan uang untuk kegiatannya selalu ada di akhir.
    Logikanya kalau membuat kegiatan walaupun dibiayai oleh atasan sekalipun akan cepat habisnya. kebanyakan mereka berwirausaha pada ujungnya. Seringkali juga dalam kegiatan yang bukan islami cepat dan tanggap oleh atasannya. Dalam hal positif seperti kegiatan islami selalu saja dipermasalahkan. Heran ada apakah gerangan di balik semua ini? Siapa yang merasa tereliminasi dan didiskrimanasi sekarang ini?
    Barang siapa yang memudahkan urusan orang lain akan dimudahkan pula urusannya. Namun, mereka tidak berpacu seperti apa yang ditulis diatas. Semakin lama semakin dipersulit semakin pula mental mahasiswa teruji.
    Terkait kerjasama dalam dunia pendidikan seringkali tidak kompak. salah satunya ialah saling mengandalkan satu sama lain. kenapa tidak bersamaan? kenapa selalu ada rasa mengeluh dalam perbuatannya? tidak mungkinlah?Darimana semua inilah?sudah capai ah dalam hal ini dan itu?Sombonglah?merasa paling pintar di dunia ini padahal selalu ada yang lebih pintar lagi kalau fikiran tak pernah diubah. beginikah pendidikan?
  • Arti Pendidikan Bagimu ?

    Arti pendidikan bagimu ? ( kata teman-temanku )

    Arti pendidikan bagimu ? ( kata teman-temanku ) – Bagi setiap Muslim menuntut ilmu itu sama dengan ibadah. Selain itu, pendidikan juga perlu karena pendidikan itu bisa meningkatkan kualitas seseorang. Tidak akan ada seorang siswa dan mahasiswa jika tidak ada pendidikan. Hasan

    Arti pendidikan untukku,  Pendidikan itu segalanya. Bisa dikatakan sebagai baju, bisa pula sebagai nyawa.Apalagi aku  sebagai perempuan, yang nantinya  akan menjadi guru pertama untuk anak-anakku kelak. Pendidikan itu tidak hanya diperoleh ketika kita duduk dibangku sekolah ataupun PT, namun juga dalam keseharian. Dengan pendidikan kita akan tahu banyak hal, tak hanya dalam formal, non formal pun juga berlaku bahkan dalam keseharian pun  kita bisa mendapatkan sebuah pendidikan. Karena tidak semua pendidikan itu harus dari yg namanya sekolah atau PT. Ima Hariyanti
    Pendidikan menurutku adalah suatu hal yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, karena dengan pendidikan lah aku bisa mengenal dunia . Nada
    Menurut saya arti pendidikan itu adalah sarana untuk membuat kita sadar betapa bodoh dan tidak tahu-nya diri kita. Tapi,  Kalau konteksnya sekolah sd, smp, atau sma,  menurut saya ada baiknya pendidikan di negara kita itu  meniru kurikukum finlandia atau jepang. Soalnya,  kurikulum pendidikan di negara kita itu kadang  dicampuri dengan kepentingan politik,  hasilnya hampir tiap ganti menteri kurikulumnya juga ganti atau minimal terminologinya ganti. 
    Selain itu juga pendidikan di Indonesia itu terlalu terpaku kepada akademik bukab karakter yang akan membentuk siswa nantinya. Seharusnya sebelum diberi pelajaran,  karakter anak itu  di bentuk dulu agar kelak saat dia sudah punya ilmu tidak menjadi orang yang lebih buruk. Maksudnya adalah di Indonesia itu  dalam praktiknya  banyak juga yang pendidikannya lebih bagus (tinggi)  atau ilmunya lebih banyak justru jadi lebih buruk dari sebelumnya. Soalnya, dia merasa punya pendidikan lebih tinggi merasa derajatnya lebih tinggi juga dari orang yang  pendidikannya rendah. Ali Arfarisy
    Pedidikan menurut saya itu adalah  kita belajar sesuatu demi kehidupan yang lebih baik. Dimana sebagian besar ilmu tidak di dapat dari pendidikan melainkan pengalaman dan perjalanan hidup .p
    Pendidikan itu sangatlah penting bagi diri sendiri, memperdalam ilmu pengetahuan dan menjauhkan dari kebodohan. Meningkatkan talenta/ bakat yang  kita punya. Tanpa pendidikan kita tidak punya ilmu untuk masa depan.  Sarah
    Arti pendidikan bagimu ?  Sebagai seorang muslim menuntut ilmu itu wajib hukumnya, agar ahlak dan adab bisa berkesinambungan. Dan lewat pendidikan serta Al-Quran sebagai penopang untuk membentuk ahlak juga adab yang mulia. Azmi Abdurrafi
    Pendidikan menurut saya  lebih ke cara bagaimana kita bersosialisasi. Baik dalam lingkungan formal ataupun non formal yang bisa membawa dirinya kita menjadi lebih baik. aryandi
    Pendidikan menurut saya lebih kepada bagaimana cara mengatasi anak muda sekarang yg perkembangannya sangat tidak enak dipandang. Contohnya saja anak SD sekarang banyak sekali yang  mengkonsumsi komik-komik  ataupun minuman keras. Menurut pandangan saya hal itu sangat tidak baik, maka dari itu pendidikan lah yang harusnya berperan untuk mengatasi hal tersebut yang sekarang ini sudah menjadi kebiasaan.Ovy
    Pendidikin adalah bekal manusi untuk menghadapi masa yang akan datang. Atho
    Pendidikan adalah sesuatu yang kita terapkan dari yang telah kita dapat. Ilmu yang kita dapatkan itu di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tony
    Pendidikan itu penting, terutama sangat berguna bagi rakya-rakyat kecil yang berada di indonesia. Meski kebanyakan pendidikan memang sudah bagus dan di terapkan di desa desa terpencil. Tapi, terkadang mereka belum mengetahui betapa pentingnya pendidikan. Faktor utamanya adalah karena pendidikan memerlukan biaya. Maka dari itu aku ingin membangun perekonomian Indonesia untuk lebih baik lagi. Djulian
    Pendidikan menurutku itu bukan hanya untukku, tetapi akan ku bagi kepada orang lain yang selalu haus ilmu sepertiku. Aku tidak ingin ilmuku itu hanya untuk diriku sendiri, karena tidak akan ada artinya bila ku hidup hanya untuk diriku sendiri. Gugun Kurnia
    Pendidikan menurutku itu bukan hanya untuk mencari pengakuan dari masyarakat bahwa kita mampu sekolah dan melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi, pendidikan itu merupakan sebuah alat, sarana, juga modal untuk kita hidup di masa depan. Yang terus di barengi dengan doa dan usaha agar semua cita-cita kita bisa tercapai. Iip Nadhifah
    Pendidikan itu merupakan sebuah usaha, usaha meningkatkan SDM dan taraf hidup seseorang. Menurut saya sejauh ini pemerintah sudah cukup baik dalam mengelola perihal pendidikan, karena di sekolah saya setelah lulus sekolah pemerintah memberikan dana kepada kami untuk mengembangkan usaha dalam bidang ketahanan pangan. Tentu tidak mudah untuk mendapatkan itu, saya harus berusaha terlebih dahulu tentunya. Tetapi, untungnya para guru dan siswa bekerja sama untuk meningkatkan kualitas SDM para siswa dan selalu membimbing kami asalkan kami mau berusaha untuk terus maju. Hasna Afifah.
    Pendidikan itu penting, apalagi di zaman modern seperti sekarang. Tujuannya tentu untuk melawan dan membentengi diri agar kita tidak kalah saing juga untuk menciptakan manusia yang intelektual. Norma lestari
    Pendidikan itu penting, karena berpengaruh kepada hidup kita. Pendidikan itu bisa menambah wawasan kita, mengajarkan etika dan tatakrama, serta untuk terus berfikir kritis atau logis. Pendidikan juga mengajarkan kita tentang berbagai pengetahuan dan cara bersosialisasi dengan orang lain. Nyimas wangi 
  • Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa

    Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa

    Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa– Hai sahabat shalaazz, semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Kali ini saya akan bahas tentang generasi millennial. Sudah tidak asing dengan sebutan itu kan ?. Iya, kalian generasi yang lahir tahun 90-an sampai 2000 termasuk dalam generasi ini. 20-30 tahun lagi akan menggantikan posisi pemimpin di negeri ini. Oleh karena itu, perlu aksi nyata dari generasi millennial untuk mewujudkan pemimpin harapan bangsa. Berikut tips-tips atau langkah untuk menjadi generasi millennial harapan bangsa:

    1. Haus Ilmu

    Setinggi apapun ilmu yang kita pelajari, ingatlah bahwa di atas langit masih ada langit. Begitu juga dengan ilmu, semakin haus akan ilmu pengetahuan teknologi dan ilmu agama maka akan menjadikan kita semakin banyak pengetahuan.

