Category: motivasi

  • Kumpulan Kata-Kata Mutiara tentang Korban Bencana Alam Bikin Terenyuh

    Kumpulan Kata-Kata Mutiara pendidikan mengenai Korban Bencana Alam

    “Indonesia berduka saat musibah melanda. Banyak yang terluka, namun manusia harus menerka. Apakah ini tanda Tuhan sedang murka?” (Pipit, 2018).

    “Bencana alam terjadi ada alasan secara ilmiah, namun sikap dan sifat manusia banyak tidak ilmiah” (Pipit, 2018).
    “Kota yang tertimpa bencana alam adalah kota pilihan Tuhan untuk dijadikan kota ujian. Apabila lulus maka akan merasakan sendiri manisnya hikmah terbaik” (Pipit, 2018).
    “Bencana Alam adalah pertanda dunia tidak kekal namun fanah, maka perbanyak ibadah” (Pipit, 2018).
    “Jangan menghakimi kota dan korban bencana alam, lebih baik terapi alami untuk menghilangkan trauma mendalam” (Pipit, 2018).

    “Banyak kejadian kuasa Tuhan yang diperlihatkan, misal tempat ibadah yang selamat dari bencana alam. Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan ?” (Pipit, 2018).

    “Korban bencana alam punya hak yang sama, dibantu saudara lain saling bahu membahu” (Pipit, 2018).

    “Korban bencana alam berhak memperoleh pendidikan yang layak” (Pipit, 2018).

    Saat ini Indonesia berduka setelah kejadian gempa di Lombok, ditambah lagi Tsunami dan Gempa yang terjadi beberapa hari yang lalu di Donggala Palu, Sulawesi Tengah. Apakah teman-teman tahu bahwa ada PTN (Perguruan Tinggi Negeri) ?.

    Iya. UNTAD (Universitas Tandulako) adalah salah satu universitas kebanggaan masyarakat Sulawesi. Bangunannya kini hancur tak berkeping. Tidak terdapat lagi tempat untuk mahasiswa belajar. Lalu, apa yang harus kita bantu ?.

    Perlu diketahui bahwa Ketua Rektor Indonesia yang diketuai oleh Rektor ITB (Institut Teknologi Bandung) telah sepakat dengan 38 universitas lainnya di seluruh Indonesia untuk menampung mahasiswa korban bencana alam di Palu untuk belajar sementara di universitas lain tersebut. Bahkan jika tidak mampu membayar tempat tinggal dan UKT, maka akan digratiskan asalkan mereka masih bisa belajar selama proses pembangunan UNTAD.

    Siapa universitas yang akan jadi pengungsian mahasiswa UNTAD ?.
    Ada ITS, UNAIR, UTM, UB, UNS, ITB dan lainnya. Menurut informasi dari Kompas (2018), kemungkinan ada tambahan universitas lain yang bersedia ditempatkan mahasiswa UNTAD sementara waktu. Mahasiswa akan mengikuti perkuliahan sesuai semesternya dan mata kuliah menyesuaikan dengan SKS masing-masing universitas yang ditempati.

    Berikut bentuk pengabdian pendidikan Untuk Korban Bencana Alam:

    1. Menjadi volunteer pengajar di tempat pengungsian.
    2. Menyumbangkan donasi buku, alat tulis, seragam dan alat sekolah lainnya untuk pelajar korban bencana alam.
    3. Memotivasi pelajar korban bencana alam untuk tetap semangat menjalani hidup.
    4. Mencarikan informasi beasiswa pendidikan dari pemerintah atau donatur beasiswa yang sukarela untuk membantu pelajar melanjutkan pendidikannya.

    Salam hangat dari saya anak pulau yang bertetangga dengan laut. Saya merasakan deburan ombak hingga air laut yang naik ke atas dan membuat aspal jalan rusak. Tidur malam sepertinya tidak nyenyak, takut terbangun tiba-tiba Tsunami. 
    Alhamdulillah hingga saat ini pulau saya masih diselematkan oleh Tuhan. Kita tidak pernah tau dan tidak bisa memilih kapan dan dimana berada saat bencana tiba, jadi tidak perlu iba.
  • A week in village ; Program Kontribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani

    A week in village ; Program Kontrribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani
    A week in village ; Program Kontrribusi Generasi Untuk Masyarakat Madani – Hai sahabat pejuang pendidikan kali ini kita kan membahas kontribusi dalam dunia pendidikan, atau enaknya mungkin kita sebut “terdidik untuk berkontributif”. Seperti ditulisan sebelumnya yang berjudul “ Dunia pendidikan harus minta maaf pada K.H. Dewantara” disebutkan bahwa pendidikan itu harus mampu menjadi wadah yang memanusiakan manusia. Nah kali ini kita akan membahas sejauh mana kita menjadi manusia dilihat dari kontributif kita terhadap masyarakat yang buta aksara. Kita awali dengan sebuah pertanyaan singkat yang pernah singgah dikepala saya, yaitu Kenapa sekolah harus dibangun disebuah daerah tertentu?. 
    Kala itu saya bingung menjawabanya. Seiring berjalannya waktu akhirnya saya temukan jawabannya, tidak lain tidak bukan ialah tentang kontributif. Ya, tentang sebuah kontribusi, karena saat ini tidak banyak orang yang memiliki tingkat kepekaan sehingga mau bergerak melakukan perubahan, walaupun itu perubahan sederhana. Nah kira-kira apa yang sudah terfikir oleh anda tentang sebuah kontributif dalam dunia pendidikan, apakah hanya buang sampah pada tempatnya yang sampai hari ini ibarat sebuah narasi panjang yang tak berujung, atau tentang belajar rajin agar dapat banyak prestasi dan nantinya bisa jadi orang sukses dan bantu masyarakat?. 
    Silahkan jawab dengan mata hati dan kejernihan akal yang kita miliki. Tulisan kali ini akan mengajak kita berfikir bersama untuk mencari ide bersama dan mau merealisasikan dalam konteks sederhana. Baik hari ini saya akan berbagi kepada anda yang membaca, yaitu “ a week in village ” sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama satu minggu didesa terdekat dari lokasi sekolah. 
    Hal ini bertujuan untuk menghadirkan bagaimana keterlibatan dan kondisi real masyarakat yang terjadi, sehingga kita mampu merasakan secara langsung dan mengaplikasikan ilmu yang dimiliki seorang siswa secara langsung. Program ini diadakan bagi ssiwa jenjang SMA, hal ini dikarenakan siswa SMA dinilai sudah memiliki tanggungjawab yang baik dan memilki tingkat kecakapan yang mumpuni. Program ini bersifat terbimbing yang senantiasa di bimbing oleh pihak sekolah agar berjalan dengan baik. 
    Para siswa akan tinggal disebuah daerah yang bersama warga dan mengikuti alur kehidupan yang dilakukan keluarga angkat. Dan harus terlibat dalam setiap kegiatan kemasyrakatan yang ada. Hal ini tentunya membuat para siswa lebih siap berkontributif sehingga tentunya akan berdampak pada dunia kampus mereka nantinya. 
    Dan pada akhirnya akan lahir siswa/i yang tidak apatis dan pro aktif dalam kegiatan kampus pada masanya. Sehingga gelar agent of change yang disematkan pada diri mahasiswa buka sekedar indentitas fornalitas saja, melainkan lahir dari pribadi masing-masing. Jadi, bagaimana para penjuang pendidikan siapkah kita berinovasi dalam pendidikan dan menjadikan sekolah sebagai wadah yang mealhirkan manusia yang dimanusiakan.
  • Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu dari Sekarang

    Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu dari Sekarang


    Yakin Dan Mulai Kembangkan Potensimu Mulai dari Sekarang – Masa muda adalah masa untuk berjuang meraih mimpi. Masa muda juga merupakan penentu masa depan. Jika kita berusaha menjadi yang terbaik di masa muda, niscaya usaha tidak akan pernah membohongi hasil. Seperti ada sebuah pepatah yang mengajarkan kita bahwa apa yang kita tanam, itu yang kita tuai. Ketika kita berusaha untuk mengembangkan potensi kita yang membentuk masa depan kita menjadi baik, kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan sebaliknya, jika kita hanya bermalas – malasan dan mengimpikan keberhasilan tanpa usaha, maka hasil yang akan kita dapatkan sungguh mengecewakan. Kaum muda sepantasnya memanfaatkan waktu dan energinya untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang positif dalam rangka mengembangkan potensi yang dimiliki. Tunggu apalagi, mulailah dari saat ini. Waktu terus berjalan. Jangan sampai terlambat untuk berusaha. 
    Dilansir oleh sebuah akun instagram bernama ajari.ku, ada tiga tips untuk mengembangkan potensi diri. 

    1. Kenali dirimu secara mendalam

    Sibuklah kita untuk mengenali diri kita sendiri. Jangan biarkan kita untuk membandingkan diri kita dengan potensi yang dimiliki oranglain sehingga kita merasa minder untuk melangkah. Semua orang unik. Semua orang memiliki potensi masing – masing yang dibutuhkan oleh sesama manusia, bangsa, dan negara. Jadilah diri sendiri.

    2. Miliki tujuan yang jelas

    Tujuan yang jelas dapat memudahkan kita ke tahap selanjutnya yaitu berani untuk melangkah. Jika tujuan tidak jelas maka yang akan terjadi adalah kita akan bosan berputar – putar sehingga melakukan hal – hal yang tidak produktif. Daftarkan dahulu apa – apa saja yang menjadi tujuanmu secara jelas sebelum melangkah.

    3. Berani untuk melangkah

    Tujuan tanpa action sama seperti mimpi di siang bolong. Tujuan tanpa keberanian untuk melangkah akan membuat kita tidak berkembang. Jangan sibuk memikirkan pendapat orang dengan langkah – langkah yang kita ambil. Karena selama kita hidup pasti ada banyak komentar orang tentang hidup kita. 
    Jangan menyerah dan merasa minder dengan apa yang kita miliki hari ini karena selama masih ada kesempatan untuk mengembangkannya, maka seharusnya kita manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan masa depan yang cerah. 
  • 10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi

    10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi
    10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi  – Menjadi mahasiswa merupakan suatu anugerah bagi seseorang karena tidak setiap orang mampu mengenyam bangku perkuliahan. Mahalnya UKT yang harus ditanggung dan susahnya tes masuk perguruan tinggi merupakan alasan untuk tidak melanjutkan ke jenjang ini. Selain itu, tuntutan ekonomi membuat seseorang menjatuhkan pilihan mereka untuk bekerja dibandingkan menempuh perkuliahan. Namun, juga tidak sedikit kasus dimana seorang anak dari keluarga miskin mampu menyelesaikan pendidikannya di universitas dengan nilai camlaude. Jika diperhitungkan, memang sangat banyak yang mengincar jenjang perkuliahan ini.
    Berdasarkan rating peminat yang membludak, dibuka beberapa jalur untuk menembus dunia perkuliahan, seperti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SPAN PT KIN, dan juga jalur mandiri. Telah menjadi isu umum jika setiap tahun siswa kelas 12 SMA berlomba mengisi berkas untuk mengikuti rentetan acara seleksi tersebut. Bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan kuliah namun tidak mampu, pemerintah menyediakan progam beasiswa bidikmisi dengan berbagai macam persyaratan dan proses panjang yang harus diurus. Sedemikian rumit prosesnya dikarenakan bidikmisi merupakan beasiswa penuh ditambah uang living cost setiap bulan untuk penerimanya.
    Disamping alur masuk yang cukup menegangkan tersebut, skripsi merupakan tahapan akhir yang menjadi momok bagi mahasiswa. Tahapan ini merupakan proses mengerjakan tugas akhir untuk meruntuhkan gelar mahasiswa yang pada awalnya diperjuangkan. Mahasiswa akan bekerja ekstra dan bahkan menjadi jarang tidur nyenyak untuk lulus dari universitas dan terjun ke dunia masyarakat. Tapi tak perlu bersedu sedan, karena skripsi adalah tugas yang harus dikerjakan, buka dijadikan beban pikiran.

