Category: Tokoh Inspirasi

  • Nasir Makarim Al-Shirazi Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal

    Mengenal Sosok Nasir Makarim Al-Shirazi, Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal


    Nasir Makarim Al-Shirazi Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal – Halo sobat Shalaaz. Kamu pasti tahu sosok mufasir kontemporer yang kitabnya banyak dijadikan rujukan baik oleh mahasiswa maupun dosen yang sedang melakukan penelitian yang berhubungan dengan dunia Tafsir. Bagi sahabat yang belum mengetahui sosok mufasir tersebut, yuk baca uraian di bawah ini.

    Biografi Nasir Makarim Al-Shirazi

    Nasir Makarim Al-Shirazi bernama lengkap Ayatullah Shaikh Nasir Makarim Al-Shirazi. Lahir pada tanggal 25 Februari 1924/1927 atau 22 Sya’ban 1345/1347 H di kota Shirazi, Iran.[1] Ia terlahir dari keluarga yang terkenal akan tingginya derajat spritual dan leluhur yang terkemuka akan budi pekerti yang luhur. Menurut situs webnya, ayahnya adalah Ali Mohammad, kakeknya adalah Mohammad Karim, nenek moyangnya adalah Mohammad Baqer dan leluhurnya adalah Mohammad Sadeq.
    Sejak kecil, ia telah menunjukkan tanda-tanda bakat yang luar biasa. Ia mendaftar di Madrasah Salam Ad-Dira>sah Al Akademiah, karena kepandaian dan kecerdasannya, pada umur lima tahun ia sudah masuk sekolah dasar dan beberapa tingkat kelas dilompatinya.[3] Pada usia 14 tahun, ia memulai studi Islam formal di Seminari Agha Babaghan Shirazi. Setelah menyelesaikan studi pendahuluan seperti s{arf, nahwu, Mantiq, Ilmu Bayan, Ilmu Badi.
    Ia mulai belajar fikih dan uṣul fiqh. Ia mengalami kemajuan pesat dan menyelesaikan tingkat pengantar lengkap dan kedua tingkat studi Islam menengah dalam kurun waktu sekitar empat tahun.[4] Pada usia 18 tahun ia melanjutkan perjalanan ke kota Qum, di sana ia  masuk Seminari Teologi Qum dan belajar kepada ulama-ulama besar seperti Ayatullah al-Barwajardi, Ayatullah Seyyed Kazem Shariatmadari, ‘Allamah Ṭabaṭabai, dan ulama lainnya.
    Pada tahun 1950, ia pergi ke Najaf Ashraf, Irak untuk menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka lainnya seperti Ayatullah Muhsin al-Hakim, Ayatullah Abul Qassim Khoei dan Ayatullah Abdul Hadi ash-Shirazi.
    Hingga pada usia 24 tahun, ia berhasil mendapat gelar ijtihad lengkap oleh dua ulama senior dari Najaf al-Ashraf. Pada tahun 1951, ia kembali ke Qum, Iran. Mulai mengajar studi tingkat menengah dan lebih tinggi di uṣul al-fiqh dan fikih. Ia juga menjadi salah satu anggota dewan editorial majalah Islam pertama yang diterbitkan Iran yang bernama “Maktab’e Eslam”. Ia juga memenangkan penghargaan Akademi Filsuf Kerajaan Iran untuk esainya “Filsuf Namaha.”
    Pasca kemenangan revolusi Islam Iran tahun 1979, Maka>rim Al-Shira>zi terpilih menjadi anggota dewan ahli penyusun Konstitusi Republik Islam Iran dan berperan besar dalam menyusun konstitusi negara Islam Iran. Kepiawaian dan keluasaan pengetahuan yang dimiliki oleh Naṣir Maka>rim Al-Shira>zi tentang masalah-masalah kekinian dan fatwa-fatwa konstrukstifnya sangat membantu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi saat ini.
    Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh yang menguatkan persatuan umat Islam antara Syiah dan Sunni. Kini, ia telah mendirikan berbagai pusat pendidikan, sekolah, mesjid dan kantor yang hanya terdapat di kota Iran melainkan di kota lainnya di luar negeri seperti kota Madinah, Najaf dan London. Ia pun meluncurkan televisi satelit “velayat” untuk menyampaikan ajaran Islam dan Ahlulbait Nabi Muhammad Saw.

    Karya-Karya Nasir Makarim Al-Shirazi

    Karya-karya Nasir Makarim Al-Shirazi tidak terbatas pada bidang tertentu. Ia menulis berbagai buku keislaman, kurang lebih ada 200 buku dengan berbagai tema telah dicetak. Sebagian buku dicetak ulang lebih dari 30 kali dan beberapa buku lainnya diterjemahkan ke dalam 10 bahasa dunia yang tersebar di berbagai negara. Sejumah bukunya merupakan jawaban atas masalah-masalah kekinian sehingga bisa dikatakan bahwa mayoritas buku-buku karyanya ditulis sesuai dengan kebutuhan zaman.[8] Sebagian besar karya Makārim Al-Shira>zi berbahasa Persia, namun ada beberapa karyanya yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.

