Author: Fatim I Karimah

  • Tafsir Al-Amthal Karya Syeikh Nasir Makarim Al-Shirazi

    Tafsir Al-Amthal Karya Syeikh Nasir Makarim Al-Shirazi

    Ulasan Mengenai Tafsir Al-Amthal Karya Syeikh Nasir Makarim Al-Shirazi – Halo Assalamu’alaikum sobat Shalaazz. Dunia tafsir dan segala cabang ilmu di dalamnya merupakan kekayaan khazanah keilmuan bagi para pengkaji Al-Qur’an. Terlebih lagi para mahasiswa yang mengambil jurusan tafsir pasti tidak akan asing dengan semua istilah yang berhubungan dengan Al-Qur’an.

    Baca Juga: 4 Metode Tafsir Umum Mahasiswa Jurusan Tafsir Wajib Tahu

    Begitu juga ketika berbicara kitab Tafsir al-Amthal pasti mereka mengetahui seluk beluknya karena tafsir tersebut merupakan tafsir yang berkembang pada zaman kontemporer yang saat ini sedang hangat diperbincangkan dan diteliti oleh para pengkaji Alquran. Namun jika sahabat shalaazz bukan mahasiswa jurusan tafsir tidak perlu khawatir. Karena kali ini mimin akan bahas tafsir tersebut secara singkat.

    Sejarah Penulisan Tafsir Al-Amthal

    Kitab Al-Amtha>l fi> Tafsi>r kita>b Allah Al-Munzal merupakan kitab tafsir hasil terjemahan bahasa Arab dan suntingan ulang dalam 20 jilid dari kitab tafsir berbahasa Persia yaitu “Tafsir-e Nemuneh”, yang disusun oleh Naṣir Makārim Al-Shira>zi bersama tim yang terdiri dari para ahli dan peneliti Al-Qur’an di antaranya sebagai berikut:[1]

    • Muhammad Ali Adzarashib
    • Al-Shaikh Muhammad Rida A>li Ṣa>diq
    • Al-Ustadz Khalid Taufiq Isa
    • Al-Sayyid Muhammad al-Hashemi
    • Al-Ustadz Qashy Hasyem Fa>khir
    • Al-Ustadz Asad Maulavy
    • Al-Shaikh Mahdi Al-Anshary
    • Al-Sayyid Ahmad Al-Qabaanji
    • Al-Shaikh Hasyem Al-Shalehi

    Tafsir ini ditulis dalam kurun waktu selama 15 tahun yaitu dari tahun 1397-1410 H dengan menggunakan bahasa Persia yang terkumpul sebanyak 27 jilid dan bahasa Arab sebanyak 20 jilid. Disebutkan bahwa dalam proses penulisan tafsir ini, Naṣir Maka>rim Al-Shira>zi dibantu oleh beberapa ulama yang ahli dalam bidangnya di antaranya sebagai berikut:[2]

    • Pertama, Al-Shaikh Muhammad Rida Al-Ishtiya>niy
    • Kedua, Al-Shaikh Muhammad Ja’far Al-Ima>miy
    • Ketiga, Al-Shaikh Daud Al-Ilha>miy
    • Keempat, Al-Shaikh Asadullah Al-Ima>niy
    • Kelima, Al-Shaikh ‘Abdurrasul Al-Husniy
    • Keenam, Asl-Sayyid Hasan Al-Shuja>’iy
    • Ketujuh, Al-Sayyid Nurullah Al-Ṭabaṭaba’i
    • Kedelapan, Al-Shaikh Mahmud Al-‘Abdullahiy
    • Kesembilan, Al-Shaikh Muhsin Al-Qura>tiy
    • Kesepuluh, Al-Sayyid Muhammad Al-Muhriy.

    Dalam tafsir ini, Naṣir Makarim Al-Shirazi menyajikan gaya baru dalam penulisan tafsirnya dan memuat data-data serta referensi-referensi yang mendukung corak penafsirannya. Tafsir ini mencakup seluruh isi 30 juz Al-Qur’an. Karakteristik penafsirannya sesuai dengan tantangan masyarakat modern dan menjawab isu-isu serta kebutuhan-kebutuhan kontemporer.