    Untuk enjoy menghadapi skripsi, berikut 10 tips dan trik Sukses Skripsi  untuk kalian:

    1.        Menyusun kalender pribadi

    Tahap yang paling awal untuk menjalankan suatu pekerjaan adalah merencanakan segala sesuatunya dengan matang. Terlebih lagi jika kita memiliki kalender pribadi. Menyusun kalender pribadi sebisa mungkin ditargetkan maju, jangan dipaskan dengan keinginan sebenarnya. Misalnya kita mau mulai penelitian tanggal 12 Desember, maka dikalender pribadi dapat ditulis memulai penelitian pada 25 Nopember. Dengan begitu, kita dapat mengantisipasi waktu mundurnya tanpa melebihi target yaitu 12 desember.

    2.        Hindari sifat malas dan menunda pekerjaan

    Faktor utama penyebab memanjangnya proses skripsi adalah malas, mager (malas gerak) dan semua yang berhubungan dengan malas. Apalagi biasanya disemester akhir sudah jarang ada kuliah dan tugasnya hanya didominasi oleh 6 SKS yaitu skripsi. Kondisi waktu yang sangat luang inilah yang menyebabkan mahasiswa tingkat akhir menjadi sering berada dikamar, hingga akhirnya molor seharian menjadi akibat dari sebab luangnya waktu. Untuk menghindari kemalesan yang hakiki, kita dapat pergi ke ruang baca untuk sekadar membaca-baca skripsi kakak tingkat, pergi ke wifi zone untuk mencari topik skripsi yang menarik, atau ke perpustakaan untuk meminjam buku penguat ide skripsi. Selanjutnya kita dapat menyusun proposal skripsi yang akan diajukan kepada dosen pembimbing.

    3.        Hindari media sosial sepanjang hari

    Dewasa ini, medsos (media sosial) menjadi polemik yang membuat candu para penggunanya. Bahkan ada istilah sehari tanpa internet, bagaikan mati saja. Seolah medsos merupakan nyawa. Siapa yang online berarti dia hidup, dan siapa yang offline berarti mati. Sangat miris jika hanya diisi sepanjang hari untuk mengepo-in status orang lain, tebar komentar kesana-kemari, upload foto agar mendapat like dan begitu seterusnya. Aktivitas ini tentu menganggu fokus kita dalam mengerjakan skripsi. Untuk itu, perlu adanya jadwal untuk memegang gadget dan jadwal kita harus fokus. Lebih baik lagi jika kita memberi waktu memegang gadget 2 jam perhari.

    4.        Berhenti bermain game

    Berdasarkan pengakuan dari mahasiswa yang kuliahnya molor atau yang telah lulus, game merupakan faktor utama memanjangnya waktu mengerjakan skripsi. Gamers seperti terpacu untuk menuju ke level-level selanjutnya hingga sebagian besar waktunya terkuras untuk menuruti ambisi naik level games. Bahkan gamers sering lupa makan, susah tidur apalagi memegang tugas skripsi. Alhasil, skripsi terbengkelai dan waktunya menjadi terulur. Games dapat saja dilakukan, asalkan untuk mengusir jenuh barang 15 menit saja, tapi bukan games yang sepanjang hari.

    5.        Memperbanyak referensi

    Mulai memusatkan ide adalah awal yang cukup bagus dalam memulai suatu penelitian. Kita dapat mencari isu-isu menarik untuk dijadikan bahan penelitian yang disesuaikan dengan bidang yang menjadi minat kita. Selanjutnya kita dapat memperkaya referensi ke ruang baca dan juga perpustakaan kampus. Dari referensi tersebut kita juga dapat melihat cara penulisan skripsi, sumber yang digunakan serta metode penelitian yang digunakan.

    6.        Membentuk grup skripsi

    Membentuk kelompok juga merupakan hal yang penting. Kelompok ini dapat dibentuk untuk saling membantu satu sama lain, saling mengingatkan jika yang lain lalai, saling menyemangati jika yang lain mulai patah dan saling bekerjasama menuju hari wisuda. Grup ini berisi kumpulan beberapa teman yang memiliki visi, misi, nasib dan tekad yang sama.

    7.        Diskusi dengan dosen pembimbing

    Hubungan yang baik dan komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pengerjaan skripsi. Dengan adanya korelasi yang baik, maka kenyamanan akan terbentuk dan kita dapat menceritakan keluh kesah kepada dosen pembimbing skripsi. Terlebih lagi dosen pembimbing selalu mempunyai solusi untuk keluhan kita. Jangan patah semangat ketika dosen susah ditemui, kita juga harus memahami kalau kesibukan dosen bukan hanya tentang kita. So, harus menambah jam terbang kita.

    8.        Hindari stress berlebihan

    Stress dalam pengerjaan skripsi sudah menjadi hal yang biasa. Alumnus bilang “rasakan nangis-nangisnya skripsi”, mungkin saja itu akan terjadi. Tapi jangan sampai stress yang berlebihan. Terlebih lagi merasa bahwa yang paling sulit adalah posisi kita. Jangan begitu, semua merasakan beban ini kok, bukan kamu saja. Jadi, life must goes on.

    9.        Mencari tempat indekos yang nyaman

    Bagi kalian yang kuliah di universitas jauh dari rumah dan memakai fasilitas indekos, pilihah indekos yang nyaman. Nyaman tersebut dari kategori tempatnya, suasananya dan orang-orang didalamnya. Cari tempat kos yang didalamnya kamu dapat fokus mengerjakan skripsi, yang penghuninya tidak banyak cingcong (banyak bicara), dan suasananya tidak berisik.

    10.    Berdoa dan meminta doa orangtua

    Usaha tanpa doa adalah hal yang sombong. Doa adalah mantra ajaib dalam mendukung terlaksananya usaha kita. Selain berdoa lewat lisan sendiri, adakalanya kita harus selalu meminta doa kepada orantua. Sempatkan untuk pulang, katakan kepadanya bahwa kita akan bertempur melawan tugas akhir yang cukup berat, lalu meminta doalah kepada orangtua.
    Nah, selamat mencoba 10 Tips dan Trik Sukses dalam Menempuh Skripsi . Masa depan telah menanti.
  • Inilah Nasihat Bijak dari Ibu Kartini Untuk Perempuan

    Inilah Nasihat Bijak dari Ibu Kartini  Untuk Perempuan
    Inilah Nasihat Bijak dari Ibu Kartini  Untuk Perempuan – Pendidikan dan Kartini mempunyai korelasi yang kuat karena Kartini awalnya memperjuangkan apa yang namanya hak perempuan untuk memperoleh pendidikan sebagaimana halnya kaum pria. Pahlawan emansipasi wanita Indonesia ini memang harum namanya. Sampai hari ini kita masih mengingat betul inspirasi dan jasa-jasanya terhadap kebangkitan hak wanita untuk memperoleh pendidikan yang sama dengan kaum pria. Meski makna emansipasi sering kali dimaknai kebablasan menjadi ingin setara bahkan melebihi kaum pria. Padahal sesungguhnya wanita dan pria diciptakan untuk saling melengkapi bukan untuk saling bersaing atau menggantikan. Hak memperoleh pendidikan sama dengan pria bukanlah berarti mengingkari kodrat sebagai seorang wanita. Bukan untuk menggantikan pria tetapi wanita dan pria adalah setara tetapi untuk saling melengkapi bukan berkompetisi.

    Dari Kartini untuk kaum perempuan

    Saat ini banyak bentuk tuntutan dan pembiasaan sikap atau cara berpikir yang disuarakan sebagian kaum wanita yang mengatasnamakan pembela emansipasi, yang justru kebablasan dan sejatinya malah merendahkan kedudukan wanita itu sendiri. Mereka berteriak bahwa wanita bebas berpakaian ketat, rok mini atau tampak paha dan dada. Mereka mengatakan itu hak wanita dan bersembunyi di balik dalih seni. Atau pula mereka menyatakan wanita bebas keluar malam, nongkrong di diskotik, merokok dan minum-minum layaknya pria. Atau mereka mengiyakan dan memaklumi wanita-wanita yang meninggalkan kodratnya sebagai seorang ibu demi mengejar gaji dan prestise.
    Sesungguhnya, Kartini tidak menginginkan wanita keluar rumah dan menelantarkan buah hatinya. Kartini tidak menginginkan wanita membanting tulang mandi keringat untuk menggantikan suami mencari nafkah. Kartini tidak pula menginginkan wanita menganggap pria sebagai ancaman dan makhluk yang harus ditandingi atau ditaklukkan. Yang beliau inginkan adalah wanita berhak sekolah dan belajar untuk menjadi istri yang baik, ibu yang baik dan tiang negara yang utama.
    Sebagai perempuan yang berasal dari kalangan kaum ningrat, Kartini bersyukur bisa memperoleh pendidikan sehingga ia bisa menjalin korespondensi dengan sahabat-sahabat Belandanya. Meski tubuhnya berada di dalam tembok keputren, tetapi jiwanya melanglang buana karena pendidikan yang diperolehnya menjadikan ia mampu berkelana dalam perjalanan pemikiran yang tanpa batas. Menuangkan ide-ide, keinginan untuk memperjuangkan hak perempuan agar memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan seperti kaum pria, berpikir kritis, sekaligus upaya mencari solusi atas semua kegelisahan jiwanya.
    Sebenarnya Kartini tak sendiri, kita mengenal Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, dan banyak lagi tokoh-tokoh wanita di masa lalu yang concern terhadap pendidikan, khususnya untuk kaum wanita. Mereka sudah berpikir maju, jauh melampaui cara berpikir perempuan pada zamannya. Mereka berjuang melawan tradisi yang sudah berurat akar. Menentang apa yang dianggap tabu, tentang hak wanita untuk pintar menulis, membaca dan berketerampilan lainnya, yang bukan hanya berkutat antara sumur, kasur dan dapur. Bukan untuk dirinya sendiri saja, tetapi untuk seluruh kaum perempuan, saat itu hingga sekarang.