    Berikut merupakan karya-karyanya menurut Husein az-Z{ahaby dalam kitabnya al-mufassirun sebagai berikut:

    1. Al-Qawa>id al-Fiqhiyah (2 Jilid)
    2. Anwar al-Fiqhiyah, buku tentang jual-beli
    3. Ta’liqa>t al-‘Urwah (2 Jilid)
    4. Faya>m Quro>n. Tafsir maudhu’i (10 Jilid)
    5. Failusuf Nama>ha>
    6. Khaliq al-‘a>lam
    7. Ad-darwiniyah
    8. Anwar al-Ushul
    9. Tafsir-e Nemuneh (28 Jilid)
    10. Risalah Taudhih al-Masa’il
    11. Manasik Haji
    12. Manasik-e Umreh-e Mufrodeh
    13. Mauduriyat wa Farmadehi dar Islam
    14. Zubdat al-Ahkam
    15. Najmu-ehe-e Estefta ‘at-e-Jadid
    16. Ahkam-e Noujawan
    17. Islam wa Azadi-e Bardeqan
    18. Ma’ad wa Jahan-e Pas az Marg
    19. Ushul-e Aqa’id
    20. I’tiqad-Jahan-e
    21. Zendegi dar Partu-e Akhlaq
    22. Hukumat-e Jahani
    23. Musykelat-e Jinsi-e Jawanan
    24. Mu’ammay-e Hasti
    25. Dar Justeju-e Khoda
    26. ‘Aqideh-e Yek Musalman
    27. Jelweh-e Haqq
    28. Yek Sad wa Panjah Dars-e Zendeqi
    29. Taqiyeh
    30. Tarh-e Hukumat-e Eslami
    31. Anwar-e Hidayat
    Semoga Bermanfaat!
  • Siapa itu Mahatma Gandhi? Oleh I Wayan Budiartawan

    Siapa itu Mahatma Gandhi?
     
    Siapa itu Mahatma Gandhi?-Pemikiran Bapak Bangsa India itu, masih sangat relevan sampai kini. India merdeka dari cengkeraman penjajah Inggris karena perjuangannya. Gerakannya disebut ahimsa yang artinya tanpa kekerasan. Swadeshi yang artinya berdiri di atas kaki sendiri alias mengandalkan kekuatan sendiri. Non cooperative, menolak bekerja sama dengan pemerintah Inggris. Baca juga: Tujuan pendidikan adalah untuk saling mengasihi
    Gerakan Mahatma ini membuat banyak industri Inggris di India pada masa itu bangkrut. Pejuang gigih India ini berhasil memukul penjajah Inggris. India bebas dari penjajahan Inggris tahun 1947 dan menjadi negara merdeka yang menentukan nasibnya sendiri. Pada masa mudanya pernah berpraktek sebagai pengacara di Afrika Selatan.
    Gagasan Mahatma Gandhi mendunia. Banyak hal yang bisa dipetik hikmahnya dari ajaran politisi India ini. Salah satunya adalah menjadi bangsa mandiri. Membangun negeri dengan segala kemampuan yang ada pada diri sendiri. Tidak tergantung bangsa lain. Lihatnya sekarang, India tumbuh menjadi negara industri maju. Baca juga: Wiji Thukul, Penyair yang Hilang
    Tapi tragis sekali hidupnya. Mati terbunuh. Tertembak oleh seorang pengikut Hindu yang fanatik. Mahatma Gandhi memberi angin kepada saudara-saudara Muslim di negerinya untuk membentuk negara baru Pakistan. Ia sejajar dengan tokoh-tokoh terhormat lainnya di dunia.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • Hari Guru: Pidato Lengkap Nadiem Makarim Kemendikbud



    Hari Guru: Pidato Lengkap Nadiem Makarim Kemendikbud


    Hari Guru: Pidato Lengkap Nadiem Makarim Kemendikbud– Kabinet kerja telah dibuat. Satu persatu nama sudah diberitahukan. Nama Nadiem Makarim terpilih sebagai Kementerian pendidikan dan kebudayaan periode 2019-2024.

    Nadiem Makarim kini telah menjadi sorotan. Karena pidato untuk hari guru pada tanggal 25 November membuat menohok. Tidak seperti biasanya. Pidato selalu berisikan tentang peran-peran guru yang baik. Namun isi pidatonya mengenai suara guru yang dirasakan saat ini.

    Di Twitter menjadi trending. 4000 cuitan telah di re-tweet. Sontak isi pidato ini disambut positif oleh semua khususnya para guru.

    Berikut isi pidato Nadiem Makarim Kemendikbud.

    PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Shalom,
    Om Swastiastu,
    Namo Buddhaya,
    Rahayu,
    Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

    Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

    Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,

    Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

    Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

    Baca juga: Jurusan Manajemen Haji Terbaik di Indonesia

    Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

    Baca juga: Problematika Moral Pendidikan, Bagaimana mengatasinya?

    Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.

    Baca juga: Semangat 1945 Untuk Meraih Impian (Essay)

    Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

    Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

    Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

    • Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
    • Berika kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas
    • Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
    • Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
    • Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

    Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

    Selamat Hari Guru,
    #merdekabelajar #gurupenggerak

    Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
    Shalom,
    Om Santi Santi Santi Om,
    Namo Buddhaya,
    Rahayu.

