Author: shalaazz

  • Beasiswa S2 & S3 Arab Saudi KAUST 2019/2020

    Beasiswa S2 & S3 Arab Saudi KAUST 2019/2020 – Halo sobat shalaazz! Kali ini shalaaz ingin membahas tentang beasiswa KAUST 2019/2020.

    Apa sih beasiswa KAUST itu?

    KAUST singkatan dari King Abdullah University Science of Technology, merupakan beasiswa yang membiayai  penuh program Master (S2) ataupun Doktoral (S3) di bidang sains dan teknologi untuk belajar di Arab Saudi.

    Adapun tunjangan biaya yang didapat;

    • Dukungan biaya kuliah penuh
    • Tunjangan hidup bulanan (berkisar antara $ 20.000-30.000 per tahun, tergantung pada kualifikasi dan perkembangan melalui program gelar)
    •  Perumahan
    • Cakupan medis dan gigi *
    •  Dukungan relokasi
    *Biaya mungkin berlaku untuk rumah tanggungan dan pertanggungan medis dan gigi.
    Persyaratan;
    • KAUST membutuhkan skor TOEFL minimum 79 pada IBT (Internet Based Test) atau 6,0 pada IELTS (International English Language Testing System).
    • Skor TOEFL atau IELTS tidak diperlukan jika pelamar menerima gelar dari lembaga terakreditasi di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau Selandia Baru.
    • KAUST tidak membutuhkan ujian GRE untuk masuk. Namun, kami sangat mendorong siswa untuk mengambil tes umum GRE. Skor kuantitatif tinggi pada GRE akan meningkatkan aplikasi siswa. Hasil tes resmi harus dikirim langsung dari ETS.
    • Menyerahkan transkrip universitas resmi / lembar Mark / Sertifikat Kelulusan / Catatan Akademik dari setiap lembaga sebelumnya. Pemindaian transkrip resmi yang disediakan oleh universitas dalam bahasa asli harus diunggah ke dalam aplikasi online bersama dengan terjemahan bahasa Inggris yang disertifikasi. Transkrip Anda harus menyertakan skala penilaian universitas untuk semua dokumen yang diserahkan.  Transkrip akhir resmi harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan (selama proses onboarding) dalam amplop tertutup kepada:  

    Office of Admissions

    Graduate Affairs
    Building 9, Suite 4328
    4700 King Abdullah University of Science and Technology
    Thuwal, Jeddah 23955-6900
    Kingdom of Saudi Arabia
    • Anda harus memiliki tiga surat rekomendasi yang diajukan atas nama Anda. Surat-surat rekomendasi penting dan harus ditulis oleh profesor atau penasihat di bawah siapa Anda mengejar penelitian atau mengambil kursus di bidang studi utama Anda. Surat rekomendasi harus diserahkan melalui aplikasi langsung dari pemberi rekomendasi. Rekomendasi harus memberikan rincian tentang bagaimana dia tahu pekerjaan Anda, serta pernyataan komparatif (mis., 1% kelas teratas, terbaik dalam lima tahun terakhir, dll.), Dan wawasan tentang kemampuan penelitian Anda.
    •  Juga silakan tambahkan Curriculum Vitae (CV) Anda
    Pendaftaran;
    Untuk pendaftaran sobat shalaazz bisa langsung menuju website resmi KAUST https://www.kaust.edu.sa/en/study/applying-to-kaust sebelum deadline 1 Maret 2019
    Selamat mencoba sobat shalaazz!
  • Oceanografi, Jurusan Sepi Peminat Ramai Peluang Kerja

    Oceanografi, Jurusan Sepi Peminat Ramai Peluang Kerja
    Oceanografi, Jurusan Sepi Peminat Ramai Peluang Kerja – Semua orang juga tahu sebagian besar wilayah Indonesia adalah perairan, maka otomatis peluang untuk lulusan Oceanografi sangat dibutuhkan di berbagai sektor. Sedikit info Oceanografi adalah bidang ilmu yang mengupas tentang fenomena fisis dan dinamis air laut yang bisa diarahkan ke beberapa cabang seperti perikanan, mitigasi, bencana alam, lingkungan, dan rekayasa.
    Jangan samakan Oceanografi dengan ilmu kelautan ya guys!! Why?? Karena beda jauh ilmu kelautan lebih menjurus ke studi ilmiahnya, sedangkan Oceanografi lebih ke penerapannya yaitu mengeksplorasi gelombang, arus Samudra, dinamika cairan geofisika, geologi dasar laut, dan tektonik lempeng. Oceanografi?? Belajar apa aja sih?? Oceanografi itu terbagi menjadi 5 kelompok : kimia, biologi, fisika, geologi, dan meteorologi.
    Peluang kerja? Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi pastinya, logikanya dengan sepinya peminat jurusan ini otomatis persaingannya tidak begitu ketat. Lalu tidak semua Universitas memiliki jurusan ini, wah tambah lebar lagi peluang kamu. Posisi kerjanya? Waduh bisa dibilang buanyaaakk dan orangnya langka jadi ga perlu rebutan kaya antri sembako gratis.
    Dosen ya dosen untuk jurusan ini masih sulit ditemukan ya guys, trus Lembaga riset sama dengan dosen tadi lowongannya masih sangat banyak dan tidak hanya di Indonesia kalian bisa melamar kerja di Universitas dan Lembaga riset luar negeri juga. Selain itu masih ada lagi nih :
    1.       Militer khususnya angkatan laut
    2.       Administrator kelautan mau di pusat juga di daerah
    3.       Pariwisata
    4.       Industri perikanan, migas dan mineral
    5.       LSM Kelautan dan Lingkungan
    6.       Konsultan Lingkungan
    7.       Electronic data processing
    8.       Wirausaha

    Logo Oceanografi UNDIP dan ITB

    Kampus mana aja nih yang punya jurusan ini? Di Indonesia? Hanya ada 2 kampus lho guys,
    ITB(Institut Teknologi Bandung) dan UNDIP(Universitas Diponegoro) saja yang kini membuka untuk jurusan Oceanografi. Di luar negeri? Kalau di luar negeri itu sangat banyak institute yang menyediakan jurusan Oceanografi menurut data yang pernah aku baca ada 118 Universitas, tapi aku kasih tahu 20 aja ya, sisanya silahkan langsung search di Mbah Google ok?

                20 Institut Luar negeri dengan jurusan Oceanografi :

    1. The Australian National University
    2. The University Of Sidney
    3. University Of Technology Sydney – UTS
    4. University Of Leeds
    5. University Of Liverpool
    6. James Cook University
    7. Bangor University
    8. The University Of Western Australia (UWA)
    9. Bangor University
    10. University Of East Anglia (UEA)
    11. Macquarie University
    12. The University OfCanterbury
    13. Curtin University
    14. Flinders University
    15. University Of Tasmania (UTAS)
    16. University Of Plymouth
    17. University Of Delaware
    18. University Of New South Wales (UNSW)
    19. The University Of Queensland
    20. University Of Otago

  • Program Beasiswa PERMATA Pertukaran Mahasiswa Antar Tanah Air Lengkap

    Program Beasiswa PERMATA Pertukaran Mahasiswa Antar Tanah Air – Hai sahabat Shalaazz, jumpa lagi dengan Pipit. Jangan bosan dengan topik “Student Exchange” yang akan dibahas oleh saya di dalam artikel tiap minggunya. 

    Apakah sahabat Shalaazz ingin merasakan exchange ?. Boleh dicoba dulu dari tingkat nasional, lalu internasional. Ada salah satu program keren dari Belmawa Ristekdikti. Mari simak penjelasan di bawah ini 😊

    Program PERMATA

    Pertukaran Mahasiswa Antar Tanah Air adalah program dari Direktur Jenderal Kebudayaan dan Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi. Program ini dimulai dari tahun 2014 dan masih berlanjut saat ini. Pesertanya adalah melibatkan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang berjalan selama satu semester. Mahasiswa akan melanjutkan belajar di perguruan tinggi lain sesuai jurusannya. Peserta PERMATA akan mengikuti kuliah sesuai kredit sks perguruan tinggi yang dipilih. Bisa digantikan dengan SKS yang ditetapkan di perguruan tinggi asal, kecuali mata kuliah wajib. Program ini menggunakan metode resiprokal (masing-masing perguruan tinggi harus mengirim dan menerima mahasiswa).

    Tujuan PERMATA

    1. Menjalin silaturrahmi antar perguruan tinggi melalui kerjasama dan tetap menjaga komunikasi.
    2. Meningkatkan wawasan kebangsaan Indonesia.
    3. Meningkatkan pengetahuan kebudayaan setempat yang menjadi tempat pertukaran untuk belajar.
    4. Meningkatkan solidaritas. 
    5. Memberikan pengalaman suasana belajar di tempat lain. 
    6. Melatih mahasiswa mampu bergaul dengan mahasiswa lainnya yang berbeda latar belakang. 

    Persyaratan PERMATA

    1. Mahasiswa minimal semester 5.
    2. Memiliki Indeks Prestasi Akademik diatas 3, bahkan untuk periode 2017/2018 minimal 3,25.
    3. Sehat Jasmani.
    4. Non Bidikmisi untuk periode 2017/2018, karena biaya hidup selama di mengikuti program ditanggung masing-masing universitas asal.
    5. Melampirkan sertifikat prestasi (akademik, seni, olahraga dan lainnya) jika ada.
    6. Mampu menjaga nama baik almamater.

    Cara Mendaftar PERMATA

    1. Mencari informasi di bidang kemahasiswaan universitas masing-masing.
    2. Menyiapkan berkas yang dibutuhkan sebagai persyaratannya. 
    3. Mendaftar ke Universitas.
    4. Mengikuti seleksi yang menyesuaikan dengan perguruan  tinggi masing-masing. Ada yang seleksi di tingkat fakultas dulu sebelum tingkat universitas. Lalu akan dipilih dua mahasiswa terbaik yang akan mengikuti program PERMATA selama satu semester.
    5. Pemberitahuan masing-masing perguruan tinggi pada perguruan tinggi lainnya yang akan dituju. Pihak universitas akan mengirim daftar nama mahasiswa yang akan dikirim.
    6. Menunggu perguruan tinggi yang dituju menerima. 
    7. Lalu, mengurus surat penugasan dari perguruan tinggi.
    8. Berangkat ke tempat dan menjalani kuliah maupun berorganisasi seperti biasanya.
    Demikian pertukaran mahasiswa yang sangat diimpikan. Aturan tiap tahun bisa saja berubah. Informasi lebih lanjut bisa langsung mengunjungi websitenya http://belmawa.ristekdikti.go.id/permata/.

