Author: shalaazz

  • Organisasi Budi Utomo Beserta Penjelasannya

    Organisasi Budi Utomo Beserta Penjelasannya

    Organisasi Budi Utomo Beserta Penjelasannya – Organisasi Budi Utomo merupakan organisasi pertama yang didirikan di Indonesia. Organisasi yang didirikan oleh Dr.Soetomo dan para mahasiswa STOVIA ini berdiri pada tanggal 20 Mei 1908. 
    Organisasi yang di gagaskan oleh Wahidin Sudirohusodo ini awalnya memiliki tujuan untuk menggalang dana pendidikan bagi pemuda yang tidak mampu. Selain itu organisasi ini berfokus hanya untuk mencapai kemerdekaan yang hanya ditujukan bagi golongan berpendidikan Jawa.
    Organisasi yang lebih mengedepankan pendidikan dan kebudayaan ini menggelar kongres pertamanya di kota Yogyakarta. Kongres yang di gelar pada tanggal 3-5 Oktober tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan, diantaranya :
    1. Organisasi Budi Utomo ini tidak berhubungan dengan politik.
    2. Kegiatan organisasi ini berhubungan dengan bidang pendidikan, sosial dan budaya.
    3. Pengangkatan Tirto Kusumo sebagai ketua pusat Budi Utomo.
    4. Mempunyai tujuh kota cabang yaitu di Ponorogo, Batavia, Magelang, Surabaya, Bogor, Yogyakarta, dan Bandung.
    Dengan adanya kongres pertama ini anggota organisasi ini bertambah banyak dan sebagian merupakan dari kalangan kolonial yang membuat para pemuda mundur. Tapi, mereka tetap menjadi penggerak organisasi ini di samping golongan tua yang memimpin.
    Selain organisasi pertama, Budi Utomo juga menjadi tombak perjuangan membuka jalan bagi para pejuang Indonesia yang memperjuangkan nasib orang banyak tanpa mengenal latar belakang mereka. Meski begitu hambatan dan rintangan sebagai organisasi pertama menjadi penghalang terbesar bagi organisasi ini. Bahkan, Soetomo sempat akan di keluarkan dari STOVIA. Tetapi, berkat solidaritas anggota hal itu masih bisa di atasi.
    Hal itu bisa terjadi karena pemerintah Belanda tidak memperbolehkan mendirikan organisasi bagi pribumi karena di khawatirkan terjadi pemberontakan. Tapi karena organisasi ini bersifat kooperatif dan tidak campur tangan akan kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Hindia Belanda, maka organisasi ini di perbolehkan.
    Lain lagi hal nya ketika Sarekat Islam berdiri, organisasi yang tujuan awalnya menghimpun para pedagang ini berbelok ke arah politik yang membuat organisasi Budi Utomo perlahan mundur karena kurangnya pengetahuan tentang dunia politik di organisasi ini. Karena memang tujuan utama organisasi ini bukan untuk politik. Sehingga organisasi ini mengalami ketertinggalan yang signifikan. Belum lagi bermunculan organisasi lain setelah itu membuat semakin mundurnya organisasi ini.
    Meski begitu organisasi ini tetap di kenang sampai sekarang. Tanggal berdirinya yang kini di peringati sebagai Hari Kebangkitan Nasional merupakan bukti bahwa organisasi ini merupakan tombak awal pergerakan perjuangan Indonesia melawan kolonial Belanda melalui tokoh-tokoh yang pemberani dan mau berjuang.
  • 5 Cara Ini Bisa Membantu Menjaga Semangat Dalam Seleksi Beasiswa

    5 Cara Ini Bisa Membantu Menjaga Semangat Dalam Seleksi Beasiswa


    5 Cara Ini Bisa Membantu Menjaga Semangat Dalam Seleksi Beasiswa – Hai kawan-kawan!! Ada yang sudah daftar beasiswa belum? Untuk membantu meringankan biaya kuliah. Tetap semangat ya! Dan jangan lupa cari informasi!. Pergunakan waktumu sebaik mungkin untuk berkontribusi dengan Negara kita. Agar Negara ini dikenal dengan generasinya yang berotak cerdas. Bukan lagi terkenal dengan korupsinya ya .


    Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga semangat dalam seleksi beasiswa. Nah, kali ini saya akan memberi tips-tips untuk membantu menjaga semangat kawan-kawan dalam seleksi beasiswa nih! semoga bermanfaat ya!

    • 1.    Sebelum mencari, kamu harus pilih dulu mana beasiswa yang diinginkan. Jangan sampai salah pilih ya kawan! Karena berpengaruh juga dengan studimu nanti. Pilih beasiswa yang sekiranya bisa membuatmu nyaman. 

    • 2.    Buatlah banyak prestasi dan penghargaan sehingga CV kamu akan penuh!. Hal ini juga sangat penting loh kawan. Karena dengan begitu bisa menarik pihak pemberi beasiswa agar lebih yakin dengan kita.

    • 3.   Kalau kamu mengincar beasiswa luar negeri maka kamu harus menganggap belajar bahasa inggris itu penting sebagai sarana berkomunikasi antara kita dengan teman-teman baru. Selain bahsa inggris, kita juga harus belajar bahasa lain. Karena zaman sekarang, bahasa inggris sudah seperti bahasa ibu, bukan? Jadi cobalah bahasa lain agar semakin membuatmu mudah mendapat beasiswa.
    4.      Beasiswa banyak dan berjibun jangan pernah takut mencoba dan takut gagal!. Jadi jangan khawatir tidak kebagian ya hehe.. slow saja! Bila tidak beruntung, bisa dicoba lagi nanti! Intinya jangan menyerah dan teruslah mencoba!
    5.  Jangan pernah berhenti berdo’a, beramal, dan berbuat baik terhadap sesama dan juga orang tua. Memperbaiki hubungan dengan Tuhan merupakan aspek penting dalam kehidupan. Karena Tuhan sangat berperan sekali. Dialah yang berhak menentukan kehendak. Tetaplah berdo’a dan berprasangka baik pada Tuhan. Selain itu perbaiki hubungan dengan kedua orang tua ataupun keluarga. Karena kita juga butuh do’a mereka untuk mendukung kegiatan kita dalam segala hal. Terutama Ibu.
    Bagaimana kawan? Adakah niatan untuk mencoba tips-tips diatas? Selamat mencoba ya! Dan semoga berhasil!

    sumber: pemburubeasiswa

  • UPDATE PESERTA LOMBA PUISI SHALAAZZ TEMA HARAPAN



    NAMA LENGKAP      Judul Puisi 
    TALITHA UTAMI   –  Anarkis Abar Persatuan
    ANDRE PRATAMA – Salam Awal Tahun
    SRI MILANTI KAHAR – Harapan ditengah Himpitan Waktu 
    BINTANG DIVA JUNO – Tambah Usia, Memberi Duka 
    ALFINA MUTIA FITRA – Sekuntum Bunga Melati
    INSYERA HABIBAH – nanti
    TIA NURULLATIFAH – bukan lagi kamu
    RUSDI MAULANA WAHID – tahun penuh kebahagiaan
    NAJMALUNA F UBER – dirimu pribadimu pandangan mereka
    NAILUN NIKMAH HAQI – harapan tuk menjemput impian 
    USWATUN HASANAH – harapan di negeri bedebah
    ULMU KARIMAH – semoga 
    TIA NURULLATIFAH – bukan kamu lagi
    IFDLOLIYA MUHARROMAH – ALASAN PADA HARAPAN MELUPA MENUJU RUANG HAMPA
    STEVIE BERNADINE SUMAMPOUW – asa memanggil
    SITI FATIMAH – negeri makmur 2019
    NIKODEMUS RISANG BAYU CITRA SAPTADI,SE,JDA – tomorrow forecast everbright
    ZUMROTUL MUHZINAT – relasi yang tertunda
    KIKI SOFIYANI – bait harapan
    FIRMAN WALLY – harapanku
    MUHAMMAD ALFIYAN – harapanku bersamamu kasih
    DINDA DWI PUSPA – harapan
    UTIA MUFLIHA – bintang harapan
    IWA ADNIN – kecaman harapanku
    JOHANNES HASIBUAN – jenjang waktuku
    SARAH ARDILA –  balutan kisah masa depan
    WENY IRAWANTI – harapan tahun baru
    SITI MUTMAINAH – menembus hujan
    LUSY MARIANA PASARIBU – secercah harapan hati
    FEBRI MASAN – asa untuk tahun yang baru (2019)
    MUHAMMAD FARHAN ARIF -mimpi
    UMI AINUN NAZIFAH – 2019 ku sampaikan
    SHOLEHA – strategi masa depan 
    RAHMA AGUSTIANI – jangan hilangkan mimpiku kembali
    DIAH AYU INDRASWARI – impian gadis ibu pertiwi
    NURUL ISNAINI – waktu
    VERRA VEBRIANY LESTARI
    KHAWA QIBULA MA’A – setangkai harapan
    MUCHAMAD IRHAM FATHONI –  satu garis harapan 
    NURHAYATI ROCHMAH – jejak harapan
    ANDRIAN KUKUH PAMBUDI – hentikan tangis hutan hujan tropis
    PUTRI MARSELA – seterang lentera malam
    NAUFAL LUTHFI AFIF HABIBULLAH – menggapai langit
    DIAN RATNA SARI – tak kan pupus,
    KRISNA TAMA – harapan 
    MIRA SAFITRI – rintikkan hujan kalbu
    SRI AYU ASTUTI balik kampung –
    HAFID BASTIAN SYAHPUTRA – ketika harap bercurang
    LAILATUL MAFTUKHAH – mimpiku
    MOHAMMAD SYAFI’UR ROHMAN pesan untuk bintang
    NYDIA ERLINDA – bangkit dari sakit
    MUHAMMAD AMIN FIRDAUS – dia adalah huruf besar
    ERLIYANA – berlabuhanya bahteraku
    WINDA PUSPITASARI – sejumput harapan di tahun biru
    SRI REJEKI – dindng harapan 
    EVI NURHAYATI – pilihan jomblo
    NURHADI – semangat toga 
    MUHAMMAD FAHREZA – kaledioskopku berkata
    MUHAMAD IQBAL HUTANTO – restorasi demokrasi yang sehat 
    ARYOKO TRI HANANTO – harapan generasi 2019 
    ILMA YULITASARI – bahagia dengan berbagi
    NAFA ULFA AENI – angan yang sama
    ZAINAL ABIDIN – air yang diam
    IKA ISRA AYU – payung
    TIWI HARJUNI – mantera 2019 
    USWATUN CHASANAH – esok kau kembali lagi 
    UMMUL ASRI ULANDARI – sebuah ambisi di akhir tahun
    IRWAN DWI SAPUTRO – harapan berjumpa sahabat
    RINI SETIOWATI – harap 
    NIDA’AN FARHANIN IMANIYAH – generasi harapan bangsa 
    NABILLA PUTRI RIESWANA – rembulan  dan harapan 
    MUNA NAPIAH NUR – harapan dan pengharapan di tahun 2019
    SHERLY SRI NOVITA – dibalik 365
    RINA ANDRIANI – damai
    NAUROH SYIFA FADHILLAJ – beribu harapan 
    VIOLYNNA MARIA MANURUNG – lembaran 
    DIAH AYU INDRASWARI – impian gadis ibu pertiwi
    KIKI ALIFAH – ketika pohon rindang
    AL-AFRA RASYA SYAKURA – harapan di ujung senja 
    OKTAVANIA DWI ADE MUGIASIH – asa ke 19
    RESI ANJANI – tahun revolusi 
    MUTHMAINNATUN NUFUS – aku dan harapanku
    ERSA LINTANG KUMARA – mengubah sajak 
    WIDIA PURNAMASARI – semi pergantian tahun
    HIDAYATUL AULIA CHOIRUNISSA – sembilan belasku
    RENDY FAJAR – menjemput rindu
    LAELA NURYANTI – malaikat tanpa sayap 
    LESTARI – desember akan pergi 
    ALIMATUR RAHMAH ALFAINI – harapan esok 
    RHEANDITA VELLA ARESTA – harapan saya
    CONNY NARO G. SIPAHUTAR – harapan 
    IINDRA WAHYUNI – menuju jembatan mimpi

