Blog

  • Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

    Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

    Mengenal Jurusan Pendidikan Luar Biasa

    Mungkin jurusan pendidikan sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi jurusan pendidikan seperti PGSD atau PGPAUD. Tapi, ternyata sekarang jurusan pendidikan luar biasa sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat apalagi sekarang ini tenaga kerja sebagai guru PLB sangat di butuhkan. Untuk itu jangan khawatir masalah prospek kerja mahasiswa jurusan pendidikan luar biasa setelah lulus nantinya. Mari simak ulasannya berikut ini.

    Kenapa Harus Memilih Jurusan Pendidikan Luar Biasa?

    Bukankah setiap orang itu mempunyai hak yang sama. Begitu pula dalam hal pendidikan, setiap orang berhak memperoleh pendidikan. Tidak ada bedanya antara manusia normal dengan manusia yang berkebutuhan khusus dimata Tuhan. Hanya fisik saja mereka memiliki keterbatasan yang berbeda dengan orang normal biasanya. Oleh karena itu janganlah kita membeda bedakan diri kita dengan mereka. Justru seharusnya kita membantu mereka, dengan menjadi pengajar misalnya agar mereka juga bisa memperoleh pendidikan yang layak.

    Tapi sayangnya dari jutaan orang yang ada di Indonesia, hanya sedikit yang mau peduli dengan keadaan mereka terlebih lagi dalam hal pendidikan. Padahal mereka juga berhak memperoleh pendidikan untuk bisa menunjang masa depan mereka agar bisa lebih baik. Banyak juga yang malah memandangnya sebelah mata. Padahal banyak dari mereka itu mempunyai potensi atau bakat yang memang kadang tidak dimiliki oleh orang lain. Oleh karena itu mereka harus mempunyai pembimbing yang mampu membimbing mereka dalam mengembangkan bakatnya.

    Dan di jurusan inilah kita akan belajar memahami mereka, membantu mereka untuk mengembangkan potensi dan bakatnya, serta kita akan belajar mengenai kepekaan sosial. Dengan begitu ketika mau mengajarkan mereka kita tidak akan salah kaprah. Jurusan ini juga mengajarkan kita tentang kepekaan hati dan kepedulian terhadap sesama, lalu bagaimana cara kita berkomunikasi dengan mereka agar kita bisa berbaur dan beradaptasi dengan mereka.

    Apa saja yang akan kita pelajari di jurusan ini ?

    Seperti yang sudah tadi di sebutkan kita akan belajar kepekaan hati terhadap sesama agar nantinya kita beradaptasi dengan mereka. Tapi, sebelum belajar beradaptasi dan berkomunikasi dengan mereka kita harus mengetahui seluk beluk mengenai kategori anak berkebutuhan khusus agar kita tidak salah ketika menanganinya. Setelah itu barulah kita akan mempelajari kurikulum ruang lingkup untuk anak berkebutuhan khusus agar nantinya tidak salah ketika mempraktekkan dalam metode pembelajaran. Ruang lingkup setiap anak berkebutuhan khusus itu berbeda-beda dan karakteristik dari mereka juga berbeda, masing-masing punya penanganannya sendiri. Hingga di akhir perkuliahan kita akan di khususkan memilih satu kategori anak berkebutuhan khusus.

    Di dalam jurusan ini kita juga tidak hanya belajar mengenai teori saja, tetapi kita juga mempraktekkan apa yang telah kita pelajari itu dengan terjun langsung ke lapangan. Kita akan mencoba berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus. Bagusnya teori yang kita pelajari itu bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jurusan pendidikan luar biasa ini juga mempelajari beberapa pelajaran umum seperti pendidikan kewarganegaraan, bahasa Inggris, pendidikan agama, statistik, juga ilmu sosial lainnya.

    Tak usah risaukan prospek kerja

    Tentu yang kita khawatirkan ketika akan memilih jurusan adalah prospek kerja lulusan bagaimana. Tapi, jangan khawatir bagi teman-teman yang akan berkecimpung di jurusan pendidikan luar biasa ini, karena peluang kerja untuk jurusan ini begitu terbuka lebar. Para lulusan tidak hanya bekerja sebagai guru pengajar berkebutuhan khusus, tapi bisa juga mendirikan yayasan atau menjadi terapis. Meski memang kebanyakan menjadi guru pengajar, tapi peluang guru pengajar saat ini terbuka lebar karena manusia setiap harinya bertambah dan itu menjadi peluang besar untuk para lulusannya. Bahkan menurut data statistik 2010 lulusan ini masih membutuhkan banyak tenaga. 
  • PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa?

    PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa?


    PR adalah Sahabat Anak, Kok Bisa? – Kalau mendengar kata PR, kira-kira apa yang terlintas pertama kali bagi sahabat shalaazz ? atau pertanyaan masihkah PR menjadi sesuatu momok bagi anak ? PR atau pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru ketika di sekolah dan dikerjakan di rumah dengan maksud anak akan semakin pandai ataupun alasan yang lain dengan jumlah yang tidak sedikit tentunya. 
    Namun perlu diketahui pemberian PR semakin lama semakin berkurang, tidak seperti beberapa tahun silam. Bahkan seperti yang kita tahu bagi beberapa negara tertentu PR telah dihapuskan, karena dianggap akan memberatkan anak.
    Pembelajaran yang dilakukan disekolah saat ini tidak menjadikan PR sebagai suatu momok bagi anak dan orang tuanya, namun telah berubah menjadi sesuatu yang akan ditunggu oleh anak. Bagaimana bisa ?, pasti akan muncul pernyaan seperti itu mengingat jikalau telah tertanam pada semua orang bahwa RP suatu yang tidak diharapkan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut berikut penjelasannya mengapa PR menjadi suatu yang dinanti oleh anak.
    1. Pembelajaran saat ini menjadikan PR berupa eksperimen, yang mana anak akan melalukan berbagai percobaan untuk memahami materi. Percobaan tersebut dibuat seolah-olah anak sedang bermain, jadi tidak terasa bahwa anak sedang belajar dan mengerjakan PR. contoh eksperimen seperti membuat kue, membuat boneka sederhana, belajar membuat baju, membuat gambaran gunung meletus dan masih banyak yang lain.
    2. PR yang diberikan tidak sebanyak pemberian PR pada zaman dahulu. Pemberian PR sekarang sebatas anak untuk mengulangi materi yang telah disampaikan oleh guru, sehingga anak tidak merasa kesulitan dalam mengerjakannya.
    3. PR berupa kuis, siapa yang tidak suka kuis? Ndak ada bukan ? begitupula dengan anak, anak akan antusias ketika PR-nya berupa kuis. Kuis tersebut berupa teka teki silang atau papan puzle, anak akan menyusun puzle tersebut agar membentuk suatu jawaban yang diharapkan.

    Berdasarkan penjelasan di atas mengenai PR, ternyata secara tidak langsung dapat memberikan manfaat baik bagi siswa dan orangtua. Manfaat tersebut meliputi :

    1.       Anak akan menjadi lebih mandiri, tanggung jawab dan juga kreatif.
    2.       Menumbuhkan semangat belajar anak.
    3.       Menjadi salah satu cara mengetahui minat dan bakat anak.
    4.       Akan terjalin kedekatan antara anak dan orang tua.
    5.       Dapat tercipta keluarga yang hangat dan penuh kasih terhadap anak.
    6.       Memudahkan orang tua dalam memantau perkembangan anak
    7.       Orangtua dan anak akan bekerjasama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
    8.       Orangtua akan sepenuhnya mendapatkan perannya yaitu sebagai sahabat, sebagai guru, sebagai panutan dan sebagai orang tua bagi anak.
    Melihat manfaat PR sebagai sahabat anak, mari bersama-sama mengubah pemikiran bahwa PR adalah sebuah momok yang membebankan untuk
  • Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu

    Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu

    Budayakanlah Mengetahui Isi Materi, Sebelum Menimba Ilmu – Menghadiri suatu tempat yang memberikan ilmu merupakah hal yang menyenangkan. Terlebih lagi jika kita tertarik dengan materi yang akan dipaparkan. Namun sebagian dari kita  acap kali masuk suatu kelas tanpa mengetahui materi apa yang akan didapatkan. 
    Hal ini banyak terjadi dikalangan pelajar dan mahasiswa. Ketika awal ajaran baru kita masih semangat dalam mengetahui materi apa yang akan diberiakan hari itu dan sempat juga belajar seblumnya dan akan berbeda setelah pertengahan tahun. 
    Banyak faktor yang menjadikan kita tidak rajin lagi, salah satuya tugas dan kegiatan yang sudah menumpuk. Sering kali kita berangkat sekolah dan kuliah tanpa mengetahui akan belajar apa. Hal tersebut berbeda ketika kita presentasi, setidaknya kita harus menyiapkan materi untuk di share kepada audience.
    Namun ketika tidak presentasi maka kita susah untuk ingin melihat materi apa yang akan kita pelajari dikelas. Padahal dasar materi sebelum mendapatkan materi akan mudah dipahami dan lebih menarik untuk kita pelajari.
    Budaya masuk kelas tanpa mengetahui materi apa yang akan didapatkan menjadi kebiasaan yang tidak perlu diteruskan. Ketika kita membiasaakan diri dari kecil dan mempengaruhi orang sekitar maka akan meningkatkan kualitas pendidikan diInonesia. Hal itu akan terwujud karena sabuah PAKSAAN, suatu kebaikan harus dipaksa terlebih dahulu. Paksaan dalam hal kebaikan sudah banyak diterapkan di negara-negara maju. Paksaan untuk disiplin waktu, paksaan untuk mematuhi aturan tertulis ataupun tidaktertulis.

    Paksaan dalam dunia pendiidikanpun juga dibutuhkan. Sebagai contoh ketika yang akan ngajar guru atau dosennya lumayan galak kita mau belajar materi karna kita takut tidak bisa menjawab ketika ditanya. Ketika ada kuis maka secara otomatis kita akan belajar sebelumnya.

    Oleh sebab itu ketika kita dipaksa suatu keadaan, kita akan melakukan suatu hal meski itu terpaksa atau tidak. Catatan lain menyatakan suatu hal yang terpaksa tidak akan sampai ke hati ilmunya. Namun ketika kita dalam keadaan santai kita tidak akan melakukan hal-hal hebat yang luar biasa. Salam semangat buat kita semua, selamat berkarya dan semangat berkontribusi untuk negara.

  • Coba 7 Pilihan Pendidikan Non Formal Ini, Sesuai Minat dan Bakat!

    Coba 7 Pilihan Pendidikan Non Formal Ini, Sesuai Minat dan Bakat!

    Coba 7 Pilihan Pendidikan Non Formal Ini, Sesuai Minat dan Bakat! – Hai sobat Shalaazz, berjumpa lagi dengan Pipit. Kali ini akan membahas tentang pendidikan non formal. Mungkin sahabat shalaazz sudah tau ada beberapa jenis pendidikan sesuai dengan  latar belakang dan tujuannya. Kalian tau perbedaannya ?. Mari simak perbedaan sebagai berikut:

    a. Pendidikan Formal

    Pasti sudah tau kalau pendidikan ini berbasis badan hukum. Didirikan oleh pemerintah, bahkan fasilitas sarana dan prasarana dibantu dari pemerintah. Pendidikan ini diwajibkan  sebagai tahapan menuju syarat profesi masa depan. Mulai dari pendidikan SD (Sekolah Dasar) sampai SMA (Sekolah Menengah Atas), bahkan skill kejuruan sesuai bakat dan minat didapatkan di Perguruan Tinggi.

    b. Pendidikan Non Formal

    Dilakukan di luar pendidikan formal secara terstruktur dan berjenjang.  Memiliki tujuan yang jelas dalam pembelajaran. Biasanya didirikan oleh seseorang secara mandiri. Misalnya sekolah sesuai bakat, minat dan mempelajari attitude (perbuatan) yang baik. Biasanya siswa/mahasiswa dalam pendidikan formal hanya lebih mendapat teori daripada praktek. Jadinya mereka akan merasa butuh aplikasinya melalui pendidikan non formal. Berikut pilihan pendidikan non formal yang dapat dipelajari:

    Baca juga: 5 Tips Menjadi Guru Kreatif dan Inovatif Era Milenial

    1. Menjahit

    Biasanya SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) ada jurusan ini. Tapi biasanya sekolah umum tidak mendapatkan, bisa saja mengambil kursus ini di luar jam sekolah. Menjahit merupakan salah satu seni yang menghasilkan uang untuk tambahan penghasilan masa depan nanti. Selain itu juga bisa menghemat uang dalam membelanjakan pakaian karena bisa menjahit sendiri sesuai selera pula. 