    2. Bekerja Keras

    Ingatlah bahwa orang-orang sukses di dunia ini tidak diperoleh secara instan, semuanya butuh proses. Ada ilmuwan yang dikeluarkan dari sekolah, bos yang dipecat dari pekerjaan dan profesor yang jarang tidur. Selama punya niat yang baik, segala proses maka mestakung (semesta alam mendukung).

    3. Rajin membaca

    Membaca tidak harus dari buku saja, bisa menyesuaikan dengan zaman sekarang. Generasi millennial biasanya suka berteman dengan teknologi, misal hp. Jika kalian merasa bosan baca buku, bisa akses berita online agar tidak kudet (kurang update). Dari situlah akan tau permasalahan bangsa dan negara. Lalu, dilanjutkan mencari solusi dengan  berbagai referensi yang informatif dan valid. Jangan mudah percaya berita hoax sebelum ditelusuri kebenarannya. 

    4. Rajin menulis

    Kalau rajin membaca akan membantu proses menulis lebih mudah karena banyak referensi yang didapat. Biarkan mulut bungkam, asal pena tertulis tajam. Karya yang kita tulis akan menjadi ladang jariyah karena menebar inspirasi penuh manfaat.

    5. Rajin mengikuti kegiatan positif

    Apapun basic yang kita punya, tapi harus rajin mengikuti kegiatan pisitif. Misal training kepenulisan, leadership, conference. Mengikuti organisasi atau komunitas sosial sebagai bentuk latihan berkontribusi dimulai dari lingkungan sekitar.

    6. Kreatif dan Inovatif

    Manusia sebagai wujud ciptaan Tuhan yang paling sempurna, diberi akal seharusnya bisa berkreasi dan menghasilkan inovasi. Terutama generasi millennials yang hidup di era teknologi serba modern, lebih mudah untuk berkreasi. Misal menjadi youtuber, vlogger yang kontennya positif. Bahkan menghasilkan inovasi pangan tradisional menjadi modern agar mendapat nilai ekonomis lebih tinggi. 

    7. Tidak takut bersaing

    Jangan pernah merasa minder dengan asal dan latar belakang. Kita semua sama hidup butuh makan, jadi tidak ada yang bisa hidup mandiri tanpa bantuan orang lain. Apalagi di era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) saat ini lebih banyak bersaing dengan warga yang bukan satu negara. Selama kita memiliki percaya diri yang tinggi, maka produk made in Indonesia tidak akan kalah dengan buatan negara lain.

    8. Bergaullah dengan semua kalangan

    Tua, muda, pelajar, mahasiswa dan lainnya memiliki latar belakang berbeda. Pemikiran akan semakin luas jika pergaulan semakin luas, namun ingat harus memfilter perbuatan buruk yang tidak boleh ditiru.

    9. Multidisiplin

    Menghadapi era industri 4.0 yang semuanya serba canggih, tidak mungkin hanya mengandalkan satu disiplin ilmu. Kemampuan lain harus dikuasai agar tidak kalah bersaing dalam bidang apapun. 

    10. Taat beragama

    Jika 9 tips diatas dikerjakan, maka langkah untuk menguatkan diri dengan cara taat beragama. InsyaAllah saat nanti jadi pemimpin akan terhindar dari KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) karena menaati perintah Tuhan.
    Semoga bermanfaat. Salam Pemimpin untuk 20-30 tahun mendatang. Kita akan berkolaborasi mewujudkan harapan bangsa Indonesia.
           
  • Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban

    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban


    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban – Bicara tentang wanita, erat kaitannya dengan cantik rupa atau paras. Namun, di zaman yang semakin maju ini, kecantikan wanita bukanlah hal yang utama. Cantik aja nggak cukup euy, bener nggak? hehe… Selain cantik, wanita juga harus pandai. Mengapa? Ya, sebab wanita kelak akan menjadi sosok ibu. Dan sosok ibu inilah yang akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Jadi, sebagai wanita bukan hanya pandai merias diri, namun juga harus pandai dari segi intelektualnya. Dalam arti berpengetahuan tinggi, dan berwawasan luas.
    Pendidikan menjadi salah satu wadah yang dapat memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas. Mungkin ada sebagian orang yang masih memiliki mindset purba dimana ia berfikir bahwa “Buat apa wanita sekolah tinggi-tinggi, toh nanti juga ujung-ujungnya ngurusin dapur.” Hey, buang jauh-jauh mindset tersebut. Let’s change our mindset guys! :). Marilah kita ubah mindset purba tersebut menjadi mindset yang lebih global.
    Ingat, sejak Ibu kita Kartini mempelopori gerakan Emansipasi Wanita, maka sejak itulah wanita bisa semakin maju ke depan dan tidak ada larangan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Jadi, apa salahnya jika wanita berpendidikan tinggi agar memiliki wawasan yang luas agar kelak dapat mendidik anak-anaknya dengan baik.
    Mahar Magandi pernah berkata bahwa “Jika kita menyekolahkan satu anak laki-laki, maka kita hanya mencerdaskan satu orang. Namun, jika kita menyekolahkan 1 perempuan, maka sama halnya kita membangun peradaban.”
    Nah loh, terbukti kan kalau wanita memang mempunyai peran yang sangat besar yaitu membangun peradaban. Maka dari itu, wanita perlu berpendidikan. Hasil dari pendidikan itulah yang akan digunakan untuk membangun peradaban, melahirkan generasi-generasi yang cerdas akalnya dan cantik akhlaknya.
  • Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya – Perbedaan Sekolah kedinasan dan Ikatan dinas – Menjelang kelulusan bagi siswa – siswi SMA atau sederajat bukanlah hal yang tepat untuk bersantai saja, ada banyak gerbang baru yang siap mengantarkan mereka menuju impian masing – masing, misalnya tempat untuk mengenyam pendidikan lanjutan di perguruan tinggi. Ketidak kenalan dengan instansi perguruan tinggi yang ingin dimasuki bisa menjadi masalah besar di masa yang akan datang. Ada istilah tertentu yang harus benar – benar dipahami bagi calon mahasiswa, salah satunya tentang sekolah kedinasan dan ikatan dinas. Tampaknya istilah ini serupa, padahal berbeda. Yuk sahabat shalaazz mari kita simak uraian berikut.
    Perguruan tinggi yang menyandang istilah sekolah kedinasan dan ikatan dinas biasanya menjadi sasaran yang empuk bagi calon mahasiswa karena adanya anggapan tentang biaya kuliah yang gratis, mendapat uang saku pendidikan bahkan jaminan penempatan kerja langsung setelah lulus. Nah ternyata sekolah kedinasan dan ikatan dinas itu tidak semuanya memberikan jaminan yang digaung – gaungkan oleh masyarakat awam pada umumnya.
    Sekolah kedinasan sendiri memiliki pengertian sekolah yang mendapatkan naungan atau dibawahi oleh dinas tertentu atau badan milik pemerintah Negara yang nantinya lulusan tidak mendapat jaminan bekerja di dinas yang menaungi institusi pendidikan tersebut. Contohnya AMG (AKademi Metereologi dan Geofisika, Pd,Betung Bintaro, Tangerang, Banten) merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi dan Geofisika, AKMIL (TNI Angkatan Darat Magelang Jawa Tengah), merupakan sekolah kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN), POLTEKKES di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan masih banyak lagi. Informasi terkait daftar sekolah kedinasan akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Nah sedangkan untuk sekolah ikatan dinas memiliki arti bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah yang dibawahi oleh dinas tertentu dan nantinya lulusan akan direkrut untuk bekerja di Dinas yang menaungi tersebut. Sekolah ikatan dinas terbagi lagi menjadi 2 yaitu ikatan dinas 100% dan ikatan dinas tidak 100%. Ikatan dinas 100% merupakan sekolah yang mendapatkan keuntungan secara menyeluruh termasuk di dalamnya uang saku, tunjangan ikatan dinas tiap bulan, biaya kuliah gratis dan langsung diangkat bekerja di lingkungan kedinasan, misalnya AMG, AKIP, IPDN, STIS, STSN dan Akpol. 
    Sedangkan sekolah ikatan dinas tidak 100% merupakan sekolah yang tidak dipungut biaya kuliah atau gratis tetapi setelah lulus dalam pengangkatan kerja ataupun PNS tidak langung atau harus melewati serangkaian tes terlebih dahulu. Jika hasil tes dinyatakan lulus akan bisa bekerja di dinas terkait. Hal ini lah yang akan menjadi penyemangat bagi peserta didik sekolah ikatan dinas untuk belajar bersungguh – sungguh dalam proses pendidikannya. Sekolah ikatan dinas tidak 100% contohnya yaitu STAN. Informasi terkait sekolah ikatan dinas akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Berdasarkan kedua uraian tersebut, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa setiap sekolah ikatan dinas adalah kedinasan, tetapi tidak semua sekolah kedinasan menyelenggarakan ikatan dinas. Sebelum memasuki pendaftaran sangat penting untuk mencari informasi sedalam – dalamnya terkait sekolah ikatan dinas yang akan dituju. Telaah dengan baik sistem yang institusi berlakukan dalam proses pendidikan. Mengingat adanya jaminan yang menggiurkan bagi lulusan sekolah ikatan dinas 100% tentu akan ada persyaratan ketat untuk memasukinya, maka pastikan anda telah menguasainya dengan sempurna.
  • Motivasi : Torehlah Prestasi Saat Kuliah dan Liriklah Organisasi

