Blog

  • Hal-hal yang perlu di Siapkan dan di Perhatikan Saat Wawancara

    Hal-hal yang perlu di Siapkan dan di Perhatikan Saat Wawancara





    “Wawancara”




    “Biasakan bertanya singkat agar daya tangkap pendengar baik” (Andreas Harsono)



    Biasakan bertanya tidak lebih dari 16 kata. Ituah kenapa Andreas mengatakan bertanyalah yang singkat  gunanya agar si pendengan menangkap pertanyaan kita dengan baik. Nah, jangan lupa juga kita bertanya gunakan 5W+1H.
    Nah, di REPORTASE. Kegiatan meliputi mengumpulkan fakta-fakta tentang berbagai unsur berita dari berbagai sumber. Kemudian menuliskannya dalan berita-berita.
    Jangan lupa juga, jika kita menuliskan sesuatu jangan lupa kasih kutipan, kenapa? Maknanya agar tulisan kita menjadi hidup.
    Tulisan = ‘Kutipan’ (Hidup)
    Ada beberapa model wawancara :
    1)Langsung : Bertatap muka (Face to face)
     
    2.Tidak langsung = Melalui telpon, chatting, dan email.
    Ada juga berberapa teknik wawancara agar sukses, yaitu:
    1)Be prepare
    (Mulai membaca buku sampai data penting lainnya). 
    2)Be Observant
    (Cari tempat senyaman mungkin) 
    3)Be Ontime
    (Tepat waktu) 
    4)On the record
    (Rekam)
    Point ke empat, inilah yang paling penting diantara point point lainnya. Why? Jika kita kurang ngerti ketika wawancara, yang kita tulis. Rekaman adalah solusi dimana ini bisa menjadi pemerbaik membuat sebuah berita.
    On The Record, terbagi menjadi dua, ada:
    *Of the Record.
    (Ketika kita sudah mewawancarai seseorang, dan yg diwawancarai tak memberi kita untuk membuat suatu berita. Nah kenapa sebelum mewawancarai sesorang kita harus lebih banyak bertanya)
    *Background
    (Berita boleh disampaikan dan tidak ditulis penyampaian nya)
    5)Be Polite
    (Sopan dan ciptakan kenyamanan)
    *Pertanyaan tak bersifat “interrogatif” atau terkesan memojokkan.
    6)Feedback
    (Be a good listener)
    7)Jangan Tatap Matanya.
    Nah ada catatan nih.
    ❣Cek dan Ricek, catat ,jangan mengandalkan recorder(Langsung Review) Jangan lupa catat Nama,Dan nomor kontaknya❣
    *Jaga jarak untuk interview 
    *Berikan kenyamanan (sebatas lengan) 
    *Intensitas Suara
    *Jangan Grogi
    *Biasakan bertemu dengan orang baru. 
    *Jangan Menyatakan Opini.
    Itulah trik and trik cara agar wawancara kita sukses. Trimsssss

  • Mau Belajar Sambil Nonton Bola? United Kingdom Tempatnya

    Mau Belajar Sambil Nonton Bola? United Kingdom Tempatnya
    Mau Belajar Sambil Nonton Bola? United Kingdom Tempatnya – Tidak dapat dipungkiri, UK menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan kuliah, dikarenakan UK mempunyai budaya sepak bola yang mendunia. Banyak yang bermimpi untuk kuliah di UK, selain karena bisa belajar sambil sering-sering nonton bola, kuliah di UK memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan belajar yang tidak dapat disuguhkan oleh Universitas lain. Sejak tahun 2007 jumlah Mahasiswa Internasional non-Uni Eropa di Inggris telah meningkat sebesar 46%.
    Sebagai Mahasiswa di Inggris, nanti akan mengenal orang-orang dari seluruh dunia sambil belajar tentang budaya mereka. Menurut statistik, tingkat kepuasan di kalangan Mahasiswa Internasional untuk layanan dukungan di Universitas di Inggris adalah sekitar 90 %. Mahasiswa Internasional dari berbagai Negara mempunyai peluang yang sangat baik, Inggris sangat terbuka untuk tradisi dan budaya baru, berbagai ras, etnis dan agama. Sehingga, Inggris dikenal sebagai msyarakat bersifat Multikultural. Kenapa sih, kita pilih study ke UK buat dimasukin ke list Universitas impian kita? 
    Pengakuan Dunia, program dan kualifikasi dari lembaga pendidikan tinggi Inggris yang dikenal di seluruh dunia sebagai kualitas tinggi dan kelas dunia. Ini menjadi standard keunggulan yang diatur oleh beberapa Universitas yang lebih lama dikenal seperti Oxford dan Cambridge. 4 universitas di Inggris termasuk dari 6 Top Universitas seluruh Dunia. Kelebihannya lagi adalah gelar master UK dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun saja dan setelah lulus Master bisa meraih pendapatan yang cukup tinggi di dunia kerja.

    Melahirkan Tokoh Hebat, orang Inggris yang mempunyai kehebatan yang dikenal oleh kalangan dunia dan teknologi:

    –          JK Rowling, penulis Harry Potter
    –          Richard Benson, pemilik virgin group
    –          Tim Berners Lee, pencipta World Wide Web
    Pendidikan di United Kingdom, Di Universitas Inggris, anda akan diberi kebebasan untuk mengeksplorasi ide-ide anda sendiri dan untuk menjadi kreatif supaya anda bisa berbagi ide dan mengatur semacam kegiatan, debat, diskusi dan kuis. Tujuannya agar dengan bersenang-senang dan terlibat dan anda akan belajar lebih berhasil.
    Gelar sarjana di Universitas di Inggris biasanya berlangsung tiga tahun, Oxford University beberapa UK University juga menawarkan program pendidikan jalur cepat yang dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun.

    Berikut beberapa Universitas terkemuka di Inggris yang mempunyai reputasi dan ranking:

    • University of Cambridge (Ranked 4th in the world)
    • University of Oxford (Ranked 6th in the world and 2nd in the UK)
    • University College London (Ranked 7th global and 3rd in the UK)
    • Imperial College London (Ranked 9th in the world)
    • University of Edinburgh (Ranked 19th in the world) 

    Kehidupan di United Kingdom:

    Cuaca, Inggris memiliki reputasi cuaca basah, dingin dan berawan. Meskipun hal ini terjadi beberapa kali dalam setahun, Inggris sebenarnya jauh lebih baik dari yang dikira banyak orang. Pada saat musim panas, harinya lebih panjang (matahari terbit jam 4 pagi dan akan terbenam pada jam 9 atau 10 malam) dengan suhu yang hangat.
    Budaya, 30 – 40 tahun terakhir Inggris telah berkembang pesat dan Inggris dipandang sebagai kota dengan tujuan keragaman besar dengan London menjadi titik temu bagi banyak populasi Internasional.
    Akomodasi, sebagai pelajar Internasional, kamu akan diberikan prioritas lebih dari siswa yang lain. Tempat tinggalnya pun beragam, mulai dari:
    Asrama, cara yang baik untuk bertemu orang baru. Tempatnya seperti bangunan besar dan dibagi menjadi flat dimana kamu akan memiliki sebuah kamar single atau berbagi. Memilih opsi tinggal di asrama, karena mereka punya kebebasan untuk memasak makanan mereka sendiri dan mengatur jadwal mereka sendiri.
    Apartement / Rumah, kamu wajib menandatangani perjanjian sewa menyewa , opsi ini lebih mahal daripada yang lain, dan  mungkin sulit untuk menemukan akomodasi yang dekat dengan kampus.

    Menjelajahi kota-kota di United Kingdom

    • London, inilah ibukota Inggris yang peringkatnya terbaik diantara kota-kota di dunia untuk siswa dan tempat hidup untuk 9 juta orang. Kehidupan di London serba sibuk dan cepat, serta memiliki reputasi dalam membeli sesuatu itu mahal. London adalah salah satu pusat keuangan dunia yang penting serta menjadi pilihan yang menarik bagi para pemimpin perusahaan.
    • Birmingham, kota kedua terbesar di Inggris dengan pusat perbelanjaan yang bagus di luar London, dan salah satu tempat paling multi-kultural di Inggris. Kota ini memiliki nilai seni yang berkembang melalui music dan adegan sastra, Symphony orchestra dan berbagai lembaga kebudayaan lainnya.
    • Manchester, selain sebagai ikon kota pemain sepakbola, kota ini juga sangat indah dari segi arsitekturnya. Kota ini memiliki penduduk etnis ini juga tekenal karena musiknya sehingga mampu menghasilkan nama-nama band besar.
    • Glasgow, Nuansa arsitektur kota bersejarah, tradisi local yang khas dan museum untuk menyaingi setiap kota di Inggris, Glasgow kini juga memiliki Café dan Restoran yang cukup trendi. Kota ini juga memiliki bioskop tertinggi di dunia. Kota ini menjadi salah satu hub terkemuka di Inggris dari segi budaya, perdagangan, penelitian dan akademisi. Mempunyai klub sepak bola terbesar bernama Rangers dan Celtic.
    • Oxford dan Cambridge, kedua kota tua ini dibangun di abad pertengahan yang dibangun di atas sungai dan terletak tidak jauh dari London. Kedua kota ini relatif tenang dan damai, dan benar-benar lokasi yang didominasi oleh Universitas.

    Bekerja di United Kingdom, Mahasiswa yang menyelesaikan program sarjana diperbolehkan untuk mengajukan perpanjangan visa 1 supaya mereka mendapatkan pengalaman kerja di Inggris, tanpa harus mendapatkan izin kerja.
  • 7 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia dan FInlandia, Jangan Terkejut.

    Perbandingan Sistem Pendidikan Indonesia dan FInlandia, Jangan Terkejut.

    Sistem Pendidikan Di Indonesia dan Finlandia.

    Perbandingan Sistem Pendidikan Indonesia dan FInlandia, Jangan Terkejut. – Tahu ngga, apa bedanya sistem pendidikan di Indonesia dan Finlandia?
    Sebelumnya, banyak orang terutama masyarakat Indonesia tentang sistem pendidikan di Indonesia. Tentu, pasti sangat berbeda sistemnya dengan pendidikan diluar negeri. Nah, disini aku mau memberitahukan perbedaan sistem pendidikan di Finlandia dan Indonesia. Nah, kenapa harus Finlandia?
    Aku mengambil Finlandia, karena menurut ku sistem di Finlandia ini sangat Bagus banget, apalagi jika sistemnya diterapkan di Indonesia?
    Pasti, pemikiran lebih spesifik.

    Nah langsung aja ya, kita keperbedaan sistem pendidikan di Finlandia. Berikut :


    1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun 

    Coba liat deh, orang tua jaman sekarang pasti udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri dapat pre-school bagus gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah dapat SD, SMP, atau SMA yang bagus. Di Finlandia, tidak ada kekhawatiran seperti itu. Bahkan menurut hukum, anak-anak baru boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.
    Awal yang lebih telat jika dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental anak-anak untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan jawaban sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian tugas tidak diberikan hingga mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang SMA pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.

    Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu, meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu membuktikan faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia. Bagus banget kan? 
    2. Cara Belajar di Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit Istirahat 
    Tahukah ngga bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapatkan istirahat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang,  jika mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain.
    Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, memiliki jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jika tidak membiasakan anak-anak dari kecil untuk terlalu banyak duduk. 
    3. Semua Sekolah Negeri di Finlandia Bebas dari Biaya. Sekolah Swasta Pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap Terjangkau 
    Satu lagi faktor yang membuat orang tua di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang bagus untuk anaknya, karena semua sekolah di Finlandia itu setara bagusnya. Yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua. 
    Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama. 
    Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Memang sih sistem seperti ini mungkin berjalan karena kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jika memahami sentralnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak akhirnya dikorupsi aja sih. 
    4. Semua Guru Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di Finlandia 
    Di samping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru adalah salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari 2 kali lipat dari guru di Amerika Serikat.Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi. 
    Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Jadi guru bisa memberikan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas. 
    Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapatkan sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan? 
    5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah Perlu 
    Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian Nasional pun tidak diperlukan. Pemerintah meyakini bahwa guru adalah orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka. 
    Diversitas siswa seperti keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Jadi dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa mengembangkan potensinya secara maksimal. 
    6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti di Bangku Kuliah 
    Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka. 
    Pendeknya jam belajar justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi ketika masuk kelas, mereka tidak sekadar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri. 
    7. Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1 
    Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada akhirnya berujung pada harapan bahwa semua siswa di Finlandia dapat jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’. 

    Nah, itu dia ini saya dapat dari sedikit ddari berbagai referensi. Semoga bermanfaat yah!
  • Pentingnya Pendidikan Nilai Agama dan Moral Bagi Anak

    Pentingnya Pendidikan Nilai Agama dan Moral Bagi Anak

    Pentingnya Pendidikan Nilai Agama dan Moral Bagi Anak – Pentingnya Nilai Agama dan Pendidikan Moral Bagi Anak Usia Dini – Masa kanak-kanak adalah masa keemasan. Dimana semua hal yang ditanamkan pada sang anak akan tertanam lebih kuat. Sebagai orangtua seharusnya memanfaatkan masa ini dalam mendidik generasi bangsa menjadi generasi yang bermoral dan beretika. Krisis moral yang dihadapi Indonesia bukanlah perkara sepele. Harus ada pembaharuan yang nyata. 

    Loka Karya (Workshop) parenting bagi para orangtua pemula sangat penting dalam meminimalisir krisis moral. Apalah guna negara yang kuat dan kokoh jika generasinya bobrok akan moral. Lihatlah lima tahun atau sepuluh tahun pasti akan terpuruk jua. Maka dari itu manfaatkan masa-masa dimana anak-anak lebih banyak menyerap ilmu yang diberikan kepada mereka. Yaitu masa anak usia dini.

    Dalam hal ini, penerapan harus dilakukan tidak hanya pada anak namun juga pada orangtua. Harus ada contoh konkret bagi si anak. Karena sejatinya anak usia dini lebih suka meniru daripada mendengarkan. 

    1.    Berbicara sopan kepada siapapun agar anak senantiasa menirunya.
    2.    Tidak berdebat di depan anak.
    3.    Menerapkan akhlak sehari-hari misalnya berdoa sebelum makan, memakai pakaian dimulai dari          sebelah kanan, dll.
    4.    Tidak menggunakan gadget secara dominan saat bersama anak.
    5.    Memperkenalkan permainan yang bisa meningkatkan sosialisasi anak.

    Dengan melakukan hal tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

    Baca Juga: Rumah Belajar Bimbel Online Gratis Bagi Siswa


    Selain pendidikan formal, anak harus mendapatkan pendidikan agama seperti mengaji di TPQ. Tak hanya itu, anak harus dibiasakan mengaji di rumah. Dalam hal ini peran orangtua sangat dominan. Dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik sejak dini, maka tumbuh kembang anak akan baik pula. Penanaman perilaku yang terpuji seperti jujur, suka menolong, berkata yang baik dan sopan, rajin beribadah maka akan membentuk karakter generasi bangsa yang benar-benar membawa perubahan bagi negara ini kedepannya.

    Selain orangtua, guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) juga memiliki peran yang penting dalam memberikan pengajaran di sekolah. Anak kecil cenderung meniru perilaku orang-orang di sekitarnya. Sehingga sebagai seorang guru, apalagi guru PAUD maka haruslah sangat berhati-hati dalam bertingkah laku. 

    Seorang anak harus ditanamkan perilaku-perilaku yang baik pula seperti saling menolong antar teman, tidak membeda-bedakan teman yang satu dan lainnya dan berperilaku baik di lingkungan kelas atau sekolah. Ketika menegur anak yang tidak patuh peraturan atau berkata yang kurang baik maka haruslah menegur dengan baik tanpa unsur memarahi, agar anak tak meniru perilaku ‘emosi’ tersebut. Jika bukan kita yang mencetak generasi bangsa yang bermoral maka kepada siapa lagi kita serahkan nasib bangsa ini.

  • Isu Kesetaraan/ Persamaan Gender dalam Dunia Pendidikan

    Isu Kesetaraan/ Persamaan Gender dalam Dunia Pendidikan
    Isu Kesetaraan/ Persamaan Gender dalam Dunia Pendidikan – Gender adalah feminim dan maskulin. Gender dapat dilihat sebagai suatu kefeminiman atau kemaskulinan yang terdapat dalam diri seseorang. Karakter dari feminim adalah kelembutan, berurusan dengan rumah tangga, berbelanja, berias dan emosional. Karakter maskulin lebih pada rasional, gagah, berani, dan kuat. Perbedaan antar laki-laki dan perempuan terbentuk karena adanya proses sosial seperti kultur, budaya, dan keyakinan. 
    Kebiasaan yang terjadi dalam masyarakat bila lahir anak perempuan semua perlengkapannya feminim. Berbeda dengan yang lahir laki-laki perlengkapannya mengarah pada sesuatu hal yang berani seperti berwa biru. Kebiasaan terseutlah yang menumbuhkan perbedaan tersebut, sehingga perbedaan tersebut terbawa hingga pada waktu menempuh pendidikan sampai pada dunia kerja.
    Sebagaimana yang diketahui bahwa Indonesia masih memiliki persamaan gender yang rendah dibandingkan dengan negara eropa utamanya dalam dunia pendidikan. Contoh nyata bahwa masih rendahnya persamaan gender di Indonesia yaitu pada jenjang pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar. Kedua jenjang pendidikan tersebut apabila ditinjau lebih dalam lagi, guru yang mengajar bisa dikatakan mayoritas adalah perempuan. 
    Ditinjau dari tugas utama guru adalah membelajarkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Dapat dilihat dalam satu sekolah dasar jumlah keseluruhan guru ada 10, dengan jumlah laki-laki 3 dan 7 perempuan. Bagi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini bahkan jarang ditemui guru laki-laki. Laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan yang layak, jenjang karir yang sama dengan laki-laki dan memiliki hak dalam menyampaikan pendpatnya.
    Persamaan gender ini penting bagi dunia pendidikan, terlebih lagi dalam pembelajaran. Jumlah peserta didik antara laki-laki dan perempuan haruslah seimbang. Laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama dalam mengenyam pendidikan, sehingga perbedaan itu harus dihilangkan. Namun pada kenyataannya, masih ada kesetereotipan antara laki-laki dan perempuan. Bidang tertentu di luar pendidikan laki-laki masih merajai dibandingkan perempuan. 
    Keseimbangan gender dikatakan berhasil jika proporsi partisipasi mauk sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan antara anak laki-laki dan perempuan berimbang dan sesuai dengan potensi setiap anak dalam proses belajar. Hal tersebut juga berlaku untuk tenaga pendidiknya agar lebih seimbang. Hal tersebut menjadikan PR tersendiri untuk mensejajarkan kedudukan antara laki-laki dan perempuan.
  • Makna Filosofi Bambu dalam Dunia Pendidikan

    Makna Filosofi Bambu dalam Dunia Pendidikan

    Makna Filosofi Bambu dalam Dunia Pendidikan – Halo sobat Shalaazz, mungkin diantara kita banyak sekali memahami dan mempelajari sebuah konsep dari tanaman atau tumbuhan, bahkan banyak tumbuhan banyak menjadi lambang bagi beberapa kelompok ataupun organisasi.

    Misalnya saja yang paling terkenal yaitu Lambang Bayangan Tunas Kelapa yang merupakan sebuah Lambang Gerakan Pramuka. Hal ini karena tumbuhan tersebut memiliki arti penting dan filosofis tersendiri terhadap gerakan pramuka.

    Kali ini akan membahas filosofi bambu terhadap sebuah pendidikan. Hal ini karena penulis merupakan pengarajin kesenian calung dan angklung, kalian pasti tahu bahwa angklung dan calung terbuat dari bambu sehingga bambu tidak bisa lepas dari kehidupan penulis. Hehehe…..  

    Bambu sangatlah penting bagi kehidupan, masyarakat di Indonesia tidak bisa lepas dari bambu. Bambu bisa dibuat apa saja baik itu anyaman bambu, kerajinan dari bambu, alat musik dari bambu, dinding rumah dari bambu, dan masih banyak lainnya.

    Filosofi Pohon Bambu Tentang Pendidikan

    Hampir semua bagian dari bambu memiliki kegunaan tersendiri, bahkan bisa kita makan rebungnya. Pada kali ini, penulis hanya akan memetik beberapa poin saja mengenai arti penting bambu dalam sebuah pendidikan dan kehidupan.

    Pertama, kita tahu bahwa bambu adalah sebuah tanaman yang berkoloni dan tidak pernah ada bambu yang tumbuh sendirian.

    Mengutip dari pernyataan Aristoteles tentang zoon politicon yang arti sederhananya manusia tidak dapat hidup sendirian. Dari situ kita tahu bahwa bambu juga hidup berkoloni.

    Dalam dunia pendidikan sangat jarang ditemukan orang yang bisa pandai dan cerdas dengan sendirinya. Tentunya diharuskan mencari guru atau partner dalam belajar.

    Diskusi maupun kegiatan lainnya sangatlah penting bagi setiap orang dalam proses belajar tentunya agar saling mengetahui letak kekurangan dan kelebihan kita.  

    Selain itu juga sebagai bahan referensi juga, pentingnya diskusi dan berkumpul dalam dunia pendidikan tidak hanya memberikan wawasan ilmu pengetahuan saja melainkan banyak manfaat-manfaat lainnya.

    Misalnya saja kita dapat memahami karakter seseorang bagaimana cara menghadapi mereka masing-masing, belajar dalam bersosial, belajar berbicara di depan orang-orang dan lain. Setidaknya dengan berkumpul akan membantu kita dalam proses pendidikan.    

    Baca juga: Motivasi Sekumput Filosofi agar Hidup Berharga untuk dijalani

    Bambu memiliki keberagaman jenis, seperti kita ketahui bahwa bambu memiliki berbagai jenis dari bambu kuning, bambu wulung, bambu tali, bambu tamiang, dll. Semuanya berbeda jenis dan memiliki fungsi masing-masing. Seperti halnya dalam dunia pendidikan, setiap orang tidak selamanya memiliki kemampuan sama.

    Sejenak ketika kita berada di kelas, tidak mungkin satu kelas pintar dan menyukai matematika saja pasti ada siswa yang mahir dalam bidang olahraga, mata pelajaran bahasa, mata pelajaran sosial, mata pelajaran matematika dan lain-lain. Namun, mirisnya terkadang ada beberapa guru yang suka memuji anak-anak yang pandai di bidang eksak saja.

    Padahal prestasi setiap siswa tidak hanya disitu saja, tentunya jika dimaksimalkan potensi setiap siswa maka akan terbentuk suatu sekolah yang memiliki prestasi disegala bidang.  