    Semoga bermanfaat.
  • Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia – Halo. sobat Shalaazz, bicara tentang pendidikan tidak akan luput dari pikiran tentang ilmu. karena pendidikan adalah hal yang penting. memang apa itu ilmu? banyak pendapat tentang pengertiannya, tapi pendidikan adalah proses belajar dan cara belajar untuk mendapatkan ilmu. Indonesia yang setiap detiknya akan berkembang dengan orang-orang yang memiliki ilmu dan membawanya menjadi sesuatu yang berharga. maka ada pula orang-orang pembawa ilmu dan melahirkan pendidikan.

    Siapa saja kira-kira tokoh-tokoh pendidikan di Indonesia? berikut ini adalah beberapa tokoh pendidikan

    1.  RA Kartini

    Biografi R.A. Kartini
    Nama lengkap : Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat
    Nama panggilan : RA Kartini.
    Lahir : Senin, 21 April 1879 di Jepara
    Wafat : 17 September 1904, Kabupaten Rembang
    Agama : Islam
    Ayah : Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat
    Ibu : MA Ngasirah
    Suami : K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat
    Anak : Soesalit Djojoadhiningrat

    2. Dewi Sartika

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Dewi Sartika
    Nama lengkap : Raden Dewi Sartika
    Nama panggilan :
    Lahir : 4 Desember 1884
    Wafat : 11 September 1947.
    Agama : Islam
    Ayah : R. Rangga Somanegara
    Ibu : RA Rajapermas
    Suami : Raden Kanduruhan Agah Suriawinata,
    Anak : Raden Atot Suriawinata

    3. Ki Hajar Dewantara

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Ki Hajar Dewantara
    Nama lengkap : Raden Mas Soewardi Soerjaningrat
    Nama panggilan : Ki Hadjar Dewantara
    Lahir : Yogyakarta, 2 Mei 1889
    Wafat : Yogyakarta, 26 April 1959
    Agama : Islam
    Ayah : Pangeran Soerjaningrat
    Ibu : Raden Ayu Sandiah
    Istri : Nyi Sutartinah
    Anak : Ratih Tarbiyah, Syailendra Wijaya, Bambang Sokawati Dewantara, Asti Wandansari, Subroto Aria Mataram. Sudiro Alimurtolo.

    4. Dr. soetomo

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Dr. Soetono
    Nama lengkap : Dr. soetomo
    Nama panggilan : Subroto
    Lahir : di desa Ngepeh, Jawa Timur, 30 Juli 1888.
    Wafat : 30 mei 1938
    Agama : Islam
    Ayah : Raden Suwaji
    Ibu : Soedarmi Soewadjipoetro
    Istri : Everdina Bruring.

    5. Ahmad Dahlan

    Biografi Ahmad Dahlan
    Nama lengkap : KH Ahmad Dahlan
    Nama kecil : Muhammad Darwis.
    Lahir : Yogyakarta, 1 Agustus 1868
    Wafat : Yogyakarta, 23 Februari 1923
    Agama : Islam
    Ayah : KH Abu Bakr
    Ibu : Nyai Abu Bakr
    Istri : Siti Walidah, Ray Soetidjah Windyaningrum, Nyai Rum dan Aisyah.
    Anak : anak Siti Walidah bernama Djohanah, Sieradj, Siti Busyro, Siti Aisyah, Jumhan, dan Siti Zuharoh. Anak ray Soetidjah bernama R Dhurie. dan anak Aisyah bernama Siti Dandanah

    6. Rohana Kudus

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biodata Rohana Kudus
    Nama lengkap : Rohana kudus
    Nama panggilan :Rohana
    Lahir : 20 Desember 1884, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
    Wafat : 17 Agustus 1972, Jakarta
    Agama : Islam
    Ayah : Mohamad Rasjad Maharadja Soetan
    Ibu :  Kiam
    Suami : Abdul Kudus
    Gambar terkait
    7. Bu kasur

    7. Biografi Bu Kasur

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Nama lengkap : Sandiah
    Nama panggilan : bu kasur
    Lahir : 16 Januari 1926
    Wafat : 22 Oktober 2002
    Ayah : Santoso
    Suami : Soerjono
    Anak : Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto.

    8. Muhamad Natsir

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Muhammad Natsir
    Nama lengkap : Mohammad Natsir
    Lahir : 17 Juli 1908
    Wafat : 6 Februari 1993, Jakarta
    Agama : Islam
    Ayah : Muhammad Idris Sultan Saripado
    Ibu : Khadijah
    Istri : Nurahan
    Anak : Asma Farida Natsir

    9. K.H Wahid Hasyim

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Wahid Hasyim
    Nama lengkap : Wahid Hasyim
    Nama panggilan : Abdul Wahid
    Lahir : 1 Juni 1914, kabupaten jombang
    Wafat : 19 April 1953, kota Cimahi
    Agama : Islam
    Ayah : KH. Hasyim Asy ‘ari
    Ibu :Nafiqah, putri Kyai Ilyas
    Istri : Waroh, putri Kiai Bisri Syansuri
    Anak : KH Abdurrahman Wahid, Aisyah Hamid, KH Salahuddin Wahid, Umar Wahid, lily Chodijah Wahid, dan Hasyim Wahid

    10. kyai Hasim Asy’ari

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Kyai Hasim Asy’ari
    Nama lengkap : Muhammad Hasyim bin Asy’ari bin Abdul Wahid bin Abdul Halim
    Nama panggilan : Hasyim Asy’ari
    Lahir : 14 Februari 1871, Jawa timur
    Wafat : 21 Juli 1947 Jawa timur
    Agama : Islam
    Ayah : Asy’ari bin Abdul Wahid
    Istri : Khadijah putri kiai Ya’qub, Nafisah putri kiai Romli, Nafiqah putri kiai Ilyas, Masrurah putri saudara kiai Ilyas,
    Anak : satu anak dari Nafisah bernama Abdullah, empat anak dari Masrurah bernama Abdul Qadir, Fatimah, Khadijah, dan Muhammad Ya’qub, sepuluh anak dari Nafiqah bernama Hannah, Hairiyyah, Aisyah, Ummu Abdul Hak, Abdul Wahid, Hafidz, Abdul Karim, Ubaidillah, Masrurah, Muhammad Yusuf
    Penulis: Khairunnisa
  • Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini?

    Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini?

    Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini? – Halo sobat Shalaazz,  Pahlawan wanita ini merupakan pahlawan pendidikan wanita pertama di Indonesia. Namun, Ia sangat jarang diketahui. Maka, pada artikel kali ini saya akan mengupas siapakah sosok pahlawan pendidikan wanita pertama di Indonesia. Simak artikel dibawah ini.

    Raden Ayu Lasminingrat

    Raden Ajoe (Ayu) Lasminingrat merupakan sosok pahlawan kemajuan wanita Sunda dan pendiri Sakola Kautamaan Istri. Lasminingrat lahir di Limbangan (asal nama Kabupaten Garut) pada tahun 1843 tepatnya 36 tahun sebelum RA Kartini dilahirkan. Lasminingrat dijuluki dengan sebutan tokoh pendidikan intelektual pertama di Indonesia oleh sejarawan Deddy Effendie. Lasminingrat merupakan putri sulung dari Raden Haji Muhamad Musa dan Raden Ayu Ria.

    Pada saat itu, pendidikan belum menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Namun, Musa, ayahnya  Lasminingrat, memiliki pandangan yang berbeda dengan pendidikan yang dianggapnya sangat penting bagi anak-anaknya. Sehingga, Musa mendirikan sekolah Eropa (Bijzondere Europeesche School).

    Pada tahun 1860, Musa memberikan pendidikan dengan cara lain kepada putrinya, Lasminingrat, dengan belajar secara langsung pada Levyssohn Norman yaitu Sekretaris Jenderal Pemerintah Belanda. Lasminingrat pindah ke Sumedang bersama Norman.

    Baca juga: Pendidikan Wanita, Masihkah Ada Diskriminasi?

    Kemudian, Norman menjadikan Lasminingrat sebagai anak angkatnya karena Ia tidak memiliki anak. Karena didikan Norman, Lasminingrat merupakan wanita pribumi pertama yang memiliki keahlian dalam hal menulis dan berbicara bahasa Belanda saat itu. 

    Di Sumedang, Lasminingrat bertemu dengan jodohnya yaitu Raden Tamtu, putra Bupati Sumedang. Namun, tidak bertahan lama karena Raden Tamtu meninggal dunia.

    Kemahiran Menulis Lasminingrat

    Pada tahun 1871, Lasminingrat kembali ke Garut. Lasminingrat memiliki pemikiran yang intelektual humanis dan spiritualis. Lasminingrat mewarisi bakat menulis dari ayahnya. Sehingga, Ia menulis beberapa buku dengan menggunakan bahasa Sunda yang pembacanya ditujukan kepada anak-anak. Lasminingrat telah menulis tiga buku asal Eropa untuk anak sekolah yaitu buku Carita Erman, Warnasari, dan Warnasari jilid 2.

    Pada tahun 1875, buku Tjarita Erman (Carita Erman) terbit untuk pertama kalinya dengan menggunakan bahasa Jawa. Buku ini merupakan buku terjemahan dari bahasa Jerman (buku aslinya karangan Christoph von Schmidt). 

    Pada tahun 1876, Lasminingrat menulis buku Warnasari atawa Rupa-rupa Dongeng terjemahan dari buku dongeng karya Marchen von Grimm dan JAA Goeverneur yang dicetak dalam aksara jawa. Pada tahun 1897, Lasminingrat kembali melanjutkan buku Warnasari Jilid 2 terjemahan dari buku Vertelsels uit het Wonderland voor Kinderen, Klein en Groot dalam aksara latin. 

    Kehidupan Lasminingrat

    Setelah ketiga bukunya diterbitkan, Lasminingrat menikah dengan Bupati Garut RAA Wiratanudatar VIII. Kemudian, Lasminingrat melahirkan anak perempuan bernama Raden Ajoe Mohaningrat. Pada tahun 1879, Lasminingrat mengajar dengan menyisipkan ilmu sastra sosial dan agama. Pada tahun 1904, Lasminingrat merupakan tokoh pendukung Dewi Sartika untuk mendirikan Sakola Istri.

