Tag: tips

  • Tips Keluar Zona Nyaman Secara Cepat

    Tips Keluar Zona Nyaman Secara Cepat

    Narasumber : Talitha Utami
    Tema : Sikat Segala Bidang

    Membahas tentang Tips Keluar Dari Zona Nyaman
    moderator: masnuroh (@nahl_bintu)

    Tips Keluar Zona Nyaman Secara Cepat – Setiap orang punya passionnya masing-masing. Passion adalah pengembangan dari hobi. Passion tidak selalu sejalan dengan apa yang kita pelajari.

    Misalnya dari pemateri, kuliahnya jurusan Akuntansi tapi menekuni berbagai bidang yang menjadi passionnya. Dalam menekuni passion dibawa enjoy saja. Kak Talitha sendiri bisa dibilang banting setir, dari mahasiswi akuntansi bisa membuat komunitas kepenulisan dan menjadi mc (master of ceremony) juga.

    Ini adalah salah satu contoh bahwa kita harus bisa keluar dari zona nyaman dan tidak boleh berhenti dalam mengasah kemampuan. Dalam mengasah kemampuan atau passion, jangan mengejar materi terlebih dahulu, jika diakhir perjalanan memang ada materi yang masuk ke dalam kantong kita, maka itu adalah bonus yang bisa kita rasakan.

    Berikut adalah beberapa Tips Keluar Zona Nyaman dari Kak Talitha

    1. Harus nekat dan punya tekad. Harus berani melangkah kedepan. Tutup telinga dan buka mata, ayunkan kaki ke depan untuk melangkah lebih jauh.
    2. Niat. Semua diawali dengan niat. Harus ada niat yang kuat dalam diri ketika mengasah passion yang kita miliki. Niat ini juga yang menguatkan kita akan omongan-omongan orang yang melemahkan, atau polisi-polisi tidur yang sering membuat langkah kita goyah. Sehingga dengan adanya banyak kritikan itu, menguatkan niat kita dalam mengasah passion.
    3. Mental yang kuat. Harus punya mental baja, contoh saja badak, predator saja malas memangsa badah, badak juga punya kulit yang keras, jadi mental kita harus sekeras kulit badak. Agar tidak mudah tergoyahkan oleh keadaan sekitar yang mungkin melemahkan langkah.
    4. Perdalam ilmu dan pelajari dasarnya. Kalau sudah memutuskan terjun masuk ke suatu bidang, pelajari sampai bagian terdalam, jangan hanya setengah-setengah. Pelajari sampai ke dasarnya agar tidak asal tahu saja. Misalnya punya hobi menulis, jangan hanya ikut lomba dan menang dalam sebuah lomba menulis antologi, harus berusaha punya buku sendiri.
    5. Konsisten dan tanggung jawab. Dalam mendalami passion dalam suatu bidang, harus punya konsisten dan tanggung jawab yang tinggi.

    Tips Keluar Zona Nyaman: Public Speaking

    Misalnya dalam dunia public speaking, menjadi pembicara, harus tahu akan membawakan tema tentang apa, tidak hanya sekadar tahu tapi pelajari sampai dasarnya. Sehingga ketika membawakan suatu tema, benar-benar sudah menguasai hal tersebut. Kak Talitha sendiri dalam suatu acara, ketika menjadi pemateri benar-benar mempelajari materi yang akan disampaikan. Menjadi MC pun juga benar-benar dipelajari bersama mentor-mentor yang memang berkompeten di bidangnya.

    Satu Komunitas, Satu Bidang

    Dalam mendalami berbagai bidang, cukup satu komunitas dalam satu bidang. Misalnya concern di bidang kepenulisan sastra, jadi cari satu komunitas yang mendukung dan sesuai dengan yang kita butuhkan. Atau di bidang yang lainnya pun seperti itu. Jangan masuk di segala bidang, tapi di setiap bidangnya hanya setengah-setengah saja.

    Mendobrak Zona Nyaman

    Bagi kalian yang merasa takut untuk melangkah. Harus memberanikan diri untuk mendobrak zona nyaman. Rasa takut itu adalah pagar yang membuat kita tidak bisa melangkah ke depan sehingga hancurkan pagar itu.

    Fokus Melangkah dan Memperbaiki Kesalahan di Masa Lalu

    Ketika melakukan kesalahan harus berani meminta maaf dan berusaha agar tidak terulang lagi. Jadi, jangan takut dengan kesalahan tapi fokuslah melangkah dan memperbaiki kesalahan di masa lalu. Sikat segala bidang memang perlu. Karena passion memang harus diasah, tapi dalam menyelami satu bidang harus benar-benar konsisten dan bertanggungjawab.

    Tidak hanya asal masuk dalam satu komunitas dengan harapan mengasah passion diri sendiri, tapi juga harus memiliki konsisten dan tanggung jawab. Karena dua hal itu termasuk dalam self improvement.

  • Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah  – Halo sobat Shalaazz, apa yang kalian lakukan ketika rasa penat dan bosan menyerang pada saat mata kuliah sedang berlangsung? Jika kalian bingung dan belum tahu mau melakukan apa untuk menghilangkan rasa penat dan bosan, yuk simak uraian di bawah ini!
    Dalam kamus besar bahasa indonesia, belajar adalah suatu aktifitas usaha untuk mendapatkan ilmu dan kepandaian. Belajar juga bisa disebut kegiatan yang menguras otak. Karena ada sebuah aktifitas identifikasi, analisis didalamnya yang membuat otak lebih banyak bekerja. Apalagi jika dihadapkan pada materi-materi kuliah yang cukup berat seperti Filsafat dan semacamnya.
    Bukannya fokus memperhatikan dosen melainkan rasa kantuk hadir tanpa diundang. Ditambah jika dosen menjelaskan mata kuliah monoton, hanya menulis di papan tulis dan menayangkan power point yang penuh dengan tulisan. Otak terasa penuh dan ingin pecah. Iya kan? Pastinya karena waktu fokus manusia hanya bertahan 30 menit, selebihnya hanya merasa bosan. Sehingga dibutuhkan beberapa hal atau kegiatan untuk merefresh kembali otak yang sudah terserang rasa penat dan bosan.

    Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa penat dan bosan ketika mata kuliah berlangsung, sebagai berikut:

    1. Membawa pulpen yang beragam warna.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Pulpen adalah media untuk menulis. Ketika rasa kantuk menyerang, kita bisa menggunakan pulpen beragam tersebut untuk membuat tulisan kita lebih berwarna. Rasa kantuk pun akan hilang seketika karena mata kita melihat beragam warna-warna yang membangkitkan semangat. Terkhusus untuk para pecinta seni, hal ini bisa dilakukan karena dapat melatih otak kanannya untuk mencari inspirasi yang menarik ketika mata kuliah berlangsung dan menikmati apa yang disampaikan oleh dosen terkait mata kuliah tersebut.

    2. Membawa air minum.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Ketika rasa kantuk menyerang tidak sedikit orang membawa air minum ke dalam kelas. Ada yang digunakan untuk minum dan ada yang digunakan untuk dicipratkan ke wajah agar membuat lebih fresh. Hal ini sering digunakan oleh para mahasiswa yang mempunyai hobi membawa botol air minum ke dalam kelas.

    3. Menjaili teman yang berdekatan.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Ada sebagian mahasiswa yang melakukan hal-hal konyol untuk menghilangkan rasa kantuk seperti menjaili teman yang berada teman di sampingnya. Alasannya untuk membuat mata tak fokus pada satu hal yang membuat kantuk. Karena ketika interaksi antar manusia berlangsung, maka pikiran tidak akan tidur dan bosan. Namun hal ini sebagian besar tidak membawa dampak positif kepada seseorang yang melakukannya. Hal ini cukup berdampak negatif, karena akan membuat pikiran tidak fokus terhadap mata kuliah yang sedang berlangsung.
    Gimana sobat Shalaazz? Banyak sekali kan hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa kantuk dan bosan ketika mata kuliah berlangsung. Kalian boleh mencoba salah satunya agar ketika mata kuliah berlangsung, setiap materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik. Terima kasih.
  • Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand?

    Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand?
     
     

    Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand? – Halo Sobat shalaazz, Thailand negeri gajah putih adalah salah satu pilihan negara untuk kita merantau kuliah di luar negeri, tapi bagaimana kita bisa yakin untuk memilih Thailand? Mengapa harus Thailand? Lalu bagaimana cara bisa dapat beasiswa di sana? Yup mari kita simak jawabannya, cekidot!!  

    Mengapa Kita Harus Pilih Negara Thailand?

    Ini beberapa alasan yang bisa menguatkan dan meyakinkan kamu untuk pilih Thailand :    

    1. Kualitas pendidikan dan dosen di Thailand masih lebih bagus dari Indonesia.
    2. Beasiswa untuk kuliah di Thailand sangat banyak, kampus-kampus di Thailand seakan dengan sengaja menyediakan program beasiswa apalagi untuk orang-orang yang berasal dari wilayah ASEAN.
    3. Persyaratan beserta birokrasi yang bisa dibilang terjangkau bahkan jika dibandingkan dengan mendaftar beasiswa di dalam negeri.
    4. Biaya hidup di Thailand kurang lebih sama dengan biaya hidup di negara kita tercinta yaitu Indonesia.
    5. Lokasi tidak terlalu jauh dari Indonesia jadi dapat mengunjungi keluarga dalam kurun waktu setahun sekali.
    6. Makanan yang lezat dan masih cocok dengan lidah orang Indonesia, walau masih harus hati-hati dalam memilih makanan bagi yang muslim karena masih banyak makanan yang tidak halal. Jadi yang teliti ya sebelum makan.
    7. Orang Thailand yang begitu ramah, hangat, dan sopan. Mirip seperti perilaku orang Indonesia.  
    8. Banyak tempat untuk berwisata di Thailand.

    Bagaimana Mendapatkan Beasiswa Di Thailand?

    1. Tingkatkan kemampuan berbahasa Inggris kamu, karena score TOEFL atau IELTS memiliki standar sesuai masing-masing beasiswa dan menjadi syarat penting dalam pendaftaran beasiswa.
    2. Mengikuti berbagai kegiatan sosial sebagai pengalaman seperti volunteer, seminar, pengurus komunitas dll
    3. Tidak ada kata menyerah, gagal? Coba lagi, karena banyak beasiswa yang tersedia. Tinggal kita yang harus rajin mencarinya.
    4. Minta restu dan doa kedua orang tua dan saudara kandung. Khususnya Bunda, karena semua akan lancar jika mereka mendukung.
    5. Persiapkan kesehatan dan perbanyak teman kalau perlu cari teman yang memang orang Thailand jadi kamu bisa tahu apa saja yang akan kamu hadapi jika tinggal disana nanti.

      Semoga ulasan singkat dari mimin bisa diterima, dan bisa membantu teman-teman yang masih bingung mau kuliah kemana. 

  • Tips Menjalankan Pendidikan Gabungan K2O (Kerja, Kuliah dan Organisasi)

    Tips Menjalankan Pendidikan Gabungan K2O (Kerja, Kuliah dan Organisasi)

    Tips Menjalankan Pendidikan Gabungan K2O (Kerja, Kuliah dan Organisasi) – Halo sobat Shalaazz, apa yang terpikir pertama kali di benak sobat dengan judul artikel ini ? Mungkin tentang bagaimana manajemen waktunya, bagaimana sibuknya dan bagaimana akhirnya? Daripada dipikir – pikir mari kita taklukkan bersama dengan ulasan berikut !