    Baca Juga : Mengenal Sosok Nasir Makarim Al-Shirazi, Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal

    Latar Belakang Penulisan Tafsir Al-Amthal

    Latar belakang penulisan tafsir dimuat pada mukadimah tafsir yang secara ringkas disimpulkan yaitu mereka yang mampu menjalaninya adalah orang-orang yang memahami kebutuhan dan kepentingan serta dapat mengidentifikasi persoalan-persoalan baru yang mereka hadapi, sehingga kemudian berkesimpulan untuk mensikapi dengan menjawab berdasarkan prinsip-prinsip Islam universal. Oleh karena itu, tafsir al-Amtha>l ditulis dengan menggunakan metode yang terinspirasi dari tafsir-tafsir sebelumnya yang menitikberatkan pada aspek sosial masyarakat.

    Tafsir al-Amtha>l mempunyai sumber rujukan dalam penulisan tafsrinya, di antaranya sebagai berikut:[3]

    • Majma’ al-Baya>n oleh al-Shaikh at-Ṭabrasi
    • Anwar al-Tanzil oleh al-Qad{i al-Baidhaiy
    • Ad-Durr al-Manthur oleh Jalal al-Din al-Suyuti
    • Al-Burḥa>n oleh al-Muhadith al-Bahra>niy
    • Al-Miza>n oleh Allamah at-Ṭabaṭabai’
    • Al-Manar oleh al-Shaikh Muhammad ‘Abduh
    • Fi> Zhilal al-Qur’an oleh al-Ustadz Sayyid Quthb
    • Al-Maraghi oleh Ahmad Mustafa al-Maraghi
    • Mafa>tih al-Ghaib oleh Fakhru ad-Din ar-Razi
    • Ruh al-Jinan oleh Abi al-Futuh ar-Razi
    • Asbab an-Nuzul oleh al-Wahidi
    • Tafsir al-Qurṭubi oleh Muhmmad bin Ahmad al-Anshari al-Qurṭuby
    • Ruh al-Ma’a>niy oleh Allamah Ṣihab ad-Din al-Alusi
    • Nur al-Thaqalayn oleh ‘Abd Ali bin Jam’at al-Hauziy
    • Al-Ṣafiy oleh Mulla Muhsin al-Faid al-Kashani
    • Al-Ṭibya>n oleh al-Shaikh al-Ṭusi

    Demikian pemaparan singkat tentang tafsir al-Amthal karya Syeikh Nasir Makarim al-Shirazi. Semoga para sahabat shalaazz yang belum mengetahui tentang seluk beluk tafsir tersebut dapat membaca kembali kelengkapan seluk beluknya di referensi lainnya yang lebih releven.

    Terima kasih. Semoga bermanfaat. Salam Shalaazz!

    [1]Naṣir Maka>rim al-Shira>zi, Al-Amtha>l fi> Tafsi>r Kitab Allah al-Munzal, Jilid 1, (Qum: Madrasah al-Imam ‘Ali bin Abi Talib, 1379), hal 14. 

    [2]Naṣir Maka>rim al-Shira>zi, Al-Amtha>l fi> Tafsi>r Kitab Allah al-Munzal, Jilid 1, hal 13-14. Lihat juga Al-Sayyid Muhammad ‘Ali Iya>zy, Al Mufassirun Haya>tuhum wa Minhajuhum, Jilid 1, hal 219.

    [3]Naṣir Maka>rim al-Shira>zi, Al-Amtha>l fi> Tafsi>r Kitab Allah al-Munzal, Jilid 1, hal 11.