    Berawal dari kesulitan Dewi Sartika untuk mendapatkan izin mendirikan sekolah dari Bupati Bandung. Lasminingrat pun menolong Dewi Sartika dengan menggunakan bantuan dari suaminya dan meminta suaminya membujuk Bupati Bandung. Pada Januari 1904, Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri di Bandung dengan izin dari Bupati Bandung.

    Pada tahun 1907, Lasminingrat bersama Dewi Sartika mendirikan sekolah Keutamaan Istri (Sakola Kautamaan Istri) di Pendopo Garut. Pada tahun 1911, sekolah terus berkembang dan memiliki 200 murid dalam 5 kelas. Pada tahun 1913, sekolah ini resmi disahkan oleh pemerintah Belanda melalui Akta Nomor 12 tertanggal 12 Februari 1913 dengan nama Vereeneging Kautamaan Istri Scholen. Pada tahun 1934, sekolah ini sudah memiliki berbagai cabang Sakola Kautamaan Istri di berbagai kota.

    Baca juga: Tokoh : Samaun Samadikun Ahli Chip Oleh I Wayan Budiartawan

    Pada tahun 1913, suaminya pensiun sebagai bupati Garut. Saat Jepang menjajah Indonesia, Sakola Kautamaan Istri berganti nama menjadi Sekolah Rakyat (SR). Pada tahun 1950, SR berganti nama menjadi SDN Ranggalawe I dan IV. Tahun 1990-an berganti menjadi SDN Regol VII dan X di Garut.

    Pada saat peristiwa Bandung Lautan Api, 24 Maret 1946, masyarakat Bandung pindah ke Garut. Namun, Garut pun menjadi sasaran tentara Belanda. Sehingga, Lasminingrat dalam usia tuanya dibawa keluarganya untuk pindah ke kampung Waas Pojok, Bayongbong, Garut.

    Hingga akhir hayatnya, pada 10 April 1948 Lasminingrat meninggal dunia dan dimakamkan dibelakang Masjid Agung Garut disamping makam suaminya.    

    Penulis: Siska Permata Sari

  • Beasiswa S2 & S3 Australia Awards 2019/2020

    Beasiswa S2 & S3 Australia Awards 2019/2020
    Beasiswa S2 & S3 Australia Awards 2019/2020 – Mau lanjut S2 atau S3 ke Australia, tapi sobat shalaazz masih mempertimbangkan biaya? Tenang, ada solusinya… Yuk kita bahas beasiswa Australia Awards!
    Australia Awards Scolarship atau biasa disingkat AAS adalah program yang menwarkan beasiswa penuh pascasarjana baik Master ataupun Doktoral. Dengan waktu pendidikan maksimal 2 tahun untuk S2 dan 4 tahun untuk S3. 
    Beasiswa ini menanggung penuh biaya kuliah, biaya hidup, biaya penelitian serta biaya asuransi dan tunjangan apapun. Beasiswa ini sudah mencakup semua biaya. Sebelum berangkat ke Australia pun penerima beasiswa akan mengikuti prakursus bahasa inggris selama 9 bulan di Indonesia.

    Adapun dua jenis syarat yang diminta pihak AAS, syarat umum;

    1. Berusia minimal 18 tahun saat mendaftar dan maksimal 42 tahun saat mendaftar
    2. Bukan warga negara Australia
    3. Memenuhi persyaratan masuk universitas Australia yang menjadi partner AAS
    4. Bukan anggota militer
    5. Tidak menikah atau bertunangan dengan warga Australia ataupun Selandia Baru
    6. Tidak mengajukan permohonan menetap di Australia

    Untuk syarat khusus Indonesia;

    • Untuk S2 Memiliki IPK minimal 2.9 dan skor TOEFL 525 atau IELTS 5.5
    • Untuk S3 memiliki IPK minimal 2.9 dan skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0
    Lalu jika kalian sudah memahaminya, sobat shalaazz langsung daftar di https://oasis.dfat.gov.au dan segera melengkapi dokumen yang diminta pihak AAS. Antara lain;
    • Akta kelahiran
    • KTP atau Paspor
    • Curriculum vitae (CV)
    • Ijazah pendidikan tingkat lanjut yang dilegalisir
    • Hasil TOEFL/IELTS
    Tapi dokumen tersebut harus di scan terlebih dahulu. 
    Pendaftaran beasiswa AAS untuk Indonesia dibuka tanggal 1 Februari 2019 sampai 30 April 2019. Info selengkapnya bisa di dapat https://www.australiaawardsindonesia.org . Bagaimana sobat shalaazz? Tertarik ikut?
  • Beasiswa S2 & S3 Fulbright 2019/2020 LENGKAP Beserta Persyaratannya

    Kali ini Shalaazz akan bahas tentang beasiswa S2/S3 Fulbright lho! Sebelumnya, apa sih beasiswa Fulbright itu?
    Beasiswa Fulbright adalah program yang dibiayai penuh oleh pemerintah Amerika Serikat melalui lembaga American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
    Ada 2 persyaratan, yaitu persyaratan umum dan khusus untuk S2 dan S3

    Persyaratan Umum

    Warga negara Indonesia dan bukan penduduk tetap AS, atau saat ini tinggal di AS
    Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
    Tunjukkan komitmen pada bidang studi pilihan
    Mahir berbahasa Inggris
    Memiliki catatan akademik yang luar biasa
    Demonstrasi secara realistis studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
    Tunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
    Bersedia bekerja setidaknya lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

    Persyaratan Khusus

    Program S2

    Mempunyai gelar S1
    Minimal IPK 3.0 (Skala 4.0)
    Minimal TOEFL ITP 550 dan IELTS setara

    Program S3

    Gelar magister (S2)
    Memiliki IPK minimal 3,0 (pada skala 4,00)
    Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau setara dengan IELTS
    Niat untuk mengambil, atau kembali ke, posisi akademik setelah menyelesaikan gelar

    Persyaratan Pengajuan (harus disediakan dalam bahasa Inggris)


    Mengisi formulir aplikasi, termasuk study objective satu halaman dan proposal penelitian 3 hingga 5 halaman

    Salinan nilai TOEFL ITP atau IELTS terbaru (kurang dari dua tahun) terbaru
    Dua surat referensi, baik dari atasan tempat keeja atau dosen universitas
    Salinan transkrip akademik dan diploma (dalam bahasa asli dan terjemahan bahasa Inggris)
    Salinan dokumen identitas yang valid (KTP atau paspor)
    Curriculum Vitae

    Pendaftaran


    Sobat Shalaazz harus mengisi formulir aplikasi yang sesuai, yang dapat diunduh dengan mengklik tautan di bawah,

    Program S3
    dan menyerahkan dokumen pendukung yang tercantum di atas dalam bentuk cetak kepada AMINEF melalui surat (pos), atau mengantarkannya secara langsung sebelum batas waktu aplikasi  (deadline 15 Februari 2019) untuk alamat berikut:
    American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
    Menara Intiland, Lantai 11
    Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
    Jakarta 10220
    Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086
    Info selengkapnya di https://www.aminef.or.id/#  Yuk daftar sobat shalaazz…
  • Mungkinkah E-Sport Masuk Kurikulum Pendidikan?

    Mungkinkah E-Sport Masuk Kurikulum Pendidikan?



    Mungkinkah E-Sport Masuk Kurikulum Pendidikan? – Pendidikan merupakan hak-hak dasar yang harus diberikan Negara kepada segenap warganya, terkhususnya pendidikan diberikan kepada generasi muda sebagai generasi penentu nasib bangsa dimasa yang akan datang.
    Secara garis besar konsep pendidikan  yang ada di Negara ini terbuat dan tersusun  kedalam Kurikulum,  tercatat bahwa kurikulum pendidikan yang ada di Indonesia telah mengalami pergantian dari tahun ke tahun, di tahun 90-an konsep pendidikan di tanah air pernah menganut sistem pendididikan  Cara Belajar Siwa Aktif  (CBSA), kemudian ditahun 2006 sempat memakai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006) terus kemudian berubah  menjadi Kurikulum  Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2013) yang pada saat itu dicabut oleh Menteri Pendidikan Anies Baswedan.
    Silih bergantinya konsep kurikulum  dunia pendidikan yang  telah dianut  sedikit banyak telah merubah wajah pendidikan di Negara ini, berdasarkan data dari World Economy Forum di tahun 2017 peringkat kuliatas pendidikan Indonesia berada di urutan 65 dari 130 negara.
    Saat ini perkembangan dunia game  telah berkembang dengan pesatnya, yang dahulunya game hanya permainan yang dimainkan untuk mengisi waktu kini telah bertarnsformasi menjadi permainan yang diperlombahkan hingga ke tingkat dunia dengan mayoritas pemain atau penikmatnya (player) adalah pemuda yang berasal dari kalangan pelajar yang masih menempu proses pendidikan.
    Suatu hal yang menarik sebagaimana penulis  kutip dari portal berita Online yang menyatakan bahwa Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora)  mendukung ketika  eSport masuk kedalam kurikulum pendidikan bahkan Kemenpora  bersedia  mengangarkan dana sebesar 50 Miliyar untuk hal tersebut.
    Di berbagai  Negara lembaga pendidikan sudah memberikan tempat tersendiri bagi masuknya eSport kedalam ranah pendidikannya mislanya Universitas Robert Marris yang menawarkan beasiswa kepada para atlit eSport berprestasi bahkan Universitas California (UC) salah satu Universitas bergensi di Amerika Serikat sampai-sampai  memiliki arena eSport diarea kampusnya.
    Bahkan di Negara kita sendiri terdapat beberapa sekolah yang memiliki ekskul yang berfokus pada dunia game.
    Lantas yang menjadi pertanyaan terbesar ialah Mungkinkah Esport Akan  Masuk Kedalam Kurikulum Pendidikan Ditanah Air? Sebelum  menjawab pertanyaan tersebut patut pula diingat bahwa kurikulum pendididikan merupakan konsep pendidikan yang akan berlaku secara umum dan bukan hanya berlaku untuk satu atau beberapa lembaga pendidikan saja.
    Bisa dibayangkan lembaga pendidikan yang ada di Indonesia mulai dari Sabang sampai  Merauke  terdiri dari beragam sekolah dengan tingkat kemampuan dan ketrampilan muridnya yang berbeda (Heterogen), takutnya ketika eSport tersebut dimasukan maka akan ada sekolah yang tidak mampu untuk mejalangkannya
    Selanjutnya ketika eSport masuk kedalam kurikulum pendidikan maka mau tidak mau setiap sekolah harus memiliki tenaga pendidik yang mampu memahami betul seluk beluk eSport,  dan ketika eSport sudah menjadi kurikulum maka dibutuhkan anggaran yang lebih besar pula dalam dunia pendidikan.
    Belum lagi dalam dunia eSport sendiri tidak memiliki game yang pasti dan akan tetap dipertandingkan hingga ke tingkat Internasional, selama ini pergelaran tournament eSport  mengikuti game yang saat ini peminatnya banyak itu berarti game yang ada di dunia eSport akan berubah ubah tiap saat  sesuai dengan banyak sedikit peminatnya. Dan menjadi pertanyaan pula bagaimana nantinya konsep kurikulum pendidikan dengan eSport mampu mengatasi dinamisasi seperti ini.?
    Harus diakui dunia eSport Indonesia telah menjadi industry yang banyak mendudkung perekonomian Negara ini, hal tersebut dibenarakan oleh Badan ekonomi kreatif yang menyatakan bahwa industry eSport Indonesia menempati  peringkat ke 16 didunia pada 2017 silam .
    Bagi pandangan penulis  tersendiri ketika saat ini  eSport masuk kedalam kurikulum pendidikan masih kurang tepat dikarenakan sejauh ini dunia pendidikan negeri ini sangat kekurangan Sumber daya manusia ( Human Resource Defisit) belum lagi ditambah dengan sarana dan prasarana yang kurang memadai apalagi kertika eSport  nantinya akan masuk kedalam kurikulum.
    Namun on the otherside ketika permalasahan kekurangan Sumber daya manusia ( Human Resource Defisit)  dan pemasalahan anggrang bisa diatasi pemerintah dengan bqaik  silahkan pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kementrian Pemuda dan Olahraga untuk  merangcang konsep eSport yang nantinya akan menjadi bagian dari kurikulum pendidikan.
  • 10 Kriteria Pemburu Beasiswa, No 2 Paling Banyak Dimiliki

