Tag: jurusan kuliah

  • Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai

    Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai

    Bingung Jurusan Kuliah? Lakukan Hal Ini untuk Menemukan yang Sesuai –  Sobat Shalaazz, menjadi orang sukses merupakan impian dan cita-cita setiap orang. Hampir tidak ada manusia yang berkeinginan gagal dalam hidup mereka. Untuk mewujudkan impian dan cita-citanya tersebut, maka berbagai usaha pun dilakukan. Salah satu upaya yang lazim dilakukan oleh manusia di zaman modern ini mewujudkan impian mereka yaitu dengan menempuh pendidikan setinggi-tingginya.   

    Dengan pendidikan yang baik dan berkulitas diyakini cita-cita mereka akan mudah tercapai. Pendidikan yang dimaksudkan adalah sekolah formal seperti sekolah SMA dan kuliah di perguruan tinggi ternama. Maka tidak heran jika setiap masa penerimaan mahasiswa baru, puluhan ribu lulusan SMA mengantri dipintu gerbang kampus-kampus favorit.   

    Fenomena tersebut bukan hanya di Indonesia bahkan seluruh dunia. Animo lulusan SMA untuk masuk menjadi calon mahasiswa di perguruan tinggi terbaik memang sangat tinggi. Sehingga tingkat persaingan di perguruan tinggi seperti itu juga sangat tinggi. Beberapa calon mahasiswa berpendapat tidak mudah untuk lulus dan diterima menjadi mahasiswa pada kampus-kampus favorit apabila tidak memiliki kecerdasan yang melebihi standar.   

    Baca juga: 4 Metode Tafsir Umum Mahasiswa Jurusan Tafsir Wajib Tahu

    Dengan kata lain, agar bisa lulus dan diterima di perguruan tinggi terbaik, calon mahasiswa harus memiliki kemampuan dan kecerdasan diatas rata-rata. Oleh karena itu diperlukan persiapan yang sangat matang agar calon mahasiswa mampu bersaing dengan ribuan peserta lainnya.   

    Termasuk mengikuti kelas bimbingan belajar khusus untuk menghadapi tes ujian masuk perguruan tinggi. Tetapi untuk sukses dalam menempuh perkuliahan sampai menjadi sarjana dengan nilai terbaik, seorang calon mahasiswa tidak cukup hanya mempersiapkan diri untuk lolos tes masuk saja. Namun mereka perlu juga menilai berbagai aspek lain dalam melihat kemampuan diri.

    Sebab menjalani kuliah pada jurusan yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki akan terasa sangat berat. Kemampuan utama yang perlu diperhatikan dan dimiliki adalah kemampuan bidang akademik, meliputi prestasi selama bersekolah di SMA dalam bidang mata pelajaran yang sudah diikuti.

    Dengan melihat indeks prestasi diatas rata-rata. Kecerdasan akademik yang dibutuhkan adalah yang sesuai dengan bidang ilmu yang akan didalami di perguruan tinggi nantinya. Untuk memperoleh kemampuan akademik, seseorang perlu belajar secara intensif dan dengan jam pelajaran yang mencukupi. Melalui penerapan metode belajar efektif akan menghasilkan kemampuan intelektualitas yang bagus.   

    Selain kemampuan akademik, calon mahasiswa yang ingin masuk perguruan tinggi juga harus mengetahui bakat dan minat yang mereka miliki. Untuk ini bisa dilakukan pada praktisi psikologi atau psikolog yang memberikan jasa tes bakat dan minat. Seseorang akan sangat mudah mengembangkan diri menuju puncak kesuksesan ketika ia dapat mengenali bakat yang ia miliki sejak dini secara persis. Kemudian dengan bakat tersebut ia mampu melakukan sebuah upaya dengan tepat, sehingga dapat mengurangi kegagalan dalam perkuliahan. Bakat atau disebut juga sebagai talenta yang anugerahi Tuhan sejak ia dilahirkan.   

    Salah satu bakat tersebut adalah kecerdasan. Ada bermacam-macam kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang atau setiap orang. Atau lebih dikenal dengan kecerdasan majemuk. Kecerdasan majemuk atau disebut juga kecerdasan berganda diantaranya kecerdasan visual, kecerdasan verbal, dan kecerdasan figural. Semua kecerdasan itu memberikan manfaat yang besar bagi seseorang dalam menciptakan kreativitas. Selama ini tes bakat dan minat seperti terlupakan.   

    Baca juga: Simak 5 Hal Ini Sebelum Memilih Jurusan Hukum Internasional

    Bahkan diantara beberapa orang menanggap tes ini tidak terlalu penting dalam penentuan jurusan kuliah dan karir kerja. Sehingga mereka tidak tertarik untuk melakukannya, ditambah lagi dengan biaya mahal. Padahal dengan mengetahui apa bakat dan minat yang dimiliki akan memudahkan dalam memilih jurusan atau bidang karir yang nanti akan ditekuni.   

    Proses persiapan dalam pelaksanaan tes bakat dan minat dapat dimulai dari kesiapan seorang tester. Tester adalah orang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk memfasilitasi seluruh proses pelaksanaan tes. Ada sembilan sub tes dalam serangkaian tes bakat dan minat ini yang dalam pelaksanaannya memiliki waktu yang sudah ditentukan.   

    Masing-masing yaitu: (1) tes penalaran visual, (2) tes penalaran numerik, (3) tes analisa verbal, (4) tes penalaran urutan, (5) tes pengenalan spasial, (6) tes tiga dimensi, (7) tes sistematisasi, (8) tes kosa kata, (9) tes figural angka, sedangkan terakhir tes minat. Hasil dari “pemotretan” bakat dan minat ini. Oleh ahli akan menganalisis berdasarkan pendekatan keilmuan. Melalui teknik yang dipilih, tester dan praktisi psikolog akan merekomendasikan sejumlah jurusan kuliah dan bidang karir yang paling ideal berdasarkan hasil tes. 

