Blog
-
Metode Saintifik versus Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Sumber Gambar: www.americanboard.org/blog/starting-teaching-job-mid-year/ Pengantar
Ketika mendengar kalimat pahlawan tanpa tanda jasa, maka yang terlintas dalam benak kita adalah sosok guru. Dikutip dari Wikipedia, guru berasal dari bahasa Sanskerta adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk kepada pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi. Jadi apakah hubungan antara pendekatan saintifik dengan pahlawan tanpa tanda jasa?Metode Saintifik
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang dicanangkan pemerintah untuk menggantikan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dimana dalam kurikulum ini diwajibkan untuk menggunakan metode saintifik pada pembelajaran di Sekolah Dasar dan Menengah. Lalu apakah metode saintifik itu? Metode saintifik adalah metode pembelajaran yang harus memenuhi kriteria ilmiah. Kriteria ilmiah yang dimaksud terdapat pada Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Nomor 81 A Tahun 2013 lampiran IV terdiri atas:1. Mengamati2. Menanya3. Eksperimen4. Mengasosiasikan5. Mengkomunikasikan6. MenciptaMetode saintifik dipercaya dapat menjadikan perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik lebih optimal.Pahlawan tanpa Tanda Jasa
Pahlawan tanpa tanda jasa adalah orang yang berani dan rela berkorban dalam membela kebenaran tanpa mengharapkan keuntungan pribadi.Benar sekali jika makna pahlawan tanpa tanda jasa di berikan kepada guru dimana sangat banyak sekali pengorbanan yang diberikan guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, hal ini kembali menjadi perhatian kita ketika makna tersebut disalah artikan.Penyalahartian makna tersebut bisa kita lihat ketika minimnya upah guru di negara ini. Ketika membicarakan keuntungan maka yang terlintas adalah uang. Sementara pengertian pahlawan tanpa tanda jasa tidak mencari keuntungan, mari kita berpikir secara logika. Sebagian besar guru memiliki keluarga. Minimnya upah guru di negeri ini, kurang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga terlepas dari guru berstatus pegawai negeri sipil yang mendapatkan sertifikasi.Hubungan antara Metode Saintifik dengan GuruTuntutan pemerintah untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan tidak selaras dengan nasib guru di negara ini yang masih perlu diperhatikan. Ketika guru dituntut untuk kreatif dan inovatif, metode saintifik memerlukan biaya dalam penerapannya. Terutama ketika sampai ke poin ke enam mencipta, maka butuh ekstra pemikiran keras dalam mewujudkannya. Sementara guru juga memiliki keluarga dan fasilitas sekolah kurang memadai dalam penerapan metode saintifik yang diwajibkan menerapkannya dalam kurikulum 2013, maka guru mau tidak mau harus mengeluarkan uang yang terbilang cukup banyak dalam menerapkan metode saintifik terlepas dari gaji sertifikasi yang didapatkan dari pelatihan yang disediakan pemerintah dimana tidak semua guru mendapatkan kesempatan tersebut. Sehingga, penulis berharap pemerintah secara detail meneliti terlebih dahulu sebuah kurikulum sebelum diterapkan di lingkungan sekolah. -
Tips dan Trik lolos Beasiswa LPDP
Tips dan Trik lolos Beasiswa LPDP – Siapa yang tidak tahu Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)?. Beasiswa yang sedang banyak digandrungi oleh para pejuang beasiswa beberapa tahun terakhir ini. Pasalnya, beasiswa LPDP ini menyediakan fasilitas pendidikan yang sangat mumpuni. Bagaimana tidak, selain mendapatkan biaya kuliah, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan biaya hidup selama studi serta biaya untuk penelitian. Waah, menggiurkan bukan?. Beberapa contoh public figure yang mendapatkan beasiswa ini adalah Maudy Ayunda, Gita gutawa dan Tasya Kamila. Wah patut dicontoh ini yaa teman. Selain sebagai public figure yang cantik, tidak hanya berprestasi di dunia maya namun juga berprestasi dalam bidang pendidikan.Tetapi, semua hal yang bagus pasti tidak akan diberikan cuma-cuma kepada orang yang sembarangan. hehehe… Artinya, ada syarat dan ketentuan yang pasti harus dipenuhi oleh para calon mahasiswa penerima beasiswa LPDP tersebut. Dan pastinya ada tahap seleksi yang sangat ketat untuk memfilter calon-calon penerima beasiswa tersebut. Nah, oleh karena itu ada tips dan trik bagaimana agar calon penerima beasiswa bisa lolos seleksi.Berikut ini akan dijelaskan tips dan trik agar LOLOS seleksi penerimaan beasiswa LPDP menurut para Awardee:1. Tekad yang Kuat
Yang paling utama adalah tekad yang kuat. Karena itu yang mendorong semua usaha yang akan kita lakukan. Saya lebih cenderung menyebutnya investasi bukan pengorbanan. Karena ada hal yang harus kita bayar untuk mewujudkan mimpi dan dita-cita.
“Catat, bahwa sukses tidak akan diraih dalam waktu semalam” ~ Kurniasari Aisyiah (Awardee LPDP di Aix-Marseiile Universite, France).
Ya, tekad yang kuat merupakan langkah awal yang akan membawa kita untuk mendaki impian demi impian kita untuk kita raih dan kita wujudkan. Oleh karena itu, mari kita kuatkan tekad kita, tangguhkan tekad kita, dan kobarkan tekad kita untuk mulai mendaki impian demi impian kita.2. Penuhi Persyaratan Seleksi Administratif
Untuk bisa lolos ditahap ini berarti membahas tentang dokumen. Pastikan semua dokumen terkirim. saran dari saya, untuk memulai dari sekarang membuat akun dan penuhi semua persyaratannya. Bisa langsung upload atau ditunggu sampai semuanya lengkap juga tidak mengapa. Tapi lebih cepat lebih baik. Jangan menunggu deadline, karena biasanya error hasilnya. Saya butuh 2-3 minggu untuk melengkapi semua berkas.Karena surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba itu butuh waktu, tergantung dari Rumah Sakitnya. Pengurusan SKCK, dipeuntukan bagi mahasiswa yang mau ke luar negeri (US terutama) ngurusnya bukan lewat Polres, tapi Polda. Sedangkan untuk membuat essay banyak sekali contoh-contoh yang beredar di Google. Baca juga: Tips Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi!Tapi kalau saya simple saja. Kata-katanya cukup sederhana, tapi isinya perlu dipikirkan. Jangan sampai pemilihan katanya bagus tapi pemaparan isinya tidak jelas. Yang pasti buat essay on going proses. Artinya harus selalu dibuka dan selau dirubah ketika ada ide. Bagi yang mau ke luar negeri, tentunya essay menggunakan bahasa inggris. Masih bingung dengan membuat essay bahasa inggris, Mintalah bantuan kepada teman atau dosen yang menguasai bahasa inggris dengan baik dari segi grammaranya untuk mengeceknya terlebih dahulu” ~ Ahmad Choirul Anwar (Awardee LPDP di Ohio State University). Nah, ini point penting ya teman untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan nantinya. Lebih baik jauh-jauh hari yaa dipersiapkan, biar nggak ada yang terlewat hehe..3. Tentukan Pilihan Jurusan
Baiknya linear. Tapi gak apa kalau mau lintas jurusan selama kita bisa menjelaskannya dengan baik di essay study plan. Kuatkan aja alasannya kenapa mau ambil jurusan tersebut, bisa karena passion, dan sebagainya” ~ Ahmad Ma`ruf (Awardee LPDP di ITB). Bagi temen-temen yang mau mendaftar beasiswa, fikirkan mulai sekarang juga yaa perihal program studi yang mau diambil. Penting banget ini, jangan sampai salah ambil jurusan yaa hehe… Baca juga: 5 Tips “Bertahan” Buat Kamu yang Merasa Salah Jurusan!4. Tentukan Universitas Tujuanmu
Untuk pemilihan kampus, saya lebih memperhatikan apakah kampus itu menyediakan disiplin ilmu yang saya inginkan . Teliti dulu sebelum menggaet Universitasnya. Apakah mata kuliah yang disediakan cukup membantu rencana aplikasi ilmu kita kedepan” ~ Ika Merdeka (Awardee LPDP di Lancaster University, UK)Ini nih temen-temen kalau kata kak Ika suatu kampus harus menyediakan disiplin ilmu yang diinginkan yaa.. Jangan sampai ketika tes interview ditanya tentang universitas tujuan dan temen-temen milih salah satu univ di Korea Selatan, eh ternyata ketika ditanya alasannya apa malah jawabnya mau ketemu sama fans artis korea.. hehehe jangan sampai kaya gitu yaa teman. 🙂5. Tingkatan TOEFL dan IELTS
“Biasanya untuk tes IELTS banyak yang jeblok di bagian writing. karena kita kurang biasa menulis. Jadi, mulai dari sekarang perbanyak aja untuk menulis itulah caranya” ~ Arsyan Hilman (Awardee LPDP di Aberdeen University, UK).Perlu diketahui bahwa setiap Universitas memiliki score TOEFL dan IELTS yang berbeda. Oleh karena itu, perbanyak latihan soal yaa teman. Karena saya yakin bahwa “habits is power”, suatu kebiasaan akan menjadi kekuatan. Baca juga: Persiapan TOEFL Siapa Takut? Intip Kisi-kisinya!6. Persiapkan Sertifikat Bahasa dan LoA
Ini adalah optimal dokumen. Tidak dicantumkan tidak ada larangan. Namun kesempatan diterima akan lebih besar. Ikutilah pelatihan/les bahasa dan tes setelahnya. LoA kalau di Jepang didapatkan setelah intensive berkomunikasi dengan sensei melalui email dengan mengirimakan CV, sertifikat bahasa, dan surat rekomendasi. LoA yang saya gunakan untuk mendaftar LPDP” ~ Indrawan Cahyo Adilaksono (Awardee LPDP di Kyoto University, Jepang).7. Kontribusi Untuk Bangsa
Kalau tips dan trik dari saya, kontribusi untuk masyarakat diperkuat. Kontribusi dari bidang apa saja dan memberi manfaat kepada masyarakat. Pada saat diterima menjadi keluarga besar LPDP nantinya, semua penerima beasiswa harus berikrar untuk selalu berkontribusi kepada masyarakat dibidangnya masing-masing” ~ Imam Arifaillah (Awardee LPDP di UGM)Nah, untuk temen-temen kira-kira sudah berkontribusi belum untuk negeri?. Jangan sampai banyak menuntut, tapi malah sedikit tindakan untuk negeri.8. Siapkan Visi dan Misi
Visi dan misi LPDP yaitu mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi untuk bangsa.“Kalau cari orang pintar itu banyak. Pada saat kita dihadapkan pada 1000 orang pintar, tidak cukup kemudian kita merebut satu orang yang berkarakter, berintegritas, serta jujur melayani bangsa. Knowladge itu gampang, tapi attitude itu yang sulit dicari…..Kejujuran, semangat kontribusi, semangat membantu masyarakat yang menjadi prioritas interviewer” ~ Eko Prasetyo (Direktur Utama LPDP).