    Bagi nama yang belum terdaftar langsung DM di Instagram terima kasih 🙂





























































































  • Kuliah di Luar Negeri: Punya motivasi kuat atau Sekadar Tren?

    Kuliah di Luar Negeri: Punya motivasi kuat  atau Sekedar Tren?


    Kuliah di Luar Negeri: Punya motivasi kuat  atau Sekedar Tren? – Dulu kalau ada orang yang berencana melanjutkan kuliah  di luar negeri, akses informasi mengenai negara tujuan, universitas, hingga beasiswa belum sebanyak sekarang yang bisa kita lihat di sosial media. Bisa dibilang  kuliah di luar negeri itu hanyalah untuk orang orang yang punya uang saja. Sedangkan di zaman sekarang banyak orang yang bisa bersekolah di luar negeri. Lembaga-lembaga Negeri maupun swasta memberikan beasiswa yang banyak dan sudah bervariasi, Semakin banyak pula teman, saudara bahkan keluarga yang  tahu mengenai informasi beasiswa di luar negeri.
    Tapi sebenarnya, Kuliah di luar negeri itu hanya sekedar  tren atau memang punya motivasi yang kuat?
    Kebanyakan orang yang ingin belajar diluar malah hanya ingin agar terlihat keren dihadapan teman teman nya, malah ada yang blak blakan  bahwa dia ingin kuliah ke luar negeri karena ingin menunjukkan pada orang lain bahwa dia cukup pintar. Seriously? Pertanyaannya, apakah keinginan seperti itu cukup untuk mereka sebagai bekal mereka diluar negeri?

    Perlu Motivasi yang Kuat, tentu saja.

    disamping itu juga ada yang serius kuliah di luar negeri dengan segala perencanaan yang matang. Ada? banyak malah. perencanaan yang matang merupakan sesuatu yang perlu direnungkan secara serius.
    Bagaimana tidak? untuk awalannya  saja, untuk melamar ke sebuah universitas di luar negeri biasanya motivation letter akan selalu ditanyakan. Jawabannya akan menentukan apakah kita layak untuk kuliah di sana atau tidak, dan jawaban “jalan-jalan” rasa rasanya kurang tepat, kecuali mereka memang mau melamar di jurusan traveling, hospitality ataupun sejenisnya.
    Soal bagaimana menuliskan motivasi itu dalam bahasa yang menarik  jelas sebuah poin yang amat teramat penting. Bagi saya sendiri sebuah motivasi tidak pernah ada yang “salah”, karena sifatnya personal. Tapi jika itu hanya karena untuk mengikuti tren dan teman teman teman?

    Coba kita tanya jawab hati 

    Bagaimana jika kemampuan bahasa asing kita masih jauh dari yang universitas tersebut persyaratkan? Bagaimana jika kita tidak lolos seleksi pada  penerimaan mahasiswa baru di kampus yang kita idam idamkan? Bagaimana jika proses pengurusan visa nya tidak semudah yang kita bayangkan?  Bagaimana jika kita tak punya teman sehati untuk berkeluh kesah? Bagaimana jika materi kuliahnya berat dan kita tidak sanggup? Bagaimana jika kita susah untuk lulus?

    Apakah motivasi yang kita punya cukup kuat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas?

    Motivasi tentunya bisa mempengaruhi usaha dan perjalanan kita ke sana. Jika tak siap dengan segala kesusahan studi di luar negeri, bisa jadi ada pilihan lain: cari mentor atau ikut pelatihan. Pengalaman itu mahal, dan pengalaman melanjutkan studi di luar negeri juga adalah kesempatan untuk mengenal banyak hal. Banyak kesempatan yang kini ditawarkan untuk itu. Banyak pula saingan yang ada di seluruh dunia. Kata pepatah, “Tidak ada yang gratis didunia ini” Untuk mendapatkan sesuatu, perlu sesuatu juga: perjuangan, ikhtiar serta dukungan. Studi  di luar negeri memang menyenangkan, pasti ada usaha keras dan momen-momen “berdarah” di balik layar.
    Selamat berjuang! ♡
    Gagal itu urusan nanti, yang terpenting kita pernah berusaha untuk mencoba ♡

    bakat memiliki 3 dimensi psikologi yakni dimensi perseptual, dimensi psikomotor dan juga dimensi intelektual. Bakat mempengaruhi cita-cita dan pengenalan diri sendiri.#psikologi #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) January 20, 2020

  • 7 Daftar Beasiswa Studi di Singapore Yang paling Populer

    7 Daftar Beasiswa Studi di Singapore Yang paling Populer – Apa yang ada dipikiran ketika mendengar nama negeri Singapura? Pasti jawabannya, Negara kecil di Asia Tenggara dengan penduduknya yang berpendidikan. Negara maju yang mengikuti perkembangan zaman.
    Wahh menarik kan? Tahu ga sih? Ternyata Negara Singapura juga menyediakan beberapa beaiswa loh? Udah pada tahu belum nih? simak yuk! Ikuti informasinya!.

    1.      Singapore Government Scholarship

    Beasiswa ini berasal dari pemerintah Singapura dan diperuntukkan bagi pelajar di wilayah ASEAN yang ingin kuliah sarjana di kampus yang ada di Singapura.

    2.      Dr Goh Keng Swee Scholarship

    Beasiswa ini diberikan oleh sosiasi ban di Singapura untuk calon mahasiswa berprestasi dari wilayah Asia Pasifik. Setelah lulus, mahasiswa diminta bekerja di perusahaan yang ada di Singapura selama 3 tahun.

    3.      NUS Graduate Student Ssholarship for ASEAN

    Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa di kawasan ASEAN selain Singapura yang ingin mengambil gelar master atau PhD di National University of Singapura

    4.      Singapore Internationa Graduate Award (SINGA)

    Beasiswa ini adalah hasil kerja sama Agency for Sciece, Technology and Research, NTU, NUS, dan SUTD. Penerima beasiswa ini akan memperoleh pelatihan tingkat doctoral dari lembaga-lembaga penelitian tersebut.

    5.      JTC Scholarship

    Beasiswa yang disponsori oleh JTC Corporation menyediakan beasiswa untuk tingkat S1. Setelah lulus, penerima beasiswa wajib bekerja selama lima tahun di JTC.

    6.      ASEAN Scholarship for Indonesia

    Beasiswa ini cocok buat kamu yang mau lanjut sekolah menengah atas di Singapura. Beasiswa ini membantu membiayai pendidikan Secondary Three hingga Pre-University Two. Penerima beasiswa ini akan punya kemudahan masuk ke kmpus yang ada di Singapura.

    7.      Science and Technologi Underground Scholarship

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa baru di kawasan Asia yang ingin kuliah di National University of Singapore di bidang sains dan teknologi. Syaratnya kamu harus ounya skill leadership dan berprestasi saat SMA.
    Bagaimana? Banyak banget kan? Pada ngiler pastinya hihi.. coba

    sumber: inspirasolution

  • Menilik Rahasia Sukses Pendidikan di Finlandia, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

    Menilik Rahasia Sukses Pendidikan di Finlandia, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?

    Berbicara mengenai pendidikan tentu akan menjadi pembahasan yang sangat menarik. Mengamati proses pendidikan di Indonesia terkadang membuat gereget para pemerhati pendidikan yang paham dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Berbeda dengan Indonesia, negara Finlandia yang sering dipuja-puja dengan kehebatan sistem pendidikannya semakin lama kian membaik. Telah banyak informasi yang tersebar terkait dengan sistem pendidikan yang diterapkan di Finlandia sebagai bentuk sindiran kecil bagi pemerintah agar bisa melihat dan meninjau kembali sistem pendidikan yang diterapkan di tanah air. Artikel ini hanya mempertegas saja, semoga semakin banyaknya artikel yang membahas mengenai hal ini dapat menggugah hati para pengamat dan pelaku pendidikan. 