    Selain mendapatkan informasi atau gambaran awal tentang bakat dan minat yang dimiliki, seorang calon mahasiswa juga harus mempertimbangkan pilihan jurusan yang disukai. Pilihlah program studi ataupun fakultas yang disenangi. Artinya menurut kata hati. Dan terakhir tidak boleh lupa mempertimbangkan dari sisi kemampuan ekonomi orangtua. Carilah kampus yang biaya kuliah terjangkau atau tidak terlalu mahal. Bila perlu usahakan untuk mendapat beasiswa baik pemerintah maupun pihak lain.

  • Kuliah Jurusan Seni mau Jadi Apa?

    Kuliah Jurusan Seni mau Jadi Apa?

    Kuliah Jurusan Seni Mau Jadi Apa? – Pertanyaan awal kebanyakan para orang tua ketika anaknya berkeinginan untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi seni. Sebelumnya wajib kita pahami tentang apa yang pernah terucap oleh Ki Hajar Dewantara bahwa tujuan pendidikan adalah memerdekakan manusia, yaitu selamat raganya dan bahagia jiwanya (survive and happy).

    Setelah kemarin mengalami perjalanan kuliah di bidang seni selama tiga setengah tahun, akhirnya aku bisa simpulkan bahwa kuliah di kampus manapun dan jurusan apapun, hasil akhirnya tergantung pada diri pribadi masing-masing. Apakah lulusan kuliah kedokteran pasti jadi dokter?

    Akhirnya aku mencari info beasiswa di internet dan beejodoh dengan salah satu kampus seni di kota Bandung. Memiliki hobi menari sejak kecil, tentu ini jadi kesempatan menarik untuk lebih mengasah bakat sekelas perguruan tinggi.

    Semangat mengumpulkan kelengkapan berkas beasiswa, akhirnya lolos beasiswa dan mulai berkuliah tahun 2013 lalu. Mendapat beasiswa full sampai tamat kuliah tentu hal yang sangat menyenangkan, selain bebas dari biaya perkuliahan juga mendapatkan uang saku kurang lebih Rp.600.000,- saat itu.

    Hal terpenting yang diingat dari mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini adalah “bagaimana caranya harus mempertahankan nilai bahkan berprestasi di kampus” ini menjadi semangatku untuk terus belajar giat dan berprestasi di kampus.

    Aku menjadi mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Fakultas Seni Pertunjukan dengan program studi Seni Tari, selain itu da dua Fakultas lainnya yang bisa kalian pilih jika masuk ke ISBI, yaitu Fakultas Seni Rupa dan Desain, juga Fakultas Rekam dan Media. Saat di awal semester tentu ada rasa kaget dan ingin menyerah menjalani proses perkuliahan yang melelahkan.

    Baca juga: Inilah 15 Kampus Jurusan Musik Terakreditasi dan Terbaik di Indonesia

    Jauh sebelum memutuskan melanjutkan untuk berkuliah adalah bayangan menjadi mahasiswa yang rapi, semangat datang ke kampus untuk berkuliah, jadwal teratur, dan jalan bersama teman-teman.

    Ternyata realitanya di kampus seni sama sekali tidak seperti itu, mahasiswa seni yang memang terkenal dengan gaya gaya nyentrik juga pola pikirnya yang kreatif membuat pemandangan kampus tidak rapi dan kaku seperti kampus lainnya, banyak mural indah di tembok hasil dari mahasiswa seni rupa, melihat para mahasiswa tari berlatih di pendopo lengkap dengan gamelan, kadang ada para mahasiswa teater yang berlatih acting di halaman kampus, olah vokal dan latihan musik mahasiswa karawitan dan lainnya. Semuanya luar biasa, sangat indah dan bisa meninggalkan rindu saat lulus kuliah.

    Sempat merasa lelah karena di awal semester para mahasiswa tari dikenalkan dengan kelas olah tubuh yang memang menguras fisik, belum lagi ditambah aku yang aktif berkegiatan di beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), namun seiring berjalannya waktu semua aktivitas itu menjadi sangat menyenangkan dan enjoy dijalani. Hal unik yang bisa dirasakan saat menjadi mahasiswa seni adalah melihat isi tas kita saat hendak ke kampus, pada umumnya mahasiswa itu ya membawa buku mata kuliah yang akan dipelajari. Lalu dengan mahasiswa seni tari?

    Tentu sama, tapi bukan beberapa buku dan alat tulis yang dibawa. Untuk mata kuliah teori apapun itu cukup dengan 1 buku binder dan tempat pensil beserta isinya, ada juga yang hanya membawa 1 pulpen, atau bahkan tak bawa apapun kertas meminta pada teman dan alat tulis meminjam. Ada ada saja ya.

    Baca juga: Kamu Siswa bahasa? Cek 10 Jurusan Kuliah Ini, Punya Prospek Kerja Bagus.

    Kenapa seperti itu? Karena materi yang kita tulis adalah apa yang telah kita rangkum dari ucapan dosen (intinya saja) jadi tak perlu banyak buku. Lebih uniknya di pertengahan semester yang hampir setiap hari ada mata kuliah praktek.

    Isi tas berubah dengan berbagai macam hal, membawa panah, gondewa, selendang, samping dan korset (untuk mata kuliah tari wayang), membawa keris (tari keurseus), membawa baju dan celana ganti karena pasti banjir keringat (olah tubuh dan tari jaipong), membawa topeng dan tekes (tari topeng), membawa sanggul dan full alat makeup (untuk mata kuliah tata rias busana). Lebih luar biasa lagi saat mata kuliah komposisi tari dan tata pentas, apa yang kita konsepkan untuk sebuah karya kita ya itu yang kita bawa.

    Misal aku pernah membuat karya tari anak-anak tentu yang aku bawa ke kampus adalah congklak, skiping dari karet gelang, kapur, juga buku hafalan lagu lagu anak, ada juga temanku yang membuat karya tari tentang tunadaksa, kalian tau apa yang dia bawa? Kursi Roda! Iya, dia sewa ke rumah sakit untuk kursi roda yang dibawanya ke kampus itu. Sungguh unik.