    10 Kriteria Pemburu Beasiswa, No 2 Paling Banyak Dimiliki

     
     
     
     
    10 Kriteria Pemburu Beasiswa, No 2 Paling Banyak DImiliki! – Halo sobat Shalaazz, Setiap orang yang mengenyam pendidikan pasti ingin mengikuti seleksi beasiswa yang berlaku di Indonesia maupun luar negeri. Masih bingung seperti apa sih kriteria pemburu beasiswa yang sudah pasti akan dipilih oleh panitia seleksi beasiswa? Bagi pemburu beasiswa wajib tau nih bahwa ada 10 kriteria kandidat yang sering dicari oleh panitia seleksi beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Mari simak penjelasan nya dengan teliti ya:

    1. Memiliki Pengalaman dan Pengetahuan

     
    Memiliki Pengalaman dan Pengetahuan
     

    Pengalaman merupakan hal yang sering ditemukan apabila kita mau melakukannya. Pengetahuan memiliki ikatan tersendiri dengan pengalaman. Dengan adanya pengalaman maka pengetahuan akan terus bertambah. Dalam hal ini, kita harus memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berkaitan dengan bidang yang diinginkan baik dalam tingkat kejelian maupun ketelitian yang tinggi dalam bekerja atau menekuni bidang tersebut.

    2. Memiliki Motivasi dan Semangat Tinggi

     
    Memiliki Motivasi dan Semangat Tinggi
     

    Dalam hal ini, motivasi atau dorongan sangat diperlukan dari pihak internal (keluarga) atau pihak eksternal (teman). Tidak hanya motivasi yang diperlukan tetapi semangat dan keseriusan yang tinggi juga dibutuhkan untuk dapat mencapai kearah tujuan kita.

    3. Kreatif dan Orisinalitas

    Kreatif dan Orisinalitas
     

    Kreatif sangat dituntut bagi pemburu beasiswa sebab panitia seleksi beasiswa sangat menerima pemburu beasiswa yang memiliki kreativitas yang tinggi. Orisinalitas suatu seni harus didukung dengan adanya kreativitas dan keaslian suatu tulisan atau seni tersebut serta kecerdikan dalam memecahkan suatu masalah yang terjadi.

    4. Membuat Planning dan To Do List

    Membuat Planning dan To Do List
     
     
    Suatu rencana harus disusun rapi dan secara sistematis. Dalam hal ini, pemburu beasiswa harus bisa membuat planning dan to do list dalam pelaksanaan penelitian esai atau karya tulis ilmiah.

    5. Suka Berorganisasi

     
    Suka Berorganisasi
     

    Berorganisasi merupakan hal yang penting dalam pergaulan. Kita tidak hanya bergaul tetapi juga mendapatkan ilmu dalam organisasi tersebut. Orang yang sering berorganisasi dapat membuat perencanaan program kerja dan menjalankannya. Dalam hal ini, pemburu beasiswa sangat diperlukan untuk berorganisasi agar dapat menambah pengalaman dan ilmu. 

    6. Dapat Mengekspresikan Diri

    Dapat Mengekspresikan Diri
     

    Pemburu beasiswa harus dapat mengekspresikan diri melalui lisan ataupun tertulis.

     

    7. Memiliki Kematangan dan Kestabilan Emosi

     
    Memiliki Kematangan dan Kestabilan Emosi
     

    Orang yang memiliki kematangan dalam berpikir dan kestabilan emosi dapat membuat dirinya tidak stres dalam menghadapi tantangan yang ada dihadapannya.

     

    8. Memiliki Jiwa Leadership dan Terampil

     

    Memiliki Jiwa Leadership dan Terampil

     

    Kriteria pemburu beasiswa ini sangat dicari oleh panitia beasiswa. Sebab, orang yang memiliki jiwa leadership dan terampil dalam memimpin kelompok sangat jarang ditemukan. Oleh karena itu, terdapat beberapa universitas maupun perguruan tinggi yang memiliki salah satu syarat ini.

     

    9. Memiliki Kemampuan Adaptasi

    Memiliki Kemampuan Adaptasi
     

    Dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, terdapat sebagian orang yang sulit untuk beradaptasi. Oleh karena itu, syarat ini juga memiliki peranan penting agar orang tersebut dapat beradaptasi dengan baik dan bekerja sama dengan orang lain dalam waktu singkat.

    10. Memiliki Potensi Diri yang Meningkat

    Memiliki Potensi Diri yang Meningkat
     

    Pemburu beasiswa yang memiliki potensi diri yang terus meningkat dapat mencapai tujuan hidup nya dengan baik dan dapat mendedikasikan dirinya pada tujuan tersebut.

    Sudah ada 10 kriteria pemburu beasiswa yang sangat dibutuhkan atau dicari oleh setiap panitia seleksi beasiswa. Kriteria mana aja nih yang belum kalian penuhi? Buruan penuhi 10 kriteria di atas ya! Semoga berhasil!
     
    Penulis: Siska Permata Sari
     
  • Daruratnya Pendidikan di Indonesia

    Daruratnya Pendidikan di Indonesia

    Daruratnya Pendidikan di Indonesia – Halo sobat Shalaazz, seperti yang kita lihat pendidikan di Indonesia semakin hari semakin memburuk. Hal ini terbukti dari kualitas tenaga pengajar, sarana dan prasarana serta murid-muridnya.   

    Sebagian guru ada yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya, banyak orang yang menjadi guru bukan dari keinginannya melainkan tidak diterima di jurusan lain, kekurangan dana, ataupun sebagai pilihan akhir.   Kecuali guru yang memang menjadikan dirinya sebagai abdi negara yang berpengalaman dalam memberikan pelajaran.

    Selain itu juga, sarana dan prasarana di Indonesia juga semakin memburuk, terutama di daerah terbelakang.    Terbatasnya sarana dan prasarana serta sulitnya akses ke daerah tersebut, semakin membuat mereka tidak dapat menikmati pendidikan secara maksimal.   Berikut beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia yaitu:    

    1) Kualitas sarana yang rendah

     Untuk sarana fisik, sering kita jumpai disekolah ataupun perguruan tinggi yang gedungnya rusak, laboratorium tidak standar, penggunaan media belajar yang rendah, buku-buku di perpustakaan yang kurang lengkap, teknologi informasi yang kurang memadai, dan sebagainya.   Bahkan ada juga sebagian sekolah yang tidak memiliki bangunan sendiri, ruang laboratorium, dan perpustakaan.

    2) Kuliatas guru yang rendah

      Kualitas guru di Indonesia juga semakin memprihatinkan. Banyak guru di Indonesia yang belum profesional dalam menjalankan tugasnya.   Tak bisa dipungkiri, banyak di antara mereka memilih profesi sebagai guru hanya karena pilihan akhir, kekurangan dana ataupun tidak diterima di jurusan lain.

    Baca juga: Tujuan Berjuang Mencari Pendidikan Hakiki | Motivation Learning

    3) Prestasi siswa yang rendah

      Dengan sarana dan prasarana serta kualitas guru yang rendah, akan memberi dampak pada pencapaian prestasi para siswa.   Dalam skala Internasional menurut laporan Bank Dunia (Greaney, 1992), studi IEA (Internasional Association for the Evaluation Achievement) di Asia Timur menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa kelas IV SD berada pada peringkat terendah yaitu pada skor tes 51,7%.   Anak di Indonesia sudah terbiasa dengan menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda sehingga sulit untuk mengerjakan soal uraian yang memerlukan penalaran.  

    4) Biaya Pendidikan yang mahal

      Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi, terkadang menjadi pertimbangan ekonomi, terutama pada masyarakat yang tinggal di daerah terbelakang ataupun masyarakat kurang mampu, sehingga tak jarang pula, banyak orang tua yang mengeluh bahkan tidak menyekolahkan anaknya.  

    Mahalnya biaya pendidikan tidak terlepas dari kebijakan pemerintah, seperti munculnya BHMN (Badan Hukum Milik Negara), MBS (Manajemen Berbasis Sekolah).   Yang berakibat pada pemerataan pendidikan di Indonesia sehingga akan menghambat pengembangan Sumber Daya Masyarakat (SDM) secara keseluruhan.  