    Finlandia memang benar-benar memiliki sistem pendidikan yang luar biasa. Tidak salah jika negara Finlandia dinobatkan sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Bagi anda yang kiranya tertarik untuk melanjutkan kuliah dengan jurusan pendidikan, tentu Finlandia akan menjadi negara perantauan yang tepat. Mengapa tidak? Sekiranya jika telah menimba ilmu di negara tersebut, bisa berbagi dan menerapkan sistem pendidikan yang ada di Finlandia. Penerapan sistem pendidikan di Finlandia tidak hanya memperhatikan satu aspek saja, melainkan dari segala aspek. Berikut ini rahasia sukses pendidikan yang ada di Finlandia. 

    1. Konsisten dengan Sistem

    Finlandia sangat konsisten dengan sistem. Beberapa sistem yang diterapkan oleh negara Finlandia seperti tidak menyekolahkann anak sebelum anak berumur tujuh tahun. Anak akan masuk sekolah jika umur mereka telah menginjak tujuh tahun. Berbeda dengan di tanah air, terkadang orang tua memaksakan umur anak-anak nya untuk memasuki bangku sekolah dasar sebelum umur tujuh tahun. Meski ada beberapa sekolah yang menerapkan umur harus tujuh tahun, tetapi hal itu tidak merata. Inilah yang menjadi kelemahan sistem pendidikan di Indonesia. Tidak konsisten. Ada yang menerapkan dan ada yang tidak pula menerapkannya.

    Sistem berikutnya adalah mengharuskan para guru menempuh magister terlebih dahulu sebelum mengajar. Jadi dapat dikatakan bahwa tidak ada guru yang tidak menempuh pendidikan S2 lalu menjadi guru. Apa kabar lagi dengan Indonesia? Iming-iming sertifikasi, penerimaan CPNS yang membludak membuat masyarakat seakan buta. Membeli ijazah untuk menutupi agar bisa mendapatkan gelar PNS secara instan. Bahkan karena CPNS yang membludak, banyak para pedagang yang tergiur sehingga ikut-ikutan untuk mendaftar CPNS. Siapa yang menduga, ternyata bisa lolos juga. Sungguh miris. Bagaimana generasi akan cerdas jika guru tidak mampu mencerdaskan dirinya terlebih dahulu. Mengandalkan gelar yang bisa dikatakan diperoleh dengan cara yang tidak sehat.

    2. Biaya Pendidikan Gratis

    Finlandia memiliki sistem pendidikan gratis yang menggiurkan. Mengapa? Bukan hanya biaya sekolah yang didanai oleh pemerintah melainkan makan siang, layanan kesehatan dan ada angkutan umum yang gratis bagi para pelajar. Finlandia berpikir bahwa semua bebas untuk menerima pendidikan, tidak ada batasan dalam belajar dan menimba ilmu. Sehingga sistem ini diterapkan oleh Filandia. Indonesia juga memiliki sistem pendidikan gratis, namun tidak semua sekolah demikian. Indonesia memiliki program kebijakan untuk memeratakan pendidikan. Nyatanya di bagian pelosok, desa terpencil, tempat yang jarang terjamah masih banyak anak-anak yang hidup tanpa mengenyam pendidikan. 

    3. Tidak ada Ranking

    Berbeda dengan Indonesia yang mempunyai peringkat setiap akan naik kelas. Finlandia tidak memiliki peringkat ataupun juara. Bagi mereka pendidikan itu untuk belajar, semua siswa itu sama. Sehingga tidak menggunakan ranking atau peringkat. Selain itu mereka sangat menekankan bahwa tidak ada siswa yang bodoh. Jika dilihat di Indonesia justru sangat berbanding terbalik. Pendidikan disini sangat menjungjung tinggi juara dan peringkat di kelas. Tidak sedikit oang tua yang memaksa anaknya untuk memperoleh juara di kelas. Hingga tidak sedikit pula anak yang stres akibat hal yang seperti ini. Memforsir waktu belajar anak, sehingga anak melupakan jati dirinya sebagai anak yang seharusnya tidak pantas untuk dipaksa terlebih perihal waktu belajar.

    4. Semua Sekolah Sama

    Finlandia tidak pernah mengenal yang namanya sekolah ter-favorite ataupun sekolah unggulan apalagi sekolah elit. Sekolah di Finlandia disamaratakan, tidak ada perbedaan yang khusus. Berbeda dengan di tanah air, bermacam-macam sekolah mulai dari yang biasa saja, ter-favorite dan elit pun ada. Bahkan sekolah untuk anak-anak disabilitas pun disediakan. Tapi akhir-akhir ini sempat mendengar rumor yang menyebar bahwa anak-anak yang disabilitas dapat bergabung dengan anak-anak yang normal. Dalam artian tidak ada lagi istilah SLB (Sekolah Luar Biasa) dan sejenisnya. Semoga saja lekas diwujudkan agar tidak ada lagi perbedaan bagi anak yang normal dan cacat fisik. Karena sesungguhnya, mereka adalah sama-sama membutuhkan pendidikan. Hanya itu saja, tidak lebih. Terkadang perbedaan inilah yang menyebabkan generasi yang tercetak berbeda-beda. Mengapa? Karena kurangnya kesatuan dalam penerapan sistem pendidikan. 

    5. Waktu Belajar yang Singkat

    Tahukah anda jam belajar yang digunakan dalamsistem pembelajaran di Finlandia? Jenjang Sekolah Dasar hanya memiliki jam belajar sekitar 4-5 jam saja dalam satu hari. Sedangkan jenjang SMP dan SMA memiliki waktu belajar yang sama dengan Perguruan Tinggi. Datang sekolah pada mata pelajaran tertentu yang mereka pilih saja. Sungguh waktu yang sangat singkat. Mengapa jenjang SD hanya 4-5 jam saja? Karena bagi Finlandia, anak yang masih pada jenjang SD tidak perlu menghabiskan waktunya hanya dengan belajar. Mereka hanya memberikan waktu belajar 4-5 jam, selebihnya diberikan kepada anak agar dapat mengembangkan kreativitasnya, memberikan kebebasan kepada anak untuk meningkatkan produktivitasnya entah melalui apapun itu. Karena sejatinya anak-anak memang masih suka bermain apalagi untuk jenjang SD. Mereka percaya bahwa itu adalah salah satu cara untuk mencerdaskan anak. Lagi yang akan membuat kita cukup tercengang bahwa disana tidak ada sitilah PR (Pekerjaan Rumah) bagi anak-anak.

    Jika melihat kembali sistem pendidikan di Indonesia, sungguh menguras pikiran anak. Apalagi semenjak penerapan Full Day School yang merupakan kebijakan pendidikan yang baru. Anak harus menghabiskan waktu pagi sampai hampir sore untuk belajar di sekolah. Mulai dari jenjang SD-SMA, sama saja. Pun ketika berbeda hanya sekitar 1-2 jam saja perbedaan waktunya. Tapi Full Day School ini tidak merata lagi diterapkan, hanya sekolah-sekolah yang letaknya di tengah kota. Berbeda dengan sekolah yang berada jauh darui perkotaan, jarang yang menerapkan kebijakan ini.

    Nah, itulah ulasan singkat sekaligus informasi mengenai rahasia sukses pendidikan di Finlandia. Segala hal yang kurang berkenan dipaparkan dalam artikel ini bukanlah maksud untuk menjatuhkan reputasi pendidikan tanah air. Hanya saja, perlu dipertimbangkan agar kiranya bisa melihat negara-negara yang memiliki pendidikan terbaik dengan harapan bisa juga diterapkan di tanah air. Justru ini adalah salah satu bentuk rasa cinta tanah air, demi generasi penerus bangsa yang akan menjadi estafet selanjutnya untuk memimpin Indonesia kedepannya. Maka dari itu Indonesia butuh generasi yang memiliki jiwa kepemimpinan, cerdas, dan berkarakter. Tentu pendidikan akan sangat membantu untuk mewujudkannya. Semoga tulisan ini bisa sampai kepada para pemerhati pendidikan agar dijadikan bahan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik lagi.
  • Tips Mengatasi Gejala Depresi Pada Diri Remaja

    Sumber Gambar :IndianFolk
    TIPS MENGATASI GEJALA DEPRESI PADA DIRI REMAJA – Kita mengenali masa remaja sebagai masa persinggahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa alias masa transisi. Masa remaja menjadi masa dimana seseorang dihadapkan dengan pertimbangan-pertimbagan antara baik atau  buruk,  dan juga bermanfaat atau sia-sianya suatu hal.
    Secara rentang usia, WHO menyebutkan bahwa remaja (adolescence) adalah mereka yang telah berada dalam dalam rentang usia yang berusia 10-19 tahun.u ntuk mempertegas itu, dalam dalam dunia kedokteran menyebutkan ciri-ciri umum anak-anak yang telah memasuki usia remaja. Bagi wanita biasanya ditandai dengan haid pertamya dan bagi anak lelaki ditandai dengan  mimpi basah pertamanya. Selain itu dimasa ini pulahlah perubahan fisik secara signifikan mulai terlihat dan pola perilakupun mulai terbentuk.
    Perubahan fisik dan pola perilaku sangat berpengaruh terhadap kestabilan emosi yang dialami maupun dirasakan oleh sang remaja. Jika tidak disikapi dengan baik perubahan-perubahan ini, maka sang remaja akan dihadapkan dengan situasi yang memudahkan dia untuk mengalami depresi.
    Nah berikut gejala-gejala depresi yang biasa menimpa  diri remaja dan tips untuk mengatasinya.