    Motivasi : Torehlah Prestasi Saat Kuliah dan Liriklah Organisasi
    Motivasi : Torehlah Prestasi Saat Kuliah dan Liriklah Organisasi  – Menjadi seorang mahasiswa merupakan dambaan sebagian besar orang, dengan menempuh pendidikan dibangku kuliah sebagain orang percaya akan mendapat pengetahuan dan skill lebih, selain ijazah yang akan memudahkan mendapat pekerjaan dimasa depannya. Tidak hanya itu dari bangku kuliah diharapkan menjadi seorang ahli dibidang yang sedang ditekuni, mendapat banyak link dan kawan yang akan memperluas jaringan kita untuk berbisnis atau bersosialisasi. 
    Namun ada satu hal yang tidak kalah penting yang diharapkan saat kuliah yaitu pembentukan pola pikir yang lebih bijaksana. Seseorang yang sedang atau telah mengenyam pendidikan kuliah diharapkan akan mempunyai mindset atau pola pikir yang lebih bijaksana, tidak terpengaruh dengan isu-isu yan tengah beredar namun bersikap dengan bijaksana. Bijaksana ini lebih memiliki penalaran yang jauh. Bukan kita merasa tenang dengan kondisi yang ada namun harus bijaksana saja dalam bertindak. Kita harus memilah tindakan yang tepat dengan adanya persoalan yang sedang marak terjadi dan membutuhkan penyelesaian segera.
                 Di Negara Indonesia kita sangat dibebaskan berpendapat dan mengkritik suatu hal karna bentuk negara kita adalah negara demokrasi. Suara dan kritikan kita terhadap pemerintah atau jajarannya sangat diperlukan. Namun kita tidak akan merusak, mengamuk dengan anarkis yang terlalu. Kita bisa demo atau penyampaian pendapat namun secara sehat. Tidak sampai merusak fasilitas umum, menganiaya orang atau merugikan orang dan diri sendiri. Selain pola pikir yang bijaksana tingkah laku kita juga harus sangat hati-hati. 
    Misalnya peduli terhadap sesama, ikut andil dalam pembangunan pendidikan, lingkungan dan kesehatan. Tidak semua orang bisa jadi pemimpin dalam negara ini namun alangkah baiknya kita bekerja sesuai porsi dan passion masing-masing. jadilah pemimpin atau orang yang dipimpin dengan baik “Tempat kita ya ditempati, dan Kerjaan kita ya dikerjakan”. 
    Selain itu kita harusnya lebih peka terhadap peraturan hukum di Indonesia karna Negara kita adalah negara hukum. Dengan seperti itu kita juga tidak boleh menempatkan diri pada high class dan tidak mau bersosialsi dengan orang dari berbagai kasta. Kita dianjurkan lebih cerdas dalam menempatkan diri. Kita harus bisa bergaul dengan siapa saja dengan perbedaan bahan bicaraan dan gaya sehari-hari. 
    Ketika kita sedang bersama orang awam kita tidak membicaran masalah yang tinggi, namun ketika kita dihadapkan dengan orang yang ahli dibidang suatu hal kita juga harus menyeimbangkan dengan pembicaraan lawan. Hal tersebut tidak secara mutlak di paksakan dengan keadaan namun kita sebaiknya lebih enjoy dalam menjalankan. Pada saat kita membina rumah tanggapun diharapkan akan lebih bijak menyelesaikan masalah anggota keluarga di dalam rumah sesuai tanggung jawab masing-masing, sehingga masalah kenakalan remaja dalam masyarakat tidak terlalu berat.  
                 Nah hal-hal yang akan terbentuk lebih matang ketika kita banyak melakukan kegiatan diluar kampus seperti mengikuti lomba-lomba sesuai passion kita, berorganisasi secukupnya, tentu saja tidak mengabaikan pelajaran kuliah yang menjadi target utama kita sebagai seorang ahli disuatu bidang disiplin. Ketika kita mengikuti lomba-lomba perorangan maupun kelompok kita dipaksa menyisihkan waktu dan tenaga kita dari segudang kegitan rutinitas kampus untuk mempersipakan lomba. Kita akan lebih banyak berinteraksi dengan orang diluar kampus, tahu cara berinteraksi dengan pejabat kampus ketika mengajukan dana dan pengetahuan lebih lainnya. 
    Ketika kita mengekuti organisasi kita akan dituntut  ekstra untuk menyeiapakan waktu, tenaga dan biaya lebih. Kita bekerja dengan tidak dibayar namun hal itu yang menjadi pelajaran awal kita menjadi mandiri, menyikapi orang-orang yang berbeda karakter dengan kita. Selain itu  bisa menyalurkan bakat-bakat dan hobi kita mengingat banyak sekali UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang menawarkan berbagai kegiatan. 
    Waktu 4 tahun kuliah itu sangat sebentar untuk mengear semua yang kita inginkan. Kita harus bijak dan cerdas dalam menjalani kehidupan saat didunia kampus. Kita tidak harus memasakan diri melakukannnya enjoy saja, namun disini kita butuh yang namnya keluar dari zona nyaman. Namun persepsi ini tidaklah mutlak karena orang yang tidak mengenyam bangku kuliah pun bisa menjadi dewasa dengan baik dengan dukungan orang-orang sekitar dan lingkungan sekitar. Tetaplah semangat kawan-kawan dalam menjalankan aktivitas kebaikan apapun itu karna semua akan ada nilainya.
  • Bijak dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi di Dunia Pendidikan