    2. Memasak

    Biasa disebut sekolah koki, tidak menuntut kemungkinan anak-anak sudah pintar memasak saat ini. Terbukti ada lomba “KidsChef” ditayangkan di Televisi. Apalagi perempuan wajib pintar memasak buat keluarga nanti, jadi bisa menghemat jajan di luar. Makanan yang dimasak lebih terjamin hiegenis.

    3. Melukis

    Para seniman ada yang autodidak latihan menggambar tiap hari, namun ada juga yang sengaja kursus untuk menghasilkan lukisan terbaik. Karyanya bisa dinilai jutaan rupiah loh, keren kan ?.

    4. Handy Craft

    Daripada banyak limbah yang tidak terpakai, lebih baik jadikan karya yang punya nilai ekonomi dong. Bisa belajar di youtube atau bahkan ikut kursusnya langsung. Sekarang sudah banyak kumpulan karya dari handycraft

    5. Komputer

    Sekarang sudah zaman serba digital, jadi jangan gaptek (gagap teknologi) biar bisa mengikuti perkembangan zaman. Kursus komputer bisa menghasilkan uang dolar dari kemampuan menjalankan aplikasi di dalamnya.

    6. Bahasa

    Sekarang juga sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Jadi tantangan kita bukan hanya warga Indonesia, melaikan warga asing juga yang berbeda bahasa. Kalau kita tidak bisa berbahasa, maka tidak bisa menjalin komunikasi dan kerjasama dengan baik. Pastinya orang yang pintar macam-macam bahasa akan dibutuhkan, misalnya jadi tourguide dan translator.

    7. Good Manner

    Jangan salah pada hal ini. Sikap yang baik karena dibiasakan. Biasanya  kursus ini dipilih oleh orang-orang yang sibuk dengan pekerjaan di luar, hingga sedikit waktu untuk mendidik anaknya. Mulai dari sikap di meja makan, tegur sapa dan lainnya. Goodmanner akan menghasilkan pemimpin harapan bangsa. Demikian pendidikan non formal yang dapat jadi referensi pilihan. Pastinya sesuaikan dengan bakat dan minat agar senang dalam menjalankan. Semoga bermanfaat 🙂  

  • Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini

    Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini


    Pentingnya Menumbuhkan Karakter Anak Sejak Dini – Sobat shalaazz mungkin sudah tak asing lagi dengan yang namanya karakter. Seberapa pentingkah menumbuhkan karakter anak ? banyak yang berfikiran bahwa karakter anak akan terbentuk seiring dengan berjalannya awaktu , atau kebanyakan yang menyebutnya akan terbentuk seiring bertambahnya usia. Namun kenyataannya sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam dunia pendidikan sekarang banyak anak yang  tingkat moralnya kurang. 
    Contoh nyata, dalam kehidupan sehari-hari sudah jarang ditemui anak ketika berangkat sekolah mau mencium tangan kedua orang tuanya. Apakah tidak miris ? belum lagi dengan tindakan anak ketika disekolah, anak berani dengan guru bahkan sampai ada yang menganiaya guru. Sangat perlu dipertanyakan bagaimana hal tersebut dapat terjadi dalam lingkup pendidikan.
    Bila ditengok kebelakang penanaman karakter pada anak yang dilakukan sejak dini akan berdampak pada karakter anak pada masa mendatang. Anak akan memiliki karakter baik atau buruk tergantung bagaimana pembentukkan dan penumbuhan karakter yang dilakukan sejak dini. Pembentukan karakter melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ketiganya memiliki peran tersendiri dalam pembentukan karakter anak. Karakter tidak dapat terbentuk secara maksimal bilamana salah satu dari ketiga peran tersebut tidak terpenuhi.
    Keluarga menjadi tempat pembentukan karakter pertama bagi anak, hal tersebut terjadi karena anak akan menghabiskan banyak waktu dirumah bersama orang tua. Orang tua akan menjadi model bagi anak, bagaimana orang tua bertutur kata, bertindak, dan bersikap akan ditirukan oleh anak. Anak melihat apa yang dilakukan oleh orang tuanya dan akan terekam oleh memori mereka dan tersimpan hingga anak dewasa bahkan anak menua. 
    Oleh sebab itu, ketika orang tua sedang bertengkar atau sedang ada permasalahan tidak didepan anak, karena akan berdampak pada tingkah laku anak diluar rumah. Ketika dirumah tidak ada yang bertengkar, dalam sehari-hari menggunakan tutur kata yang baik, dan berperilaku baik maka ketika diluar rumahpun hal itu yang akan dilakukan oleh anak. Namun perlu sobat shalaazz ketahui bahwa keluarga belum mampu menanamkan karakter secara maksimal pada anak, karena anak perlu bersosialisasi dengan orang lain diluar anggota keluarga. Maka dari itu sekolah dan lingkungan masyarakat akan melengkapi dalam pembentukan karakter anak.
    Sekolah sebagai pendidikan formal untuk anak dan awal untuk memasuki dunia pendidikan yang relatif akan bertemu dan berinteraksi dengan orang lain. Mengenal teman dengan berbagai sikap dan tingkah laku, sehingga secara tidak langsung akan merubah karakter anak yang telah terbentuk di rumah. Di sekolah, guru yang akan membantu menanamkan karakter untuk anak. Penanaman karakter tersebut melalui program PPK (Penanaman Pendidikan Karakter). PPK menanamkan 5 karakter yaitu:
    Religius, mencerminkan ketaatan kepada tuhan Yang Maha Esa. Melatih anak untuk taat pada agamanya dan saling menghargai antar beragama lain.
    Nasionalisme berarti menempatkan kepentingan bangsa dibanding kepentingan kelompok atau pribadi. Di sekolah diwujudkan dengan disiplin dalam mengikuti upacara bendera, datang kesekolah tepat waktu, mematuhi peraturan sekolah, melaksanakan tugas piket, dan membuang sampah pada tempatnya.
    Mandiri, melatih anak untuk tidak selalu bergantung pada orang lain baik dari segi tenaga, fikiran dan waktu untuk mewujudkan apa yang diimpikan. anak dilatih untuk mandiri dalam segala hal, sebagai contoh sederhana menyiapkan peralatan sekolah sesuai dengan jadwal.
    Integritas, melatih anak untuk dapat dipercaya, baik ucapan maupun tindakannya. Anak yang memiliki integritas tinggi akan lebih berhati-hati dalam bergaul. Integritas membantu anak dalam berkata tegas dan mampu membela dirinya sendiri ketika teman melakukan pembullyan. penanamannya melalui memberikan tugas sebagai pemimpin upacara, ketika anak mengiyakan maka diwaktu kegiatan upacara anak harus melakukannya.
    Gotong Royong, melatih anak untuk salaing membantu dan menghargai orang lain. Gotong royong diterapkan dalam piket kelas, dan kegitan-kegiatan disekolah yang lain yang perlu dikerjakan bersama-sama Melalui PPK tersebut, akan semakin mematangkan karakter anak. Karakter yang kuat dan melekat pada anak akan terbawa sampai jenjang pendidikan selanjutnya dan membantu anak untuk membentengi diri dari pengaruh luar.
    Masyarakat sendiri membantu dalam pembentukan karakter anak. Hal tersebut terbukti dengan masyarakat yang baik, anak akan memiliki karakter yang baik pula. Anak yang berkarakter akan memiliki rasa sopan santun yang tinggi keika bersosialisasi dengan masyarakat sekitar yang lebih tua dibandingkan anak yang memiliki karakter kurang.
  • Sulit Menemukan Minat Belajar? Ini 6 Cara Mengetahuinya !

     Sulit Menemukan Minat Belajar?
                      
    Sulit Menemukan Minat Belajar?  – Minat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi usaha yang dilakukan seseorang. Minat yang kuat akan menimbulkan usaha yang gigih serius dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan. Jika hal ini dimiliki oleh seorang siswa, ia akan cepat memahami dan mengingat pelajaran. Minat belajar mungkin akan hilang jika Anda merasa terbebani oleh banyaknya pekerjaan rumah, tidak menyukai mata pelajaran tertentu, atau pelajaran di kelas terasa membosankan. Berikut tips yang bisa Anda coba:

    1. Tentukan mata pelajaran yang Anda sukai

    Agar lebih menyenangi pembelajaran mulailah dengan menentukan mata pelajaran yang paling Anda sukai. Menemukan subjek yang menimbulkan ketertarikan akan meningkatkan keberhasilan belajar.

    2. Mengubah pandangan tentang subjek yang kurang Anda sukai

    Anda tetap bisa menyenangi pelajaran yang kurang menarik dengan mengubah cara pandang. Salah satunya dengan memahami manfaat dan mengapa Anda perlu mempelajarinya.

    3. Temukan hubungan antara belajar dengan keseharian Anda

    Dalam beberapa kesempatan Anda mungkin saja kehilangan minat belajar ketika menyadari sepertinya subjek tertentu tidak dibutuhkan atau tidak ada hubungannya dengan kehidupan luar sekolah. Misalnya memahami pengetahuan kimia dasar membuat Anda lebih mahir memasak. Atau matematika yang terkait dengan keseharian Anda, contohnya menentukan banyak cat yang dibutuhkan untuk mengecat dinding rumah.

    4. Jangan bersaing secara berlebihan

    Persaingan sehat akan terasa sangat menyenangkan dan meningkatkan minat belajar. Sebaliknya, persaingan yang berlebihan hanya menimbulkan kekhwatiran sehingga Anda kesulitan belajar. Berfokuslah memperbaiki diri dan mencapai tujuan yang sudah Anda tentukan. Contohnya jika ingin mendapatkan nilai ujian tertentu, belajarlah sebaik mungkin dan jangan khawatir siapa yang akan meraih nilai lebih tinggi.

    5. Mempersiapkan pertanyaan sebelum kelas dimulai

    Mempelajari materi sebelum pembahasan dan menanyakan materi yang tidak dimengerti membantu Anda untuk mengajukan jawaban atas persoalan di akhir kelas

    6. Menceritakan kejadian-kejadian di sekolah kepada orang tua atau orang-orang terdekat

    Anda akan lebih suka belajar jika mendapatkan dukungan dari orang-orang yang peduli kepada Anda dan mengharapkan keberhasilan Anda di sekolah. Menceritakan pelajaran dan kegiatan di sekolah membuat Anda selalu berpikir positif.
    Hal tadi diharapkan dapat memicu semangat dan minat belajar siswa dalam belajar serta mengejar mimpi dan cita-cita. Kalian adalah generasi emas, jadilah penerus berkualitas. Selamat mencoba 
  • Character of Studied In Pakistan, Ada apa dengan Pakistan?