    Tidak hanya dalam hal kemahiran terhadap suatu bidang saja, melainkan dalam proses belajar saja banyak yang berbeda, ada siswa yang mudah paham dengan cara membaca, ada siswa yang mudah paham dengan menulis, seperti halnya bambu, bambu tali cocok dibuat untuk menjadi sebuah anyaman, bambu tamiang bisa dibuat untuk alat musik semisal seruling.  

    Jika salah satu bambu ada yang akan mati, bambu tersebut tidak langsung secara tiba-tiba jatuh ke tanah, melainkan ia akan ditopang oleh bambu-bambu lainnya sehingga tidak langsung jatuh ke tanah.

    Baca juga: Memahami Makna Kemerdekaan di Era Milenial Essay

    Tentunya makna ini sangat penting bagi dunia pendidikan karena banyak diantara siswa yang frustasi saat mereka ada dalam proses pendidikan sehingga berujung putus sekolah. Dukungan-dukungan dari berbagai pihak haruslah selalu dikobarkan baik dari guru, wali murid maupun teman-teman siswa yang lainnya karena motivasi sangatlah diperlukan bagi mereka yang frsutasi terhadap proses pendidikan.

    Hal ini supaya mereka yang frustrasi tidak langsung memutuskan untuk segera keluar dari dunia pendidikan namun tumbuh semangat baru dalam mengikuti proses pendidikan.  

    Sebuah filosofis dapat kita pelajari dari apapun itu, jika kita mau berpikir lebih kritis maka kita akan menemukan suatu pelajaran dari setiap sesuatu yang ada di lingkungan sekitar kita. Terimakasih.

  • Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak

    Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak


    Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak – Beberapa Wisata Edukatif yang dapat anda kunjungi ketika liburan.
    Bagi para siswa, belajar di ruang terbuka merupakan suatu kebahagiaan. Dikarenakan mereka dapat menikmati main sejenak. Biasanya sekolah seirng melakukan wisata ketika hari perpisahan. Dan tempat yang pilih untuk destinasi wisata pun yang mempunya pemandangan yang indah dan sumber daya lainnya yang dapat memukau mata para wisata. 
    Bagaimana jika wisata dilengkapi dengan pendidikannya? Wah pasti bakal seru banget kan. Selain mendapat keindahan yang dihasilkan oleh keindahan dari tempat tersebut, ilmu serta pengetahuan yang luas pun bisa didapatkan.
    Wisata pendidikan adalah suatu kegiatan atau perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga terdapat aktifitas edukasi di dalamnya. Ada banyak kegiatan wisata eukasi yang bisa dilakukan khususnya bagi anak-anak yang masih membutuhkan pengetahuan mengenai dunia luar. 
    Wisata edukasi bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan dan kreatifitas peserta kegiatan wisata. Biasanya juga kegiatan wisata edukasi meliputi, observasi perkebunan, observasi peternakan, observasi hutan dan observasi hidroponik. 
    Ada banyak destinasi wisata yang terdapat edukasi di dalamnya.

    1.Kandang jurank doank

    Anak-anak selalu menginginkan belajar sekaligus bermain. Kandank jurank doank akan memberikan keduanya sekaligus. Anak-anak akan dibuat nyaman dan senang belajar dengan suasana yang berbeda. Anak-anak akan lebih menenal kehidupan alam dari biasanya. Membiarkan mereka mengenal kehidupan alam luar. Tempat ini banyak dikunjungi para wisatawan karena keunikannya yang membuat anak-anak senang bermain di dalamnya, serta mendapatkan pengetahuan mengenai dunia baru.

    2. Godong ijo

    Tempat yang satu ini terletak di sawangan, daerah Depok. Tempat ini memiliki beragam fasilitas pendukung yang sangat lengkap dan dijamin liburan anda akan menyenangkan. Godong ijo memiliki sejumlah sarana seperti, green house, vertical garden, beragam wahana permainan, restoran dan lainnya. Tempat ini juga memiliki berbagai macam sarana permainan edukatif yang dapat membantu anak-anak untuk mengenal banyak hal yang akan membuat wawasan mereka bertambah dan liburan mereka menyenangkan.

    3. Planetarium

    Satu lagi tempat yang harus dikunjungi ketika liburan. Tempat ini dapat membuat anak-anak belajar mengenal berbagai hal tentang astronomi. Bukan hanya untuk anak-anak saja, tapi orang dewasa juga bisa untuk menambah wawasan keastronomiannya. Di tempat ini terdapat teater bintang, dimana anda sekeluarga  dapat menikmati berbagai macam cerita mengenai tata surya dan terbentuknya alam semesta. Dan juga menyaksikan berbagai macam rasi bintang dan benda lainnya di langit.
    Semoga bermanfaat!
  • Kumpulan Kata-Kata Mutiara tentang Korban Bencana Alam Bikin Terenyuh

    Kumpulan Kata-Kata Mutiara pendidikan mengenai Korban Bencana Alam

    “Indonesia berduka saat musibah melanda. Banyak yang terluka, namun manusia harus menerka. Apakah ini tanda Tuhan sedang murka?” (Pipit, 2018).

    “Bencana alam terjadi ada alasan secara ilmiah, namun sikap dan sifat manusia banyak tidak ilmiah” (Pipit, 2018).
    “Kota yang tertimpa bencana alam adalah kota pilihan Tuhan untuk dijadikan kota ujian. Apabila lulus maka akan merasakan sendiri manisnya hikmah terbaik” (Pipit, 2018).
    “Bencana Alam adalah pertanda dunia tidak kekal namun fanah, maka perbanyak ibadah” (Pipit, 2018).
    “Jangan menghakimi kota dan korban bencana alam, lebih baik terapi alami untuk menghilangkan trauma mendalam” (Pipit, 2018).

    “Banyak kejadian kuasa Tuhan yang diperlihatkan, misal tempat ibadah yang selamat dari bencana alam. Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan ?” (Pipit, 2018).

    “Korban bencana alam punya hak yang sama, dibantu saudara lain saling bahu membahu” (Pipit, 2018).

    “Korban bencana alam berhak memperoleh pendidikan yang layak” (Pipit, 2018).

    Saat ini Indonesia berduka setelah kejadian gempa di Lombok, ditambah lagi Tsunami dan Gempa yang terjadi beberapa hari yang lalu di Donggala Palu, Sulawesi Tengah. Apakah teman-teman tahu bahwa ada PTN (Perguruan Tinggi Negeri) ?.

    Iya. UNTAD (Universitas Tandulako) adalah salah satu universitas kebanggaan masyarakat Sulawesi. Bangunannya kini hancur tak berkeping. Tidak terdapat lagi tempat untuk mahasiswa belajar. Lalu, apa yang harus kita bantu ?.

    Perlu diketahui bahwa Ketua Rektor Indonesia yang diketuai oleh Rektor ITB (Institut Teknologi Bandung) telah sepakat dengan 38 universitas lainnya di seluruh Indonesia untuk menampung mahasiswa korban bencana alam di Palu untuk belajar sementara di universitas lain tersebut. Bahkan jika tidak mampu membayar tempat tinggal dan UKT, maka akan digratiskan asalkan mereka masih bisa belajar selama proses pembangunan UNTAD.

    Siapa universitas yang akan jadi pengungsian mahasiswa UNTAD ?.
    Ada ITS, UNAIR, UTM, UB, UNS, ITB dan lainnya. Menurut informasi dari Kompas (2018), kemungkinan ada tambahan universitas lain yang bersedia ditempatkan mahasiswa UNTAD sementara waktu. Mahasiswa akan mengikuti perkuliahan sesuai semesternya dan mata kuliah menyesuaikan dengan SKS masing-masing universitas yang ditempati.

    Berikut bentuk pengabdian pendidikan Untuk Korban Bencana Alam:

    1. Menjadi volunteer pengajar di tempat pengungsian.
    2. Menyumbangkan donasi buku, alat tulis, seragam dan alat sekolah lainnya untuk pelajar korban bencana alam.
    3. Memotivasi pelajar korban bencana alam untuk tetap semangat menjalani hidup.
    4. Mencarikan informasi beasiswa pendidikan dari pemerintah atau donatur beasiswa yang sukarela untuk membantu pelajar melanjutkan pendidikannya.

    Salam hangat dari saya anak pulau yang bertetangga dengan laut. Saya merasakan deburan ombak hingga air laut yang naik ke atas dan membuat aspal jalan rusak. Tidur malam sepertinya tidak nyenyak, takut terbangun tiba-tiba Tsunami. 
    Alhamdulillah hingga saat ini pulau saya masih diselematkan oleh Tuhan. Kita tidak pernah tau dan tidak bisa memilih kapan dan dimana berada saat bencana tiba, jadi tidak perlu iba.
  • Potret dan Kondisi Pendidikan Terpencil di Indonesia

    Faktor Utama Pendidikan Terpencil di Indonesia Memprihatinkan

    Potret dan Kondisi Pendidikan Terpencil di Indonesia – Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 45 pasal 31: (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan Undang-Undang. (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