    Bijak dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi di Dunia Pendidikan


    Bijak dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi di Dunia Pendidikan – Teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Informasi banyak diakses melalui media elektronik, begitu pula dengan pengetahuan. Pendidikan merupakan salah satu yang terkena dampak terbesar dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Sejak tahun 2007 di Indonesia

    TIK mulai masuk dalam pembelajaran wajib mulai dari SD, SMP, dan SMA. Dengan cara tersebut diharapkan guru dan peserta didik melek teknologi. TIK menjadi suatu bagian yang tak terpisahkan dari dunia pendidikan. Teknologi dalam pendidikan memiliki fungsi sebagai media pembelajaran, sebagai sumber informasi, sebagai numerikal, sebagai tempat menyeleseikan suatu masalah, dan sebagai pengasahketerampilan.

    Gerakan global belajar abad 21 dan kurikulum 2013 di Indonesia mengharuskan pembelajaran yang mengintegrasi,menyatu dan menyeluruh, sehingga pembelajaran disarankan menggunakan TIK.  TIK membantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. TIK membantu peserta didik untuk menggali banyak informasi untuk menunjang pembelajaran.

    Peserta didik dalam kurikulum 2013 diminta untuk berkreasi, kreatif dan berfikir kritis. Guru memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran untuk menampilkan apa yang tidak bisa dijadikan media secara nyata. Guru berfungsi sebagai fasilitator untuk peserta didiknya, namun guru dalam pembelajaran berbasis TIK diminta untuk selalu berinovasi dalam pembelajaran. Pembelajaran menggunakan TIK menjadi wahana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik dan menyediakan pengalaman yang inovatif, membantu memperdalam pemahaman konsep, dan memotivasi peserta didik untuk belajar.  

    Beda di indonesia beda pula di negara lain, salah satunya yaitu di negara Singapura.  Pendidikan Singapura menjadikan buku dan pensil pelengkap daalam pembelajaran berbasis TIK dan menjadikan teknologi sebagi tempat belajar yang menarik. Pendidikan singapura memanfaatkan media sosial sebagai media pembelajaran seperti tweeter, wiki, facebook, dan blog.

    Sebagai contoh pengalihan penggunaan facebook yang sebelumnya hanya untuk bermain atau hiburan kini menjadi tempat untuk belajar peserta didiknya. Peserta didik memberikan suatu permasalahan pada postingannya dan teman lain memberikan tanggapannya pada kolom komentar. Peserta didik dapat membahas permasalahan secara berkelanjutan dengan membalas setiap komentar yang diberikan untuk setiap postingan. Pemanfaatan media sosial mampu menumbuhkan bakat dan minat peserta didik. Peserta didik tidak hanya menyerap pengetahuan namun juga menghasilkan suatu pengetahuan. Kolaborasi antara guru dan peserta didik dalam pembelajaran menggunakan TIK sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal.

  • 5 Daftar universitas terbaik dunia TERBARU Ajaran 2019

    Hai sahabat shalaazz, udah lulus sma dan punya nilai bagus. Kira-kira kepikiran buat lanjutin kuliah ke luar negerti enggak? Ada beberapa daftar univesitas terbaik di dunia yang bisa dijadikan referensi untuk melanjutkan pendidikanmu. Penasaran apa aja universitasnya? Yuk simak beberapa daftar universitas terbaik di dunia pada tahun 2019.
    Dilansir dari kompas.com menjelaskan bahwa QS World University Ranking telah meliris peringkat universitas terbaik dunia untuk tahun 2019. Peringkat tersebut menyajikan 1.000 universitas terbaik dunia di 85 negara yang diambil berdasarkan metodologi setiap universitas dalam enam indikator penting. Enam indikator penting tersebut yaitu reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas dan mahasiswa, kutipan jurnal ilmiah dan fakultas internasional dan mahasiswa internasional. Namun disini akan ditampilkan 5 universitas terbaik dunia versi QS World

    1. Massachusetts Institute of Technology (MIT)

    Massachusetts Institute of Technology (MIT)
    MIT menempati peringkat pertama yang belum terkalahkan  sepanjang rekor 7 tahun berturut-turut. MIT mendapatkan skor Reputasi Akademik terbaik peringkat ke 3 di dunia dan Reputasi Lulusan terbaik peringkat ke 4 di dunia. Nilai utama dari universitas ini adalah adanya inovasi, riset dan teknologi dengan 5 prodi unggulan Arsitektur dan Perencanaan, Teknik, Humaniora dan Seni, Ilmu Sosial dan Manajemen serta Sains.

    22.  Stanford University

    Stanford University
    Stanford University merupakan salah satu universitas terbesar di Amerika Serikat dengan mempertahankan posisi terbaik dalam hal pascasarjana Bisnis, Ilmu Bumi, Ilmu Energi dan Lingkungan, Pendidikan, Teknik, Humaniora, Hukum dan Ilmu Kedokteran.

    3.  Harvard University

    harvard university
    Harvard University menempati posisi ke tiga dalam universitas terbaik dunia. Kampus ini memegang indikator terbaik pertama di dunia dalam hal Reputasi Lulusan maupun Akademik.

    4. California Institute of Technology (Caltech)

     California Institute of Technology (Caltech)
    Caltech menempati posisi ke empat berdasarkan nilai paling baik dalam Rasio Mahasiswa dan Fakultas serta mengalahkan MIT dalam hal kutipan jurnal ilmiah.

    5.  University of Oxford

    University of Oxford
    University of Oxford mendapatkan peringkat ke lima pada tahun 2018-2019 berhasilkan mengalahkan Cambridge. Universitas ini memiliki skor terbaik dalam hal Reputasi Akademik, Lulusan dan juga Rasio Fakultas dan Mahasiswa. Universitas ini mempunyai empat prodi unggulan yaitu Humaniora, Matematika, Fisika dan Ilmu Medis. Dan yang menarik universitas ini menempati posisi pertama dunia dalam hal pengobatan.
    Bagaimana sahabat shalaaz? Universitasnya keren-kerenkan. Ayo tunggu apalagi, jika sahabat mempunyai potensi dan keinginan yang cukup. Sahabat bisa coba-coba mendaftarkan diri untuk masuk ke Universitas terbaik dunia. Semoga saja beruntung!
  • Pendidikan Seni Berbasis Kearifan Lokal Harus Terus digiatkan