    Jakarta, 25 November 2019
    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

    Nadiem Anwar Makarim

  • Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha

    Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha.
    Fasilitator Pendidikan di Era Generasi Alpha – Banyak istilah untuk mewakilkan keadaan generasi sekarang, salah satu istilah yang sering kita dengar ialah generasi millennial. Namun apakah betul bahwa kita ialah generasi milenial?
    Dalam buku yang ditulis oleh Aprianto (2017) berjudul “Passion for Millenial People” dijelaskan bahwa setelah berakhirnya perang dunia kedua, telah lahir lima generasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kehidupannya.
    • Generasi Baby Boomer (1946 – 1964) adalah generasi pertama yang lahir pasca perang dunia kedua dimana generasi ini fokus menata ulang kehidupan mereka tanpa adanya lagi perang.
    • Generasi X (tahun 1965 – 1976) dimana generasi ini dikenal sebagai generasi yang telah matang dalam mengambil dan menetapkan keputusan. Selain itu, pada generasi ini, Komputer telah mulai diperkenalkan untuk pertama kalinya.
    • Generasi Y atau millennial (1977 -1995) dimana dizaman ini, computer telah mewabah bahkan generasi ini tidak bisa hidupa tanpa internet.
    • Generasi Z atau I-Generation (1996 – 2010) dimana pola pikir pada generasi ini adalah serba instan sebab telah dipenuhi oleh teknologi yang sangat canggih. Sosial media dan teknologi tumbuh menjamur pada di era generasi ini.
    • Generasi Alpha (2010 – sekarang) dimana orang-orang menyebut bahwa pada generasi ini merupakan generasi tanpa kekuarangan.

    Nah, teman-teman pembaca sekalian masuk dalam generasi mana?

    Sistem pendidikan baik dari sisi sarana pendidikan dan prasarananya maupun metode pendidikan yang digunakan terus berkembang seiring dengan perubahan generasi ini. Khususnya di era generasi Z atau I-Generation, kita akan membahas salah satu sosok fasilitator pendidikan Indonesia yang tentunya sangat berjasa pelajar-pelajar di Indonesia. Dia adalah Muhammad Iman Usman (Pendiri ruangguru.com).
    Muhammad Iman Usman lahir di Padang pada 21 Desember 1991. Sejak kecil ia telah menunjukkan minat dan ketertarikannya pada dunia relawan kependidikan dan pengembangan masyarakat. Sosoknya yang mudah tertarik pada hal baru dan kemauan belajarnya yang tinggi mengantarkan sosok Muhammad Iman Usman meraih beberapa penghargaan bergengsi. Seperti di tahun 2008 ia meraih penghargaan Pemimpin Muda Indonesia tahun 2008 dari Presiden dan United Nation Youth Assembly Recognition on Humanitarian Development 2011 di New York. Serta masih banyak penghargaan lain yang diraihnya. Baca juga: Inovatif! Limbah Organik Sebagai Media Pembelajaran

    Latar Belakang Pendidikan

    Setelah menamatkan SMA di Padang. Iman melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia pada Fakultas FISIP Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Dilingkup Universitas pun Iman selalu berprestasi. Diantaranya adalah Mahasisswa Berprestasi Utama UI tahun 2012. Dan masih banyak lagi penghargaan berskala nasional dan Internasional yang diraih olehnya.
    Setelah mendapatkan gelar sarjana di Universitas Indonesia, Iman melanjutkan studi Pascasarjana di Columbia University, New York, Amerika Serikat dengan biaya penuh sebagai Riady Scholar.
    Selesai mendapatkan gelarnya dibidang pendidikan pada Columbia University, Muhammad Usman Iman mulai mendirikan ruangguru.com. Dia mengajak sahabatnya Adamas Belva Devera, dengan tujuan membantu membantu meningkatkan  pendidikan di Indonesia.

    Awal Mula Ruangguru.com Lahir

    April 2014 ruangguru.com secara resmi dirilis. Modal yang awalnya dikeluarkan secara pribadi pun berubah. East Ventures, salah satu Venture Capital yang berada di asia, memberikan investasinya kepada ruangguru.com. Selama 1,5 tahun. Uang itu digunakan sebaik mungkin untuk pengembangan platform, gaji pegawai, divisi pemasaran dan lain-lain.
    Sejak berdirinya sampai sekarang ini, telah banyak penghargaan yang diraih oleh ruangguru.com. Diantaranya adalah berhasil mendapatkan tiga penghargaan dalam kompetisi global MIT-Solve yang diselenggarakan oleh MIT (The Massachusetts Institute of Technology) di New York, Amerika Serikat. Kompetisi pencarian solusi dari berbagai masalah global yang diikuti hampir 1000 organisasi dari 103 negara tersebut memberikan tiga penghargaan kepada ruangguru.com. Penghargaan tersebut adalah Solver of MIT, Atlassian Prize, dan DFAT Prize yang diberikan Kementerian Luar Negeri Australia, Julia Bishop.