    Pendidikan dan kaum perempuan masa kini

    Kini, apa yang mereka perjuangkan sudah dinikmati oleh sebagian dari kaum wanita. Perempuan Indonesia bebas bersekolah ke mana saja yang mereka suka. Sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Bebas berkarya, menyuarakan pendapat, memiliki pekerjaan dan karir seperti halnya pria.
    Meskipun begitu, di era digital yang (seharusnya) sudah serba mapan, kita tetap masih mendengar  pendidikan yang telah lama dicita-citakan Kartini untuk kaum perempuan masih juga belum bisa dinikmati semua perempuan. Banyak Kartini-Kartini di Indonesia, mulai dari pahlawan devisa Indonesia hingga para petani dan nelayan, masih memperjuangkan kebutuhan dasar mereka: sandang, pangan, dan papan.
    Pendidikan untuk perempuan hingga kejuruan seperti yang dicita-citakan RA Kartini  belum bisa sepenuhnya dilaksanakan hingga pelosok negeri. Para perempuan negeri ini masih saja terjebak kemiskinan struktural yang dicirikan dengan pendidikan rendah dan miskin. Maka, suara Kartini seabad lebih yang lalu, ternyata masih relevan hingga kini untuk mengingatkan para penguasa untuk lebih memperhatikan pendidikan bagi kaum perempuan.
  • Apa Arti Pendidikan Bagimu ? (Part 1 Dariku untukmu)

    Apa Arti Pendidikan Bagimu ? (Part 1 Dariku untukmu)

    Apa Arti Pendidikan Bagimu ? (Part 1 Dariku untukmu) – Assalamulaikum wr.wb . . Kali ini saya ingin berpendapat tentang arti pendidikan bagi diri saya sendiri. Menurut saya pendidikan itu penting, bahkan amat penting karena pendidikan itu bisa mengubah karakter kita jika kita menempatkan pendidikan itu pada proporsi yang tepat. Tepat di sini tidak berlebihan dan tidak setengah setengah. Sebelumnya ijinkan saya bercerita tentang pendidikan saya yang sempat menyesal karena tidak masuk perguruan tinggi negeri. 
    Kenapa saya menyesal, rasanya begitu iri melihat teman-teman saya duduk di bangku perkuliahan tinggi negeri dan dengan bangga mereka memamerkannya di media sosial. Itu membuat saya merasa kecewa kok saya gak bisa masuk negeri ya padahal saya sudah berusaha belajar, mengikuti tes perguruan tinggi negeri dari mulai snmptn, umptn, sbmptn, dan spanptkin. Sebenarnya saya tak ingin berkuliah di perguruan tinggi swasta, apalagi dengan jurusan yang saya pikir bukan saya banget. Tapi, sekarang sadar semua orang mempunyai kesulitannya masing-masing. Saya yakin tuhan pun tak akan membebani sesuatu di luar kemampuannya.
    Saya sudah menyesal karena gagal masuk perguruan tinggi negeri apakah saya harus kembali menyesal karena menyianyiakan waktu 1 tahun saya berkuliah di swasta. Rasanya itu pukulan telak, seharusnya saya merasa bersyukur karena saya masih bisa bersekolah. Di luaran sana saya yakin banyak sekali yang posisinya lebih sulit dari saya. Maka dari itu mulai dari sekarang saya harus serius dalam pendidikan.
    Apalagi pendidikan itu merupakan sebuah tiang penyangga bagi saya. Dimana jika sebuah tiang tak ada maka rumahpun tak akan jadi. Saya teringat akan sosok yang selalu mengisnpirasi saya ketika belajar dan sosok yang selalu membuat saya semangat dalam hal pendidikan. Di akhir hayatnya sosok itu masih peduli akan pendidikan saya, lalu apakah saya akan menyerah begitu saja, tentu tidak.
    Setelah saya bersekolah kurang lebih 12 tahun apakah saya harus berhenti memperjuangkan pendidikan yang selama ini selalu saya junjung tinggi karena perannya yang begitu besar bagi diri saya. Sekolah bukan hanya mengajarkan saya tentang ilmu akademis yang bisa di apresiasi dengan nilai, tapi bagaimana sikap kita untuk hadapi hari esok dengan ilmu yang kita punya.
    Pendidikan mengajarkan saya banyak hal, untuk itu berbalas budi dengan menekuninya saja itu merupakan sebuah apresiasi yang besar menurut saya. Apagi jika ilmu yang saya punya dari hasil pendidikan itu bisa di sampaikan kepada orang lain. Pendidikan bukan hanya tentang sekolah tapi juga tentang mereka yang selalu haus akan ilmu, mereka yang selalu memanfaatkan waktunya untuk mencari ilmu dan melakukan hal baik.
    Perguruan tinggi hanyalah perantara bukan penentu, tapi diri kita sendirilah yang akan membawa diri ini kemana tujuannya. Tak ada yang salah dengan swasta selama kita mampu untuk bersaing dengan negeri bukan hanya berkecil hati hanya lulusan swasta. Untukmu yang bernasib sama sepertiku, tenanglah selama kita mau berusaha untuk tetap maju pasti akan ada jalannya.
    Untukmu ingatlah kamu tak sendiri selalu ada cahaya terang tuk keluar dari gelapnya gua yang kau tempati. Jadikanlah pendidikan itu sebaik-baiknya ilmu yang bisa menjadikannya cahaya keluar dari jurang yang terjal. Buktikanlah dengan kemampuan kita. Kembali  teringat sosok inspirasi saya yang kedua, seseorang yang sudah membela negeri ini habis-habisan, orang yang tak pernah lelah belajar, dan orang yang selalu haus akan ilmu. Sosok itulah yang membuatku yakin selalu ada jalan untuk menuju roma. 
    Siapapun tokoh inspirasi kalian yakinkah kita bisa seperti mereka selama kita berkeinginan untuk mewujudkannya. Terakhir bagi saya pendidikan bukan hanya sekadar lulus lalu bebas, gelar sarjana itu sangat amat berat buatku apalagi jika kita berkuliah hanya untuk mendapat ijazah saja. Percuma, waktu kita terbuang sia-sia, uang kita terbuang sia-sia dan ilmu yang kita punya juga terbilang sia-sia. Pendidikan itu bukan hanya sekadar gelar dan lulus. Tapi, sebuah pemahaman dan penerapan akan ilmu yang telah kita dapat. Untuk apa gelar jika kita tak paham dan tak kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
    Wasalamualikum.wr.wb
  • Metode Pendidikan Qur’ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran

    Metode Pendidikan Qur'ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran

    Metode Pendidikan Qur’ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran  – Dewasa ini, orang lebih tertarik dengan sebuah pendidikan yang berbasis Qur’ani. Para orangtua berbondong-bondong memasukkan anaknya ke sebuah pesantren yang di dalamnya terdapat sebuah program al-Qur’an. Program tersebut berupa Menghafal al-Qur’an, Tahsin al-Qur’an, Membaca al-Qur’an dan lain-lain yang berkaitan dengan al-Qur’an. 
    Menghafal al-Qur’an merupakan salah satu program yang banyak digemari oleh kalangan masyarakat masa kini khususnya para orangtua. Alasan umum, orangtua memasukkan anaknya ke pondok pesantren adalah adanya sebuah kekhawatiran akan masa depan anaknya dengan segala bentuk perkembangan yang terjadi pada masa modern ini. 
    Di samping itu, menurut pemaparan seorang ibu bahwa orangtua berusaha memasukkan anaknya ke sebuah pondok yang di dalamnya ada program menghafal al-Qur’an adalah mereka yakin ketika anaknya menghafal al-Qur’an, maka mereka mendapatkan sebuah kebahagiaan untuk keluarganya dan menginginkan anak yang hafal al-Qur’an.
    Proses menghafal al-Qur’an pun tidak lepas dari beberapa metode yang ditawarkan dan tidak dipungkiri bahwa metode merupakan salah satu hal yang dapat membantu seseorang untuk menghafal al-Qur’an. Uniknya, setiap orang mempunyai metode tersendiri yang membantunya untuk menghafal al-Qur’an. 

    Berikut beberapa metode menghafal al-Qur’an yang penulis dapatkan:

    1. Menuliskan hafalan

    Metode ini digunakan untuk para penghafal al-Qur’an pada zaman dahulu. Namun hingga sekarang pun metode ini masih digunakan di beberapa negara salah satunya negara Maroko. Di Maroko, santri-santri penghafal al-Qur’an haus menuliskan semua ayat al-Qur’an yang akan dihafalnya.
    Ayat-ayat tersebut ditulis di atas papan, setelah itu ayat yang ditulis tersebut diteliti oleh sang guru dan dicek. Apabila terdapat kesalahan, kesalahan tersebut kemudian dibenarkan. Ayat-ayat yang sudah dibenarkan tersebut kemudian dibaca oleh santri secara berulang-ulang dengan badan yang dihadapkan ke papan sampai hafal. Tahap akhirnya kemudian dianjurkan dengan membaca ayat-ayat yang telah dihafal tersebut ke depan guru tanpa melihat tulisan.
    Metode ini dianggap istimewa, karena melatih santri untuk teliti dan menambah tingkat ketelitian, kesabaran dan kefokusan santri.

    2. Metode Tasmi’ atau Sima’i

    Metode ini kerap dipakai oleh orang-orang yang mempunyai kekurangan dalam hal penglihatan atau anak kecil yang belum lancar membaca al-Qur’an. Metode ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa langsung mendengarkan dari guru atau kaset.
    sima’i atrinya mendengar. Yang dimaksud metode ini ialah mendengarkan suatu bacaan al-Qur’an untuk dihafalkannya.
    Metode ini sangat efektif  bagi para penghafal yang memilliki daya ingat ekstra, terutama bagi para penghafal tunanetra atau anak-anak yang masih dibawah umur yang belum mengenal bacaan dan tulisan al-Qur’an.

    3. Metode berantai

    Metode ini membutuhkan kesabaran dan sangat melelahkan serta menguras energi. Tetapi meskipun begitu, metode ini jika dilakukan secara benar akan menghasilkan hafalan yang sangat mantap.
    Metode berantai (tawalsul) yaitu menghafal satu halaman al-Qur’an dengan cara menghafal satu ayat sampai hafal dengan lancar, kemudian pindah ke ayat kedua sampai benar-benar lancar, setelah itu, menggabungkan ayat 1 dan ayat 2 tanpa melihat mushaf. Jangan berpindah ke ayat selanjutnya kecuali ayat sebelumnya lancar, begitu juga seterusnya ayat ketiga sampai satu halaman, kemudian gabungkan dari ayat pertama sampai terakhir.