    Dalam kehidupan di dunia ini setiap orang tentunya menginginkan adanya pendidikan sebagai kebutuhan masa depan yang lebih baik. Namun, ada kalanya pendidikan terhalang oleh berbagai hal seperti masalah finansial. Maka untuk mengatasi hal ini, tidak jarang seseorang akan berusaha maksimal agar bisa mendapatkan beasiswa atau alternatif lainnya seperti bekerja sambil kuliah. Antara perkuliahan dan pekerjaan harus menjadi prioritas yang sama tingkatannya. 

    Efektifitas waktu pun harus dikejar hari demi hari. Tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan finansial, tapi juga harus mampu menyeimbangkan dengan waktu perkuliahan selama pendidikan itu berlangsung. Selain itu menjadi mahasiswa yang bekerja juga berarti harus memikirkan tentang skil yang ada dalam diri pribadi. Biasanya skil ini dapat terpeniuhi dengan berorganisasi di sana – sini.

    Duh rumit ya rasanya.   Untuk mencapai keberhasilan dalam tiga kategori K2O (Kuliah, kerja dan Organisasi) tersebut dibutuhkan keahlian manajemen yang luar biasa. Setiap perjalanan pastinya membutuhkan amunisi untuk mencharge keimanan sepanjang hari tersebut. Pastinya, ada yang harus dikorbankan untuk mengejar ketiga hal tersebut. Tapi, apakah bisa?

    Ya pasti bisa karena ada kuncinya. Kunci sederhananya yaitu niat, usaha, nekad, dan pengorbanan Jadikan siangmu sebagai waktu perjuangan dalam kehidupanmu. Lalu, jadilah rahibmu di malam hari agar senantiasa terjaga dalam keimanan yang kokoh dan terjaga oleh Allah dalam keadaan apapun. Hal ini juga berarti harus siap dengan konsekuensi agar mau menerima atau tidaknya akan ujian yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

    Dalam setiap perjalanan menempuh pendidikan sering kita mendengar kalimat unik yang meluncur dari teman-teman sebaya kita tentang anjuran untuk berfokus pada satu kegiatan saja. Jika mindset itu dibiarkan saja dalam akal kita, maka yang terjadi justru waktumu akan lebih banyak terbuang sia – sia. Pikiran pemuda yang seharusnya bergerak dinamis akan menjadi stagnan dan tidak berkembang.

    Hal sebaliknya yang terjadi jika teman – teman mau mencoba hal baru yang bermanfaat sekaligus, maka akan banyak ide yang dapat terwujud. Mimpi – mimpimu akan semakin mendekat. Jalani dengan ikhlas Pendidikan K2O tersebut. Percayalah semuanya akan berlalu dengan penuh makna.   Bukankah teman-teman adalah pemuda yang menyiapkan diri untuk masa depan kelak?

    Bukankah teman-teman adalah pemuda yang bertebaran di muka bumi dengan melakukan perencanaan, diskusi yang bermanfaat, serta kerja-kerja yang konkrit? Ayolah teman-teman andalah pemuda yang harusnya gembira saat meraih atau terjun ke dunia pendidikan. Persembahkan masa depanmu untuk kebermanfaatan di negeri tanah air sebagai tanda bukti rasa cintamu.

  • 5 Cara Mudah Daftar Kuliah ke UIN IAIN & STAIN, Mau?

    5 Cara Mudah Daftar Kuliah ke UIN IAIN &STAIN, Mau?
     
     
     

    5 Cara Mudah Daftar Kuliah ke UIN IAIN &STAIN, Mau? – Halo sobat Shalaazz, UIN, IAIN & STAIN merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang tersebar di Indonesia, dibawah payung Kementerian Agama yang banyak sekali diminati oleh calon Mahasiswa-Mahasiswi dari seluruh Nusantara, terutama lulusan Pondok Pesantren. selain nuansa kegiatan belajar mengajar yang islami, calon Mahasiswa juga akan nilai plus karena mumpuni dalam bidang agama maupun bidang umum. banyak juga kegiatan Mahasiswa baik itu intra kampus maupun ekstra kampus yang dapat dipilih guna mengembangkan minat dan bakat.  

    Ada beberapa langkah untuk mendaftar ke UIN, IAIN & STAIN, diantaranya:

    1. Daftar melalui SNMPTN

    Melalui jalur seleksi undangan nasional untuk siswa-siswi lulusan tahun ini yang ingin melanjutkan ke PTN di Indonesia dan juga berprestasi. SNMPTN ini hanya untuk jalur umum (bukan keagamaan). biasanya daftar seleksi SNMPTN ini akan dibantu oleh pihak Sekolah dan harus mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah. pihak Sekolah akan mengisi data PDSS SNMPTN di alamat pdss.snmptn.ac.id. setelah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah, siswa-siswi melakukan konfirmasi di alamat web pdss.snmptn.ac.id dan melanjutkan pendaftaran SNMPTN online ke alamat web.snmptn.ac.id

    Baca juga: 5 Alasan Kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    2. Daftar melalui SBMPTN

    Melalui jalur seleksi ujian tertulis yang diperuntukan lulusan tahun ini maupun lulusan 3 tahun terakhir, program studi yang ditawarkan hanya untuk umum (bukan keagamaan), biasanya memerlukan biaya dengan cara transfer melalui bank. mendaftar SBMPTN melalui online dengan mengunjungi link pendaftaran.sbmptn.ac.id

    3. Daftar Melalui SPAN-PTKIN

    Jalur seleksi undangan nasional untuk siswa-siswi lulusan tahun ini yang ingin melanjutkan ke PTKIN di Indonesia, seperti UIN, IAIN atau STAIN. tahap mendaftar SPAN-PTKIN harus mendapatkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah. selanjutnya siswa-siswi dapat mendaftar melalui www.span-ptkin.ac.id

    4. Daftar melalui UM-PTKIN

    Jalur seleksi ujian tertulis untuk masuk ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Indonesia seperti UIN, IAIN & STAIN. Pendaftarannya dapat dilakukan secara online melalui www.um-ptkin.ac.id.  