    Ruanguru.com Sebagai Fasilitator Pendidikan

    Ada banyak fasilitas yang disediakan oleh ruangguru.com yakni ruang belajar yang berisikan ribuan video belajar, latihan soal dan rangkuman untuk setiap mata pelajaran utama. Dari jenjang SD, SMP dan SMA. Fasilitas selanjutnya yaitu Digital Boot Camp yang berisi grup chat belajar online dengan tutor yang selalu standby. Fasilitas berikutnya adalah ruang les yang menyediakan guru les berpengalaman dibidangnya. Untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik siswa. Fasilitas selanjutnya adalah ruang les online. Di mana siswa bisa berkonsultasi masalah soal melalui apliaksi live chat dan audio call. Fasilitas terakhir yaitu ruang uji. Di mana ini merupakan fasilitas try out ujian untuk menghadapi UN, Ujian semester, UAS, SBMPTN dan ujian lainnya. Baca juga: Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak dengan Metode Baru
    Itulah sosok Muhammad Iman Usman dan Adamas Belva Devera dengan ruangguru.com. Sebagai salah satu start up yang mampu membantu meningkatkan system pendidikan di Indonesia. Semoga segera terlahir generasi-generasi Indonesia selanjutnya yang bisa membawa pendidikan Indonesia kearah yang lebih baik dan lebih maju lagi.

    Semua orang memiliki potensi. Potensi yang ada berasal dari mindset kita dan mengatakan pada diri kita bahwa I CAN DO IT #penamilennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) November 19, 2019

  • 20 Fakta Tentang Nadiem Makarim-Kemendikbud

    20 Fakta Tentang Nadiem Makarim-Menteri Pendidikan
     
     
    20 Fakta Tentang Nadiem Kemendikbud– Hai Sobat Shalaazz, Bagaimana kabarnya? Beberapa hari kita telah mengetahui kabinet baru periode 2019-2024. Semuanya telah diberikan perannya masing-masing. Tapi setelah mengetahui bahwa Nadine Makarim sebagai menteri pendidikan benyak menuai pro dan kontra. Memang tidaklah asing dengan nama beliau. Karena Nadiem Makaramim adalah pendiri sekaligus CEO Go-Jek. berhubung Shalaazz merupakan blog pendidikan, maka tidak ada salahnya untuk menginformasikan fakta-fakta tentang  menteri pendidikan Indonesia. Baca juga: Apa itu identitas nasional?

    Berikut 20 Fakta Tentang Nadiem Makarim-Menteri Pendidikan, simak dibawah ini:

    1. Nama lengkap Nadiem Makarim adalah Nadiem Anwar Makarim
    2. Kelahiran Singapore 4 Juli 1984
    3. Istriya bernama Franka Franklin
    4. Pendiri sekaligus CEO Go-Jek
    5. Pernah berkuliah di Harvard Business School, Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar MBA (Master Business Of Administration) pada tahun 2009-2011 program exchange.
    6. Pernah bekerja di zalora Indonesia sebagai Co-founder
    7. Pada tahun 2016 mendapat penghargaan dari The Straits Times Asian of the year
    8. Nadiem Makarim Beragama Islam
    9. Nama orangtua Nadiem Makarim adalah Nono Anwar Makarim dan hamid Algadri
    10. Nadiem makarim mendapatkan penghargaan menjadi tokoh termuda se-Asia dari Nikkei Asia Prize ke-24 untuk Inovasi Ekonomi dan Bisnis.
    11. Adik Kandung bernama Rayya Makarim
    12. Nadiem Makarim mempunyai anak bernama Solara Franklin Makarim
    13. Lulusan Brown University di Amerika mengambil studi International Relations serta mendapatkan gelar BA.
    14. Nadiem Makarim menjabat CIO  startup saat bekerja di  Kartuku.
    15. Saat kerja di McKinsey&Co menjabat sebagai konsultan manajemen.
    16. DI organisasi internasional, Nadiem Makarim menjabat sebagai salah satu komisaris Pathways for prosperity.
    17. Nadiem Makarim anak bungsu dari 3 bersaudara.
    18. Nadiem Makarim berzodiak cancer.
    19. Tercatat masuk daftar Bloomberg pada tahun 2018.
    20. Go-Jek mendapatkan penghargaan Fortune’s  Top 50 Companies That Changed The World.
    Nah sobat Shalaazz, sekarang sudah tahu 20 Fakta tentang Nadiem Makarim-Menteri Pendidikan. Semoga kinerja menteri pendidikan yang baru lebih baik ya. Yuk kita dukung untuk Indonesia menjadi lebih baik. sebagai generasi milenial tentunya selalu mendukung langkah-lagkah positif ya. Baca juga: Kenali STEM dan Pengaruhnya dalam Dunia Pendidikan

    Oh Iya sobat Shalaazz, ada quote alias kata-kata bijak dari Nadine Makarim:” Dikelilingi banyak orang dengan cara pandang yang berbeda denganmu sangatlah bermanfaat”.