    Character of Studied In Pakistan, Ada  apa dengan Pakistan?

    we should never stick to single work but always trying to improve our thinking. then result will be bright InshaAllah. we should be winners or loser. but if we would lose, we have to restrengthen ourselves.
    Sebuah kata yang dibicarakan oleh pemikiran teman yang berada di pakistan. maksudnya, agar pendidiikan dibenahi dengan awal kita memulainya. sejauh manapun berbuat tidak pernah surut akan hal yang telah kita ucap dan kita lakukan. sesuatu pekerjaan akan terasa ringan bila dilakukan bersama-sama. begitulah pendidikan yang sebenarnya. jika pendidikan, hanya kehendak sang dosen atau sang atasan tidak akan ada artinya dunia ini walaupun diperbanyak sekolah pendidikan
    Perusahaan yang menjanjikan seseorang untuk menjadi karyawan ialah bukan dilihat dari ijazah perguruan tinggi. melainkan keahlian yang dimilikinya. lalu apa artinya, pendidikan berlama-lama untuk mendengarkan dan berlatih? ada beberapa alasan. 
    Alasan yang pertama ialah, selama kita berproses dalam pendidikan maka kita akan tahu lelahnya sebuah pembelajaran. lebih baik lelah daripada bodoh untuk selamanya.
    Alasan yang kedua ialah, selama proses tersebut kita gunakan dengan pencarian bakat yang ada dalam diri kita. kita tidak pernah tahu bakat kita seperti apa? namun, karena proses yang panjang itu membuat kita untuk memulai sebuah perjalanan panjang yang sangat bermakna. 
    Alasan yang ketiga ialah tiada pribadi yang terlatih selain terus berlatih setiap hari. dengan berlatih maka akan membuat kita makin tertantang sebuah proses. proses yang membuat kita akan ujian yang dihadapi masa mendatang.
    awal-awal dalam perkuliahan pasti akan bersemangat. namun, ketika dibalikkan dengan banyak perubahan. maka, sesuatu itu akan menjadi terbalik dengan banyaknya kejenuhan. dikarenakan kata-kata yang salah atau niatnya yang berbeda.  sama halnya perumpaan ketika memulai untuk menulis. 
    the first thing to do is to write according to what you think. after that write, what you feel. what you read then is written with the essence. then pour in the experience and discussed in writing. i hope and i think i will write in this way. maybe i hope too you studied for fighting. may Allah help us.
  • Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    upaya meningkatkan kualitas pendiidkan


    “Suatu saat nanti aku ingin menjadi seorang guru yang mampu menginspirasi murid-muridku“ jawab seorang anak muda ketika ditanya oleh gurunya hendak jadi apa ketika ia besar nanti. Jawaban tersebut sungguh merupakan jawaban yang sangat mulia dan seharusnya dimiliki oleh setiap tenaga pendidik di Negara manapun termasuk Indonesia. Sebab dengan begitu, setiap tenaga pendidik akan menjalankan perannya dengan kesungguhan bukan karena keterpaksaan tuntutan pekerjaan. 
    Pentingnya hal tersebut dimiliki juga akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan, yang mana kualitas pendidikan inilah yang menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan bangsa. Melalui pendidikan, Negara mampu melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter, berintelektual, dan mampu membawa Negara mewujudkan tujuannya.
    Pada pasal 1 ayat 6 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioal (SPN) menjelaskan bahwa Pendidik merupakan tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar widyaiswara, tutor, instrukur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususan serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Dari pengertian tersebut menunjukkan bahwa pendidik bukanlah pekerjaan sembaran, dibutuhkan kualifikasi dan orang-orang yang berkualitas untuk menjalankan peran sebagai seorang pendidik.
    Saat ini jika kita melihat kualitas pendidik, terutama guru di Indonesia, maka kita belum bisa duduk tenang melihatnya, terutama jika melihat guru di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sungguh membuat kita haru. Dan ini tidak hanya berbicara kualitas saja, namun kuantitas juga, dimana ketersediaan guru ternyata juga masih sangat minim di Indonesia terutama di daerah 3T. 
    Kami berharap pemerintah mampu menjadi reaktor aktif untuk mempersiapkan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidik di Indonesia, hal ini sepertinya sudah terlihat dengan program pengembangan pendidik yang telah dilakukan seperti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurut UU No. 20 tentang SPN pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjan yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Dengan demikikin PPG ini merupakan pendidikan tinggi dalam rangka mempersiapkan calon guru agar memiliki keahlian sebagai guru yang professional.
    Tujuan umum PPG adalah menghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Dari upaya tersebut sebenarnya pemerintah sudah memiliki itikad baik untuk terus meningkatkan kualitas pendidik di Indonesia.
    Tidak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas sebagai seorang pendidik juga dapat dimulai dari pribadi sendiri, langkah pertama bisa dimulai dengan memahami karkter yang harus dimiliki oleh setiap pendidik sesuai dengan standar kompetensi pendidik yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Langkah selanjutnya bisa dengan membaca buku dan mengikuti berbagai pelatihan yang mampu meningkatkan keahlian sebagai seorang pendidik. Dan yang tak kalah pentingnya lagi adalah Seorang pendidik juga harus bisa meningkatkan kemampuannya dalam menguasai teknologi sebab kemampuan ini  sangat dibutuhkan pada era revolusi Industri 4.0 saat ini. 
    Sudah seharusnya semangat perubahan ini menjadi semangat bersama bagi semua pendidik di Indonesia. Kedepan kita berharap tidak adalagi kasus-kasus yang berkaitan dengan tenaga pendidik, sebab itu hanya menjadi negative campaign pendidikan Indonesia kepada seluruh negara di dunia. Melalui langkah ini kita berharap pendidikan Indonesia mampu membentuk kreativitas, kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta kemampuan pemecahan masalah bagi generasi pemimpin bangsa kelak.
    Ditulis oleh : Muhammad Iqbal, Guru SMP IT Al Kahfi
  • Top 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Terbaik di Indonesia …

    Setiap orang menyadari bahwa Pendidikan adalah salah satu jalan untuk merubah nasib. Pendidikan  adalah salah satu jalan untuk menuju kesuksesan. Semakin banyaknya lembaga Pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah, maka tidak ada alasan untuk tidak belajar di lembaga Pendidikan maupun keagamaan. Pelopor didirikannya lembaga Pendidikan di Indonesia itu adalah Pesantren, Pesantren merupakan cikal bakal sistem Pendidikan berbasis agama. Maka menjamurlah Sekolah maupun Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia, Perguruan Tinggi Islam banyak sekali peminatnya, dikarenakan Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia banyak sekali santri-santri yang berkompeten yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 

    Berikut ini beberapa rangking Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Indonesia yang harus kita ketahui:

    1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    uin jakarta
    UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terletak di Jl. Ir. H. Djuanda No. 95, Cemp. Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412, Kampus Islam Negeri terbaik se-Indonesia ini mempunyai beberapa Fakultas diantaranya: Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dirasat Islamiyah, Fakultas Syariah & Hukum, Fakultas Adab & Humaniora, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Psikologi, Fakultas Ilmu Kedokteran & Ilmu Kesehatan. Didekat Kampus ini pun terdapat banyak sekali Pondok Pesantren, diantaranya Ponpes Darus Sunnah, Ponpes Sabilussalam, Ponpes Al-Umm, Ponpes Darul Hikam, Ponpes Madinatul Qur’an, Ponpes Baitul Qura’, dll. Banyak sekali Mahasiswa/Mahasiswi yang kuliah sambil mengemban ilmu agama di beberapa Ponpes tersebut.

    2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

     UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    Kampus ini terletak di Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, di Kampus ini, ada Fakultas Adab & Ilmu Budaya, Fakultas Dakwah & Komunikasi, Fakultas Syariah & Hukum, Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran ISlam, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial & Humaniora, serta Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam.

    3. UIN Sunan Ampel Surabaya

    UIN Sunan Ampel Surabaya
    Kampus ini terletak di Jalan Ahmad Yani No, 117, Jemur Wonosari, Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60237. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya  Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

    4. UIN Walisongo Semarang

    UIN Walisongo Semarang
    Kampus ini terletak di Jl. Walisongo No.3-5, Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50185. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

    5. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    Kampus ini terletak di Jalan Gajayana No.50, Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Humaniora.

    6. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Kampus ini terletak di Jl. A.H. Nasution No.105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 40614. Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin, Psikologi, Sains dan Teknologi, serta Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Ekonomi.

    7. UIN Alauddin Makassar

    UIN Alauddin Makassar
    Kampus ini terletak di Jalan Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Somba Opu, Romangpolong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin dan Filsafat, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Sains dan Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

    8. UIN Sumatera Utara

    UIN Sumatera Utara
    Kampus ini terletak di  Jalan Williem Iskandar Pasar V, Kenangan Baru, Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Sumatera Utara, 20371, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Fakultas Syariah, Dakwah dan Komunikasi, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin, Sains dan Teknologi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

    9. UIN Sultan Syarif Kasim Pekan Baru

    UIN Sultan Syarif Kasim Pekan Baru
    Kampus ini terletak di Jalan Raya Pekanbaru – Sungai Pagar, Rimba Panjang, Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Pertanian dan Peternakan yang konsen pada kajian bidang peternakan dan pertanian. Selain itu, ada pula Fakulas Syariah dan Ilmu Hukum, Tabiyah dan Keguruan, Ushuluddin, Dakwah dan Komunikasi, Sains dan Teknologi, Psikologi, serta Ekonomi dan Ilmu Sosial.

    10. UIN Raden Fatah Palembang

    UIN Raden Fatah Palembang
    Kampus ini terletak di Jl. Prof. K. H. Zainal Abidin Fikri, Pahlawan, Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Ekonomi dan Bisnis Islam, Ilmu Sosial dan Politik, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

    11. UIN Ar-Raniry Banda Aceh

    UIN Ar-Raniry Banda Aceh
    Kampus ini terletak di JL. Ibnu Sina, No. 2, Darussalam, Syiah Kuala, Kopelma Darussalam, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh, Kampus ini terdiri dari beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Syariah dan Hukum, Tarbiyah dan Keguruan, Adab dan Humaniora, Dakwah dan Komunikasi, Ushuluddin dan Filsafat, Ekonomi dan Bisnis Islam, Psikologi, Sains dan Teknologi, serta Fakultas Sosial dan Ilmu Pemerintahan.
    Itulah referensi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang terbaik di Indonesia. Semoga bermanfaat
  • 7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian Agar Ujiannya Lancar


    7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian  Agar Ujiannya Lancar


    7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian  Agar Ujiannya Lancar – Ujian seringkali menjadi momok yang paling menakutkan bagi para siswa di sekolah ataupun mahasiswa di perguruan tinggi. Kenapa sih kita takut ujian padahalkan ujian itu bukan sesuatu yang di takutkan. Wajar sih ujian itu yang akan menentukan nasib kita akan di bawa kemana. Untuk SD, SMP, SMA saya akan memberikan 7 tips dan trik ampuh menghadapi ujian nasional, sekolah/ semester. Tips dan trik ini bisa juga dipakai oleh kaula muda yang masih sering lupa sama pelajaran atau yang masih sering menggunakan sistem kebut semalam. Oke langsung saja tips dan trik menghadapi ujian.

    1. Berdoa dan meminta doa kepada kedua orang tua atau kerabat dekat

    Doa merupakan sumber kekuatan utama agar di beri kemudahan dan kelancaran pada saat kita akan melaksanakan sebuah ujian. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dengan berdoa yaitu, doa itu mampu menenangkan diri kita yang sedang cemas tak karuan, mampu meningkatkan kecerdasan, dan mampu membantu kita menghadapi sulitnya ujian hidup. Selain itu sebelum di mulainya ujian kita harus meminta doa terlebih dahulu kepada kedua orang tua kita. Ada pepatah mengatakan doa paling mujarab adalah doa orang tua, dan ridho Allah itu tergantung dari ridho orang tua. Maka dari itu doa dari orang tua sangatlah penting demi di berikannya kelancaran pada kita saat akan melakukan ujian. Doa dan dukungan kerabat pun akan menjadikan kita lebih semangat dalam menghadapi ujian.