9. Percaya Diri
Menurut saya untuk mendapatkan beasiswa LPDP kita tidak bersaing dengan siapapun karena tidak ada sistem kuota dalam penerimaannya. Tapi kita bersaing dengan diri sendiri. Tanyakan pada diri apakah kita telah memenuhi kualifikasi yang dicari LPDP atau tidak. Jika jawabannya Ya, maka percayalah kamu akan mendapatkannya” ~ Harry Marareza (Awardee LPDP di UGM).Beranilah untuk melangkah dengan kepercayaan diri yang tinggi, yakinkan pada diri bahwa pasti kita bisa. Be self confidence teman 🙂10. Berdo’a
Menyiapkan IELTS menurut saya menjadi perjuangan yang berdarah-darah bagi saya. Saya tes sampai empat kali dalam kurun waktu dua tahun karena nyambil kerja. Saat apply LPDP modal IELTS dan Conditional LoA . Alhamdulillah keterima . Tapi kampus belum memenuhi. Jadi Saya memutuskan Resign dan fokus mengejar score writing. Dan Alhamdulillah saya lolos. Kalau gak, saya bakal hidub tanpa gaji, padahal saya sudah punya keluarga yang harus di nafkahi. Saat itu Kekuatan doalah yang bekerja” ~ Nalendra Pradono (Awardee LPDP di Monash University, Australia).Jangan pernah lupa ya teman, karena kekuatan do’alah yang tidak akan tertandingi oleh apapun. Terutama do’a dan restu dari kedua orang tua. Dalam hal ini ada 3 hal penting yang harus selaras yaitu niat, doa’ dan ikhtiar sebagai penengah.Nah, itulah beberapa tips dan trik dari para awardee untuk mempersiapkan sebaik mungkin agar bisa lolos selesksi beasiswa LPDP. Memang, pasti ada banyak halangan, tantangan, dan rintangan untuk mendapatkannya. Namun, jangan sampai patah semangat yaa teman. Selamat berjuang 🙂 -
Dunia Pesantren, Penjaga Adab Bangsa
Dunia pesantren, penjaga adab bangsa -Bagi kebanyakan orang, pendidikan di pesantren tidak terlalu diminati. Dikarenakan pendidikan tradisional di pesantren tergeser oleh lembaga pendidikan modern, hingga lulusannya diremehkan dan dianggap tidak mengikuti kemajuan zaman. Selain itu, sulitnya mendapat pekerjaan semakin membuat masyarakat tidak berminat.Padahal, dunia pendidikan di pesantren sangat berperan penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sistem pendidikan yang religius mengajarkan untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama. Terlebih lagi dalam menjaga adab-adab atau budi pekerti yang baik untuk hidup ditengah-tengah masyarakat.Di pesantren, kita diwajibkan untuk bermukim atau tinggal di asrama, kegiatannya pun lebih padat dibandingkan dengan sekolah formal modern. Antara lain, mengaji, mengkaji kitab, hafalan, dan kegiatan sekolah seperti biasa. Lembaga pendidikannya memiliki keistimewaan tersendiri yang dijaga secara turun-temurun.Suatu hari, saya pernah berkunjung disebuah pesantren didaerah saya. Yang saya kagumi ialah santri-santri yang menjaga adab didepan guru maupun orang lain, dan tentu saja jarang saya dapatkan dilingkungan sekolah saya dulu atau bahkan sekolah modern seperti sekarang. Tutur bahasanya yang halus dan lemah lembut, membuat saya sendiri malu.Selain itu, hangatnya hidup dalam kebersamaan bersama teman-teman yang tidak akan didapatkan didunia luar dengan mereka yang sibuk dengan gadged dan gaya hidup individualisme. Keistimewaan inilah yang patut dijaga dan dipertahankan diera globalisasi seperti sekarang. Sebagai penyeimbang dan pengawal moral bangsa yang semakin memburuk.Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, seharusnya pemerintah semakin mendukung dan menyediakan sarana dan prasana di lingkungan pesantren, agar pesantren tetap berdiri dan tidak tergusur oleh pendidikan di zaman modern. Serta untuk dunia industri yang menyediakan lapangan pekerjaan, harusnya tak perlu khawatir dengan alumni pesantren. Mereka telah mendapatkan bekal khusus dilingkungannya. Terlebih tentang akhlaq.Oleh karena itu, pendidikan di pesantren tidak bisa dipandang sebelah mata atau bahkan diremehkan. Negeri ini membutuhkan generasi yang mampu menjaga moralitas bangsanya bukan hanya sekedar kepandaian dan materi saja, melainkan adab-adab dan budi pekerti. Semoga pesantren di Indonesia tetap kokoh tidak tergusur oleh modernisasi. -
MENENGOK SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK FINLANDIA, INDONESIA KAPAN?
MENENGOK SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK FINLANDIA, INDONESIA KAPAN? – Berbicara tentang pendidikan memang gak ada matinya, kenapa? Karena setiap warga Negara diwajibkan untuk mengenyam pendidikan, dimulai dari usia dini sampai menjelang tua. Bahkan, pepatah islam mengatakan, Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat, pepatah lain mengatakan, kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Bagaimana kalau kita mengadopsi pepatah tersebut, dengan sedikit ubahan menjadi, kejarlah ilmu sampai ke Negeri Finlandia.Tak bisa dipungkiri, Finlandia menjadi sorotan dunia pendidikan saat ini, karena sistem pendidikan di Finlandia turut serta memajukan dan memperbaiki sistem di dunia pendidikan. Memang, setiap Negara mempunyai sistem unggulan masing-masing, misalnya di Indonesia, mempunyai sistem pendidikan yang berbanding terbalik dengan Negara Finlandia. Bisa kita lihat, hasilnya pun berbeda. Tingkat keberhasilan sistem pendidikan di Finlandia menjadi sorotan dunia saat ini. Langsung saja, yuk kita tengok perbedaan sistem pendidikan di Finlandia yang menjadi daya tarik tersendiri untuk bisa mengenyam pendidikan di Negara tersebut.Berikut 23 Inovasi yang seharusnya bisa diterapkan jugadi Indonesia, diantaranya:1. Anak-anak Finlandia wajib berusia 7 tahun ketika daftar ke SekolahDasar– Sedangkan di Indonesia, anak berusia 5 tahun sudah bisa masuk kelas, disini kita melihat perbedaan usia dapat membedakan pula pola pikir anak, daya tangkap menyerap materi pelajaran, bahkan keefektifan di kelas.2. Guru guru Finlandia menilai anak didik bukan dari ujian dan PR atau PekerjaanRumah, melainkan punyai sistem lain untuk menilai.– Bisa dibayangkan, di Indonesia, anak didik dibebankan tugas untuk dikerjakan di rumah, bahkan hampir setiap hari, ditambah sistem Full Day School yang membuat anak didik merasa jenuh sekolah, belajar disiang hari yang sangat letih dan ngantuk.3. Finlandia tidak menilai anak didik berdasarkan 6 tahun pertama bersekolahBerbeda dengan di Indonesia, anak didik Sekolah Dasar pun sudah diberikan nilai dan setiap akhir semester diberi ujian dan hasil akhir belajar biasanya diumumkan siapa saja yang mendapat peringkat kelas.4. Di Finlandia hanya ada satu tes standar wajib ketika anak didik berusia 16 tahun.5. Semua anak, pintar atau tidak, berada di ruang kelas yang sama.– Di Indonesia, menerapkan sistem akselerasi, kelas unggulan, kelas internasional, bahkan sekolah favorit. Kelas atau sekolah tertentu seakan-akan menjadi jurang pemisah antar anak didik yang sama-sama nota bene harus mendapatkan pendidikan.6. Sebanyak 30 persen anak didik mendapatkan beasiswa 9 tahun sekolah.– Memang, di Indonesia diterapkan dengan WAJAR (Wajib Belajar) 9 tahun, setiap sekolah memang mendapatkan bantuan dana pendidikan, tetapi penyebarannya kurang maksimal, karena fakta dilapangan, masih ada saja anak didik yang putus sekolah maupun yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dikarenakan tidak ada biaya.7. 66 persen anak diFinlandia mengenyam Perguruan Tinggi– Di Indonesia, pendidikan masih dianggap mahal, dan masih besarnya angka kemiskinan dan pengangguran sehingga berdampak pada tingkat pendidikan seseorang.8. Tidak adanya diskriminasi antara anak didik yang pintar dan kurang pintar– Di Indonesia, ada saja sekolah yang menerapkan kelas unggulan yakni kelas khusus anak didik yang mempunyai nilai tinggi dan kelas bukan unggulan alias anak didik yang mempunyai IQ biasa saja.9. Kelas Sains di Finlandia hanya diisi 16 orang, sehingga mereka dapat praktik dan melakukan penelitian secara fokus.– Di Indonesia, kelas laboratorium Sains dapat diisi sekitar 40 orang lebih. Kelas praktik dengan jumlah anak didik yang banyak sangat tidak efektif karena akan menimbulkan tidak efektif dan tidak kondusif.10. 93 persen orang Finlandia adalah lulusanSekolah Tinggi– Disamping mahalnya pendidikan di Indonesia, tingkat kesadaran akan pentingnya pendidikan masih menjadi bumerang.11. Lebih dari 43 % siswa SMA Finlandia memilih Sekolah Kejuruan.