    Pendidikan Seni Berbasis Kearifan Lokal Harus Terus digiatkan
    “Sebuah bangsa akan besar karena pemuda dan budayanya.” Hal itu yang kerap kali disampaikan oleh guru saya saat duduk di bangku SMA. Dan seiring perkembangannya, saya mulai memahami peran pemudan dan budaya dalam sebuah bangsa yang besar.  Saya banyak mendengar Kabupaten dan kota-kota kecil yang dipimpin orang yang tepat dan mau peduli pada kebudayaan dan potensi yang di miliki wilyahnya, membuat kabupaten tersebut  menjadi jauh lebih berkembang disbanding kabupaten lainnya. Sebagai contoh Kota Banyuwangi.  
    Jika dilihat, saat ini Banyuwangi telah berkembang jauh lebih pesat dibanding Kota-kota besar lainnya. Mulai dari sektor perekonomian, budaya, kuliner dan pariwisatanya yang berbasis kearifan lokal. Segala kearifan lokal diangkat di kota tersebut, mulai yang paling kecil sampai yang sudah terkenal sebagai budaya khas dari Kota Banyuwangi. 
    Segala  hal yang hadir ditengah-tengah  kehidupan masyarakat yang dinilai sebagai bagian dari kultur masyrakat dan budaya diperkenalkan pada turis asing maupun domestik, hingga tak terhitung berapa desa budaya, evet budaya dan pariwisata yang dibuat dan dikembangkan sampai hari ini. Pada akhirnya semua itu telah  mengangkat Banyuwangi menjadi kota yang  eksotis dan kaya akan budaya. Eksistensi kebudayaan dan kearifan lokal seharusnya harus tetap selalu dijaga. 
    Kebudayaan seharusnya harus selalu bersinggungan dengan lingkungan sekitar, baik lingkungan fisik dan non fisik. Proses pembentukan budaya berlangsung berabad-abad dan teruji sehingga membentuk suatu komponen yang handal, terbukti dan diyakini dapat membawa kesejahteraan lahir dan batin. Komponen inilah yang disebut dengan jati diri yang pada akhirnya akan menjelma menjadi jati diri dan cerminan dari sebuah bangsa
    Di dalam jati diri  bangsa terkandung kearifan lokal  yang merupakan hasil dari kearifan lokal dari berbagai suku bangsa, kearifan lokal inilah seharusnya dirajut dalam satu kesatuan kebudayaan untuk mewujudkan suatu bangsa yaitu, Bangsa Indonesia. Budaya dilahirkan beribu tahun yang lalu sejak manusia ada di Bumi. Kebiasaan yang bagai telah menjadi dan membentuk perilaku manusia tersebut diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Budaya itu sendiri merupakan suatu produk dari akal budi manusia. 
    Dalam pergiliran budaya antar generasi ini dibutuhkan adanya generasi perantara yang sudah mampu melakukan pemahaman dari generasi tua dan mampu mengkomunikasikan kedalam bahasa yang ringan dan mudah dimengerti oleh generasi selanjutnya. Masing-masing daerah mempunyai keunggulan potensi daerah yang perlu dikembangkan yang lebih baik lagi. Keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing daerah sangat bervariasi. Dengan keberagaman potensi daerah ini perlu mendapat perhatian khusus bagi pemerintah daerah sehingga anak-anak tidak asing denga daerahnya sendiri dan faham betul tentang potensi dan nilai-nilai serta budaya daerahnya sendiri sesuai dengan tuntunan ekonomi global.
    Di tengah pusaran pengaruh hegemoni global tersebut, fenomena yang terjadi juga telah membuat lembaga pendidikan serasa kehilangan ruang gerak. Selain itu juga membuat semakin menipisnya pemahaman peserta didik tentang sejarah lokal serta tradisi budaya yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu maka alangkah lebih baiknya jika diupayakan bagaimana caranya agar aneka ragam budaya yang telah kita miliki tersebut bisa kita jaga dan kita lestarikan bersama. Dengan pendidikan yang berbasis pada local wisdom (kearifan lokal) maka kita bisa optimis akan terciptanya pendidikan yang mampu memberi makna bagi kehidupan manusia Indonesia. Artinya pendidikan kemudian akan mampu menjadi spirit yang bisa mewarnai dinamika manusia Indonesia ke depan.
    Derasnya arus globalisasi, modernisasi dan ketatnya puritanisme dikhawatirkan dapat mengakibatkan terkikisnya rasa kecintaan terhadap kebudayaan lokal. Sehingga kebudayaan lokal yang merupakan warisan leluhur terinjak-injak oleh budaya asing, tereliminasi di kandangnya sendiri dan terlupakan oleh para pewarisnya, bahkan banyak pemuda yang tak mengenali budaya daerahnya sendiri. Mereka cenderung lebih bangga dengan karya-karya asing, dan gaya hidup yang kebarat-baratan dibandingkan dengan kebudayaan lokal di daerah mereka sendiri
    Dari permasalahan yang nyata tersebut, saya percaya bahwa pendidikan karakter mampu menanamkan nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. 
    Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah. Pendidikan nasional kita harus mampu membentuk manusia yang berintegritas tinggi dan berkarakter sehingga mampu melahirkan anak-anak bangsa yang hebat dan bermartabat sesuai dengan spirit pendidikan yaitu memanusiakan manusia.
    Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai upaya mendorong para pelajar tumbuh dan berkembang dengan kompetensi berfikir dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral dalam hidupnya serta mempunyai keberanian melakukan yang benar, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.Pendidikan karakter tidak terbatas pada transfer pengetahuan mengenai nilai-nilai yang baik, tetapi menjangkau bagaimana memastikan nilai-nilai tersebut tetap tertanam dan menyatu dalam pikiran serta tindakan. 
    Upaya membangun karakter pemuda berbasis kearifan budaya lokal sejak dini melalui jalur pendidikan dianggap sebagai langkah yang tepat. Sekolah merupakan lembaga formal yang menjadi peletak dasar pendidikan. Pendidikan di sekolah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki peranan yang amat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia. Melalui pendidikan di sekolah diharapkan akan menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Jika menilik pada tujuan pendidikan nasional, maka manusia yang berkualitas tidak hanya terbatas pada tataran kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotor.
    Contoh implementasi yang dapat kita terapkan di luar sekolah adalah dengan aktif mengadakan seminar (workshop) tentang pendidikan karakter dan kearifan budaya lokal kepada para pemuda. Tentunya serangkaian kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan metode yang sesuai dengan gaya pemuda masa kini agar lebih menarik dan terkesan tidak kuno. Pendirian komunitas pemuda peduli budaya juga dapat menjadi inovasi dan memberikan motivasi bagi para pemuda dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis kearifan budaya lokal. 
    Disamping itu, tradisi-tradisi yang menekankan pada kegotong royongan dianggap perlu diaplikasikan dan disisipkan pada kegiatan-kegiatan kesiswaan di sekolah. Kemudian, untuk mendukung proses pembelajaran para pemuda terhadap sejarah dan kebudayaan lokal, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebaiknya dapat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mendirikan museum sejarah kebudayaan dan wahanahandicraft yang berisikan pernak-pernik kerajinan tangan hasil karya pemuda.
    Selain untuk memperkenalkan kebudayaan lokal terhadap kaum pemuda, pendidikan karakter berbasis kearifan budaya lokal juga memiliki tujuan mengubah sikap dan juga perilaku sumber daya manusia yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Manfaat dari penerapan budaya yang baik juga dapat meningkatkan jiwa gotong royong, kebersamaan, saling terbuka satu sama lain, menumbuhkembangkan jiwa kekeluargaan, membangun komunikasi yang lebih baik, serta tanggap dengan perkembangan dunia luar.
    Agar eksistensi budaya tetap kukuh, maka kepada generasi penerus dan pelurus perjuangan bangsa perlu ditanamkan rasa cinta akan kebudayaan lokal khususnya di daerah sekolah harus dengan intens dan kontinyu mengintegrasikan nilai-nilai kearifan budaya lokal dalam proses pembelajaran, ekstra kurikuler, atau kegiatan kesiswaan di sekolah. Misalnya dengan mengaplikasikan secara optimal Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal. Dengan demikia, maka kita adakn dapat terus melestarikan kebudayaan lokal yang kita miliki
  • Self reminder tentang pendidikan di indonesia

    Self reminder tentang pendidikan di indonesia

    Self reminder tentang pendidikan di indonesia – Indonesia adalah negara yang sangat besar.  Dilihat dari jumlah penduduknya, penduduk Indonesia  merupakan yang keempat terbesar didunia, setelah Cina, India, dan Amerika. Jika dibandingkan dengan negara negara berkembang dan maju lainnya, kualitas pendidikan di Indonesia sepertinya masih kalah dan tertinggal. Ini adalah beberapa self reminder untuk pendidikan di indonesia:

    1. Sekolah adalah kewajiban bukan kesadaran

    Sekolah, merupakan sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga kitasemua. Sekolah merupakan kegiatan wajib yang ditempuh oleh mayoritas orang di seluruh dunia, banyak dari anak anak indonesia mengenyam pendidikan hanya karena itu adalah sebuah kewajiban, bukan kesadaran. Mereka semua sekolah, tubuh mereka di sekolah,  tapi pikiran mereka melantur kemana mana. Coba sekarang bedakan wajah dan teriakan para anak anak disekolah pada saat bel pelajaran dan bel pulang. Justru yg mereka nantikan itu bukan saat memasuki pelajaran tapi malah saat bel pulang. Meski sekolah dibilang wajib anak anak sekolah punya seribu alasan untuk membolos.