    1.      Susah tidur

    Gejala susah tidur merupakan gejala awal yang pertama kali muncul ketika seseorang mengalami depresi tak terkecuali remaja. Pada usia remaja gejala susah tidur yang disebakan oleh depresi terasa lain dengan susah tidur yang disebabkan oleh kelelahan atapun sekedar karena begadang semalam suntuk. Susah tidur karena depresi terasa sampai menekan perasaan sehingga sulit untuk menemukan rasa nyaman meskipun sekedar beristirahat sejenak. Jika mengalami hal ini, teman-teman bisa mencari aktifitas yang menyenangkan dan mampu mengantarkan pada rasa lelah yang berat. Misalkan mengajak teman-teman sebaya unutk bermain olahraga favorit seperti futsal ataupun badminton. Biarkan diri anda larut dalam kelelahan yang menyenangkan itu lau madi dan cobalah untuk berisitirat

    2.      Mudah marah dan sedih

    Menjadi suatu kewajaran jika marah dan sedih menjadi dampak dari depresi seorang remaja sebab depresi menyerang perasaan seseorang. Jika teman-teman mengalami gejala ini, maka kenali terlebih dahulu masalah apa yang menyebabkan perasaan sedih dan marah itu muncul. Setalah itu cari tahu solusinya. Jangan malu untuk minta bantuan teman jika kamu tidak mampu untuk menyelesaikannya sendiri. Millenialis biasa mengatakan jangan malu unutk curhatkan masalahmu pada sahabatmu sendiri.

    3.      Kehilangan minat untuk melakukan sesuatu yang telah menjadi hobi

    Depresi jika dibiarkan berlarut larut, maka bisa sampai menyiksa diri yang mengalaminya. Sesuatu yang telah menjadi hobipun bisa dirasa menjadi sesuatu yang baru. Jika teman-teman mengalami gejala depresi yang seperti ini, ajaklah teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Nikmati dan rasakan kegembiraan saat kau berani mengatakan bahwa itu adalah hobbimu sejak pertama kalikau mengenalnya. Buang jauh pemicu-pemicu depresimu saat kau berekspresi dengan hobbimu itu.

    4.      Mulai Menjauh Dari Lingkungan Pergaulan

    Orang yang mengalami depresi cenderuung untuk menjauh dari lingkungan pergaulannya. Mereka menganggap bahwa kesendirian bisa membantu mereka untuk menyembunyikan masalah yang mereka hadapi dan mereka percaya bisa menyelesaikannya sendiri. Jika teman-teman mengalami hal ini maka sebaiknya keluarlah untuk mencari tempat keramaian. Berupayalah untuk turut dalam kesibukan-kesibukan orang-orang disekelilingmu. Dengan begitu, masalah yang membuatmu hingga depresi akan hilang dengan sendirinya.
    Nah. Itulah beberapa gejala depresi yang menimpa remaja pada umumnya dan juga beberapa tips untuk menghilangkan gejala-gejala tersebut. Semoga bermanfaat
  • Maraknya Perdagangan Gelar – Fake Degrees Shock

    Maraknya Perdagangan Gelar – Fake Degrees Shock  – Dunia pendidikan zaman sekarang memang sangatlah unik. Liberalisasi pendidikan yang terjadi, membuat pendidikan menjadi carut marut tidak beraturan. Sehingga mengakibatkan kualitas pendidikan kita masih jauh dibawah Negara lain. Serta kurangnya kesadaran terhadap pendidikan.
    Salah satu problem yang dihadapi akhir-akhir ini yaitu adanya sindikat jual beli gelar. Berdasarkan kabar dari merdeka.com, praktik jual beli gelar ini memiliki kantor pusat di Jakarta, Bandung dan beberapa kota lainnya. Mereka menyediakan jasa pemblian ijazah dengan mematok harga jutaan rupiah. Hanya dengan membayar segepok uang, maka telah menyandang gelar sarjana tanpa harus mengikuti kompetensi belajar.
    Bisnis perdagangan gelar dijalankan oleh Institut Management Global Indonesia (IMGI). Institute ini memiliki beberapa jaringan lembaga lain, diantaranya, Senior University (SU), North California Global University (NCGU), Jakarta International Management (JIM), dan American World University (AWU). Ironisnya lembaga tersebut telah meluluskan sekitar 30.000 orang tanpa menunggu waktu lama. Sasarannya adalah PNS (Pegawai Negeri Sipil), kalangan artis, pengusaha, dan pejabat pemerintahan.
    Tentu saja mereka tertarik denga praktik jual beli gelar tersebut. Karena dengan proses instan tanpa harus repot-repot mengerjakan tugas-tugas dan mengikuti kegiatan belajar, bisa menyandang gelar palsu tersebut. Pola pemikiran masyarakat Indonesia yang menginginkan serba instan, menjadi terpancing dengan pemberian gelar palsu tersebut.
    Menurut mereka, dengan gelar akademik dapat mengangkat harkat dan derajat sosial masyarakat. Dipandang hebat dan berpendidikan dengan penggunaan gelar tersebut. Mereka dibuat silau dengan gelar. Nah, apalagi setelah mendengar kabar adanya lembaga perdagangan gelar tanpa harus memenuhi tahap belajar.
    Hal tersebut meresahkan sejumlah pihak. Karena apabila lembaga tersebut masih berdiri, dapat menggeser lembaga pendidikan legal dan mengakibatkan persaingan kerja yang sangat ketat. Natara lulusan lembaga pendidikan legal dan illegal. Selain itu, pendidikan Indonesia tidak lagi berkualitas.
    Oleh sebab itu, mari sadari pentingnya pendidikan. Gelar hanyalah hasil dari sebuah pencapaian dan sebagai hadiah dari kerja keras kita. Jangan mudah tertipu dengan hal demikian! Apalah jadinya generasi muda apabila gelar yang disandangnya palsu semata.
  • Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Jitu Atasi Masalah Salah Jurusan

    Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Jitu Atasi Masalah Salah Jurusan
    Sumber Gambar : r SheKnows

    Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Jitu Atasi Masalah Salah Jurusan – Hai sobat shalaazz, mendekati Ujian Nasional kalian pasti sedang sibuk-sibuknya mencari informasi kuliah idaman kan? Walau sebenarnya nih sobat, mengulik informasi itu seyogyanya dipersiapkan pada masa awal masuk SMA agar semakin kesini persiapan sudah semakin matang. Eits, jangan langsung baper dong. Masih belum telat – telat amat lah untuk mempersiapkan diri.
    Tapi tunggu dulu sob, kalian yakin dengan jurusan yang sudah kalian pilih? Serius itu pilihan sendiri? Bukan karena ikut-ikutan? Atau paksaan dari orang tua? Yuk, mari intip tips menentukan jurusan biar gak nyesel kemudian hari
    Di Indonesia sendiri, fenomena ‘salah jurusan’ ini sebenarnya sudah lumrah terjadi. Tapi juga jangan ikut-ikutan. Kamu wajib jadi diri sendiri saat sudah menjadi mahasiswa. Untuk itu, kamu sendiri juga wajib nyaman dengan jurusan yang kamu tekuni. Tanpa berpanjang lebar lagi, mari simak uraian berikut

    1. Pilih Jurusan Sesuai Minat dan Bakat

    Pada umumnya, kalau ditanya cita-cita pasti banyak dong yang jawab dokter? Ngaku aja deh. Menjadi dokter memang mengemban tugas mulia namun juga kamu gak harus jadi dokter karena gengsi. Balik ke diri sendiri saja. Temukan minat dan bakat kamu dimana. Ketika kamu kuliah di jurusan sesuai minat maka antusias belajar kamu akan semakin besar. Dan kamu punya potensi menjadi kebanggaan universitas. Kenali diri dan kembangkan. Jangan ragu.

    2. Coba Lakukan Riset Pada Jurusan Yang Kamu Pilih

    Hal ini bisa jadi salah satu cara penting untuk menentukan jurusan yang cocok untuk kamu. Mulailah untuk aktif dalam menggali informasi dan bergaul dengan orang-orang yang memiliki wawasan yang kamu cari. Sering melakukan interaksi dengan mahasiswa atau guru BK dan orang tua juga membantu kamu menentukan jurusan, mereka sudah memiliki pengalaman dan kamu bisa menggali informasi dari mereka dengan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang sering terjadi.

    3. Analisa Sisi Positif Negatif Jurusan Yang Kamu Incar

    Hal ini bertujuan agar kamu bisa kembali menimbang apakah jurusan yang telah kamu putuskan sudah benar atau justru semakin membuat pusing. Cobalah untuk membuat list nya

    4. Fokus Pada Tujuan

    Memilih jurusan adalah hal paling penting dan fatal sekali bila kamu salah dalam mengambil keputusan. Maka dari itu, mulailah untuk fokus dan mengurangi kegiatan bersosial media kamu. Jika kamu merasa jenuh, cobalah untuk sedikit rehat sambil membaca artikel-artikel membangun dan minum secangkir coklat panas

    5. Jangan Plagiat, Be Your Self

    Salah besar ya sob kalau kalian milih jurusan cuman gara-gara ikutan temen. Sob, masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri. Cukup kenali potensi diri, kembangkan, cari yang cocok dan jalani. Kalau kamu senang dengan suatu pekerjaan maka kamu juga akan dengan sepenuh hati melakukannya. Begitupun dengan dunia perkuliahan. Ini soal masa depan. Asah kemampuan, berdo’a, cari yang cocok, langsung jalan.
    Sampai disini dulu perjumpaan kita. Ingat! Dalam memilih jurusan, pastikan kamu telah menelaah nya dengan baik. Pertimbangkan juga prospek kerjanya. Tak perlu risau dengan perkataan orang. Masa depanmu berada di tanganmu. Kalian harapan bangsa. Satu lagi, jangan khawatir soal biaya. Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Tetap semangat ya sob
  • Gambaran Pendidikan Dulu dan Sekarang