– Di Indonesia saat ini, Sekolah Menengah Kejuruan sudah mulai banyak, namun minat anak didik belum menyadari bahwa sebetulnya SMK lebih punya peluang yang lebih besar. Mengingat peluang kerja yang semakin banyak, industri semakin menjamur, otomatis membutuhkan SDM yang mumpuni, salah satunya dengan bersekolah di SMK, yang akan menjawab pencarian SDM bagi perusahaan-perusahaan tertentu.12. Siswa sekolah dasar memiliki waktu istirahat hanya 75 menit sehari– Di Indonesia sendiri, anak didik hanya diberikan waktu istirahat sebanyak 30-40 menit, bahkan di Negara tertentu, ada yang mewajibkan anak didiknya untuk tidur siang serentak di kelas, agar ketika bangun, tubuh dan otak menjadi fresh dan siap menerima pelajaran selanjutnya.13. Guru hanya menghabiskan 4 jam di kelas. Bukan hanya itu, 2 jam seminggu guru memperoleh pendidikan pengembangan Profesi.– Di Indonesia, guru-guru full mengajar sesuai jam pelajaran, dalam waktu seminggu tidak memperoleh pendidikan pengembangan Profesi.14. Di Finlandia, jumlah guru dan murid.– Sedangkan di Indonesia, jumlah murid lebih banyak dibandingkan dengan jumlah guru. Bahkan 1 orang guru bisa mengajar beberapa kelas dengan jumlah murid yang banyak.15. Biaya Sekolah 100 persen didanai Negara.– Di indonesia, hanya orang-orang tertentu yang mengikuti beasiswa yang dapat didanai sepenuhnya oleh Negara.16. Di Finlandia, semua guru harus bergelar Master dan sepenuhnya disubsidi oleh Pemerintah.– Masih banyak guru-guru di Indonesia yang belum menyelesaikan sarjana, karena faktor ekonomi dan keterbatasan informasi khususnya di Daerah pelosok.17. Kurikulum Nasional hanya sebagai pedoman, sisanya fleksibel.18. 9 hingga 10 persen guru dipilih dari 10 Perguruan Tinggi ternama dan merupakan lulusan terbaik di Universitas mereka.19. Pada 2010, sebanyak 6.600 orang bersaing merebut 660 kursi pelatihan guru SD.20. Gaji awal rata-rata untuk guru di Finlandia 29 ribu dolar AS pada tahun 2008.21. Guru mendapatkan gaji yang layak di Finladia– Di Indonesia sendiri, banyak guru honorer yang mengeluhkan gaji yang tidak seberapa, bahkan dinilai tidak cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari.22. Guru sama prestisiusnya dengan Dokter dan Pengacara.23. Dalam perhitungan Standar Internasional pada 2001, anak-anak Finlandia tertarik dengan ilmu pengetahuan, suka membaca, dan suka Matematik.– Di Indonesia, tingkat minat membaca masyarakat masih sangat rendah. Apalagi daya tarik dalam ilmu pengetahuan dan matematik. -
Pengembangan Diri : Mengenal Lebih dekat PBAK Mahasiswa
Pengembangan Diri : Mengenal Lebih dekat PBAK Mahasiswa – Kemarin, aku PBAK. Untuk pertama kalinya. Untuk menyambungkan pendidikan yang lebih tinggi di sekolah Menengah. Dulu, memang aku anak SMA yang menyebalkan. Dianggap orang remeh karena gatau matematika. Jujur, aku adalah salah satu yang lumayan gasuka Matematika. Tapi, ini adalah hal yang umum. Semua pendidikan juga punya mata pelajarannya masing-masing. Semua kampus, punya mata kuliahnya masing masing.Banyak yang ku dapat ketika PBAK kemarin . Apa itu PBAK? PBAK adalah Pengenalan Budaya dan Akademik kemahasiswaan. Dosen ku menyampaikan banyak hal. Terutama tentang, Apa itu pendidikan yang sebenarnya?Semua siswa punya karakternya Masing-masing. Semua guru, bahkan dosen juga punya kriterianya masing-masing.Sering kali, kita sebagai Mahasiswa dianggap tak berdaya disini. Katanya… Kerja kita cuma datang, duduk, dengar ceramah, dengar tugas, ngerjain, selesai semua itu pulang. Salah! Aku menganggap semua itu adalah salah.Ketika aku PBAK, bukan hanya ilmu yang ku dapat, masih saja hari pertama PBAK aku sudah menyimpulkan bagaimana kegiatan Mahasiswa disana. Banyak orang menganggap, kuliah seperti di televisi itu. Ternyata salah lagi, lagi lagi, banyak orang yang berpikir salah tentang kependidikan kemahasiswaan disini.Aku bukan hanya banyak mendapatkan teman baru, bersosialisasi dengan hal yang baru, bertukar pikiran, bertukar pendapat. Tapi, aku juga mendapatkan apa arti kepentingan bersama meraih ilmu dengan IPK tertinggi. Seharusnya kalian bangga dengan gelar MAHA, kalian bukan lagi SISWA tetapi sudah MAHASISWA. Aku bangga… Siapa tidak bangga?Berikut ada beberapa point yang aku dapatkan ketika aku PBAK kemarin. Kegagalan yang sering Mahasiswa lakukan di masa kuliah. Apa saja itu? Catat point ini!1.salah orientasi(kebebasan tanggung jawab) .2. Salah jurusan. (Melahirkan kegagalan) .Jadi, kamu jangan sampai malah salah jurusan. Ingat, masih ada waktu buat maba yang baru masuk. Bisabisa kamu gagal. Tapi jangan berpikir gitu juga yah, mungkin saja Allah mentakdirkan kamu dijurusan yang tidak kamu inginkan. Bisa jadi, sesuatu yang amat kamu benci malah menjadi yang baik untukmu. Begitupun sebaliknya. So, harus tetap percaya yah!!3. Kuliah bukan keinginan kita, but keinginan orangtua. (Sesuatu yg dipaksakan pasti ujungnya gaena, ada sesuatu yg dipaksa tapi mengenakan.’ibadah’)Nah, kalo di point ini. Kamu ambil hikmahnya saja yah, negatif nya kamu buang!4. kita berpikir, bahwa tak ada pekerjaan dimasa depan. (Berpikirlah kita mau jd apa, bukan aku jadi apa?)Berpikir, adalah hal yang utama sebelum berbicara. Pikirkan kedepan mau jadi apa kita?5. Uang. (Ada dan tidak ada, bisa gagal. ) (Orang gagal adalah orang yg bisa menghasilkan uang sendiri)Jadi pengusaha yuk!6. Orang yg sibuk berorganisasi. (Aplikasi teori harus ada wadahnya)=organisasi.Jadi nanti harus ngikuti organisasi, “jangan larut karena organisasi “Nah salah satunya berorganisasi. Kenapa? Selain menambah ilmu pengetahuan, wawasan. Kita disini bisa lebih spesifik lagi. Lebih luas lagi. So, organisasi adalah hal yang terpenting disini. Karna aktifnya jadi Mahasiswa bukan cuma dikelas, tapi diluar kelas.Enam point diatas, saya dapat dari PBAK. Gimana? Ngerti? Ngerti ngertiin aja deh ya. :’) -
MASA DEPAN BANGSA DALAM GENGGAMAN PEMUDA
MASA DEPAN BANGSA DALAM GENGGAMAN PEMUDA -Masa muda merupakan masa yang mana gairah dan semangat juang para pemuda berkobar bagaikan api yang bergejolak. Karena pada masa ini masa dimana akal telah mampu menguraikan sebuah makna dan sikap kritis yang tinggi, mereka cenderung menggunakan logika dalam berpikir dan menganalisa sebuah problem yang sedang dihadapi. Masa disaat pola berfikir yang berkembang pesat dari masa sebelumnya. Maka dari itu pemuda disebut dengan agent of change (Pelopor perubahan) sebuah bangsa dan negara. Mengapa demikian? Sebab maju dan berkembangnya sebuah negara berada dalam genggaman pemuda.Jika pemuda tersebut cerdas, jenius dan tanggap tidak menutup kemungkinan bangsa dan negara tersebut akan mengalami perkembangan kemajuan yang pesat. Kita lihat saja negara China yang merupakan bekas jajahan negara Eropa. Negara China tak semaju saat ini, dulu negara china hanyalah negara berkembang. Namun pasca terjadinya revolusi di china kita bisa melihat bagaimana perkembangan negara China.
Apa yang membuat negara China bisa berkembang sepesat itu? jauh hari sebelum terjadinya revolusi besar-besaran di China mereka telah mempersiapkan bepuluh-puluh juta generasi muda yang jenius dengan cara mendidik anak-anak muda menjadi anak yang berbakat dan memiliki nilai juang tinggi, setelah itu mereka mengganti seluruh jajaran pengurus kenegaraan dengan anak-anak muda yang telah mereka persiapkan jauh-jauh hari sebelum revolusi china.
Lalu bagaimana dengan seorang pemimpin itu? Sebelum mengkaji mengenai seorang pemimpin kita tengok sejenak dalam sejarah berabad-abad silam. Sosok pemimpin yang ideal sebagai panutan dan imam seluruh umat islam dipenjuru dunia. Siapakah beliau? Ya, tentunya Nabi Muhammad SAW. Yang merupakan sosok Nabi & Rasul sekaligus pemimpin dan imam serta suri tauladan bagi seluruh alam. Sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi seorang Rasul beliau terkenal dengan akhlaqnya yang agung.Ramah dan santun kepada semua orang tanpa pilih kasih, kejujuran beliau dalam berdagang dan sifat amanah beliau yang sanggup mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Ketika beliau diangkat menjadi seorang Rasul kesabaran dan ketabahan beliau diuji dengan hinaan, celaan dan perlawanan dari kaum Quraisy.