    Makna dari Pasal 31 UUD 1945 tersebut adalah setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan tanpa kecuali. Pada kenyataannya, dengan kondisi negara Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau, mulai Sabang sampai Merauke, kita dihadapkan dengan berbagai permasalahan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan semakin baik sumber daya manusia yang ada, dan pada akhirnya akan semakin tinggi pula daya kreatifitas pemuda Indonesia dalam mengisi pembangunan sebuah bangsa. Namun di Indonesia, untuk mewujudkan pendidikan yang baik dan berkualitas sesuai dengan standar nasional saja masih sangat sulit.
    Ada beberapa faktor yang menyebabkan mirisnya kondisi pendidikan di Indonesia, yaitu kurangnya kesadaran bagi masyarakat di daerah pedalaman akan hal pendidikan. Masih banyak sekolah ataupun sistem pendidikan di daerah-daerah pedalaman Indonesia yang belum dilhat oleh pemerintah. Seakan-akan Pemerintah hanya memfokuskan pendidikan di kota-kota besar di Indonesia. 
    Sungguh miris jika kita semua mengetahui bagaimana kondisi pendidikan di Indonesia ini khusunya di daerah pedalaman yang jauh dari ibu kota. Jika kita lihat di berbagai media online ataupun televisi yang memberitakan tentang kondisi pendidikan atau  keadaan sekolah yang tak layak pakai, bangunan yang sudah mulai tua ataupun sudah hancur, dan masih banyak lagi. Sekolah yang tak layak pakai akan sangat membahayakan murid ataupun guru yang berada didalam gedung itu. Membuat siswa ataupun guru merasa tidak nyaman untuk melakukan proses pembelajaran.
    Ada banyak anak-anak Indonesia di pedalaman sana yang sangat ingin mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka rela harus berjalan berkilo-kilo meter bahkan ada yang menyebrang dengan perahu ataupun melewati jembatan yang sudah mau hancur hanya untuk bisa belajar. Sungguh sangat bangga dengan anak-anak di pedalaman Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah belum dapat pemerataan Pendidikan di daerah terpencil karena mereka memprioritaskan akses ke sekolah, dengan ini semua murid dan warga setempat merasa nyaman dengan akses-akses tersebut.
    Namun saat banyak anak-anak yang ingin belajar sekolah kekurangan tenaga kerja pendidik yang mau untuk mengajar di daerah pedalaman. Ada sebagian yang menganggap bahwa mengajar disana gajinya kecil, jauh dari ibu kota. Memang itu semua kembali lagi kepada guru-guru yang dengan sukarela mengajar anak-anak di pedalaman. Perbedaan yang dimiliki masyarakat bangsa Indoensia itu di suatu pihak menjadi kebanggaan, tetapi di lain pihak menjadi penghambat dalam menjalankan roda pembangunan bangsa, khususnya pembangunan di dunia pendidikan. Berbagai masalah yang menghambat proses pendidikan di suatu daerah terpencil masih sering muncul. Masih kurangnya sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana ini meliputi gedung sekolah beserta isinya, peralatan-peralatan sekolah yang menunjang proses belajar mengajar di suatu sekolah, atau lembaga tempat belajar, dan kualitas tenaga didik.
    Selain itu terdapat beberapa masalah lainnya yaitu, distribusi tidak seimban dan insentif rendah. Permasalahan lainnya adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi. Serta pola pembelajaran anak yang masih konvensional, sebab guru hanya menerangkan secara ceramah tanpa ada inovasi atau modifikasi sistem pembelajaran. Sehingga tidak ada fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar yang mereka lakukan, dan juga tenaga didik yang mengajar dengan ilmu yang seadanya.
    Kondisi tersebut menjadi kondisi yang lumrah di daerah terpencil tapi di satu sisi menjadi hal yang tabu di perkotaan. Tak banyak yang mengetahui atau peduli dengan nasib pendidikan anak-anak di daerah perbatasan. Banyak anak diperbatasan Nusantara yang bernasib malang karena tak dapat memperoleh pendidikan yang bermutu. Semua kondisi dan masalah ril yang ada di daerah terpencil menjadi masalah bersama yang menggugah rasa nasionalisme kita untuk mengatasinya. Dalam perpektif ini rasa nasionalisme yang kita bangun terbentuk melalui kesadaran universal dari seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memberi prioritas bagi percepatan pelayanan pendidikan dan peningkat mutu pendidikan di daerah terpencil tersebut. Kita tidak lagi memikul senjata untuk menentang segala bentuk kolonialisme dari luar tetapi kita membangun semangat nasionalisme untuk merasakan dan mengambil sikap kongkret dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak bangsa ini, terutama anak-anak bangsa yang terhimpit dan terlantar di balik deratan bukit dan lembah atau yang berada di daerah yang terisolir dan tertinggal.
    Selain masalah sarana prasarana dan minat orang tua yang kurang, kualitas tenaga pengajarnya pun juga masih dipertanyakan. Mereka memiliki kualifikasi dibawah standar, guru-guru yang kurang kompeten, serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang ditempuh, penerapan kurikulum di sekolah belum sesuai dengan mekanisme dan proses yang standarkan. Kebanyakan para guru lebih tertarik mengajar di daerah perkotaan karena lebih nyaman dan alasan yang lainnya.
    Hal ini menyebabkan kualitas guru yang mengajar di daerah terpencil pun juga pas-pasan, berbeda dengan yang ada di perkotaan. Selain itu ada sebagian tenaga guru yang enggan untuk ditempatkan di daerah sangat terpencil padahal saat pengajuan lamaran jadi Pegawai Negeri yang bersangkutan bersedia ditempatkan di mana saja yang dikuatkan dengan surat penyataan. Namun pada kenyataannya mereka banyak yang tidak bersedia dengan berbagai alasan. Untuk itu pemerintah perlu memberikan ketegasan kepada para tenaga pengajar ini. Bagaimanapun generasi kita di daerah terpencil juga membutuhkan pendidikan yang layak. 
    Selain penerapan sanksi para guru juga harus diberikan insentif agar ketika ditempatkan di daerah terpencil, semangatnya tetap terjaga. Insentif itu bisa berupa pemberian tunjangan makan di luar gaji bersihnya. Karena selama ini gaji untuk guru-guru honorer juga masih pas-pasan, ibaratnya sekali gajian habis untuk membayar kontrakan/kos dan biaya makan sehingga hanya sedikit yang bisa dimasukkan tabungan. Sehingga intensif ini sebanding dengan kerja keras para guru untuk hidup mengajar di daerah terpencil yang jauh dari hiruk pikuk dan kemewahan kota. Mengandalkan guru honorer saja tidak cukup, tenaga akademisi juga dibutuhkan untuk pemerataan peduli aksara ini.
  • A week in village ; Program Kontribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani

    A week in village ; Program Kontrribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani
    A week in village ; Program Kontrribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani – Hai sahabat pejuang pendidikan kali ini kita kan membahas kontribusi dalam dunia pendidikan, atau enaknya mungkin kita sebut “terdidik untuk berkontributif”. Seperti ditulisan sebelumnya yang berjudul “ Dunia pendidikan harus minta maaf pada K.H. Dewantara” disebutkan bahwa pendidikan itu harus mampu menjadi wadah yang memanusiakan manusia. Nah kali ini kita akan membahas sejauh mana kita menjadi manusia dilihat dari kontributif kita terhadap masyarakat yang buta aksara. Kita awali dengan sebuah pertanyaan singkat yang pernah singgah dikepala saya, yaitu Kenapa sekolah harus dibangun disebuah daerah tertentu?. 
    Kala itu saya bingung menjawabanya. Seiring berjalannya waktu akhirnya saya temukan jawabannya, tidak lain tidak bukan ialah tentang kontributif. Ya, tentang sebuah kontribusi, karena saat ini tidak banyak orang yang memiliki tingkat kepekaan sehingga mau bergerak melakukan perubahan, walaupun itu perubahan sederhana. Nah kira-kira apa yang sudah terfikir oleh anda tentang sebuah kontributif dalam dunia pendidikan, apakah hanya buang sampah pada tempatnya yang sampai hari ini ibarat sebuah narasi panjang yang tak berujung, atau tentang belajar rajin agar dapat banyak prestasi dan nantinya bisa jadi orang sukses dan bantu masyarakat?. 
    Silahkan jawab dengan mata hati dan kejernihan akal yang kita miliki. Tulisan kali ini akan mengajak kita berfikir bersama untuk mencari ide bersama dan mau merealisasikan dalam konteks sederhana. Baik hari ini saya akan berbagi kepada anda yang membaca, yaitu “ a week in village ” sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama satu minggu didesa terdekat dari lokasi sekolah. 
    Hal ini bertujuan untuk menghadirkan bagaimana keterlibatan dan kondisi real masyarakat yang terjadi, sehingga kita mampu merasakan secara langsung dan mengaplikasikan ilmu yang dimiliki seorang siswa secara langsung. Program ini diadakan bagi ssiwa jenjang SMA, hal ini dikarenakan siswa SMA dinilai sudah memiliki tanggungjawab yang baik dan memilki tingkat kecakapan yang mumpuni. Program ini bersifat terbimbing yang senantiasa di bimbing oleh pihak sekolah agar berjalan dengan baik. 
    Para siswa akan tinggal disebuah daerah yang bersama warga dan mengikuti alur kehidupan yang dilakukan keluarga angkat. Dan harus terlibat dalam setiap kegiatan kemasyrakatan yang ada. Hal ini tentunya membuat para siswa lebih siap berkontributif sehingga tentunya akan berdampak pada dunia kampus mereka nantinya. 
    Dan pada akhirnya akan lahir siswa/i yang tidak apatis dan pro aktif dalam kegiatan kampus pada masanya. Sehingga gelar agent of change yang disematkan pada diri mahasiswa buka sekedar indentitas fornalitas saja, melainkan lahir dari pribadi masing-masing. Jadi, bagaimana para penjuang pendidikan siapkah kita berinovasi dalam pendidikan dan menjadikan sekolah sebagai wadah yang mealhirkan manusia yang dimanusiakan.
  • Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu dari Sekarang

    Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu dari Sekarang


    Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu Mulai dari Sekarang – Masa muda adalah masa untuk berjuang meraih mimpi. Masa muda juga merupakan penentu masa depan. Jika kita berusaha menjadi yang terbaik di masa muda, niscaya usaha tidak akan pernah membohongi hasil. Seperti ada sebuah pepatah yang mengajarkan kita bahwa apa yang kita tanam, itu yang kita tuai. Ketika kita berusaha untuk mengembangkan potensi kita yang membentuk masa depan kita menjadi baik, kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan sebaliknya, jika kita hanya bermalas – malasan dan mengimpikan keberhasilan tanpa usaha, maka hasil yang akan kita dapatkan sungguh mengecewakan. Kaum muda sepantasnya memanfaatkan waktu dan energinya untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang positif dalam rangka mengembangkan potensi yang dimiliki. Tunggu apalagi, mulailah dari saat ini. Waktu terus berjalan. Jangan sampai terlambat untuk berusaha. 
    Dilansir oleh sebuah akun instagram bernama ajari.ku, ada tiga tips untuk mengembangkan potensi diri. 

    1. Kenali dirimu secara mendalam

    Sibuklah kita untuk mengenali diri kita sendiri. Jangan biarkan kita untuk membandingkan diri kita dengan potensi yang dimiliki oranglain sehingga kita merasa minder untuk melangkah. Semua orang unik. Semua orang memiliki potensi masing – masing yang dibutuhkan oleh sesama manusia, bangsa, dan negara. Jadilah diri sendiri.

    2. Miliki tujuan yang jelas

    Tujuan yang jelas dapat memudahkan kita ke tahap selanjutnya yaitu berani untuk melangkah. Jika tujuan tidak jelas maka yang akan terjadi adalah kita akan bosan berputar – putar sehingga melakukan hal – hal yang tidak produktif. Daftarkan dahulu apa – apa saja yang menjadi tujuanmu secara jelas sebelum melangkah.

    3. Berani untuk melangkah

    Tujuan tanpa action sama seperti mimpi di siang bolong. Tujuan tanpa keberanian untuk melangkah akan membuat kita tidak berkembang. Jangan sibuk memikirkan pendapat orang dengan langkah – langkah yang kita ambil. Karena selama kita hidup pasti ada banyak komentar orang tentang hidup kita. 
    Jangan menyerah dan merasa minder dengan apa yang kita miliki hari ini karena selama masih ada kesempatan untuk mengembangkannya, maka seharusnya kita manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan masa depan yang cerah. 
  • Kenali Lebih Dekat Dengan Pendidikan Berbasis Home Schooling

    Kenali Lebih Dekat Dengan Pendidikan Berbasis Home Schooling


    Kenali Lebih Dekat Dengan Pendidikan Berbasis Home Schooling 
    Hallo Sobat Shalaazz! 
    Mungkin anda pernah mendengar atau bahkan menjadi pelaku yang mengucapkan kata ‘Horeee!’ saat guru memberikan kabar bahwa sekolah akan diliburkan atau dipulangkan lebih awal karena ada agenda rapat atau hal yang lainnya. Hal ini seperti menunjukkan bahwa sistem pendidikan menjadi tempat yang menyita waktu peserta didik dan membosankan. Apakah ini salah? Jawabnya tergantung dari sudut mana anda memandang. Adanya sudut pandang yang berbeda, menyebabkan munculnya alternatif lain dalam mendidik generasi bangsa, salah satunya yaitu Home Schooling.
                