    5) Rendahnya Relevasi Pendidikan dengan kebutuhan

    Rendahnya relevansi ini dapat dilihat dari banyaknya angka pengangguran di Indonesia.   Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh BAPPENAS (1996), sejak tahun 1998 menunjukkan angka pengangguran terbuka yang dihadapi oleh lulusan SMU (25,47%), Diploma/SO (27,5%), Perguruan Tinggi (36,6%), sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masing-masing tingkat pendidikan.  

    Menurut data Balitbang Depdiknas 1999, setiap tahunnya, ada 3 juta anak putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan hidup sehingga menimbulkan masalah ketenagakerjaan.   Selain itu, masalah ketenagakerjaan juga dapat disebabkan oleh ketidakselarasan antara kurikulum yang kurang fungsional terhadap keterampilan di dunia kerja.    

    Solusi masalah Pendidikan di Indonesia

    Untuk mengatasi  masalah yang ada dalam dunia pendidikan ada beberapa solusi yang perlu kita tahu yaitu:  

    Pemerintah melakukan peninjauan kembali mengenai Kurikulum 2013.Selain hanya untuk kepentingan sesaat, pemerintah juga harus memerhatikan kepentingan orang banyak terutama guru, siswa, dan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan.  

    Menambah mata pelajaran keagamaan dan pendidikan moral, agar siswa maupun mahasiswa dapat membentengi diri dari akhlak yang tercela, perilaku yang buruk, dan perbuatan yang melanggar norma dan hukum.   Selain itu juga, mata pelajaran TIK sebaiknya tidak dihapuskan, karena itu dapat menyebabkan negara kita ketinggalan informasi dan teknologi dengan negara lain.  

    Pemerintah harus sering mengadakan pelatihan pada seluruh guru di masing-masing bidang, agar pengetahuan  pengetahuan mereka semakin bertambah.   Terutama diisi dengan materi yang menarik, seperti cara mengajar agar siswa tidak mudah bosan dalam belajar.  

    Peran serta dalam pendidikan sangat penting dalam lingkungan keluarga. Oleh karena itu, waktu bersama keluarga sangat diperlukan. Tapi sekarang ini banyak sekolah yang menerapkan Full Day School, sehingga dapat mengurangi waktu yang penting bersama keluarga.  

    Pemerintah harus mengkaji ulang mata pelajaran yang diajarkan disekolah. Seharusnya pelajaran yang diajarkan lebih mengacu pada masa depan dan kebutuhan lapangan pekerjaan.

    Jangan sampai mata pelajaran yang menumpuk membuat pelajar merasa tertekan karena mereka dituntut untuk mampu menguasai seluruh mata pelajaran.   Padahal masing-masing pelajar mempunyai kelebihan dan keterampilan dalam pelajaran tertentu.   Demikianlah beberapa pemaparan yang dapat saya sampaikan dalam artikel ini tentang “Daruratnya Pendidikan di Indonesia” semoga dapat bermanfaat.  

    Mungkin dalam artikel ini masih banyak kekurangannya, oleh karena itu dimohonkan kepada para pembaca untuk memberikan saran atau kritik serta tambahan pada kolom komentar. Terima kasih.          

    Penulis: Erisya Rahma Dina

  • SMA bergengsi Berpendidikan Adiwiyata

    SMA bergengsi Berpendidikan Adiwiyata


    SMA Bergengsi Berpendidikan Adiwiyata – Hidup sehat merupakan dambaan kita semua. Hidup sehat bukan berarti menjaga tubuh saja tetapi juga peduli dengan lingkungan sekitar. Kita sebagai makhluk di bumi ini merasa jenuh jika banyak sampah melanda bumi kita. Tetapi kita tidak pernah tergugah akan hal itu. Seperempat manusia dibumi peduli dengan lingkungan tempat kita berada,sedangkan tiga perempat manusia di bumi ini acuh dengan keluhan yang terjadi. 
    Seperti halnya, menumpuknya sampah sehingga menyebabkan banjir. Perlu kita sadari lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang berbau hijau,artinya lingkungan yang bebas polusi baik itu asap kendaraan maupun asap cerobong dari pabrik-pabrik. Ingat,alam yang tersedia di dalam alam akan memberikan manfaat yang besar jika kita pandai-pandai mengolahnya.
    Lingkungan sehat juga mengacu kepada adiwiyata. Sekolah-sekolah di kota maupun di desa sudah menerapkan sukses sekolah adiwiyata. Selain dikenal menjadi sekolah faforit di Purworejo, Jawa Tengah, SMA N 5 Purworejo juga mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat kasiredenan. 
    Tentu sekolah tersebut telah menerapkan usaha untuk mencapai sekolah adiwiyata. Meraih kesuksesan adiwiyata bukan dengan cuma-cuma, tetapi dengan kerja keras para warga sekolah. Kerja keras yang dicapai itulah menjadi ciri bahwa lingkungan yang ada disekitar kita terbilang sehat atau bebas polusi. Banyak pohon hijau kaya akan oksigen yang menyelimuti sekolah memberikan potensi yang membangun sekolah adiwiyata ini.
    Tetapi bagaimana menciptakan lingkungan sehat itu?  Lalu apa yang harus kita lakukan? Sebaiknya,mulai dari hal kecil saja kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat,dimulai dari tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begitu tumbuh rasa peduli dengan lingkungan sekitar,baik lingkungan sekolah hingga di masyarakat. 
    Seusai terbiasa tidak membuang sampah sembarangan,kita bisa melakukan hal positif  lain dengan menerapkan gerakan 3R (Reuse,Reduce,Recycle). Barang yang kurang berharga bisa dibuat lebih yang di inginkan,contoh saja dari hal yang di anggap sepele yaitu memanfaatkan sampah organic menjadi pupuk kompos untuk memupuk tanaman.
    Bukan cukup disitu pula,kita juga akan menegakkan gerakan penghijauan untuk mengembangkan kepedulian kita terhadap bumi. Gerakan penghijauan berperan untuk memberi pengalaman kepada siswa agar dapat menerapkan kegiatan yang bermanfaat itu. Tingkat kadar oksigen tentu akan mempengaruhi udara yang ada disekitar tetapi tingkat kadar oksigen juga mempengaruhi makhluk hidup yang ada dibumi ini. Jika kadar oksigen didalam bumi kita banyak maka udarapun menjadi sejuk.
    Sehingga disimpulkan, bahwa kita sebagai generasi muda penerus bangsa Indonesia ini harus bisa menerapkan kepedulian terhadap lingkungan. Ciptakan sekolah adiwiyata dengan raih tangan dan kerja keras kita semua,karena semua itu membutuhkan kebersamaan. Teruslah menjadi sekolah adiwiyata yang selalu memberikan yang terbaik terhadap alam.
  • Cara Handal Tembus SNMPTN 2019 TERBARU

    Cara Handal Tembus SNMPTN 2019 TERBARU



    Cara Handal Tembus SNMPTN- Hai sobat Shalaazz, Disini akan membahas artikel tentang tips agar kita bisa memanfaatkan peluang SNMPTN untuk diterima di PTN terbaik di Indonesia.

    Nah teman-teman yang masih bingung mau ikutan SNMPTN maupun SBMPTN, nggak usa bingung. Disini aku mau bagi tips sedikit agar lebih meyakinkan kalian. Simak yaaa..

    1.Kenali diri sendiri

    Cara terbaik yaitu, harus mendapatkan nilai yang bagus di tiap bidang studi kalian di SMA. Misalkan contohnya ambil IPA, nilai diatas KKM untuk nilai bahasa Indonesia, bahasa inggris, fisika, kimia, biologi, dan matematika untuk semester 1-5. Sebaliknya dengan IPS.

    2. Jangan takut menentukan pilihan

    Jika sobat Shalaazz yang mendapatkan kuota SNMPTN, harus bisa mempertahankan. Kunci utama yaitu kalian harus pandai-pandai menentukan jurusan di universitas yang diinginkan. Tapi, sobat shalaazz pejuang SNMPTN jangan asal pilih jurusan. Sesuaikan jurusan yang di pilih dengan nilai raport. Soalnya, diluar sana banyak sekali saingan yang juga memilih jurusan dengan gengsi yang tinggi.

    3. Ambil SNMPTN dan pasti bisa

    Jangan ragu buat tetep dapetin SNMPTN Mungkin sobat shalaazz sudah mendapatkan kuota SNMPTN pasti sudah tentunya senang, bukan? Coba lihat yang lain, yang tidak mendapatkan dan kini berjuang untuk sbmptn. Itu terasa berat gais. Coba kita pikir kembali ya, saingan SBMPTN itu bukan angkatan kita aja hlo, tapi angkatan dua tahun yang lalu. Cucok kan? Nah, tolong sobat shalaazz harus bersyukur.

    4. Ambil jurusan sesukamu

    Ambilah jurusan di universitas negeri yang memang favorit ya. Misalkan saja sobat shalaazz memilih prodi administrasi negara untuk pilihan pertama, lalu yang kedua managemen untuk pilihan kedua. Lihatlah passing grade dan peminat masing-masing jurusannya ya. Sebisa mungkin kamu bisa memilih di universitas yang sama, kalian akan mendapatkan peluang untuk masuk di universitas tersebut.
    Sekian tips Cara Handal Tembus SNMPTN 2019 TERBARU , agar kalian tetap semangat dan bertahan para pejuang SNMPTN seperti saya. Semoga bermanfaat dan membantu ya teman. Daadaaaa.
  • Beasiswa Universitas Bakrie Tahun Ajaran 2019/2020

    Beasiswa Universitas Bakrie Tahun Ajaran 2019/2020
    Beasiswa Universitas Bakrie Tahun Ajaran 2019/2020 – Ternyata Perguruan Tinggi Swasta (PTS)  juga punya program beasiswa lho! Dan beasiswa ini diperuntukan untuk kalian lulusan SMA tahun 2018, 2019 serta siswa SMK. Salah satu PTS yang membuka program beasiswa adalah Universitas Bakrie.
    Universitas Bakrie sendiri adalah Universitas swasta di Jakarta yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bakrie. Berlokasi di Kawasan Rasuna Epicentrum Jalanl. HR Rasuna Said Kav C-22 , Kuningan, Jakarta Selatan.
    Beasiswa yang diberikan ini bisa diraih dengan dua cara;

    Beasiswa Universitas Bakrie Tahun Ajaran 2019/2020

    1. Melalui Jalur Rapor

    Persyaratan jalur rapor adalah nilai kalian tidak boleh dibawah 7,0, cukup mudah kan?