    2. Pahami materi

    Terkadang kita itu selalu mendengarkan apa yang guru atau dosen ucapkan tapi pada saat guru atau dosen tersebut keluar ruangan atau meninggalkan kelas apa yang tadi di ucapkan oleh guru itu hilang entah kemana ibarat kata masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Maka dari itu kita harus bisa menyalin apa yang guru atau dosen ucapkan sebagai salah satu metode pembelajaran. Dengan kita menyalin apa yang telah guru sampaikan di depan kelas daya serap otak kita akan semakin tajam dan kemampuan otak kita dalam hal mengingat akan semakin berkembang, ini artinya kita akan semakin mudah menghafal dan akan kembali membuka catatan ketika kita lupa.

    3. Siapkan catatan kecil

    Setelah menyalin apa yang di ucapkan kita harus bisa membuat point-point penting atau kata kunci dalam sebuah catatan kecil sebagai metode pembelajaran yang kedua. Agar terkesan menarik dan tidak bosan saat belajar atau membacanya kita bisa menggunakan bolpoin warna atau menghiasnya sesuai selera. Dengan begitu semangat belajar kita akan semakin meningkat dan hal ini akan membantu kita untuk lebih mudah mengingat sesuatu.

    4. Latihan soal-soal

    Setelah kita bisa memahami suatu materi kita harus mengujinya dengan mengisi latihan atau soal-soal yang biasanya di berikan oleh guru ataupun yang kita dapatkan baik dari buku atau internet. Boleh juga dengan meminta bantuan teman atau keluarga untuk mengadakan kuis tanya jawab agar lebih mudah dalam hal mengingat materi-materi yang telah di pelajari.

    5 Belajar di tempat yang nyaman

    Jika biasanya kita belajar di dalam sebuah ruangan, cobalah untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan disekitar kita, misalnya taman atau sebuah cafe tempat nongkrong sebagai objek tempat belajar. Dengan begitu belajar akan semakin rileks dan tidak jenuh, taman yang banyak pepohonan akan membuat kita lebih relaks dan juga cafe Dengan suasana yang nyaman akan membuat kita betah belajar berlama-lama di sana.

    6 . Menjaga pola makan dan istirahat yang cukup

    Seringkali kita mengabaikan 2 hal ini terkadang karena terlalu asyik belajar kita sampai lupa waktu makan ataupun mengabaikan waktu istirahat yang terbilang cukup penting. Tubuh itu perlu asupan energi yang cukup agar otak kita bisa bekerja dengan baik, dan tubuh juga perlu waktu istirahat agar fisik kita fresh pada saat ujian dan tidak mudah cepat lelah. Hindari makan makanan yang bisa menyebabkan sakit perut atau yang bisa menghambat konsentrasi kita pada saat ujian. Istirahat lah yang cukup pada saat akan menjelang ujian dan jangan biarkan otak kita terus belajar pada saat ujian itu akan berlangsung. Biasakan tidur jam 8-9 malam lalu bangun jam 3 pagi agar otak kita bisa fresh. Kita bisa memanfaatkan waktu belajar jam 3 pagi karena otak kita akan mencerna dengan baik pada saat jam 3 pagi kesana.

    7. Percaya diri dan jangan terlalu stres

    Kadangkala kita selalu tidak percaya diri, banyak sekali kemungkinan- kemungkinan yang sebenarnya gak akan terjadi tapi otak kita malah memikirkan hal yang tidak-tidak. Maka dari itu kita haruslah percaya diri, percaya akan kemampuan diri sendiri dan tidak merendahkan  diri sendiri. Jika hal itu terus terjadi maka stres pun tidak akan pernah terjadi. Hilangkan pikiran pikiran negatif itu dari otak kita dan tanamkan lah pikiran positif. Toh kita sudah berusaha semaksimal mungkin jadi tak perlu risau akan nanti hadapi saja sekarang, jangan sampai hal itu membuat kita stres hingga akhirnya tak bisa mengerjakan soal pada saat ujian.
    Itulah tips dan trik ampuh pada saat akan menghadapi ujian, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. 
  • 5 Tips Jitu Memilih Jurusan Kuliah Agar Tidak Salah Jurusan

    Tips Memilih Jurusan Kuliah

    Tips  Jitu Memilih Jurusan Kuliah – Jatuh sekali bukan apa-apa. Jatuh berkali-kali menempa kita.Bangkit untuk berjuang ‎kembali itulah generasi bangsa milenial. Kata bijak mengatakan “banyak jalan menuju ‎roma.” Lalu apa esensi dari kata bijak tersebut? Jangan hanya menjadi kata bijak, namun ‎aplikasikan dalam kehidupan nyata. Boleh menyerah sekali, tapi bangkitlah seratus kali. ‎Hidup ini berat, pasti.

    Nikmati saja dengan hati lapang dan senyum ceria agar beban ‎hidup tak kentara terasa di pundak. Jiwa-jiwa anak SMA kadang masih labil, maka dari ‎itu penataan emosi mulai sejak dini sangat dibutuhkan. Dukungan dari keluarga dan ‎sanak kerabat juga sangat diperlukan. Apalagi bagi mereka yang akan memasuki dunia ‎perkuliahan. 

    Karena tak semua keinginan terpenuhi, tak semua rencana berjalan mulus, ‎dan tak semua proses yang kita jalani akan sia-sia. Banyak calon-calon mahasiswa yang ‎gagal dan putar haluan dengan bekerja misalnya. Namun ada juga yang tidak diterima di ‎jurusan yang diinginkan malah memilih sembarang jurusan. Jangan! Karena hal itu bisa ‎menjadi bumerang di kemudian hari.‎
    Kita beri contoh saja, Amir ingin sekali masuk jurusan teknik mesin. Ternyata ‎ketika mendaftar melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi ‎Negeri) Amir tidak lolos. Dia tidak menyerah, dia coba lagi melalui jalur SBMPTN ‎‎(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) namun gagal lagi karena memang ‎grade teknik mesin di universitas tersebut tinggi. Akhirnya karena terpaksa agar tetap ‎kuliah tahun itu juga, Amir memilih jurusan lain yang bukan passionnya. Ternyata malah ‎diterima. 
    Dari kasus di atas, jurusan yang baru dipilihnya ada dua kemungkinan. ‎Kemungkinan pertama menjadi bumerang untuk Amir, karena merasa tidak cocok ‎dengan jurusan yang tersebut. Kemungkinan kedua menjadi jalan keluar bagi Amir ke ‎depannya, mungkin saja Amir bisa belajar hal yang baru dan malah dia menyukai jurusan ‎tersebut. 
    Namun kemungkinan pertamalah yang sangat besar persentasenya. Maka dari ‎itu, untuk menghindari hal tersebut, mari kita simak tips-tips memilih jurusan agar tak ‎menjadi bumerang bagi diri sendiri.‎

    1. Pilihlah jurusan sesuai passion. 

    Karena dalam dunia ‎perkuliahan, tidak ada yang namanya belajar dari awal. Semua pengetahuan yang ‎diperoleh semasa sekolah sangat berpengaruh pada masa perkuliahan. Sebelum itu, ‎kenali dulu passionmu.‎

    2. Jangan memilih jurusan 

    hanya karena teman dekatmu masuk ‎jurusan itu. Setiap orang punya passion sendiri-sendiri. Seperti kaki untuk melangkah, ‎setiap manusia mempunyai sepasang dan berbeda dari milik orang lain, maka jangan ‎hanya asal ngikut.‎

    3. jangan asal memilih jurusan saat mendaftar. 

    Untuk informasi, ‎ketika mendaftar melalui berbagai jalur, calon mahasiswa akan diminta memilih tiga ‎jurusan. Pilihan pertama, kedua dan ketiga haruslah dipilih berdasarkan passionmu, ‎bukan karena terpaksa memilih untuk melengkapi blangko pendaftaran. Karena bisa saja, ‎bukan pilihan pertama yang dipilih namun pilihan kedua yang niatnya hanya asal comot ‎jurusan.‎

    4. Jangan memilih jurusan hanya karena coba-coba. 

    Masa ‎depanmu bukanlah satu hal yang bisa dipermainkan meski oleh dirimu sendiri. Pikirkan ‎sebelum melakukan hal tersebut, apakah akan merugikan masa depanmu atau tidak?‎

    5. Jika memang kamu sudah melalui 

    Berbagai cara untuk masuk ‎ke universitas yang kamu inginkan dengan jurusan yang sesuai passionmu namun masih ‎gagal, maka jangan putar haluan memilih jurusan lain. Kuliah bisa dilakukan kapan saja. ‎Kamu bisa mencoba tahun depan, dan bisa mengisi waktu luangmu dengan bekerja atau ‎menjadi relawan pendidikan atau kemanusian dan lain sebagainya.‎
    Mungkin tips diatas bisa menjadi pencerahan bagi kalian semua yang akan ‎melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Jangan pernah menyerah dalam hidup, ‎karena hidup adalah ujian. Maka tak akan ada hari tanpa ujian. Terpenting adalah ‎bagaimana menyikapi ujian tersebut.‎
  • Catat! Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan dan Ikatan Dinas di Indonesia

    Catat! Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan dan Ikatan Dinas di Indonesia

    Catat! Daftar Perguruan Tinggi Kedinasan dan Ikatan Dinas di Indonesia– Sobat Shalaazz, Udah tau dong apa itu sekolah kedinasan dan ikatan dinas serta bagaimana beda dari keduanya? Buat sahabat shalaazz yang belum tau wajib baca dulu pada artikel sebelumnya disini ya. Sekolah dinas dan ikatan dinas tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan dinaungi instansi masing – masing yang terkait. Berikut daftar sekolah kedinasan dan ikatan dinas tersebut, temukan sekolah yang bakal kamu incar ya sob!

    Perguruan Tinggi Ikatan Dinas

    Perguruan tinggi ikatan dinas terbagi 2 yaitu Sekolah Tinggi Ikatan Dinas di bawah Lembaga Pemerintah Kementerian dan Sekolah Tinggi Ikatan Dinas di bawah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Republik Indonesia.
    Berikut ini Perguruan Tinggi Ikatan Dinas di Bawah Lembaga Kementerian RI :

    1. PKN STAN

    PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) merupakan perguruan tinggi ikatan dinas di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan menyelenggarakan pendidikan pada bidang keuangan negara. Kampus PKN STAN berlokasi di Jalan Bintaro Utama Sektor V Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia.
    PKN STAN juga memiliki jurusan seperti pada universitas umumnya. Ada 4 jurusan yang mungkin menarik minat kamu untuk mendaftarkan diri di perguruan ikatan dinas ini. Jurusannya yaitu :
    a. Jurusan Akuntansi
    Jurusan ini memiliki 2 program studi, yaitu :
    a) Prodi Diploma IV Akuntansi
    b) Prodi Diploma III Akuntansi
    b. Jurusan Pajak
    Jurusan ini memiliki 3 program studi, yaitu :
    a) Prodi Diploma III Pajak
    b) Prodi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai
    c) Prodi Diploma I Pajak
    c. Jurusan Kepabeanan dan Cukai
    Jurusan ini memiliki 2 program studi, yaitu :
    a) Prodi Diploma IV Kepabeanan dan Cukai
    b) Prodi Diploma III Kepabeanan dan Cukai
    d. Jurusan Manajemen Keuangan
    Jurusan ini memiliki 3 program studi unggulan, yaitu :
    a) Prodi Diploma III Kebendaharaan Negara
    b) Prodi Diploma III Manajemen Aset
    c) Prodi Diploma I Kebendaharaan Negara

    2. IPDN

    IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) merupakan perguruan tinggi ikatan Dinas di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan dalam bidang kepamongprajaan. IPDN Berlokasi di beberapa wilayah yaitu sebagai berikut :
    a. Kampus Utama terletak di jalan Ir. Soekarno Km.20, Desa Cibeusi, Jati Nangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
    b. Kampus Bukittinggi terletak di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat
    c. Kampus Rokan Hilir terletak di Kabupaten Rokan Hilir, Riau
    d. Kampus Kubu Raya di Provinsi Kalimantan Barat
    e. Kampus Mataram di Mataram, Nusa Tenggara Barat
    f. Kampus Makassar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
    g. Kampus Manado di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara
    h. Kampus Jayapura di Jayapura, Irian Jaya