    5. Daftar Melalui Bidikmisi

    Bantuan biaya pendidikan untuk calon Mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, namun memiliki prestasi, sehingga layak untuk terus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. calon peserta sebelum mendaftar bidikmisi harus mendapatkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah, kemudian dapat melakukan pendaftaran ke bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id lalu pilih fitur siswa. Login menggunakan kode akses pendaftaran dari Kepala Sekolah. Adapun informasi terkait bidikmisi di setiap  kampus dapat diakses dibagian akademik kampus yang ingin kamu tuju.  

    Baca juga: Sistem Pendidikan DI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    6. Daftar melalui Jalur Mandiri

    Jalur seleksi Mandiri yang diadakan setiap kampus, biasanya seleksi jalur Mandiri ini akan diadakan paling terakhir, peluang lulus nya pun akan semakin besar, namun biaya pendaftaran seiring berjalannya waktu, setiap tahunnya mengalami kenaikan. kabar baiknya, setiap kampus yang mengadakan seleksi jalur mandiri ini akan mengadakan Bimbingan Tes Masuk UIN, IAIN maupun STAIN.   

    Itulah beberapa langkah daftar kuliah ke UIN, IAIN, & STAIN yang bisa sobat Shalaazz coba, semoga bermanfaat. Jangan lupa share tulisan ini sebanyak-banyaknya. Terima kasih.

  • Tips Cepat Memilih Ekstrakurikuler di Sekolah

    Tips Cepat Memilih Ekstrakurikuler di Sekolah

    Tips Cepat Memilih Ekstrakurikuler di Sekolah – Halo sobat Shalaazz, mengenali ekstrakurikuler di sekolah by the way, mau bagi-bagi tips nih. Sebelumnya, ketika kita memasuki sekolah baru atau tahun penerimaan murid baru di sekolah, kita pasti akan dihadapkan mental untuk memilih ekstrakurikuler yang tentunya membuat kita menjadi lebih semangat dan peluang selain di dalam pembelajaran atau intrakurikuler.   

    Untuk itu, akan memberikan sedikit tips bagi sobat Shalaazz yang masih terombang-ambing untuk memilih peluang ekstrakurikuler ya. Berikut tipsnya, mari kita simak.    

    1. Kenali diri sendiri 

    Oh iya, bagi sobat Shalaazz bersungguh-sungguh ingin mengikuti tapi masih bingung. Mulai sekarang jangan ragu ya, soalnya memilih sesuai dengan hati nurani diri sendiri.   

    Contohnya, suka menggambar, bisa ikut ekstrakurikuler seperti pembuatan poster, komik, dan masih banyak lagi yang berbau gambar. Nah, kalo kaya aku ini kan suka nulis-nulis kaya puisi, artikel, sama mading, akupun ikut ekstrakurikuler kreatifa di sekolah.   

    Disitu aku ikut merangkai desain artikel juga, membuat pidato, dan masih banyak lagi. Lalu, hasil karya kita dibuat buku hlo asik  

    2. Mau berlatih 

    Kamu ingin jago di bidang olahraga? Semisal, karate? Taekwondo? Sepak bola? Wahh, jangan sungkan.    Semua itu bisa terwujud. Selagi masih kita mau dan ada harapan untuk bisa, kita dapat mengikuti alur kok.

    Percaya, soalnya dulu aku juga sempat pengin ikut ekstrakurikuler drumband di sekolah, nah lama-kelamaan juga bisa tuh. Karena, latihanpun rutin dan selalu mau mencoba. Jadi, buat kalian semua tetap semangat ya. Syukur-syukur hal yang kita takuti akan menjadi hobi kita. Aamiin.  

    Baca juga: 5 Tips “Bertahan” Buat Kamu Yang Merasa Salah Jurusan

    3. Kembangkan seperti niat awal 

    Niat awal kita mau menjadi yang terbaik. Bukan berarti, ekstrakurikuler yang kita pilih itu hanya membuat kita senang saja hlo, tapi juga membuat kita lebih banyak manfaat. Mengenal banyak teman dari berbagai kelas dan jurusan di sekolah.    Selain itu, kita yang semula canggung atau pemalu menjadi lebih pemberani dan mau berbagi ilmu dengan teman dekat.

    Aku pernah ikut PMR, semula aku takut sama darah, tetapi lama-kelamaan aku nggak takut.    Dan setiap hari senin, aku ditugaskan untuk menjadi pembantu upacara. Jika ada yang sakit, aku bergegas membantu dan rasanya senang sekali bisa membantu mereka.   

    Jadi, pastikan semua yang kita lakukan ada faedahnya ya. Sekian tips yang saya bagikan. Semoga dalam memilih ekstrakurikuler lebih dipikirkan secara matang-matang ya. Terima kasih.

  • 7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar

    7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar

     7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar – Hola sobat Shalaazz! Dilema masa remaja sering kali membuat kita murung dan merenung akan masa depan kita. Berbagai macam hambatan untuk mencapai cita sering kali membuat kita putus semangat dan malas untuk menggapainya. Siapa disini sobat Shalaazz yang tak pernah malas? Tentu setiap orang pasti pernah merasakannya ya.
     