    2. Melalui Tes Tulis

    Dalam tes tulis ini sistemnya mirip dengan SBMPTN, kalian hanya akan diberikan soal TPA dan soal TKD Saintek atau Soshum tergantung jurusan kalian sewaktu SMA. Adapun sistem penilaiannya masih menggunakan benar +4, salah -1, dan dikosongkan 0.
    Lalu ada berapa jenis sih beasiswa yang ditawarkan? Yuk disimak, Ini adalah tabel biaya pada tahun ajaran 2018/2019. Terdapat empat beasiswa yang ditawarkan oleh Universitas Bakrie;

    tabel beasiswa universitas bakrie

    1. Beasiswa Unggulan

    Beasiswa ini menawarkan pembebasan biaya Sumbangan Prasarana Pendidikan (SPP), Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP), dan biaya Satuan Kredit Semester (SKS). Tapi sayangnya, beasiswa ini hanya bisa didapatkan oleh lulusan tahun 2019 dan harus mengikuti jalur masuk melalui tes tulis.

    2. Beasiswa Gemilang

    Biaya yang dibebaskan adalah Sumbangan Prasarana Pendidikan (SPP). Dengan biaya BPP sekitar Rp1.500.000 – Rp5.000.000 tergantung jurusan apa yang kalian pilih. Untuk mendapatkan beasiswa ini bisa melalui jalur rapor dan tes tulis. Tenang, bukan hanya siswa lulusan 2019 saja, lulusan tahun 2018 pun bisa mengikuti beasiswa yang satu ini lho!

    3. Beasiswa Cemerlang

    Sama dengan beasiswa gemilang, biaya yang dibebaskan adalah Sumbangan Prasarana Pendidikan (SPP). Tapi untuk biaya BPP yang dibayarkan lebih mahal daripada beasiswa gemilang, sekitar Rp3.000.000 – Rp6.000.000 tergantung dengan jurusan yang dipilih. Beasiswa ini bisa didapatkan melalui jalur rapor dan tes tulis serta diperuntukkan bagi tahun lulusan 2018 dan 2019.

    4. Beasiswa SMK

    Universitas Bakrie tidak lupa memberikan keringanan terhadap siswa SMK dengan menawarkan pembebasan biaya Sumbangan Prasarana Pendidikan (SPP), Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) dan potongan untuk Satuan Kredit Semester (SKS) sebesar 15%. Sayangnya beasiswa ini tidak diperuntukan bagi siswa SMK yang ingin memilih jurusan ilmu komunikasi. Tentunya beasiswa ini hanya bisa diikuti oleh siswa SMK.
    Ada kabar baiknya juga nih sobat shalaazz, di bulan Januari ini sudah dibuka pendaftaran melalui jalur rapor dan batas akhir pendaftarannya adalah 18 Januari 2019 serta akan diadakan ujian tulis di bulan Februari mendatang. Informasi lebih lanjut di halaman website Universitas Bakrie https://www.bakrie.ac.id/admisi . Jangan sampai ketinggalan ya!
    Bagaimana sobat shalaazz? Apa kalian tertarik?
  • Sistem Pendidikan di Universitas Auckland Selandia Baru New Zealand

    Universitas Auckland Selandia Baru New Zealand
    Universitas Auckland Selandia Baru New Zealand
    Sistem Pendidikan di Universitas Auckland Selandia Baru New Zealand – Universitas Auckland merupakan Universitas terbesar di Selandia Baru yang menjadi salah satu Universitas yang dilirik masyarakat Indonesia khususnya dan berbagai negeri pada umumnya, alasannya bermacam-macam, siapa yang tidak tertarik dengan pemandangan alam di Film Hobbit & Lord Of The Ring?
    Suasana alam yang indah & sejuk, kebudayaan yang maju & metropolis, sistem pendidikannya yang menduduki peringkat ke 85 Universitas terbaik di dunia versi QS World University Rangkings tahun 2019.
    Universitas Auckland berada di jantung kota Auckland yang didominasi gedung-gedung tinggi dan dikelilingi pepohonan yang menimbulkan nuansa modern & alami.
    Siapa sangka, kota Auckland merupakan kota yang aman dan tenang, jalanan tidak macet dipenuhi kendaraan hilir mudik, karena penduduknya sekitar 1,5 juta yang luas wilayahnya dua kali lipat dari Jakarta, beda dengan Jakarta yang dihuni sekitar 9,6 juta penduduk.
    Kesetaraan menjadi salah satu tolak ukur penting di New Zealand, contohnya dalam sistem pendidikan tidak dibedakan antara Mahasiswa reguler dengan yang berkebutuhan khusus yang didampingi disediakan guru khusus.
    Masa belajar di New Zealand untuk S1 hanya 3 tahun dan untuk S2 antara 1-1,5 tahun. Lingkungan belajar yang menyenangkan dan para dosen yang selalu mengedepankan Mahasiswanya untuk maju.
    Universitas Auckland ini mengedepankan penelitian dan mempunyai komitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten.
    Adapun program studi yang ditawarkan di Universitas Auckland meliputi jurusan Ilmu Hayati dan Kedokteran; Ilmu Sosial dan Manajemen; Seni dan Humaniora; Teknik dan Teknologi Informasi; Ilmu Alam/Sains.
    Persyaratan masuk Universitas Auckland bermacam-macam, namun yang pasti harus menguasai bahasa Inggris dan akademik.
    Nilai TOEFL, IELTS harus memenuhi standar, dari sisi akademik persyaratan yang harus dipenuhi berbeda-beda tergantung jurusannya, namun yang perlu diingat harus mengkonvert nilai dari pendidikan sebelumya hingga memenuhi skala nilai antara 0-9.
    Universitas Auckland juga banyak sekali menawarkan beasiswa khususnya untuk Mahasiswa luar negeri. 
  • 18 Nilai Karakter dalam Pendidikan

    18 Nilai Karakter dalam Pendidikan



    Banyak orang yang membicarakan mengenai karakter. Sebenarnya apa itu karakter ? – Karakter adalah suatu kepribadian anak yang dibentuk oleh lingkungannya baik lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat.

    Karakter menjadi poin dalam peningkatan mutu pendidikan selain materi pelajaran dan hal-hal lain yang menunjang peningkatan pendidikan. Dewasa ini setiap jenjang pendidikan berlomba-lomba untuk membentuk karakter anak supaya unggul bersaing dikancah dunia. Unggul tidak hanya dalam hal eksak namun juga dalam kepribadian.

    Cara sederhana mengajarkan karakter pada anak dengan membiasakan anak menggukan 3 kata dalam setiap harinya yaitu “maaf, tolong, dan terimakasih”. Dari ketiga kata tersebut apabila diajarkan dengan 18 karakter yang selama ini telah diajarkan di sekolah akan memperoleh pribadi yang baik. Delapan belas karakter tersebut yaitu :

    1.       Religius, yaitu ketaatan dan kepatuhan dalam memahami dan melaksanakan ajaran agama (kepercayaan) dan sikap saling menghargai antar agama lain.
    2.       Jujur, yaitu mengetahui mana yang benar, mengatakan kebenaran dan berperilaku yang benar sesuai dengan aturan sehingga dapat dipercaya oleh banyak orang.
    3.       Toleransi, yaitu saling mengharagai perbedaan baik dari agama, suku, ras, bangsa, adat, etnis dan pendapat.
    4.       Disiplin, yaitu kebiasaan tingkah laku yang konsisten dalam segala aturan dan tertib dalam tindakan.
    5.       Kerja keras, yaitu tindakan yang mencerminkan usaha bersungguh-sungguh dalam menyeleseikan berbagai tugas, masalah, dan lain sebagainya.
    6.       Kreatif, yaitu berperilaku yang mencerminkan inovasi dari berbagai segi dalam memecahkan masalah, dan dapat menemukan cara-cara baru dalam menyelesaikan permasalahan dan menghasilkan karya baru yang berinovasi.
    7.        Mandiri, yaitu sikap dan perilaku yang tidak bergantung dengan orang lain (tidak lepas dari tanggung jawab yang diberikan).
    8.       Demokaratis, yitu tingkah laku yang mencerminkan hak dan kewajiban diri sendiri dan orang lain secara merata.
    9.       Rasa ingin tahu, yaitu cara berfikir, sikap dan berilaku yang ingin tahu dengan sesutu hal yang baru yang belum diketahui dan mempelajarinya lebih mendalam.
    10.   Semangat kebangsaan, yaitu sikap dan perilaku yang menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan yang lain (individu dan golongan).
    11.   Cinta tanah air, yitu tingkah laku yang mencerminkan cinta tanah air seperti mencerminkan rasa bangga terhadap negaranya, penggargaan yang tinggi terhadap bahasa (nasional maupun daerah), budaya, politik, ekonomi serta yang lainnya.
    12.   Mengahargai prestasi, yaitu menunjukkan sikap terbuka dalm menerima prestasi orang lain dan mengakui kekurangan dirinya sendiri.
    13.   Komunikatif, yaitu sikap yang senang bersahabat dengan orang lain melalui komunikasi yang santun sehingga menciptakan kolaboratif yang baik.
    14.   Cinta damai, tingkah laku yang mencerminkan sikap suka damai, aman, tenang, dan nyaman dalam suatu komunitas atau masyarakat.
    15.   Gemar membaca, kebiasaan suka membaca buku, novel, jurnal, majalah, koran untuk mencari informasi tanpa paksaan dari orang lain.
    16.   Peduli lingkungan, perbuatan yang selalu mencerminkan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan
    17.   Peduli sosial yaitu perbuatan yang peduli antar sesama dan orang lain yang membutuhkan.
    18.   Tanggung jawab, yaitu perilaku sesorang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya baik berkaitan dengan individu atau orang banyak.
    Penjabaran tersebut dapat dihubungkan bahwa kata maaf, tolong, dan terimaksih diaplikasikan dalam mengajarkan 18 karakter yang telah dijabarkan di atas secara tidak langsung akan menjadikan anak yang santun dan menghargai sesama dan yang lebih tua.
    Referensi : Suyadi. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya
  • PENGUMUMAN LOMBA CIPTA PUISI SHALAAZZ BERTEMA HARAPAN 2019