  • 4 Metode Tafsir Umum Mahasiswa Jurusan Tafsir Wajib Tahu

    4 Metode Tafsir Umum Mahasiswa Jurusan Tafsir Wajib Tahu

    4 Metode Tafsir Umum wajib diketahui Mahasiswa Jurusan Tafsir -Halo Assalamualaikum sobat shalaazz khususnya mahasiswa jurusan tafsir, kalian pasti sudah tidak asing dengan istilah metode tafsir. Metode tafsir adalah suatu perangkat kerja yang digunakan dalam proses menafsirkan Alquran. Berikut ulasan ringkas mengenai 4 metode tafsir umum:

    Setelah ditelusuri perkembangan tafsir Alquran sejak dulu hingga sekarang, maka ditemukan bahwa secara garis besar penafsiran Alquran dilakukan dengan empat metode (manhaj) sebagaimana yang disebutkan oleh Abd al-Hayy al-Farmawi. [1]

    Keempat metode tersebut sangat familiar di kalangan mahasiswa jurusan tafsir, namun jika sobat shalaazz bukan dari mahasiswa jurusan tafsir dan ingin mengetahuinya, maka sobat bisa melihat penguraian dari keempat metode tersebut, sebagai berikut:

    Baca juga:

    Metode Tafsir Umum: Ijmaly

    Metode ijmali merupakan metode penafsiran Alquran dengan cara mengemukakan isi dan kandungan Alquran melalui pembahasan yang luas dan panjang, akan tetapi tidak secara rinci.[2] Selain itu, metode tersebut hanya menguraikan makna-makna umum yang dikandung oleh ayat yang ditafsirkan. Penafsir tidak menyinggung asbab an-nuzul atau munasabah, begitu juga makna-makna kosakata dan segi-segi keindahan Alquran.[3] Salah satu contoh kitab tafsir dengan metode tersebut adalah At-tafsir al-Farid li al-Qur’an al-Majid karya Dr. Muhammad ‘Abd al-Mun’im.

    Metode Muqorrin/Muqaran

    Metode muqaran ialah metode penafsiran Alquran dengan menggunakan pendekatan perbandingan antara ayat-ayat Alquran yang redaksinya berbeda padahal isi kandungannya sama, atau antara ayat-ayat yang redaksinya mirip padahal kandungannya berlainan.[4] Selian itu, metode tersebut menyajikan perbedaan pendapat ulama menyangkut penafsiran ayat yang sama dan ayat-ayat yang berbeda kandungan informasinya dengan hadis Nabi Saw.[5] Salah satu contoh kitab tafsir dengan metode terseut adalah Durrat at-Tanzil wa Qurrat at-Ta’wil karya al-Katib al-Iskafi.

    Metode Maudhui

    Metode Maudhui ialah meode penafsiran Alquran yang mengarahkan pandangan kepada satu tema tertentu, mencari pandangan Alquran tentang tema tersebut dengan cara menghimpun semua ayat yang membicarakannya, menganalisis dan memahaminya ayat demi ayat, lalu menghimpunnya dalam benak makna umum dari ayat tersebut lalu dikatikan dengan yang khusus, kemudian disimpulkan dalam satu tulisan pandangan menyeluruh tentang tema tersebut.[6] Salah satu contoh kitab tafsir dengan metode tersebut adalah At-Tibyan fi Aqsam al-Qur’an karya Ibn Qayyim al-Jawziyah.

    Metode Tahlili

    Secara harfiyah, at-Tahlili mempunyai makna yaitu terlepas atau terurai. Metode tahlili merupakan metode penafsiran Alquran melalui pendeskripsian makna yang terkandung dalam ayat-ayat Alquran mengikuti tata tertib susunan atau urutan surat-surat Alquran yang dilengkapi dengan analisis tentang kandungan ayat tersebut.[7]

    Selain itu, metode tersebut menyajikan pengertian umum kosakata ayat, munasabah/hubungan ayat dengan ayat sebelumnya, sabab an-nuzul, makna global ayat, hukum yang dapat ditarik, menghadirkan aneka pendapat ulama mazhab, ada juga yang menambahkan pembahasan tentang aneka qira’at, i’rab serta keistimewaan susunan kata-katanya.[8]

    Metode tafsir tahlili disebut juga metode tajzi’i yang tergolong metode tafsir tertua usianya. Kitab-kitab tafsir Alquran yang ditulis pada awal-awal pembukuan tafsir, hampir semuanya menggunakan metode tahlili dalam penafsiran ayat-ayat Alqurannya.[9] Salah satu contoh kitab tafsir dengan metode tersebut adalah Jami’ al-Bayan ‘an Ta’wil Ayi al-Qur’an karya Ibn Jarir ath-Thabari.


