Author: Rinai Malam

  • Apa itu Identitas Nasional? Berikut Penjelasan Lengkapnya

    Apa itu Identitas Nasional? Berikut Penjelasan Lengkapnya

    Identitas Nasional? Berikut Penjelasannya—Halo sobat Shalaazz! Di era globalisasi seperti sekarang ini, dimana mulai berkembangnya budaya asing di dalam negara Indonesia sendiri, menjadi PR besar untuk bangsa ini. Bagaimana tidak? Semakin berkembangnya budaya asing yang mulai akrab dengan masyarakat Indonesia, lambat laun mengikis identitas nasional sebagai bangsa Indonesia. Fenomena yang banyak ditemui disekitar kita saat ini, contohnya; mulai lunturnya sikap sosialis dan berganti menjadi individualis. Padahal sikap sosialis ini merupakan karakter khas bangsa Indonesia yang terkenal dengan keramah-tamahannya terhadap orang lain. Berikut ulasan lengkap mengenai identitas nasional:

    Definisi Identitas Nasional

    Identitas nasional merupakan manifestasi nilai-nilai budaya orisinil yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dan satu hal yang menjadi pembeda atau ciri khas dari bangsa lainnya. Secara etimologis, identitas berarti jati diri, sebuah ciri khas yang dimiliki oleh setiap pihak yang menjadi pembeda antara pihak satu dengan pihak yang lainnya. Sedangkan nasional memiliki sifat kebangsaan, segala sesuatu yang berkenaan dan berkaitan dengan bangsanya sendiri. Jadi identitas nasional sendiri adalah sebuah jati diri atau kepribadian nasional yang dimiliki oleh setiap bangsa yang menjadi ciri khas dari bangsanya tersebut.

    Identitas Nasional dilihat dari konteks kenegaraan

    Apabila dilihat dari konteks kenegaraan, identitas nasional meliputi simbol-simbol kenegaraan seperti dasar falsafah negara yaitu Pancasila, bendera pusaka Merah Putih, bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia, semboyan negara yaitu Bhineka Tunggal Ika, Konstitusi Negara yaitu UUD 1945 dan bentuk negara yaitu NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Dari konteks kenegaraan inilah yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda antara Negara Indonesia dengan negara lainnya. Identitas nasional yang meliputi simbol-simbol kenegaraan ini juga secara langsung menyuarakan pada dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang diatur hukum yang terdapat dalam undang-undang dan menjadi negara kesatuan yang mana pemerintahan berada di tangan rakyat dan dibawah pimpinan presiden.

    Alasan karakter bangsa tidak boleh hilang

    Bicara mengenai identitas negara, tidak lepas pembahasannya dari karakter. Keduanya saling mengikat satu sama lain dan tidak terlepas. Karena karakter sendiri juga termasuk dalam jati diri setiap pihak yang menjadi pembeda antara pihak satu dengan pihak lainnya. Karakter bangsa Indonesia yang tidak terlepas sejak zaman dahulu yaitu sikap keramah-tamahannya terhadap orang lain, baik itu dalam interaksi antara sesama bangsanya maupun dengan bangsa luar. Karakter bangsa yang seperti ini-lah yang tidak boleh kita hilangkan dalam diri kita sebagai bangsa Indonesia.

    Bila dilihat dari dasarnya, bangsa Indonesia ialah bangsa yang religius, humanis, suka bermusyawarah, menyukai persatuan/kekeluargaan dan lebih mementingkan kelompok/kepentingan bersama. Karakter dan watak ini dipengaruhi oleh keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras, adat, budaya dan agama. Oleh karena itulah Indonesia disebut sebagai negara kesatuan yang terdiri dari banyaknya pulau dengan segala perbedaannya yang telah disebutkan diatas. Dari penjelasan singkat ini, kita bisa mengambil pelajarannya bahwa, kita sebagai bangsa Indonesia tidak semestinya melihat dari konteks perbedaannya, melainkan dari konteks kesatuan yang menjadi unsur terpenting agar jati diri bangsa Indonesia tidak hilang.

    Kesatuan?

    Apabila dianalogikan, kesatuan digambarkan ibarat tubuh manusia yang terdiri atas kepala, badan, tangan, dan kaki. Yang mana meskipun dari anggota tubuh tersebut memiliki perbedaan namun dari keseluruhannya merupakan kesatuan utuh dalam manusia. Melalui gambaran inilah, yang disebutkan dalam semboyan bangsa Indonesia yang selama kita junjung, yakni; Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap stau jua). Dari kemajemukan bangsa Indonesia yang masih memiliki energi kesatuan dipengaruhi juga oleh kesamaan nasib, pernah dijajah.

    Faktor yang Menentukan Pembentukan Identitas Nasional

    Terbentuknya identitas nasional sebagai salah stau ciri khas dipengaruhi oleh dua faktor, yakni; faktor primordial dan faktor kondisional. Faktor primordial merupakan faktor bawaan yang sifatnya alamiah, berasal dari dalam bangsa itu sendiri dan telah melekat, contohnya seperti geografi, ekologi, dan demografi. Kondisi geografis-ekologis ini adalah satu kondisi yang membentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki iklim tropis, terletak di garis khatulistiwa yang menjadi persimpangan jalan antara jalan komunikasi diantara wilayah dunia yakni, Asia Tenggara. Jadi tidak heran bila Indonesia disebut sebagai negara strategis dan menjadi incaran penjajah sejak zaman dahulu.

    Faktor kondisional

    Sedangkan faktor kondisional atau disebut juga sebagai faktor subyektif merupakan kondisi yang mempengaruhi terbentuknya identitas nasional bangsa Indonesia, yang meliputi faktor historis, sosial, politik dan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia sendiri. Faktor historis ini merupakan salah satu unsur faktor yang paling mendominasi dan mempengaruhi proses pembentukan bangsa Indonesia beserta identitasnya, melalui interaksi dalam berbagai faktor yang terlibat didalamnya. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi dan mendominasi pembentukan identitas bangsa Indonesia ini yaitu histori atau sejarah bangsa Indonesia. Persepsi, cerita, nasib dan penderitaan karena penjajahan inilah yang menjadi energi terbesar hingga melahirkan solidaritas, tekad dan tujuan yang sama antara anggota masyarakat.

    Unsur faktor kondisional

    Unsur faktor kondisional selanjutnya yaitu faktor perkembangan ekonomi atau industrialisasi yang melahirkan spesialisasi pekerjaan dari berbagai bidang profesi yang disesuaikan dengan aneka kebutuhan masyarakat. Maka semakin tinggi mutu dan variasi kebutuhan masyarakat inilah yang menjadikan bangsa Indonesia saling bergantung satu sama lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dan semakin kuat ketergantungan antar masyarakat, maka akan semakin besar rasa solidaritas dan persatuan itu sendiri. Unsur lainnya yang menjadi pendukung dalam faktor kondisional ini dapat dilihat dari berbagai lembaga yang mempertemukan masyarakat (birokrasi, angkatan bersenjata, pengadilan dan partai politik).

    Identitas Bangsa Indonesia

    Setelah Indonesia lahir, maka dibentuklah karakteristik negara yang didalamnya berisikan identitas nasional bangsa Indonesia. Sebagaimana negara lainnya yang memiliki identitas untuk bangsanya, Indonesia membngun jati diri bangsanya sebagai ciri khas dan pembeda dengan negara lainnya. Identitas bangsa ini dijadikan sebagai pemersatu dan simbol kehormatan negara yang bermartabat diantara negara lainnya. Hal ini dikarenakan negara Indonesia juga terdiri dari beragam suku bangsa yang tentunya membutuhkan falsafah tersendiri yang harus dapat menjadi pemersatu bangsanya.

    Identitas bangsa Indonesia terdiri dari, sebagai berikut;

    1. Bendera Nasional Sang Saka Merah Putih

    Bendera nasional negara Indonesia ini telah diatur dalam Undan-Undang No. 24 Tahun 2009 pasal 4-24, tentang bendera nasional Indonesia yang dikibarkan pertama kali pada tanggal 17 Agustus 1945, yakni hari kemerdekaan Indonesia. Bendera pusaka asli yang dikibarkan pertama kali ini disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta.

    2. Bahasa kesatuan, Bahasa Indonesia

    Sebagai negara yang terdiri dari banyak kepulauan, adat istiadat, budaya, dan bahasa daerah yang beragam, Indonesia tentunya membutuhkan bahasa nasional yang menjadi bahasa pemersatu dan berguna sebagai alat komunikasi. Bahasa nasional Indonesia ini telah menjadi kesepakatan bersama. Bahasa Indonesia sendiri merupakan berasal dari rumpun bahasa melayu yang dipergunakan sebagai bangsa pergaulan atau ligua france di zaman dahulu. Yang mana bahasa ini menjadi alat komunikasi para pedagang sejak zaman dahulu. Selanjutnya, bahasa Indonesia kemudian diangkat dan diikrarkan sebagai bahasa persatuan pada Kongres Pemuda II tepatnya tangga 28 Oktober 1928. Melalui ikrar ini, maka bahasa Indonesia secara resmi telah menjadi bahasa resmi bangsa Indonesia sekaligus sebagai jati diri bangsa.