    Di Indonesia home schooling sudah mulai dikenal sejak pasca merdeka. Saat Era 70-an ada beberapa tokoh yang sudah menerapkan pendidikan home schooling pada anak – anaknya, seperti Said Kelana seorang pemusik yang tidak menyekolahkan anaknya pada pendidikan umum. Ia hanya mengajarkan tentang musik di rumah. Seiring perkembangan zaman, home schooling sudah sangat ramah ditelinga masyarakat. 
    Home schooling sendiri dapat diartikan dalam Bahasa Indonesia sebagai  “sekolah rumah”, bersekolah atau belajar di rumah. Secara hakikat home schooling merupakan sebuah sekolah alternatif yang mencoba menempatkan anak sebagai subjek belajar dengan pendekatan pendidikan secara at home. Di negara maju, istilah home schooling dikenal dengan sebutan home education,  home based learning atau sekolah mandiri yang dilaksanakan secara individu maupun berkelompok, dan istilah umumnya adalah fenomena belajar tidak di sekolah formal.
    Lalu bagaimana pendidikan berbasis home schooling tersebut? Pendidikan berbasis  home schooling merupakan pendekatan pendidikan secara at home yaitu suatu pendidikan melalui pendekatan kekeluargaan yang memungkinkan anak belajar dengan nyaman sesuai dengan keinginan dan gaya belajar masing-masing, kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja. Dengan pendekatan ini diharapkan anak bisa tumbuh kembang secara lebih wajar dan optimal tanpa terkekang potensinya. Kesempatan inilah yang digunakan oleh orang tua untuk selalu bisa memantau, membimbing dan mendidik anak – anaknya, bukan sekedar memberikan guru pengajar di rumah.
    Ada beberapa asumsi yang keliru terkait dengan home schooling, seperti menghambat kemampuan sosial anak. Anak – anak dengan pendidikan home schooling diasumsikan kurang dapat bergaul karena tidak terbiasa berinteraksi dengan banyak orang, padahal justru pendidikan berbasis home schooling diprogram dengan sistem belajar dan praktek secara khusus agar dapat bermasyarakat secara baik dan benar. Keterlibatan kedua orang tualah yang sangat berperan aktif. Inilah yang menjadi tantangan terberat dalam mendidik anaknya dengan metode home schooling. Pada dasarnya, pendidikan yang sebenarnya, peletakan dan pembangunan tata-nilai, pada dasarnya memang berpusat di rumah
    Dari definisi dan berbagai pandangan terkait home schooling diatas, tentu sangat jelas perbedaannya dengan sistem pendidikan formal. Pada pendidikan formal mulai dari sistem, fasilitas hingga biaya pendidikan diatur oleh pihak sekolah, guru dan istansi terkait. Sedangkan home schooling akan diatur dengan menyesuaikan segala potensi, kebutuhan dan kemampuan keluarga yang sangat menguntungkan bagi anak. Akan tetapi sistem pendidikan home schooling juga tetap saja memiliki kekurangannya tersendiri, seperti jika kedua orang tua tidak bersungguh – sungguh dalam menata informasi akademis bagi anaknya, tentu akan menghambat program pendidikannya. Itulah sebabnya orang tua akan sangat berperan aktif dalam membentuk program, jangan sampai orang tua tidak melakukan update dan upgrade informasi.
    Untuk meminimalisir kekurangan tersebut, orang tua dapat memanggil tutor atau bergabung dengan komunitas home schooling sehingga program pembelajaran lebih dapat tertata tanpa mengurangi perhatian secara individu. Biasanya akan ada modul bagi setiap peserta yang mengikuti program home schooling. Selain itu model pembelajaran interaktif juga diterapkan dalam pendidikan berbasis home schooling ini sehingga target kurikulum tidak terabaikan. Pada akhirnya peserta home schooling akan tetap mampu mengikuti ujian kesetaraan yang berijazah dan diakui oleh pemerintah setara dengan pendidikan umum.
    Di Indonesia, telah disediakan home schooling paket A, B dan C yang setara dengan sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Meskipun sistem berpaket, peserta didik tetap memiliki kebebasan untuk menentukan pelajaran yang dibutuhkannya tapi tetap mengikuti atau mencapai kurikulum yang ditargetkan. Jika target pendidikan telah tercapai maka peserta home schooling juga akan mengikuti ujian yang berfungsi sebagai penyetaraan kemampuan. Yang terpenting dalam pendidikan berbasis home schooling ini adalah konsep multientri dan multiexit yang telah disesuaikannya dengan prinsip pendidikan nasional. Jadi peserta didik yang secara umum sudah menguasai pendidikan di tingkat bawah saat pindah ke program home schooling tidak wajib melanjutkan dikelas yang sama, ia bisa langsung ke tingkat yang dibutuhkannya. Saat ini home schooling telah memiliki legalitas dan dijamin oleh pemerintah.
    Jadi tidak perlu lagi khawatir jika ingin memberikan program yang sesuai dengan potensi anak secara khusus dan personal tanpa harus kehilangan predikatnya sebagai seorang pelajar, tapi yang terpenting dalam semua sistem pendidikan bukan predikat dan pengakuan dari orang lain yang harus diutamakan, melainkan ilmu itu sendiri agar benar – benar dapat bermanfaat dan menyelamatkan dirinya untuk menghadapi serta menemukan solusi berbagai permasalahan dimasa yang akan datang.
  • Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini

    Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini


    Amazing, Pendidikan Tradisional China Ternyata Seperti Ini – MENGENALPENDIDIKAN TRADISIONAL CHINA KUNO-Apa kabar kawan shalaazz? Lama tak berjumpa dengan pembaca rasanya rindu semakin membuncah. Kali ini paus kembali menulis untuk kalian. Menyajikan tentang pendidikan tradisional China Kuno. Bagaimana sih sejarah pendidikan di China? Dan bagaimana perkembangannya samapai di-era modern? Baik mari kita simak!

    Pada era dinasti-dinasti yang disebut era China kuno, pendidikan China merupakan pendidikan diskriminatif dan mewarisi sistem politik maupun social yang memberikan kekuasaan besar kepada golongan bangsawan sehingga cenderung mengagung-agungkan japatan atau pangkat dibanding prestasi atau disebut juga feodalisme. Di era ini, wanita hanya diperbolehkan mengikuti pelajaran didalam rumah, terutama kaum bangsawan.

    Pada abad ke-17, suatu golongan dikelas literati atau kesusastraan telah membawa kemajuan semua kecerdasan. Gololongan ini sangatlah dihormati dari semua kalangan. Terutama kalangan bangsawan yang menawarkan jasa kepada mereka.

    Kemudian pada era Dinasti Tang, diaturlah posisi dan didirikan universitas atau akademi yang disebut Han lin yuan untuk pendidikan golongan literasi. Hingga pada akhirnya didirikanlah sekolah-sekolah disetiap perkampungan. Sebagai control social dan feodalisme.

    Pendidikan feodalisme berarkhir ketika Qin Shi Huang dinobatkan sebagai raja pertama di-era kekaisaran pertama China Kuno yang disebut juga Dinati Qin. Banyak penghargaan-penghargaan budaya yang dilakukan oleh raja-raja di-era ini. Misalnya, Kaisar Kangxi memerintahkan diciptakannya kamus bahasa China terlengkap. Penyusunan sebuah catalog tentang karya-karya kebudayaan China oleh Kaisar Qianlong. Selain itu, penggunaan bahasa Manchu sebagai bahasa yang setara dengan bahasa China.

    Pada abad ke-19, Diansti Qin mulai merosot. Gejolak sosial mulai terjadi dan era modernisasi oleh bangsa barat mulai melirik China sebagai komuditi pangsa industry. Kadang-kadang juga perekonomian tidak terkendali. Hingga pada akhirnya,Dinasti Qin jatuh pada 206 SM.

    Setelah itu, Dinati Han yang didirikan oleh Liu Bang memberikan pengaruh besar terhadap kemajuan pendidikan China menuju modernisasi. Pergolakan revolusi antara China dan bangsa barat mepengaruhi interaksi masyakat kaum menengah China. Hingga seiring berjalannya waktu, China melangkah pada kemajuan pendidikan diera modernisasi sampai saat ini.

    Bisa kita amati sekarang, Negara China telah memimpin perekonomian dunia. Prosuk-produk bertuliskan “made in China” bertebaran di dunia, termasuk Indonesia. Meski begitu, kita seharusnya lebih mencintai produk dalam negeri dan meningkatkan kualitasnya. Termasuk kualitas bangsanyaJ jangan malas belajar ya kawan-kawan! Masa depan negeri berada di genggaman kita. Salam hangat dari pausJ



    Daftar Pustaka:

    Soyomukti, Nurani. 2017. Teori-Teori Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia




  • Bagaimana Pendidikan Hati Dari Segi Filsafat?

    Bagaimana Pendidikan Hati Dari Segi Filsafat?

    Pendidikan Hati : Bagaimana Pendidikan Hati Dari Segi Filsafat?
    Bagaimana Pendidikan Hati Dari Segi Filsafat? – Halo sobat Shalaazz, Pendidikan saat ini memang sudah tidak efektif lagi. Pendidikan perkuliahan membuat mereka hanya bergulat kepada organisasi saja. Adapula juga orang yang hanya mementingkan Pendidikan. Namun, mereka yang fokus pada akademik saja suka akan kalau tidak ada guru ataupun dosen. Lalu kenapa hal ini bisa terjadi?
    Pemikiran masa-masa muda semakin meningkat. Metode ceramah sudah mengurangi nilai-nilai mereka menuntut ilmu. Dalam hal yang diajarkan guru dengan perdiskusian juga tidak efektif lagi. Ada yang berbicara dan ada yang tidak berbicara. Banyak orang yang tidak berpartisipasi dalam hal Pendidikan. Kalaupun berpartisipasi mereka hanya ingin mendapatkan nilai poin plusnya saja untuk mendapatkan nilai A.
    Pembahasan dalam artikel ini bukanlah sebuah teori belaka. Melainkan kenyataan yang sekarang terjadi. Sebagai manusia butuh akan Namanya pembimbing. Pembimbing berupa alat dunia seperti guru. Ilmu tidak ada gurunya membuat kebingungan dan tersesat begitu saja. Salah satu contohnya ada orangtuanya yang islam. Namun, anaknya atheis dikarenakan rasa jati dirinya tidak ada. Mereka menemukan ada sesuatu yang ganjal di dalam hatinya. Sebenarnya hati yang mengganjal itu yang harus dibina melalui kebenaran dengan cahaya al-qur’an.
    Sejatinya, Pendidikan yang sesungguhnya ialah rasa dasar rohani yang ada dalam diri ini. Melalui buuku tasawuf yang ditulis buya hamka untuk mengoreksi diri. Dimana titik temu yang harus dicari di dunia ini? Esensi yang didapatkan apa sih sebenarnya dari Pendidikan? Ilmu? Relasi? Nilai? Pujian? Atau apalah Namanya.
    Bukan hal itu yang dicari kawan! Walaupun bisa dalam segala hal. Namun, hati ini masih merasa sendiri. Tidak ada yang Namanya pertolongan Allah. Maka hati ini sesak sekali. Dunia terasa sempit sekali. Ketika hal-hal tersebut terjadi apa yang seharusnya dilakukan? Selain dari pertolongan Allah diri pribadi ini bukanlah apa-apa. Lemah tidak berdaya. Hancur luluh tak berguna.
    Bukanlah Pendidikan untuk mencari kekuasaan. Bukanlah Pendidikan untuk menindas orang yang di bawah. Bukanlah untuk saling menyelisihkan. Namun, saling menenteramkan. Saling menasihati sesama orang lain.
    Pendidikan salah satu hal yang dibutuhkan pencerahan. Dalam hal dari hati ke hati. Percuma hatinya yang terbentur dengan keinginan keduniawian. Percuma saja diri pribadi ini. Apa yang didapatkan tidaklah sesuatu yang dibutuhkan dan dicukupkan. Tanyakan hatimu sejauh mana dirimu mengenal arti Pendidikan? Tanyakan juga keinginanmu mendapatkan Pendidikan itu untuk apa? Bermaknakah? Merendahkanlah? Meninggikanlah? Atau memperbaikilah?
    Terkadang yang menulis ini pun masih mencari Pendidikan apa yang tepat diterapkan. Ketika tulisan gagasan itu ditulis. Entah apakah itu cocok atau tidak? Terlalu banyak pertimbangan-pertimbangan. Terlalu banyak peraturan dan terlalu banyak kebebasan yang tidak dibatasi. Carilah Pendidikan hati untuk merangkul sebuah ilmu dan sambutlah.
    Tuntunlah hatimu untuk menjayakan hati dengan perbuatanmu. Melaui perbuatan dirimu akan tercermin di wajahmu. Senyum merengkuh melihat akan datangnya suatu saat. Dimana Pendidikan tidaklah menjadi hal yang membosankan. Melainkan pencari resiko tertinggi dalam dunia pandangan orang lain.
    Pikirkan hatimu dan hati umat yang berjuang mencari sebuah jati diri. Janganlah berbangga hati dengan Pendidikan yang kauraih. Terlihat tinggi namun rendah dimata Allah. Tanpa Allah Pendidikan itu akan menjadi sia-sia. Perjuanganmu akan sia-sia. Lelahmu akan sia-sia. Niatkanlah semua yang dikorbankan dari dirimu hanya karena lillah. Insya allah kawan-kawan akan dibangkitkan dengan keadaan ikhlas. Itulah pendidikan seharusnya.
  • Sistem Pendidikan Kiribati Sungguh Memprihatinkan