    Jika ada undangan untuk pertunjukan kolaborasi pasti kita akan berbaur dengan jurusan lain, dan akan banyak keunikan yang kita lihat, misal melihat mahasiswa teater berbicara sendiri (menghafal naskah), mahasiswa seni rupa yang terlihat berantakan karena dikejar deadline untuk karyanya, atau bahkan mahasiswa tari sendiri yang menari nari tanpa musik dan menutup matanya.

    Di pertengahan semester juga mulai banyak pertanyaan dari teman-temanku di kampus lain “Kuliah jurusan tari hanya menari saja di kampusnya?” Dengan tegas aku jawab “tidak.” Di jurusan seni apapun itu kita tetap ada mata kuliah bahasa, pengetahuan umum, juga hal-hal yang menunjang untuk fakultasnya, misal aku di Fakultas seni pertunjukan yang mencakup seni tari, seni teater dan seni karawitan, selain fokus pada jurusan yang diambil, kami juga belajar mengenai tata pentas, sejarah, manajemen produksi seni dan hal lainnya. Pertanyaan berikutnya adalah “Setelah lulus nanti bekerja dimana?” Jika pemikirannya kerja adalah mendapatkan gaji, maka kami para mahasiswa seni sudah lebih dulu bekerja sebelum lulus kuliah.

    Untuk jurusan tari sendiri, hampir seluruh mahasiswanya terkenal dengan kemampuan menarinya yang baik, sehingga hampir setiap sabtu dan minggu mengisi acara baik itu menari di acara pernikahan atau event event besar dan semua itu mendapatkan penghasilan yang lumayan cukup untuk membayar sewa kontrakan juga makan sehari-hari. Belajar mandiri sebelum lulus kuliah, dan aku pribadi berpikiran untuk tidak menjadi pekerja setelah lulus nanti, tapi bisa membuka lowongan pekerjaan.

    Syukur luar biasa itu terwujud, kini aku punya sebuah Sanggar Tari milik pribadi dengan 2 cabang lokasi, aku membuka lowongan mengajar di sanggarku untuk para adik kelas di kampusku dulu.

    Bisa berbagi rezeki dengan orang lain itu membahagiakan bukan? “Lalu apakah ada kegiatan di luar kampus?” jawabannya banyak sekali dan semuanya menyenangkan. Sebut salah satunya bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis bahkan juga dibayar besar.

    Tak jarang kampus seni ini mendapat undangan untuk tampil di luare negeri hingga menginap disana beberapa hari. Tapi tentu tidak semua mahasiswa ikut, akan ada beberapa mahasiswa terbaik yang dipilih oleh ketua jurusan untuk ikut serta dalam event ini. Ada juga kegiatan tahunan khusus untruk jurusan tari “Dialog Tari” ini salah satu hal yang sangat menarik, karena pada acara ini kami mengundang perwakilan mahasiswa dari seluruh kampus seni di Indonesia, yaitu ada Institut Seni Indonesia Denpasar (ISI Denpasar), ISI Padang Panjang, ISI Surakarta, ISI Yogyakarta juga IKJ untul berdiskusi mengenai tema yang diangkat saat itu.

    Pesan terakhir jika kamu punya keinginan untuk melanjutkan kuliah di bidang seni adalah perjelas tujuan, juga jangan patah semangat, karena menjadi mahasiswa seni harus memiliki semangat yang tinggi untuk terus belajar banyak hal, termasuk pemahaman akan seni yang sangat dalam,  akan banyak rintangan saat menjalaninya entah itu jadwal tidur yang berantakan karena sibuk mengerjakan tugas kuliah, latihan untuk mengisi acara, atau pergi antar kota untuk mengisi acara.

    Lelah tapi sangat menyenangkan. Kembali lagi pada topik di atas yang terpenting itu selamat raganya dan bahagia jiwanya. Jangan memaksakan diri untuk menjadi peran yang dipilihkan orangtua. Setiap jiwa berhak atas pengambilan keputusan untuk hidupnya, juga wajib bertanggungjawab dengan apa yang telah ia putuskan. Tetap semangat ! Jadilah pribadi yang bersemangat untuk terus memperbaiki diri.   

    Salam, Mantan mahasiswa ISBI yang rindu almamaternyaLinda Herlianti S.Sn

  • 5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek KerjanyaSobat Shalaazz tidak asing lagi mendengar kata Intovert, orang yang cenderung focus pada pikiran, perasaan, dan mood yang berasal dari diri sendiri, alias dari internal!Nah, ngomong-ngomong memasuki ajaran baru, sekarang siswa kelas XII tamatan tahun 2020 sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan ujian masuk Perguruan Tinggi, buat kamu yang introvert, awas! Jangan sampai salah pilih jurusan, karena khusus buat kamu, ada Jurusan kuliah yang pas nih, nah, apa saja sih 5 Jurusan yang cocok untuk Introvert? Mari simak tulisan dibawah ini.

    1. Teknik Informatika

    Nah, kalau kamu memilih jurusan ini, kamu bakal sering banget nih menghabisi waktu kamu di depan kamputer, terlebih kalau kamu memang suka ngotak-ngatik komputer. Ga banyak interaksi yang dilakukan, tapi lebih banyak kamu diharuskan membuat koding, program atau memperbaiki aspek teknis yang tentunya berhubungan dengan computer. Asyik banget kan? Nah, soal prospek kerja jurusan inipun cukup banyak, dan tentunya beragam yang bisa kita pilih, loh. Cocok banget nih pokoknya buat kamu Si Intovert yang suka banget dunia Informatika, pasti bakal betah banget dijurusan ini sampe lulus !