    3. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

    Telah diatur dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 pada pasal 58-64 tentang lagu Indonesia Raya sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Lagu ini dinyanyikan pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Kemudian, lagu kebangsaan ini mulai menjadi diperdengarkan di setiap upacara kenegaraan.

    4. Hukum

    Telah kita ketahui bersama bahwa negara Indonesia merupakan negara hukum. Hal ini juga telah dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 3 setelah diamandemen ketiga yang disahkan tanggal 10 November 2001 yang berbunyi, Negara Indonesia adalah negara hukum. Pada pasal ini juga telah dijelaskan mengenai ketentuan konstitusi yang bermakna bahwa segala aspek kehidupan dalam kemasyarakatan, kenegaraan dan pemerintahan harus senantiasa berdasarkan dengan hukum.

    5. Lambang Negara Garuda Pancasila

    Sebagai salah atau negara merdeka, maka tentunya negara Indonesia harus memiliki falsafah negaranya sendiri. Maka, dalam rapat panitia perancangan UUD 1945, sala seorang anggota panitia bernama Parada Harahap mengusulkan tentang adanya lambang negara. Kemudian pada tanggal 16 November 1945, dibentuklah kepanitiaan Indonesia Raya, sebagai panitia yang bertugas untuk menyelidiki arti lambang-lambang dalam peradaban bangsa Indonesia sebagai langkah awal untuk mempersiapkan bahan kajian tentang lambang negara. Panitia Indonesia Raya ini diketuai oleh Bapak Pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara, dengan sekretarinya Muhammad Yamin. Kemudian terwujudlah lambang negara yakni Burung Garuda, yang mana burung garuda ini juga disebut sebagai “Sang Raja Wali” sebagaimana dalam kisah Ramayana dan Bharatayuda.

    Adapaun makna-makna yang terkandung dalam lambang negara ini antara lain;

    Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama ini dilambangkan dengan bintang yang memiliki lima sudut dan posisinya berada di tengah-tengah diantara keempat simbol lainnya. Bintang sendiri melambangkan sebuah cahaya layaknya cahaya yang dipancarkan oleh Tuhan untuk setiap manusia.

    Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Sila kedua ini disimbolkan dengan rantai yang terdiri atas mata rantai, berbentuk segiempat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Mata rantai yang terdiri dari 6 segiempat ini melambangkan laki-laki. Sedangkan mata rantai yang berbentuk lingkaran melambangkan perempuan. Dan mata rantai yang saling berkaitan, melambangkan bahwa setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan perlu bersatu sehingga menjadi kuat sebagaimana sebuah rantai.

    Sila Ketiga: Persatuan Indonesia. Sila ketiga ini dilambangkan dengan pohon beringin yang besar yang biasa digunakan sebagai tempat berteduh di bawahnya. Maka hal ini mewakili keragaman suku bangsa yang menyatu dalam satu kesatuan di bawah naungan Indonesia.

    Sila Keempat: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila keempat ini dilambangkan dengan kepala banteng sebagai hewan sosial yang suka berkumpul. Sebagaimana halnya harapan yang terkandung dalam sila keempat ini. Musyawarah untuk mencapai mufakat merupakan satu hal yang perlu diabadikan di negara Indonesia.

    Sila Kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kelima ini dilambnagkan dengan padi dan kapas. Yang pada dasarnya keduanya merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, yakni menjadi sandang dan pangan sebagai syarat utama untuk mencapai kemakmuran.

    Demikian ulasan mengenai identitas nasional, semoga bermanfaat untuk pembaca dan dapat dengan mudah untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. See you!

  • Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Adil bagi ‘mereka’

    Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Adil bagi ‘mereka’

    Halo sobat Shalaazz! Kali ini kita akan membahas sedikit gambaran mengenai kondisi hukum di Indonesia pada saat ini. Pertama-tama sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, negara kita merupakan negara kepulauan dengan jumlah penduduk terpadat di dunia nomor empat setelah Amerika sebanyak 273.523.615 jiwa (dikutip dari www.top10.id). Oleh karena itulah, negara Indonesia memiliki konstitusi negara yang merupakan hukum perundang-undangan untuk mengatur penduduknya. Namun, meskipun hukum berlaku, masih banyak ditemui kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial di negara ini.

    Hukum di Indonesia: “tajam ke bawah, tumpul ke atas”

    Ada sebuah kutipan yang berbunyi “hukum di Indonesia tumpul ke atas, tajam ke bawah”. Kutipan tersebut memiliki makna bahwa keadilan di negeri ini lebih tajam menghukum masyarakat kelas bawah dibandingkan pejabat tinggi. Tidak hanya itu, melalui kutipan ini pula memberi makna bahwa negara kita pada dasarnya memang sudah krisis keadilan dan kejujuran. Permasalahan sosial ini berangkat dari kasus Nenek Asyani (63) asal Situbondo yang didakwa mencuri dua batang pohon kayu jati milik perhutani untuk dibuat tempat tidur dengan hukuman 1 tahun penjara dan masa percobaan 1 tahun 3 bulan. Meskipun putusan dari hakim ini lebih ringan dari jaksa penuntut umum yakni, 1 tahun 18 bulan, Nenek Asyani tentu tidak terima. Hal ini dikarenakan beliau mengaku bahwa kayu tersebut diambil dari tanah milik suaminya yang meninggal 5 tahun lalu.

    Bagaimana tanggapannya setelah membaca contoh kecil di atas? Bukankah sangat mengiris saat membacanya? Contoh di atas hanya sebagian kecil dari puluhan kasus yang terjadi di Indonesia yang diakibatkan dari kesenjangan hukum. Berikut ini beberapa contoh dari kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial di negara kita:

    Kasus Novel Baswedan

    Siapa lagi yang tidak mendengar perihal berita hukuman untuk terdakwa kasus penyidik KPK, Novel Baswedan yang dihukum hanya 1 tahun penjara. Teramat disayangkan, bukan? Indonesia yang disebut sebagai negara hukum justru telah menunjukkan kepincangan hukumnya sendiri pada kasus ini. Kisah ini bermula ketika Novel Baswedan yang pada saat itu tengah mengupayakan menyelidiki kasus korupsi KTP Elektronik (E-KTP). Beliau disiram dengan air keras saat perjalan pulang menuju kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seusai melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid dekat kediamannya tersebut. Kemudian Novel Baswedan dibawa ke rumah sakit di Singapura untuk melakukan pengobatan hingga tahun 2018 akhir, Novel kembali pulang ke Indonesia. Tahun 2019, tim gabungan yang beranggotan anggota kepolisian, KPK dan KOMNAS HAM melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dengan tenggat waktu tertentu yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

    Kemudian pada Desember 2019, Polri menyatakan bahwa pelaku penyerangan Novel Baswedan telah ditemukan dan Juni 2020 kemarin, jaksa penuntut hukum menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana selama satu tahun penjara. Bukankah teramat menggelikan? Kasus kejahatan yang membuat seseorang kehilangan salah satu fungsi anggota tubuhnya secara permanen, justru hanya menerima hukuman selama satu tahun penjara. Sangat bertolak belakang dengan perilakunya.

    Luka Lama Hukum di Indonesia Pada Tahun 1998

    Peristiwa 1998 merupakan luka sejarah bangsa Indonesia. Pelanggaran HAM terbesar yang mengorbankan banyak jiwa. Mungkin kalian pernah mengenal sejarah ini di buku Pendidikan Kewarganegaraan semasa sekolah menengah di bab pertama yang membahas tentang pelanggaran HAM di Indonesia. Meski hanya pembahasannya terlalu singkat, tapi telah memberi kesadaran pada kita bahwa Indonesia dengan segala permasalahannya tentang hukum masih terjadi ketimpangan.

    Contoh dari timpangnya hukum di Indonesia pada kasus 1998 ini terjadi pada beberapa tokoh 1998 seperti buruh Marsinah di Sidoarjo yang menuntut haknya, penyair Wiji Thukul yang hilang hingga kini, penembakan mahasiswa Trisakti, aktivis Munir yang juga sebagai pendiri KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan), dan beberapa korban penculikan lainnya seperti Nezar Patria, Andi Arif, Ucok Unandar Siahaan, dan masih banyak lagi. Dari lapisan kasus dari tragedi 1998 ini belum ada kejelasan dari pemerintah tentang pelakunya sendiri. Kasus ini dibiarkan karam dalam persaingan di podium pemerintahan. Bahkan mungkin telah dilupakan. Kasus ini melibatkan Menteri Pertahanan kita Prabowo Subianto. Beliau pada saat itu yang menjadi komandan Tim Mawar dalam kasus hilangnya aktivis, hingga beliau diturunkan dari jabatannya. Oleh karena itu, kita sebagai generasi bangsa Indonesia, perlu merawat ingat tentang tragedi ini sebagai pembelajaran.

    Kasus Penjara Mewah Setya Novanto

    Bagi penggemar acara TV Mata Najwa mungkin tidak asing dengan kasus penjara mewah mantan ketua DPR Setya Novanto yang terlibat kasus korupsi E-KTP melalui penyelidikan Novel Baswedan. Tidak hanya Setya Novanto. Ternyata penjara mewah lainnya juga ditemukan di sel Nazaruddin anggota DPR fraksi Partai Demokrat dalam kasus korupsi Wisma Atlet. Apabila dibandingkan dengan sel penjara milik kaum menengah ke bawah, sel penjara pejabat dengan kasus korupsi terlampau mewah dan tidak terlihat seperti sel penjara.