    4. Metode Jam’i (penggabungan)

    Metode jam’i yaitu menghafal satu halaman al-Qur’an dengan cara satu ayat sampai lancar, kemudian berpindah ke ayat kedua, setelah ayat kedua lancar berpindah ke ayat ketiga, begitu juga seterusnya sampai satu halaman. Kemudian setelah dapat menghafal satu halaman, menggabungkan hafalan dari ayat pertama sampai terakhir tanpa melihat mushaf.
    Metode-metode yang dipaparkan merupakan sebagain kecil dari metode menghafal al-Qur’an. setiap orang dapat menggunakan metode apapun yang sesuai dengan keinginannya dan kenyamannya. Karena menghafal al-Qur’an dapat dilakukan ketika seseorang merasa menikmati dengan metode yang digunakannya dan ia pun tidak merasa terbebani.
    Semoga bermanfaat!
  • Begini Tips Menjadi Mahasiswa Harapan Bangsa

    Begini Tips Menjadi Mahasiswa Harapan Bangsa

    Mahasiswa adalah jenjang tertinggi dalam dunia pendidikan. Ia dituntut menjadi orang yang serba bisa. Mahasiswa lebih dikenal dengan istilah agent of change, kenapa? Karena jiwa mahasiswa adalah jiwa yang masih muda, jiwa yang masih berapi-api untuk mengeluarkan pendapat dan jiwa yang fresh dalam menganalisis berbagai argumen yang berseliweran di dunia masa kini. Tidak heran jika banyak mahasiswa yang melakukan aksi demo sebagai bentuk  pengekspresian hasratnya akan suatu hal. 

    Meskipun mahasiswa yang turun melakukan aksi mempunyai kepentingan yang berbeda. Namun mereka melakukan aksi sebagai bentuk protes ketidaknyamanan akan suatu sistem.
    Apakah sebagai mahasiswa bagus untuk melakukan aksi demo tersebut? sebagian orang akan menyebutnya bagus karena mahasiswa adalah penyambung lidah antara rakyat dan pemerintah. Akan tetapi ada cara hal mudah yang dapat dilakukan namun tidak sedikit mahasiswa sulit untuk melakukannya. 

    Cara tersebut adalah dengan menulis. Mahasiswa sebagai pelajar yang mempunyai pemikiran yang fresh dapat mengemukakan setiap bentuk ketidak setujuan dengan masyarakat lewat tulisannya. Membuat tulisan-tulisan yang berbobot yang menyinggung setiap tindakan pemerintah bukan hanya dibaca oleh kalangan tertentu melainkan melatih diri untuk terbiasa berfikir kritis dan mencurahkannya lewat tulisan.


    Dalam dunia pendidikan, mahasiswa bebas mengemukakan argumennya sesuai dengan wawasan ilmu yang dia dapatkan. Sebagai mahasiswa, mereka dituntut belajar bukan hanya dalam ruang lingkup kelas melainkan mereka dituntut untuk mencari ilmu dari luar bangku kuliah. Mahasiswa adalah harapan bangsa, banyak harapan-harapan yang dilimpahkan kepada mahasiswa. Mahasiswa harus kuat dan tegas akan segala hal yang menimpa dirinya. Berusaha bersikap fokus dan teliti dalam menghadapi suatu permasalahan. Karena mahasiswa adalah penerus bangsa untuk kemakmuran negara.

  • Motivasi : Setelah Tamat Sekolah, aku mau kemana?

    Setelah Tamat Sekolah, aku mau kemana?
    Dari sebagian Murid di indonesia, yap. Hanya sebagian yang berpikir bahwa setelah tamat aku mau lanjut apa?
    Orang tua senang, jikalau anak mereka berpikir seperti itu. Kenapa? Berarti anaknya masih berpikir kedepan gimana prospek dirinya. Dari kecil, kita pengen jadi ini. Pengen jadi itu, bahkan pengen jadi yang terbaik dari semua yang kita inginkan.
    Apalagi anak SMA, yang sebentar lagi UN, dan tamat dari sekolahnya. Dari mereka semua mempunyai jalannya masing masing mau kemana dan harus apa?
    Berkeinginan dan punya tekad yang kuat adalah hal yang terbaik jika seseorang memiliki dua hal tersebut. Terlebih lagi mempunyai wawasan yang mampu mereka aplikasikan. Dalam artian, ilmunya tak cuma dipendam, tapi diberikan pada yang lainnya.
    Orang tua senang, jika mengetahui anaknya yang ingin melanjutkan ke sekolah yang jenjangnya lebih tinggi daripada sebelumnya.
    Mungkin sebagian dari mereka ada yang tak mampu dalam bidang MATERIAL.
    Tidak, material tak menjadi penghalang buat kamu untuk menempuh pendidikanmu, fisikmu juga tak menghalang buat kamu berkarya, dan siapapun kamu itu tak menjadi penghalang buat kamu mengejar cita cita yang kamu inginkan.
    Asal kita punya tekad yang besar, mempunyai semangat yang luar biasa. Insyaallah, Allah  memberikan apa yang kamu butuhkan dan bukan apa yang kamu inginkan.
    Bicara tentang sekolah, apalagi anak SMA yang sudah mau tamat dari sekolah,pastinya punya pemikiran .”Setelah tamat ini,mau kemana aku?” Nah begitulah kalimat kecil yang mungkin sering di katakan anak SMA. Bertekad kuat demi masa depan yang cerah, atau mungkin sebagian ada yang berpikir “Setelah tamat sekolah ini, mending aku kerja. Daripada kuliah. Ngabisin uang orangtua. Kan siasia” . Bicara tentang perguruan, Nah, inilah salah satu sasaran anak SMA yang setelah tamat ingin menlajutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Mulai dari berkeinginan untuk mengejar cita-cita, dan itu kuliah. Dan terakhir bagaimana nanti rasanya menjadi Mahasiswa Baru yang baik,aktif,serta kreatif?. Nah, disini saya adalah Mahasiswa baru. Saya sudah dapatkan point, bagaimana menjadi Mahasiswa Baru yang baik. Catat pointnya!
    1. DISIPLIN
    Hal ini memang harus kita lakukan, apalagi buat kamu yang ingin menjadi mahasiswa terbaik dikelas.
    2. RAMAH
    Nah, ini point penting dalam pergaulan. Kalo ga ramah, gimana mau dapat temen?
    3.RESPECT


    4. PERCAYA DIRI

    kamu harus percaya diri, yakini dirimu bahwa kamu bisa.
    5.DATANG TEPAT WAKTU.
    Jangan telat yah, waktumu bisa merubah masa depanmu. Semenit saja kamu telat, itu sudah bisa mengurangi wawasanmu. Ilmumu.
    Nah, itulah lima point yang mungkin berfaedah,  jangan lupa share ya! “!
  • Ternyata Begini Kehidupan Pasca Sarjana, Serem gak Yah?

    September adalah momen wisuda yang banyak diselenggarakan di berbagai kampus. 3 tahun, 4 tahun bahkan lebih dalam menjalani proses perkuliahan untuk mewujudkan impian memakai toga. Kesenangan memang hanya dirasakan sesaat.Para wisudawan sudah tidak asing dengan statement “Welcome To The Jungle”. Dunia pasca perkuliahan adalah dunia sebenarnya untuk berproses dalam kehidupan. 

    Ternyata Begini Kehidupan Pasca Sarjana, Serem Gak Ya? – Apapun yang dikerjakan saat pasca sarjana itu pilihan hidup. Kita tidak boleh ikut campur pilihan pribadi apalagi menghakiminya. Banyak sarjana yang jadi pengacara (pengangguran banyak acara). Hal ini bukanlah hina karena masih hidup produktif. Pilih kerja, lanjut studi, nikah, berwirausaha dan lainnya memang harus timbul dari diri sendiri. Bukan paksaan dari orang lain yang justru akan menjadi ancaman pada diri sendiri.

    Lakukan hal positif bagi pribadi dan lingkungan sekitar. Jika ada istilah kerja di luar jurusan, selagi itu berdampak positif tidak masalah. Saya pribadi beranggapan bahwa para sarjana yang bekerja atau mengabdi sesuai dengan disiplin ilmunya, maka akan lebih bermanfaat. Alasannya karena ilmu yang semakin diaplikasikan akan semakin berkah.

    Masalah tempat kerja juga tidak perlu dipermasalahkan. Jika memang ingin membangun tempat lahir melalui sarjananya, silahkan merantau jauh untuk menimba ilmu bahkan sampai benua lain tidak masalah. Jika sudah siap nikah secara lahir dan batin, segerakan juga agar ada dua pemikiran untuk merancang misi ke depan demi mewujudkan visi hidup.

    Apapun pilihan kehidupan pasca sarjana tidak dipermasalahkan, asalkan positif dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. Ingat, bahwa  gelar adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan.
  • Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda

    Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda


    Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda – Ada pepatah mengatakan “Dengan menulis maka kita akan dikenal dunia, dan dengan membaca maka kita akan mengenal dunia”. Ya, ini merupakan pepatah yang mempunyai makna sangat dalam. Dengan menulis maka akan dikenal dunia. Artinya bahwa semua orang akan mati, namun karyanyalah yang akan abadi. Dan dengan membaca maka akan mengenal dunia.

    Artinya bahwa ketika kita membaca maka sama halnya kita telah membuka jendela dunia dan akan mengenal dunia kita. Namun, budaya gemar membaca dan menulis sepertinya semakin lama semakin menurun. Kita lihat saja fenomena yang terjadi saat ini, mulai dari anak kecil saja sekarang lebih asyik bermain game dengan gadget canggihnya daripada membaca buku. Akhirnya, kebiasaan yang terus diulang-ulang tersebut akan terbentuk dan tertanam dalam diri hingga dewasa. Karena Habits is Power. Kebiasan yang diulang-ulang adalah sebuah kekuatan.

    Lalu, bagaimana caranya agar Budaya Membaca dan Menulis tetap dapat dilestarikan nantinya untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas akalnya. Ya, ini beberapa tips untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan melestarikan budaya Membaca dan Menulis.

    1. Melatih diri

        Dalam hal ini, melatih diri untuk menumbuhkan budaya gemar Membaca dan Menulis sangatlah perlu untuk dilakukan. Pada anak usia dini, melatih diri ini dengan tuntunan fan arahan dari orang tua. Baik orang tua di sekolah maupun di rumah. Pada anak usia dewasa, melatih diri ini diperankan oleh diri pribadi masing-masing. Dimana melatih sedikit demi sedikit untuk membiasakan membaca/menulis. Sehingga, waktu yang produktif tidak terbuang dan tergantikan dengan kebiasaan yang konsumtif.

    2. Membiasakan diri

        Dalam hal ini membiasakan untuk membaca/menulis juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan minat membaca dan menulis. Habit is power. Suatu kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang maka akan menjadi suatu kekuatan. Maka, biasakanlah untuk berani memulai. Mulai dari sekarang dan saat ini juga. Untuk anak usia dini, membiasakan diri ini dimulai dari anak masuk sekolah yang dituntun oleh orang tua dan guru. Sedangkan untuk orang dewasa, membiasakan diri ini dilakukan oleh masing-masing pribadi.