    Baca Juga: 10 Prospek Jurusan Akuntansi

    2. Sastra

    Wah, ini nih Jurusan yang paling banyak diminati anak Introvert. Selain jarang berkata. Bahkan anak Introvert lebih cenderung mengungkapkan isi dari kepala mereka tentang apa yang mereka pikirkan dan dituang melalui tulisan. Nah, selain itu tak jarang bahkan Si Introvert berkarya dan mengapresiasi apa yang mereka rasakan lewat tulisan, cocok banget!Nah, jika kalian memilih jurusan ini, kalian bahkan bisa menjadi seorang penulis loh nantinya! Menghasilkan sebuah karya yang pasti akan bakal banyak dibaca banyak orang! Tak hanya itu. Bahkan mereka akan menjadi seorang yang akan selalu di ingat oleh para pembacanya mengenai apa yang mereka tulis. Pekerjaan yang cocok banget nih untuk anak Introvert! Karena lebih banyak menhabiskan waktu sendiri untuk mencari inspirasi dan Imajinasi.

    3. Ilmu Pengetahuan/Sains

    Hal yang dipelajari di Sains adalah sebab-akibat, hubungan kausal dari kejadian-kejadian yang terjadi dialam. Selain itu, penelitian serta eksperimen yang ditulis dalam bentuk jurnal menjadi tujuan utama dijurusan ini. Tujuan juga untuk mengembangkan kemajuan ilmu pengetahuan. Cocok banget nih buat kamu Si Introvert Karena di jurusan ini juga  kamu bakal sering berpikir dan memecahkan suatu masalah. Selain itu juga pasti lebih banyak dalam meneliti, membuat laporan, responsif dan banyak lagi. Prospek kerjanya juga bervariasi, dan sangat berguna dimasa depan loh! Cocok banget ya!

    4. Desain Grafis

    Biasanya kan kalau Introvert itu suka banget kan menggambar, bahkan mereka bisa menggambar apa aja yang mereka mau. Nah, gambar kamu juga bisa berkreativitas loh, dan pastinya bakal banyak dicari di era modern ini! Kalau kamu memilih jurusan ini, kamu bakal banyak banget diajari mengenai Design Grafis. Kayak contohnya penguasaan program tertentu, mengenai tekniknya, dan yang lainnya. Nah kalau kamu anak Design grafis yang aktif, kreatif, dan dinamis. Maka kamu bakal mempunyai peluang kerja di bagian Divisi Kreatif Advertising Agency, loh! Dan masih banyak Prospek kerja di jurusan ini. Apalagi di masa modern, kamu bakal dicari-cari persahaan yang mempunyai pekerja sebagai Design Grafis! Cocok banget ya, buat kamu si Introvert yang suka gambar!

    5. Akuntansi

    Wah, ininih jurusan yang paling banyak diminati oleh semua orang, terkhusus buat kamu si Introvert. Karena di jurusan ini tidak banyak memerlukan kepandaian dalam berbicara , tapi ketelitian dalam perhitungannya. Nantinya, kamu bakal banyak banget belajar perhitungan, apalagi kamu suka berhitung, bakal menjadi hal yang seru dalam menjalankan perkuliahan di jurusan ini. Dengan ketelitian kamu, laporan kamu bakal dimanfaatkan oleh manajer, pengambil kebijakan, pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Jurusan ini banyak banget prospek kerjanya, jadi jangan takut untuk mrngambil jurusan ini, apalagi kamu si Introvert yang suka ngitung! Kebangetan pinternya!

    Jadi, itulah beberapa jurusan yang cocok untuk kamu Si Introvert beserta prospek kerjanya. Meskipun kamu seorang introvert, kamu harus lebih sensitive soal belajar, dan kamu harus lebih giat dalam menggapainya. Karena, 5 jurusan ini bakal nemeni kamu sampai tamat nanti, jangan sampai menyesal ya!

  • Jurusan Kuliah Yang Dianggap Sulit di Indonesia

    Jurusan Kuliah Yang Dianggap Sulit di Indonesia

     
     
    Jurusan  kuliah Yang Dianggap Sulit di Indonesia– Hai Sobat Shalaazz, setiap tahun calon mahasiswa baru di Indonesia mencari jurusan sesuai minat dan bakat. Terkadang memilih jurusan yang dapat menunjang karir dan masa depan. Memang memilih jurusan salah satu momen yang penting.
    Melewati masa sulit masa perkuliahan tidaklah mudah. Banyak sekali pilihan jurusan di Indonesia. Namun ada beberapa jurusan yang dianggap sulit bagi mereka yang sudah memilih jurusan itu. Tapi meskipun susah tetap berjuang ya karena masa depan cerah.
    Ada 7 jurusan  kuliah yang dianggap susah di Indonesia. Semua itu tergantung individu ya. Tidak ada yang susah jalani saja dengan mudah. Baik simak dibawah ini.

    1. Teknik Informatika

    Dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari namanya teknologi. Jurusan teknik informatika salah satu pencipta teknologi-teknologi. Tidak heran peminatnya pun cukup banyak saat ini. Jurusan teknik informatika mempelajari logika matematika, data hingga belajar berbagai bahasa pemrograman seperti C+, C#, java, Php, Kotlin, Laravel dan masih banyak lagi. Hal ini dianggap sulit bagi sebagian mahasiswa yang sudah memilih jurusan ini. Tidak banyak yang ingin pindah jurusan.

    2. Jurusan Kuliah Kedokteran

    Jurusan kedokteran mempelajari kehidupan manusia. Tidak sedikit yang mengeluh tentang biaya yang dikeluarkan jurusan kedokteran. Dari teori hingga praktikum membutuhkan biaya yang mahal. Untuk estimasi kuliahnya lebih lama dibandingkan jurusan lain yang hanya 4 tahun. Sedangkan jurusan kedokteran membutuhkan waktu 5-6 tahun untuk menyelesaikan jurusan kuliah.

    3. Teknik Arsitektur

    Pernahkan Sobat Shalaazz melihat bangunan yang begitu indah gedung pencakar langit dengan desain yang begitu indahnya. Nah itu kerjaannya arsitektur. tapi tunggu dulu kenapa arsitektur menjadi jurusan paling sulit di Indonesia? Arsitektur jangan dikira hanya yang jago menggambar saja. Justru perhitungannya lebih detail. Seperti ukuran rumah segini cukup tanahnya berapa dan pokoknya detail banget. Tidak salah jurusan arsitektur di gaji dengan bayaran tinggi. Karena mmbutuhkan ide kreatif.