    #SalamPendidikan
    #Shalaazz
    #Nadiemmakarim
  • [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat

    [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat
    [Tokoh] Pak Habibie Sang Ahli Pesawat – Pak Habibie telah tiada. Guru besar ITB kebanggaan bangsa pada masanya. Menteri riset dan teknologi yang terkemuka di tanah air kala itu. Pernah menjabat wakil presiden dan presiden untuk tempo yang singkat. Penghormatan yang sebesar-besarnya patut diberikan kepada putra Pare-Pare ini, Habibie Sang Ahli Pesawat begitulah julukannya.
    Ilmu konstruksi pesawat terbang bukan hal yang mudah bagi orang Indonesia kebanyakan. Pak Habibie berotak jenius sehingga bisa lulus sekolah di Jerman dalam hal kepiawaian membuat pesawat terbang. Perusahaan negara PT IPTN pernah membuat pesawat CN 235 di bawah kepemimpinan seorang Habibie. Baca juga: Tokoh Pendidikan Inspiratif Dunia
    Kisah hidup Habibie dan Ainun sang istri telah ada filmnya dan bukunya. Menguras air mata untuk ditonton. Kisah mengharukan dua hati bertemu dan merajut rumah tangga. Pak Habibie orang hebat. Teknologi di Indonesia dipelopori anak Gorontalo ini. Generasi muda di Indonesia terutama di kampus ITB tinggal memetik hikmahnya.
    Wajah Indonesia di masa lalu adalah wajah Habibie. Hampir setiap waktu Pak Habibie muncul di layar TV berpidato mengenai riset dan teknologi. Pak Habibie lahir tahun 1936. Masuk ITB dan kuliah baru dijalaninya selama setahun di departemen Teknik Mesin ITB, lalu Pak Habibie berangkat ke Jerman untuk meneruskan kuliahnya di sana. Sampai akhir hayatnya Pak Habibie tercatat sebagai gurubesar Teknik Mesin ITB.
    Penulis
    I Wayan Budiartawan
  • Motivasi: Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 Sempurna

    [Motivasi] Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 Sempurna
     
     
    Motivasi: Cara Lulus Kuliah dengan IPK 4 SempurnaMoshe Kai Cavalin adalah seorang anak yang berhasil menyelesaikan kuliah pada usia 11 tahun dengan IPK 4 di UCLA. Suatu pencapaian yang dapat membanggakan kedua orang tuanya. Ia lahir bertepatan dengan hari valentine yaitu 14 Februari 1998 di California. Ia juga menoreh prestasi yang membanggakan di bidang bela diri sejak umur 7 tahun. Ia telah mengumpulkan 36 mendali, baik emas ataupun perak. Moshe tidak pernah mengenyam pendidikan formal di sekolah dasar maupun sekolah menengah. Ketika mendaftar ke sekolah ia selalu ditolak karena mereka menganggapnya terlalu pintar. Hal itu dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi siswa lainnya. Berikut ulasan singkat cara memotivasi diri agar lulus kuliah dengan IPK 4.00 seperti Moshe Kai Cavalin:
     

    Strategi Belajar di Kampus, Motivasi Lulus Kuliah dengan IPK Memuaskan Ala Moshe

    Kesuksesan Moshe dalam kuliahnya tidak lepas dari strategi belajar yang diterapkan. Sebelum masuk kelas ia selalu mempersiapkan diri dengan baik. Ia selalu mengerjakan tugas yang diberikan dosennya, namun ia selalu mengerjakan tugas lebih banyak dari tugas yang diberikan oleh dosennya.
     
    Ketika dosen meminta mahasiswanya mengerjakan lima soal. Maka Moshe akan mengerjakan lima belas soal. Kemudian saat dosen meminta mahasiswanya mengerjakan soal genap, maka Moshe akan mengerjakan soal ganjil dan genap. Inilah strategi yang diterapkan Moshe untuk menunjukan bahwa ia adalah seorang pekerja keras dalam upaya memahami mata kuliah yang dipelajarinya.
     
     
    Disetiap perkuliahan ia selalu berusaha untuk duduk dibanku paling depan. Dengan duduk di depan, Moshe merasa lebih mudah dalam menangkap dan memahami proses belajar.
     
    Moshe selalu mengumpulkan tugas lebih awal dari waktu yan ditentukan. Tidak jarang pula ia  datang ke kantor dosennya untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan materi yang akan diajarkan selanjutnya. Baginya, perencanaan merupakan hal yang penting. Ia juga sering menemui pengajarnya untuk membicarakan buku-buku yang akan digunakannya pada perkuliahan di semester berikutnya. Dengan demikian ia sudah memiliki bekal untuk perkuliahan selanjutnya.

    Strategi Belajar di Rumah

    Di rumah, Moshe tidak banyak menghabiskan waktu dengan hal yang tiak berguna. Ia membatasi diri menonton televisi atau bermain game. Ia menonton televisi paling lama 3-4 jam dalam seminggu. Ia lebih suka menonton saluran-saluran pendidikan yang menggambarkan bagaimana sesuatu itu ditemukan atau diciptakan.
     
    Begitu pula dengan video game. Ia tidak melihat manfaat dari bermain video game. Karena ia lebih senang video-video interaktif yang mengajarkan matematika, sains, musik, dan sebagainnya.
     