    2. Kesalahan dibayar hukuman

    Pernah berbuat salah? Mungkin seperti tidak bisa menjawab soal yang diberikan guru atau terlambat masuk sekolah? Lalu kita akan dipermalukan di depan banyak anak lainnya?
    Apakah itu membuat kita belajar sesuatu? Atau malah membuat kita membenci guru yang menghukum kita? Bukannya mereka jera tapi mereka malah bertambah bandel dan semakin membenci sang guru. Mengapa sistem yang “salah mendapatkan hukuman” tidak diganti saja menjadi “berprestasi dapat hadiah”. Jika seperti itu, pasti semua anak sekolah akan berlomba lomba untuk berprestasi.

    3. Belajar karena nilai

    Kita akan berjuang untuk mendapatkan nilai baik agar tidak remidi jika gurunya pelit nilai, sedangkan kalau gurunya baik kita akan santai saja. Kenapa orang orang lebih suka bermain daripada belajar?  Karena belajar adalah suatu kewajiban yang kadang memberatkan. Mungkin untuk beberapa orang belajar adalah hal menyenangkan. Hanya beberapa.

    4. Anak pintar disayang guru,  sedangkan anak bodoh tidak

    Sudah jadi kebiasaan di sekolah jika anak pintar akan selalu di anak emaskan sedangkan yang bodoh akan dikambing hitamkan.Anak pintar akan mendapatkan perhatian khusus, diberi pujian saat berada di kelas. Sedangkan,  yang bodoh semakin terasing.  Bukankah tugas guru adalah mendidik? Tapi kenapa sampai saat ini masih ada kesenjangan yang cukup tinggi antara pembelajaran untuk siswa pintar dan bodoh?
  • Peduli Resolusi Sistem Pendidikan di Indonesia

    Peduli Resolusi Sistem Pendidikan di Indonesia

    Peduli Resolusi Sistem Pendidikan di Indonesia – Pada artikel sebelumnya membahas tentang sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Bahasan kali ini yaitu resolusi sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Kenapa sih perlu adanya resolusi?
    Pendidikan itu sudah menjadi wajib di negara kita tapi faktanya masih banyak yang harus di benahi. Dan resolusi atau perbaikan itu perlu ada untuk menjadikan pendidikan di Indonesia lebih baik lagi. Jangan terlalu berkhayal tinggi dulu saat ini karena nyatanya jatuh dari ketinggian itu sakit. Itulah yang kita rasakan saat ini. Saat pemerintah menetapkan untuk memakai kurtilas atau kurikulum 2013. Tapi, kenyataannya yang berjalan dengan baik itu hanya beberapa persen saja. Belum lagi daerah pelosok yang memang susah sekali aksesnya. Padahal anggaran untuk pendidikan itu 20% dari APBN negara.
    Tapi kenyataannya pemerataan belum sempurna, belum lagi buku yang belum lengkap, siswa yang tidak siap, dan guru pun ikutan tidak siap karena tidak adanya persiapan yang matang. Padahal di zaman sekarang ini pendidikan merupakan suatu hal yang mampu membawa bangsa ini menjadi ke arah yang lebih baik.
    Memang terlalu banyak permasalahan yang dihadapi oleh negara kita ini. Tapi untuk masalah pendidikan, masalah itu ada pada sistem pendidikan itu sendiri. Dimana negara kita masih menerapkan sistem standar yang sama untuk semua murid. Padahal dengan kita menerapkan sistem itu belum tentu seseorang memiliki standar yang sama dengan orang lain.
    Menyeragamkan kemampuan yang bisa menghilangkan jati dirinya seseorang, sehingga seorang siswa tidak bisa lagi mengenali bakat dan minat yang ada di dalam dirinya itu. Bahkan keunikan yang dia punya pun ikut hilang karena terlalu mengedepankan keinginan yang ingin melebihi orang lain. Hal ini tentu perlu adanya perbaikan akan sebuah sistem pendidikan yang ada di Indonesia karena memang sejatinya manusia itu sama tidak ada yang bodoh tidak ada yang pintar, semua itu tergantung kepada pribadi masing-masing. Tugas pendidikan seharusnya bisa mengembangkan bakat terpendam yang dimiliki oleh seseorang, bisa saja dengan bakat terpendam nya itu dia mampu mendobrak masa depan yang lebih cerah dan mumpuni.
    Selain itu acuan kepada KKM untuk standar kelulusan dan nilai sebagai bahan pertimbangan, harus mulai di rubah pola pikirnya. Karena apa bisa saja nilai itu hasil manipulasi seorang guru ataupun muridnya yang tidak ingin nilainya jelek. Kebanyakan di negara kita itu seakan frustasi jika kita mendapatkan nilai ulangan yang jelek.
    Padahal nilai jelek itu membuat kita bisa berfikir kritis, kenapa kok nilai saya jelek sedangkan yang lain tidak, kenapa kok saya sudah belajar tapi hasilnya masih jelek. Nah, untuk orang yang berfikir pasti kita akan bertanya-tanya hal semacam itu, lalu kita akan menelaah nya hingga kita bisa menemukan jawaban dan kesimpulan nya. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi pendidikan saat ini yang cenderung ingin instan, dan manusia sekarang lebih suka yang instan daripada sebuah proses. Padahal proses itulah yang akan membuat kita tahu bahwa kita itu tidak tahu apa-apa dan masih harus belajar lagi dan lagi sampai kita sadar ilmu kita itu hanya sedikit dan rasa ingin tahu itu selalu timbul dalam dirinya kita.
    Selain itu belum meratanya penyebaran pendidikan di Indonesia, di pelosok sana masih banyak warga masyarakat Indonesia yang susahnya akses untuk menuju sekolah, keterbatasan buku serta guru pengajar. Guru pengajar pun masih banyak yang harus di benahi, banyak guru yang belum memenuhi standar dan masih jauh dari kualitas yang di harapkan. Hal ini juga tentu menjadi hambatan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, sebelum menerapkan suatu sistem harus di persiapkan terlebih dahulu keperluan yang memang nantinya bisa menghambat kegiatan tersebut.
    Akhir kata jika bangsa kita ingin maju maka mulailah memperbaiki dirinya kita sendiri karena jika kita mulai dari diri kita sendiri maka untuk mengajak orang lain kepada kebaikan pun tak akan sulit rasanya. Marilah kita bangun negara kita tercinta ini demi terwujudnya revolusi Indonesia yang mempunyai intelektual tinggi dan terciptanya masyarakat yang mampu berdaya saing dengan negara asing lewat pendidikan.
  • Potensi Pendidikan Indonesia di mata Dunia

            

    Potensi Pendidikan Indonesia di mata Dunia

    Potensi Pendidikan Indonesia di mata Dunia – Baiklah, teman-teman di sini saya akan membahas masalah pendidikan Indonesia khususnya di mata dunia. Bagaimana sih pandangan mereka tentang pendidikan yang ada di negara kita? Apakah sependapat dengan yang mereka pikirkan dengan apa yang kita pikirkan? Kalian sudah pasti tahu, apa bedanya pendidikan yang ada di Indonesia dengan pendidikan di luar negeri bukan?
    Nah, kita dapat mengetahui perbandingan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara-negara  lain melalui perhitungan – perhitungan yang dilakukan lembaga-lembaga internasional. Perhitungan ini dilakukan berdasarkan data-data statistik dan menghasilkan suatu nilai peringkat yang menunjukan perbedaan kualitas pendidikan di negara-negara.
    PBB adalah lembaga resmi yang menjadi salah satu patokan Indonesia menilai kemajuan di bidang pendidikan terutama. PBB melalui UNDP (United Nations Developments Programme) mengukur tingkat kemajuan negrara-negara dalam bidang pembangunan manusia, disebut dengan human development index (HDI) . HDI ditentukan melalui berbagai aspek, salah satunya adalahy aswpek pendidikan.