    4.Jurusan farmasi

    Sobat Shalaazz jika mendengar kata farmasi apa yang terlintas? Ya, pasti obat-obatan. Nah kali ini jurusan farmasi memang tergolong sulit. Bukan hanya menghafal obat-obatan saja, tetapi belajar menakar setiap kandungan obat jangan sampai kurang atau lebih. Nanti kalau kelebihan overdosis. Makanya jurusan farmasi banyak diincar di Indonesia. Buakn teori saja tetapi tugas praktikum juga. Lulusan jurusan farmasi banyak dicari karena lihai meracik obat. Selain itu, jurusan farmasi belajar tentang kesehatan, kimia, berbagai penyakit bahkan biologi juga.

    5. Jurusan Teknik Sipil

    Jurusan teknik sipil memang cukup sulit. Sulit dalam arti mata kuliahnya. Jurusan teknik sipil bukan hanya mempelajari tentang mengukur jalan saja dan  infrasrtuktur, tetapi mengolah merancang bangunan udah visioner banget. Apakah yang dibangun ini membuat kemaslahatan hidup manusia atau tidak. Jurusan teknik sipil sulit tapi paling banyak diminati di Indonesia lo.

    6. Jurusan Manajemen dan Bisnis

    Tidak heran yang mengambil jurusan manajemen dan bisnis pintar banget dalam mengelola keuangan. Kenapa jurusan ini dianggap sulit? Biasanya perguruan tinggi yang cukup tersohor melakukan tes yang mumpuni untuk calon mahasiswa yang akan masuk jurusan manajemen dan bisnis. Jurusan ini biasanya mempelajari 3 inti ilmu ekonomi diantara ilmu mikro, ilmu makro dan alat kuantitatif. Jurusan ini bukan hanya niat, tetapi ada kemauan keras serta keterampilan dari segi verbal dan konsistensi.

    7. Jurusan Matematika

    Saat di bangku sekolah matematika adalah mata pelajaran yang paling sulit dipelajari. Membutuhkan dedikasi dan kerja keras untuk memcahkan soal yang terbilang sulit. di perkuliahan minat jurusan matematika terbilang banyak diminati. Meskipun sulit tetapi mudah dalam mencari pekerjaan. Tidak banyak yang drop out jurusan ini dan ada yang lulus sempurna. Semua tergantung diri Sobat Shalaazz yah.
    Memilih jurusan kuliah sesuai dengan passion membuat kuliah Sobat Shalaazz lancar jaya. tapi tidak banyak dari beberapa mahasiswa yang sukses meskipun memilih jurusan yang dianggap sulit. Semua tergantu diri kamu Sobat Shalaazz.
  • Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?- Hai Sobat Shalaazz, Artikel kali ini akan membahas jurusan ips bisa masuk fakultas apa saja nih? Setelah artikel sebelumnya yang menjelaskan sarjana hukum dan informasi-informasi pendidikan lainnya. Simak di bawah ini ya!

    1. Psikologi 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Yang menyukai pemahaman akan manusia terdapat dua ranah yakni: ranah IPA ialah Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Hasanuddin dan ranah IPS seperti Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Walaupun dibedakan ranahnya namun, Psikologi tetaplah Psikologi yang mempelajari kejiwaan manusia. Hanya saja yang membedakan ialah variasi mata kuliah dan penekanan dalam ranahnya serta yang sejarah sebelum didirikannya.

    2. Hukum

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Bisa dikatakan adalah jurusan ips yang paling banyak dikenal orang. Sebagaimana yang kita ketahui hukum selalu menjadi polemik setiap kehidupan. Maka, dari itu materi-materi yang jurusan IPS ajarkan akan selalu berkaitan dengan hukum. Oleh karena itu, hukum cocok dimasukkan ke dalam jurusan IPS.

    3. Sastra

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    bisa dikatakan pilihan yang begitu banyak dikenal. Mengapa tidak? Saking banyak pilihan sastra diantaranya berbanyak bahasa membuat sastra terkenal dengan karyanya. Tak dipungkiri juga kalau jurusan IPS paling cocok untuk orang-orang yang suka sastra dikarenakan kehidupan yang penuh kebebasan, penuh cerita bisa dijadikan sebuah karya. Namun, tak dipungkiri jurusan IPA bisa masuk ke fakultas ini. Hanya saja peluang-peluangnya begitu besar disini karena semua dilahirkan untuk menuliskan kisah hidupnya. Walaupun hanya sebagian besar memberikan kontribusinya.

    4. Bisnis, manajemen, akuntansi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Ini bisa dikatakan hal yang paling dicari masa kini dalam pekerjaan apapun itu. Karena, zaman kini sudah mulai dikatakan mindset Entrepreneur. Sudah banyak yang memulai berwirausaha hanya karena ingin ada kebebasan dalam meluangkan waktu tanpa perlu adanya ikatan secara full time. Jurusan IPS cocok untuk masuk fakultas ini dikarenakan banyak waktu luang yang didapatkannya serta dapat memanajemen dalam sumber daya manusia ataupun menghitung-hitung uang.

    Baca juga: 5 Jurusan Kuliah cocok untuk Introvert dan Prospek Kerjanya

    5. Ilmu sosial dan politik

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Inilah yang sering dibincangkan dalam kalangan negara dan selalu berurusan dengan materi jurusan IPS yang mengetahui hingga akar-akarnya ilmu sosial dan politik seperti apa? Kedekatannya dalam bersosiologi yakni menjadi penyambung antara pejabat, akademisi, politisi dan masyarakat.

    6. Ilmu komunikasi

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?

    Sebagaimana yang sering disyiarkan lewat media-media massa. Tak henti-hentinya orang ingin belajar menjadi reporter, menjadi public speaking yang baik, benar dan sistematis didapatkan dari pelatihan-pelatihan yang berjurusan IPS dikarenakan setiap materinya selalu berhubungan dengan wawancara kehidupan. Oleh karena itu, jurusan IPS bisa masuk fakultas ini dengan berbagai dinamika didalamnya.