    3. Memaksa diri

        Memang cara ini terkesan seperti hal yang tragis hehehe. Tapi jangan salah, hal ini merupakan cara yang sangat ampuh. Karena memaksa diri sendiri untuk memulai, maka jika diulang-ulang akan membentuk suatu kebiasaan. Maka mulailah untuk memaksa diri untuk membaca/menulis.
    Selamat mencoba kawan 🙂
    Selamat menulis, maka kelak kamu akan dikenal dunia..
    Selamat membaca, maka kelak kamu akan mengenal dunia..
  • 5 Rahasia Manfaat Membaca Buku=Mengenal Dunia

    MEMBACA BUKU, MENGENAL DUNIA

    5 Rahasia Manfaat Membaca Buku=Mengenal Dunia – Bagaimana hubungan kita dengan buku di era sekarang? Ketika gadged telah menyediakan segalanya. Kapan terakhir kali kita membaca buku? Atau mungkin kebiasaan membaca buku telah terganti dengan membaca facebook, twitter, instagram, dan media social lainnya. Padahal buku berperan penting untuk menambah wawasan.
    Seperti kutipan yang sering kita dengar dan tak lagi asing ditelinga tentang
    “buku adalah jendela dunia”
    Kutipan itu tidak akan berarti dan hanya akan menguap percuma bila kita tidak membaca. Darimana jendelanya apabila buku sama sekali tidak dibaca. Tidak harus lama, cukup luangkan waktu 15 menit perhari sebagai asupan nutrisi ilmu dalam keseharian.

    Banyak manfaat yang didapat saat membaca buku, antara lain:

    1.      Menambah wawasan

    Dengan membaca buku, sudah pasti wawasan kita bertambah. Semakin banyak membaca, semakin banyak pula yang diketahui. Karena buku adalah sumber ilmu. Seperti mata air jernih dihulu sungai. Dengan membaca, kita telah membuka tirai jendela jendela selebar-lebarnya.

    2.      Meningkatkan kecerdasan

    Manfaat ini hubungannya erat sekali dengan yang pertama. Kecerdasan otak tidak. akan didapat bila tidak dilatih. Pisaupun bila dibiarkan begitu saja tanpa dipakai, tetap akan tumpul dan bahkan berkarat. Begitu pula dengan otak, yang dibiarkan tanpa dilatih. Dan membaca buku adalah latihan paling sederhana.

    3.      Menambah kosakata

    Buku terdiri dari kumpulan kata yang disusun semenarik mungkin yang menjadi magnet bagi pembaca-pembacanya. Bila kita banyak membaca buku, ucapan akan tertata rapi, terlihat berkharisma dan mengenal sopan santun. Bandingkan saja orang yang gemar membaca buku dan tidak, kita akan tahu perbedaannya dari caranya berkunikasi dengan lawannya. Orang yang gemar membaca buku, paham cara berkomunikasi yang baik dengan lawannya.

    4.      Menghilangkan stress

    Menurut penelitian membaca buku dapat membantu kita menyegarkan otak setelah lelah dengan aktvititas yang cukup menguras tenaga. Biasanya, buku-buku fiksi sangat membantu dalam hal ini. Karena buku fiksi, menggunakan bahasa bebas dan tidak baku dan tentu saja lebih menarik dengan buku-buku lainnya.

    5.      Keterampilan menulis

    Membaca karya yang diterbitkan, sangat berpengaruh pada seseorang. Selain membaca buku, kita juga bisa melatih diri sendiri untuk menulis. Sebagai sumber inspirasi dari tulisan-tulisan. Jangan dikira penulis-penulis yang telah menerbitkan karya-karyanya tidak membaca, justru penulis diuharuskan untuk membaca karya-karya orang lain pula. Sebagai inspirasi dan menjadi tolok ukur kemampuan kita dalam menulis.
    Mulai saat ini jadikanlah buku sebagai kawan akrab. Jangan memusuhinya, karena dengan membaca kita bisa membuka jendela dunia selebar-lebarnya. Mari membaca buku:)
  • Peran Pemuda Sebagai Volunteer Bidang Pendidikan

         

    Peran Pemuda Sebagai Volunteer Bidang Pendidikan


    Peran Pemuda Sebagai Volunteer Bidang Pendidikan – Pemuda adalah sosok harapan bangsa untuk mewujudkan cita-cita suatu negara. Saat ini banyak sekali pemuda di Indonesia, apalagi di era 2030 akan memasuki bonus demografi. Pemuda yang  berumur produktif dengan jumlah lebih banyak akan menanggung masyarakat tidak produktif. Bahkan Bapak Proklamator RI (Republik Indonesia) juga menyampaikan “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, maka kuguncangkan dunia”.

    Begitu pentingnya peran pemuda hanya dengan satu orang, apalagi semua pemuda di seluruh pelosok Indonesia dengan jiwa semangat yang membara akan mengubah dunia lebih baik. Berdasarkaan data sensus BPS (2010), penduduk umur 16-30 yang termasuk pemuda berjumlah 62 juta. Jumlah yang begitu besar menjadi aset bangsa, terutama di bidang pendidikan.

    Pendidikan adalah pintu gerbang menuju cita-cita Indonesia yang tertuang di dalam pembukaan UUD (Undang-Undang Dasar) 1945. Upaya pencerdasan bangsa melalui peningkatan kualitas adalah pemerataan pendidikan. Setiap bangsa Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak baik formal maupun non formal. Jika kita melihat kondisi pendidikan Indonesia saat ini perlu ditingkatkan kualitasnya. Hal tersebut bisa teratasi melalui peran seorang pemuda yang terjun langsung di bidang pendidikan. Mahasiswa yang biasa disebut agent of change (agen perubahan) dapat mengaplikasikan sebutan itu bukan sekedar fiksi melainkan fakta.

    Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dijunjung oleh akademisi adalah mengajar, penelitian dan pengabdian. Salah satu peran mahasiswa yaitu pengabdian, biasanya dilaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada tingkat akhir. Akan tetapi, bentuk pengabdian ini seharusnya tidak berhenti hanya saat KKN. Jiwa kepedulian dan nasionalisme yang tinggi harus terpatri dalam sanubari mahasiswa. Mencoba melihat permasalahan bidang pendidikan di lingkungan sekitar, masih banyak anak putus sekolah, kekurangan tenaga pengajar dan fasilitas tempat belajar yang tidak layak. Memang pemerintah sudah memberikan beasiswa pendidikan, tetapi masih ada masyarakat Indonesia yang kurang mendapat informasi.

    Dimulai dari hal kecil saja, mahasiswa sebagai calon sarjana yang akan menjadi calon pemimpin bangsa harus membuka pikiran untuk membantu mengatasi permasalahan pendidikan di Indonesia. Satu orang mahasiswa berinisiatif mengajak temannya bahkan pemuda lainnya yang hanya lulusan SMA sederajat untuk membentuk suatu komunitas pejuang pendidikan. Jika yang berjuang banyak akan semakin menguatkan visi tercapai. Peran sederhana dari seorang pemuda yang berdampak besar bagi pendidikan Indonesia adalah menjadi volunteer (relawan). Memang menjadi relawan tidak digaji karena melakukannya dengan ikhlas tanpa pamrih. Pemuda harus meyakini bahwa menjadi volunteer adalah pekerjaan mulia yang akan bernilai pahala tidak terhingga dari Tuhan. Saat ini banyak dijumpai sebuah komunitas yang terdiri dari volunteer pendidikan.

    Hati saya sendiri tergugah saat pulang dari”Asia Pasific Future Leader Conference 2017″ yang diselenggarakan di Kuala Lumpur. Disana saya bertemu dengan para pemuda dari Asia Pasifik. Mereka mempresentasikan hal-hal yang sudah dilakukan untuk mewujudkan SDG’s (Suistanable Development Goals) yang ada 17. Lalu, saya merasa belum berkontribusi untuk Negeri selama menempuh pendidikan Perguruan Tinggi melalui beasiswa. Setelah kembali ke Indonesia, timbul niat saya untuk mewujudkan SDG’s yang ke-4 tentang kualitas pendidikan. Saya merasa anak-anak yang tinggal di Panti tidak mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dengan temannya karena masalah biaya sehingga tidak bisa kursus. Lalu, timbul ide untuk membuat komunitas Laskar Panti yang diikuti volunteer dari mahasiswa berbagai jurusan dan angkatan.

    Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah bimbingan belajar gratis untuk adik-adik yang tinggal di salah satu Panti Purwokerto. Selain itu, terdapat pelatihan sesuai bakat dan minat dan berbagi ilmu sesuai bidang tiap volunteer. Biasanya mengajarkan ilmu pertanian melalui hidroponik, menanam di hidrogel dan lainnya. Jadi, adik-adik di Panti dapat merasakan tambahan belajar di luar sekolah secara gratis dan pengetahuan di bidang lain.

           
    Komunitas di bidang sosial maupun pendidikan sudah banyak dijumpai di Purwokerto. Sebelum adanya Laskar Panti, sudah berdiri Sahabat Panti, Bhinneka Ceria, Kelas Inspirasi dan lainnya. Beberapa bulan yang lalu terdapat komunitas baru lagi yang terdapat bidang pendidikan yaitu “Inspirator Indonesia Chapter Barlingmascakeb”. Salah satu kontribusi sederhananya adalah menjadi volunteer pengajar di salah satu TPQ Perumahan Purwokerto yang kekurangan tenaga pengajar. Buat seluruh pemuda, janganlah berdiam diri menghadapi permasalah pendidikan di lingkungan sekitar karena kunci terwujudnya Indonesia yang makmur dan sejahtera.

    Bertindak dan berkontribusi semampunya karena hancur atau tidaknya suatu negara berada di tangan para pemuda. Jangan hanya mengkritisi tetapi beraksi yang pasti sebelum mati.
    Salam Menginspirasi dan Mengabdi Tuk Negeri.
             
  • Pentingnya Pendidikan Bagi Kaum Hawa, Wajib Tahu!

    Pentingnya Pendidikan Bagi Kaum Hawa, Wajib Tahu!
    Pentingnya Pendidikan Bagi Kaum Hawa, Wajib Tahu! – Dikenal istilah ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Tentu istilah tersebut merujuk pada pentingnya pendidikan bagi kaum hawa. Pendidikan yang dimaksud disini bukan hanya pendidikan di sekolah saja, namun pendidikan agama juga harus dikuasai oleh kaum hawa. Seperti menguasai bacaan Alquran. Agar kelak anak-anaknya mendapatkan pembelajaran pertama mengenai Alquran dari dirinya. Banyak sekali orangtua yang hanya mengedepankan pendidikan sekolah namun tidak dengan pendidikan agama. Padahal pendidikan agama juga sangat diperlukan bagi kehidupan, lebih-lebih jika sudah terjun dalam masyarakat.
                Seperti halnya ketika bulan Ramadhan, kemampuan membaca Alquran sangatlah diperlukan, tidak hanya bagi kaum Hawa tapi juga kaum Adam. Akan selalu ada tadarrus Alquran yang dilaksanakan di setiap masjid ataupun musholla. Seorang perempuan, terlebih ketika telah menjadi ibu haruslah menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Saat seorang ibu menyuruh anaknya belajar agama atau mengaji maka seorang ibu haruslah bisa mengaji atau setidaknya menguasai ilmu agama meski sedikit.
                Mindset masyarakat kebanyakan adalah setinggi apapun pendidikan seorang wanita, akhirnya jua dia akan berkecimpung dalam dunia perdapuran. Hal seperti itu memang benar, namun seorang ibu bukan hanya koki bagi anak dan suaminya. Namun seorang ibu haruslah menguasai berbagai macam ilmu, seperti kedokteran untuk menangani anggota keluarganya yang sakit. Seperti guru untuk mengajari anaknya ketika mendapatkan PR dari guru sekolahnya. Kaum hawa pun harus terampil dan kreatif ketika anaknya mendapatkan tugas keterampilan dari sekolahnya.
                Jadi, berpikirlah ke depan ketika kalian kaum hawa mulai merasakan malas belajar. Karena di tangan kalianlah generasi bangsa ini akan diarahkan kemana.
  • 10 Cara Sederhana untuk Melatih Kecerdasan Emosional

      10 Cara Sederhana untuk Melatih Kecerdasan Emosional

    Apa itu EQ dan Bagaimana Cara Mengembangkannya ?