    sistem pendidikan kiribati


    Pendidikan di Kiribati – Pemerintah Kiribati mengakui pentingnya menyediakan pendidikan yang relevan dan berkualitas untuk semua anak dalam meningkatkan prospek sosio-ekonomi negara secara keseluruhan. Tenaga kerja domestik yang berkualitas sangat penting untuk Kiribati untuk kemajuan. Saat ini, prospek ekonomi Kiribati’s terhambat oleh tingkat keterampilan rendah.

    Kiribati mencapai hampir universal akses ke pendidikan dasar. Di Kiribati sekolah gratis sampai tingkat sekolah menengah pertama dan wajib namun penegakan sulit.
    Kiribati Kementerian Pendidikan, pemuda dan olahraga berjalan sekitar 115 sekolah mendidik lebih dari 24.000 anak.
    Namun, ada banyak masalah dalam sektor pendidikan dan hanya sekitar sepertiga dari anak-anak menyelesaikan sekolah menengah.
    Pemerintah Kiribati menyediakan “free” utama dan pendidikan dasar. Pemerintah meliputi biaya biaya sekolah tetapi ada banyak biaya lainnya yang keluarga harus mencakup untuk mendidik anak-anak mereka seperti biaya seragam dan peralatan sekolah.
    Pendidikan sekolah menengah senior memiliki lebih lanjut masalah seperti tinggi putus rates, kesenjangan gender dan masalah kualitas pendidikan.
    Senior Secondary School gereja berbasis sekolah biasanya tidak menyediakan dukungan keuangan untuk siswa miskin (dengan pengecualian beberapa bantuan terbatas).
    Sulit akses ke pendidikan tersier.

    Pendidikan pra-sekolah dan utama

    Pendidikan pra-sekolah dan primer disediakan sepanjang Kiribati.
    Pemerintah Kiribati menyediakan pendidikan wajib gratis untuk anak-anak sampai usia 12 tahun (sampai akhir kelas enam). Lebih lanjut menyediakan pendidikan gratis sampai akhir dari SMP.

    SMP

    SMP hadir di pulau.

    Sekolah menengah umum

    Tiga alasan utama untuk tingkat partisipasi sekolah menengah rendah adalah:

    • Anak-anak yang gagal untuk lulus SMP sekunder Sertifikat pemeriksaan (3 bentuk/9 tahun)
    • Tempat-tempat yang memadai di sekolah menengah umum
    • Biaya

    Berikut adalah beberapa sekolah menengah umum dan mereka terutama pada Tarawa Selatan.

    Untuk anak-anak di luar pulau ini biasanya berarti bahwa untuk melanjutkan pendidikan mereka yang mereka butuhkan untuk pindah ke Tarawa Selatan untuk sekolah menengah. Ini dua dampak negatif utama – anak-anak harus meninggalkan rumah mereka dan keluarga (tinggal dengan kerabat atau papan) dan mereka dapat memilih untuk tidak kembali ke wilayah asal mereka setelah sekolah meningkatkan populasi di Tarawa Selatan.
    Siswa sekolah menengah akan membayar biaya. Ini adalah beban yang besar bagi anak dan keluarga dan sering membuat tidak mungkin bagi anak untuk melanjutkan pendidikan mereka.
    Karena tempat terbatas pada sekolah menengah umum dan lembaga-lembaga pendidikan tersier banyak siswa berulang tahun pendidikan. Ini menambah beban sistem pendidikan serta keluarga.
    Pemerintah Kiribati menyediakan bantuan keuangan sebagai beasiswa untuk para siswa yang berperforma terbaik. Namun, Beasiswa ini terutama menguntungkan orang-orang yang lebih baik dan mereka yang tinggal di Tarawa Selatan.
    Jemaat-jemaat Protestan dan Katolik adalah penyedia utama pendidikan menengah di Kiribati. Sekolah Gereja mendidik sekitar tiga perempat dari siswa sekolah menengah sementara sekolah-sekolah pemerintah mendidik sekitar seperempat. Umumnya, sekolah-sekolah berdasarkan gereja tidak menawarkan dukungan keuangan untuk siswa.

    Pendidikan tersier

    Peluang pendidikan tersier di Kiribati terbatas.
    Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Training Centre memberikan pelatihan bagi pelaut.
    Kiribati Institut Teknologi menawarkan pelatihan kejuruan.
    Universitas Pasifik Selatan menawarkan program satu tahun foundation. Namun, ini adalah kursus transisi untuk memungkinkan siswa untuk melanjutkan belajar di kampus utama Universitas di Fiji dan Vanuatu.
    Selain itu ada Kiribati Teacher’s College, Kiribati sekolah Keperawatan dan akademi polisi Kiribati.
    Masalah besar dengan pendidikan tersier adalah bahwa hal itu mungkin tidak memberikan keterampilan yang dituntut oleh majikan di Kiribati atau daerah yang lebih luas. Bahkan setelah yang berpendidikan ada kurangnya pekerjaan umum/swasta dan kesempatan bagi wirausaha.

    Masalah di bidang pendidikan

    Banyak anak-anak meninggalkan sekolah lebih awal dan tidak melanjutkan pendidikan mereka ke sekolah menengah.
    Kualitas pengajaran mungkin perlu perbaikan sebagai banyak guru untuk tidak memiliki pelatihan minimal yang diperlukan.
    Kemampuan bahasa Inggris yang memadai mencegah Kiribati mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Ini adalah kerugian besar dibandingkan dengan Pulau Pasifik lainnya. Hal ini sebagian disebabkan oleh kenyataan bahwa banyak guru cenderung untuk mengajar dalam bahasa Kiribati meskipun kurikulum sekolah menengah di Inggris.
    Kurikulum mungkin tidak memberikan keterampilan yang dituntut oleh majikan di Kiribati atau daerah yang lebih luas.
    Lingkungan pengajaran dan kualitas infrastruktur sekolah tidak memadai (seperti banyak bangunan perlu diperbaiki).
    Banyak sekolah memiliki pasokan air yang memadai dan kurangnya bekerja toilet menimbulkan bahaya kesehatan bagi siswa.
    Vandalisme atau pencurian properti sekolah merupakan masalah besar. Ada kurangnya rasa kepemilikan/jawab fasilitas sekolah oleh masyarakat sebagai Dewan pulau cenderung merasa bahwa perbaikan tanggung jawab pemerintah Kiribati. Ini mengalihkan sumber daya pendidikan untuk manajemen aset dan pemeliharaan.

    “Free” pendidikan

    SD dan SMP tidak mengenakan biaya sekolah namun mereka bukan tanpa biaya kepada orang tua.
    Orang tua harus menutupi biaya tambahan seperti acara-acara khusus, perlengkapan sekolah, dan seragam.Seringkali keluarga anak-anak yang menghadiri SMP mungkin harus membayar biaya perjalanan karena SMP lebih jauh dari desa mereka.Biaya tambahan ini dapat menjadi beban besar keluarga miskin dan dapat mengakibatkan anak-anak yang tidak menghadiri sekolah.

    Sekolah di Pedesaan

    Luar pulau sekolah umumnya kurang beruntung karena mereka sering memiliki fasilitas miskin dan guru-guru yang kurang berkualitas.Karena keterpencilan ini lebih sulit bagi Departemen Pendidikan untuk mengawasi sekolah tersebut.Lebih sedikit pedesaan siswa yang memenuhi syarat untuk memasuki sekolah lanjutan daripada di perkotaan sekolah. Hal ini sebagian disebabkan anak-anak luar pulau yang memiliki sedikit kefasihan dalam bahasa Inggris.

    Kemungkinan yang harus di perbaiki dalam  sektor pendidikan Kiribati

    Perbaikan sektor pendidikan, termasuk:

    • Meningkatkan akses ke kesempatan pendidikan di daerah pedesaan
    • Kontrol yang ketat mengenai mengulangi tahun pendidikan
    • Meningkatkan kualifikasi guru
    • Meningkatkan rasio murid guru
    • Menegakkan pengajaran dalam bahasa Inggris yang sesuai
    • Review dari kurikulum untuk memastikan keterampilan hidup yang dihasilkan serta keterampilan yang diperlukan untuk membantu pekerjaan
    • Meningkatkan lingkungan pengajaran dan infrastruktur sekolah
    • Lebih baik fasilitas air dan sanitasi di sekolah untuk memfasilitasi kesehatan dan kebersihan yang baik
    • Peluang peningkatan sekolah menengah dan mengurangi biaya pendidikan sekolah menengah
    Sumber : http://savekiribati.com
  • MODUL PENDAMPING MATA PELAJARAN SENI BUDAYA

     MODUL PENDAMPING MATA PELAJARAN SENI BUDAYA

    Keramik Beserta Sejarahnya

     Di Indonesia, keramik sudah dikenal sejak jaman Neolithikum, diperkirakan rentang waktunya mulai dari 2500 SM–1000 SM. Peninggalan zaman ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh para imigran dari Asia Tenggara berupa: pengetahuan tentang kelautan, pertanian dan peternakan. Alat-alat berupa gerabah dan alat pembuat pakaian kulit kayu. Kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. Awalnya manusia membuat alat bantu untuk kebutuhan hidupnya, mulai dari membuat kapak dari batu. Seperti di Sumatra ditemukan pecahan-pecahan periuk belanga di Bukit Kulit Kerang.
    Ini memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanita yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadah
    Ini memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanita yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadah

    Zaman Penjajahan Belanda 

    Teknologi pembuatan keramik dapat dikatakan mulai berkembang dengan didirikannya Laboratorium Keramik atau “Het Keramische Laboratorium” pada tahun 1922 di Bandung. Fungsi utama laboratorium ini sebagai pusat penelitian bahan bangunan seperti bata, genteng, saluran air dan sebagainya yang terbuat dari tanah liat. Selain itu mengembangkan juga teknologi glasir untuk barang gerabah halus yang disebut dengan ‘aardewerk’. Bahan glasir didatangkan dari Belanda.