    Baca juga: Jurusan Ekonomi Syariah di Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    7. Desain grafis, Desain Produk

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    Hal yang sering dicari dikarenakan sedikit sekali yang bisa mempelajari design. Walaupun di zaman millennial ini sudah dipermudah dengan berbagai aplikasi design agar tidak susah membuat design. Dikarenakan kesenganggannya dalam jurusan IPS tak dipungkiri jurusan IPS bisa masuk fakultas design ini yang menyukai tingkat kreatif yang tinggi.

    8. Tata rias dan kecantikan 

    Jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja?
     

    (Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jakarta) Hal ini bukan sembarangan merias melainkan harus sebanding dengan pengalaman dan keilmuan. Didalamnya sebelum belajar rias harus belajar anatomi dan fisiologi, beli alat-alat make up yang lumayan mahal harganya, mencari model praktikum, uji kompetensi SPA di dunia industri, dan membuat acara pagelaran

    Mungkin, itulah beberapa fakultas yang bisa dimasuki oleh jurusan IPS. Semoga bermanfaat dan meneruskan pendidikannya hingga mencapai impian masa depan yang lebih baik.
  • Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?

    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih?



    Jurusan Ilmu Hukum Mempelajari Tentang Apa sih? – Sobat Shalaazz ketika artikel sebelumnya membahas sarjana hukum. Maka, disini membahas ilmu hukum mempelajari tentang apa sih? Tentunya, tak akan kalah seru dalam aspek-aspek ilmu lainnya.

    Ilmu hukum mempelajari banyak aspek. namun, yang akan dibahas disini ada tiga aspek.

    Pertama, aspek nalar yang harus ada untuk membangun argumen-argumennya. biasanya, aspek nalar ini bersifat logika hukum yang sering disebut dengan pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan atas pengetahuan langsung.

    Dalam berpikir, kebenaran dan ketepatan sangat penting. Logika dikatakan ILMU BERPIKIR sebagai yang dilukiskan dalam Bahasa. Kata “Pemikiran” mengandug pengertian rangkap. “Pemikiran” sering dipergunakan dengan berbagai arti. Dalam pengetahuan, pemikiran dipakai dengan arti pengetahuan umum. Dalam hal ini pemikiran merupakan bagian dari pengetahuan. Pengetahuan mungkin khusus dan mungkin pula umum.

    Maka dapat disimpulkan bahwa pemikiran merupakan pengetahuan umum. Pemikiran mungkin pula berarti proses-proses berpikir, yaitu: Konsepsi (Conception), Penentuan (Judgement) dan Pertimbangan (Reasoning).

    Konsepsi merupakan proses pembentukan yang didasari dengan gagasan umum dengan hasil yang disebut konsep atau term. Penentuan adalah proses memperbandingkan dua konsep dan hasil perbandingannya disebut ketentuan atau proposisi. Pertimbangan adalah proses mendapatkan suatu ketentuan berdasarkan satu ketentuan lain atau lebih yang dapat dibenarkan oleh ketentuan-ketentuan itu dan dinamai dengan argumen.

    Kedua, aspek sosial yang dimana membangun jiwa kesosialan dalam kehidupan bermasyarakat. dimana ada hukum disitu ada masyarakat. maka, belum sempurnalah ilmu hukum kalau tidak melihat perspektif kemasyarakatan. Hal ini, didasari dengan adanya berbagai fenomena masalah sosial terjadi di akhir-akhir ini yang menyebabkan ketidakpedulian akan hukum itu sendiri. Bukan ketidakpedulian terhadap hukum saja terkadang para penegak hukum juga tidak peduli lagi mengenai masyarakat bawah yang mana tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Krabbe.

    Menurut Krabbe bahwa kesadaran hukum sebenarnya merupkan kesadaran atau nilai-nilai yang terdapat di dalam diri manusia tentang hukum yang ada atau tentang hukum yang diharapkan ada. Apa yang dikatakan oleh Krabbe ini tidak sampai ke masyarakat. Bahkan, pemerintah saja yang membuat hukumnya belum tentu melakukan peraturan itu secara maksimal.

    Ketiga, aspek kemahiran dimana sarjana hukum harus memiliki kemahiran ketika terjun di lapangan nanti. Oleh karena itu, pada semester kelima mahasiswa hukum menentukan pilihan kekhususan (PK) untuk skripsi.

    Walaupun PK ini tidak memungkiri bahwasannya sarjana hukum harus memiliki semua kemahiran dalam ilmu-ilmu hukum lainnya. Hal inilah yang menjadi suatu alasan agar setiap mata kuliah wajib mempelajari semua sengketa baik berupa pidana, perdana, hukum internasional, hukum lingkungan, hukum teknologi dan informasi, hukum transnasional, dan hukum lainnya yang harus diterapkan dan dipelajari.

    Agar lulusan sarjana hukum bisa mengimplementasikannya dimanapun sarjana hukum bekerja atau membuka kantor hukum sendiri.

    Mungkin, itulah ilmu-ilmu hukum yang dipelajari selama perkuliahan. semoga bermanfaat dan dapat mengimplementasikan dalam setiap perjalanan sarjana hukum berada serta sarjana-sarjana lainnya yang pengen tahu soal ilmu hukum.

    Terlihat abstrak tetapi nyata. Ketika teman-teman memiliki mimpi dan mencoba menggali jati diri maka akan terlihatlah sebuah potensi yang akan membawamu pada PELUANG yang nyata.#penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) December 13, 2019

  • Apa itu S1 Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat

    Apa itu Sarjana Hukum?  Mengenal Lebih Dekat SH
     
    Apa itu S1 Sarjana Hukum? Mengenal Lebih Dekat– Menjadi seorang sarjana hukum dalam bangku kuliah itu tidaklah mudah. Banyaknya lika-liku kehidupan yang harus dihadapi di dalamnya. Sejatinya, sarjana hukum ialah batas ambang yang harus diperbaiki untuk mencapai keindonesiaan yang adil dan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bukan hanya sekedar yang telah disandangnya dalam kampus. Melainkan bekal setelahnya bagaimana mengimplementasikan suatu permasalahan antara das dollen dengan das sein yang bisa mewujudkan keteraturan,ketertiban,kepastian,keadilan dan kebermanfaatan didalamnya.
     