        10 Cara Sederhana untuk Melatih Kecerdasan Emosional – Istilah EQ sering  dikaitkan dengan kecedasan emosional atau emotional quotient mungkin masih terdengar asing bagi kita selain IQ , padahal EQ juga penting dalam hidup kita untuk mengatur emosi dan bersosialisasi . IQ memang penting dalam kecerdasan intelektual dan masuk perguruan tinggi tetapi jika seseorang tidak dapat mengatur emosi atau tidak mengendalikan diri untuk apa yang harus dilakukan selanjutnya maka seseorang  akan mengalami stress.
    Seperti contoh, ada seseorang yang pandai dalam akademis namun ia tak pernah ikut organisasi dan ada satu orang biasa-biasa saja, nilai akademisnya rata-rata namun dia aktif berorganisasi dan selalu punya hubungan yang baik bagi orang sekitarnya, jika salah satu diberi tugas yang menumpuk maka orang akademisnya rata-rata inilah yang bisa mengatasi tugas menumpuk tersebut tanpa stress karena ia mempunyai banyak bantuan dari temannya-temannya namun perlu digaris bawahi bahwa anak yang aktif berorganisasi tadi bukan menngantungkan temannya namun dalam konteks diskusi yang santai dan menyenangkan untuk menyelesaikan tugas tersebut sembari dia berpikir juga maka orang yang aktif organisasi ini pasti akan menjelma menjadi orang pandai yang enjoy jika dibandingkan orang pandai yang tak pernah ikut organisasi tadi yang akan mengalami stress karena tak bisa mengendalikan emosinya saat tugas menumpuk. Berikut cara mengembangkan EQ atau kecerdasan emosional :

    1. Mengenali Emosi yang Dirasakan

        Mengenali emosi diri sendiri itu penting karena dengan demikian anda bisa mengetahui bagaimana perasaaan anda yang sesungguhnya dan karakter diri sendiri itu seperti apa dan bagaimana sebaiknya menyikapinya. Mengidentifikasi apa yang sesungguhnya anda rasakan membantu menangkap pesan yang dikirimkan oleh diri sendiri dan mengetahui apa yang anda rasakan pada saat-saat tertentu.

    2. Mengamati Perubahan Emosi

       Jika anda merasa sering mengalami perasaan yang naik turun seperti gelombang tak berarah, maka hal itu gunakanlah untuk mengamati diri sendiri. Setiap perubahan emosi suasana hati dan perilaku diri sendiri dapat diamati untuk belajar mengatasi berbagai masalah yang timbul. Anda juga dapat mudah faktor apa yang membuat anda merasakan hal tersebut.

    3. Mengelola Emosi

       Pada dasarnya , emosi adalah cara bagi manusia  untuk melakukan tindakan yang akan mengatasi  penyebab dari kemunculan perasaaan tertentu . Kemampuan seseorang untuk mengelola emosi diri sendiri dapat memberian kelebihan bagi seseorang yaitu kebijaksanaan. Contoh ada seorang anak remaja SMP yang lemah dalam semua mata pelajaran sehingga dia diolok-olok oleh teman-temannya namun dia tidak membalas secara berlebihan kepada teman-temannya tesebut oleh karena kecerdasan emosionalnya tetapi ia membuktikan ia bisa masuk tim sepakbola Indonesia serta ia pula rajin membantu orang tua dan berdoa sehingga membuat teman-temannya tadi sangat kagum terhadapnya. Ia menjadi orang yang memiliki pengendalian diri yang sangat baik sehingga dapat mengendalikan situasi di sekitarnya dengan lancar, karena ia mengendalikan emosinya dan bukannya emosi yang mengendalikan dirinya.

    4. Mengekspresikan Emosi

       Cara selanjutnya adalah mengekspresikan emosi . Ketika kita mampu mengelola dan mengendalikan emosi secara matang, maka kita akan merasakan mudah untuk mengontrol ekspresi itu sendiri . Kita akan mampu menahan diri untuk tidak bertindak berdasarkan dorongan emosi negatif dan memberi respon yang tepat untuk berbagai situasi sehingga menjadi cara meningkatkan kepercayaan diri yang baik. Kita dengan mudah akan mengendalikan emosi yang dapat merugikan diri sendiri.

    5. Memotivasi Diri Sendiri

       Pengendalian emosi juga berhubungan dengan kebiasaan berpikir positif. Dengan pikiran yang positif , anda dapat selalu menanamkan pikiran yang positif pula dan tidak mudah merasa pesimis akan suatu hal, atau bahkan merasa kehilangan semangat. Pikiran yang positif mengenai diri sendiri sangat berguna untuk memberi motivasi dan cara membahagiakan diri sendiri ketika kondisi mental sedang menurun.

    6. Mengenali Emosi Orang Lain

       Anda juga akan mudah mengenali emosi orang lain dan mengenali 4 karakter manusia apabila telah terbiasa mengidentifikasi emosi diri sendiri. Kemampuan untuk mengenali emosi yang dirasakan orang lain akan membuat diri menjadi lebih peka sehingga menjadi cepat tanggap terhadap situasi yang ada. Mengenali emosi dapat dilihat dari bahasa tubuh, yaitu gerakan tangan, intonasi suara sorot mata dan ekspresi wajah dan gerakan tubuh lainnya. Dasar dalam hubungan interpersonal adalah kemampuan untuk mengenali emosi yang dirasakan orang lain.

    7. Mengelola Emosi Orang Lain

       Karena Manusia adalah makhluk yang paling emosional, maka semua hubungan yang dibangun pribadi antar pribadi merupakan hubungan yang berdasarkan emosi. Hal ini berkaitan dengan kemampuan kita mengelola emosi orang lain, artinya kita juga harus dapat mengetahui apa yang akan dirasakan seseorang dalam situasi tertentu, dan juga mengambil tibdakan tersebut.

    8. Membuka Pikiran

      Salah satu untuk mencapai kesuksesan emosi adalah jika anda dapat berpikiran terbuka terhadap berbagai kritik dan saran yang datang. Orang yang menolak pendapat orang lain dan hanya mau memegang pendapatnya sendiri adalah orang yang mempunyai kecerdasan emosi yang rendah, karena tidak mau memperbaiki kekurangan dirinya. Padahal, menerima kritik maupun saran dari orang lain sangat berguna untuk mengembangkan diri sendiri.

    9. Introspeksi

      Jika anda memiliki pikiran yang terbuka maka hal itu akan memepermudah anda melakukan introspeksi terhadap diri sendiri. Ketika mengetahui pendapat orang lain tentang diri sendiri, maka kita juga dapat mengevaluasi diri apakah hal tersebut memang benar atau tidak. Lalu hal itu akan menjadi titik awal untuk mulai memperbaiki kekurangan diri sendiri dan cara mengubah diri menjadi lebih tertata emosinya dan cara menghilangkan kebiasaan buruk.

    10. Menulis Jurnal Sehari-Hari

       Bagian terakhir adalah menulis buah pikiran sendiri pada jurnal merupakan salah satu cara untuk mengenali emosi diri. Anda dapat mencatat segala yang dialami serta apa yang dirasakan sehari-hari, kemudian membacanya ulang ketika dibutuhkan. Melalui jurnal tersebut anda akan belajar untuk mengenali diri sendiri dan juga mengingat interaksi anda dengan orang lain. Hal ini sangat baik sebagai latihan untuk melihat perasaan orang lain, sebab akibat, dan cara untuk menghadapi orang lain.
  • Pengembangan Diri : Mengenal Lebih dekat PBAK Mahasiswa

    Pengembangan Diri  Mengenal Lebih dekat PBAK Mahasiswa

    Pengembangan Diri : Mengenal Lebih dekat PBAK Mahasiswa – Kemarin, aku PBAK. Untuk pertama kalinya. Untuk menyambungkan pendidikan yang lebih tinggi di sekolah Menengah. Dulu, memang aku anak SMA yang menyebalkan. Dianggap orang remeh karena gatau matematika. Jujur, aku adalah salah satu yang lumayan gasuka Matematika. Tapi, ini adalah hal yang umum. Semua pendidikan juga punya mata pelajarannya masing-masing. Semua kampus, punya mata kuliahnya masing masing.
    Banyak yang ku dapat ketika PBAK kemarin . Apa itu PBAK? PBAK adalah Pengenalan Budaya dan Akademik kemahasiswaan. Dosen ku menyampaikan banyak hal. Terutama tentang, Apa itu pendidikan yang sebenarnya?
    Semua siswa punya karakternya Masing-masing. Semua guru, bahkan dosen juga punya kriterianya masing-masing.
    Sering kali, kita sebagai Mahasiswa dianggap tak berdaya disini. Katanya… Kerja kita cuma datang, duduk, dengar ceramah, dengar tugas, ngerjain, selesai semua itu pulang. Salah! Aku menganggap semua itu adalah salah.
    Ketika aku PBAK, bukan hanya ilmu yang ku dapat, masih saja hari pertama PBAK aku sudah menyimpulkan bagaimana kegiatan Mahasiswa disana. Banyak orang menganggap, kuliah seperti di televisi itu. Ternyata salah lagi, lagi lagi, banyak orang yang berpikir salah tentang kependidikan kemahasiswaan disini.
    Aku bukan hanya banyak mendapatkan teman baru, bersosialisasi dengan hal yang baru, bertukar pikiran, bertukar pendapat. Tapi, aku juga mendapatkan apa arti kepentingan bersama meraih ilmu dengan IPK tertinggi. Seharusnya kalian bangga dengan gelar MAHA, kalian bukan lagi SISWA tetapi sudah MAHASISWA. Aku bangga… Siapa tidak bangga?
    Berikut ada beberapa point yang aku dapatkan ketika aku PBAK kemarin. Kegagalan yang sering Mahasiswa lakukan di masa kuliah. Apa saja itu? Catat point ini!
    1.salah orientasi(kebebasan tanggung jawab) .
    2. Salah jurusan. (Melahirkan kegagalan) .
    Jadi, kamu jangan sampai malah salah jurusan. Ingat, masih ada waktu buat maba yang baru masuk. Bisabisa kamu gagal. Tapi jangan berpikir gitu juga yah, mungkin saja Allah mentakdirkan kamu dijurusan yang tidak kamu inginkan. Bisa jadi, sesuatu yang amat kamu benci malah menjadi yang baik untukmu. Begitupun sebaliknya. So, harus tetap percaya yah!!
    3. ‎Kuliah bukan keinginan kita, but keinginan orangtua. (Sesuatu yg dipaksakan pasti ujungnya gaena, ada sesuatu yg dipaksa tapi mengenakan.’ibadah’)
    Nah, kalo di point ini. Kamu ambil hikmahnya saja yah, negatif nya kamu buang!
    4. ‎kita berpikir, bahwa tak ada pekerjaan dimasa depan. (Berpikirlah kita mau jd apa,  bukan aku jadi apa?)
    Berpikir, adalah hal yang utama sebelum berbicara. Pikirkan kedepan mau jadi apa kita?
    5. ‎Uang. (Ada dan tidak ada, bisa gagal. ) (Orang gagal adalah orang yg bisa menghasilkan uang sendiri)
    Jadi pengusaha yuk!
    6. ‎Orang yg sibuk berorganisasi. (Aplikasi teori harus ada wadahnya)=organisasi.
    Jadi nanti harus ngikuti organisasi, “jangan larut karena organisasi “
    Nah salah satunya berorganisasi. Kenapa? Selain menambah ilmu pengetahuan, wawasan. Kita disini bisa lebih spesifik lagi. Lebih luas lagi. So, organisasi adalah hal yang terpenting disini. Karna aktifnya jadi Mahasiswa bukan cuma dikelas, tapi diluar kelas.
    Enam point diatas, saya dapat dari PBAK. Gimana? Ngerti? Ngerti ngertiin aja deh ya. :’)
  • MASA DEPAN BANGSA DALAM GENGGAMAN PEMUDA