     
    Dalam sehari Moshe bisa belajar dalam 2 hingga dua setengah jam, yang dibagi dalam dua sesi dengan selang waktu istirahat 15-30 menit tiap sesinya. Untuk menghilangkan kejenuhan, ia biasa berjalan-jalan di sekitar ruangan, makan cemilan, atau melakukan kegiatan di selang waktu istirahatnya. Untuk dapat belajar dengan efektif. Ia memerlukan istirahat yang cukup, paling tidak harus tidur minimal delapan jam sehari. Moshe juga memperhatikan tempat yang ideal untuk belajar yaitu rumahnya.
     
    Di hari-hari tertentu tertentu ia juga membuat jadwal untuk melakukan kegiatan yang disukainya, seperti olahraga, bela diri, membaca, bermain piano. Waktu akhir pekan dimanfaatkannya untuk bersenang-senang.           
     

    Baca juga: Sekumpul Filosofi Agar Hidup Berharga Untuk Dijalani

  • Tokoh : Samaun Samadikun Ahli Chip Oleh I Wayan Budiartawan

    Tokoh : Samaun Samadikun Ahli Chip Oleh I Wayan Budiartawan

    Samaun Samadikun Ahli Chip

    Magetan, Jawa-Timur adalah tempat kelahiran Samaun Samadikun. Ilmuwan terhormat di Indonesia. Ahli chip satu-satunya hingga kini. Samaun Samadikun lahir tahun 1931 dan meninggal dunia tahun 2006 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
    Samaun Samadikun mendiang adalah guru besar kebanggaan ITB. Putra gubernur pertama Jawa Timur ini sangat low profile. Akrab dengan mahasiswa/i selama menjadi dosen di Jurusan Teknik Elektro ITB.
    Banyak alumni  ITB yang menyambangi beliau ketika masih hidup. Alumni ITB asuhan beliau banyak yang sukses.
    Keahlian chip diperoleh beliau di USA. Beliau lulus S3 di Stanford University, California. ITB bisa seperti sekarang karena perjuangan keras beliau yang tidak mengenal lelah. Mahasiswa ITB belajar chip semenjak beliau mendirikan laboratorium. Tokoh karismatik yang patut dijadikan suri teladan.
    Catatan kecil ini penulis buat untuk mengenang kepergian beliau. Jarang ada kesempatan untuk kuliah di tempat beliau di ITB. Penulis masuk ITB tahun 1987 dan pernah membuat tugas akhir di laboratorium beliau. Kesempatan mahal dan langka.  Berkenalan dengan staf Samaun Samadikun, sang ahli chip Indonesia.
    I Wayan Budiartawan
    Bintang Kelas 
    SD No. 2 Nongan di Pesaban
    1975-1981
  • Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia – Halo. sobat Shalaazz, bicara tentang pendidikan tidak akan luput dari pikiran tentang ilmu. karena pendidikan adalah hal yang penting. memang apa itu ilmu? banyak pendapat tentang pengertiannya, tapi pendidikan adalah proses belajar dan cara belajar untuk mendapatkan ilmu. Indonesia yang setiap detiknya akan berkembang dengan orang-orang yang memiliki ilmu dan membawanya menjadi sesuatu yang berharga. maka ada pula orang-orang pembawa ilmu dan melahirkan pendidikan.

    Siapa saja kira-kira tokoh-tokoh pendidikan di Indonesia? berikut ini adalah beberapa tokoh pendidikan

    1.  RA Kartini

    Biografi R.A. Kartini
    Nama lengkap : Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat
    Nama panggilan : RA Kartini.
    Lahir : Senin, 21 April 1879 di Jepara
    Wafat : 17 September 1904, Kabupaten Rembang
    Agama : Islam
    Ayah : Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat
    Ibu : MA Ngasirah
    Suami : K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat
    Anak : Soesalit Djojoadhiningrat

    2. Dewi Sartika

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Dewi Sartika
    Nama lengkap : Raden Dewi Sartika
    Nama panggilan :
    Lahir : 4 Desember 1884
    Wafat : 11 September 1947.
    Agama : Islam
    Ayah : R. Rangga Somanegara
    Ibu : RA Rajapermas
    Suami : Raden Kanduruhan Agah Suriawinata,
    Anak : Raden Atot Suriawinata

    3. Ki Hajar Dewantara

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Ki Hajar Dewantara
    Nama lengkap : Raden Mas Soewardi Soerjaningrat
    Nama panggilan : Ki Hadjar Dewantara
    Lahir : Yogyakarta, 2 Mei 1889
    Wafat : Yogyakarta, 26 April 1959
    Agama : Islam
    Ayah : Pangeran Soerjaningrat
    Ibu : Raden Ayu Sandiah
    Istri : Nyi Sutartinah
    Anak : Ratih Tarbiyah, Syailendra Wijaya, Bambang Sokawati Dewantara, Asti Wandansari, Subroto Aria Mataram. Sudiro Alimurtolo.