Namun semangat beliau tidak luntur dengan semua itu, justru dengan ujian demi ujian yang datang silih berganti membuat beliau semakin semangat dalam mendakwahkan agama islam. Belaiu adalah sosok pemimpin yang adil dan tegas. Dalam memimpin umat beliau tak pernah membedakan antara satu dengan yang lainnya, beliau sangat bijak dalam mengambil keputusan.
Masih ingatkah Anda dengan Muhammad Al-Fatih? Pemimpin muda islam yang sanggup menaklukkan konstantinopel. Diusia yang belia beliau telah memimpin pasukan di medan perang dan menjadi panglima perang. Dengan ketangguhan dan keberanian serta kecerdasan beliau itulah yang mampu menaklukkan kota Konstantinopel. Beliau mampu menembus benteng pertahanan Raja Konstatin yang mana pada saat itu tak ada satupun pasukan yang sanggup menembus benteng pertahanan Raja Konstatin .Lalu siapakah sosok pemimpin itu? Pemimpin adalah seseorang yang mampu memimpin, menjaga dan memelihara umat dalam sagala hal terutama dalam kesejahteraan umat/rakyatnya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa rakyatnya menuju kemerdekaan dan lahir dan batin. Kemerdekaan secara lahir yaitu merdeka dari para penjajah, merdeka dalam menentukan nasib masa depannya dan mampu bersaing didunia dalam segi ekonomi, politik, intelektual, seni dan kreatifitas masing-masing. Merdeka dalam menyampaikn aspirasi rakyat dibidang politik demi kemajuan bangsa dan negara.Sedangkan kemerdekaan secara batin yaitu merdeka dari penjajah yang tak nampak secara fisik mulai dari pemikiran, ide ataupun siasat yang bertujuan untuk menjatuhkan suatu bangsa dan negara tersebut. Misalnya saja, jika kita lihat kondisi bangsa dan negara kita saat ini, sebenarnya kita belumlah merdeka. Karena kemerdekaan sesungguhnya adalah saat kita mampu menikmati seluruh aset dan fasilitas yang ada dinegeri kita tercinta ini, namun pada kenyataan yang masyarakat hadapi saat ini mereka hanya dapat menikmati sebagian kecil dari kekayaan alam di Nusantara. Indonesia adalah negara yang kaya akan alam dan bahan mentah.
Namun kebanyakan barang-barang yang kita nikmati adalah barang hasil impor negara lain, yang yang lebih miris lagi adalah Indonesia mengimpor makanan pokok rakyat Indonesia seperti padi, beras dan gandum. Lalu yang menjadi pertanyaan besarnya adalah kemanakah hasil panen rakyat Indonesia tersebut, padahal negara Indonesia adalah negara agraris, yang mana untuk makanan pokok kebanyakan dari rakyat Indonesia menanam sendiri. Bila kita telaah mengenai negara kita sebenarnya negara ini belumlah merdeka seutuhnya. Kita lihat saja banyak orang pribumi yang lebih miskin dan belum bisa menikmati kekayaan Indonesia seutuhnya, malah mayoritas yang lebih unggul dalam segi ekonominya adalah orang asing yang tinggal dan menetap di Indonesia.
Saat ini problem yang sedang dihadapi penerus bangsa Indonesia adalah adanya media sosial yang semakin hari semakin tak terkendali. Banyak adegan-adegan pornografi yang sengaja dipasang untuk merusak akal, akhlaq dan moral pemuda, hingga banyak kasus-kasus pelecehan seksual yang kian marak akhir-akhir ini. Serta banyaknya narkoba yang beredar dinegara Indonesia.Dua masalah itu dari dulu hingga kini masih menjadi PR besar bagi pemimpin negeri ini. Selain itu masalah terbesar pemimpin negeri ini adalah maraknya kasus Korupsi yang kian menjadi. Para pejabat dan wakil rakyat yang sudah dipercaya oleh jutaan rakyat Indonesia malah merusak kepercayaan tersebut dengan cara memakan uang rakyat yang jutaan bahkn triliyunan. Bagaimana suatu bangsa tersebut akan maju bila pemimpin bangsanya seperti itu? Tentunya akan sangat mustahil suatu negara akan maju bila pemimpinnya tidak mencohtohkan prilaku yang baik untuk rakyatnya, dan tidak bisa mengemban amanah rakyat dengan sebaik-biknya.
Nah disitulah peran pemuda masuk. Karena pemuda adalah generasi penerus bangsa yang mana suatu saat pemuda akan terjun dan turut andil dalam kepemimpinan bangsa dan negara. Seorang pemuda tersebut akan menggantikan orang-orang yang saat ini duduk mengurusi triliyunan nasib rakyat. Oleh sebab itu nasib suatu bangsa, maju mundurnya suatu negara berada dalam genggaman pemudanya. Pemuda yang kelak akan menggantikan pemimpin saat ini. Suatu negara akan berkembang sangat baik jika negara tersebut menyiapkan generasi terbaik pula mulai ketika berusia dini dan anak-anak agar kelak saat ia tumbuh dewasa ia akan menjadi generasi yang membanggakan, generasi yang dapat mengharumkan nama baik bangsa dan negara tersebut.Pemuda yang baik adalah pemuda yang senantiasa memikirkan masa depan negeri tercintanya. Bagaimana kelak negeri ini akan dipimpin, mampukah pemimpin negeri ini menyelesaikan problem turun temurun dari dulu hingga kini yakni KKN dan siapakah yang akan memimpin negeri ini? Sebagai seorang pemuda seharusnya memikirkan nasib negara tercintanya agar negara tersebut dapat maju dan menjadi negara yang makmur, damai dan sejahtera. Seorang pemuda haruslah mempunyai harapan dan cita-cita untuk negeri tercintanya. Sebuah harapan untuk dapat berjalan maju dan harapan demi harapan itulah yang nantnya akan mengantarkan para pemuda Indonesia menuju gerbang kesuksesan dalam merubah nasib bangsa dan negaranya. Karena dengan adanya harapan tersebut yang akan mendobrak semangat para pemuda untuk berjuang lebih keras dan giat dalam mewujudkan impian dan cita-citanya menjadi lebih baik, baik dalam segi keilmuwan, ekonomi maupun dalam segi intelektual dan keproffesionalan dalam bekerja, semua itu akan mendukung kemajuan suatu bangsa dan negara.
Duhai pemuda-pemudi bangsa Indonesia bersatulah kalian dalam kesatuan NKRI, berjuanglah kalian hingga titik darah penghabisan untuk meraih kesuksesan, kobarkan api semangatmu dalam mewujudkan impian. Duhai pemuda persiapkan dirimu untuk menjadi penerus yang terbaik yang mampu membawa negeri ini menuju gerbang keberhasilan. Jadilah generasi yang mempunyai nilai jual tinggi.Duhai pemuda siapkan dirimu untuk dapat mengolah seluruh Sumber Daya alam negeri ini agar kita terbebas dari tangan keserakahan dan politik yang menyakitkan. Persiapkan dirimu untuk menjadi pemimpin negeri ini yang adil, amanah, bertanggung jawab, cerdas, ulet dan memiliki akhlaq dan moral yang tinggi. Takukkan musuh yang akan menghancurkan negeri ini pemuda. Karena engkau adalah pemimpin negeri ini, kau adalah tongkat estafet bangsa dan negara ini.
Keberadaan negaramu berada dalam genggamanmu, kaulah yang menentukan masa depan rakyatmu, kehancuran negrimu berada dalam pundakmu. Jadilah genersi penerus yang membanggakan, generasi yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara dengan prestasi-prestasimu. Jadilah pemimpin bangsa yang baik dan menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ingatlah pemuda nasib suatu bangsa berada dalam genggamanmu.