    1.      Rani Nilasari   Tinta Selaksa Harapan

    2.      Winda Puspitasari       Sejumput Harapan Di Tahun Baru

    3.      Madanie Farah Dewi Aulia     Debu Permata Seorang Candala

    4.      Arif Andira Siahan     Setingkat Lebih Berderajat

    5.      Dian Ratna Sari           Tak Akan Pupus

    6.      Mira Safitri      Rintihan Sang Kalbu

    7.      Hanna Nisriinaa Asy-Syarifah            Resolusi Perayaan

    8.      Eka Wijayanti Kembang Api Pelangi

    9.      Fenty Lestiani Lecutan Prestasi

    10.  Diah Ayu Nur Azizah Sepercik Harapan 2019

    11.  Firman Wally  Harapanku

    12.  Husni Mubarok           Mutiara Harapan Masa Depan

    13.  Fitria Maulana Melangkah

    14.  Galuh Dwi Saraswati  Memetik Buah Merekah

    15.  Diah Ayu Lathifiati    Baru Datang

    16.  Dita Natalia     Pucuk Senja

    17.  Hidayatul Aulia Choirunissa   Sembilan Belasku

    18.  Dhea Rahma Laila      Bangkit Dari Duka Dan Lara

    19.  Firda Riza Agustin      Aku Hanya Ingin Kembali Ke Jalannya

    20.  Fitri Budiarsih Serangkai Asa

    21.  Hafshah Al Qoni’ah    Ibuku Dan Baitullah

    22.  Dhea Pradipta Putri    Penantian Cinta

    23.  Yuli Yanti Fatimah     Namaku Harapan

    24.  Tiffani Rieva   Petrikor Di Januari

    25.  Septhia Mega  Peci Putih

    26.  Weny Irawanti            Harapan Tahun Baru

    27.  Tasya Zulyana Pergi Bersama Air

    28.  Tsuroyya Nurannisa    Waktu

    29.  Siska Permata Sari      Gelap Menembus Cahaya Mentari

    30.  Sri Ayu Astuti Balik Kampung

    31.  Syifa Zakiyah  Pulihlah Wahai Negeri

    32.  Utia Mufliha   Bintang Harapanku

    33.  Siti Farisma     Untuk Semua

    34.  Sholeha           Strategi Masa Depan

    35.  Siti Mutmainah           Menembus Hujan

    36.  Talitha Utami  Anarkis Abar Persatuan

    37.  Wardatul Hasanah      Memeluk Kehidupan

    38.  Zahra Putri Alhaqni    Tawa Di Langit Indonesia

    39.  Khuril Aini      Melalui Sujudku

    40.  Maharani Laksmi Dewi           Sampan

    41.  Lina Triwahyuni          Didetik Nanti

    42.  Luluk Hasanah            Aku Di Detik Yang Nyala

    43.  Luthfi Ainiya Putri     Harap Si Pengharap

    44.  Marini Nur Latifah      Untai Kelabu

    45.  Lucia Arita Ayu Dyah Pradnya P.      Secangkir Kopi Dini Hari

    46.  Iwa Adnin       Kecaman Malam

    47.  Kalam Ilmiawan          Secercah

    48.  Khawa Qibula Ma’a    Setangkai Harapan

    49.  Kiki Alifah      Ketika Pohon Rindang

    50.  Lailatul Maftukhah     Mimpiku

    51.  Irwan Dwi Saputro     Harapan Berjumpa Sahabat

    52.  Husni Mubarok           Mutiara Harapan Masa Depan

    53.  Ifdloliya Muharromah Alasan Pada Harapan Melupa Menuju Ruang Hampa

    54.  Ika Isra Ayu    Payung

    55.  Panji Legowo  Harapan Sang Musafir

    56.  Putri Marsela   Seterang Lentera Malam

    57.  Rani Aulia       Harapan Untuk Indonesia

    58.  Rechyan Eling Widodo          Impian

    59.  Rima Dita K    Aku Ingin

    60.  Rizki Ulfa Rambe       Kembalikan Negeriku

    61.  Sarah Ardila    Balutan Kisah Masa Depan

    62.  Nurul Isnaini   Waktu

    63.  Ratu Delima    Lelatu Penghabisan

    64.  Raydinda Laili Shofa  Rasionalitas Intuisi

    65.  Reihan Syaiful Firmansyah     Harapan Seorang Pelajar Untuk Negeri

    66.  Rendy Fajar    Menjemput Rindu

    67.  Rini Setiowati Harap

    68.  Rizka Khairunnisa       Jejak Abadi

    69.  Rosa Fairuz Safira       Aku Bersama Inginku

    70.  Rosita Dewi Ambarwati         Untuk Orang Yang Sudah Bosan

    71.  Muhammad Amin Firdaus      Dia Adalah Huruf Besar

    72.  Muhammad Firmansyah         Kesuksesan

    73.  Muthmainnatun Nufus            Aku Dan Harapanku

    74.  Nabila Maulidiyah      Sederhana

    75.  Nivos Krisman Waruwu         Beta

    76.  Meygi Nia Safitri        Harapanku Tahun 2019

    77.  Moch Samsul  Tahun Harapanku

    78.  Muh Rizal Alfani        Mengemban Misi

    79.  Muhammad Farhan Arif         Mimpi

    80.  Muhammad Fikram Pratama   Kalender Penuh Janji

    81.  Muhammad Taufiqi Abdillah Selaksa Pengampunan

    82.  Nafa Ulfa Aeni           Angan Yang Sama

    83.  Nailun Hikmah Haqi   Harapan Tuk Menjemput Impian

    84.  Najmaluna F Uber       Dirimu Pribadimu Pandangan Mereka

    85.  Nensu Februwati         Bahu

    86.  Nida Nuril Hasanah    Luka Negeri

    87.  Aditya Framadhan      Mimpi Sang Malam

    88.  Al-Afra Rasya Syakura           Harapan Di Ujung Senja

    89.  Amalia Fatimah           Sang Pemimpi

    90.  Amellia Valentina Putri Aryanto        Asa Ini Milikku

    91.  Aprilia Putri Ad          Impian Esok

    92.  Acun Dina Fattuloh    Mantra Azam

    93.  Ahmad Fauzi Ridwan Cita Dan Takdir

    94.  Ahmad Nur Fauzi       Ambisi Sederhana Dari Penadah Inspirasi

    95.  Azza Lailatul Maulidiyah       Di Ujung Neraca

    96.  Baiq Mir-Atul Kulub  Negeri Dan Suatu Negeri

    97.  Candini           Gelora Harapan

    98.  Citra Hidayah Memenangkan Hati Bintang

    99.  Ameliana Dista Kristianawati Panasea

    100. Afrig Hidayat Sa        Pusaka Halu Yang Lalu

  • Motivasi | Resolusi Menggapai Beasiswa

    Motivasi | Resolusi Menggapai Beasiswa

    Motivasi | Resolusi Menggapai Beasiswa – Pendidikan adalah akumulasi dari pengalaman. Pengalaman dari yang berbeda potensinya akan mempengaruhi cara berfikir teman-teman. Bagaimana mengelola antara hobi dan keinginan orang tua? Serta bagaimana mendapatkan beasiswa luar negeri yang dikarenakan orang pedalaman? Simak penjelasannya di bawah ini!
    Mengkombinasikan antara hobi dan keinginan orang tua. Hal ini merupakan hal yang terpenting bagi teman-teman. Satu sisi dapat merealisasikan antara ridha Allah yang merupakan ridhanya orang tua dengan penunjang kemajuan yang ada dalam diri pribadi. Salah satunya ialah tentukan visi sebagai target proposal hidup. Karena visi akan menentukan teman-teman menjadi apa ke depannya. Tanpa visi takkan ada arahan yang akan membawa kesuksesan hingga tercapai hobi dan keinginan. Buatlah target-target yang ingin dicapai antara hari ini, besok, satu minggu, satu bulan, satu tahun, dan beberapa tahun mendatang. Tidak ada salahnya merencanakan lebih awal dan finalnya diserahkan oleh Allah Swt.
    Setelah menentukan visi teman-teman diminta oleh orang tua untuk jadi Pegawai Negeri Sipil. Ambil saja yang disarankan oleh orang tua. Dibalik keinginan orang tua dapat merealisasikan keinginan ketika ada waktu luang. Tidak perlu kesal dengan saran orang tua harus begini atau begitu. Ingat selalu ada jalan untuk mencapai keinginan.
    Ketika pesimis dalam meraih pendidikan sampai ke luar negeri dikarenakan finansial tidak mampu, berasal dari orang pedalaman yang tidak mungkin bersaing dengan luar kota. Kata siapa? Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kalaulah Allah menghendaki teman-teman untuk sampai ke luar negeri tidak ada yang mampu menolak. 
    Kalau ada kemauan pasti bisa. Langkah yang dilalui ialah dengan dzikir, fikir, dan ikhtiar. Lalu, bagaimana dengan orang yang ipknya biasa saja serta tidak memiliki prestasi yang tinggi? Kata siapa tidak bisa? Semua bisa karena keberuntungan dan rezeki tidak akan pernah tertukar. Bukti konkretnya buatlah karya-karya tulis, banyaklah belajar dari orang yang memiliki pengalaman, serta cari event-event yang gratis untuk memahami potensi yang sesuai dengan visi, karir dan beasiswa yang ditujukan.
  • Siapa Bapak Pendidikan Islam di Indonesia?

    Mahmoed Joenoes

    Siapa Bapak Pendidikan Islam di Indonesia?