     Zaman Pendudukan Tentara Jepang 

    Dengan masuknya tentara Jepang , pabrik keramik di Bandung telah diubah namanya menjadi “Toki Shinkenjo”. Laboratorium ini berfungsi sebagai balai penelitian yang meneliti dan mengembangkan serta memproduksi barang-barang keramik dengan suhu bakar tinggi. Produknya antara lain: bata tahan api, botol sake, dan sebagainya. Barang-barang tersebut dibuat untuk keperluan bala tentara Jepang di Indonesia.

    Zaman Pemerintah Republik Indonesia

    Sejak pemerintahan dipegang pemerintah republik Indonesia, maka “Toki Shinkenjo” berubah nama menjadi Balai Penyelidikan Keramik (BPK), dalam operasionalnya dilengkapi dengan alat-alat pengujian dan alat-alat produksi yang lebih modern. Fungsi dan tugas BPK semakin berkembang, tidak hanya berporduksi barang-barang keramik, gelas, isolator listrik tetapi juga aktif melakukan kegiatan penelitian barang-barang mentah keramik hasil temuan bahan keramik di beberapa tempat.
    Dengan diketemukannya bahan-bahan mentah yang melimpah seperti kaolin, felspard, kwarsa dan sebagainya. maka sejak tahaun 1960-an bermunculan pabrik-pabrik keramik dibebebrapa kota. Produknya pun bermacam-macam seperti produk gerabah, stoneware dan porselin, jenis produksinya antara lain peralatan makan dan minum, benda hias, barang tahan api, bata tahan api, alat-alat teknik, gips, email, dan keramik bahan bangunan.

    Keramik

    Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.
    Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk pada t. (Yusuf, 1998:2).
    Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas.
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia keramik memiliki arti barang- barang  yang  terbuat  dari  tanah  liat,  dicampur  dengan  bahan-bahan  lain  dan kemudian dibakar barang tembikar (porselen).

    Sifat Keramik     

    Sifat yang paling umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional  seperti  barang  pecah  belah,  gelas,  kendi,  gerabah,  tembikar  dan sebagainya. Sifat lainnya adalah keramik tahan terhadap suhu yang tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint  dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200°C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan terhadap suhu tinggi hingga mencapai 2000°.
    Barang  tanah  liat  Jepang  dikatakan  memperlihatkan variasi teknik  dan
    gaya terbanyak di dunia, dan peralatan makan masa kini yang kebanyakan adalah tembikar atau porselen mempunyai bentuk dan warna hiasan yang banyak.

    Barang tanah liat dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok:

    a.   Gerabah

    Gerabah  adalah  perkakas  yang  terbuat  dari  tanah  liat  yang  dibentuk kemudian dibakar untuk kemudian dijadikan alat-alat yang berguna untuk membantu kehidupan. Gerabah memiliki tekstur yang unik seperti tanah.

    b.   Tembikar

    Tembikar adalah alat keramik yang dibuat oleh pengrajin. Tembikar dibuat dengan  membentuk tanah liat menjadi suatu objek. Alat tembikar yang paling  dasar  adalah  tangan.  Tembikar  memiliki  tekstur  yang  dilapisi dengan glasir yang beragam dan memiliki kesan yang alami dan hangat. Jika tanah  liat  yang  digali dari tanah  dipanaskan,  maka  bahan lumpur basah itu  berubah menjadi kuat, keras, dan kedap  air.  Itulah tembikar. 
    Tembikar memiliki banyak guna karena sifatnya sudah begitu berbeda dari tanah  liat.  Pengrajin  tembikar  dapat  membentuk  tanah  liat  yang  lunak menjadi berbagai macam barang, mulai dari piring ceper sampai gentong jeluk. Setelah tembikar dipanaskan atau dibakar maka bentuknya menjadi tetap. Seni tembikar sudah  sangat tua. Para pengrajin tembikar p ertama ada di Timur Tengah 9.000 tahun silam. Mereka membuat tembikar tekan dan tembikar  lingkar  yang  sederhana. Sekitar 3.500 tahun silam mulai digunakan  meja putar kecil, yang disebut roda tembikar, untuk membuat tembikar bulat. Kita tahu hal ini karena tembikar tidak hancur dalam tanah seperti halnya kayu. Para arkeolog menggunakan pecahan tembikar untuk mempelajari bangsa-bangsa yang sudah membuat  tembikar berabad-abad silam.

    c.   Porselen

    Porselen memiliki tekstur yang halus dan dilapisi dengan berbagai warna yang mengagumkan. Porselen muncul di Jepang baru pada awal abad ke-17, ketika para pengrajin temb ikar Korea mulai membuatnya. Ini adalah kejadian  penting dalam  perkembangan tembikar Jepang. Tidak  lama kemudian, tanat liat porselen yang disebut kaolin, ditemukan di Izumiyama di Arita, Kyushu, dan ditemukan cocok untuk membuat porselen yang tipis, ringan dan kuat.

    Alat dan Bahan membuat Keramik

    1.        Meja putar manual atau pedal elektrik
    Alat ini berfungsi untuk membentuk benda keramik dengan bentuk dasar silinder.
    2.       Butsir kawat dan kayu
    Untuk merapikan, menghaluskan, mengerok, membuat  bentuk detil dan membentuk tekstur benda kerja. Ukuran panjang 22cm
    5.   Trhowing Ribs
    Terbuat dari papan kayu atau karet dengan bentuk ,berfariasi. Bentuk tersebut akan mempengaruhi dinding tubuh bagian dalam pada saat pembentukan tanah liat.
    4.      Kawat pemotong/serat
    Dibuat dari kawat baja yang pada ujungnya dikaitkan pada tangkia kayu sebagai handle 
  • Perlukah Pendidikan itu di perhatikan Penuh ?

     Pendidikan di Indonesia adalah sesuatu yang digunakan untuk memajukan bangsa dalam rangka membawa nama Indonesia ke jenjang internasional. Melalui perbaikan-perbaikan, salah satunya adalah perbaikan sistem dalam penilaian terhadap siswa.
         Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan  memberlakukan kebijakan dua rapor pada siswa pendidikan dasar dan menengah. Jenis rapor yang akan ditambah pihak pusat tersebut bertumpu pada rapor khusus yang akan menilai karakter siswa. Pernyataan ini ditegaskan sebagai salah satu cara mendukung program penguatan pendidikan karakter (Radar Lombok, 2107: Halaman 12).
         Rencana seperti ini akan mampu mendisiplinkan dan mempermudah  para guru dalam mengenal karakter para sisiwanya. Dan mempermudah mereka dalam menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan  karakter mereka masing-masing, sehingga dalam belajar terdapat kenyaman dan kesingkronan antara guru dan para siswanya.
        Namun , rencana seperti ini juga banyak yang tidak menyetujuinya. Karena dianggap terlalu memaksakan rencana. Contonya saja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kabupaten kota dan provinsi yang tidak setuju, karena menggangap menambah pihaknya kebingungan dan menganggap jenis rapor siswa yang berlaku saat ini, dinilai sudah cukup.
    Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Penddikan dan Kebudayaan (Dikbud) kota Mataram, juga mengomentari rencana ini. Ia mengatakan, rencana Kemendikbud pusat sudah terlalu banyak. Salah satunya adalah, soal Lima Hari Sekolah, yang belum selesai dilakukan.
         Bukan hanya itu, para pelajar SMA yang sederajat juga banyak memposting kiriman di sosmed tentang keluhan mereka atas peraturan yang menetapkan, jam sekolah sampai sore. Mereka merasa terbebani, dengan peratutran seprti itu.
         Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. Untuk pendidikan anak usia dini, mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2003, pasal 1butir 4 tentang sistem pendidikan nasional. pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 tahun yaitu sekolah dasar 6 tahun dan sekola menenga petama 3 tahun. Kemudian sekolah menengah atas selama 3 tahun. Dan terakhir pendidikan tinggi setelah menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi (wiki, Agustus 6, 2017)
         Pemerintah telah menetapkan bahwa, pendidikan dimulai dari usia dini dan telah mengatur sedemikian rupa tahap-tahap pendidikan yang akan ditempuh oleh generasi muda dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas.  Pemerintah juga mendirikan sekolah-sekolah diberbagai daerah, guna meratakan pendidikan diseluruh indonesia, terutama didaerah-daerah pelosok. 
    Akan tetapi banyak juga masyarakat yang tidak mau tahu akan pendidikan ini, mungkin karena tidak ada biaya sehingga mereka menganggap pendidikan adalah hal sepele. Contonya saja, didesa Pare Mas. Disana mereka menganggap pendidikan dengan sebelah mata. Banyak yang diantara mereka yang mempersekolahkan anaknya hanya sampai tingkat SMP/SMA. Mereka selalu mengatakan, “buat apa sekolah, hanya membuang-buang biaya saja. 
    Toh yang jadi guru banyak, yang jadi polisi banyak, dokter juga banyak diluaran sana. Lebih  baik bekerja, mendapatkan uang dengan segera”. Pemikiran mereka tentang pendidikan sangatlah sempit, dikarenakan faktor ekonomi yang rendah. karena itu selain mendirikan sekolah-sekolah, pemerintah juga harus sering mengadakan sosialisasi tentang pendidikan ke daerah-daerah terpencil.
          Kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi perhatian. Hal ini terlihat dari banyaknya kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
         Menurut soedijarto (1991:56), bawa rendahnya mutu atau kualitas pendidikan disamping disebabkan oleh karena pemberian peranan yang kurang profesional terhadap sekolah, kurang memadainya perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan sistem kurikulum, dan penggunaan prestasi hasil belajar secara kognitif sebagai satu-satunya indikator keberhasilan pendidikan, juga disebabkan karena sistem evaluasi tidak secara berencana didudukkan sebagai alat pendidikan dan bagian terpadu dari sisitem kurikulum (wordpress, Agustus, 2017).
        Dalam menentukan sistem kurikulum yang akan diterapkan, pemerintah harus benar-benar merencanakan secara matang sistem tersebut, supaya ketika dilaksanakan bisa berjalan sesuai rencana dan menghasilkan hasil yang tidak mengecewakan. Dalam pengelolaannya juga, perlu adanya pengawasan yang ketat supaya ketika diadakan evaluasi, menghasilkan sistem yang terbaik dan terencana.
       Contonya saja sistem kurikulum KTSP, yang tidak menuai banyak  pertentangan meskipun masih ada kekurangan.
    Referensi :
    Radar lombok, 2017. Kemendikbud RI Rencana Tambah Jenis Rapor. 25 Agustus. Halaman 12. Mataram
    wiki.(2017,agustus 6).From http://id.m.wikipedia.org/wiki/pendidikan_di_indonesia
    wordpress.(2017,agustus).From 
    https://pramithasari27.wordpress.com/pendidikan/kualitas-pendidikan-di-indonesia
  • Inilah Definisi Mahasiswa yang Belum Orang Ketahui