-
TAMAN MANTRA Mengurangi Resiko Penggunaan Gadget pada Anak
Setiap orang juga tahu bahwa taman merupakan sebuah tempat yang memberikan suatu fasilitas baik tempat bermain, berolahraga, mengobrol maupun yang lainnya. Taman memiliki keindahan tersendiri sehingga banyak orang yang suka mengunjungi taman karena tempat tersebut dapat dikunjungi berbagai kalangan. Ada kesan tersendiri bagi orang yang mengunjunginya.TAMAN MANTRA Mengurangi Resiko Penggunaan Gadget pada Anak – Kali ini penulis akan membahas Taman Mantra, apa itu Taman Mantra? Mungkin sejenak kita akan berpikir Taman yang isinya banyak mantra misalnya Sim Salabim Abrakadabra. Hehehee….. Namun Taman Mantra yang dimaksud adalah Taman Permainan Tradisional Anak-Anak disingkat menjadi Taman Mantra.Mengapa harus Mantra? Hal ini karena penulis ingin membahas sebuah konsep pendidikan yang digagas secara nonformal melalui permainan yang ditempatkan pada sebuah taman. Kata Mantra menggambarkan suatu hal yang bisa dikatakan fiksi atau khayalan dimana hal tersebut sangat disukai anak-anak seperti contohnya dalam kartun Doraemon banyak hal-hal yang bersifat fiksi yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri untuk anak-anak.Tujuan utama konsep ini yaitu menekan tingginya tingkat penggunaan gadget pada anak-anak. Di era milenial ini memang setiap orang dimanjakan dengan teknologi-teknologi saat ini, termasuk anak-anak yang dimanjakan oleh gadget, banyak aplikasi yang menarik dalam gadget tersebut sehingga membuat anak-anak enggan bermain di luar dan mereka hanya menghabiskan waktunya hanya dengan gadget.Padahal dampak buruknya sangat banyak. Dilihat dari aspek sosial akan memunculkan sifat apatis atau berkurangnya jiwa sosial karena mereka tidak turun langsung ke masyarakat yang belum tahu karakter masyarakat setempat sehingga selain apatis muncul sifat individualis yang berujung pada egois. Dilihat dari sisi kesehatan, jelas sekali kesehatan mata menjadi suatu hal yang paling utama karena anak yang bermain gadget akan menatap layar gadget secara langsung dan jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengalami penyakit mata.Dari dua aspek tersebut jika dibiarkan saja akan berdamapak buruk bagi masa depan anak-anak. Tentunya inovasi-inovasi harus selalu digerakan demi menyelamatkan anak-anak dari fenomena tersebut. Salah satu gagasan yang diajukan dalam hal ini yaitu sebuah Taman Permainan TradisionalMengapa harus permainan tradisional? Hal ini karena selain menjaga kebudayaan asli Indonesia namun dalam permainan tradisional mengandung nilai-nilai yang sangat luhur yang jarang kita sadari. Misalnya saja permainan Boi, permainan Boi banyak ditemukan di daerah Sunda ataupun Jawa. Boi merupakan sebuah permainan yang tersusun dari dua tim yang saling berlawanan dimana permainan tersebut bertujuan untuk mencari skor tertinggi dengan cara menyusun tumpukan genting dari salah satu pihak yang sedang kebagian menyusun tumpukan genting. Jika sudah tersusun semua tanpa ada halangan hingga ada yang berteriak “Boiiiii” maka pihak itulah yang mendapat satu point.Nilai positif yang terkandung dalam permainan Boi untuk itu sangat banyak seperti kekompakan karena kekompakan adalah kunci utama untuk memenangkan permainan tersebut, kreatif karena setiap dipacu harus mampu menyusun strategi, dll. Hal ini sangat bagus untuk pembentukan karakter pada setiap anak. Selain itu dalam permainan Boi setiap anak akan berlari-lari baik ada yang mengejar maupun dikejar tentunya secara tidak langsung kondisi tubuh anak akan sehat karena tubuhnya aktif bergerak terus.Dalam mengimplementasikan gagasan tersebut sangat sederhana, setiap desa bahkan blok setidaknya punya tempat khusus sebagai wahana berkumpul anak-anak lalu tempat tersebut dinamai dengan Taman Mantra. Kegiatan tersebut jelas harus dibawah pengawasan orang tua, namun yang memandu permainan tersebut bisa para remaja atau pemuda-pemuda setempat. Misalnya remaja yang sudah bersekolah SMP maupun SMA. Mengapa demikian, karena anak sekolah di Indonesia mayoritas mengkuti ekstrakurikuler pramuka. Dalam pramuka pastinya ada sebuah permainan yang nantinya ilmu yang diterima para remaja atau pemuda tersebut bisa ditularkan ke anak-anak meskipun hanya sedikit setidaknya merupakan sebuah pengabdian secara sederhana bagi para remaja ataupun pemuda tersebut.Upaya tersebut bisa dilakukan seminggu sekali atau setiap hari, jika dilakukan setiap hari maka sore hari adalah waktu yang sangat cocok, setidaknya kegiatan tersebut disusun secara rapi dan bisa dijadikan program RT maupun RW setempat. Tentunya program ini agar dapat perlindungan secara langsung dari pihak berwenang.Anak merupakan generasi emas untuk masa depan bangsa dan negara tentunya pertumbuhan dan perkembangannya harus diperhatikan, kemajuan teknologi yang pesat namun belum bisa tersaring dengan baik akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat tentunya pada anak. Maka dari itu marilah kita bersama-sama ikut andil dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Indonesia.Terimakasih…… -
Motivasi Bagi Pemuda Indonesia untuk 100 Tahun Kedepan
Motivasi Bagi Pemuda Indonesia untuk 100 Tahun Kedepan – Apakah Indonesia akan tetap berdiri dengan stabil 100 tahun kedepan? Siapa yang akan memberikan jaminan Indonesia masih tetap stabil dan berkembang untuk 100 tahun kedepan? Kunci utamanya terletak pada setiap penduduk Indonesia yang harus menumbuhkan perilaku bermoral dan cinta pada tanah air. Salah satu cara memprediksi tetap berdirinya suatu negara untuk 100 tahun kedepan yaitu dengan mengamati pemuda saat ini yang berumur kisaran 10-25 tahun, dimana pada saat itu sebagian besar kita sudah tidak bisa berkontribusi secara langsung terhadap negara pada masa itu.Pemuda adalah salah satu tonggak berdirinya atau hancurnya suatu negera kedepannya, bukan kita lihat pada saat ini, yang mayoritas kita hidup dalam keadaan aman, nyaman, dipimpin oleh orang-orang hebat, meskipun belum sejahtera seutuhnya. Menurut pendapat saya kita sebagai penduduk yang cerdas harus menerima terlebih dahulu apa yang ada didepan kita. Lihatlah negara yang sedang berperang atau negara yang kekurangan bahan pangan. Hal tersebut menjadi perbandingan awal sebelum kita melihat negara-negara maju.Pendidikan lingkungan akan mengukir suatu kertas putih polos yang nantinya akan menjadi karya hebat disuatu tempat. Para tokoh negara yang saat ini sedang memimpin kita adalah buah tangan dari nenek moyang 100 tahun lalu. Bagaimana mereka mendidik diri sendiri, keturunan dan lingkungan mereka sehingga, sekarang bisa menjadi generasi penerus yang baik seperti tokoh-tokoh, penguasa dan orang yang berpengaruh di dalam negara. Bukan hal mudah untuk membentuk karakter manusia hebat dan bermoral jika tidak dilatarbelakangi dengan pendidikan, tempaan, dan lingkungan yang mendukung. Nenek moyang kita sungguh sangat tangguh ketika kita lihat dari peninggalan sejarah mereka seperti masjid yang megah, candi, budaya, dan bangunan megah lainnya. Kerja keras, kerja cerdas, optimis dan taat pada agamanya menjadi salah satu prinsip hidup yang sangat membanggakan dan harus dilestarikan.Salah satu hasil penelitian sains menyatakan jika kebiasaan, gaya hidup dan pola makan akan membentuk karakteristik gen dalam tubuh kita. Kebiasaan itu pasti akan diturunkan pada keturunan kita sedikit atau banyak. Setelah gen itu tertanam pada suatu individu baru maka lingkunganlah yang akan mengisi masa depannya. Lingkungan yang baik akan membentuk individu yang baik. Sehingga keturunan kita kebawah akan menjadi baik.Sadarlah untuk para wanita, jadilah orang yang baik karena mitokondria seorang manusia hanya diperoleh dari seorang ibu bukan dari seorang ayah. Kita tahu, fungsi utama mitokondria yaitu untuk membentuk energi didalam tubuh. Ketika catatan gen kita kurang baik kita harus terus berusaha memperbaiakinya untuk bisa mencapai masa depan yang jauh lebih baik dengan dorongan lingkungan yang baik.
Lingkungan rumah yang cenderung agamis akan membentuk karakter anak yang lebih bermoral namun dengan karakter masing-masing setiap orang tentunya, ada anak yang karakternya aktif cenderung nakal, ada pula anak yang pendiam cenderung menjerumuskan. Itulah karakter, itulah perbedaan diantara manusia yang harus kita terima dan disikapi secara cerdas. Masa kanak-kanak merupakan masa emas yang harus kita selamatkan dari berbagai macam kebiasaan buruk yang pada saat ini dan manjadi budaya baru kita. Misalnya seperti tontonan bermesraan orang berpacaran yang sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan sehari-hari.Masa-masa emas itu harus kita kokohkan dengan nilai-nilai dan ajaran agama yang kuat. Maka dimanapun dia berada di desa, kota, dalam negeri atau luar negeri dia akan tetap mampu menjunjung tinggi nilai nilai agama yang ada pada dalam dirinya. Pemuda itu akan tetap menjadi berlian meskipun dia harus berada di tempat yang kumuh sekalipun. Bahkan pemuda itu membuat lingkungan kumuh berubah sedikit demi sedikit menjadi istana berlian yang megah. Pemuda yang bermoral akan menguntungkan jika berada diposisi manpun ketika sedang dipimpin atau memimpin. -

Pendidikan Kebersihan Lingkungan: Bukti Peduli Indonesia
Pendidikan Kebersihan Lingkungan : Bukti Peduli Indonesia – Harus dimulai dari dalam rumah. Ilmu tentang kebersihan lingkungan merupakan hal yang wajib kita tularkan pada setiap orang disekitar kita. Berawal dari diri kita sendiri yang sadar akan lingkungan hidup. Kita harus sadar dan menyadarkan orang lain akan bahayanya tindakan kita yang semena-mena terhadap sampah. Hanya sebuah SAMPAH untuk kita bahas namun itu hal yang akan mengubah budaya jelek kita “membuang sampah sembarangan” akan hilang dengan sendirinya. Bagaimana jika kita terus menerus melihat pencemaran di mana-mana dari masa kecil hingga dewasa. Tidakkah hati nurani kita tergerak untuk mencegah atau mencari solusinya??? Maka dari itu perlu suatu frame work yang tepat dalam memutus rantai “budaya” membuang sampah sembarangan, yaitu salah satunya melalui pendidikan kebersihan lingkungan.
Sampah Plastik dan Problematikanya
Pembahasan kita bisa dikerucutkan pada sampah plastik. Sampah ini merupakan sampah yang bermanfaat saat masih dibutuhkan dan akan menjadi masalah besar ketika sudah di tempat pembuangan sampah. Sampah plastik merupakan salah satu sampah yang tidak bisa diuraikan bakteri sampai 1000 tahun yang akan datang. Hal tentu akan mengganggu keseimbangann ekosistem ketika jumlahnya sudah banyak. Baca Juga
Sudah terlalu banyak orang yang membahas tentang sampah namun tidak ada hasil yang bisa didapatkan dari solusi itu. Banyak faktor penyebab tidak ada solusi yang nyata tersebut. Misalnya karena belum menjadi suatu kebiasaan, tidak adanya singkronisasi antara pemerintah dan masyarakat mengenai pengolahan sampah, tidak ada badan khusus pengolah sampah di Indonesia, kurangnya ketegasan untuk sanksi yang nyata, tidak ada sarana prasarana untuk pengolahan sampah yang memadai, belum banyak pemahaman di masyarakat tentang pengolahan sampah dan faktor yang lain. Salah satu cara yang bisa diterapkan setiap orang di seluruh Indonesia yaitu mengurangi penggunaan sampah plastik.