    Rasa malas sering kali menghalangi produktivitas aktivitas kita. Tak jarang, kita pun sulit sekali menjauhkan diri dari rasa malas ini. Rasa nyaman berada di zona aman menjadi salah satu penyebab kita malas.
    Ibarat api ia harus dipadamkan dengan air, dengan pemikiran yang matang juga niat yang kuat. Jangan bingung, jangan risau. Karena kali ini kita akan membahas 7 cara menghilangkan rasa malas secara total bagi pelajar, yuk baca! ^-^
     
     
     

    1. Kalau diam terus, kapan suksesnya?

     
     
    Seseorang yang kelaparan apakah bisa merasakan kenyang saat dia hanya berdiam diri? Tentu tidak bukan? Ia harus mencari makanan untuk dapat mengenyangkan perutnya. Ia tak bisa hanya berdiam diri di tempat setiap waktu, sambil berharap laparnya akan hilang. Begitu pula dengan sukses. Seseorang yang ingin sukses, harus bisa menggerakkan kakinya keluar dari masa berdiam diri. 
     
    Begitu pula saat menghadapi masalah. Masalah tak akan terselesaikan, jika kita hanya berdiam diri , berbanyak mengeluh dan banyak berandai. Saat menghadapi masalah pikirkan “Bagaimana”, bukan “Mengapa”. Pikirkan “Bagaimana saya bisa keluar dari masalah ini?”, bukan “Mengapa ini bisa terjadi?” .
     

    2. Lakukan saat ini juga, atau kau akan menyesal !

     
     
    Buah dari malas adalah segala tugas kita menjadi tertunda. Sampai-sampai menggunung hingga puncak. Menunda pekerjaan bukanlah perkara yang baik, perlahan tapi pasti ia membuat pribadi kita menjadi seseorang yang tidak disiplin.
    Penyesalan hanya datang di akhir. Oleh karena itu, “Lakukan saat ini juga, atau kau akan menyesal”. Selagi sempat mengapa tak kau coba untuk menggapainya? . Sebelum kau ditinggal waktu, mengapa tak kau coba untuk memanfaatkannya?
     
     

    3. Hidupmu tergantung dirimu, bukan orang lain

     
     
    Seperti apa dirimu sekarang, menjadi penentu kehidupanmu kelak. Kamu tidak akan bisa menjadi sukses hanya dengan memejamkan mata. Semua butuh proses. Masa mudamu menjadi ajang pengumpulan bekal untuk kehidupanmu nanti.
    Kamu yang malas tentu sulit untuk dapat mencium harumnya bunga. “Aku sih tenang saja, si dia pasti bisa membantuku.” Hei sob! Orang lain pun punya kehidupannya masing-masing.
    Orang lain hanya menjadi faktor pendukung dalam hidupmu. Bagaimana nasib kehidupanmu? Sepenuhnya tergantung pada dirimu sendiri.
     
     

    4. Teman-temanmu sudah di langit, kamu yakin mau di tanah saja?

     
     Teman-temanmu sudah di langit, kamu yakin mau di tanah saja?
     
     
    Ketika temanmu sudah mencapai puncak, apa kamu yakin mau di tanah saja? “Iya ah, aku mau di tanah saja. Aku takut ketinggian, hehe.” Yehh dia malah bercanda -_- .
    Ketika melihat temanmu sudah mencapai puncak, apa kamu yakin tidak ingin seperti dia? Perjalanan mencapai puncak memang melelahkan, tapi ingatlah ada sesuatu yang manis yang akan kau dapatkan nanti.


    5. Kuatkan niatmu, bukan mindermu!

    Kuatkan niatmu, bukan mindermu!
     
     
    Pertama kali melangkahkan kaki mencoba hal baru, pasti terasa ragu, minder, tak percaya diri. Tapi itulah proses. Kita hanya sedang berada dalam masa adaptasi situasi baru.
    Nikmati saja, fokuskan dirimu pada targetmu. Kuatkan niatmu, bukan mindermu. Ketika kamu minder melihat temanmu yang begitu bersinar, jadikan ia sebagai motivatormu untuk selalu melangkah maju. Bukan malah melemah melihat dirinya.
    Cobalah bercengkerama dengannya, barangkali kamu mendapatkan trik khusus darinya. Dirimu juga layak menjadi mutiara, bukan hanya sekadar menjadi buih di laut yang dipandang sebelah mata.
     

    6. Mimpimu sudah menanti, kau yakin ingin tidur selamanya?

    Mimpimu sudah menanti, kau yakin ingin tidur selamanya?
     
     
     
    Mimpi akan tetap menjadi mimpi kalau kamu tak berusaha untuk membangunnya. Bangkit dari tidurmu, menjadi langkah awal proyek membangun mimpi.
    Langkah selanjutnya, buatlah rancangan bagaimana mimpimu akan kau bentuk satu per satu. Memang melelahkan, tapi apa kau tega membiarkan mimpimu tetap terkurung dalam ruang mimpi?

    7. Bukan hasil yang salah, tapi usahamu yang kurang

     
     
    Jangan pernah salahkan hasil. Periksa kembali bagaimana perjalanan prosesmu. Usaha tidak akan menghianati hasil, begitulah kata pepatah. Pepatah ini memang benar nyatanya. Hasil yang mengecewakan bukanlah buah dari usaha yang besar.
    Cobalah periksa kembali usahamu, barangkali ada yang kurang atau terlewat. Semangat pantang menyerah jangan lupa turut sertakan. Ibadah jangan pernah dilewatkan. Karena percuma kalau usaha kerasmu, tak disertai dengan ibadah juga doa kepada tuhanmu.
     
     
     
    Sekian 7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar. Semoga bermanfaat ya ^-^. Terima kasih telah membaca.
     
  • Mencatat Seasyik Membuat Lukisan, Bagaimana Bisa?

    Mencatat Seasyik Membuat Lukisan, Bagaimana Bisa?

    Mencatat Seasyik Membuat Lukisan, Bagaimana Bisa? Halo sobat Shalaazz– Tidak semua hal bisa diingat oleh daya ingat manusia, untuk itulah mereka mencatat setiap kejadian atau pertemuan dalam sebuah buku kecil atau notes. Melalui catatan, mereka menemukan jalan untuk meraih kesuksesan.