    Inilah Definisi Mahasiswa yang Belum Orang Ketahui
    Inilah Definisi Mahasiswa yang Belum Orang Ketahui  – Aku seorang mahasiswa katanya? Tapi apakah pernah kita memaknai arti dari kata “Mahasiswa”, dengan gampangnya kita menyebut bahwa kita adalah seorang mahasiswa. Aku mahasiswa disini dan aku punya hak menjadi seorang mahasiswa? Tapi apakah pernah kalian menyadari kalian hanya meminta hak tanpa melakukan kewajiban kalian sebagai seorang mahasiswa. Menjadi seorang mahasiswa cerdas dikit, jangan menjadi mahasiswa bodoh,  Camkan itu! Jangan menjadi mahasiswa yang sok tau, sok mengkritisi! Pahami dulu apa tugas dan kewajiban menjadi seorang mahasiswa.
    Gelar yang kita pegang dari kata” maha” setelah “siswa “itu menunjukkan bahwa kalian bukan lagi hanya sekedar siswa, kalian memiliki tingkat ysng lebih tinggi, tingkat yang sangat tinggi, jadi kelakuan kalian jangan samakan ketika kalian menjadi seorang siswa.  Mahasiwa sejati adalah mahasiswa yang berpenampilan rapi, bukan datang asal datang, bukan berpakaian semaunya, mahasiswa yang bertututur kata lembut, sopan, dan halus, bukan perkataan kasar, menjijikkan, mahasiswa yang datang tepat waktu, mengerjakan tugas yang diberikan tugas oleh dosen, mahasiswa yang berprestasi , mahasiwa yang aktif, dan tentunya melakukan tri dharma perguruan tinggi, apa itu tri dharma perguruan tinggi?
    • Penelitian
    • Pengabdian
    • Pendidikan

      Berbicara lagi masalah mahasiswa, berbagai macam jenis mahasiswa, berbagai macam karakter mahasiswa, bukan di satu kampus di semua kampus yang ada di seluruh dunia ini, memiliki berbagai macam kelakuan mahasiswa. Ada mahasiswa kupu-kupu( mahasiswa yang hanya datang setelah itu pulang), ada mahasiswa pendemo( mahasiswa yang tidak memiliki kerjaan, yang hanya aturan ditambah mau demo) , ada mahasiswa yang organisatoris ( datang hanya untuk berorganisasi tanpa mendapatkan pelajaran di kampusnya). ada mahasiswa yang kerjaannya hanya untuk pacaran ( mencari wanita atau pria yang ganteng ), dan masih banyak lagi tipe mahasiswa yang ada diseluruh kampus didunia ini. Dengan adanya tipe atau jenis mahasiswa seperti ini, siapakah yang salah? Dosenkah? Rektorkah? Satpamkah? Pemerintahkah? Orangtuakah? Atau mahasiswa itu sendiri? menurutmu siapa?
    Jadi mahasiswa harus memiliki inovasi-inovasi yang baru, agar bangsa , Negara, bahkan kampus bangga memiliki mahasiswa seperti kita? Karena kampus mengharapakan kita sebagai mahasiswa untuk memajukan kampus tersebut, sebaik-baik apapun kampus itu jika mahasiswanya ugal-ugalan itu merupakan suatu hal yang percuma, sia-sia, tidak bermanfaat.  Mahasiwa harus mampu berpikir kreatif, berpikir inovatif, agar kita bisa mengaharumkan nama baik diri kita sendiri, orang tua, lebih-lebih kampus kita. 
    Kita dikuliahkan oleh orang tua melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi berarti kita sudah diamanahkan agar kita menjadi manusia yang lebih baik lagi, agar kehidupan kita nantinya lebih indah lagi, bukan malah datang hanya untuk menghamburkan uang orang tua yang sangat capek mencarikan buat kita, setidaknya apabila kita tak mampu mendapatakan beasiswa dikampus, jangan sampai kita menambah beban orang tua dirumah yang sudah bersusah payah untuk membiayai kita kuliah, oleh sebab itu buanglah hal-hal penghalang yang membuat kita menjadi mahasiswa yang berprestasi dan intelegensi dan wisuda tepat waktu. 
    Jadilah mahasiswa yang teladan! Jangan terlalu sibuk dengan urusan yang tak perlu, tugas kita hanyalah belajar, mencari ilmu, bukan pembikin onar, bukan ppembuat masalah, jadilah mahasiswa yang pintar , santun, dan hebat. Kita  adalah contoh untuk anak-anak kita nantinya, baik anak didik kita, ataupun anak kandung kita.
  • Kenapa Pelajar Indonesia Tertarik Belajar di Uludag University Turki ?

    Kenapa Pelajar Indonesia Tertarik Belajar di Uludag University Turki ?

    Kenapa Pelajar Indonesia Tertarik Belajar di Uludag University Turki ? – Pesona Turki yang sarat akan budaya, pemerintahannya yang maju, pemimpinnya yang bijaksana dan religius, keindahan alam yang eksotis serta mempunyai 4 musim. Turki juga seringkali dijadikan destinasi pariwisata islam, wisata religi tambahan setelah umroh yang disebut Umroh  Plus Turki.
    Berbicara tentang kuliah di Turki, Uludag University merupakan salah satu kampus hits di Turki. Lokasi Uludag University berada di Bursa. Bursa adalah kota yang marak akan industri, khususnya tekstil dan otomotif. Lembaga ini memiliki antara lain 14 Fakultas, dua Sekolah Tinggi, 15 Sekolah Vokasi, dan empat Institut.
    Fakultas-fakultas itu meliputi Ilmu Kedokteran; Ekonomi dan Ilmu Administrasi; Teknik; Kedokteran Hewan; Pertanian; Ilmu Pendidikan; Teologi Islam; Seni dan Sains; Hukum; Seni Rupa; Arsitektur; Ilmu Olahraga; dan Administrasi Bisnis. Dua Sekolah Tinggi milik Uludag University yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa-bahasa Asing. Empat institut Uludag University mencakup: Institut Sains Alam; Ilmu Kesehatan; Ilmu Sosial; dan Ilmu Pendidikan. Selain itu ada 21 pusat riset terapan di Kampus ini.
    Uludag University berasa di kawasan yang didominasi hutan sejuk dan indah di Bursa. Luas kompleks Uludag University mencakup 1.700 hektare. Kampus ini terdiri berbagai fasilitas seperti puluhan gedung perkuliahan, Perpustakaan, Rumah Sakit Universitas, dan asrama Mahasiswa berkapasitas 15 ribu orang. Ada juga Social Life Center yang dilengkapi sarana edukatif dan rekreasi, seperti Bioskop, Gedung Teater, Arena Bowling, Restoran, serta pusat perbelanjaan.
    Menurut Wakil Rektor Uludag University, Prof Alper, Uludag University mrmiliki cukup banyak keunggulan dibandingkan Universitas – Universitas lainnya di Turki. Misalnya, dalam hal studi Teologi Islam, Uludag University merupakan yang terbaik di Turki. Prof Alper menjelaskan, Pemerintah Turki menyediakan beasiswa bagi Mahasiswa yang berminat belajar di Turki. Informasinya bisa diakses pada www.turkiyeburslari.gov.tr.
    Kuliah di Uludag University cukup terjangkau bila dibandingkan dengan kampus-kampus dalam negeri Indonesia. Tidak ada uang pangkal untuk mengawali studi, mellainkan hanya membayar SPP (tuition fees) yang cukup terjangkau. Data lengkap uang kuliah di Uludag University dapat diakses pada http://kuliahditurki.com/wp-content/uploads/2017/01/biaya-kuliah-diturki.jpg)
    Pendaftaran pun cukup mudah, karena WNI tidak usah pergi ke Turki karena tes bisa dilakukan di Jakarta. Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Pendidikan Indonesia-Turki dengan Uludag University. Para peminat tidak diminta beberapa persyaratan semisal wawancara, nilai TOEFL/IELTS, dan esai. Mereka hanya perlu lolos ujian masuk agar bisa kuliah di Uludag University.
    Kehidupan Mahasiswa di Bursa sangat nyaman dengan berbagai fasilitas, kabar baiknya, pihak Uluudag University menyediakan fasilitas yang menghemat living cost Mahasiswa. Disekitar Kampus, ada perdedsaan yang menyediakan kos dengan harga terjangkau. Bursa merupakan sebuah kota di Turki dengan fasilitas yang taerlengkp dan modern. Untuk sarana rekreasi murah meriah, misalnya di Utara Bursa ada Pantai Laut Marmara yang indah, sedangkan di selatan Bursa ada resor tempat bermain ski salju yang menyenangkan. Bursa dekat dengan Istanbul, namun biaya hidup di Bursa jauh lebih murah.
  • Beginilah Gambaran Mutu Pendidikan Saat Ini , Masihkah Sementara?

    Beginilah Gambaran Mutu Pendidikan Saat Ini , Masihkah Sementera?
    Beginilah Gambaran Mutu Pendidikan Saat Ini , Masihkah Sementera? – Ketika berada di medan perjuangan yang Namanya Pendidikan. Akan terasa sebab dan akibatnya bila berada di posisi yang pelajar. Namanya kelelahan itu akan terasa sekali. Hingga, sikap mengeluh terlontarkan begitu saja. Itulah arti dari menimba ilmu di dunia Pendidikan. Namun, efektifkah Pendidikan sekarang ini hingga terasa dalam pribadi maupun masyarakat?
    Pendidikan yang diemban hingga perkuliahan belum terasa adanya perubahan. Mengapa? karena yang miskin masih banyak yang kaya juga tetap yang itu-itu saja. Rasa tolong-menolong yang kurang dan rasa iba sudah punah dibawa zaman. Walaupun banyak beasiswa untuk kalangan tidak mampu. Namun, tetap saja orang-orang yang diberi beasiswa mencari pekerjaan untuk keperluan sehari-harinya. Karena, kebutuhan tidak sesuai dengan yang ada. 
    Jika beasiswa mampu memenuhi kebutuhan pun masih ada masalah di kalangan yang diberikan beasiswa. Sebagian orang menghamburkannya dan sebagian orang lagi ada yang menabungnya. Tergantung kondisi fakultas ada yang hedonisme dan ada juga yang tidak.  Seringkali kejadian ini terus-menerus terjadi dan pada akhirnya modal dan mental itu dibatasi hingga tidak ingin melakukan apa yang terbaik.
    Bertahun-tahun lamanya diemban Pendidikan itu. namun, banyak sekali orang lupa materi yang diajarkan oleh gurunya. Mengapa? karena tidak ada proses pengulangan yang ditangkap cepat, saat mencari ilmu adabnya terlupakan, dan ketika beribadah disuruh singkat atau nanti saja. Saat memiliki pekerjaan lupa akan ilmu-ilmu lainnya dan pengabdiannya.
    Padahal, Pendidikan tidak akan pernah berakhir hingga kapanpun dan dimanapun berada.  Mengapa? karena setiap tempat adalah kelas, setiap orang adalah guru, dan setiap kejadian adalah pelajaran. Itulah Pendidikan yang harus dibawa dari generasi ke generasi. Sehingga tidak ada yang namanya direndahkan maupun ditinggikan.
    Pendidikan mental yang harus diuji. Setiap materi yang didapatkan harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, Daarut Tauhid yang sabtunya diisi materi dan minggunya diujikan yang mana materi itu diisi dengan keyakinan tinggi kepada Allah hingga menurunkan ego sejatuh-jatuhnya yang ada di dalam diri insan.  Lalu, santri diuji dengan pengalaman yang tidak pernah terpikirkan ataupun dilakukan sebelumnya. Itulah gambaran Pendidikan yang ada di zaman milenial ini.