    Kasus Suap Pada Pemilihan Umum

    Kasus kesenjangan hukum yang satu ini sudah melekat akrab di diri masyarakat Indonesia. Salah satu kasus masalah sosial yang paling banyak ditemui di sekitar kita. Setiap jelang Pemilu, tentunya akan banyak calon yang akan membagikan sumbangan. Berupa uang atau sembako pada masyarakat dengan harapan agar memperoleh suara terbanyak. Bahkan tidak lebih dari itu. Mereka juga ada beberapa di antara yang membayar dalam jumlah yang sangat besar agar suara yang didapat semakin banyak. Padahal telah kita ketahui bersama asas dari Pemilu terdiri dari Langsung, Bebas, Jujur dan Adil atau disingkat LUBERJURDIL. Tidak berhenti di keempat kasus diatas, masih banyak kasus kesenjangan hukum yang menjadi masalah sosial yang terjadi disekitar kita. Solusi dari permasalahan sosial ini perlu ditindak lanjuti dari pemegang kekuasaan tertinggi (Presiden) yang harus tegas dalam menegakkan hukum di Indonesia. Selain itu juga, masyarakat perlu mendukung dan menjadi pondasi yang kokoh untuk permasalahan sosial ini.

    Demikian salah satu contoh masalah sosial, kesenjangan hukum dengan beberapa buktinya. Sekian dari penulis, semoga bermanfaat.

  • Undang Guru Dari Luar Negeri, Apakah Dunia Pendidikan di Indonesia Kurang Percaya Diri?

    Undang Guru Dari Luar Negeri, Apakah Dunia Pendidikan di Indonesia Kurang Percaya Diri?

    Undang Guru Dari Luar Negeri, Apakah Dunia Pendidikan di Indonesia Kurang Percaya Diri?– Belum selesai masalah pro dan kontra system zonasi yang viral akhir-akhir ini, dunia pendidikan Indonesia kembali digegerkan dengan berita akan diundangnya guru dari luar negeri datang ke Indonesia, yakni untuk memberi pelatihan dan pengajaran pada guru serta siswa-siswi di Indonesia. Hal ini mendapat pro dan kontra dari sejumlah masyarakat. Bahkan ada diantaranya yang menyebut tindakan ini sebagai “impor”.  

    Viralnya berita mengenai “impor” tersebut, Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengklarifikasi atas beredarnya berita tersebut. Puan Maharani mengungkapkan bahwa Pemerintah bukan mengimpor guru, melainkan mengundang guru luar negeri datang ke Indonesia untuk memberikan pelatihan dan pengajaran kepada guru-guru di Indonesia serta siswa-siswi yang bertujuan untuk menambah kualitas pendidikan di Indonesia. Apakah tindakan dengan mengundang guru luar negeri datang ke Indonesia merupakan tindakan yang tepat?  

    Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter  

    Hal ini tentu saja masih menyebabkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Ketua Umum Ikatan Guru di Indonesia, Muhammad Ramli Hakim menanggapi wacana mengenai hal ini dan mengungkapkan ketidak-sejuannya dengan mengajukan alasan mengenai hebohnya kasus guru honorer yang kurang mendapat kebijakan dan kepastian dari pemerintah, meskipun telah mengabdi melaksanakan kinerja guru sebaik mungkin.  

    Selain itu, guru-guru internasional tentunya kurang bisa bekerja sama dengan kurikulum pendidikan yang Indonesia. Sehingga kemungkinan akan terjadi ketimpangan di dunia pendidikan Indonesia. Bahkan ada hal yang sangat berpengaruh, yakni penggunaan bahasa yang tentunya akan menjadi kesulitan utama dalam terlaksananya pendidikan.

    Perspektif Mengenai Guru Dari Luar Negeri

    Bagi penulis sendiri, melihat lingkungan pendidikan di Indonesia yang semakin tidak kondusif, akan lebih baik jika memperbaikinya terlebih dahulu, bukan dengan jalan pintas yang justru akan merugikan sejumlah pihak. Meskipun, tindakan ini juga memiliki sisi positifnya tersendiri, akan tetapi, masyarakat Indonesia pastinya belum siap menerima keputusan yang secara tiba-tiba ditengah banyaknya kasus pendidikan yang menghantam.   Kesannya, pendidikan di Indonesia seperti kurang percaya diri dengan system pendidikannya yang dibuatnya sendiri. padahal kepercayaan diri tentunya diperlukan demi jalannya pendidikan yang lebih berkualitas. Jadi, ada baiknya hal ini dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan berbagai pihak. Demi terjaganya keutuhan Indonesia.  

    Referensi: https://nasional.kompas.com/read/2019/05/14/15583861/puan-saya-tak-bilang-impor-tapi-mengundang-guru-dari-luarhttps://republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/pre420328/ikatan-guru-indonesia-kritik-wacana-impor-guru

  • Dampak Adanya International Elementary School Jakarta

    Dampak Adanya International Elementary School Jakarta

    Nilai Kebangsaan: Dampak Positif atau Negatif  International Elementary School Jakarta?-Hallo sobat Shalaazz! Apa yang ada di kepalamu bila mendengar nama Jakarta? Sebuah kota dengan kepadatan pendudukan diperkirakan mencapai 10,5 juta dengan luas wilayah 661,5 km2 , dan dengan berbagai aktivitas sosial yang cukup padat sebagai kota metropolitan sekaligus Ibukota Negara. Sebagai Ibukota Negara, Jakarta menjadi pusat pemerintahan Indonesia yang dibuktikan dengan banyaknya gedung parlemen pemerintahan yang megah.  Selain sebagai pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat ekonomi dan pendidikan internasional yang di Indonesia.

    Berkenalan Dengan Internasional School di Jakarta

    Bicara soal pendidikan Internasional di Jakarta, atau biasa disebut dengan banyaknya jumlah sekolah internasional atau biasa disebut dengan International School Jakarta. Sebuah lembaga pendidikan yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa utama dalam pergaulan di sekolah. Berbeda dengan sekolah nasional di mana bahasa Indonesia menjadi bahasa utama. Kualitas yang dinilai lebih baik dibanding sekolah Nasional, membuat biaya pendidikannya juga tidak main-main.

    Alasan Berdirinya Internasional Elementary School di Indonesia

    Ketertinggalan pendidikan Indonesia dibandingkan negara tetangga, mendorong pemerintah untuk membangun lembaga pendidikan internasional. Selain daripada itu, banyaknya warga negara asing yang menetap di Indonesia, kesulitan mengikuti sistem pembelajaran serta kurikulum Indonesia. Berdasar alasan inilah kemudian dibangun international school, yang bermula dari pendidikan dini yang disebut Internasional Elementary School yang setara dengan Sekolah Dasar sampai menengah.

    Dampak Positif dan Negatif Adanya Sekolah Internasional

    Pendidikan Internasional sejak dini sangat memberi dampak positif sekaligus negatif untuk lingkungan masyarakat atau bangsa Indonesia, dan untuk negara sendiri. Dampak positifnya mengacu pada dukungan-dukungan terhadap sekolah Internasional yang memiliki kualitas baik untuk mencetak siswa-siswinya menjadi pribadi yang lebih komunikatif dan cerdas. Sedangkan dampak negatifnya mengacu kepada rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara.

    Sebenarnya, Internasional Elementary School Jakarta ini sendiri telah mengkatrol perkembangan pendidikan Indonesia menjadi lebih berkualitas. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan luar negeri seperti British, Autralia, Amerika dan lainnya, yang diterapkan di Indonesia dan dibungkus dengan beberapa kurikulum Indonesia sendiri dan merupakan peluang besar untuk anak-anak belajar lebih luas, berkreasi dan mendapatkan teman-teman yang berasal dari negara tetangga. Lingkungan pertemanan yang dominasi dengan keluarga konglomerat inilah yang membuat anak-anak menjadi lebih individualis untuk bergaul dengan anak-anak biasa.

    Proses pembelajaran yang menggunakan pola pembelajaran asing dengan penggunaan bahasa Inggris aktif dibanding Bahasa Indonesia, berdampak pada kurangnya pemakaian bahasa nasional yang merupakan bahasa Nasional. Padahal bahasa Nasional bukan hanya sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, melainkan sebagai bahasa pemersatu diantara ragam bahasa daerah Indonesia. Dikhawatirkan, nilai-nilai patriotisme, nasionalisme dan kebangsaan mereka perlahan mulai luntur.

    Untuk itu, meskipun menjalani pendidikan di International Elementary School, jangan sampai memutus komunikasi dengan masyarakat pribumi lainnya ya! Hal ini demi tetap bersatunya NKRI. Terapkan hal positifnya untuk kemajuan negeri dan cegah hal negatifnya untuk tetap bersatunya keutuhan NKRI.