    4. Dr. soetomo

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Dr. Soetono
    Nama lengkap : Dr. soetomo
    Nama panggilan : Subroto
    Lahir : di desa Ngepeh, Jawa Timur, 30 Juli 1888.
    Wafat : 30 mei 1938
    Agama : Islam
    Ayah : Raden Suwaji
    Ibu : Soedarmi Soewadjipoetro
    Istri : Everdina Bruring.

    5. Ahmad Dahlan

    Biografi Ahmad Dahlan
    Nama lengkap : KH Ahmad Dahlan
    Nama kecil : Muhammad Darwis.
    Lahir : Yogyakarta, 1 Agustus 1868
    Wafat : Yogyakarta, 23 Februari 1923
    Agama : Islam
    Ayah : KH Abu Bakr
    Ibu : Nyai Abu Bakr
    Istri : Siti Walidah, Ray Soetidjah Windyaningrum, Nyai Rum dan Aisyah.
    Anak : anak Siti Walidah bernama Djohanah, Sieradj, Siti Busyro, Siti Aisyah, Jumhan, dan Siti Zuharoh. Anak ray Soetidjah bernama R Dhurie. dan anak Aisyah bernama Siti Dandanah

    6. Rohana Kudus

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biodata Rohana Kudus
    Nama lengkap : Rohana kudus
    Nama panggilan :Rohana
    Lahir : 20 Desember 1884, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
    Wafat : 17 Agustus 1972, Jakarta
    Agama : Islam
    Ayah : Mohamad Rasjad Maharadja Soetan
    Ibu :  Kiam
    Suami : Abdul Kudus
    Gambar terkait
    7. Bu kasur

    7. Biografi Bu Kasur

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Nama lengkap : Sandiah
    Nama panggilan : bu kasur
    Lahir : 16 Januari 1926
    Wafat : 22 Oktober 2002
    Ayah : Santoso
    Suami : Soerjono
    Anak : Sursantio, Suryaningdiah, Suryo Prabowo, Suryo Prasojo, dan Suryo Pranoto.

    8. Muhamad Natsir

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Muhammad Natsir
    Nama lengkap : Mohammad Natsir
    Lahir : 17 Juli 1908
    Wafat : 6 Februari 1993, Jakarta
    Agama : Islam
    Ayah : Muhammad Idris Sultan Saripado
    Ibu : Khadijah
    Istri : Nurahan
    Anak : Asma Farida Natsir

    9. K.H Wahid Hasyim

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Wahid Hasyim
    Nama lengkap : Wahid Hasyim
    Nama panggilan : Abdul Wahid
    Lahir : 1 Juni 1914, kabupaten jombang
    Wafat : 19 April 1953, kota Cimahi
    Agama : Islam
    Ayah : KH. Hasyim Asy ‘ari
    Ibu :Nafiqah, putri Kyai Ilyas
    Istri : Waroh, putri Kiai Bisri Syansuri
    Anak : KH Abdurrahman Wahid, Aisyah Hamid, KH Salahuddin Wahid, Umar Wahid, lily Chodijah Wahid, dan Hasyim Wahid

    10. kyai Hasim Asy’ari

    Tokoh-tokoh Pendidikan Indonesia yang Paling Berjasa
    Biografi Kyai Hasim Asy’ari
    Nama lengkap : Muhammad Hasyim bin Asy’ari bin Abdul Wahid bin Abdul Halim
    Nama panggilan : Hasyim Asy’ari
    Lahir : 14 Februari 1871, Jawa timur
    Wafat : 21 Juli 1947 Jawa timur
    Agama : Islam
    Ayah : Asy’ari bin Abdul Wahid
    Istri : Khadijah putri kiai Ya’qub, Nafisah putri kiai Romli, Nafiqah putri kiai Ilyas, Masrurah putri saudara kiai Ilyas,
    Anak : satu anak dari Nafisah bernama Abdullah, empat anak dari Masrurah bernama Abdul Qadir, Fatimah, Khadijah, dan Muhammad Ya’qub, sepuluh anak dari Nafiqah bernama Hannah, Hairiyyah, Aisyah, Ummu Abdul Hak, Abdul Wahid, Hafidz, Abdul Karim, Ubaidillah, Masrurah, Muhammad Yusuf
    Penulis: Khairunnisa
  • Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini?

    Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini?

    Siapakah Pahlawan Pendidikan Wanita Sebelum Kartini? – Halo sobat Shalaazz,  Pahlawan wanita ini merupakan pahlawan pendidikan wanita pertama di Indonesia. Namun, Ia sangat jarang diketahui. Maka, pada artikel kali ini saya akan mengupas siapakah sosok pahlawan pendidikan wanita pertama di Indonesia. Simak artikel dibawah ini.

    Raden Ayu Lasminingrat

    Raden Ajoe (Ayu) Lasminingrat merupakan sosok pahlawan kemajuan wanita Sunda dan pendiri Sakola Kautamaan Istri. Lasminingrat lahir di Limbangan (asal nama Kabupaten Garut) pada tahun 1843 tepatnya 36 tahun sebelum RA Kartini dilahirkan. Lasminingrat dijuluki dengan sebutan tokoh pendidikan intelektual pertama di Indonesia oleh sejarawan Deddy Effendie. Lasminingrat merupakan putri sulung dari Raden Haji Muhamad Musa dan Raden Ayu Ria.