     
    Namun, tak bisa dipungkiri hal-hal tersebut harus dipilih ketika berada permasalahan. Akan ada satu hal yang bersinggungan dengan yang lainnya dan akan ada hal pula yang harus dikesampingkan sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum bisa dipekerjakan dimana saja. Karena ilmunya dibutuhkan di setiap negara, perusahaan dan hal lainnya. Dimana ada masyarakat tentuya ada hukum didalamnya.
     
    Maka, semua orang membutuhkan hukum. Ketika semua membutuhkan hukum dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip hukum didalamnya dimana semua orang sama di hadapan hukum. Membawa ilmu hukum dalam sarjana hukum dengan tidak meninggalkan moral didalamnya sebagai batas antara kebaikan dan keburukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan didalamnya.
     
     
    Seorang pribadi yang berlatar belakang sarjana hukum tidak membolehkan melihat suatu permasalahan dengan satu sudut pandang. Di dalam peradilan sebagaimana hakim akan melihat dari beberapa perspektif untuk memutuskan kesalahan. Karena, keputusan akan berdampak pada orang benar yang dituduh ataupun orang-orang yang benar salah. Bisa menjadi pahala atau keburukan kedepannya.
     
     
     
    Maka, seorang yang berpendidikan hukum harus bijak dalam memutuskan permasalahan dengan melakukan beberapa perspektif dan pendekatan-pendekatan lainnya. Sebagaimana kesalahan itu dilakukan suatu perusahaan karena apa yang dikelolanya meracuni penduduk. Hal ini, dilihat dari kebermanfaatan perusahaan tersebut apakah ketika perusahaan itu ditutup maka akan menutup gerbang-gerbang kebaikan lainnya ataukah sebaliknya? Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang akan melahirkan nilai-nilai keadilan.
     
     
     
     
    Sebagaimana yang telah dijelaskan mengenai pribadi dalam sarjana hukum itulah pendekatan-pendekatan yang harus dikedepankan demi mencapai nilai-nilai keadilan. Seperti halnya yang sering diajarkan ialah hukum mengikuti nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat yang akan selalu berkembang secara dinamis demi menegakkan hukum sesuai dengan pasal 1 ayat 3 dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

     

     

    Amanah sebagai bagian dari kepercayaan Allah untuk diberikan kepada hambanya. Entah baik maupun buruk tergantung bagaimana kita mengembannya.. #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@shalaazzcom) December 1, 2019

     

  • Mengenal Lebih Jurusan  Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta

    Mengenal Lebih Jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta

    Shalaazz – Mengenal Lebih Jurusan  Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta – Salah satu Universitas islam Negeri terbaik di Indonesia adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda No 95, Jakarta Selatan.

    Salah satu yang menjadi daya tarik adalah jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah. Ketika awal perkuliahan, di jurusan ini belajar ilmu-ilmu agama dan umum sebagai pengenalan, di semester 2, mulai mempelajari tentang manajemen umum maupun manajemen dakwah. Setiap mata kuliah mempunyai SKS dan kebijakan dari dosen.

    Kampus ini terletak di Ciputat yang merupakan salah satu kawasan perputaran ekonomi yang besar. Wajar saja kalau didepan kampus ini seringkali macet. Namun kampus ini memiliki banyak sekali fakultas dan jurusan.   

    Dosen pengajar juga merupakan dosen yang kompeten di bidangnya, mengajar dengan santai namun serius. Mengarahkan Mahasiswa untuk berpikir kritis dan visioner, bahwasanya jurusan Manajemen Haji & Umrah ini memiliki peluang besar untuk kedepannya.   

    Baca juga: Jurusan Manajemen Haji Terbaik

    Mahasiswa dibekali ilmu manajemen haji & umrah, fiqih haji & umrah, pemarasan/marketing haji & umrah, manajemen pelayanan haji & umrah, dan masih banyak lagi. Ketika di semester 6, Mahasiswa berhak memilih konsentrasi sesuai minatnya, di konsentrasi Manajemen Haji & umrah, selain dibekali dengan ilmu-mu tentang haji & umrah, namun juga diberlakukan Praktek Kerja Lapangan di Embarkasi Haji Pondok Gede & Magang selama 3 bulan di Travel haji & umrah.   

    Pengalaman PKL Jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah 

    Ketika Praktek Kerja Lapangan di Embarkasi Haji Pondok Gede, Mahasiswa mengikuti segala kegiatan dari pagi sampai malam. Seperti mengikuti manasik haji, melayani dan membantu proses pemberangkatan, menerima jamaah yang datang dari berbagai kota untuk diarahkan ke gedung one step service seperti cek kesehatan, pembagian kartu, gelang, uang riyal, paspor dan lain-lain. 

    Setiap hari jamaah yang datang dibagi menjadi beberapa kloter sesuai dengan daerah dibawah provinsi DKI maupun Jawa Barat, dan lain-lain. Mahasiswa diberikan pengalaman dari awa sampai akhir kegiatan pelayanan.   

    Sedangkan untuk magang selama 3 bulan di Travel haji & umrah dibawah payung asosiasi yang menaunginya, seperti HIMPUH. AMPHURI, KASTURI, ASPHURINDO, tugas Mahasiswa yaitu membantu pihak Travel untuk mencari jamaah, membantu dan melayani jamaah, seperti membantu proses pendaftaran umrah maupun haji plus, manasik, sampai mengikuti pemberangkatan ke bandara Soekarno Hatta.

    Itulah beberapa gambaran tentang jurusan Manajemen Dakwah Haji & Umrah di UIN Jakarta, semoga bermanfaat.

  • Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja

     
    Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja

    Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja- Halo sobat Shalaazz, apa kabarnya nih? Semoga baik-baik saja ya. Ada yang lagi bingung mau ambil jurusan apa nggak? Kalo ada, mau sharing pengalaman seputar salah satu jurusan yang cukup hits di kalangan mahasiswa pertanian! Yes! Pertanian, why not?   Agribisnis merupakan salah satu jurusan dari fakultas pertanian. Walaupun ada beberapa universitas yang meletakkan jurusan agribisnis di Fakultas ekonomi loh.

    Oh iya, for your information nih. Agribisnis itu peluang masuknya melalui jalur snmptn , sbmptn maupun jalur masuk yang lain cukup kecil, jadi sobat Shalaazz harus cukup berusaha keras ya. Jangan lupa belajar. Agribisnis terdiri atas dua kata. Yaitu agri yang berarti pertanian dan bisnis yang dapat diartikan sebagai seni dalam mencari uang. Jadi, agribisnis adalah seni dalam mencari uang dibidang pertanian.

    Baca juga: Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Nah, apa aja ya yang dipelajari di agribisnis? Ada yang penasaran nggak? Tenang sahabat, shalaazz bakal cerita kok. Jadi, di agribisnis materi kuliah yang dipelajari dimulai dari “hulu” hingga “hilir” yang terangkum secara rinci dan disebut sebagai subsistem agribisnis.

    Nah, sobat Shalaazz. Subsistem agribisnis ini tidak hanya dirumuskan oleh satu ahli saja, ada beberapa. Namun, kali ini akan memaparkan subsistem agribisnis menurut Bungaran Saragih ada lima, yaitu :

    1. Subsistem agribisnis hulu

    2. Subsistem agribisnis on-farm

    3. Subsistem agribisnis hilir

    4. Subsistem agribisnis pemasaran

    5. Kelembagaan penunjang

    Penulis: Ayu Fuja Lestari – Universitas Riau

  • Jurusan-jurusan yang Dibutuhkan dalam 5 Tahun Kedepan

     
    Jurusan-jurusan yang Dibutuhkan dalam 5 Tahun Kedepan
     
     
     
     

    Jurusan-jurusan yang Dibutuhkan dalam 5 Tahun Kedepan – Halo sobat Shalaazz, pernah berpikir wahai para mahasiswa-mahasiwa baru? Aku salah jurusan gak ya? Apa ya pekerjaan yang cocok untuk jurusanku? Apakah nanti jurusanku ini dibutuhkan? Semua tidak ada yang tahu ketika lulus nanti bisa bekerja sesuai jurusan atau tidak?

    Nah maka dari itu ingin berbagi info perkiraan tentang jurusan-jurusan kuliah yang dibutuhkan dalam jangka waktu 5 tahun kedepan, bukan ramalan ya guys tapi perkiraan. Sudah ga sabar? Check this out

    1.       Desain Komunikasi Visual

    Jurusan ini sering disingkat dengan 3 huruf supaya lebih mudah dalam penyebutan pastinya, anak apa lu? DKV bro.. nah pasti para mahasiswa sudah pernah dengerkan jurusan ini? Yup DKV adalah cabang dari ilmu desain yang dilengkapi dengan ilmu komunikasi, wah apa ga keren banget tuhh? Udah bisa desai bisa berkomunikasi lagi paket komplit deh pokoknya.   Kak DKV itu ngapain aja? Ya kuliah lah dek hehehe bercanda, DKV ini membahas konsep komunikasi, kreativitas, teknik, dan media dengan menggunakan visual untuk menyampaikan pesan yang berisi tujuan tertentu.  

    2.       Jurusan Ilmu Politik

    Nah kalau jurusan Ilmu Politik ini adalah bagian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Sesuai judulnya, disini kamu akan belajar tentang teori beserta praktik tentang politik. Jadi kamu bisa menjadi pengamat politik yang baik dan jauh dari kata HOAX nih, karena kamu sudah tahu dasar-dasar dalam berpolitik yang benar.  

    3.       Manajemen Perhotelan

      Manajemen Perhotelan bisa dipastikan menjadi jurusan yang dicari dalam jangka waktu 5 tahun kedepan, karena mampu membantu untuk menerapkan dan mengembangkan tidak hanya keterampilan juga pengetahuan dalam bidang ilmu perhotelan atau rumah sakit.  

    Baca juga: Jurusan Kuliah Yang Dianggap Sulit di Indonesia

    4.       Jurusan Ekonomi

    Ekonomi adalah bidang yang selalu ada menjadi bagian di seluruh bidang di hidup ini, mulai kalangan bawah sampai elit pasti butuh pakar ekonomi. Perusahaan mulai dari swasta sampai ke pemerintahaan pasti juga membutuhkan lulusan ekonomi, Jurusan Ekonomi mengajarkan kemampuan utama yang dibutuhkan di pasar kerja., jadi tak perlu bertanya lagi ya kenapa jurusan Ekonomi menjadi rebutan apalagi di kalangan anak-anak IPS.

    5.       Jurusan Akuntansi

    Salah satu jurusan tertua ini mempelajari tentang perihal keuangan seperti prinsip akuntansi sampai teorinya, ada juga akuntansi keuangan, manajerial, biaya, pajak, audit, aspek hukum, pengendalian anggaran, laporan keuangan, dll   Apakah jurusan kamu ada di atas? Ada? Alhamdulillah perjuangkan!! Tidak ada? Tak perlu sedih, karena penentu masa depan bukan jurusan tapi keahlian masing-masing individu. Jadi mau sukses? Mau banyak uang? Mau terkenal?   

    Mau berguna bagi keluarga, nusa dan bangsa? Asah terus bakat dan kemampuanmu, tambah dan tambah lagi keahlianmu. Selagi muda jangan mudah menyerah dengan rintangan apapun yang menghadang, karena jika bersusah-susah di awal pasti hasil tak akan menghianati. Tapi jika berfoya-foya awalnya, mati saja kamu kemudian, serem, Itulah artikel mengenai Jurusan-jurusan yang Dibutuhkan dalam 5 Tahun Kedepan