  • Berkenalan Dengan Averroes, Sang Pemikir Asal Andalus

    Sang Pemikir Asal Andalusia – Averroes Apa yang ada dipikiranmu bila mendengar Negara Spanyol? Mungkin bagi sebagian orang, Spanyol sebagai Negara penghasil grub sepak bola ternama dunia. Ada Barcelona, Real Madrid, dan lain sebagainya. Pemain-pemainnya yang terkenal antara lain Ronaldo, Lional Messi dan masih banyak lagi. Simak ulasan mengenai siapa itu Averroes dan apa saja karya-karya monumentalnya.  

    Abad ke-12 Spanyol Pusat Pendidikan di Benua Eropa

      Tahukah kamu? Pada abad ke-12, Negara Spanyol merupakan pusat pendidikan di benua Eropa. Kala itu Spanyol masih bernama Andalusia pada peradaban pada masa Renaissance. Andalusia (sekarang Spanyol) memiliki banyak ilmuwan hebat pada masanya serta telah menghasilkan puluhan karya. Salah satu ilmuwan yang paling tersohor yaitu Ibnu Rusd atau orang-orang Eropa menyebutnya Averroes. Muhammad ibn Ahmad ibn Rusyd‎ pada 1126-11 Desember 1198. Berasal dari kalangan keluarga hakim terkenal di Cordoba yang disegani banyak orang di kota itu. Kakeknya Abu al-Walid Muhammad merupakan kepala hakim di kotanya. Sedangkan ayahnya merupakan imam masjid di Cordoba. Ibn Rusyd adalah seorang filsuf dan pemikir dari Al-Andalus yang menulis dalam bidang disiplin ilmu, termasuk filsafat, akidah atau teologi Islam, kedokteran, astronomi, fisika, fikih atau hukum Islam, dan linguistik. Ibn Rusyd sangat produktif dalam menghasilkan banyak karya. Karya-akaryanya antara lain:

    Tafsir Aristoteles
    Ibn. Rusyd menulis hampir semua karya Aristoteles. Karya-karyanya dibagi menjadi tiga tipe antara lain;

    • Pertama, Tafsir panjang, disebut dengan syarh adalah tafsir baris per baris, yang berisi teks asli Aristoteles ditambah analisis rinci di tiap baris.
    • Kedua,Tafsir menengah, disebut talkhis berisi parafrase atau uraian yang gunanya untuk memperjelas dan menyederhanakan bahasa dalam buku-buku Aristoteles.
    • Ketiga, Tafsir pendek, disebut jami’ dalam bahasa Arab, berisi ringkasan doktrin-doktrin Aristoteles.

    Makalah Filsafat Averroes

    Ibnu Rusyd juga menulis makalah-makalah dalam berbagai topic filsafat. Diantaranya tentang akal atau intelek.

    Teologi Selain itu Ibnu Rusyd juga memiliki karya tentang teologi. Karya utamanya adalah kitab Tahafut at-Tahafut (Kerancuan pada Kerancuan).

    Kedokteran Ibnu Rusyd pun pernah menjabat sebagai dokter istana khalifah dan menulis beberapa buku di bidang kedokteran. Bukunya yang paling terkenal berjudul al-Kulliyah fit-Thibb (Prinsip Umum Kedokteran). Ada pula ringkasan karya-karya dokter Yunani Galenus (wafat 210) dan uraian terhadap karya Ibnu Sina Urjuzah fit-Thibb “Puisi Mengenai Kedokteran”.

    Hukum Di bidang hokum, Ibnu Rusyd juga adalah seorang hakim dan menulis beberapa buku di bidang fikih atau hukum Islam. Satu-satunya karya yang masih terjaga sampai sekarang adalah buku Bidāyat al-Mujtahid wa Nihāyat al-Muqtaṣid (Permulaan Seorang Mujtahid dan Akhir Seorang Muqtashid).   Sebenarnya masih banyak lagi gagasan atau ide dari Ibnu Rusyd yang tersebar di berbagai belahan bumi bahkan tetap dipraktekkan dan dijadikan pelajaran wajib di berbagai sekolah atau perguruan tinggi. ada pula karyanya yang telah hilang tidak ditemukan dan ditelan masa. Maka kawan-kawan jangan sampai lupa dengan tokoh yang telah berjasa dalam kemajuan zaman ini.

  • Pengertian Pemrograman Dasar Tips Belajar Pemrograman

    Pengertian Pemrograman Dasar Tips Belajar Pemrograman

     

    Pengertian Pemrograman Dasar Tips Belajar Pemrograman Pemrograman merupakan sebuah proses menulis, menguji, memperbaiki serta memelihara kode yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrogaraman yang tujuannya untuk membangun suatu program komputer. Sehingga program tersebut dapat melakukan pekerjaan sesuai keinginan dari si pemrogram. Untuk melakukan pemrograman ini, membutuhkan sebuah keterampilan dalam algoritmalogikaserta bahasa pemrograman. Selain itu ada beberapa pada banyak kasus, juga membutuhkan pengetahuan-pengetahuan lain, contohnya matematika. Karena matematika dan pemrograman merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan.

    Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    Pemrograman dasar juga disebut sebagai suatu seni dalam menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman tertentu. Maka dari itu, untuk belajar pemrograman, kamu harus lebih tahu dulu apa itu bahasa pemrograman dan jenis-jenisnya. Karena bahasa pemrograman ini merupakan salah satu hal yang paling dasar dalam pemrograman.
     
    Sebenarnya ada banyak bahasa pemrograman, diantaranya: Java, bahasa C, PHP, Visual Basic, Python, Bahasa Pemrograman C++, Javascript, C#, Objective -C, actionscript, html/css, ruby, XML, bahasa pemrograman pascal, sitch aplle dan masih banyak lagi.
    Akan tetapi kamu tidak perlu mempraktekkan semuanya, sebagai pemula cukup dengan memahami satu bahasa pemrograman, dan sering lakukan praktek. Ada beberapa bahasa pemrograman yang sering digunakan di Indonesia, diantaranya:

    Python
    Pyton merupakan salah satu bahasa pemrograman dasar yang perlu dipelajari oleh para pemula dan termasuk bahasa pemrograman inti dari Rashshberrry Pi Bahasa pemrograman ini tergolong mudah dipelajari dan tidak menuntut 100% akurat. Oleh karena itulah sebagian besar para programer merekomendasikan untuk mempelajari bahasa pemrograman python terlebih dulu sebagai pemula.
    JavaScript
    Javascript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang biasanya ditujukan untuk situs website. Bahasa pemrograman ini telah lama ada dan masih digunakan hingga saat ini. Apabila kamu telah memiliki pemahaman tentang html, maka akan sangat mudah untuk mempelajari javascript ini. Dan biasanya ditulis di notepad terlebih dulu sama seperti halnya menulis html.adi jauh lebih mudah untuk dipelajari.
    Java
    Bahasa pemrograman ini tingakatannya lebih sulit. Akan tetapi saat ini banyak programmer yang mulai mempelajari Java justru sebagai bahasa pemrograman awal. Dikarenakan bahasa pemrograman java juga bisa diterapkan ke bahasa lainnya. Contohnya C++ yang merupakan bahasa pemrograman serupa dengan java. Selain itu Java juga bisa diterapkan ke berbagai program yang berbeda, seperti video game sampai beberapa aplikasi khusus android
    Bahasa C
    Yang terakhir yang harus anda pelajari apabila kamu benar serius belajar bahasa pemrograman yaitu bahasa C. Akan tetapi diperlukan keterampilan untuk mempelajari bahasa C ini loh.
    Meski begitu, bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dan paling komprehensif sehingga dibutuhkan dalam jangka panjang.
    Tips Belajar Pemrograman
    1.      Praktek
    2.      Gunakan model atu tutorial yang lengkap
    3.      Buat jadwal belajar
    4.      Cari teman atau mentor
    5.      Catat dan bagikan

  • Ini Dia 5 Tips Ampuh Memperkecil (kompres) Ukuran PDF

    Ini Dia 5 Tips Ampuh Memperkecil (kompres) Ukuran PDF

    Ini Dia 5 Tips Ampuh Memperkecil (kompres) Ukuran PDF- Apakah kamu termasuk orang yang kesulitan dalam mengubah ukuran e-book, laporan atau catatan dalam format pdf? Bila iya, kemungkinan akan meminta tolong pada orang lain untuk membantu, bukan? Nah, bagaimana bila orang yang kamu sedang minta pertolongan dalam keadaan sibuk, sedangkan dokumen dalam format pdf itu dibutuhkan lebih cepat? Ini saatnya kamu mencobanya! Ada banyak cara untuk memperkecil ukuran pdf. Bisa melalui online maupun offline. Berikut tips ampuh memperkecil PDF:


    Tips Memperkecil (kompres) Ukuran PDF Secara Cepat


    1. Microsoft Word


    Tentunya tidak asing dengan software ini. software yang seringkali digunakan untuk mengerjakan tugas kantor, sekolah atau kuliah, dan pastinya ada di PC setiap orang. Microsoft word juga berguna untuk memperkecil ukuran dokumen berformat PDF. Tapi hanya bisa dilakukan untuk microdoft word 2013 ke atas. Langkah-langkahnya:
    Pertama, buka  Microsoft word, pilih file, buka dan cari file PDF yang akan kamu ubah.
    File yang kamu pilih tersebut, secara otomatis akan terconvert dengan sendirinya dalam bentuk word.