    Pendidikan Islam masuk ke Indonesia karena ada sosok pahlawan pendidikan Islam yaitu Mahmoed Joenoes dengan nama lengkap Prof. Dr. H. Mahmud Yunus. Pada awalnya, mata pelajaran agama Islam tidak termasuk mata pelajaran yang diajarkan di sekolah formal. Mahmud Yunus merupakan sosok yang memperjuangkan untuk memasukkan mata pelajaran agama Islam ke sekolah formal. Pada tahun 1931, Ia telah menyelesaikan pendidikan megister di Universitas Al-Azhar, Mesir. 
    Kemudian, Ia kembali ke tanah kelahirannya di Sungayang, Sumatera Barat untuk mengembangkan Madras School di tanah kelahirannya Sungayang, Sumatera Barat. Namun, Madras School hanya bertahan selama 2 tahun karena pemerintah Belanda menutup sekolah ini pada tahun 1933.
    Perjuangannya terus berlanjut. Pada tahun 1932, Ia memimpin Normal Islam School (NIS), Padang untuk mendidik calon guru dan memasukkan mata pelajaran agama Islam ke sekolah. Ia merupakan sosok yang pertama kali mengenalkan mata pelajaran agama Islam.
    Setelah kemerdekaan, Ia mengusulkan untuk memasukkan mata pelajaran agama Islam ke sekolah formal. Kemudian, pada tahun 1946 usulan tersebut diterima oleh Saaduddin Jambek yang merupakan kepala Jawatan Pengajaran Sumatera Barat dan diterapkan di seluruh Sumatera Barat. Pada tahun 1950, Ia memberikan usulan yang sama untuk memasukkan mata pelajaran agama Islam kepada pemerintah Indonesia. Kembali lagi usulan tersebut diterima dengan baik oleh pemerintah Indonesia.
    Inilah awal dari pendidikan agama Islam mulai diajarkan untuk sekolah formal di Indonesia meliputi sekolah negeri dan swasta yang dimulai pada tanggal 20 Januari 1951 hingga sekarang.

    Kehidupan Pahlawan Pendidikan Islam

    Prof. Dr. H. Mahmud Yunus atau dari ejaan lama Mahmoed Joenoes lahir pada tanggal 10 Februari 1899 di Sungayang, Tanah Datar, Minangkabau, Sumatera Barat. Ia merupakan anak pertama yang berasal dari keluarga yang sederhana dan memiliki kedua orang tua yang telah tidak bersama lagi atau bercerai saat Ia berusia 3 tahun. Sejak kecil Ia telah memiliki minat dengan ilmu agama Islam dan belajar Al-Qur’an bersama sang kakek. Pada tahun 1908, Ia belajar di Sekolah Desa di Sungayang. 4 tahun kemudian, Ia pindah ke Madras School. Saat berumur 14 tahun, Ia diberi kepercayaan untuk mengajar sebagai guru bantu di Madras School.
    Pada tahun 1917, Ia dipercaya kembali untuk memimpin Madras School dan bergabung dengan Persatuan Guru Agama Islam (PGAI). Pada tahun 1923, Ia melanjutkan pendidikan di Kairo, Mesir. Ia mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di Universitas Al-Azhar dan kembali ke Indonesia pada tahun 1931 dengan mengembangkan Madras School. Pada tahun 1932, Ia mengajar kembali di Normal Islam School dan memimpin Sekolah Tinggi Islam (STI) Padang.
    Setelah pendidikan agama Islam masuk di Sumatera Barat. Ia meneruskan perjuangannya untuk memasukkan pendidikan agama Islam di Sumatera hingga diterima usulannya pada tahun 1947. Pada 20 Januari 1951, mata pelajaran agama Islam resmi masuk kedalam kurikulum nasional melalui usulannya. Pada tahun 1951, Ia menjabat sebagai pegawai Departemen Agama. 
    Pada tahun 1957, Ia menjabat sebagai rektor pertama di Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) di Jakarta saat ini bernama UIN Syarif Hidayatullah. Pada tahun 1967 sampai 1970, Ia menjabat sebagai rektor pertama IAIN Imam Bonjol. Ia meninggal pada 16 Januari 1982 saat berumur 82 tahun. Selama Hidupnya, Ia dikenal dengan karya-karyanya seperti Tafsir Qur’an Karim dan kamus bahasa Arab-Indonesia.Setelah mengenal sosok bapak pendidikan Islam di Indonesia, apakah sobat akan tetap mengenang mereka dan menghargainya?
  • Inilah Penyebab Terbesar Kebiasaan Menyontek

    Inilah Penyebab Terbesar Kebiasaan Menyontek


    Pengertian Menyontek 

    Menyontek berasal dari kata dasar ‘sontek’ yang memiliki dua makna. Makna pertama yaitu menggocoh (dengan sentuhan ringan); mencungkil (bola dsb.) dengan ujung kaki. Makna kedua yaitu mengutip (tulisan dsb.) sebagaimana aslinya; menjiplak.

    Nah, yang akan jadi pembahasan kali ini adalah makna kedua. Yang mana artinya adalah mengutip yang berupa tulisan dan sebagainya sebagaimana aslinya atau disebut juga dengan menjiplak.

    Budaya ini telah mengakar kuat di Negara kita. Bahkan sejak dini budaya ini mulai membenih. Kita seolah-olah telah kecanduan dengan budaya tersebut. Seringkali ketagihan sehingga membuat kita semakin tidak percaya dengan diri sendiri dan membuat bakat murni kita menjadi tersembunyi.

    Ada beberapa penyebab kebiasaan menyontek semakin mengakar kuat dalam diri. Antara lain:


    1.      KURANG PERCAYA DIRI

    Gejala ini seringkali ditemui dalam diri pelajar. Kurangnya percaya diri terhadap apa yang dilakukannya. Membuat perilaku menyontek ini melekat dalam dirinya sendiri. Oleh sebab itu tingkatefikasi diri (keyakinan terhadap diri sendiri) harus ditingkatkan. Be yourself!

    2.      PENDIDIKAN MORAL

    Didikan dari lingkungan juga berpengaruh terhadap perilaku kecendrungan menyontek. Bila didikan dari lingkungan baik, diajari untuk bersikap jujur, mungkin perilaku butuk ini tidak akan pernah ada.

    3.      SIKAP MALAS

    Kebanyakan malas belajar juga menjadi pemicu penting. Pola pikir instan dan keinginan untuk unggul tanpa bekerja keras, seringnya menunda-nunda waktu serta pikiran yang negative. Padahal rasa malas menghambat kesuksesan. Tidak ada manusia sukses yang diperoleh dari sifat malas. Terlalu absurd, bukan?.

    4.      KURANG MENGERTI DENGAN MAKNA PENDIDIKAN

    Pelajar zaman sekarang jarang sekali ada paham makna pendidikan itu sendiri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pendidikan berasal dari kata Didik yang artinya memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.

    Sedangkan makna dari pendidikan yaitu proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang.

    Dari pengertian diatas mengacu dengan pengubahan sikap. Sikap yang positif dan mengubab perilaku yang buruk menjadi lebih baik. Lantas bagaimanakah sistem pendidikan Indonesia akan melangkah maju apabila kaum mudanya hanya bisa mencontek?

    Oleh sebab itu marilah kita belajar untuk menghargai diri sendiri. Teruslah berusaha dan berjuan keras untuk mencapai sesuatu. Ingat! Tidak ada yang instan. Salam pendidikan.
  • Pendaftaran Online Capra IPDN 2019/2020 TERBARU (beserta link portal masuk)

    Tahap Pendaftaran Online Capra IPDN 2019
    ket: Praja Institut Pemerintahan Dalam Negerii (IPDN)

    Tahap Pendaftaran Online Capra IPDN 2019 – Tidak terasa tahun sudah berganti. Menandakan akan dibukanya seleksi penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan yang terakhir jalur Mandiri. Tetapi, ada jalur lain loh apabila rekan-rekan ingin langsung kerja menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) setelah lulus SMA dan tentunya bergengsi juga, yaitu sekolah kedinasan.
    Di lansir oleh Tribun News pada Tahun 2018 pendaftar sekolah kedinasan tembus 323.669 orang. Jumlah tersebut meningkat dari pendaftar sekolah kedinasan tahun 2017 lalu yang jumlahnya 284.697 orang. Artinya, dibanding tahun lalu, pendaftar yang sudah registrasi mengalami kenaikan sebesar 38.927 orang. Hal tersebut menandakan eksistensi dan peminat dari sekolah kedinasan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan.
    Tetapi kali ini admin akan membahas mengenai tahapan pendaftaran sekolah kedinasan favorit urutan kedua yang pada tahun 2018 dengan jumlah pendaftar 46.062 pelamar yaitu IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Pendaftaran dilakukan secara online, maka dari itu diharuskan untuk mengunggah scanning dokumen sebagai syarat administrasi wajib, antara lain :
    1. KTP asli bagi peserta yang berusia di atas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
    2. Ijazah atau STTB asli atau photocopy yang telah dilegalisir(diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
    3. Surat keterangan asli berstempelm sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA Kelas 3 Tahun Ajaran 2018/2019 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang;
    4. Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap ke depan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Foto  berukuran 4×6 cm (400×600 pixel), maksimal 500 kb dengan format jpg.
       Antara dokumen KTP/KK serta  Ijazah/STTB mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tanggal lahir.
    *Note: apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi di atas, maka pendaftar dinyatakan gugur.

    Mengenai tahapan pendaftaran dapat rekan-rekan simak di bawah :

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscn.bkn.go.id. Untuk mendapatkan akun, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi. Di dalam registrasi tersebut peserta diwajibkan memilih satu sekolah kedinasan saja. Apabila terdapat memilih dua sekolah kedinasan dapat dinyatakan gugur. Setelah peserta mengirim dan menyimpan borang isian, sistem membutuhkan waktu untuk memverifikasi data yang masuk. Di portal awal ini peserta akan mendapatkan akun kedinasan yang selanjutnya bisa digunakan untuk login ke portal kedinasan yang dituju.
    Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada website https://sscn.bkn.go.id selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah dokumen sebagaimana tercantum dalam dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2019 ke website resmi https://spcp.ipdn.ac.id
    Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran capra (calon praja) dapat langsung ke website resmi tersebut. Dan melalui layanan informasi dan pengaduan melalui situs https://sapa.ipdn.ac.id.
    Mengenai tanggal pendaftarannya perkiraan tidak akan jauh dari bulan April 2019. Karena pada tahun lalu tepat pada tanggal 9-30 April 2018 portal IPDN dibuka secara serentak bersamaan dengan taruna/taruni kedinasan lainnya. Selain mempersiapkan berkas-berkas yang diminta instansi terkait, alangkah baiknya jauh-jauh hari belajar mengerjakan soal-soal tes, menjaga kesehatan tubuh, dan banyak updet mengenai nilai passing grade kelulusan sekolah kedinasan tersebut.
    Quotes:

    “Awali dengan do’a, jalani dengan berusaha, tutup dengan rasa syukur”

    sumber: Tribun News, sscn.ipdn.ac.id, dan Dokumen Pribadi