Baca Juga:
Salah Satu Pendidikan Kebersihan Lingkungan Bermula Pada Diri Sendiri
Ketika kita membeli barang di suatu tempat usahakan untuk membawa tas kantong sendiri atau meminimalkan penggunaan plastik ketika barangnya sedikit. Kita kumpulkan sampah plastik yang masih bagus di rumah, lipatlah yang rapi dan bisa di pakai kembali. Hal ini tentu masih menjadi suatu permasalahan yang pro dan kontra. Kita bisa terapkan dalam rumah tangga masing-masing. Ide tanpa action yang nyata akan hanya akan menjadi mimpi belaka. Yukkk mari bersama-sama kita mengajak keluarga, orang sekitar dan lingkungan disekitar kita. Semangat untuk menjaga lingkungan yaaa teman-teman.. Baca juga media pembelajaran inovatif yang memanfaatkan limbah organik, klik di sini.
-
Buat Perempuan, Pendidikan itu penting! Bukan main main!
Buat Perempuan, Pendidikan itu Penting! Bukan main-main!– Mungkin hari ini, banyak orang bilang dan berpikir ‘Ngapain sekolah tinggi-tinggi, tapi ujungnya juga jadi ibu rumah tangga? ” ini adalah perkataan yang rendah buat orang yang tak tahu artinya sekolah tinggi dan ini adalah pemikiran yang salah. Tapi menurut orang yang berpikir tinggi dan kreasi Pendidikan adalah nomer satu diantara yang lain. Walaupun banyak wanita yang telah lulus dari jenjang perkuliahan dan mendapatkan title yang panjang dan itu larinya ke dapur. Itu adalah Pemikiran yang sangat, sangat salah besar.Kenapa? Wanita akan menjadi Madrasah pertama untuk anak-anak nya kelak. Wanita disekolah tinggi bukan buat ngejar jodoh, bukan buat dapat gelar, bukan buat ajang pelarian, dan bukan juga buat ajang meminta uang. Tapi, wanita disekolahkan sampai jenjang tinggi itu untuk mendapatkan ilmu yang barokah. Tujuannya untuk apa? Untuk diaplikasikan dikehidupan sehari-hari nya.Maka pendidikan itu penting.Wanita yang berpendidikan dengan wanita yang tak berpendidikan itu sangatlah jauh berbeda. Dari cara pandang, cara berjalan, beradab, berbicara, bahkan dengan cara menyampaikan itu sangat 180° itu berbeda.Kenapa dikatakan berbeda? Ilmu yang ia dapat itu bukan sekedar ilmu. Ilmu yang ia dapatkan pun bukan sembarang ilmu. Ia gunakan, ia aplikasikan dengan orang sekitar. Itulah gunanya ilmu.Pendidikan itu penting, sebagai intinya orang tak akan meremehkan kita, tak akan memandang kita rendah.Kalo ditanya mau jadi apa, gausah bingung. Karena Allah adalah segala penentu jalan menuju kesuksesan. Dan itu semua dari pendidikan.Pendidikan bukan hanya membawamu sukses. Tapi pendidikan membawamu menuju ke ahlian. Semua propesi kamu pegang.Jadi, pendidikan dimata kita, kami, kamu, semuanya itu sangatlah penting. Bukan hanya mengantarkanmu pada kebaikan, tetapi insyaallah pada ke hakikian.Catat! poin penting yang perlu di praktekan yaitu tentang sukses ada tiga:1)Sukses spiritual, semakin dekat dengan Allah. Semakin bersama Allah, dan semakin dekat dan dekat pada Allah.2)Sukses emosional, selalu melakukan silahturahmi. Jangan anggap, kamu sudah berpendidikan, tapi kamu tak memiliki sukses emosional. Apalah kamu, tanpa ada rasa emosional. Pengontrolan diri serta pencapaian diri.3)Sukses Jati diri, sukses akan kemampuan yang kita capai.Jadi, Pendidikan itu penting untuk wanita, salam hangat dari seluruh wanita pencinta pendidikan. 🙂 -
Filosopi Pendidikan : Belajar dari Bumbu Masakan
Belum lama ini umat muslim di seluruh dunia telah merayakan hari raya Idul Adha atau Idul Kurban, tentunya disambut suka cita oleh seluruh umat muslim. Baik sapi, kambing maupun unta banyak yang dikurbankan namun di Indonesia hanya mengurbankan sapi, kambing maupun kerbau yang kemudian dagingnya dibagikan ke masyarakat luas. Membahas mengenai hari raya idul kurban tentunya tidak bisa lepas dari olahan daging yang dimasak menjadi berbagai macam masakan mulai dari sate, rendang, empal, bistik, dll.Untuk membuat suatu masakan yang lezat dan bercita rasa tinggi harus menggunakan berbagai bumbu masakan, mulai dari garam, penyedap rasa, bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, merica, ketumbar, dll. Di Indonesia sangat mudah ditemukan bumbu masakan tersebut, karena Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang melimpah termasuk bumbu yang biasa dikatakan rempah-rempah. Jika kita menengok ke belakang, alasan utama Eropa datang ke Indonesia yaitu untuk mencari rempah-rempah di Indonesia. Hal ini berpengaruh pada masakan-masakan yang ada di Indonesia satu masakan saja bisa terdiri dari berbagai bumbu masak misalnya saja rendang yang bumbu masaknya terdiri dari garam, bawang merah, bawang merah, cabai merah, kunyit lengkuas, ketumbar, kemiri, jahe, pala, dll sehingga dari bumbu-bumbu tersebut terciptalah sebuah masakan rendang yang lezat dan bercita rasa tinggi dan sangat dikenal oleh masyarakat luas bahkan mendapat predikat sebagai makanan terenak di dunia.Jika kita telaah lebih dalam terkait bumbu masakan tersebut, banyak nilai-nilai yang bisa kita petik khususnya dalam bidang pendidikan. Bagaimana bisa, untuk membuat sebuah masakan yang lezat tentunya terdiri dari berbagai macam bumbu yang memiliki khas masing-masing yang kemudian disatukan menjadi sebuah cita rasa yang lezat. Dari situ kita dapat melihat bahwa perbedaan akan menciptakan suatu hal luar biasa. Disinilah letak nilai dari sebuah bumbu masakan terhadap pendidikan yaitu mengajarkan sebuah perbedaan. Pentingnya memupuk rasa toleransi dalam sebuah perbedaan akan berdampak baik untuk kemajuan suatu masyarakat, bangsa maupun negara. Hal ini haruslah dipupuk dalam dunia pendidikan tentunya sejak dini, apalagi melihat negara kita yang kaya akan budaya dan bangsanya.Di negara tetangga kita yaitu Malaysia sudah dilakukan pendidikan mengenai sebuah perbedaan dalam bentuk film Upin-Ipin secara tidak kita sadari bahwa film Upin-Ipin telah menggambarkan sebuah didikan kepada anak mengenai indahnya sebuah perbedaan di masyarakat. Bagaimana tidak dalam Upin-Ipin tidak menunjukan hanya orang melayu saja melainkan ada dari Etnis Tionghoa yang digambarkan oleh tokoh Mei-mei, Sing yang digambarkan oleh Jarjit, Indonesia yang digambarkan oleh Susanti. Dengan tokoh-tokoh tersebut menggambarkan bahwa perbedaan bukanlah sebagai penghalang untuk menciptakan kondisi masyarakat yang baik, justru malah menciptakan sebuah kehidupan masyarakat yang harmonis dengan saling membantu satu sama lain.Tidak harus seperti Upin-Ipin, dalam membentuk suatu pendidikan mengenai sebuah perbedaan bisa dilakukan lewat apa saja. Misalnya saja bisa dilakukan dalam pendidikan kebudayaan dengan mengambil nilai-nilai budayanya sendiri tentang indahnya sebuah perbedaan, realisasinya bisa dilakukan dalam bermain musik tradisional seperti karawitan yang terdiri dari goong, kendang, saron, bonang, rebab, dll yang masing-masing memiliki peran yang berbeda dan jika ditampilkan dengan baik akan membentuk sebuah musik karawitan yang indah. Intinya dalam sebuah perbedaan janganlah merasa paling hebat diantara yang lainnya karena dalam budaya jawa saja telah memiliki falsafah kehidupan bahwa seseorang tidak boleh memiliki sifat adigang, adigung dan adiguna. Akan sangat fatal jika sifat tersebut banyak muncul di masyarakat yang notabene memiliki keragaman bangsa maupun budaya.Semboyan Bhineka Tunggal Ika sudah disusun sejak awal kemerdekaan, sebagai warga negara Indonesia haruslah dipupuk sejak dini mengenai sebuah perbedaan, tentunya untuk memupuk tersebut utamanya lewat bidang pendidikan. Tidak harus pendidikan secara formal namun bisa dilakukan dengan cara apapun yang bertujuan untuk membentuk masyarakat yang harmonis meskipun dengan berbagai keragaman budaya maupun bangsa seperti halnya rendang yang terdiri dari berbagai bumbu masakan yang masing-masing memiliki aroma yang berbeda -
ILMU PARENTING Siapkan generasi yang berkualitas

ILMU PARENTING Siapkan generasi yang berkualitas Dewasa ini, ilmu parenting memang sangat dibutuhkan bagi seorang calon ibu dan calon ayah. Memang, jika dikata usia kita masih sangat muda. Namun, tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan sedini mungkin untuk perbanyak ilmu parenting kita guna mendidik calon anak agar menjadi generasi yang cerdas dan berkualitas tentunya.Nah, jadi aku mau berbagi sedikit tips bagaimana menjadi calon orang tua yang baik bagi generasi penerus kita nanti. Ini beberapa tips yang aku dapat setelah mengikuti kajian beberapa hari kemarin.Beberapa tips cara mendidik anak yang diajarkan oleh nabi kita Ibrahim AS.1. Jangan jauhkan anak dari masjid
Cara pertama mentarbiyah anak adalah mencari, membentuk biah yang shalihah. Representasi biah, lingkungan yang shalihah bagi Nabi Ibrahim Baitullah [rumah Allah], dan kalau kita adalah masjid [rumah Allah]. Maka, kita bertempat tinggal dekat dengan masjid atau anak-anak kita lebih sering ke masjid, mereka mencintai masjid. Bukankah salah satu golongan yang mendapat naungan Allah di saat tidak ada lagi naungan adalah pemuda yang hatinya cenderung kepada masjid.2. Ajarkan anak untuk mendirikan sholat