    Selain kunci sukses, ada banyak manfaat yang diperoleh salah satunya, mempertajam daya ingat, dapat menstimulasi otak dengan baik, tepat waktu, teratur, dan dapat meraih sukses.  

    Catharine M. Cox, seorang penulis buku pernah mempelajari kebiasaan tiga ratus orang jenius, antara lain Einstein, Isaac Newton, dan Thomas Jefferson. Ketiganya adalah penulis jurnal atau orang yang rajin menulis di buku catatan.

    Thomas Edison juga menulis tiga juta halaman catatan, surat, dan pemikiran pribadinya dalam ratusan jurnal pribadi di sepanjang hidupnya. Maka dari itu, hal ini menjadi pembuktian kalau rajin menulis catatan akan memudahkan kita meraih kesuksesan.  

    Sebagian dari kita kadang merasa bahwa mencatat kadang menjadi hal yang membosankan dalam kegiatan belajar. Biasanya karena banyak materi pelajaran yang tidak termuat di buku dan melulu dituliskan dengan tinta hitam. Belum lagi ketika catatan-catatan tersebut harus dibuka dan dipelajari berulang kali.

    Baca juga: Membongkar Rahasia Tips Orang Sukses Dalam Karir

    Rasanya kegiatan catat-mencatat perlu sedikit dikreasi agar menjadi lebih menyenangkan.   Tulislah format catatan terlebih dulu. Buatlah catatan sementara di lain kertas sebelum menuangkan catatan di buku yang telah dikhususkan. Siapkan pena atau spidol berbagai warna. Salinlah catatan sementara di atas buku dengan pena atau spidol dengan macam-macam warna. Berkreasilah dengan warna yang kamu suka.  

    Tulislah poin-poin penting dari catatan dengan warna khusus sesuai selera. Kalau ditulis dengan warna khusus, menemukan dan mengingat poin penting dari catatan akan lebih gampang.

    Tambahkan gambar-gambar atau simbol sederhana yang bisa kamu buat. Gambar atau simbol hanya digunakan sebagai hiasan. Tetapi, untuk mata pelajaran tertentu seperti geografi dan biologi, tentu ada skema-skema yang akan lebih asyik bila digambar dengan warna selain hitam.  

    Melalui langkah-langkah di atas, dapat mengatasi rasa bosan dengan bantuan warna atau visual, kegiatan belajar menjadi lebih mudah dilakukan. Menjadikan kita mudah untuk me review catatan secara otomatis.    

  • Cara Mendidik Anak di Era Digital Lengkap Contohnya

    Cara Mendidik Anak di Era Digital Lengkap Contohnya

    Mendidik anak di Era Digital Lengkap Contohnya – Halo sobat Shalaazz, anak masa kini merupakan generasi digital native yaitu anak yang dari lahir telah mengenal digital dan media elektronik, sehingga muncul anak sebagai generasi digital dan orang tua sebagai imigran digital. Imigran digital adalah generasi yang lahir sebelum era digital dan generasi digital adalah anak yang lahir setelah era digital.  

    Ciri-ciri genersi digital yaitu:

     a. Anak berlomba-lomba untuk membuat akun sosial seperti Facebook, Instagram, tweeter, path, Youtube dan akun lain yang dapat menunjukkan bahwa mereka ada dan tidak dikatakan sebagai anak yang kudet atau kurang update  

    b. Anak akan lebih terbuka, blak-blakan, dan agresif, sehingga kerahasiaan akan identitas atau permasalahan yang mereka hadapi bukan lagi menjadi rahasia pribadi namun menjadi rahasia umum. Hal ini dapat memicu tindakan yang kurang berkenan karena hasil peran nyalah gunaan orang-orang yang kurang bertanggung Jawa dan memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi.  

    c. Generasi digital tidak suka dikekang, mereka ingin bebas dan media internet menawarkan kebebasan itu. kebebasan yang diperoleh itu kadang kala membuat anak terjerumus pada sesuatu yang merugikan dirinya sendiri.

    Baca juga: Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha

    d. Anak sebagai generasi digital selalu mengakses informasi melalui mesin pencari seperti google, yahoo dan mesin pencari lainnya untuk mengetahui segala informasi yang mereka butuh kan.

    Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi anak untuk mendapatkan informasi, karena seolah-olah informasi berada diujung jari mereka.   Berdasarkan ciri-ciri tersebut orang tua berhak untuk melindungi anak dari ancaman bahaya digital dan media elektronik, namun tidak mengurangi manfaat yang diberikan dari digital dan media elektronik. Begitulah cara mendidik anak.

    Cara orang tua melindungi anak dari bahaya digital dan media elektronik

    a. Melakukan pendampingan pada anak. Ketika anak menggunakan perangkat digital seperti laptop, komputer, smart phone dan digital lainnya orang tua harus mendampingi dan memantau apa yang dilihat anak, apa yang dicari anak dan masih banyak lainnya serta jadikan pendampingan tersebut sebagai acara keluarga. Di samping orang tua dapat mengontrol apa yang dilakukan anak dengan media digital juga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan pada anak. Anak tidak akan merasa kehilangan sosok orang tuanya.  

    b. Orang tua menambah pengetahuan mengenai blog, Facebook, tweeter, Instagram dan media digital lainnya agar tidak mudah dibohongi oleh anak selain digunakan untuk memantau apa saja yang dilakukan oleh anak di dunia maya.  

    c. Mengimbangi waktu penggunaan media digital dengan kegiatan didunia nyata. Orang tua mengurangi paparan media digital dengan dunia nyata dengan cara melatih anak untuk interaksi dengan orang lain seperti mengikut sertakan anak dalam kegiatan les musik, membaca interaktif, bermain dengan teman sebaya dan dengan melakukan permainan yang rasional pada anak. Anak dipinjami media digital sesuai dengan keperluan anak.  

    d. Menggunakan perangkat digital secara bijaksana.  Salah satu cara penggunaan perangkat digital secara sederhana yaitu dengan memilihkan program yang positif dan beredukasi untuk anak. Anak tidak hanya sekedar bermain dengan media digital namun juga dapat mendapatkan wawasan dan informasi yang baik untuk menunjang pendidikan anak. Saat ini banyak media digital yang menawarkan media belajar anak secara online.  