    Berdasarkan laporan HDI UNDP tahun 2015 silam, Indonesia berada di peringkat 110 dari 188 negara. Pada posisi ini, di dalamnya terdapat nilai kualitas pendidikan yang rendah bagi Indonesia. Skor untuk kemampuan murid usia 15 tahun. Dalam bidang Membaca, Matematika dan Ilmu Pengetahuan, semuanya di bawah 400 (tingkat menengah). Selama tahun 2005-2014 indonesia hanya menggunakan 3,6 % dari pendapatan domestic Bruto (PDB) untuk pendidikan.

    Negara-negara dengan kualitas pendidikan yang tinggi menghabiskan dana sekitar 5-7% dari GDP (PDB) mereka; dengan anggaran sebesar itu mereka menghasilkan skor di atas 400 (tinggi) untuk kemampuan di semua bidang .

    Menurut laporan PISA 2015- program yang mengurutkan kualitas system pendidikan di 72 Negara juga – Indonesia menduduki peringkat ke 62. Dua tahun sebelumnya (PISA 2013) . Indonesia menduduki peringkat kedua dari bawah atau peringkat 71.

    Pisa membuat peringkat tersebut dengan cara menguji pelajar usia 15 tahun untuk mengetahui apakah mereka memiliki kemampuan dan pengetahuan – di nidang ilmu pengetahuan alam, membaca, dan matematika – yang di perlukan agar bisa berpartisipasi penuh dalam masyarakat modern. PISA berlandaskan asumsi bahwa seseorang bisa sukses di ekonomi modern bukan karena  apa yang mereka tahu, tetapi apa yang bisa mereka lakukan dengan apa yang mereka tahu.

    Negara yang memiliki pendidikan terbaik di dunia tahun 2015

    1.Singapura
    2.Jepang
    3.Estonia
    4.Taipei
    5.finlandia

    10 Negara yang memiliki sistem pendidikan paling maju tahun 2016 adalah ( berurut dari yang pertama ) : Korea Selatan, Jepang, Singapura, Hongkong, Finlandia, Inggris, Kanada, Belanda, Irlandia, dan Polandia).Di Negara – Negara tersebut system pendidikan sudah berbasis teknologi, menggunakan anggaran yang besar, jumlah jam belajar yang tinggi, pencapaian murid yang tinggi, dan pembangunan pendidikan nasional yang merata .

    Kemajuan bidang pendidikan adalah  tanggung jawab kita semuasebagai bangsa. Tapi Indonesia tak bisa meraih kesuksesan dalam menyelenggarakan pendidikan nasional tanpa kerja, dan belum meratanya pendidikan di pelosok negeri ini. Masalah yang ada dalam pendidikan menjawab banyak macam persoalan bangsa. Kita tak bisa menyangkal bahwa Indonesia masih banyak tertinnggal di banyak bidang.

    Pendidikan dimasa lalu menentukan kemampuan bangsa saat ini, pendidikan saat ini menentukan kemampuan bangsa di masa yang akan dating . Berbagai persoalan bangsa yang kita hadapi tidak terlepas dari akibat mutu pendidikan yang masih buruk.Jika mutu pendidikan nasional sudah maju, Indonesia bisa mengharapkan kemajuan bangsa di masa depan. Kapan pendidikan di Indonesia akan maju? Itu tergantung kita dan semua dari kita yang harus memulainya.

    Nah, dari saya sendiri jika ingin pendidikan di Indonesia itu baik. Sebaiknya, kita harus merubah sistem pendidikannya. Salah satunya pada anak anak sekolah. Dan tentu juga anak kuliah yahehe… Biar ga ada skripsinya… Wkwkwk…  Itu bikin pusing yah? Yaudah jalani aja dengan ikhlas, karena proses tak menghianati hasil. Yang penting ilmunya sudah ada di kita, tinggal kita aplikasi kan dan membawa pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju dari negara lain. Terima kasih…..
  • Beginilah Kualitas SDM di Bali yang Memprihatinkan

    Beginilah Kualitas SDM di Bali yang Memprihatinkan
    Beginilah Kualitas SDM di Bali yang Memprihatinkan – Kebanyakan manager di hotel-hotel berbintang di Bali adalah orang asing. Hal ini menunjukkan bahwa orang Bali sendiri belum siap mengelola hotel-hotel besar bertaraf internasional. Pendidikan penduduk  Bali asli tidak memenuhi kualifikasi yang diperlukan untuk menjadi manager kelas dunia.
    Bali diserbu pendatang dari luar untuk bekerja di Bali. Secara akademis tenaga kerja dari luar Bali mempunyai kualitas yang lebih tinggi. Kaum pendatang lebih siap di setiap lapangan kerja. Orang-orang Bali tidak memiliki kesempatan yang sama dalam mengisi lowongan pekerjaan yang dibuka oleh pebisnis-pebisnis besar. Pengusaha luar mendatangkan tenaga kerja tersendiri, sehingga tenaga kerja lokal gigit jari.
    Penyelenggara pendidikan di Bali perlu diawasi mutunya. Jika tidak sekolah-sekolah di Bali lulusannya tidak berdaya untuk bersaing memperebutkan kesempatan kerja dalam bidang  pariwisata. Ironis sekali, Bali daerah tujuan wisata internasional tetapi tenaga kerja orang lokal  tidak memenuhi syarat yang ditetapkan oleh hotel-hotel berbintang.
    Generasi muda Bali mesti bangkit dari keadaan terpuruk ini. Peluang ada di depan mata, tinggal memanfaatkannya sebaik-baiknya. Persaingan dalam memasuki kesempatan kerja di hotel-hotel berbintang sangat ketat. Pemuda dan pemudi Bali harus mempersiapkan diri sedini mungkin agar tidak kehilangan momen berharga dalam hidup ini.
  • Fakta LUAR BIASA jurusan PGSD yang Tidak di Temukan di Jurusan Lain