Cara kedua adalah mentarbiyah anak agar mendirikan shalat. Mendirikan shalat ini merupakan karakter umat Muhammad saw sebagaimana yang uraian di atas. Nabi Ibrahim bahkan lebih khusus di ayat yang ke-40 dari surat Ibrahim berdoa agar anak keturunannya tetap mendirikan shalat. Shalat merupakan salah satu pembeda antara umat Muhammad saw dengan selainnya. Shalat merupakan sesuatu yang sangat penting, mengingat Rasulullah saw memberikan arahan tentang keharusan pembelajaran shalat kepada anak. suruhlah anak shalat pada usia 7 tahun, dan pukullah bila tidak shalat pada usia 10 tahun. Rasulullah saw membolehkan memukul anak di usia 10 tahun kalau dia tidak melakukan shalat dari pertama kali disuruh di usia 7 tahun. Ini artinya ada masa 3 tahun, orang tua untuk mendidik anak-anaknya untuk shalat. Dan waktu yang cukup untuk melakukan pendidikan shalat.3. Ajarkan anak untuk menjaga pergaulan
Cara ketiga adalah mentarbiyah anak agar disenangi banyak orang, seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah saw: “Berinteraksilah dengan manusia dengan akhlaq yang baik.” [HR. Bukhari]. Anak kita diberikan cerita tentang Rasulullah saw, supaya muncul kebanggaan dan kekaguman kepada nabinya, yang pada gilirannya menjadi Rasulullah menjadi teladannya. Kalau anak kita dapat meneladani Rasulullah saw berarti mereka sudah memiliki akhlaq yang baik karena—sebagaimana kita ketahui—Rasulullah memiliki akhlaq yang baik.4. Arahkan anak untuk memiliki life skill
Cara keempat adalah mentarbiyah anak agar dapat menjemput rezki yang Allah telah siapkan bagi setiap orang. Anak ditarbiyah untuk memiliki life skill [keterampilan hidup] dan skill to life [keterampilan untuk hidup]. Rezki yang telah Allah siapkan Setelah itu anak diajarkan untuk bersyukur.5. Ajarkan anak untuk mempertebal iman
Cara kelima adalah mentarbiyah anak dengan mempertebal terus keimanan, sampai harus merasakan kebersamaan dan pengawasan Allah kepada mereka.6. Ajarkan anak untuk saling menghormati
Cara keenam adalah mentarbiyah anak agar tetap memperhatikan orang-orang yang berjasa—sekalipun sekadar doa—dan peduli terhadap orang-orang yang beriman yang ada di sekitarnya baik yang ada sekarang maupun yang telah mendahuluinya.Nah, sebagai calon orang tua yang baik mari kita sama-sama belajar menerapkan ilmu parenting. Siapkan bekal yang cukup dan mumpuni mulai dari sekarang, agar kelak tidak salah dalam mendidik dan mengajarkan kepada anak. Jadikan generasi penerus kita sebagai generasi yang cerdas dan berkualitas, tentunya dimulai dari calon orang tua yang cerdas pula. Semangatt belajar kawan, ayoo perbanyak bekal kita 🙂Sumber : dakwatuna.com -
OPINI : Mau dibawa kemana “The next Young generation” Indonesia ?
OPINI – Kalau ngomongin “Young Generation” jadi pengen nyanyi aja bawaannya. Boleh yaa sedikit lagunya Armada yang “Mau dibawa kemana Young generation ???…” hehehe… Bicara mengenai young generation, saya begitu greget. Pasalnya, begitu banyak sekali fenomena-fenomena yang terjadi saat ini yang sudah intoleransi dimana the next young generation menjadi titik fokus utama. Bagaimana tidak ?. Disaat karakter dan mental building yang seharusnya dipupuk dan dikembangkan, namun tergerus dengan maraknya hal-hal yang unfaedah.Sebagai contoh, salah satunya jika kita lihat fenomena yang sering terjadi akhir-akhir ini khususnya di dunia maya, dimana banyak sekali content-content yang unfaedah dan mirisnya para generasi mudalah yang justru memviralkan hal tersebut. Saya tidak habis fikir, kok bisa yaaa ??… Apakah hal ini terjadi karena faktor kegabutan yang seringkali melanda para generasi muda. Sehingga mereka melihat hal-hal yang aneh sebagai hal yang lucu dan patut untuk diviralkan. Sungguh miriisss sekali…Salah satu contoh di atas merupakan satu diantara banyaknya virus yang dapat meracuni karakter dan mental building para generasi muda. Lalu, apa dan bagaimana peran kita sebagai generasi muda yang baik agar the next young generation tidak ikut masuk ke dalam jurang yang sama. Saya fikir, ada 3 komponen penting yang harus dirubah. Apa saja itu ??1. Self Reminder
Dalam hal ini kita perlu mengingatkan diri sendiri agar tidak melupakan peran kita sebagai generasi muda penerus bangsa. Dimana, sebagai generasi muda haruslah kita berfikir kreatif dan inovatif untuk memajukan bangsa kita menjadi bangsa yang lebih maju dengan SDM yang mumpuni.2. Self Motivation
Dalam hal ini kita sebagai young generation perlu mempunyai suatu motivasi kuat yang dapat menggugah diri kita agar mau dan mampu untuk berkontribusi bagi bangsa kita. Karena seharusnya, tidaklah perlu kita melihat sudah seberapa besar kontribusi bangsa dan negara terhadap kita. Namun, yang perlu kita tanamkan dalam mindset kita adalah “Sudahkan kita berkontribusi untuk bangsa dan negara kita?.” Itulah PR yang harus segera kita tuntaskan.3. Open minded
Sebagai young genaration haruslah kita mempunyai fikiran yang terbuka. Dalam hal ini, mempunyai mindset yang tinggi untuk memajukan bangsa dan negara. Tidaklah harus dengan suatu hal yang besar dan terlihat, namun mulailah dari hal sederhana yang kemudian mampu membawanya menjadi yang spektakuler.Jadi siap yaa untuk menjadi the next young generation yang berkualitas. Jangan suka ikut-ikutan mengikuti arus perkembangan zaman yang semakin dan semakin terperosok jauh ke dalam jurang. Boleh saja mengikuti perkembangan zaman. Siapa bilang tidak boleh ?… Tapi harus pinter-pinter memilih dan memilah. Ambil positifnya, buang negatifnya yaaa… hehehe 🙂SALAM THE NEXT YOUNG GENERATION. 🙂 -
Bagaimana Sistem Pendidikan di Nepal Saat Ini?
Profil Singkat Nepal
Nepal adalah sebuah negara kecil dari 29 juta orang di seluruh dunia. Terhimpit di antara negara-negara mega Cina dan India, Nepal adalah rumah bagi delapan dari sepuluh pegunungan tertinggi di dunia, termasuk Gunung Everest. Daerah pegunungan negara berbatasan menyajikan tantangan luar biasa untuk pengembangan sosial ekonomi dan membuatnya sulit dan mahal untuk memperluas infrastruktur di Nepal. Pada tahun 2015, Nepal tetap salah satu negara berkembang di Asia dan peringkat 144th dari 188 negara di Indeks Pembangunan Manusia PBB. Menurut Bank Pembangunan Asia, sekitar 25 persen dari populasi yang ada di kurang dari USD $1 per hari di 2010/11.Sistem Pendidikan di Nepal Saat Ini
Sistem Pendidikan di Nepal baru-baru ini telah meningkat dan terus berkembang. Dengan bantuan dari beberapa organisasi internasional, sistem pendidikan yang dibantu. Hal ini penting untuk kemajuan pendidikan dan pengembangan untuk mengurangi tingkat kelangkaan serta untuk mempromosikan perbaikan komunitas.Karena kerusakan yang dikenakan pengelolaan administrasi sebelumnya dalam sistem pendidikan mereka, pemerintah Nepal mencoba untuk membatalkan dan membuat proposisi yang unggul untuk pendidikan untuk menjadi lebih baik.Sebelum pendidikan modern dimulai di negara, sekolah telah dibatasi dan kelas hanya elit istimewa, sementara sisa orang-orang tinggal terutama buta huruf dan membisikan. Kemudian, ketika era baru diperkenalkan, pendidikan ditawarkan hanya untuk anak-anak kelas atas. Perempuan yang jarang menerima pendidikan.Pendidikan dasar
Sampai 2016, pendidikan dasar di Nepal berlangsung selama lima tahun – dari kelas 1 sampai kelas 5 (usia lima sampai sembilan). Namun, undang-undang pendidikan baru disahkan pada 2016 diperpanjang pendidikan dasar siklus dan mendirikan suatu sistem baru wajib belajar pendidikan dasar yang dimaksudkan untuk dapat diakses oleh setiap anak di Nepal gratis di sekolah umum.Wajib belajar pendidikan dasar sekarang berlangsung delapan tahun (kelas 1-8). Selain itu, anak-anak memiliki opsi untuk mendaftar di umum ‘dini pengembangan pusat’ atau taman kanak-kanak pribadi sebelum memasuki sekolah dasar pada usia lima tahun. Akses ke pendidikan anak usia dini, bagaimanapun, tetap bermasalah di banyak negara dan tingkat partisipasi rendah.Pendidikan menengah
Sebelum hari reformasi, sistem sekolah menengah dibagi menjadi dua tahun lebih rendah pendidikan menengah (Grade 9 dan 10) dan dua tahun lebih tinggi pendidikan menengah (kelas 11 dan 12), dengan segmen kedua menyimpulkan dengan terpisah ujian nasional.Di bawah sistem saat ini, kedua tahapan tersebut telah digabungkan ke dalam siklus bersatu 4 tahun pendidikan menengah. Lama sertifikat meninggalkan sekolah (SLC) ujian nasional yang diselenggarakan pada akhir kelas 10 sekarang akan diselenggarakan di tingkat regional dan telah diubah namanya menjadi “Sekunder pendidikan pemeriksaan” (Lihat). Secara nasional, akan ada hanya satu final Nasional sekolah ujian pada akhir kelas 12. Perubahan ini telah dalam pembuatan untuk beberapa waktu, tetapi akhirnya masuk ke dalam hukum pada tahun 2016 dan saat ini sedang dilaksanakan.Teknis dan pendidikan kejuruan dan pelatihan (langkah)
Ada berbagai program langkah formal dan informal ditawarkan dalam sistem pendidikan di Nepal. LANGKAH sangat penting untuk pengembangan sumber daya manusia di Nepal, terutama dalam kaitannya dengan negara menjulang “pemuda pengangguran bom waktu.” Pemuda pengangguran meningkat dengan cepat, dan banyak pemuda Nepal memasuki pasar tenaga kerja tanpa keterampilan dipasarkan (atau keluar bermigrasi dari Nepal).Oleh karena itu pemerintah secara aktif mempromosikan perluasan sektor langkah. CTEVT, otoritas peraturan untuk langkah, sekarang langsung beroperasi 31 sekolah teknis dan Politeknik dan telah terakreditasi ratusan penyedia langkah swasta afiliasi. Program yang ditawarkan dalam berbagai bidang, mulai dari teknologi laboratorium medis untuk pertanian, keperawatan, seni kuliner, teknologi otomotif, teknologi manajemen atau komputer hotel. Jenis yang paling umum dari program-program yang tersedia. -
Apa Kabar Kurikulum 2013?