    Agar menjadi imigran digital yang baik dan mampu mendidik anak melalui media digital orang tua harus melek digital agar tidak tertinggal jauh oleh anak. Baik dan buruknya anak dalam era digital kebanyakan dipengaruhi dari bagaimana pendampingan orang tuanya.   

    Apabila orang tua mampu menjadi imigran digital yang baik anak akan menjadi pengguna media digital yang bijak dan memiliki dampak positif dari media digital serta anak merasakan perhatian orang tua. Sebaliknya bila orang tua belum maksimal menjadi imigran digital maka anak pun kurang bijak dalam penggunaan media digital. Siap-siap mengikuti cara mendidik anak era digital?

  • Kejar Prestasi, Tingkatkan Kualitas Diri

    Kejar Prestasi, Tingkatkan Kualitas Diri

    Kejar Prestasi, Tingkatkan Kualitas Diri – Halo sobat Shalaazz, Setiap manusia dilahirkan berbeda. Apa pun yang terdapat pada dirinya pasti berbeda dengan manusia lainnya.

    Mengapa? Karena setiap manusia memiliki keistimewaannya sendiri. Ada anak yang pandai berpidato meskipun di depan khalayak ramai. Ada pula yang suka menulis karya sastra namun tak berani tampil di depan khalayak ramai.   

    Ada anak yang tak suka menulis tapi pandai menggambar. Lalu yang lainnya lebih suka mendengarkan curahan lalu memberi saran daripada bercerita panjang lebar. Lalu apa yang harus kita lakukan dengan karakter manusia yang berbeda-beda ini? Misalnya kita sebagai orang tua atau saudara atau guru. Maka kuncinya adalah bantu anak untuk meningkatkan kualitas dirinya.

    Baca juga: Semangat Berkarya Tanpa Kenal Gender-Motivasi Berkarya

    Selain dari sisi religi atau hubungan si anak dengan Tuhannya bisa juga dengan meningkatkan prestasi mereka sesuai bidang yang mereka kuasai.   Satu hal yang harus diperhatikan para orang tua atau pun guru, jangan pernah membandingkan prestasi satu anak dengan yang lainnya. Terlebih ketika mereka sedang menempuh pendidikan formal (sekolah). Jangan mengukur kepandaian hanya dengan sebuah peringkat yang kita pun tak tahu cara mencapainya.

    Setiap anak harus dan wajib mendapatkan perlakuan yang sama meskipun memiliki peringkat yang berbeda. Marilah menjadi generasi tua yang cerdas untuk kemajuan generasi muda bangsa.   Kejar prestasi merupakan salah satu kata semangat yang dapat memotivasi anak dalam menggapai prestasinya.

    Namun jangan hanya mengagungkan kata itu semata, tapi berilah reward agar anak merasa kerja kerasnya dihargai. Bukankah orang dewasa sangat menyukai saat dirinya dihargai? Begitu pun dengan anak-anak. Dukunglah setiap kegiatan anak yang positif dengan memfasilitasi kegiatannya, sering menanyakan kegiatannya, menyarankan untuk sesekali mengikuti lomba yang sesuai dengan bidangnya.

    Tanamkan motivasi internal terhadap anak beriringan dengan motivasi eksternal dari lingkungan kesehariannya terutama keluarga.   Ketika anak mengejar prestasinya maka dia akan merasakan yang namanya berjuang. Berjuang untuk sesuatu yang bermanfaat dalam hidupnya adalah salah satu bentuk meningkatkan kualitas diri si anak.

    Berjuang juga menempa mental anak agar anak tak gampang merasa putus asa. Jangan lupakan satu hal, tetap semangati anak ketika harapannya tak sesuai dengan kenyataan yang dihadapinya dengan kata lain anak mengalami kegagalan. Jangan menambah keterpurukan dengan menyalahkan tapi tetap semangati. Jadilah orang tua millennial yang bijak dalam menentukan sikap.  

  • Don’t Worry,  Coba Tips-Tips Ini Untuk Memilih Jurusan Kuliah

    Don’t Worry, Coba Tips-Tips Ini Untuk Memilih Jurusan Kuliah

    Don’t Worry,  Coba Tips-Tips Ini Untuk Memilih Jurusan Kuliah – Hai sobat Shalaazz berjumpa lagi dengan Pipit. Kali ini akan membahas cara memilih jurusan kuliah. Saya sering mendapat pertanyaan dari calon mahasiswa yang kebingungan memilih jurusannya. Pilihan pendidikan sangat penting karena menentukan masa depan. Berikut beberapa tips memilih jurusan:

    1. Searching semua jurusan

    Mencari tau sampai akarnya tentang jurusan-jurusan yang ada di PTN, Poltekkes, IAIN maupun lainnya.  

    2. Pilih 3 besar jurusan favoritnya

        Setelah tau informasi tentang berbagai jurusan, lalu diseleksi dan dipilih Top Three jurusan favorit sesuai passion.  

    3. Konsultasi pada senior

    Kalian bisa konsultasi pada senior tentang ketiga jurusan itu. Sebisa mungkin konsultasi pada senior yang sejurusan dengan ketiga jurusan favorit kalian.