    Fakta LUAR BIASA jurusan PGSD yang Tidak diTemukan di Jurusan Lain
    Fakta LUAR BIASA jurusan PGSD yang Tidak diTemukan di Jurusan Lain – Jurusan PGSD – Kamu pasti pernah dengar jurusan PGSD kan? Kalau belum, ayo kita kenalan dengan jurusan yang satu ini. Jurusan yang di kata orang punya prospek bagus di masa depan.
    Bagi yang kurang tahu pasti berfikir jurusan apa ini ? Dan kuliahnya ngapain aja. PGSD, merupakan singkatan dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Bisa dibilang ini jurusan untuk lulusan-lulusan yang berminat ngajar anak SD, bisa masuk di Jurusan ini. PGSD dulunya tidak ada, karena sudah ada SPG alias Sekolah Pendidikan Guru. mulai tahun 90an. Jurusan PGSD mulai didirikan. Namun, masih dengan kuliah D2 alias diploma 2. Pada awal berdirinya jurusan ini memang hanya membuka 2 tahun perkuliahan sehingga masih D2. Nah, baru sekitar tahun 2007 atau 2008. Jurusan ini mulai diberlakukan standar S1 bagi setiap universitas yang ingin mendidirikan jurusan ini. Demi meningkatkan kualitas calon-calon guru SD di masa mendatang. yang dituntut untuk dapat mengajar dan mendidik anak-anak SD. Belangkangan ini, jurusan ini menjadi populer. Karena peminat jurusan ini semakin tahun semakin meningkat, terutama di universitas-universitas negeri. Baik jalur SNMPTN maupun SBMPTN jurusan ini selalu menempatkan ribuan pendaftar dan hanya menerima sekitar 100-200 mahasiwa. Jadi jelas jurusan ini memiliki daya saing yang cukup ketat untuk dapat diterima di jurusan ini.Lantas, apa saja yang diajarkan di jurusan yang
    Mengapa sekarang PGSD menjadi jurusan yang favorit bagi para calon mahasiswa? ada beberapa faktor memang. Salah satunya prospek kerja yang bagus di masa yang akan datang. Hal ini tidak dapat kita pungkiri lagi. Dengan banyak Sekolah Dasar yang ada di Indonesia pasti membutuhkan tenaga pendidik untuk mengajar di sekolah. Mereka membutuhkan guru-guru yang profesional sesuai dengan bidangnya. Saat ini masih ada SD yang tenaga pendidiknya bukan dari jurusan S1 PGSD. Jadi tentunya mereka membutuhkan lulusan yang memang sesuai dengan bidangnya. Namun, yang menjadi masalah memang ketika nanti lulusan PGSD menjadi tenaga pengajar di SD, tidak langsung di angkat menjadi PNS karena memang tidak setiap tahun pendaftaran CPNS dibuka. Jadi sebelum itu. Para lulusan masih sebagai guru honorer dengan gaji seadanya. ada yang satu bulan 50 ribu sampai 100 ribu. Jelas kurang dalam mencukupi kehidupan sehari-hari. Di banyak daerah hal tersebut masih terjadi. Akan tetapi, memang ada pemkot yang memberikan gaji kelayakan bagi para lulusan PGSD tetutama guru honorer. Salah satunya pemkot Surabaya yang memberlakukan gaji standar UMR untuk para guru honorer di Surabaya. Jadi, merupakan salah satu contoh pemkot yang baik dalam menghargai kinerja dari guru honorer.
    Itu dulu yang perkenalannya dengan jurusan PGSD, minggu depan akan ada bahasan dan fakta menarik tentang jurusan PGSD yang jarang diketahui orang. Jadi tetap update terus ya!
  • 6 Keterampilan Abad 21 yang Harus di Miliki

    6 Keterampilan abad 21 yang Harus di Miliki
    6 Keterampilan abad 21 yang Harus di Miliki – Abad 21 atau dikenal dengan abad pengetahuan mengharuskan seseorang untuk memiliki keterampilan. Keterampilan menjadi suatu bekal yang bermanfaat untuk menunjang kesuksesan pada setiap individu. Abad 21 didukung dengan adanya kemajuan ilmu dan teknologi, perubahan demograsi, globalisasi dan lingkungan. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi individu yang kurang memiliki keterampilan akan tengelam oleh zaman. Mengatasi hal itu, dalam dunia pendidikan adanya keterkaitan antara peserta didik, guru dan kurikulum untuk mewujudkan keterampilan pada peserta didik.  

    Keterampilan yang dikuasai bagi peserta didik dalam abad 21 yaitu:

    a.      Keterampilan Berfikir Kritis & Kreatif

    Di abad ini harus memiliki pemikiran yang kritis, untuk menggali pengetahuan dan memberikan alasan yang logis untuk sebuah pertanyaan.  Berfikir kritis dan kreatif termasuk dalam kemampuan berfikir tingkat tinggi (higher other thinking). Berfikir menggunakan keterampilan berpikir secara efektif untuk membantu seseorang membuat sesuatu, mengevaluasi, dan mengaplikasikan keputusan sesuai dengan apa yang dipercaya atau dilakukan.

    b.      Keterampilan Pemecahan Masalah

    Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan proses yang kompleks yang memerlukan kreativitas peserta didik untuk menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga dapat menemukan jawaban sekaligus menemukan solusi terhadap permasalahan yang ada.

    c.       Keterampilan Berkomunikasi

    Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam kegitan sehari-hari saja namun dalam berinteraksi disuatu forum atau kelas juga membutuhkan komunikasi. Keterampilan komunikasi hendaknya dikuasai dengan baik, baik secara verbal maupun non verbal. Komunikasi yang baik, akan memudahkan orang lain mengerti apa yang disampaikan oleh penyampai pesan.

    d.      Keterampilan Berkolaboratif

    Kolaboratif atau bekerjasama merupakan kegiatan berkelompok untuk menghasilkan sesuatu yang diambil dari keputusan bersama. Kolaboratif memerlukan kepekaan sesamanya, karena dalam kolaboratif menyatukan sifat, prinsip dan pendapat yang berbeda sehingga setiap anggotanya harus mampu mengenali sifat masing-masing anggota dan saling menghargai.

    e.       Keterampilan Kecakapan Hidup dan Karir

    Keterampilan kecakapan hidup dan karir meliputi (a) fleksibilitas dan adaptabilitas (Flexibility and Adaptability)yaitu siswa mampu mengadaptasi perubahan dan fleksibel dalam belajar dan berkegiatan dalam kelompok , (b) inisiatif dan mengatur diri sendiri (Initiative and Self- Direction) yaitu siswa mampu mengelola tujuan dan waktu, bekerja secara independen dan menjadi siswa yang dapat mengatur diri sendiri, (c) interaksi sosial dan budaya (Social and Cross Cultural Interaction) yaitu siswa mampu berinteraksi dan bekerja secara efektif dengan kelompok yang beragam, (d) produktivitas danakuntabilitas (productivity and Accountability) yaitu siswa mampu mengelola proyek dan menghasilkan produk dan (e) kepemimpinan dan tanggungjawab (Leadership and Responsibility)yaitu siswa mampu memimpin teman-temannya dan bertanggungjawab kepada masyarakat luas.

    f.       Keterampilan Belajar dan Inovasi

    Keterampilan Belajar dan Inovasi menjadikan seseorang untuk menjadi pembelajar seumur hidup (long life leaner). Belajar menghasilkan banyak pengetahuan, dari pengetahuan muncullah berbagai inovasi yang diciptakan. Inovasi yang baru akan menjadi daya tarik sendiri bagi peminatnya. Dunia pendidikan mengharuskan peserta didiknya untuk mampu berinovasi, agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri nantinya.

    g.      Keterampilan Teknologi Informasi Dan Komunikasi

    Semakin pesatnya perkembangan teknologi abad 21 mengharuskan seseorang untuk menguasai teknologi, dalam dunia pendidikan teknologi memiliki tempat tersendiri. Teknologi informasi dan komunikasi menjadi suatu media dalam proses pembelajaran guna menunjang tercapainya dari tujuan pembelajaran yang telah dibuat. Adanya teknologi komunikasi dan informasi membantu peserta didik dan guru untuk mengetahui perkembangan dan mendapatkan informasi  dari belahan dunia. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya pemberi informasi pada peserta didik. Peserta didik dapat menjadikan teknologi komunikasi dan informasi untuk menambah wawasan. TIK juga mampu sebagai perantara untuk menjalin kerjasama dengan sekolah lain diluar negeri.