    MASA DEPAN BANGSA DALAM GENGGAMAN  PEMUDA



    MASA DEPAN BANGSA DALAM GENGGAMAN  PEMUDA -Masa muda merupakan masa yang mana gairah dan semangat juang para pemuda berkobar bagaikan api yang bergejolak. Karena pada masa ini masa dimana akal telah mampu menguraikan sebuah makna dan sikap kritis yang tinggi, mereka cenderung menggunakan logika dalam berpikir dan menganalisa sebuah problem yang sedang dihadapi. Masa disaat pola berfikir yang berkembang pesat dari masa sebelumnya. Maka dari itu pemuda disebut dengan agent of change (Pelopor perubahan) sebuah bangsa dan negara. Mengapa demikian? Sebab maju dan berkembangnya sebuah negara berada dalam genggaman pemuda.

    Jika pemuda tersebut cerdas, jenius dan tanggap tidak menutup kemungkinan bangsa dan negara tersebut akan mengalami perkembangan kemajuan yang pesat. Kita lihat saja negara China yang merupakan bekas jajahan negara Eropa. Negara China tak semaju saat ini, dulu negara china hanyalah negara berkembang. Namun pasca terjadinya revolusi di china kita bisa melihat bagaimana perkembangan negara China.

    Apa yang membuat negara China bisa berkembang sepesat itu? jauh hari sebelum terjadinya revolusi besar-besaran di China mereka telah mempersiapkan bepuluh-puluh juta generasi muda yang jenius dengan cara mendidik anak-anak muda menjadi anak yang berbakat dan memiliki nilai juang tinggi, setelah itu mereka mengganti seluruh jajaran pengurus kenegaraan dengan anak-anak muda yang telah mereka persiapkan jauh-jauh hari sebelum revolusi china.

    Lalu bagaimana dengan seorang pemimpin itu? Sebelum mengkaji mengenai seorang pemimpin kita tengok sejenak dalam sejarah berabad-abad silam. Sosok pemimpin yang ideal sebagai panutan dan imam seluruh umat islam dipenjuru dunia. Siapakah beliau? Ya, tentunya Nabi Muhammad SAW. Yang merupakan sosok Nabi & Rasul sekaligus pemimpin dan imam serta suri tauladan bagi seluruh alam. Sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi seorang Rasul beliau terkenal dengan akhlaqnya yang agung.

    Ramah dan santun kepada semua orang tanpa pilih kasih, kejujuran beliau dalam berdagang dan sifat amanah beliau yang sanggup mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Ketika beliau diangkat menjadi seorang Rasul kesabaran dan ketabahan beliau diuji dengan hinaan, celaan dan perlawanan dari kaum Quraisy.

    Namun semangat beliau tidak luntur dengan semua itu, justru dengan ujian demi ujian yang datang silih berganti membuat beliau semakin semangat dalam mendakwahkan agama islam. Belaiu adalah sosok pemimpin yang adil dan tegas. Dalam memimpin umat beliau tak pernah membedakan antara satu dengan yang lainnya, beliau sangat bijak dalam mengambil keputusan.

    Masih ingatkah Anda dengan Muhammad Al-Fatih? Pemimpin muda islam yang sanggup menaklukkan konstantinopel. Diusia yang belia beliau telah memimpin pasukan di medan perang dan menjadi panglima perang. Dengan ketangguhan dan keberanian serta kecerdasan beliau itulah yang mampu menaklukkan kota Konstantinopel. Beliau mampu menembus benteng pertahanan Raja Konstatin yang mana pada saat itu tak ada satupun pasukan yang sanggup menembus benteng pertahanan Raja Konstatin .
    Lalu siapakah sosok pemimpin itu? Pemimpin adalah seseorang yang mampu memimpin, menjaga dan memelihara umat dalam sagala hal terutama dalam kesejahteraan umat/rakyatnya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa rakyatnya menuju kemerdekaan dan lahir dan batin. Kemerdekaan secara lahir yaitu merdeka dari para penjajah, merdeka dalam menentukan nasib masa depannya dan mampu bersaing didunia dalam segi ekonomi, politik, intelektual, seni dan kreatifitas masing-masing. Merdeka dalam menyampaikn aspirasi rakyat dibidang politik demi kemajuan bangsa dan negara.

    Sedangkan kemerdekaan secara batin yaitu merdeka dari penjajah yang tak nampak secara fisik mulai dari pemikiran, ide ataupun siasat yang bertujuan untuk menjatuhkan suatu bangsa dan negara tersebut. Misalnya saja, jika kita lihat kondisi bangsa dan negara kita saat ini, sebenarnya kita belumlah merdeka. Karena kemerdekaan sesungguhnya adalah saat kita mampu menikmati seluruh aset dan fasilitas yang ada dinegeri kita tercinta ini, namun pada kenyataan yang masyarakat hadapi saat ini mereka hanya dapat menikmati sebagian kecil dari kekayaan alam di Nusantara. Indonesia adalah negara yang kaya akan alam dan bahan mentah.

    Namun kebanyakan barang-barang yang kita nikmati adalah barang hasil impor negara lain, yang yang lebih miris lagi adalah Indonesia mengimpor makanan pokok rakyat Indonesia seperti padi, beras dan gandum. Lalu yang menjadi pertanyaan besarnya adalah kemanakah hasil panen rakyat Indonesia tersebut, padahal negara Indonesia adalah negara agraris, yang mana untuk makanan pokok kebanyakan dari rakyat Indonesia menanam sendiri. Bila kita telaah mengenai negara kita sebenarnya negara ini belumlah merdeka seutuhnya. Kita lihat saja banyak orang pribumi yang lebih miskin dan belum bisa menikmati kekayaan Indonesia seutuhnya, malah mayoritas yang lebih unggul dalam segi ekonominya adalah orang asing yang tinggal dan menetap di Indonesia.

    Saat ini problem yang sedang dihadapi penerus bangsa Indonesia adalah adanya media sosial yang semakin hari semakin tak terkendali. Banyak adegan-adegan pornografi yang sengaja dipasang untuk merusak akal, akhlaq dan moral pemuda, hingga banyak kasus-kasus pelecehan seksual yang kian marak akhir-akhir ini. Serta banyaknya narkoba yang beredar dinegara Indonesia.

    Dua masalah itu dari dulu hingga kini masih menjadi PR besar bagi pemimpin negeri ini. Selain itu masalah terbesar pemimpin negeri ini adalah maraknya kasus Korupsi yang kian menjadi. Para pejabat dan wakil rakyat yang sudah dipercaya oleh jutaan rakyat Indonesia malah merusak kepercayaan tersebut dengan cara memakan uang rakyat yang jutaan bahkn triliyunan. Bagaimana suatu bangsa tersebut akan maju bila pemimpin bangsanya seperti itu? Tentunya akan sangat mustahil suatu negara akan maju bila pemimpinnya tidak mencohtohkan prilaku yang baik untuk rakyatnya, dan tidak bisa mengemban amanah rakyat dengan sebaik-biknya.

    Nah disitulah peran pemuda masuk. Karena pemuda adalah generasi penerus bangsa yang mana suatu saat pemuda akan terjun dan turut andil dalam kepemimpinan bangsa dan negara. Seorang pemuda tersebut akan menggantikan orang-orang yang saat ini duduk mengurusi triliyunan nasib rakyat. Oleh sebab itu nasib suatu bangsa, maju mundurnya suatu negara berada dalam genggaman pemudanya. Pemuda yang kelak akan menggantikan pemimpin saat ini. Suatu negara akan berkembang sangat baik jika negara tersebut menyiapkan generasi terbaik pula mulai ketika berusia dini dan anak-anak agar kelak saat ia tumbuh dewasa ia akan menjadi generasi yang membanggakan, generasi yang dapat mengharumkan nama baik bangsa dan negara tersebut.

    Pemuda yang baik adalah pemuda yang senantiasa memikirkan masa depan negeri tercintanya. Bagaimana kelak negeri ini akan dipimpin, mampukah pemimpin negeri ini menyelesaikan problem turun temurun dari dulu hingga kini yakni KKN dan siapakah yang akan memimpin negeri ini? Sebagai seorang pemuda seharusnya memikirkan nasib negara tercintanya agar negara tersebut dapat maju dan menjadi negara yang makmur, damai dan sejahtera. Seorang pemuda haruslah mempunyai harapan dan cita-cita untuk negeri tercintanya. Sebuah harapan untuk dapat berjalan maju dan harapan demi harapan itulah yang nantnya akan mengantarkan para pemuda Indonesia menuju gerbang kesuksesan dalam merubah nasib bangsa dan negaranya. Karena dengan adanya harapan tersebut yang akan mendobrak semangat para pemuda untuk berjuang lebih keras dan giat dalam mewujudkan impian dan cita-citanya menjadi lebih baik, baik dalam segi keilmuwan, ekonomi maupun dalam segi intelektual dan keproffesionalan dalam bekerja, semua itu akan mendukung kemajuan suatu bangsa dan negara.

    Duhai pemuda-pemudi bangsa Indonesia bersatulah kalian dalam kesatuan NKRI, berjuanglah kalian hingga titik darah penghabisan untuk meraih kesuksesan, kobarkan api semangatmu dalam mewujudkan impian. Duhai pemuda persiapkan dirimu untuk menjadi penerus yang terbaik yang mampu membawa negeri ini menuju gerbang keberhasilan. Jadilah generasi yang mempunyai nilai jual tinggi.