    Pada saat itu, pendidikan belum menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Namun, Musa, ayahnya  Lasminingrat, memiliki pandangan yang berbeda dengan pendidikan yang dianggapnya sangat penting bagi anak-anaknya. Sehingga, Musa mendirikan sekolah Eropa (Bijzondere Europeesche School).

    Pada tahun 1860, Musa memberikan pendidikan dengan cara lain kepada putrinya, Lasminingrat, dengan belajar secara langsung pada Levyssohn Norman yaitu Sekretaris Jenderal Pemerintah Belanda. Lasminingrat pindah ke Sumedang bersama Norman.

    Baca juga: Pendidikan Wanita, Masihkah Ada Diskriminasi?

    Kemudian, Norman menjadikan Lasminingrat sebagai anak angkatnya karena Ia tidak memiliki anak. Karena didikan Norman, Lasminingrat merupakan wanita pribumi pertama yang memiliki keahlian dalam hal menulis dan berbicara bahasa Belanda saat itu. 

    Di Sumedang, Lasminingrat bertemu dengan jodohnya yaitu Raden Tamtu, putra Bupati Sumedang. Namun, tidak bertahan lama karena Raden Tamtu meninggal dunia.

    Kemahiran Menulis Lasminingrat

    Pada tahun 1871, Lasminingrat kembali ke Garut. Lasminingrat memiliki pemikiran yang intelektual humanis dan spiritualis. Lasminingrat mewarisi bakat menulis dari ayahnya. Sehingga, Ia menulis beberapa buku dengan menggunakan bahasa Sunda yang pembacanya ditujukan kepada anak-anak. Lasminingrat telah menulis tiga buku asal Eropa untuk anak sekolah yaitu buku Carita Erman, Warnasari, dan Warnasari jilid 2.

    Pada tahun 1875, buku Tjarita Erman (Carita Erman) terbit untuk pertama kalinya dengan menggunakan bahasa Jawa. Buku ini merupakan buku terjemahan dari bahasa Jerman (buku aslinya karangan Christoph von Schmidt). 

    Pada tahun 1876, Lasminingrat menulis buku Warnasari atawa Rupa-rupa Dongeng terjemahan dari buku dongeng karya Marchen von Grimm dan JAA Goeverneur yang dicetak dalam aksara jawa. Pada tahun 1897, Lasminingrat kembali melanjutkan buku Warnasari Jilid 2 terjemahan dari buku Vertelsels uit het Wonderland voor Kinderen, Klein en Groot dalam aksara latin. 

    Kehidupan Lasminingrat

    Setelah ketiga bukunya diterbitkan, Lasminingrat menikah dengan Bupati Garut RAA Wiratanudatar VIII. Kemudian, Lasminingrat melahirkan anak perempuan bernama Raden Ajoe Mohaningrat. Pada tahun 1879, Lasminingrat mengajar dengan menyisipkan ilmu sastra sosial dan agama. Pada tahun 1904, Lasminingrat merupakan tokoh pendukung Dewi Sartika untuk mendirikan Sakola Istri.

    Berawal dari kesulitan Dewi Sartika untuk mendapatkan izin mendirikan sekolah dari Bupati Bandung. Lasminingrat pun menolong Dewi Sartika dengan menggunakan bantuan dari suaminya dan meminta suaminya membujuk Bupati Bandung. Pada Januari 1904, Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri di Bandung dengan izin dari Bupati Bandung.

    Pada tahun 1907, Lasminingrat bersama Dewi Sartika mendirikan sekolah Keutamaan Istri (Sakola Kautamaan Istri) di Pendopo Garut. Pada tahun 1911, sekolah terus berkembang dan memiliki 200 murid dalam 5 kelas. Pada tahun 1913, sekolah ini resmi disahkan oleh pemerintah Belanda melalui Akta Nomor 12 tertanggal 12 Februari 1913 dengan nama Vereeneging Kautamaan Istri Scholen. Pada tahun 1934, sekolah ini sudah memiliki berbagai cabang Sakola Kautamaan Istri di berbagai kota.

    Baca juga: Tokoh : Samaun Samadikun Ahli Chip Oleh I Wayan Budiartawan

    Pada tahun 1913, suaminya pensiun sebagai bupati Garut. Saat Jepang menjajah Indonesia, Sakola Kautamaan Istri berganti nama menjadi Sekolah Rakyat (SR). Pada tahun 1950, SR berganti nama menjadi SDN Ranggalawe I dan IV. Tahun 1990-an berganti menjadi SDN Regol VII dan X di Garut.

    Pada saat peristiwa Bandung Lautan Api, 24 Maret 1946, masyarakat Bandung pindah ke Garut. Namun, Garut pun menjadi sasaran tentara Belanda. Sehingga, Lasminingrat dalam usia tuanya dibawa keluarganya untuk pindah ke kampung Waas Pojok, Bayongbong, Garut.

    Hingga akhir hayatnya, pada 10 April 1948 Lasminingrat meninggal dunia dan dimakamkan dibelakang Masjid Agung Garut disamping makam suaminya.    

    Penulis: Siska Permata Sari