    Pendidikan di negeri aman dan pendidikan di negeri tidak aman akan berbeda sistemnya. Dengan kondisi yang berbeda akan menempatkan rasa kesungguhan tersendiri terhadap setiap individu masing-Masing. Kenapa harus beda?Adakah hal yang sama diantar keduanya atau adakah hal lain yang membuat berbeda?ataukah kita yang harus menciptakan kondisi demikian untuk menciptakan kesungguhan bagi generasi ke generasi? Simak alasannya ya
    Sejalan dengan perkembangan zaman dengan era teknologi ini membuat generasi muda menggunakan waktunya untuk berlama-lama dengan teknologi. Sehingga, setiap keadaan menggunakan teknologi, termasuk kelas. Sehingga, dalam perkuliahan bukan konsentrasi dengan Dosen melainkan pada Handphonenya.
    Kalaulah handphone itu digunakan hal yang bermanfaat itu tidak masalah. Namun, kalau digunakan dengan yang tidak-tidak. Bagaimana jadinya? Menerapkan ilmu tanpa kepahaman akan terjadi kesalahan dalam setiap pembelajaran. Pentingnya, memahami ilmu yang diajarkan oleh ahli-ahli seperti dosen tentunya akan membuat pembelajaran semakin mudah. Namun, karena kenyataannya tidaklah sama dunia sudah berbanding terbalik. Dosen sudah tidak diperhatikan, terkadang walaupun diperhatikan apakah hatinya tersahut dengan ilmunya ataukah tidak? Itulah pendidikan yang berada di negeri aman.
    Berbeda dengan negara yang keadaannya tidak aman. Generasi-generasi muda menelusuri jalan setapak demi setapak untuk mendapatkan ilmu. Dengan hati yang gemetar dan takut akan dibunuh oleh musuh. Menghafal ayat demi ayat agar bisa menjadi Hafiz dan hafidzah. Sayangnya, setelah diketahui generasi tersebut belajar dan menghafal Al-Qur’an terhunus oleh peluru yang membuat nyawa menghilang. 
    Sadarkah saudara-saudara melihat semua kejadian ini berbanding terbalik? Sadarkah kalau pendidikan ini dipertanyakan? Lalu adakah rasa di hati saudara-saudara untuk menyadari posisi negara yang tidak aman. Atau setidak-tidaknya memposisikan diri sendiri sebagaimana saudara tidak bisa belajar menuntut ilmu dengan aman. kalaupun negerinya aman dari ledakan senjata tetapi tempatnya tidak aman untuk dijadikan tempat pendidikan karena sering terjadi bencana.
    Pendidikan yang membuat terlena dengan santai dan penuh canda tawa. Namun, di sisi lain ada yang menangis pilu karena tidak bisa berpendidikan dikarenakan negerinya sudah tidak aman lagi. Nyawa sudah dibiarkan di mana-mana. Sekali keluar maka hancurlah sudah. Mau sampai kapan saudara-saudara begini adanya? Mana semangat yang dulu sejarah ajarkan. Katanya merdeka. Merdekanya sampai mana kalau pendidikan saja tidak disungguhi?
    Tetaplah saudara-saudara peduli. Dengan hati yang ingin kembali. Menyadarkan bumi ini. Kembali kepada kejayaan yang abadi. Agar semua merasakan materi. Yang bukan hanya untuk negeri aman. Namun, juga untuk negeri yang tidak aman jauh lebih untuk dipekai. Karena saudara seikatan dan sebatin. Yang mengajarkan rasa kasih dan sayang yang luas. Kesedihan teman-teman saudara adalah kesedihan pribadi yang harus dijadikan muhasabah diri. Sejauh mana menggoyahkan hati agar kembali bangkit dan berjuang bersama kembali. Melawan musuh yang tidak terlihat dan terlihat. Agar makna buhan hanya tersirat. Namun, menyentuh hati yang penuh bertanggung jawab.
  • Bukan Pendidikan Basa-Basi

    Bukan Pendidikan Basa-Basi – Pendidikan ada yang mengatakan sebatas basa-basi saja. Ketika pendidikan terlena untuk mencari penghargaan dan pujian. Hanya mengatasnamakan rasa ikhlas. padahal, hatinya tidak mengatakan demikian. Pendidikan seharusnya to the point agar lebih jelas dan pasti. Karena pemuda membutuhkan kepastian bukan keragu-raguan. Kalau sebatas janji semua orang juga bisa. Kalau sebatas teori semua juga bisa belajar dari materi dan mencari sendiri. berbeda dengan teori yang dipraktikkan. Akan ada hal yang tidak pernah terlupakan dan langsung mengena di hati pemuda.
    Melihat dari tujuan hukum ialah semua kehidupan dalam masyarakat selalu dibutuhkan adanya ketentuan yang mengatur masyarakat dalam beraktivitas. apabila keberadaan masyarakat itu sendiri tidak disertai keberadaan hukum, maka hak dan kewajiban seseorang tidak akan terlindungi, oleh karena itu dimana ada masyarakat yang beraktivitas maka keberadaan hukum sangat diperlukan dalam segala aspek.

    Misalnya, saja dalam dunia pendidikan. kalau hukum tidak mengaturnya. pendidikan akan sulit untuk menuju tujuan awalnya yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. pendidikan harus dilandasi dengan kerja cerdas bukan kerja keras. kalau sekedar kerja pendidikan tidak akan berjalan hanya beraktivitas tetapi hati ya tidak mencintai pekerjaan itu ataupun pendidikan itu. kalau hanya kerja keras maka hati yang akan kewalahan sendiri tidak bekerja dengan tim. sedangkan kerja cerdas inilah yang membawa pendidikan menuju peluangnya yang hebat.

    Bukan sekedar waktu, tenaga, harta dan jiwa semuanya dipertaruhkan dalam satu ikatan bersama tim untuk mencapai satu tujuan pendidikan yang berlandaskan pancasila yang diawali dengan keagamaan yang kuat akan berpengaruh besar bagi setiap kehidupan.

    kepentingan orang dan golongan dalam pendidikan pasti berbeda-beda. namun, dengan adanya ikatan yang berdasarkan sejarah akan kuat. kalau saja semua tahu kalau perjuangan itu diawali degan proses yang panjang dan tak kenal lelah. bukan sekedar mengkritisi bukan sekedar memberi tugas bukan sekedar teori-teori ataupun langsung dipraktikkan. namun, bagaimana saudara dapat mencintai pendidikan itu sendiri. semakin orang cinta maka semakin akan didalami pendidikan. hakikatnya hanya terdiri dan terjadi ataupun terbentuk dari self masing-masing.

    Percaya atau tidak percaya tanyakan pendidikan itu dihatimu? dimanakah letak pendidikan yang akan saudara perjuangkan? mungkin sama halnya dengan mencintai sesuatu atau makrifatullah tepatnya. itulah pendidikan yang bukan sekedar basa-basi.

  • The Magic of Soft Book Solusi Melatih Anak Menulis

    The Magic of Soft Book Solusi Melatih Anak Menulis



    The Magic of Soft Book Solusi Melatih Anak Menulis  — Halo sahabat shalaazz, berjumpa lagi. Kali ini akan membahas tentang the magic of soft book. Pasti akan muncul pertanyaan sahabat pena seperti apa soft book itu ?. sebelum membahas soft book mari kita pahami terlebih dahaulu apa itu menulis.

    Menulis bukan sesuatu hal yang sepele, karena menulis termasuk keterampilan yang bersifat produktif (mencipta). Menulis adalah melukiskan lambang-lambang huruf supaya mudah dipahami oleh pembaca. Keterampilan menulis itusendiri termasuk keterampilan yang kompleks, sebab mernulis merupakan suatu proses perkembangan yang didalamnya memuat pengalaman, waktu, latihan serta memerlukan cara berfikir yang teratur untuk menuangkannya dalam bentuk bahasa tulis. Oleh sebab itu, menulis harus diajarkan pada anak sedini mungkin.
    Soft book atau buku halus menjadi solusinya untuk melatih anak menulis. Soft book atau buku halus adalah buku yang bisa digunakan untuk menulis halus atau biasa disebut dengan menulis tegak bersambung. Lalu bagaimana di katakan magic ? yaps pertanyaan yang bagus.
    Dikatakan magic karena buku halus dapat membantu untuk melatih anak menulis agar rapi dan mudah dibaca. Anak dapat membedakan tinggi rendah huruf, bisa membedakan huruf yang menggantung di atas dan di bawah serta huruf yang seharusnya ditulis sejajar seperti hurif a, c, e, i, m,n dan huruf-huruf yang sejenisnya.

    Anak yang awalnya memiliki kesulitan dalam menulis, dengan soft book anak bisa lebih mudah untuk menulis. Soft book tidak hanya berfungsi melatih anak dalam menulis tegak bersambung namun juga berfungsi untuk melatih anak menulis dengan tulisan biasa atau tidak tegak bersambung. Soft book dalam setiap kotaknya terdiri dari lima baris. Setiap barisnya memiliki fungsi untuk menulis huruf tertentu agar huruf yang ditulis terlihat rapi dan sejajar. Sebagai contoh penulisan menggunakan soft book di bawah ini :

    (Gambar menulis tegak bersambung menggunakan soft book)
    Bunda dan ayah jangan khawatir lagi ya kalau anaknya belum bisa menulis dengan rapi, coba anak diajarai menulis menggunakan soft book. Menggunakan latihan yang terus menerus dan juga kesabaran untuk mendampingi anak selama proses latihan menulis akan menghasilkan tulisan anak yang rapi dan mudah dibaca. Hasil tulisan yang rapi juga menjadi salah satu faktor anak senang untuk membaca dan muncul semangat untuk belajar. Biasanya anak yang kurang samngat belajar bisa karena tulisannya kurang bagus. Oleh sebab itu, menulis
  • 10 Tips Lolos SNMPTN 2019 TERBARU

    10 Tips Lolos SNMPTN 2019 TERBARU  – Hai…berjumpa lagi dengan Pipit. Kali ini saya akan membahas tentang impian para siswa akhir yang saat ini meduduki bangku SMA/MA/sederajat kelas XII. Sekarang sudah memasuki penghujung akhir tahun, tandanya sebentar lagi akan lulus. Lalu, apa saja yang perlu dipersipkan untuk menjadi mahasiswa ?