    Baca Juga: Tips Keluar Zona Nyaman Secara Cepat


    Bila ada pop-up pemberitahuan tampil di layar kamu, klik OK.
    Setelah dokumen yang dipilih tadi terbuka, simpan kembali dengan cara Save As atau tekan tombol Ctrl+S.
    Terakhir, pilih tipe file. Kmebalikan dalam bentuk *pdf dengan cara: save as type: *pdf optimize for: minimum size (publishing online) klik save.
    Catatan: Perlu diketahui, Microsoft Word hanya mampu memperkecil ukuran sedikit saja.


    2. Adobe Acrobat IX Pro


    Jangan salah! Adobe Acrobat berbeda dengan Adobe Reader. Perbedaanya, Adobe Reader hanya mampu membaca dokumen bernentuk PDF saja tapi tidak bisa digunakan untuk merubah ukuran seperti Adobe Acrobat. Sayangnya Adobe Acrobat merupakan software berbayar. Jadi kamu harus membeli terlebih dahulu
    .
    Langkah-langkah untuk memperkecil ukuran di Adobe Acrobat IX Pro yaitu:
    • Buka aplikasi Adobe Acrobat IX Pro
    • Klik open, lalu pilih file PDF yang akan dikurangi ukurannya.
    • Langkah selanjutnya, Klik file > pilih save as other > reduced size PDF
    • Kemudian di Make Compatible with: pilih Retain Existing, klik OK
    • Save atau save as file dengan nama yang berbeda dari nama dokumen asli.
    Meski berbayar, dokumen yang dirubah di software ini, masih bisa dibaca jelas. Jadi tidka perlu khawatir dengan ukuran yang keci, dokumen kamu tidak bisa terbaca.


    3. Software Free PDF Compressor

    Aplikasi ini sering juga dipilih untuk mengompress data. Karena fiturnya yang friendly sehingga memberi kemudahan bagi penggunanya. Langkah-langkahnya yaitu:
    • Langkah pertama, kamu harus mengunduh aplikasi Free PDF Compressor terlebih dahulu di https://www.freepdfcompressor.com/
    • Setelah terdownload, install di komputer/laptop. Tetapi sebelum menginstall, kamu perlu menscan Free PDF Compressor agar aman.
    • Bila telah terbuka, pilih Browse dan cari file PDF yang akan kamu ubah.
    • Kemudian Compress dan tunggu hingga selesai.
    Aplikasi ini mudah digunakan namun hanya bisa digunakan mengompress satu file saja dalam sekali proses. Selain itu bisa mengompress data dengan 5 rasio berbeda, yakni: ebook, scan, printer, prepress dan default. kamu bisa mencoba menggunakan screen, bila ingin ukuran yang lebih kecil.


    4. Orpalis PDF Reducer Free


    Software ini bisa didapatkan secara free. Kamu hanya tinggal mendownloadnya tanpa dikenai biaya dan bebas menggunakannya. Langkah-langkahnya menggunakannya yaitu:
    Pertama, download terlebih dahulu softwarenya. kamu bisa mendownloadnya di sini www.orpalis.com/products/pdfreducer/download/
    Setelah didownload, install dan jalankan

    Tunggu kira-kira 7 detik, kemudian klik OK di tampilan pertama.
    Buka Options, pilih tab General, pilih File Selection dan OK.
    Kemudian klik Sourch, cari file dokumen PDF dan tentukan dimana file akan disimpan dengan klik Destinations.
    Klik start batch, tunggu hingga proses selesai.
    Melalui Situs Online
    Pilihan yang terkahir, berguna bagi kamu yang malas menunggu proses download hingga instalasi software. Karena statusnya online, maka komputer atau laptop harus tersambung dengan jaringan internet. 


    Cara melakukannya yaitu:
    Buka situs online conpress data PDF di https://smallpdf.com/id/mengompres-pdf
    Setelah terbuka, klik pilih file
    Tunggu beberapa saat hingga file selesai dikompress
    Selanjutnya, download file dengan klik unduh file sekarang.
    Dari cara di atas, semuanya memiliki kualitas file yang berbeda. Kamu bisa mencobanya salah satu sesuai dengan kebutuhan.

  • Mengenal Edmodo, Situs Jejaring Sosial Bagi Guru dan Murid

    Mengenal Edmodo, Situs Jejaring Sosial Bagi Guru dan Murid

    Mengenal Edmodo, Situs Jejaring Sosial Pendidikan – Halo sobat Shalaazz, Di zaman perkembangan teknologi ini, banyak perusahaan-perusahaan ternama yang meluncurkan aplikasi jejaring sosial media.    Terutama bidang pendidikan yang menjadi incaran. Karena di bidang inilah, sosial media juga berperan sangat penting untuk proses belajar mengajar.    Sehingga proses belajar mengajar tidak hanya dilaksanakan secara langsung di ruang kelas, melainkan bisa dengan cara kelas daring (secara tidak langsung/menggunakan media). Salah satunya edmodo.   

    Edmodo merupakan jaringan pembelajaran sosial berbasis teknologi yang didirikan pada tanggal 1 September 2008 oleh Nic Borg dan Jeff O’Hara, dan memiliki markas di San Mateo, California.

    Penggunanya sudah mencapai lebih dari 66,9 juta yang berasal dari sleuruh duni, pada tahun 2016. Edmodo, memungkinkan guru untuk melanjutkan pembelajaran yang belum tuntas selama di kelas secara langsung.    Guru juga bisa memberi kuis, tugas, dan berkomunikasi dengan siswa secara tidak langsung. Bisa saling mengirim pesan atau berbalas komentar. Bahkan orang tuajuga bisa memantau perkembangan anaknya melalui akun sendiri.    

    Secara tampilan, edmodo hampir mirip dengan jejaring sosial facebook. Bedanya edmodo merupakan jejaring sosial pendidikan. Cara penggunaanya pun mudah. Anda hanya perlu mendaftar dan mengisi biodata.  

    Baca juga: 7 Situs Kuliah Online Gratis dan Bersertifikat

    Cara penggunaan:  

      1. Buka situs www.edmodo.com Silahkan pilih sebagai siswa, guru, atau orang tua Ikuti langkah selanjutnya sesuai perintah. Seperti jejaring sosial pada umumnya, selain ada kelebihan, ada pula kekurangannya.    Karena jaringan internet ibarat pisau bermata dua. Selain menyediakan informasi, internet juga menyediakan banyak hal negative yang bahkan tidak baik untuk dikonsumsi untuk anak sekolahan.  

    Apa sajakah kelebihan dan kekurangannya? 

    Kelebihan edmodo User interface. Tampilan didesain sederhana seperti facebook, sehingga relatif mudah untuk digunakan.  Compatibility Mudah untuk mengirim file dalam berbagai berbagai jenis format seperti html, pdf , pptx.dll Aplikasi.   

    Edmodo tidak hanya dapat di akses dengan menggunakan pc tapi juga dapat di aksesdengan menggunakan gadged berbasis android OS Free.   

    Selain mudah digunakan, edmodo merupakan aplikasi yang gratis. Anda bisa bebas menggunakannya tanpa perlu membayar.   

    Kekurangan Sosmed, tidak terintegrasi dengan jenis sosmed apapun, seperti facebook, twitter, Languange, penggunaan bahasa program masih menggunakan bahasa inggris sehingga terkadang menyulitkan si pengguna Video converence belum tersedia Dari penjelasan di atas, bisa diambil kesimpulan, edmodo merupakan perkembangan baru dari teknologi internet yang mempermudah kita untuk melaksanakan belajar daring.

  • Fakta Menarik Mengenai UNUSA Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

    Fakta Mengenai  UNUSA Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

    Fakta Menarik Mengenai UNUSA Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya – Halo sobat Shalaazz, di era sekarang ini, semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya pendidikan, semakin pandai pula menentukan tingkat kualitas suatu lembaga pendidikan. begitupun dengan lembaga pendidikan itu sendiri, berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan, tenaga pendidik dan peserta didiknya. Badan Akreditasi Nasional (BAN) ini-lah yang menilai lembaga pendidikan tersebut yang disebut akreditasi.  

    Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) merupakan salah satu lembaga pendidikan swasta yang telah terakreditasi. Pada tanggal 15 Agustus 2017 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) memberikan penilaian akreditasi B sesuai SK 2740. Padahal saat itu, UNUSA baru berusia sekitar 4 tahun. Mengagumkan, bukan?   UNUSA didirikan oleh YARSIS (Yayasan Rumah Sakit Sakit Islam Surabaya) di tahun 2013.

    Pada mulanya, UNUSA adalah Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) YARSIS, kemudian pada tahun 1985 berdiri Akademi Keperawatan YARSIS dan SPK berubah menjadi Akademi Kebidanan YARSIS pada tahun 1997.   Pada tahun 2006, AKBID dan AKPER digabungkan, kemudian bernama STIKES YARSIS. Tahun 2012, dimulailah proses pengajuan peralihan institusi menjadi universitas.  hingga pada akhirnya tahun 2013, terbentuklah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan pada 15 Agustus 2017, UNUSA terakreditasi B. Suatu pencapaian yang mengagumkan!  