    4. Mengetahui akreditasi prodi

     Akreditasi tiap Perguruan Tinggi saat ini baik PTN maupun PTS selalu menjadi acuan pendidikan. Jika akreditasi Perguruan Tingginya belum A tidak masalah, asalkan akreditasi program studi A. Sebenarnya tidak menuntut kemungkinan, akreditasi bukan jaminan bagusnya kualitas pendidikan karena seiring waktu.

    Akreditasi biasanya berlaku selama 5 tahun, jadi dalam rentang waktu itu kualitas pendidikannya masih bisa dipertahankan atau malah sebaliknya. Alasan menyarankan diutamakan memilih program studi yang akreditasi A adalah pilihan dari yang terbaik diantara yang baik. Biasanya proses pembelajaran di kelas atau praktikum dan penelitian di laboratorium sangat mendukung  dengan adanya SDM (Sumber Daya Manusia), sarana dan prasarana yang memadai.

    5. Mengukur diri

    Percaya diri memang perlu, namun mengukur diri tidak kalah penting juga. Mengapa demikian ?. Sebab apapun hal yang dipaksakan biasanya tidak akan berjalan sesuai harapan. Selama bersekolah dari SD-SMA kurang lebih 9 tahun, pastinya diri sendiri sudah mampu mengukur kemampuan, misal dalam pemahaman materi dan lainnya. Oleh karena itu, bisa menyesuaikan pilihan jurusan dengan kemampuan diri.

    Baca juga: 5 Tips Sebelum Masuk Kuliah Yang Harus Dipersiapkan

    6. Memilih yang paling dibutuhkan di tempat asal

    Jika kita melanjutkan studi sampai ke jenjang yang lebih tinggi, tentunya ingin mendapatkan ilmu untuk diterapkan di tempat asal. Misal yang perkotaan menghadapi masalah sampah, maka solusinya dibutuhkan seorang sarjana dari Teknik Lingkungan. Sedangkan apabila tinggal di pedesaan, dibutuhkan seorang Sarjana Pertanian untuk mengelola sumber daya alamnya terutama pangan.

    7. Melakukan Shalat Istikharah

    Bagi umat muslim jika bingung menentukan suatu pilihan, maka disarankan untuk sholat Istikharah untuk memohon petunjuk pilihan terbaik dari Tuhan. Jika non muslim, bisa menyesuaikan sendiri ibadahnya sesuai ajarannya.

    8. Minta Doa Restu

    Setelah mengikuti langkah-langkah menentukan pilihan jurusan, tidak kalah penting doa restu dari orang tua. Jika orang tua tidak merestui pilihan kita, mencobalah untuk menjelaskan alasan diri sendiri memilih jurusan tersebut. Maka diharapkan orang tua dapat memahaminya. Terpenting diri sendiri dapat bertanggung jawab dengan pilihannya.

    Semoga bermanfaat ya Tips-Tips Ini Untuk Memilih Jurusan Kuliah.  Jadi mulai saat ini sudah tidak bingung lagi menentukan jurusan.

  • Bagaimanakah Menjadi Seorang Guru di Era Millenial?

    Bagaimanakah Menjadi Seorang Guru di Era Millenial?

    Bagaimanakah Menjadi Seorang Guru di Era Millenial? – Halo sobat Shalaazz, Pendidikan yang terbaik ialah guru. Sejarah mengatakan kalaulah guru dibutuhkan sepanjang zaman. Salah katanya guru dan teladannya guru merupakan binaan untuk generasi penerusnya. Bukan sebanyaknya kekuatan pasukan. Namun, seberapa banyaknya guru yang dapat mendidik generasi muda dengan teladan yang berdasarkan agama yang hakiki.

    Cara Menjadi Guru Generasi Millenial

    Guru yang bagaimanakah yang diinginkan oleh generasi millenial sekarang ini?  

    Guru yang dekat dengan murid

    Pertama, guru yang diinginkan oleh generasi muda sekarang ini bukanlah guru yang hanya sekedar menerangkan saja. Melainkan bisa memberikan diskusi-diskusi hangat yang langsung terjun ke lapangan. Bukan sekedar buku bacaan semata yang berada dalam kepala mereka. Generasi muda akan cepat bosan mendengarkan dan menghafalkan.

    Sedikit sekali yang mau memperhatika guru yang menjelaskan. Kecuali ada hal yang menarik untuk generasi muda untuk diteruskan.  

    Guru yang mudah peka

    Kedua, guru bukan sekedar memperhatikan akademiknya saja. Generasi muda perlu disayangi. Sayang seperti apanya? Rasa sayang memperhatikan keadaan mereka.

    Tidak semua orang belajar dalam keadaan baik-baik. Namun, adakalanya pembelajaran dari generasi muda seringkali menurun. Terasa bosan dan melihatnya tinggal belajar di rumah saja bisa.

    Kira-kira seperti itu kenyatannya. Zaman yang sudah semakin modern ini membuat generasi muda makin berubah. Melalui akal, fisik maupun ruhnya dalam arti keagamaannya.

    Ada banyak cara untuk dihadapi generasi muda saat ini dengan memberikannya tantangan, penjelasan yang jelas, kebaikan yang bertulus pada kasih dan sayang, ketegasan dalam memberikan tugas, serta mengerti keadaan generasi muda yang berbeda dari zaman yang lalu. Dikarenakan zaman lalu tidaklah berubah drastis seperti zaman ini.

    Apresiasikan dalam bentuk apapun untuk membangun semangat generasi muda untuk terus belajar, ataupun dalam penekanan setiap agama agar bisa taat dalam beragama.   Guru yang terbaik ialah yang dapat beradaptasi dengan generasi mudanya.

    Bukan tidak ada kata sopan ataupun kata kasar. Melainkan seperti keluarga yang memperhatikan dari orang tua ke anaknya dan sebaliknya. Hal itulah yang memicu generasi muda untuk bertahan ataukah pergi dalam pendidikan yang sudah semakin fantastis dan drastis ini.