    IPDN memiliki 2 fakultas yaitu :
    a. Fakultas Politik Pemerintahan
    Fakultas ini memiliki 2 Program Studi, yaitu :
    a) Prodi Kebijakan Pemerintahan
    b) Prodi Politik Pemerintahan
    b. Fakultas Manajemen Pemerintahan
    Fakultas ini memiliki 5 Program Studi, yaitu :
    a) Prodi Manajemen Sumber Daya Manusia
    b) Prodi Manajemen Keuangan
    c) Prodi Manajemen Pembangunan
    d) Prodi Manajemen Pemerintahan
    e) Prodi Kebijakan Pemerintahan

    3. STTD

    STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) merupakan sekolah ikatan dinas yang dinas yang dinaungi oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan pada bidang transportasi darat. Kampus STTD berlokasi di Jalan Raya Kampung Utan Setu No. 89, Cibuntu, Bekasi, Jawa Barat. STTD memiliki beberapa program studi yaitu :
    a. Diploma II Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB)
    b. Diploma III Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (LLASDP)
    c. Diploma III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)
    d. Diploma III Perkeretaapian
    e. Diploma IV Transportasi Darat

    4. POLTEKIP dan POLTEKIM

    POLTEKIP (POliteknik Ilmu Pemasyarakatan) dan POLTEKIM (Politeknik Imigrasi) merupakan perguruan tinggi ikatan dinas yang dinaungi oleh Kementerian Hukum dan HAM. POLTEKIP menyelenggarakan pendidikan di bidang masyarakat, sedangkan POLTEKIM menyelenggarakan pendidikan di bidang keimigrasian. POLTEKIP dan POLTEKIM memiliki beberapa program studi yaitu :
    a. Teknik Pemasyarakatan
    b. Manajemen Pemasyarakatan
    c. Bimbingan Pemasyarakatan

    Perguruan Tinggi Ikatan Dinas di bawah Lembaga Pemerintahan Non Kementerian RI

    1. STIS

    STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) merupakan perguruan tinggi ikatan dinas di bawah naungan Badan Pusat Statistik yang menyelenggarakan pendidikan di bidang Statistika. Lokasi kampus STIS terletak di Jalan Otto Iskandardinata No.64C, Jakarta Timur 13330, DKI Jakarta, Indonesia. STIS juga memiliki program studi yaitu : a. Prodi Diploma III Statistika
    b. Prodi Diploma IV Statistika
    c. Prodi Diploma IV Komputasi Statistik

    2. STIN

    STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) adalah perguruan tinggi di bawah badan Intelijen Negara Republik Indonesia atau dikenal dengan BIN. Kampus STIN beralamat di Sumur Batu, Babakan, madang, Sumur Batu, Bogor, Jawa Barat. STIN ini memiliki 2 program studi yaitu :
    a. Program Studi Agen Intelijen
    b. Program Studi Analisis Intelijen

    3. STSN

    STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara) merupakan perguruan tinggi ikatan dinas di bawah lembaga Sandi Negara Republik Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan di bidang Persandian. Lokasi kampus STSN terletak di jalan Raya Haji Usa, Putat Nutug, Ciseeng, Putat Nutug, Bogor, Jawa Barat. STSN memiliki 2 program studi yaitu :
    a. Manajemenisasi Persandian
    b. Teknik Persandian. Teknik Persandian terbagi menjadi teknik kripto dan teknik rancang bangun peralatan sandi.

    4. STMKG

    STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) merupakan sekolah tinggi ikatan dinas yang dinaungi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyelenggarakan pendidikan di bidang meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG). Kampus STMKG terletak di Jl. Perhubungan I No. 5, Pondok Betung, Pondok Aren, Pd Betung, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Banten. Ada 4 program studi yang terdapat di STMKG yaitu : a. Program studi Meteorologi b. Program studi Klimatologi c. Program studi Geofisika d. Program studi Instrumentasi

    Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)

    Seperti halnya sekolah ikatan dinas, sekolah tinggi kedinasan juga terbagi 2, yaitu sekolah kedinasan di bawah Lembaga Pemerintah Kementerian dan Sekolah Tinggi kedinasan di bawah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Republik Indonesia.

    Perguruan Tinggi kedinasan di Bawah Lembaga Kementerian RI :

    Kementerian Dalam Negeri

    Perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh kementerian ini yaitu Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Institut ini didirikan sejak tahun 2004 dengan tujuan mempersiapkan kader pemerintah mulai dari tingkat daerah hingga pusat. IPDN merupakan penggabungan dari STPDN dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP). IPDN berlokasi di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Tertarik dengan ilmu pemerintahan dan berencana menjadi pengabdi bagian pemerintahan?

    Sobat wajib memilih IPDN sebagai tempat untuk menimba ilmu. IPDN juga memiliki beberapa pilihan program studi yaitu :
    a. Fakultas Politik Pemerintahan dengan program studi :
    a) Kebijakan Pemerintahan
    b) Politik Pemerintahan
    b. Fakultas Manajemen Pemerintahan dengan program studi :
    a) Manajemen Sumber Daya Manusia
    b) Manajemen Keuangan
    c) Manajemen Pembangunan
    d) Manajemen Pemerintahan
    e) Kebijakan Pemerintahan

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

    Perguruan tinggi kedinasan yang berada dalam naungan kementerian ini adalah Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM Akamigas). STEM Akamigas telah berdiri sejak tahun 2002 di Cepu, Jalan Gajah Mada No.38, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Program dari sekolah ini terdiri dari program Diploma I, II, III dan IV. Pada tahun 2018 ini STEM Akamigas membuka penerimaan mahasiswa baru melalui 3 jalur, yaitu jalur aparatur, jalur umum dan jalur industri dan KES

    Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

    Perguruan tinggi kedinasan yang berada dalam naungan kementerian ini adalah :


    Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP)

    POLTEKIP merupakan pendidikan kedinasan yang melaksanakan sistem ikatan dinas. Lho bingung kan? Jadi POLTEKIP ini tetap disebut sebagai sekolah kedinasan tetapi menjalankan sistem rekrutmen langsung dalam kementerian terkait dan dengan biaya kuliah gratis. POLTEKIP ini adalah sekolah kedinasan dengan program studi diploma IV di bidang teknis Pemasyarakatan. Program studi Diploma IV di POLTEKIM terdiri dari teknik pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan dan Bimbingan Pemasyarakatan.

    Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

    Berbeda dengan POLTEKIP yang menjalankan program studi Diploma IV teknis, POLTEKIM hanya pendidikan kedinasan diploma III di bidang teknis keimigrasian dengan pilihan program keimigrasian, administrasi Keimigrasian, hukum keimigrasian dan manajemen Teknologi Keimigrasian.

    Sekedar informasi ya sobat Shalaazz bahwa POLTEKIP dan POLTEKIM ini memberlakukan sistem gugur dalam proses seleksinya, yaitu calon peserta yang tidak dapat melewati setiap tahapan seleksi akan dinyatakan gugur dan hanya yang mampu bertahan dalam setiap tahapan seleksinya saja yang kelak akan dinyatakan menjadi mahasiswa disini.

    Tahapan seleksinya ada 3 yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan Seleksi lanjutan yang terdiri dari seleksi kesehatan, seleksi kesamaptaan, seleksi tulis dan wawancara psikotes serta seleksi wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan fisik (WPFK). Tahapan yang banyak bukan? Itu lah sebabnya siapkan mental dan materi untuk terjun di dalamnya ya.

    Kementerian Pariwisata

    Kementerian Pariwisata menaungi beberapa sekolah kedinasan, diantaranya yaitu :
    a. Akademi Pariwisata Medan di Sumatera Utara
    b. Politeknik Pariwisata Makassar di Sulawesi Selatan
    c. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung di Bandung
    d. Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Nusa Dua, Kuta, Bali

    Kementerian Keuangan

    Kementerian keuangan menaungi banyak sekolah tinggi kedinasan yang menyelenggarakan pendidikan di bidang keuangan, diantaranya sebagai berikut :
    a. Politeknik Keuangan Negara STAN
    b. Kampus STAN yang terletak Jakarta, Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, Kota Tangerang Selatan
    c. Pusdiklat Bea dan Cukai yang terletak di Jakarta Timur, Jalan Bojana Tirta III, Rawamangun
    d. Balai DIklat Keuangan Medan yang terletak di Jl. Eka Warni No.30 Medan Johor, Medan
    e. Balai diklat keuangan Banyuwangi, Malang, Balikpapan, Makassar, Cimahi, Manado dan Yogyakarta

    Kementerian Kelautan dan Perikanan

    Tidak kalah dengan kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan perikanan pun juga memiliki sekolah kedinasan yang dinaunginya diantaranya :

    • Sekolah Tinggi Perikanan (STP) di Jakarta
    • Akademi Perikanan Bitung (APB) di Sulawesi Utara
    • Akademi Perikanan Sidoarjo, Sorong dan Bogor
    • Bagian administrasi Pelatihan Perikanan Lapangan Serang (BAPPL Serang)
    • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Ladong di Aceh, Tegal, Bone, Lampung, Pontianak, Maluku dan Sorong

    Kementerian Kesehatan

    Kementerian Kesehatan menaungi sekolah kedinasan dalam bentuk Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan atau disingkat menjadi POLTEKKES. POLTEKKES ini tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia dari sabang sampai merauke. Proses memasuki sekolah kedinasan kemenkes ini tergolong ketat. Biasanya ada dua jalur pendaftaran, yaitu jalur PMDP atau berdasarkan prestasi yang pernah dicapai calon peserta didik selama SMA dan jalur pendaftaran umum yang memberlakukan sistem tes. Kedua jalur ini sama – sama harus melewati tahap seleksi tes kesehatan.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika

    Kementerian ini menaungi sekolah tinggi multi media (Multi Media Training Centre/ST MMTC) Yogyakarta. Sekolah tinggi ini telah menyelenggarakan beberapa program studi jenjang Diploma sebagai berikut :

    • Manajemen Produksi Siaran (Manaprodsi)
    • Animasi
    • Manajemen Produksi Pemberitaan (Manarita)
    • Manajemen Informasi dan Komunikasi (MIK)
    • Manajemen Teknik Studio Produksi (Matekstosi)
    • Desain Teknologi Permainan

    Kementerian Perhubungan

    Kementerian Perhubungan memiliki beberapa sekolah kedinasan diantaranya :

    • Sekolah Tinggi Transportasi darat (STTD) Bekasi, Jawa Barat
    • Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta, DKI Jakarta
    • Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Banten
    • Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan, Sumatera Utara
    • Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar, Sulawesi Selatan
    • Politeknik Penerbangan Surabaya
    • Akademi Perkeretaapian (API) Madiun
    • Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar (PIP) Sulawesi Selatan
    • Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (PIP) Jawa Tengah
    • Politeknik Ilmu Pelayaran Surabaya
    • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
    • Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Bali
    • Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Tangerang, Banten
    • Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Palembang

    Kementerian Perindustrian

    Ada 8 sekolah kedinasan di bawah kementerian perindustrian yaitu :

    • Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung
    • Politeknik Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Jakarta
    • Politeknik Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta
    • Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta
    • Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Padang
    • Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Makassar
    • Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan
    • Politeknik Akademi Analis Bogor (AKA)

    Kementerian Pertahanan

    Ada 7 sekolah kedinasan di bawah kementerian pertahanan yaitu :

    • Akademi Militer (AKMIL) (TNI Angkatan Darat) Magelang
    • Akademi Angkatan Laut (AAL) (TNI Angkatan Laut) Surabaya
    • Akademi Angkatan Udara (AAU) (TNI Angkatan Udara) Yogyakarta
    • Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (TNI Angkatan Laut) Surabaya
    • Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Darat (TNI Angkatan Darat) Magelang
    • Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN)
    • Universitas Pertahanan Palembang