    Lokasi UNiversitas nahdlatul ulama

    UNUSA berlokasi di Jl. Raya Jemursari No. 57, Jemur Wonosari, Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Gedung kuliah yang nyaman serta fasilitas yang memadai untuk menunjang perkembangan mahasiswanya. Selain itu system perkuliahan yang dilengkapai dengan metode belajar berbasis elektronik dan digital.

    UNUSA juga tersedia beberapa prodi yang bisa dipilih dan sesuai dengan minat. Antara lain:

    1. Fakultas Kedokteran Profesi

    ·         Kedokteran ·         S1 Pendidikan Dokter  

    2. Fakultas Keperawatan dan Kebidanan

    ·         S2 Terapan Keperawatan ·         Profesi Ners ·         S1 Keperawatan ·         DIII Keperawatan ·         DIII Kebidanan  

    3. Fakultas Kesehatan

     S1 Gizi, S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, D-IV Analis Kesehatan, D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja  

    4. Fakultas Teknik

    S1 Sistem Informasi  

    5. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

    Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Bidang Studi Guru Sekolah Dasar (SD), S1 PG Sekolah Dasar , S1 PG PAUD dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris

    6. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    S1 Akuntansi , S1 Manajemen     Selain itu, UNUSA juga memiliki dua rumah sakit milik sendiri yakni Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya dan Rumah Sakit Islam Ahmad Yani Surabaya. Bagaimana? tertarik untuk kuliah di UNUSA? Untuk pendaftaran bisa langsung di cek di website resmi UNUSA https://unusa.ac.id/  

  • Gagasan Unik Ivan Illich Tentang Lembaga Pendidikan yang Memonopoli

    Gagasan Unik Ivan Illich Tentang Lembaga Pendidikan yang Memonopoli

    Gagasan Unik  Ivan Illich Tentang Lembaga Pendidikan yang Memonopoli – Halo sobat Shalaazz, pendidikan termasuk dalam topic yang tidak pernah bosan dibicarakan di setiap sudut negeri ini. Pembahasannya selalu menarik untuk dikaji ulang, ditulis, diperdebatkan, ditayangkan di televisi nasional, bahkan digosipkan dengan isu-isu pendidikan yang kian hari kian panas terdengar. Entah dari biaya pendidikan, lembaga pendidikan, kurikulum, tenaga pendidik bahkan peserta didiknya.

    Ivan Illich (4 September 1926-2 Desember 2002), seorang Rohaniawan, filsuf dan kritikus sosial asal Wina, mengkritik instrumentalisasi pendidikan yang digunakan untuk tujuan kapitalis. Dia berpendapat bahwa, pendidikan telah dimonopoli oleh Negara. Sehingga banyak orang mengira bahwa pengetahuan hanya bisa didapat dari dunia sekolah.

    Hal ini, menurut Illich, merendahkan bentuk-bentuk pengetahuan yang lain. Pengetahuan dan pendidikan telah menjadi komoditas utama ekonomi yang dikonsumsi oleh seseorang. Perilaku diskriminatif, tidak egaliter, mekanistik dan mendehumanisasi seakan menjadi paket didunia pendidikan.

    Telah kita jumpai di negeri sendiri, yang mana menurut penilaian mayoritas masyarakat, lembaga pendidikan yang disebut “sekolah” merupakan tempat yang sah untuk memperoleh pengetahuan. Terlalu tergila-gila dengan ijazah dan gelar. Sedangkan mereka yang tidak mengenyam pendidikan di sekolah dianggap sebagai orang yang tidak berpengetahuan dan rendahan.

    Baca juga: Gagasan Pendidikan Cocok Untuk Indonesia TERBARU

    Illich berpendapat bahwa sekolah mirip jalan layang, yang sekilas tampak terbuka terhadap semua yang datang ke sekolah. Padahal realitanya, sekolah hanya terbuka kepada mereka yang mampu memperbaharui kepercayaan. Menciptakan kesan, bahwa biaya sekolah semakin bertambah setiap tahunnya, dan tentu saja sekolah hanya berisi golongan dari mereka yang mampu memenuhi kebutuhan sekolah.

    Pendidikan kini hilang makna, menguap dan hanya membeku sekadar wacana yang ditulis dalam visi dan misi suatu lembaga pendidikan. Ketergantungan tersebut, tentu saja bukan menghasilkan sumber daya manusia dengan wadah ilmu pengetahuan luas, melainkan hanya sebuah lembaran ijazah yang tercetak dan dibanggakan

    Lantas, apakah solusi Illich untuk pendidikan? Antara lain:

    • Belajar sebagai kebalikan dari sekolah;
    • Keramahan sebagai kebalikan dari manipulasi;
    • Responsibilitas sebagai kebalikan dari responsibilitas;
    • 4 Partisipasi kebalikan dari kendali.

    Tulisan ini berguna untuk agar kita bisa bermuhasabah terhadap diri sendiri. Apakah yang kita peroleh dari lembaga pendidikan? Sudah bermanfaatkah kita setelah mengenyam pendidikan? Diajari oleh guru atau tenaga pendidik? Mari tanyakan pada diri sendiri untuk pendidikan negeri yang lebih berkualitas.

    Referensi: Pendidikan Posmodernisme, Telaah Kritis Pemikiran Tokoh Pendidikan , Bab 2: Pemikiran Pendidikan Ivan Illich

  • Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya

    Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya

    Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya – Halo sobat Shalaazz, Menurut kebanyakan orang, menganggap bahwa seorang yang memiliki IQ tinggi, bisa menjamin kesuksesan dalam hidupnya.

    Sehingga tingkatan IQ seseorang menjadi tolok ukur terpenting untuk keberhasilan seorang tersebut. Padahal kesuksesan tidak serta merta diukur dengan IQ. Banyak orang memiliki IQ tinggi tetapi emosinya tidak stabil sehingga sulit berkosentrasi.  

    Ada pula yang beranggapan bahwa seorang yang pintar ilmu matematika, dia lebih pintar dibandingkan seorang yang pintar dalam ilmu bahasa. Banyak terjadi di masyarakat kita yang seringkali membandingkan anak yang duduk di kelas IPA dan IPS.

    Menurut mereka, anak IPA lebih pintar dari anak IPS dikarenakan mata pelajaran di kelas IPA berkaitan dengan ilmu pasti yang matematis. Berbeda dengan anak IPS yang kebanyakan belajar tentang teori lingkungan yang tidak terlalu banyak membutuhkan perhitungan.  

    Sehingga banyak orang tua yang merasa sangat bangga bila anaknya berada di kelas IPA dibanding di kelas IPS. Tidak jarang pula mereka terkadang memaksa bahkan mengancam anaknya untuk berada di kelas IPA. Padahal sebenarnya setiap orang memiliki bermacam-macam intelegensi yang telah disadari sejak kecil. Intelegensi bukanlah tunggal, melainkan banyak atau biasa juga disebut dengan intelegensi ganda.  

    Teori intelegensi ganda (multiple intelligence atau MI) ditemukan oleh seorang ahli psikologi perkembangan dan professor pendidikan dari Graduate School of Education, Havard University, Amerika Serikat, bernama Howard Gardner. Ia mulai menulis gagasannya tentang intellegensi ganda dalam bukunya yang berjudul Frames of Mind (1983), Multilpe Intelligence (1993), Intelligence Reframed (2000). Sejak tahun  1983 sampai dengan 2003,

    Gardner juga menjadi Direktur Proyek Zero di Harvard University. Proyek Zero adalah pusat penelitian dan pendidikan cara belajar, berpikir, dan kreativitas dalam mempelajari suatu bidang bagi individu dan istitusi.  

    Menurut Gardner, Inteligensi adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu seting yang bermacam-macam dan dalam situasi yang nyata. Inteligensi yang dikembangkan oleh Gardner dalam bukunya antara lain:  

    Baca juga: Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Melalui Penyeimbangan Otak Kiri dan Kanan

    1.  Inteligensi linguistic (linguistic inteligence) )

    kemampuan untuk menggunakan dan mengolah kata-kata secara efenktiif baik secara oral maupun tertulis, seperti dimiliki penyair, sastrawan, editor, jurnalis, dramawan, pemain sandiwara, maupun orator.  

    2.      Intelegensi matematis-logis (logical-mathematical intelligence)

    Kemampuan yang lebih berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika secara efektif, seperti dipunyai seorang matematikus, saintis, programmer, dan logikus.  

    3. Intelegensi ruang (spatial intelligence)

    Kemampuan untuk menangakap dunia ruang-visual secara tepat, seperti dipunyai para pemburu, arsitek, navigator, dan decorator.  

    4. Inteligensi kinestetik-badani (bodil kinesthetic intelligence)

    Kemampuan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan seperti ada pada actor, atlet, penari, pemahat dan ahli bedah.  

    5. Inteligensi musical (musical intelligence)

    kemampuan untuk mengembangkan, menegskpresikan, dan menikmati bentuk-bentuk music dan suara. Di dalamnya termasuk kepekaan akan ritme, melodi, dan intonasi. Kemampuan menggunakan alat music, menyanyi, menciptakan lagu, menikmati lagu, music dan nyanyian, seperti musisi, vionis, komponis, vocalis, dan lain sebagainya.  