    Pastinya sistem test masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang jadi favoritnya. Perlu diketahui jenis-jenis jalur masuk PTN, antara lain SNMPTN, SBMPTN, ada juga jalur SPMB dan ujian mandiri.

    Berhubung saya adalah alumni yang lolos SNMPTN 2014 di jurusan agroteknologi, fakultas pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Puji syukur juga mendapat beasiswa Bidikmisi dari Kemenristekdikti. Jadi, saya akan membahas beberapa tips lolos SNMPTN. 

    Teman-teman sudah tau singkatan dari SNMPTN kan ?. Iya, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Semacam jalur undangan, diseleksi berdasarkan nilai raport dan nilai ujian nasional SMA. Biasanya yang mendaftarakan atau melakukan registrasi terlebih dahulu adalah pihak SMA asal. Jadi, berbagai informasi dapat diperoleh dari guru yang mengurus bagian pendaftaran SNMPTN. Biasanya kalau di sekolahku adalah guru BK, mungkin tiap sekolah bisa berbeda. Lalu, bagaimana langkah selanjutnya agar lolos SNMPTN ?. Berikut akan dibahas satu-persatu.

    Tips-Tips Lolos SNMPTN yaitu:

    1. Mengukur diri jurusan yang akan diambil dengan nilai raport yang dimiliki. Jangan sampai ada istilah “Bunuh Diri”, meskipun  Allah yang menentukan namun manusia wajib ikhtiar dan berfikir logis. Makanya dihimbaukan untuk adik-adik yang masih kelas X dan XI, masih ada kesempatan untuk memperbaiki nilai raport. Biasanya berupa grafik, harus mempertahankan nilai jangan sampai turun drastis. Setidaknya harus stabil tiap semester.
    2. Mengikuti bimbingan belajar (bimbel), saat ini bimbel bisa diikuti oleh semua kalangan baik yang mampu atau kurang mampu. Ada banyak bimbel yang menawarkan diskon paket, misalnya daftar 3 orang gratis 1. Hal ini bisa menghemat biaya bimbel, bahkan bisa gratis jika tidak segan meminta bantuan pada pihak sekolah. Bimbel memang diperlukan untuk menunjang nilai akademik di sekolah, biasanya akan mendapatkan tips menghafal dan mengerjakan soal cepat dan benar. Selain itu, bimbel dapat menjadi tempat konsultasi untuk memilih PTN yang cocok dengan kemampuan atau nilainya.
    3. Memilih jurusan yang selinier dengan jurusan waktu SMA. Banyak siswa yang ingin merasakan lintas jurusan, memang tidak salah namun kurang tepat dalam seleksi SNMPTN. Perlu diketahui anak saintek pasti akan menghadapi mata kuliah eksakta selama perkuliahan, begitu juga anak soshum sering berhadapan dengan teori dan lainnya. Bagi siswa yang memilih jurusan tidak selinier, sedikit peluang untuk lolos SNMPTN karena tidak ada mata pelajaran yang dikuasai atau bahkan dipelajari di jurusannya waktu SMA.
    4. Rajin mencari informasi terkait jurusan yang diminati. Hal yang harus dicari adalah pesaing teman sendiri yang satu sekolah, karena akan diseleksi dari internal sekolah dulu baru nasional. 
    5. Mencari informasi alumni yang diterima di universitas tujuan. Biasanya semakin banyak, semakin besar peluang diterimanya.Namun, jangan berkecil hati jika kalian yakin lanjutkan saja mendaftar meski alumni sedikit. Hal itu terjadi pada pengalaman saya juga waktu mendaftar SNMPTN, hanya ada satu orang alumni di universitas tujuan. Perluas relasi juga dengan alumni agar mendapat banyak informasi terkait universitas dan jurusan yang diminati.
    6. Mendaftar seawal mungkin untuk menghindari web error. Hal ini dapat menghambat pendaftaran, sehingga ada berkas yang lupa dilampirkan saat mendekati deadline pendaftaran.
    7. Mengisi data dengan benar dan lengkap. Jangan sampai ada data atau berkas yang tidak lengkap, biasanya langsung ditolak jika ada persyaratan yang kurang.
    8. Melampirkan prestasi yang dimiliki baik antar sekolah, kabupaten, nasional bahkan internasional karena adalah nilai plus daripada pendaftar lainnya.
    9. Mengisi berkas yang lengkap dan valid khusus pendaftar beasiswa bidikmisi.
    10. Berdoa dan meminta restu orang tua. Percayalah bahwa restu orang tua adalah jurus menuju langit yang menjadi perantara cita-cita tercapai.
    Semoga 10 tips-tips di atas dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman untuk meraih cita-citanya. Saya doakan agar 2019 lolos SNMPTN, sudah memiliki bangku kuliah dan meringankan beban orang tua. Setiap ada kemauan pasti ada jalan, tergantung bagaimana ikhtiarnya mendapatkan jalan itu.

    1. Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

      Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

      Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

      Mungkin jurusan pendidikan sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi jurusan pendidikan seperti PGSD atau PGPAUD. Tapi, ternyata sekarang jurusan pendidikan luar biasa sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat apalagi sekarang ini tenaga kerja sebagai guru PLB sangat di butuhkan. Untuk itu jangan khawatir masalah prospek kerja mahasiswa jurusan pendidikan luar biasa setelah lulus nantinya. Mari simak ulasannya berikut ini.

      Kenapa Harus Memilih Jurusan Pendidikan Luar Biasa?

      Bukankah setiap orang itu mempunyai hak yang sama. Begitu pula dalam hal pendidikan, setiap orang berhak memperoleh pendidikan. Tidak ada bedanya antara manusia normal dengan manusia yang berkebutuhan khusus dimata Tuhan. Hanya fisik saja mereka memiliki keterbatasan yang berbeda dengan orang normal biasanya. Oleh karena itu janganlah kita membeda bedakan diri kita dengan mereka. Justru seharusnya kita membantu mereka, dengan menjadi pengajar misalnya agar mereka juga bisa memperoleh pendidikan yang layak.

      Tapi sayangnya dari jutaan orang yang ada di Indonesia, hanya sedikit yang mau peduli dengan keadaan mereka terlebih lagi dalam hal pendidikan. Padahal mereka juga berhak memperoleh pendidikan untuk bisa menunjang masa depan mereka agar bisa lebih baik. Banyak juga yang malah memandangnya sebelah mata. Padahal banyak dari mereka itu mempunyai potensi atau bakat yang memang kadang tidak dimiliki oleh orang lain. Oleh karena itu mereka harus mempunyai pembimbing yang mampu membimbing mereka dalam mengembangkan bakatnya.

      Dan di jurusan inilah kita akan belajar memahami mereka, membantu mereka untuk mengembangkan potensi dan bakatnya, serta kita akan belajar mengenai kepekaan sosial. Dengan begitu ketika mau mengajarkan mereka kita tidak akan salah kaprah. Jurusan ini juga mengajarkan kita tentang kepekaan hati dan kepedulian terhadap sesama, lalu bagaimana cara kita berkomunikasi dengan mereka agar kita bisa berbaur dan beradaptasi dengan mereka.

      Apa saja yang akan kita pelajari di jurusan ini ?

      Seperti yang sudah tadi di sebutkan kita akan belajar kepekaan hati terhadap sesama agar nantinya kita beradaptasi dengan mereka. Tapi, sebelum belajar beradaptasi dan berkomunikasi dengan mereka kita harus mengetahui seluk beluk mengenai kategori anak berkebutuhan khusus agar kita tidak salah ketika menanganinya. Setelah itu barulah kita akan mempelajari kurikulum ruang lingkup untuk anak berkebutuhan khusus agar nantinya tidak salah ketika mempraktekkan dalam metode pembelajaran. Ruang lingkup setiap anak berkebutuhan khusus itu berbeda-beda dan karakteristik dari mereka juga berbeda, masing-masing punya penanganannya sendiri. Hingga di akhir perkuliahan kita akan di khususkan memilih satu kategori anak berkebutuhan khusus.

      Di dalam jurusan ini kita juga tidak hanya belajar mengenai teori saja, tetapi kita juga mempraktekkan apa yang telah kita pelajari itu dengan terjun langsung ke lapangan. Kita akan mencoba berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus. Bagusnya teori yang kita pelajari itu bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jurusan pendidikan luar biasa ini juga mempelajari beberapa pelajaran umum seperti pendidikan kewarganegaraan, bahasa Inggris, pendidikan agama, statistik, juga ilmu sosial lainnya.

      Tak usah risaukan prospek kerja

      Tentu yang kita khawatirkan ketika akan memilih jurusan adalah prospek kerja lulusan bagaimana. Tapi, jangan khawatir bagi teman-teman yang akan berkecimpung di jurusan pendidikan luar biasa ini, karena peluang kerja untuk jurusan ini begitu terbuka lebar. Para lulusan tidak hanya bekerja sebagai guru pengajar berkebutuhan khusus, tapi bisa juga mendirikan yayasan atau menjadi terapis. Meski memang kebanyakan menjadi guru pengajar, tapi peluang guru pengajar saat ini terbuka lebar karena manusia setiap harinya bertambah dan itu menjadi peluang besar untuk para lulusannya. Bahkan menurut data statistik 2010 lulusan ini masih membutuhkan banyak tenaga. 
    2. PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa?

      PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa?


      PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa? – Kalau mendengar kata PR, kira-kira apa yang terlintas pertama kali bagi sahabat shalaazz ? atau pertanyaan masihkah PR menjadi sesuatu momok bagi anak ? PR atau pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru ketika di sekolah dan dikerjakan di rumah dengan maksud anak akan semakin pandai ataupun alasan yang lain dengan jumlah yang tidak sedikit tentunya. 
      Namun perlu diketahui pemberian PR semakin lama semakin berkurang, tidak seperti beberapa tahun silam. Bahkan seperti yang kita tahu bagi beberapa negara tertentu PR telah dihapuskan, karena dianggap akan memberatkan anak.
      Pembelajaran yang dilakukan disekolah saat ini tidak menjadikan PR sebagai suatu momok bagi anak dan orang tuanya, namun telah berubah menjadi sesuatu yang akan ditunggu oleh anak. Bagaimana bisa ?, pasti akan muncul pernyaan seperti itu mengingat jikalau telah tertanam pada semua orang bahwa RP suatu yang tidak diharapkan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut berikut penjelasannya mengapa PR menjadi suatu yang dinanti oleh anak.
      1. Pembelajaran saat ini menjadikan PR berupa eksperimen, yang mana anak akan melalukan berbagai percobaan untuk memahami materi. Percobaan tersebut dibuat seolah-olah anak sedang bermain, jadi tidak terasa bahwa anak sedang belajar dan mengerjakan PR. contoh eksperimen seperti membuat kue, membuat boneka sederhana, belajar membuat baju, membuat gambaran gunung meletus dan masih banyak yang lain.
      2. PR yang diberikan tidak sebanyak pemberian PR pada zaman dahulu. Pemberian PR sekarang sebatas anak untuk mengulangi materi yang telah disampaikan oleh guru, sehingga anak tidak merasa kesulitan dalam mengerjakannya.
      3. PR berupa kuis, siapa yang tidak suka kuis? Ndak ada bukan ? begitupula dengan anak, anak akan antusias ketika PR-nya berupa kuis. Kuis tersebut berupa teka teki silang atau papan puzle, anak akan menyusun puzle tersebut agar membentuk suatu jawaban yang diharapkan.

      Berdasarkan penjelasan di atas mengenai PR, ternyata secara tidak langsung dapat memberikan manfaat baik bagi siswa dan orangtua. Manfaat tersebut meliputi :

      1.       Anak akan menjadi lebih mandiri, tanggung jawab dan juga kreatif.
      2.       Menumbuhkan semangat belajar anak.
      3.       Menjadi salah satu cara mengetahui minat dan bakat anak.
      4.       Akan terjalin kedekatan antara anak dan orang tua.
      5.       Dapat tercipta keluarga yang hangat dan penuh kasih terhadap anak.
      6.       Memudahkan orang tua dalam memantau perkembangan anak
      7.       Orangtua dan anak akan bekerjasama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
      8.       Orangtua akan sepenuhnya mendapatkan perannya yaitu sebagai sahabat, sebagai guru, sebagai panutan dan sebagai orang tua bagi anak.
      Melihat manfaat PR sebagai sahabat anak, mari bersama-sama mengubah pemikiran bahwa PR adalah sebuah momok yang membebankan untuk
    3. Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu

      Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu

      Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu – Menghadiri suatu tempat yang memberikan ilmu merupakah hal yang menyenangkan. Terlebih lagi jika kita tertarik dengan materi yang akan dipaparkan. Namun sebagian dari kita  acap kali masuk suatu kelas tanpa mengetahui materi apa yang akan didapatkan. 
      Hal ini banyak terjadi dikalangan pelajar dan mahasiswa. Ketika awal ajaran baru kita masih semangat dalam mengetahui materi apa yang akan diberiakan hari itu dan sempat juga belajar seblumnya dan akan berbeda setelah pertengahan tahun. 
      Banyak faktor yang menjadikan kita tidak rajin lagi, salah satuya tugas dan kegiatan yang sudah menumpuk. Sering kali kita berangkat sekolah dan kuliah tanpa mengetahui akan belajar apa. Hal tersebut berbeda ketika kita presentasi, setidaknya kita harus menyiapkan materi untuk di share kepada audience.
      Namun ketika tidak presentasi maka kita susah untuk ingin melihat materi apa yang akan kita pelajari dikelas. Padahal dasar materi sebelum mendapatkan materi akan mudah dipahami dan lebih menarik untuk kita pelajari.
      Budaya masuk kelas tanpa mengetahui materi apa yang akan didapatkan menjadi kebiasaan yang tidak perlu diteruskan. Ketika kita membiasaakan diri dari kecil dan mempengaruhi orang sekitar maka akan meningkatkan kualitas pendidikan diInonesia. Hal itu akan terwujud karena sabuah PAKSAAN, suatu kebaikan harus dipaksa terlebih dahulu. Paksaan dalam hal kebaikan sudah banyak diterapkan di negara-negara maju. Paksaan untuk disiplin waktu, paksaan untuk mematuhi aturan tertulis ataupun tidaktertulis.

      Paksaan dalam dunia pendiidikanpun juga dibutuhkan. Sebagai contoh ketika yang akan ngajar guru atau dosennya lumayan galak kita mau belajar materi karna kita takut tidak bisa menjawab ketika ditanya. Ketika ada kuis maka secara otomatis kita akan belajar sebelumnya.

      Oleh sebab itu ketika kita dipaksa suatu keadaan, kita akan melakukan suatu hal meski itu terpaksa atau tidak. Catatan lain menyatakan suatu hal yang terpaksa tidak akan sampai ke hati ilmunya. Namun ketika kita dalam keadaan santai kita tidak akan melakukan hal-hal hebat yang luar biasa. Salam semangat buat kita semua, selamat berkarya dan semangat berkontribusi untuk negara.

    4. Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini

      Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini


      Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini – Sobat shalaazz mungkin sudah tak asing lagi dengan yang namanya karakter. Seberapa pentingkah menumbuhkan karakter anak ? banyak yang berfikiran bahwa karakter anak akan terbentuk seiring dengan berjalannya awaktu , atau kebanyakan yang menyebutnya akan terbentuk seiring bertambahnya usia. Namun kenyataannya sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam dunia pendidikan sekarang banyak anak yang  tingkat moralnya kurang. 
      Contoh nyata, dalam kehidupan sehari-hari sudah jarang ditemui anak ketika berangkat sekolah mau mencium tangan kedua orang tuanya. Apakah tidak miris ? belum lagi dengan tindakan anak ketika disekolah, anak berani dengan guru bahkan sampai ada yang menganiaya guru. Sangat perlu dipertanyakan bagaimana hal tersebut dapat terjadi dalam lingkup pendidikan.
      Bila ditengok kebelakang penanaman karakter pada anak yang dilakukan sejak dini akan berdampak pada karakter anak pada masa mendatang. Anak akan memiliki karakter baik atau buruk tergantung bagaimana pembentukkan dan penumbuhan karakter yang dilakukan sejak dini. Pembentukan karakter melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ketiganya memiliki peran tersendiri dalam pembentukan karakter anak. Karakter tidak dapat terbentuk secara maksimal bilamana salah satu dari ketiga peran tersebut tidak terpenuhi.
      Keluarga menjadi tempat pembentukan karakter pertama bagi anak, hal tersebut terjadi karena anak akan menghabiskan banyak waktu dirumah bersama orang tua. Orang tua akan menjadi model bagi anak, bagaimana orang tua bertutur kata, bertindak, dan bersikap akan ditirukan oleh anak. Anak melihat apa yang dilakukan oleh orang tuanya dan akan terekam oleh memori mereka dan tersimpan hingga anak dewasa bahkan anak menua. 
      Oleh sebab itu, ketika orang tua sedang bertengkar atau sedang ada permasalahan tidak didepan anak, karena akan berdampak pada tingkah laku anak diluar rumah. Ketika dirumah tidak ada yang bertengkar, dalam sehari-hari menggunakan tutur kata yang baik, dan berperilaku baik maka ketika diluar rumahpun hal itu yang akan dilakukan oleh anak. Namun perlu sobat shalaazz ketahui bahwa keluarga belum mampu menanamkan karakter secara maksimal pada anak, karena anak perlu bersosialisasi dengan orang lain diluar anggota keluarga. Maka dari itu sekolah dan lingkungan masyarakat akan melengkapi dalam pembentukan karakter anak.
      Sekolah sebagai pendidikan formal untuk anak dan awal untuk memasuki dunia pendidikan yang relatif akan bertemu dan berinteraksi dengan orang lain. Mengenal teman dengan berbagai sikap dan tingkah laku, sehingga secara tidak langsung akan merubah karakter anak yang telah terbentuk di rumah. Di sekolah, guru yang akan membantu menanamkan karakter untuk anak. Penanaman karakter tersebut melalui program PPK (Penanaman Pendidikan Karakter). PPK menanamkan 5 karakter yaitu:
      Religius, mencerminkan ketaatan kepada tuhan Yang Maha Esa. Melatih anak untuk taat pada agamanya dan saling menghargai antar beragama lain.
      Nasionalisme berarti menempatkan kepentingan bangsa dibanding kepentingan kelompok atau pribadi. Di sekolah diwujudkan dengan disiplin dalam mengikuti upacara bendera, datang kesekolah tepat waktu, mematuhi peraturan sekolah, melaksanakan tugas piket, dan membuang sampah pada tempatnya.
      Mandiri, melatih anak untuk tidak selalu bergantung pada orang lain baik dari segi tenaga, fikiran dan waktu untuk mewujudkan apa yang diimpikan. anak dilatih untuk mandiri dalam segala hal, sebagai contoh sederhana menyiapkan peralatan sekolah sesuai dengan jadwal.
      Integritas, melatih anak untuk dapat dipercaya, baik ucapan maupun tindakannya. Anak yang memiliki integritas tinggi akan lebih berhati-hati dalam bergaul. Integritas membantu anak dalam berkata tegas dan mampu membela dirinya sendiri ketika teman melakukan pembullyan. penanamannya melalui memberikan tugas sebagai pemimpin upacara, ketika anak mengiyakan maka diwaktu kegiatan upacara anak harus melakukannya.
      Gotong Royong, melatih anak untuk salaing membantu dan menghargai orang lain. Gotong royong diterapkan dalam piket kelas, dan kegitan-kegiatan disekolah yang lain yang perlu dikerjakan bersama-sama Melalui PPK tersebut, akan semakin mematangkan karakter anak. Karakter yang kuat dan melekat pada anak akan terbawa sampai jenjang pendidikan selanjutnya dan membantu anak untuk membentengi diri dari pengaruh luar.
      Masyarakat sendiri membantu dalam pembentukan karakter anak. Hal tersebut terbukti dengan masyarakat yang baik, anak akan memiliki karakter yang baik pula. Anak yang berkarakter akan memiliki rasa sopan santun yang tinggi keika bersosialisasi dengan masyarakat sekitar yang lebih tua dibandingkan anak yang memiliki karakter kurang.
    5. Sulit Menemukan Minat Belajar? Ini 6 Cara Mengetahuinya !