    Kementerian Pertanian

    Sama halnya dengan kementerian pertahanan, kementerian pertanian juga menaungi 7 Sekolah tinggi Kedinasan, yaitu :

    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Medan
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Magelang
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Gowa
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Malang
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Bogor
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Yogyakarta
    • Sekolah Tinggi Penyuluhan pertanian (STTP) Manokwari

    Kementerian Sosial

    Kementerian Sosial juga menaungi sekolah kedinasan yaitu Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. STKS Bandung ini telah didirikan sejak tahun 1964 Oleh Departemen Sosial. STKS memiliki 2 program studi yaitu : a. Prodi Diploma IV Pekerjaan Sosial b. Prodi Spesialis-1 untuk jenjang Pasca sarjana Selanjutnya, Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Lembaga Pemerintahan Non Kementerian RI :

    • PLN (Sekolah Tinggi Teknik /STTT-PLN) Menara PLN, Jl. Lingkar Luar Barat, Duri, Kosambi, Cengkareng, Jawa Barat
    • Badan Intelijen (Sekolah Tinggi Intelijen Negara /STIN di Sentul, Bogor Jawa Barat)
    • BMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika /STMKG) Pd Betung di Bintaro, Tangerang, Banten
    • Badan Pertanahan Nasional (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional /STPN Yogyakarta)
    • Badan Pusat Statistik / BPS(Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) di Jakarta
    • Badan Tenaga Nuklir Nasional (Sekolah Tinggi Tenaga Nuklir /STTN) di Batan, Yogyakarta
    • Lembaga Administrasi Negara (Sekolah Tinggi Administrasi Negara – Lembaga Administrasi Negara /STIA-LAN) yang terletak di Jakarta, Bandung dan Makassar
    • Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia (Sekolah Tinggi Sandi Negara / STSN) di Bogor, Jawa Barat
    • Kepolisian Negara Republik Indonesia (Akademi Kepolisian /AKPOL) di Semarang.

    Nah jadi ternyata perguruan tinggi kedinasan dan ikatan dinas di Indonesia itu sangat banyak dan meliputi berbagai bidang yang aktif dalam pembangunan bangsa Indonesia. Sekarang sudah bukan zamannya lagi beralasan tidak bisa kuliah karena biaya ataupun karena bidang yang diinginkan tidak sesuai.

    Kalau sudah melihat nama instansi apa saja yang menjalankan program pendidikan, sobat Shalaazz tinggal cari info pendaftaran selanjutnya di website resmi masing – masing instansi ya. Selamat Berjuang jangan lupa selalu berdo’a dan berusaha

  • Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia

    Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia


    Kenali Karakteristik Pendidikan di Sekolah Berbasis Pesantren di Indonesia – Indonesia dengan segala keaneka ragaman budaya, bahasa, agama dan ras menjadikan Indonesia salah satu negara demokrasi yang paling dilirik dunia karena harmonisasi budayanya dengan prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” berbeda-beda namun satu jua.
    Berbicara Sekolah berbasis Pesantren, turut mewarnai pendidikan di Tanah Air. Sejarah didirikannya Sekolah maupun Universitas yang melesat saat ini dimulai dari zaman KH. Ahmad Dahlan sebagai perintis Pendidikan Islam pertama di Indonesia. KH. Ahmad Dahlan merupakan pendiri Muhammadiyah yang merupakan pencetus dunia pendidikan pertama di tanah air. 
    Seiring berjalannya waktu, makin menjamurlah Sekolah berbasis Pesantren yang manajemennya sangat berkualitas. Siswa/i di didik untuk bisa mengatur waktu sedemikian rupa agar bisa mengikuti kegiatan belajar dan mengaji. Keistimewaan Pendidikan berbasis Pesantren ini adalah menyatukan dualisme pendidikan agama dan umum. Siswa/i ditekankan mempelajari adab/akhlak yang paling utama, kecerdasan intelektual bisa mengikuti sambil belajar berperilaku sopan, baik, ramah dan hal-hal positif lainnya.

    Semakin banyak Pesantren yang ada di Indonesia, masing-masing mempunyai keunggulannya. Berikut ini karakteristik Sekolah berbasis Pesantren di Indonesia.

    1. Pesantren Salafi, biasanya Pesantren Salafi ini hanya menerapkan sistem mengaji, mengutamakan mengaji dan mengkaji kitab kuning, pelopor Pesantren Salafi adalah KH. Hasyim Asy’ari yang notabene sahabat KH. Ahmad Dahlan sendiri. Sejak abad 20, Pesantren Salafi mulai menerapkan Sekolah formal, banyak Pesantren-Pesantren keren yang melahirkan alumni-alumni keren dibidangnya masing-masing.
    2. Pesantren Modern, berkembangnya dunia pendidikan dari masa ke masa, membuat Pesantren-pesantren modern mengikuti zaman dengan menerapkan sistem pendidikan mengaji, belajar, berkreasi dan berbisnis. Banyak sekali Pesantren Modern yang unggul di bidang Bahasa, Kewirausahaan, Pertanian/Perkebunan, dll. Manajemen setiap Pesantren Modern berbeda-beda. Justru karena keunggulan masing-masing inilah memberi warna yang baik bagi perkembangan Pesantren di Indonesia.
    3. Pesantren Khusus Tahfidz, disini pelajar akan digembleng dengan hafalan Qur’an, Pesantren khusus tahfidz ini banyak sekali diminati orang tua maupun pelajar. Biasanya, Pesantren Tahfidz ini berada di lingkungan yang asri, sejuk dan tenang, karena sebagai penunjang untuk pelajar dalam menghafal Qur’an. Walaupun zaman sekarang, sistem wajib hafal Qur’an sudah banyak diterapkan di Pesantren Salafi & Modern, namun Pesantren khusus Tahfidz ini lebih mengutamakan menghafal Qur’an 30 Juz, bahkan disertai menghafal kitab-kitab lainnya.
    Oh ya, kalau teman-teman ingin cari tau informasi Pesantren Salafi bisa cek di website ayomondok.com, kalau Pesantren Modern atau Pesantren Khusus Tahfidz Qur’an, teman-teman bisa langsung browsing di Google.
  • Top Rangking: 22 Universitas Terbaik Indonesia Menurut QS World University 2019

    Top Rangking:  22 Universitas Terbaik Indonesia  Menurut QS World University  2019


    Top Rangking:  22 Universitas Terbaik Indonesia  Menurut QS World University  2019 – Sebanyak 22 perguruan tinggi di Indonesia, masuk ke dalam jajaran universitas top Asia versi Quacquarelli Symonds (QS) Asia University Ranking. Untuk QS Asia University Ranking terbaru, diluncurkan Rabu, 24 Oktober 2018 kemarin.  Pemeringkatan tersebut mencerminkan berbagai keunggulan dalam standar akademik universitas di Asia.
    Sistem QS sekarang terdiri dari keseluruhan dan subjek peringkat global, bersama lima regional independen (Asia, Amerika Latin, Eropa dan Asia Tengah, Wilayah Arab, dan BRICS).  Ini adalah satu-satunya  peringkat internasional yang telah menerima persetujuan dari International  Ranking Expert Group (IREG). QS dipandang sebagai salah satu pemeringkat yang paling banyak dibaca, bersama dengan Academic Ranking of World Universities dan THE World University Rankings.
    Tahun lalu ada 17 universitas Indonesia yang masuk dalam daftar QS World University Rankings untuk kawasan Asia. Saat ini jumlah universitas Indonesia yang masuk dalam daftar bertambah menjadi 22 universitas. Siapa saja kah?

    Universitas terbaik di Indonesia versi QS World Rankings

    1. Universitas Indonesia

    Masuk dalam peringkat 57 Asia, sedangkan tahun lalu 54.

    2. Institut Teknologi Bandung

    Masuk dalam peringkat 73 Asia, sedangkan tahun lalu 65.

    3. Universitas Gadjah Mada

    Masuk dalam peringkat 74 Asia, sedangkan tahun lalu 85.

    4. Institut Pertanian Bogor

    Masuk dalam peringkat 130 Asia, sedangkan tahun lalu 147.

    5. Universitas Airlangga

    Masuk dalam peringkat 199 Asia, sedangkan tahun lalu 171.

    6. Universitas Padjajaran

    Masuk dalam peringkat 225 Asia, sedangkan tahun lalu 176.

    7. Institut Teknologi 10 Nopember

    Masuk dalam peringkat 229 Asia, sedangkan tahun lalu 232.

    8. Universitas Bina Nusantara

    Masuk dalam peringkat 251-260 Asia, sedangkan tahun lalu 251-260.

    9. Universitas Diponegoro

    Masuk dalam peringkat 271-280 Asia, sedangkan tahun lalu 240.

    10. Universitas Brawijaya

    Masuk dalam peringkat 271-280 Asia,  sedangkan tahun lalu 291-300.

    11. Universitas Hasanuddin

    Masuk dalam peringkat 401-450 Asia, sedangkan tahun lalu 301-350.

    12. Universitas Sebelas Maret

    Masuk dalam peringkat 401-450 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    13. Universitas Katolik Atmajaya

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    14. Universitas Katolik Parahyangan

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    15. Universitas Pelita Harapan

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    16. Universitas Telkom

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

     17. Universitas Udayana

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 351-400.

    18. Universitas Islam Indonesia

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    19. Universitas Muhammadiyah Surakarta

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu 301-350.

     20. Universitas Pendidikan Indonesia

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    21. Universitas Surabaya

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.

    22. Universitas Negeri Yogyakarta

    Masuk dalam peringkat 451-500 Asia, sedangkan tahun lalu belum masuk daftar.
    Sumber: 
    https://www.google.co.id/amp/s/www.medcom.id/amp/0k8YvYaK-22-perguruan-tinggi-indonesia-top-ranking-di-asia
  • Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif

    Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif


    Kegiatan Mahasiswa Harus Didukung Dalam Hal Positif – Pendidikan dalam kampus tak seperti indahnya dalam media massa. Ketika atasan memerintah agar bisa berprestasi, lulus cepat dan IPK yang cumlaude sangat diidealkan oleh pemimpin kepada bawahan. Nyatanya, dana usaha yang dibuat oleh mahasiswa tidak boleh dijualkan. Semuanya diusir dan disingkirkan di dunia kampus. Entah apa yang di fikirannya.
    Jika hanya boleh kafe yang berjualan mengapa tidak mahasiswa dibolehkan pula? bukankah ini diskrimanasi. terlalu banyak uang yang harus dikelauarkan sedangkan dalam kegiatan saja cuman dikasih sedikit. Giliran sekarang, mahasiswa ingin mandiri membuat usaha sendiri diusir dari peradaban. Heran dunia ini. Persuratan dalam kegiatan saja seringkali dipersulit dan uang untuk kegiatannya selalu ada di akhir.
    Logikanya kalau membuat kegiatan walaupun dibiayai oleh atasan sekalipun akan cepat habisnya. kebanyakan mereka berwirausaha pada ujungnya. Seringkali juga dalam kegiatan yang bukan islami cepat dan tanggap oleh atasannya. Dalam hal positif seperti kegiatan islami selalu saja dipermasalahkan. Heran ada apakah gerangan di balik semua ini? Siapa yang merasa tereliminasi dan didiskrimanasi sekarang ini?
    Barang siapa yang memudahkan urusan orang lain akan dimudahkan pula urusannya. Namun, mereka tidak berpacu seperti apa yang ditulis diatas. Semakin lama semakin dipersulit semakin pula mental mahasiswa teruji.
    Terkait kerjasama dalam dunia pendidikan seringkali tidak kompak. salah satunya ialah saling mengandalkan satu sama lain. kenapa tidak bersamaan? kenapa selalu ada rasa mengeluh dalam perbuatannya? tidak mungkinlah?Darimana semua inilah?sudah capai ah dalam hal ini dan itu?Sombonglah?merasa paling pintar di dunia ini padahal selalu ada yang lebih pintar lagi kalau fikiran tak pernah diubah. beginikah pendidikan?
  • Arti Pendidikan Bagimu ?