    6. Inteligensi interpersonal (interpersonal inteligece), yaitu kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, intnsi, motivasi, watak, tempramen orang lain. Biasanya dimiliki oleh para komunikator, fasilitator, dan penggerak massa.  

    7. Intelegensi intrapersonal (intrapersonal intelligence), yaitu kemampuan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak secara adaptif berdasar pengenalan diri itu.  

    8. Intelegensi lingkungan (naturalist inteligence), yaitu  kemampuan seseorang untuk dapat mengerti fliora dan fauna dengan baik, dapat membuat distingsi konsekuensi lain dalam alam natural, kemampuan memahami dan mengerti alam, seperti Charles Darwin.  

    9. Intelegensi eksistensial (existential intelligence),

    intelegensi ini lebih menyangkut kepekaan dan kemampuan seseorang untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam, contohnya seorang filsuf seperti Sokrates, Plato, Thomas Aquinas, Descartes, Kant dan lain sebagainya.      

    Dalam analisis Gardner, apabila kesembilan intelegensi diatas memiliki beberapa kriteria antara lain:  

    • Terisolasi dalam bagian otak tertentu
    • Kemampuan itu independen
    • Memuat satuan operasi khusus
    • Mempunyai sejarah perkembangan sendiri
    • Berkaitan dengan sejarah evolusi zaman dulu
    • Dukungan psikologi eksperimental  
    • Dukungan dari penemuan psikometrik  
    • Dapat disimbolkan  

    Menurut Gardner, setiap orang memiliki beberapa intelegensi yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan sehingga berfungsi dalam diri orang tersebut. Selain itu setiap orang bisa saling membantu dengan kemampuannya masing-masing tanpa ada rasa ingin unggul dan bersikap individualistis.

    Kemampuan-kemampuan itu sebenarnya telah ada sejak kecil sebagai karunia dari Tuhan. Setelah itu, kita sendirilah yang harus mengasah dan mengembangkannya untuk kebutuhan kita sendiri dan masyarakat.  

    Kawan-kawan mari kita cari tahu kemampuan kita dan jangan lupa diasah! Focus pada satu tujuan serta jalani satu persatu-satu secara seimbang. Bukan hanya untuk kita melainkan untuk orang lain pula agar kita bisa bermanfaat orang lain.

    Salah satu bukti Tuhan menciptakan manusia dengan kesempurnaan dan fasilitas yang tiada bandingnya. So, jangan lupa bersyukur tentang setiap yang kalian dapatkan. Salam pendidikan                                

    Daftar Pustaka:   Suparno, Paul. 2009. Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.  

  • Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini

    Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini


    Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini – MENGENALPENDIDIKAN TRADISIONAL CHINA KUNO-Apa kabar kawan shalaazz? Lama tak berjumpa dengan pembaca rasanya rindu semakin membuncah. Kali ini paus kembali menulis untuk kalian. Menyajikan tentang pendidikan tradisional China Kuno. Bagaimana sih sejarah pendidikan di China? Dan bagaimana perkembangannya samapai di-era modern? Baik mari kita simak!

    Pada era dinasti-dinasti yang disebut era China kuno, pendidikan China merupakan pendidikan diskriminatif dan mewarisi sistem politik maupun social yang memberikan kekuasaan besar kepada golongan bangsawan sehingga cenderung mengagung-agungkan japatan atau pangkat dibanding prestasi atau disebut juga feodalisme. Di era ini, wanita hanya diperbolehkan mengikuti pelajaran didalam rumah, terutama kaum bangsawan.

    Pada abad ke-17, suatu golongan dikelas literati atau kesusastraan telah membawa kemajuan semua kecerdasan. Gololongan ini sangatlah dihormati dari semua kalangan. Terutama kalangan bangsawan yang menawarkan jasa kepada mereka.

    Kemudian pada era Dinasti Tang, diaturlah posisi dan didirikan universitas atau akademi yang disebut Han lin yuan untuk pendidikan golongan literasi. Hingga pada akhirnya didirikanlah sekolah-sekolah disetiap perkampungan. Sebagai control social dan feodalisme.

    Pendidikan feodalisme berarkhir ketika Qin Shi Huang dinobatkan sebagai raja pertama di-era kekaisaran pertama China Kuno yang disebut juga Dinati Qin. Banyak penghargaan-penghargaan budaya yang dilakukan oleh raja-raja di-era ini. Misalnya, Kaisar Kangxi memerintahkan diciptakannya kamus bahasa China terlengkap. Penyusunan sebuah catalog tentang karya-karya kebudayaan China oleh Kaisar Qianlong. Selain itu, penggunaan bahasa Manchu sebagai bahasa yang setara dengan bahasa China.

    Pada abad ke-19, Diansti Qin mulai merosot. Gejolak sosial mulai terjadi dan era modernisasi oleh bangsa barat mulai melirik China sebagai komuditi pangsa industry. Kadang-kadang juga perekonomian tidak terkendali. Hingga pada akhirnya,Dinasti Qin jatuh pada 206 SM.

    Setelah itu, Dinati Han yang didirikan oleh Liu Bang memberikan pengaruh besar terhadap kemajuan pendidikan China menuju modernisasi. Pergolakan revolusi antara China dan bangsa barat mepengaruhi interaksi masyakat kaum menengah China. Hingga seiring berjalannya waktu, China melangkah pada kemajuan pendidikan diera modernisasi sampai saat ini.

    Bisa kita amati sekarang, Negara China telah memimpin perekonomian dunia. Prosuk-produk bertuliskan “made in China” bertebaran di dunia, termasuk Indonesia. Meski begitu, kita seharusnya lebih mencintai produk dalam negeri dan meningkatkan kualitasnya. Termasuk kualitas bangsanyaJ jangan malas belajar ya kawan-kawan! Masa depan negeri berada di genggaman kita. Salam hangat dari pausJ



    Daftar Pustaka:

    Soyomukti, Nurani. 2017. Teori-Teori Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia




  • Apakah Tugas Sekolah Penting Untuk Masa Depan?

    Apakah Tugas Sekolah Itu Penting Untuk Masa Depan?


    Apakah Tugas Sekolah Penting Untuk Masa Depan? – Kali ini, mari kita membahas fenomena realistis siswa siswi di Indonesia yang abai dengan tugas sekolahnya. Mereka seolah-olah tidak peduli dengan tugas yang diberikan guru, mengentengkannya dan memilih mencontek pekerjaan teman.

    Kurangnya kesadaran bahwa sekolah merupakan jembatan masa depan, sehingga acuh pada pendidikan. Padahal  salah satu alasan dan harapan orang tua menyekolahkan putra-putrinya yaitu menginginkan masa depan mereka benderang. Selain itu, siswa adalah tunas-tunas bangsa yang sebagai pewaris negeri yang diharapkan dapat memajukan integritas bangsa.

    Lantas bagaimana apabila fenomena itu berkelanjutan yang justru menjadi penyakit menular dan mematikan? Entah apa yang terjadi dengan bangsa dan Negara ini? Yang sejak berabad-abad lalu dipertahankan dengan susah payah oleh pejuang dan harus berakhir dalam genggaman generasinya sendiri. Miris bukan?
    Jadi apa sajakah fenomena-fenomena itu? Let’s start

    MALAS
    Penyakit ini tidak hanya diidap oleh anak sekolahan saja, akan tetapi semua orang, bahkan saya pun begitu. Ehehe… hanya saja semua bergantung bagaimana kita menyembuhkan penyakit tersebut. Perlu disadari, tugas sekolah sebenarnya adalah elemen penting menuju masa depan. Karena dengan guru memberikan latihan soal, kita akan melatih otak kita bekerja lebih serius. Ibarat pisau, semakin sering diasah maka semakin tajam. Jadi, rasa malas ini perlu dilenyapkan, semangatlah dalam menuntut ilmu.

    PUTUS ASA SEBELUM USAHA
    Tak jarang kita temui bila mendapat tugas yang teramat sulit, misalnya matematika. Haha.. sudah lumrah, bukan? Matematika adalah pelajaran terhoror sepanjang sejarah. Tapi bukan berarti kita putus asa memusuhi pelajarannya apalagi memusuhi guru pengajarnya, jangan ya kawan! Ada baiknya kita coba kerjakan dulu tugas tersebut sesuai dengan yang diajarkan guru. Nah, apalagi saat ini zaman sudah maju, kita bisa cari referensi di internet. Jadi jangan putus asa! Kerjakan tugas dengan nikmat.

    MENGELUH
    Hal yang satu ini memang sulit terlepas dari sifat manusia. Kurang bersyukur sehingga cepat mengeluh. Salah satunya dikalangan anak sekolah. Apa yang dikeluhkan? Tugas? Padatnya jam pelajaran? Hem.. bukankah sekolah memang seperti itu? Identik dengan tugas-tugas yang katanya, “membebankan”. Padahal bila kita tanya pada mereka yang tidak bisa sekolah, mereka akan rindu dengan tugas-tugas, ingin sibuk sama halnya dengan anak-anak lain yang sekolah. Dalam hal ini, harusnya kita lebih banyak bersyukur agar tidak terlalu sering mengeluh.