       Sulit Menemukan Minat Belajar?
                        
      Sulit Menemukan Minat Belajar?  – Minat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi usaha yang dilakukan seseorang. Minat yang kuat akan menimbulkan usaha yang gigih serius dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan. Jika hal ini dimiliki oleh seorang siswa, ia akan cepat memahami dan mengingat pelajaran. Minat belajar mungkin akan hilang jika Anda merasa terbebani oleh banyaknya pekerjaan rumah, tidak menyukai mata pelajaran tertentu, atau pelajaran di kelas terasa membosankan. Berikut tips yang bisa Anda coba:

      1. Tentukan mata pelajaran yang Anda sukai

      Agar lebih menyenangi pembelajaran mulailah dengan menentukan mata pelajaran yang paling Anda sukai. Menemukan subjek yang menimbulkan ketertarikan akan meningkatkan keberhasilan belajar.

      2. Mengubah pandangan tentang subjek yang kurang Anda sukai

      Anda tetap bisa menyenangi pelajaran yang kurang menarik dengan mengubah cara pandang. Salah satunya dengan memahami manfaat dan mengapa Anda perlu mempelajarinya.

      3. Temukan hubungan antara belajar dengan keseharian Anda

      Dalam beberapa kesempatan Anda mungkin saja kehilangan minat belajar ketika menyadari sepertinya subjek tertentu tidak dibutuhkan atau tidak ada hubungannya dengan kehidupan luar sekolah. Misalnya memahami pengetahuan kimia dasar membuat Anda lebih mahir memasak. Atau matematika yang terkait dengan keseharian Anda, contohnya menentukan banyak cat yang dibutuhkan untuk mengecat dinding rumah.

      4. Jangan bersaing secara berlebihan

      Persaingan sehat akan terasa sangat menyenangkan dan meningkatkan minat belajar. Sebaliknya, persaingan yang berlebihan hanya menimbulkan kekhwatiran sehingga Anda kesulitan belajar. Berfokuslah memperbaiki diri dan mencapai tujuan yang sudah Anda tentukan. Contohnya jika ingin mendapatkan nilai ujian tertentu, belajarlah sebaik mungkin dan jangan khawatir siapa yang akan meraih nilai lebih tinggi.

      5. Mempersiapkan pertanyaan sebelum kelas dimulai

      Mempelajari materi sebelum pembahasan dan menanyakan materi yang tidak dimengerti membantu Anda untuk mengajukan jawaban atas persoalan di akhir kelas

      6. Menceritakan kejadian-kejadian di sekolah kepada orang tua atau orang-orang terdekat

      Anda akan lebih suka belajar jika mendapatkan dukungan dari orang-orang yang peduli kepada Anda dan mengharapkan keberhasilan Anda di sekolah. Menceritakan pelajaran dan kegiatan di sekolah membuat Anda selalu berpikir positif.
      Hal tadi diharapkan dapat memicu semangat dan minat belajar siswa dalam belajar serta mengejar mimpi dan cita-cita. Kalian adalah generasi emas, jadilah penerus berkualitas. Selamat mencoba 
    6. Character of Studied In Pakistan, Ada apa dengan Pakistan?

      Character of Studied In Pakistan, Ada  apa dengan Pakistan?

      we should never stick to single work but always trying to improve our thinking. then result will be bright InshaAllah. we should be winners or loser. but if we would lose, we have to restrengthen ourselves.
      Sebuah kata yang dibicarakan oleh pemikiran teman yang berada di pakistan. maksudnya, agar pendidiikan dibenahi dengan awal kita memulainya. sejauh manapun berbuat tidak pernah surut akan hal yang telah kita ucap dan kita lakukan. sesuatu pekerjaan akan terasa ringan bila dilakukan bersama-sama. begitulah pendidikan yang sebenarnya. jika pendidikan, hanya kehendak sang dosen atau sang atasan tidak akan ada artinya dunia ini walaupun diperbanyak sekolah pendidikan
      Perusahaan yang menjanjikan seseorang untuk menjadi karyawan ialah bukan dilihat dari ijazah perguruan tinggi. melainkan keahlian yang dimilikinya. lalu apa artinya, pendidikan berlama-lama untuk mendengarkan dan berlatih? ada beberapa alasan. 
      Alasan yang pertama ialah, selama kita berproses dalam pendidikan maka kita akan tahu lelahnya sebuah pembelajaran. lebih baik lelah daripada bodoh untuk selamanya.
      Alasan yang kedua ialah, selama proses tersebut kita gunakan dengan pencarian bakat yang ada dalam diri kita. kita tidak pernah tahu bakat kita seperti apa? namun, karena proses yang panjang itu membuat kita untuk memulai sebuah perjalanan panjang yang sangat bermakna. 
      Alasan yang ketiga ialah tiada pribadi yang terlatih selain terus berlatih setiap hari. dengan berlatih maka akan membuat kita makin tertantang sebuah proses. proses yang membuat kita akan ujian yang dihadapi masa mendatang.
      awal-awal dalam perkuliahan pasti akan bersemangat. namun, ketika dibalikkan dengan banyak perubahan. maka, sesuatu itu akan menjadi terbalik dengan banyaknya kejenuhan. dikarenakan kata-kata yang salah atau niatnya yang berbeda.  sama halnya perumpaan ketika memulai untuk menulis. 
      the first thing to do is to write according to what you think. after that write, what you feel. what you read then is written with the essence. then pour in the experience and discussed in writing. i hope and i think i will write in this way. maybe i hope too you studied for fighting. may Allah help us.
    7. Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan

      upaya meningkatkan kualitas pendiidkan


      “Suatu saat nanti aku ingin menjadi seorang guru yang mampu menginspirasi murid-muridku“ jawab seorang anak muda ketika ditanya oleh gurunya hendak jadi apa ketika ia besar nanti. Jawaban tersebut sungguh merupakan jawaban yang sangat mulia dan seharusnya dimiliki oleh setiap tenaga pendidik di Negara manapun termasuk Indonesia. Sebab dengan begitu, setiap tenaga pendidik akan menjalankan perannya dengan kesungguhan bukan karena keterpaksaan tuntutan pekerjaan. 
      Pentingnya hal tersebut dimiliki juga akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan, yang mana kualitas pendidikan inilah yang menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan bangsa. Melalui pendidikan, Negara mampu melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter, berintelektual, dan mampu membawa Negara mewujudkan tujuannya.
      Pada pasal 1 ayat 6 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioal (SPN) menjelaskan bahwa Pendidik merupakan tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar widyaiswara, tutor, instrukur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususan serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Dari pengertian tersebut menunjukkan bahwa pendidik bukanlah pekerjaan sembaran, dibutuhkan kualifikasi dan orang-orang yang berkualitas untuk menjalankan peran sebagai seorang pendidik.
      Saat ini jika kita melihat kualitas pendidik, terutama guru di Indonesia, maka kita belum bisa duduk tenang melihatnya, terutama jika melihat guru di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sungguh membuat kita haru. Dan ini tidak hanya berbicara kualitas saja, namun kuantitas juga, dimana ketersediaan guru ternyata juga masih sangat minim di Indonesia terutama di daerah 3T. 
      Kami berharap pemerintah mampu menjadi reaktor aktif untuk mempersiapkan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidik di Indonesia, hal ini sepertinya sudah terlihat dengan program pengembangan pendidik yang telah dilakukan seperti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurut UU No. 20 tentang SPN pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjan yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Dengan demikikin PPG ini merupakan pendidikan tinggi dalam rangka mempersiapkan calon guru agar memiliki keahlian sebagai guru yang professional.
      Tujuan umum PPG adalah menghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Dari upaya tersebut sebenarnya pemerintah sudah memiliki itikad baik untuk terus meningkatkan kualitas pendidik di Indonesia.
      Tidak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas sebagai seorang pendidik juga dapat dimulai dari pribadi sendiri, langkah pertama bisa dimulai dengan memahami karkter yang harus dimiliki oleh setiap pendidik sesuai dengan standar kompetensi pendidik yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Langkah selanjutnya bisa dengan membaca buku dan mengikuti berbagai pelatihan yang mampu meningkatkan keahlian sebagai seorang pendidik. Dan yang tak kalah pentingnya lagi adalah Seorang pendidik juga harus bisa meningkatkan kemampuannya dalam menguasai teknologi sebab kemampuan ini  sangat dibutuhkan pada era revolusi Industri 4.0 saat ini. 
      Sudah seharusnya semangat perubahan ini menjadi semangat bersama bagi semua pendidik di Indonesia. Kedepan kita berharap tidak adalagi kasus-kasus yang berkaitan dengan tenaga pendidik, sebab itu hanya menjadi negative campaign pendidikan Indonesia kepada seluruh negara di dunia. Melalui langkah ini kita berharap pendidikan Indonesia mampu membentuk kreativitas, kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta kemampuan pemecahan masalah bagi generasi pemimpin bangsa kelak.
      Ditulis oleh : Muhammad Iqbal, Guru SMP IT Al Kahfi