    Duhai pemuda siapkan dirimu untuk dapat mengolah seluruh Sumber Daya alam negeri ini agar kita terbebas dari tangan keserakahan dan politik yang menyakitkan. Persiapkan dirimu untuk menjadi pemimpin negeri ini yang adil, amanah, bertanggung jawab, cerdas, ulet dan memiliki akhlaq dan moral yang tinggi. Takukkan musuh yang akan menghancurkan negeri ini pemuda. Karena engkau adalah pemimpin negeri ini, kau adalah tongkat estafet bangsa dan negara ini.

    Keberadaan negaramu berada dalam genggamanmu, kaulah yang menentukan masa depan rakyatmu, kehancuran negrimu berada dalam pundakmu. Jadilah genersi penerus yang membanggakan, generasi yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara dengan prestasi-prestasimu. Jadilah pemimpin bangsa yang baik dan menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ingatlah pemuda nasib suatu bangsa berada dalam genggamanmu.

  • TAMAN MANTRA Mengurangi Resiko Penggunaan Gadget pada Anak

    TAMAN MANTRA Mengurangi Resiko Penggunaan Gadget pada Anak

    Setiap orang juga tahu bahwa taman merupakan sebuah tempat yang memberikan suatu fasilitas baik tempat bermain, berolahraga, mengobrol maupun yang lainnya. Taman memiliki keindahan tersendiri sehingga banyak orang yang suka mengunjungi taman karena tempat tersebut dapat dikunjungi berbagai kalangan. Ada kesan tersendiri bagi orang yang mengunjunginya.
    TAMAN MANTRA Mengurangi Resiko Penggunaan Gadget pada Anak – Kali ini penulis akan membahas Taman Mantra, apa itu Taman Mantra? Mungkin sejenak kita akan berpikir Taman yang isinya banyak mantra misalnya Sim Salabim Abrakadabra. Hehehee….. Namun Taman Mantra yang dimaksud adalah Taman Permainan Tradisional Anak-Anak disingkat menjadi Taman Mantra.
    Mengapa harus Mantra? Hal ini karena penulis ingin membahas sebuah konsep pendidikan yang digagas secara nonformal melalui permainan yang ditempatkan pada sebuah taman. Kata Mantra menggambarkan suatu hal yang bisa dikatakan fiksi atau khayalan dimana hal tersebut sangat disukai anak-anak seperti contohnya dalam kartun Doraemon banyak hal-hal yang bersifat fiksi yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri untuk anak-anak.
    Tujuan utama konsep ini yaitu menekan tingginya tingkat penggunaan gadget pada anak-anak. Di era milenial ini memang setiap orang dimanjakan dengan teknologi-teknologi saat ini, termasuk anak-anak yang dimanjakan oleh gadget, banyak aplikasi yang menarik dalam gadget tersebut sehingga membuat anak-anak enggan bermain di luar dan mereka hanya menghabiskan waktunya hanya dengan gadget.
    Padahal dampak buruknya sangat banyak. Dilihat dari aspek sosial akan memunculkan sifat apatis atau berkurangnya jiwa sosial karena mereka tidak turun langsung ke masyarakat yang belum tahu karakter masyarakat setempat sehingga selain apatis muncul sifat individualis yang berujung pada egois. Dilihat dari sisi kesehatan, jelas sekali kesehatan mata menjadi suatu hal yang paling utama karena anak yang bermain gadget akan menatap layar gadget secara langsung dan jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mengalami penyakit mata.
    Dari dua aspek tersebut jika dibiarkan saja akan berdamapak buruk bagi masa depan anak-anak. Tentunya inovasi-inovasi harus selalu digerakan demi menyelamatkan anak-anak dari fenomena tersebut. Salah satu gagasan yang diajukan dalam hal ini yaitu sebuah Taman Permainan Tradisional
    Mengapa harus permainan tradisional? Hal ini karena selain menjaga kebudayaan asli Indonesia namun dalam permainan tradisional mengandung nilai-nilai yang sangat luhur yang jarang kita sadari. Misalnya saja permainan Boi, permainan Boi banyak ditemukan di daerah Sunda ataupun Jawa. Boi merupakan sebuah permainan yang tersusun dari dua tim yang saling berlawanan dimana permainan tersebut bertujuan untuk mencari skor tertinggi dengan cara menyusun tumpukan genting dari salah satu pihak yang sedang kebagian menyusun tumpukan genting. Jika sudah tersusun semua tanpa ada halangan hingga ada yang berteriak “Boiiiii” maka pihak itulah yang mendapat satu point.
    Nilai positif yang terkandung dalam permainan Boi untuk itu sangat banyak seperti kekompakan karena kekompakan adalah kunci utama untuk memenangkan permainan tersebut, kreatif karena setiap dipacu harus mampu menyusun strategi, dll. Hal ini sangat bagus untuk pembentukan karakter pada setiap anak. Selain itu dalam permainan Boi setiap anak akan berlari-lari baik ada yang mengejar maupun dikejar tentunya secara tidak langsung kondisi tubuh anak akan sehat karena tubuhnya aktif bergerak terus.
    Dalam mengimplementasikan gagasan tersebut sangat sederhana, setiap desa bahkan blok setidaknya punya tempat khusus sebagai wahana berkumpul anak-anak lalu tempat tersebut dinamai dengan Taman Mantra. Kegiatan tersebut jelas harus dibawah pengawasan orang tua, namun yang memandu permainan tersebut bisa para remaja atau pemuda-pemuda setempat. Misalnya remaja yang sudah bersekolah SMP maupun SMA. Mengapa demikian, karena anak sekolah di Indonesia mayoritas mengkuti ekstrakurikuler pramuka. Dalam pramuka pastinya ada sebuah permainan yang nantinya ilmu yang diterima para remaja atau pemuda tersebut bisa ditularkan ke anak-anak meskipun hanya sedikit setidaknya merupakan sebuah pengabdian secara sederhana bagi para remaja ataupun pemuda tersebut.
    Upaya tersebut bisa dilakukan seminggu sekali atau setiap hari, jika dilakukan setiap hari maka sore hari adalah waktu yang sangat cocok, setidaknya kegiatan tersebut disusun secara rapi dan bisa dijadikan program RT maupun RW setempat. Tentunya program ini agar dapat perlindungan secara langsung dari pihak berwenang.
    Anak merupakan generasi emas untuk masa depan bangsa dan negara tentunya pertumbuhan dan perkembangannya harus diperhatikan, kemajuan teknologi yang pesat namun belum bisa tersaring dengan baik akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat tentunya pada anak. Maka dari itu marilah kita bersama-sama ikut andil dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Indonesia. 
    Terimakasih……
  • Motivasi Bagi Pemuda Indonesia untuk 100 Tahun Kedepan

    Motivasi Bagi Pemuda Indonesia untuk 100 Tahun Kedepan
    Motivasi Bagi Pemuda Indonesia untuk 100 Tahun Kedepan – Apakah Indonesia akan tetap berdiri dengan stabil 100 tahun kedepan? Siapa yang akan memberikan jaminan Indonesia masih tetap stabil dan berkembang untuk 100 tahun kedepan? Kunci utamanya terletak pada setiap penduduk Indonesia yang harus menumbuhkan perilaku bermoral dan cinta pada tanah air. Salah satu cara memprediksi tetap berdirinya suatu negara untuk 100 tahun kedepan yaitu dengan mengamati pemuda saat ini yang berumur kisaran 10-25 tahun, dimana pada saat itu sebagian besar kita sudah tidak bisa berkontribusi secara langsung terhadap negara pada masa itu.
    Pemuda adalah salah satu tonggak berdirinya atau hancurnya suatu negera kedepannya, bukan kita lihat pada saat ini, yang mayoritas kita hidup dalam keadaan aman, nyaman, dipimpin oleh orang-orang hebat, meskipun belum sejahtera seutuhnya. Menurut pendapat saya kita sebagai penduduk yang cerdas harus menerima terlebih dahulu apa yang ada didepan kita. Lihatlah negara yang sedang berperang atau negara yang kekurangan bahan pangan. Hal tersebut menjadi perbandingan awal sebelum kita melihat negara-negara maju.
    Pendidikan lingkungan akan mengukir suatu kertas putih polos yang nantinya akan menjadi karya hebat disuatu tempat. Para tokoh negara yang saat ini sedang memimpin kita adalah buah tangan dari nenek moyang 100 tahun lalu. Bagaimana mereka mendidik diri sendiri, keturunan dan lingkungan mereka sehingga, sekarang bisa menjadi generasi penerus yang baik seperti tokoh-tokoh, penguasa dan orang yang berpengaruh di dalam negara. Bukan hal mudah untuk membentuk karakter manusia hebat dan bermoral jika tidak dilatarbelakangi dengan pendidikan, tempaan, dan lingkungan yang mendukung. Nenek moyang kita sungguh sangat tangguh ketika kita lihat dari peninggalan sejarah mereka seperti masjid yang megah, candi, budaya,  dan bangunan megah lainnya. Kerja keras, kerja cerdas, optimis dan taat pada agamanya menjadi salah satu prinsip hidup yang sangat membanggakan dan harus dilestarikan.
    Salah satu hasil penelitian sains menyatakan jika kebiasaan, gaya hidup dan pola makan akan membentuk karakteristik gen dalam tubuh kita. Kebiasaan itu pasti akan diturunkan pada keturunan kita sedikit atau banyak. Setelah gen itu tertanam pada suatu individu baru maka lingkunganlah yang akan mengisi masa depannya. Lingkungan yang baik akan membentuk individu yang baik. Sehingga keturunan kita kebawah akan menjadi baik.

    Sadarlah untuk para wanita, jadilah orang yang baik karena mitokondria seorang manusia hanya diperoleh dari seorang ibu bukan dari seorang ayah. Kita tahu, fungsi utama mitokondria yaitu untuk membentuk energi didalam tubuh. Ketika catatan gen kita kurang baik kita harus terus berusaha memperbaiakinya untuk bisa mencapai masa depan yang jauh lebih baik dengan dorongan lingkungan yang baik.

    Lingkungan rumah yang cenderung agamis akan membentuk karakter anak yang lebih bermoral namun dengan karakter masing-masing setiap orang tentunya, ada anak yang karakternya aktif cenderung nakal, ada pula anak yang pendiam cenderung menjerumuskan. Itulah karakter, itulah perbedaan diantara manusia yang harus kita terima dan disikapi secara cerdas. Masa kanak-kanak merupakan masa emas yang harus kita selamatkan dari berbagai macam kebiasaan buruk yang pada saat ini dan manjadi budaya baru kita. Misalnya seperti tontonan bermesraan orang berpacaran yang sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan sehari-hari.
    Masa-masa emas itu harus kita kokohkan dengan nilai-nilai dan ajaran agama yang kuat. Maka dimanapun dia berada di desa, kota, dalam negeri atau luar negeri dia akan tetap mampu menjunjung tinggi nilai nilai agama yang ada pada dalam dirinya. Pemuda itu akan tetap menjadi berlian meskipun dia harus berada di tempat yang kumuh sekalipun. Bahkan pemuda itu membuat lingkungan kumuh berubah sedikit demi sedikit menjadi istana berlian yang megah. Pemuda yang bermoral akan menguntungkan jika berada diposisi manpun ketika sedang dipimpin atau memimpin.