Sudah beberapa tahun kurikulum 2013 mulai diberlakukan namun belum bisa diterapkan secara keseluruhan di Indonesia. Terlebih lagi dengan banyaknya sekolah-sekolah yang merasa belum sanggup menerapkannya. Lalu apa kabar kurikulum 2013?
Kurikulum
Kurikulum menjadi suatu perangkat yang diterapkan demi tercapainya suatu tujuan. Hingga saat ini tercatat sudah 10 kurikulum yang pernah digunakan oleh sistem pendidikan Indonesia. Saya sendiri pernah merasakan bagaimana belajar menggunakan kurikulum 1994 yang memiliki caturwulan, sehingga akan ada evaluasi setiap tiga bulan sekali. Pun, nama-nama yang digunakan dalam buku pelajarannya sangat Indonesia, Budi, Ibu Budi dan Ani. Kurikulum pun tak ingin ketinggalan jaman, sehingga terbitlah kurikulum berbasis kompetensi (KBK) kemudian kurikulum KTSP dan sekarang kurikulum 2013.Kendala
Untuk membahasnya, saya mengambil sudut pandang pendidikan tingkat sekolah dasar. Karena saya kira, anak-anak SD jaman sekarang harus begitu aktif dibandingkan ketika saya SD dulu. Mereka harus berinteraksi di dalam kelas dengan memahami pelajaran yang dipadukan dalam 1 tema. Ketika saya melihat buku paketnya pun saya kaget. Karena dalam satu buku itu sudah mencakup seluruh pelajaran yang ada, baik matematika, IPA, IPS, PKn serta pelajaran kebudayaan dan olahraganya. Apakah anak SD ini sudah mampu?Kurikulum ini tak hanya membuat anak SD belajar, namun juga gurunya. Dari beberapa jurnal yang saya baca, mulai dari tahun 2015 hingga sekarang kendala yang dihadapi masih tetap sama. Kendala dari pemerintah, guru, siswa dan orang tua. Apa saja kendala itu? Kita simak satu persatu.1. Kendala dari pemerintah
Seperti biasa, kendala ini pastilah berasal dari penyaluran buku yang seringnya terlambat.2. Kendala dari guru
Guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan tercapainya pendidikan kita. Kendala dari mereka tentu saja ada. Karena harus selalu mengikuti perubahan kurikulum dan mencoba belajar mengimplementasikannya di dalam kelas. Namun, kurikulum 2013 ternyata menuntut lebih. Guru-guru diharuskan memiliki model pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga mampu mengajak siswa untuk berinteraksi secara aktif di dalam kelas.3. Kendala dari siswa
Siswa yang kurang bisa berinteraksi secara aktif sehingga seringnya mereka kebingungan. Mereka juga hanya memegang buku siswa tanpa adanya buku penunjang yang lain.4. Kendala dari orangtua
Orangtua kebanyakan belum memahami kurikulum 2013. Apalagi saat evaluasi yamg mencantumkan huruf A B atau C sehingga tak jarang ada miskomunikasi yang terjadi di antara guru, siswa maupun orangtua siswa.Jadi, Apa kabar kurikulum 2013?
Nah, dari kendala di atas sepertinya kabar kurikulum 2013 belum begitu baik. Belum juga mampu diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia. Namun kita selalu berharap para guru mampu mengimplementasikan kurikulum 2013 di dalam kelas sehingga siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan sebaik mungkin. Tak lupa juga kepada orangtua untuk selalu membimbing anaknya, paling tidak memberikan buku penunjang untuk pembelajaran, karena buku dengan 1 tema itu tidaklah cukup.Semoga sistem pendidikan Indonesia lebih baik, ya. Adik-adik kita layak mendapatkan ilmu dasar yang mantap agar pondasinya kuat ke jenjang selanjutnya.Salam pendidikan.Sumber:Friani, I.F., dkk. 2017. Kendala Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Berdasarkan Kurikulum 2013 di SD Negeri 2 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 2(1). FKIP Unsyiah.Krissandi, A.D.S., dkk. 2015. Kendala Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum 2013. Cakrawala Pendidikan. 3. FKIP Universitas Sanata Darma.Saputra, S.Y., dkk. 2017. Pelaksanaan Pembelajaran Tematik sesuai Kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 03 Wajak. ELSE. 1(1). Universitas Muhammadiyah, Malang. -

Penghujung Pendidikan Dalam Batas Krisis Berkarakter
Penghujung Pendidikan Dalam Batas Krisis Berkarakter
Pendidikan adalah cerminan dasar setiap manusia untuk mengangkat harkat dan martabat setiap pribadi manusia. Pendidikan adalah bagian dari ilmu yang diprogramkan atau diwujudkan dalam sebuah kelembagaan seperti sekolah-sekolah yang ada sekarang ini.Namun, tak dapat dipungkiri bahwasannya Pendidikan itu kadangkala dapat menjerumuskan orang-orang atau pribadinya sendiri apabila tidak dipergunakan dengan baik dan benar. Bukan hanya itu saja, Pendidikan seringkali menjadi jurang pemisah antara yang kaya dengan yang miskin. Bukan menyalahkan Pendidikan namun, ada sesuatu hal yang harus diluruskan agar tidak salah paham.Penyelenggaraan pendidikan memang penting. Namun, jauh lebih penting dengan pengembangan sebuah karakter yang tidak boleh berujung. Pendidikan takkan berujung korupsi apabila di hatinya terdapat penjernihan hati yang sudah ditanamkan sejak dini dan diulang terus menerus dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar. Karakter dapat dibentuk dengan memilik dasar agama yang kuat dan tangguh dalam menghadapi setiap tantangan maupun pantangan yang terdekat maupun yang terjauh sekalipun.Setelah memiliki pondasi agama yang kuat maka hal yang selanjutnya dilakukan ialah memahami nilai-nilai Pancasila untuk diimplementasikan dalam lingkup terkecil hingga terbesar sekalipun. Percuma Pancasila itu ada hanya untuk dibaca dan ditulis semata. Buat apa bangsa ini merdeka kalau Pendidikan itu tidak masuk ke dalam sanubari pemuda-pemudi yang terdalam.Pembunuhan karakter sangat bertentangan dengan pancasila yang memiliki nilai-nilai universal. Mengapa beralasan seperti ini? Dikarenakan Indonesia tidak menyadari dan sudah tidak peduli dengan arah Indonesia ini mau dibawa kemana? Dengan hanya sebuah teori demi teori tanpa adanya pengaplikasian.Untuk apa itu semua? Di satu sisi orang lain antri. Di sisi lain orang korupsi. Para akademisi sibuk berargumentasi. Orang birokrasi sibuk dengan biaya administrasi. Pola pikir dan pola hidup ilmuwan sudah jauh dari tradisi. Masalah ini harus disikapi. Dengan pengembangan hukum yang mampu mengatur distribusi Semua organ kelembagaan Pendidikan yang semestiya menginternalisasi nilai-nilai pancasila dalam setiap geraknya.Pendidikan menjadikan jurang pemisah ketika setiap manusia tidak menyikapi kalau di dunia ini manusia bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa. Manusia hanya sebtas hamba yang diberikan rezeki yang maha kuasa yang mana rezeki itu harus diberikan kepada orang lain kembali. Karena rezeki bukanlah milik manusia seutuhnya. Tetapi, hanyalah sang pencipta yang memilikinya. Maka, janganlah berlaku sombong maupun rendah tetapi bersikaplah seperti budi baik yang tidak saling merendahkan satu sama lainnya.Lakukanlah gerak akademik dengan saling bekerja sama. Membangun kembali ilmu-ilmu yang bersifat tidak mengabaikan terhadap kelahiran pendidikan yang disatukan dalam pancasila sebagai pendukung dari segala permasalahan dengan tidak menghilangkan agama dari kepercayaan yang dibangun jauh-jauh hari sebelum dilahirkan di dunia.Akar dari permasalahan Pendidikan di Indonesia saat ini hanya satu ialah pribadinya sendiri. Pribadi yang tidak mau mengejar dari ketertinggalannya. Yakni dengan mengubah cara hidupnya yang tidak selalu ada di zona nyaman terus-terusan. Melainkan mencari tantangan untuk mencari hakikat diri sesungguhnya untuk menjadikan dirinya dapat bermanfaat di muka bumi ini. Begitupula yang seharusnya diselingi dengan peraturan yang tegas yang sama-sama diwujudkan dalam lingkaran kebersamaan.Kebersamaan dikala banyaknya keberagaman. Kedihan dikala kesenangan berada di puncaknya. Mengapa tidak saling berbagi dikala pengetahuan sudah mumpuni. Banyak orang yang hidupnya di bawah namun pribadi manusia selalu menginginkan teratas.