    Arti pendidikan bagimu ? ( kata teman-temanku )

    Arti pendidikan bagimu ? ( kata teman-temanku ) – Bagi setiap Muslim menuntut ilmu itu sama dengan ibadah. Selain itu, pendidikan juga perlu karena pendidikan itu bisa meningkatkan kualitas seseorang. Tidak akan ada seorang siswa dan mahasiswa jika tidak ada pendidikan. Hasan

    Arti pendidikan untukku,  Pendidikan itu segalanya. Bisa dikatakan sebagai baju, bisa pula sebagai nyawa.Apalagi aku  sebagai perempuan, yang nantinya  akan menjadi guru pertama untuk anak-anakku kelak. Pendidikan itu tidak hanya diperoleh ketika kita duduk dibangku sekolah ataupun PT, namun juga dalam keseharian. Dengan pendidikan kita akan tahu banyak hal, tak hanya dalam formal, non formal pun juga berlaku bahkan dalam keseharian pun  kita bisa mendapatkan sebuah pendidikan. Karena tidak semua pendidikan itu harus dari yg namanya sekolah atau PT. Ima Hariyanti
    Pendidikan menurutku adalah suatu hal yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, karena dengan pendidikan lah aku bisa mengenal dunia . Nada
    Menurut saya arti pendidikan itu adalah sarana untuk membuat kita sadar betapa bodoh dan tidak tahu-nya diri kita. Tapi,  Kalau konteksnya sekolah sd, smp, atau sma,  menurut saya ada baiknya pendidikan di negara kita itu  meniru kurikukum finlandia atau jepang. Soalnya,  kurikulum pendidikan di negara kita itu kadang  dicampuri dengan kepentingan politik,  hasilnya hampir tiap ganti menteri kurikulumnya juga ganti atau minimal terminologinya ganti. 
    Selain itu juga pendidikan di Indonesia itu terlalu terpaku kepada akademik bukab karakter yang akan membentuk siswa nantinya. Seharusnya sebelum diberi pelajaran,  karakter anak itu  di bentuk dulu agar kelak saat dia sudah punya ilmu tidak menjadi orang yang lebih buruk. Maksudnya adalah di Indonesia itu  dalam praktiknya  banyak juga yang pendidikannya lebih bagus (tinggi)  atau ilmunya lebih banyak justru jadi lebih buruk dari sebelumnya. Soalnya, dia merasa punya pendidikan lebih tinggi merasa derajatnya lebih tinggi juga dari orang yang  pendidikannya rendah. Ali Arfarisy
    Pedidikan menurut saya itu adalah  kita belajar sesuatu demi kehidupan yang lebih baik. Dimana sebagian besar ilmu tidak di dapat dari pendidikan melainkan pengalaman dan perjalanan hidup .p
    Pendidikan itu sangatlah penting bagi diri sendiri, memperdalam ilmu pengetahuan dan menjauhkan dari kebodohan. Meningkatkan talenta/ bakat yang  kita punya. Tanpa pendidikan kita tidak punya ilmu untuk masa depan.  Sarah
    Arti pendidikan bagimu ?  Sebagai seorang muslim menuntut ilmu itu wajib hukumnya, agar ahlak dan adab bisa berkesinambungan. Dan lewat pendidikan serta Al-Quran sebagai penopang untuk membentuk ahlak juga adab yang mulia. Azmi Abdurrafi
    Pendidikan menurut saya  lebih ke cara bagaimana kita bersosialisasi. Baik dalam lingkungan formal ataupun non formal yang bisa membawa dirinya kita menjadi lebih baik. aryandi
    Pendidikan menurut saya lebih kepada bagaimana cara mengatasi anak muda sekarang yg perkembangannya sangat tidak enak dipandang. Contohnya saja anak SD sekarang banyak sekali yang  mengkonsumsi komik-komik  ataupun minuman keras. Menurut pandangan saya hal itu sangat tidak baik, maka dari itu pendidikan lah yang harusnya berperan untuk mengatasi hal tersebut yang sekarang ini sudah menjadi kebiasaan.Ovy
    Pendidikin adalah bekal manusi untuk menghadapi masa yang akan datang. Atho
    Pendidikan adalah sesuatu yang kita terapkan dari yang telah kita dapat. Ilmu yang kita dapatkan itu di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tony
    Pendidikan itu penting, terutama sangat berguna bagi rakya-rakyat kecil yang berada di indonesia. Meski kebanyakan pendidikan memang sudah bagus dan di terapkan di desa desa terpencil. Tapi, terkadang mereka belum mengetahui betapa pentingnya pendidikan. Faktor utamanya adalah karena pendidikan memerlukan biaya. Maka dari itu aku ingin membangun perekonomian Indonesia untuk lebih baik lagi. Djulian
    Pendidikan menurutku itu bukan hanya untukku, tetapi akan ku bagi kepada orang lain yang selalu haus ilmu sepertiku. Aku tidak ingin ilmuku itu hanya untuk diriku sendiri, karena tidak akan ada artinya bila ku hidup hanya untuk diriku sendiri. Gugun Kurnia
    Pendidikan menurutku itu bukan hanya untuk mencari pengakuan dari masyarakat bahwa kita mampu sekolah dan melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi, pendidikan itu merupakan sebuah alat, sarana, juga modal untuk kita hidup di masa depan. Yang terus di barengi dengan doa dan usaha agar semua cita-cita kita bisa tercapai. Iip Nadhifah
    Pendidikan itu merupakan sebuah usaha, usaha meningkatkan SDM dan taraf hidup seseorang. Menurut saya sejauh ini pemerintah sudah cukup baik dalam mengelola perihal pendidikan, karena di sekolah saya setelah lulus sekolah pemerintah memberikan dana kepada kami untuk mengembangkan usaha dalam bidang ketahanan pangan. Tentu tidak mudah untuk mendapatkan itu, saya harus berusaha terlebih dahulu tentunya. Tetapi, untungnya para guru dan siswa bekerja sama untuk meningkatkan kualitas SDM para siswa dan selalu membimbing kami asalkan kami mau berusaha untuk terus maju. Hasna Afifah.
    Pendidikan itu penting, apalagi di zaman modern seperti sekarang. Tujuannya tentu untuk melawan dan membentengi diri agar kita tidak kalah saing juga untuk menciptakan manusia yang intelektual. Norma lestari
    Pendidikan itu penting, karena berpengaruh kepada hidup kita. Pendidikan itu bisa menambah wawasan kita, mengajarkan etika dan tatakrama, serta untuk terus berfikir kritis atau logis. Pendidikan juga mengajarkan kita tentang berbagai pengetahuan dan cara bersosialisasi dengan orang lain. Nyimas wangi 
  • Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa

    Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa

    Tips-Tips Menjadi Generasi Millenial Harapan Bangsa– Hai sahabat shalaazz, semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Kali ini saya akan bahas tentang generasi millennial. Sudah tidak asing dengan sebutan itu kan ?. Iya, kalian generasi yang lahir tahun 90-an sampai 2000 termasuk dalam generasi ini. 20-30 tahun lagi akan menggantikan posisi pemimpin di negeri ini. Oleh karena itu, perlu aksi nyata dari generasi millennial untuk mewujudkan pemimpin harapan bangsa. Berikut tips-tips atau langkah untuk menjadi generasi millennial harapan bangsa:

    1. Haus Ilmu

    Setinggi apapun ilmu yang kita pelajari, ingatlah bahwa di atas langit masih ada langit. Begitu juga dengan ilmu, semakin haus akan ilmu pengetahuan teknologi dan ilmu agama maka akan menjadikan kita semakin banyak pengetahuan.

    2. Bekerja Keras

    Ingatlah bahwa orang-orang sukses di dunia ini tidak diperoleh secara instan, semuanya butuh proses. Ada ilmuwan yang dikeluarkan dari sekolah, bos yang dipecat dari pekerjaan dan profesor yang jarang tidur. Selama punya niat yang baik, segala proses maka mestakung (semesta alam mendukung).

    3. Rajin membaca

    Membaca tidak harus dari buku saja, bisa menyesuaikan dengan zaman sekarang. Generasi millennial biasanya suka berteman dengan teknologi, misal hp. Jika kalian merasa bosan baca buku, bisa akses berita online agar tidak kudet (kurang update). Dari situlah akan tau permasalahan bangsa dan negara. Lalu, dilanjutkan mencari solusi dengan  berbagai referensi yang informatif dan valid. Jangan mudah percaya berita hoax sebelum ditelusuri kebenarannya. 

    4. Rajin menulis

    Kalau rajin membaca akan membantu proses menulis lebih mudah karena banyak referensi yang didapat. Biarkan mulut bungkam, asal pena tertulis tajam. Karya yang kita tulis akan menjadi ladang jariyah karena menebar inspirasi penuh manfaat.

    5. Rajin mengikuti kegiatan positif

    Apapun basic yang kita punya, tapi harus rajin mengikuti kegiatan pisitif. Misal training kepenulisan, leadership, conference. Mengikuti organisasi atau komunitas sosial sebagai bentuk latihan berkontribusi dimulai dari lingkungan sekitar.

    6. Kreatif dan Inovatif

    Manusia sebagai wujud ciptaan Tuhan yang paling sempurna, diberi akal seharusnya bisa berkreasi dan menghasilkan inovasi. Terutama generasi millennials yang hidup di era teknologi serba modern, lebih mudah untuk berkreasi. Misal menjadi youtuber, vlogger yang kontennya positif. Bahkan menghasilkan inovasi pangan tradisional menjadi modern agar mendapat nilai ekonomis lebih tinggi. 

    7. Tidak takut bersaing

    Jangan pernah merasa minder dengan asal dan latar belakang. Kita semua sama hidup butuh makan, jadi tidak ada yang bisa hidup mandiri tanpa bantuan orang lain. Apalagi di era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) saat ini lebih banyak bersaing dengan warga yang bukan satu negara. Selama kita memiliki percaya diri yang tinggi, maka produk made in Indonesia tidak akan kalah dengan buatan negara lain.

    8. Bergaullah dengan semua kalangan

    Tua, muda, pelajar, mahasiswa dan lainnya memiliki latar belakang berbeda. Pemikiran akan semakin luas jika pergaulan semakin luas, namun ingat harus memfilter perbuatan buruk yang tidak boleh ditiru.

    9. Multidisiplin

    Menghadapi era industri 4.0 yang semuanya serba canggih, tidak mungkin hanya mengandalkan satu disiplin ilmu. Kemampuan lain harus dikuasai agar tidak kalah bersaing dalam bidang apapun. 

    10. Taat beragama

    Jika 9 tips diatas dikerjakan, maka langkah untuk menguatkan diri dengan cara taat beragama. InsyaAllah saat nanti jadi pemimpin akan terhindar dari KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) karena menaati perintah Tuhan.
    Semoga bermanfaat. Salam Pemimpin untuk 20-30 tahun mendatang. Kita akan berkolaborasi mewujudkan harapan bangsa Indonesia.
           
  • Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban

    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban


    Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban – Bicara tentang wanita, erat kaitannya dengan cantik rupa atau paras. Namun, di zaman yang semakin maju ini, kecantikan wanita bukanlah hal yang utama. Cantik aja nggak cukup euy, bener nggak? hehe… Selain cantik, wanita juga harus pandai. Mengapa? Ya, sebab wanita kelak akan menjadi sosok ibu. Dan sosok ibu inilah yang akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Jadi, sebagai wanita bukan hanya pandai merias diri, namun juga harus pandai dari segi intelektualnya. Dalam arti berpengetahuan tinggi, dan berwawasan luas.
    Pendidikan menjadi salah satu wadah yang dapat memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas. Mungkin ada sebagian orang yang masih memiliki mindset purba dimana ia berfikir bahwa “Buat apa wanita sekolah tinggi-tinggi, toh nanti juga ujung-ujungnya ngurusin dapur.” Hey, buang jauh-jauh mindset tersebut. Let’s change our mindset guys! :). Marilah kita ubah mindset purba tersebut menjadi mindset yang lebih global.
    Ingat, sejak Ibu kita Kartini mempelopori gerakan Emansipasi Wanita, maka sejak itulah wanita bisa semakin maju ke depan dan tidak ada larangan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Jadi, apa salahnya jika wanita berpendidikan tinggi agar memiliki wawasan yang luas agar kelak dapat mendidik anak-anaknya dengan baik.
    Mahar Magandi pernah berkata bahwa “Jika kita menyekolahkan satu anak laki-laki, maka kita hanya mencerdaskan satu orang. Namun, jika kita menyekolahkan 1 perempuan, maka sama halnya kita membangun peradaban.”
    Nah loh, terbukti kan kalau wanita memang mempunyai peran yang sangat besar yaitu membangun peradaban. Maka dari itu, wanita perlu berpendidikan. Hasil dari pendidikan itulah yang akan digunakan untuk membangun peradaban, melahirkan generasi-generasi yang cerdas akalnya dan cantik akhlaknya.
  • Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya

    Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya

    Teori Intelegensi (Kecerdasan) Ganda Gardner Beserta Penerapannya – Halo sobat Shalaazz, Menurut kebanyakan orang, menganggap bahwa seorang yang memiliki IQ tinggi, bisa menjamin kesuksesan dalam hidupnya.

    Sehingga tingkatan IQ seseorang menjadi tolok ukur terpenting untuk keberhasilan seorang tersebut. Padahal kesuksesan tidak serta merta diukur dengan IQ. Banyak orang memiliki IQ tinggi tetapi emosinya tidak stabil sehingga sulit berkosentrasi.  

    Ada pula yang beranggapan bahwa seorang yang pintar ilmu matematika, dia lebih pintar dibandingkan seorang yang pintar dalam ilmu bahasa. Banyak terjadi di masyarakat kita yang seringkali membandingkan anak yang duduk di kelas IPA dan IPS.

    Menurut mereka, anak IPA lebih pintar dari anak IPS dikarenakan mata pelajaran di kelas IPA berkaitan dengan ilmu pasti yang matematis. Berbeda dengan anak IPS yang kebanyakan belajar tentang teori lingkungan yang tidak terlalu banyak membutuhkan perhitungan.  

    Sehingga banyak orang tua yang merasa sangat bangga bila anaknya berada di kelas IPA dibanding di kelas IPS. Tidak jarang pula mereka terkadang memaksa bahkan mengancam anaknya untuk berada di kelas IPA. Padahal sebenarnya setiap orang memiliki bermacam-macam intelegensi yang telah disadari sejak kecil. Intelegensi bukanlah tunggal, melainkan banyak atau biasa juga disebut dengan intelegensi ganda.  

    Teori intelegensi ganda (multiple intelligence atau MI) ditemukan oleh seorang ahli psikologi perkembangan dan professor pendidikan dari Graduate School of Education, Havard University, Amerika Serikat, bernama Howard Gardner. Ia mulai menulis gagasannya tentang intellegensi ganda dalam bukunya yang berjudul Frames of Mind (1983), Multilpe Intelligence (1993), Intelligence Reframed (2000). Sejak tahun  1983 sampai dengan 2003,

    Gardner juga menjadi Direktur Proyek Zero di Harvard University. Proyek Zero adalah pusat penelitian dan pendidikan cara belajar, berpikir, dan kreativitas dalam mempelajari suatu bidang bagi individu dan istitusi.  

    Menurut Gardner, Inteligensi adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu seting yang bermacam-macam dan dalam situasi yang nyata. Inteligensi yang dikembangkan oleh Gardner dalam bukunya antara lain:  

    Baca juga: Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Melalui Penyeimbangan Otak Kiri dan Kanan

    1.  Inteligensi linguistic (linguistic inteligence) )

    kemampuan untuk menggunakan dan mengolah kata-kata secara efenktiif baik secara oral maupun tertulis, seperti dimiliki penyair, sastrawan, editor, jurnalis, dramawan, pemain sandiwara, maupun orator.  

    2.      Intelegensi matematis-logis (logical-mathematical intelligence)

    Kemampuan yang lebih berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika secara efektif, seperti dipunyai seorang matematikus, saintis, programmer, dan logikus.  

    3. Intelegensi ruang (spatial intelligence)

    Kemampuan untuk menangakap dunia ruang-visual secara tepat, seperti dipunyai para pemburu, arsitek, navigator, dan decorator.  

    4. Inteligensi kinestetik-badani (bodil kinesthetic intelligence)

    Kemampuan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan seperti ada pada actor, atlet, penari, pemahat dan ahli bedah.  

    5. Inteligensi musical (musical intelligence)

    kemampuan untuk mengembangkan, menegskpresikan, dan menikmati bentuk-bentuk music dan suara. Di dalamnya termasuk kepekaan akan ritme, melodi, dan intonasi. Kemampuan menggunakan alat music, menyanyi, menciptakan lagu, menikmati lagu, music dan nyanyian, seperti musisi, vionis, komponis, vocalis, dan lain sebagainya.  

    6. Inteligensi interpersonal (interpersonal inteligece), yaitu kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, intnsi, motivasi, watak, tempramen orang lain. Biasanya dimiliki oleh para komunikator, fasilitator, dan penggerak massa.  

    7. Intelegensi intrapersonal (intrapersonal intelligence), yaitu kemampuan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak secara adaptif berdasar pengenalan diri itu.  

    8. Intelegensi lingkungan (naturalist inteligence), yaitu  kemampuan seseorang untuk dapat mengerti fliora dan fauna dengan baik, dapat membuat distingsi konsekuensi lain dalam alam natural, kemampuan memahami dan mengerti alam, seperti Charles Darwin.  

    9. Intelegensi eksistensial (existential intelligence),

    intelegensi ini lebih menyangkut kepekaan dan kemampuan seseorang untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam, contohnya seorang filsuf seperti Sokrates, Plato, Thomas Aquinas, Descartes, Kant dan lain sebagainya.      

    Dalam analisis Gardner, apabila kesembilan intelegensi diatas memiliki beberapa kriteria antara lain:  

    • Terisolasi dalam bagian otak tertentu
    • Kemampuan itu independen
    • Memuat satuan operasi khusus
    • Mempunyai sejarah perkembangan sendiri
    • Berkaitan dengan sejarah evolusi zaman dulu
    • Dukungan psikologi eksperimental  
    • Dukungan dari penemuan psikometrik  
    • Dapat disimbolkan  

    Menurut Gardner, setiap orang memiliki beberapa intelegensi yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan sehingga berfungsi dalam diri orang tersebut. Selain itu setiap orang bisa saling membantu dengan kemampuannya masing-masing tanpa ada rasa ingin unggul dan bersikap individualistis.

    Kemampuan-kemampuan itu sebenarnya telah ada sejak kecil sebagai karunia dari Tuhan. Setelah itu, kita sendirilah yang harus mengasah dan mengembangkannya untuk kebutuhan kita sendiri dan masyarakat.  

    Kawan-kawan mari kita cari tahu kemampuan kita dan jangan lupa diasah! Focus pada satu tujuan serta jalani satu persatu-satu secara seimbang. Bukan hanya untuk kita melainkan untuk orang lain pula agar kita bisa bermanfaat orang lain.

    Salah satu bukti Tuhan menciptakan manusia dengan kesempurnaan dan fasilitas yang tiada bandingnya. So, jangan lupa bersyukur tentang setiap yang kalian dapatkan. Salam pendidikan                                

    Daftar Pustaka:   Suparno, Paul. 2009. Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.  

  • Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya

    Jangan Salah Kaprah! Sekolah Kedinasan dan Ikatan Dinas itu Ada Bedanya – Perbedaan Sekolah kedinasan dan Ikatan dinas – Menjelang kelulusan bagi siswa – siswi SMA atau sederajat bukanlah hal yang tepat untuk bersantai saja, ada banyak gerbang baru yang siap mengantarkan mereka menuju impian masing – masing, misalnya tempat untuk mengenyam pendidikan lanjutan di perguruan tinggi. Ketidak kenalan dengan instansi perguruan tinggi yang ingin dimasuki bisa menjadi masalah besar di masa yang akan datang. Ada istilah tertentu yang harus benar – benar dipahami bagi calon mahasiswa, salah satunya tentang sekolah kedinasan dan ikatan dinas. Tampaknya istilah ini serupa, padahal berbeda. Yuk sahabat shalaazz mari kita simak uraian berikut.
    Perguruan tinggi yang menyandang istilah sekolah kedinasan dan ikatan dinas biasanya menjadi sasaran yang empuk bagi calon mahasiswa karena adanya anggapan tentang biaya kuliah yang gratis, mendapat uang saku pendidikan bahkan jaminan penempatan kerja langsung setelah lulus. Nah ternyata sekolah kedinasan dan ikatan dinas itu tidak semuanya memberikan jaminan yang digaung – gaungkan oleh masyarakat awam pada umumnya.
    Sekolah kedinasan sendiri memiliki pengertian sekolah yang mendapatkan naungan atau dibawahi oleh dinas tertentu atau badan milik pemerintah Negara yang nantinya lulusan tidak mendapat jaminan bekerja di dinas yang menaungi institusi pendidikan tersebut. Contohnya AMG (AKademi Metereologi dan Geofisika, Pd,Betung Bintaro, Tangerang, Banten) merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi dan Geofisika, AKMIL (TNI Angkatan Darat Magelang Jawa Tengah), merupakan sekolah kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN), POLTEKKES di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan masih banyak lagi. Informasi terkait daftar sekolah kedinasan akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Nah sedangkan untuk sekolah ikatan dinas memiliki arti bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah yang dibawahi oleh dinas tertentu dan nantinya lulusan akan direkrut untuk bekerja di Dinas yang menaungi tersebut. Sekolah ikatan dinas terbagi lagi menjadi 2 yaitu ikatan dinas 100% dan ikatan dinas tidak 100%. Ikatan dinas 100% merupakan sekolah yang mendapatkan keuntungan secara menyeluruh termasuk di dalamnya uang saku, tunjangan ikatan dinas tiap bulan, biaya kuliah gratis dan langsung diangkat bekerja di lingkungan kedinasan, misalnya AMG, AKIP, IPDN, STIS, STSN dan Akpol. 
    Sedangkan sekolah ikatan dinas tidak 100% merupakan sekolah yang tidak dipungut biaya kuliah atau gratis tetapi setelah lulus dalam pengangkatan kerja ataupun PNS tidak langung atau harus melewati serangkaian tes terlebih dahulu. Jika hasil tes dinyatakan lulus akan bisa bekerja di dinas terkait. Hal ini lah yang akan menjadi penyemangat bagi peserta didik sekolah ikatan dinas untuk belajar bersungguh – sungguh dalam proses pendidikannya. Sekolah ikatan dinas tidak 100% contohnya yaitu STAN. Informasi terkait sekolah ikatan dinas akan diulas pada artikel selanjutnya, jadi pantau terus www.shalaazz.com.
    Berdasarkan kedua uraian tersebut, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa setiap sekolah ikatan dinas adalah kedinasan, tetapi tidak semua sekolah kedinasan menyelenggarakan ikatan dinas. Sebelum memasuki pendaftaran sangat penting untuk mencari informasi sedalam – dalamnya terkait sekolah ikatan dinas yang akan dituju. Telaah dengan baik sistem yang institusi berlakukan dalam proses pendidikan. Mengingat adanya jaminan yang menggiurkan bagi lulusan sekolah ikatan dinas 100% tentu akan ada persyaratan ketat untuk memasukinya, maka pastikan anda telah menguasainya dengan sempurna.