    Tugas sekolah merupakan elemen penting pembelajaran. Yang berguna untuk melatih otak kita agar terasah sehingga menambah kecerdasan. Bersungguh-sungguhlah menuntut ilmuJkarena diluar sana banyak dari mereka yang menginginkan ada di posisi kita yang sibuk dengan tugas sekolah. Jangan menyerah!
  • Nasib Guru Honorer di Indonesia, Memprihatinkan!‎

    Nasib Guru Honorer di Indonesia, Memprihatinkan!‎
               Banyak sekali kampus di Indonesia ini yang memfokuskan dirinya di bidang pendidikan. Namun, sayang sekali pendidik atau yang biasa disebut guru, bahkan tak mendapat pelayanan yang layak dari negara. Sebut saja guru honorer, guru yang belum sertifikasi atau masih baru mengajar. Guru honorer yang biasanya masih tergolong baru akan mendapatkan jam mengajar yang lumayan banyak. Apalagi jika mendekati kegiatan akreditasi. Guru bekerja mulai pagi sampai siang, kadang sampai sore tergantung tingkat pendidikan apa yang digelutinya.
                Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Seyogyanya seorang guru diberikan penghargaan yang layak atas kinerjanya. Mendidik satu orang peserta didik saja tidak mudah apalagi mendidik puluhan bahkan ratusan peserta didik. Ditambah lagi harus rela dengan honor yang tidak mencapai standart. Terkadang lebih tinggi honor OB (office boy) yang bekerja di kantor daripada seorang guru yang tugasnya mencerdaskan generasi bangsa. Di negara maju, guru sangatlah makmur dengan berbagai layanan yang disediakan negara.
                Di zaman yang serba canggih ini, bahkan guru terkadang masih mendapat perlakuan yang kurang beretika dari wali murid. Contohnya saja, ketika seorang murid tidak bisa mengerjakan soal atau mendapat nilai yang kurang baik maka orangtua atau wali murid dengan semena-mena menyalahkan guru. Padahal jatah pertemuan guru dengan muridnya lebih minim daripada orangtua murid itu sendiri. Sudah seharusnya negara memikirkan nasib guru terlebih guru honorer.
                Dimana arti, dimana makna bahwa guru adalah pahlawan negara. Jika yang terjadi malah sebaliknya. Ketika tak ada yang bisa dibanggakan dari pekerjaan menjadi guru maka yang dibutuhkan adalah nurani. Guru bukanlah pekerjaan, guru adalah ladang amal. Karena menjadi guru tidak hanya mengajar namun mendidik karakter anak, mengarahkan perilaku anak menjadi lebih baik lagi dan juga menyalurkan ilmu dengan kasih sayang tanpa adanya kekerasan.
                Indonesia memang masih terbilang negara berkembang, namun jika menteri pendidikan mau menengok sebentar saja, bagaimana kehidupan guru honorer maka sesaat saja makmurlah mereka. Tak hanya menteri pendidikan, namun juga orang nomor satu negeri ini. Jangan hanya berkuasa namun tak kuasa, jangan hanya menjadi namun tak terjadi. Tak terjadi apa yang pernah disosialisasikan saat belum menjadi. Lihatlah kami, kami guru honorer yang bahkan tak ada daya menuntut gaji dan sertifikasi.
  • 5 Rahasia Manfaat Membaca Buku=Mengenal Dunia

    MEMBACA BUKU, MENGENAL DUNIA

    5 Rahasia Manfaat Membaca Buku=Mengenal Dunia – Bagaimana hubungan kita dengan buku di era sekarang? Ketika gadged telah menyediakan segalanya. Kapan terakhir kali kita membaca buku? Atau mungkin kebiasaan membaca buku telah terganti dengan membaca facebook, twitter, instagram, dan media social lainnya. Padahal buku berperan penting untuk menambah wawasan.
    Seperti kutipan yang sering kita dengar dan tak lagi asing ditelinga tentang
    “buku adalah jendela dunia”
    Kutipan itu tidak akan berarti dan hanya akan menguap percuma bila kita tidak membaca. Darimana jendelanya apabila buku sama sekali tidak dibaca. Tidak harus lama, cukup luangkan waktu 15 menit perhari sebagai asupan nutrisi ilmu dalam keseharian.

    Banyak manfaat yang didapat saat membaca buku, antara lain:

    1.      Menambah wawasan

    Dengan membaca buku, sudah pasti wawasan kita bertambah. Semakin banyak membaca, semakin banyak pula yang diketahui. Karena buku adalah sumber ilmu. Seperti mata air jernih dihulu sungai. Dengan membaca, kita telah membuka tirai jendela jendela selebar-lebarnya.

    2.      Meningkatkan kecerdasan

    Manfaat ini hubungannya erat sekali dengan yang pertama. Kecerdasan otak tidak. akan didapat bila tidak dilatih. Pisaupun bila dibiarkan begitu saja tanpa dipakai, tetap akan tumpul dan bahkan berkarat. Begitu pula dengan otak, yang dibiarkan tanpa dilatih. Dan membaca buku adalah latihan paling sederhana.

    3.      Menambah kosakata

    Buku terdiri dari kumpulan kata yang disusun semenarik mungkin yang menjadi magnet bagi pembaca-pembacanya. Bila kita banyak membaca buku, ucapan akan tertata rapi, terlihat berkharisma dan mengenal sopan santun. Bandingkan saja orang yang gemar membaca buku dan tidak, kita akan tahu perbedaannya dari caranya berkunikasi dengan lawannya. Orang yang gemar membaca buku, paham cara berkomunikasi yang baik dengan lawannya.

    4.      Menghilangkan stress

    Menurut penelitian membaca buku dapat membantu kita menyegarkan otak setelah lelah dengan aktvititas yang cukup menguras tenaga. Biasanya, buku-buku fiksi sangat membantu dalam hal ini. Karena buku fiksi, menggunakan bahasa bebas dan tidak baku dan tentu saja lebih menarik dengan buku-buku lainnya.

    5.      Keterampilan menulis

    Membaca karya yang diterbitkan, sangat berpengaruh pada seseorang. Selain membaca buku, kita juga bisa melatih diri sendiri untuk menulis. Sebagai sumber inspirasi dari tulisan-tulisan. Jangan dikira penulis-penulis yang telah menerbitkan karya-karyanya tidak membaca, justru penulis diuharuskan untuk membaca karya-karya orang lain pula. Sebagai inspirasi dan menjadi tolok ukur kemampuan kita dalam menulis.
    Mulai saat ini jadikanlah buku sebagai kawan akrab. Jangan memusuhinya, karena dengan membaca kita bisa membuka jendela dunia selebar-lebarnya. Mari membaca buku:)
  • Dunia Pesantren, Penjaga Adab Bangsa

    dunia pesantren
    Dunia pesantren, penjaga adab bangsa ­-Bagi kebanyakan orang, pendidikan di pesantren tidak terlalu diminati. Dikarenakan pendidikan tradisional di pesantren tergeser oleh lembaga pendidikan modern, hingga lulusannya diremehkan dan dianggap tidak mengikuti kemajuan zaman. Selain itu, sulitnya mendapat pekerjaan semakin membuat masyarakat tidak berminat.
    Padahal, dunia pendidikan di pesantren sangat berperan penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sistem pendidikan yang religius mengajarkan untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama. Terlebih lagi dalam menjaga adab-adab atau budi pekerti yang baik untuk hidup ditengah-tengah masyarakat.
    Di pesantren, kita diwajibkan untuk bermukim atau tinggal di asrama, kegiatannya pun lebih padat dibandingkan dengan sekolah formal modern. Antara lain, mengaji, mengkaji kitab, hafalan, dan kegiatan sekolah seperti biasa. Lembaga pendidikannya memiliki keistimewaan tersendiri yang dijaga secara turun-temurun.
    Suatu hari, saya pernah berkunjung disebuah pesantren didaerah saya. Yang saya kagumi ialah santri-santri yang menjaga adab didepan guru maupun orang lain, dan tentu saja jarang saya dapatkan dilingkungan sekolah saya dulu atau bahkan sekolah modern seperti sekarang. Tutur bahasanya yang halus dan lemah lembut, membuat saya sendiri malu.
    Selain itu, hangatnya hidup dalam kebersamaan bersama teman-teman yang tidak akan didapatkan didunia luar dengan mereka yang sibuk dengan gadged dan gaya hidup individualisme. Keistimewaan inilah yang patut dijaga dan dipertahankan diera globalisasi seperti sekarang. Sebagai penyeimbang dan pengawal moral bangsa yang semakin memburuk.
    Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, seharusnya pemerintah semakin mendukung dan menyediakan sarana dan prasana di lingkungan pesantren, agar pesantren tetap berdiri dan tidak tergusur oleh pendidikan di zaman modern. Serta untuk dunia industri yang menyediakan lapangan pekerjaan, harusnya tak perlu khawatir dengan alumni pesantren. Mereka telah mendapatkan bekal khusus dilingkungannya. Terlebih tentang akhlaq.
    Oleh karena itu, pendidikan di pesantren tidak bisa dipandang sebelah mata atau bahkan diremehkan. Negeri ini membutuhkan generasi yang mampu menjaga moralitas bangsanya bukan hanya sekedar kepandaian dan materi saja, melainkan adab-adab dan budi pekerti. Semoga pesantren di Indonesia tetap kokoh tidak tergusur oleh modernisasi.