    [1]Ahmad Izzan, Metodologi Ilmu Tafsir, (Bandung: Tafakur, 2007), hal 103.

    [2]Ahmad Izzan, Metodologi Ilmu Tafsir, hal 105.

    [3]M. Quraish S, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Al-Qur’an, (Jakarta: Penerbit Lentera Hati, 2013), hal 381.

    [4]Ahmad Izzan, Metodologi Ilmu Tafsir, hal 106.

    [5]M. Quraish Sihab, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Al-Qur’an, hal 382.

    [6]M. Quraish Sihab, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Al-Qur’an, hal 385.

    [7]Ahmad Izzan, Metodologi Ilmu Tafsir, hal 103.

    [8]M. Quraish S, Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Al-Qur’an, hal 378.

    [9]Ahmad Izzan, Metodologi Ilmu Tafsir, hal 104.

    –4 Metode Tafsir Umum yang Wajib Diketahui Mahasiswa Tafsir–

  • Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah  – Halo sobat Shalaazz, apa yang kalian lakukan ketika rasa penat dan bosan menyerang pada saat mata kuliah sedang berlangsung? Jika kalian bingung dan belum tahu mau melakukan apa untuk menghilangkan rasa penat dan bosan, yuk simak uraian di bawah ini!
    Dalam kamus besar bahasa indonesia, belajar adalah suatu aktifitas usaha untuk mendapatkan ilmu dan kepandaian. Belajar juga bisa disebut kegiatan yang menguras otak. Karena ada sebuah aktifitas identifikasi, analisis didalamnya yang membuat otak lebih banyak bekerja. Apalagi jika dihadapkan pada materi-materi kuliah yang cukup berat seperti Filsafat dan semacamnya.
    Bukannya fokus memperhatikan dosen melainkan rasa kantuk hadir tanpa diundang. Ditambah jika dosen menjelaskan mata kuliah monoton, hanya menulis di papan tulis dan menayangkan power point yang penuh dengan tulisan. Otak terasa penuh dan ingin pecah. Iya kan? Pastinya karena waktu fokus manusia hanya bertahan 30 menit, selebihnya hanya merasa bosan. Sehingga dibutuhkan beberapa hal atau kegiatan untuk merefresh kembali otak yang sudah terserang rasa penat dan bosan.

    Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa penat dan bosan ketika mata kuliah berlangsung, sebagai berikut:

    1. Membawa pulpen yang beragam warna.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Pulpen adalah media untuk menulis. Ketika rasa kantuk menyerang, kita bisa menggunakan pulpen beragam tersebut untuk membuat tulisan kita lebih berwarna. Rasa kantuk pun akan hilang seketika karena mata kita melihat beragam warna-warna yang membangkitkan semangat. Terkhusus untuk para pecinta seni, hal ini bisa dilakukan karena dapat melatih otak kanannya untuk mencari inspirasi yang menarik ketika mata kuliah berlangsung dan menikmati apa yang disampaikan oleh dosen terkait mata kuliah tersebut.

    2. Membawa air minum.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Ketika rasa kantuk menyerang tidak sedikit orang membawa air minum ke dalam kelas. Ada yang digunakan untuk minum dan ada yang digunakan untuk dicipratkan ke wajah agar membuat lebih fresh. Hal ini sering digunakan oleh para mahasiswa yang mempunyai hobi membawa botol air minum ke dalam kelas.

    3. Menjaili teman yang berdekatan.

    Cara Lepas Penat Dan Bosan Ketika Mata Kuliah Berlangsung?Begini Mengatasinya
    Ada sebagian mahasiswa yang melakukan hal-hal konyol untuk menghilangkan rasa kantuk seperti menjaili teman yang berada teman di sampingnya. Alasannya untuk membuat mata tak fokus pada satu hal yang membuat kantuk. Karena ketika interaksi antar manusia berlangsung, maka pikiran tidak akan tidur dan bosan. Namun hal ini sebagian besar tidak membawa dampak positif kepada seseorang yang melakukannya. Hal ini cukup berdampak negatif, karena akan membuat pikiran tidak fokus terhadap mata kuliah yang sedang berlangsung.
    Gimana sobat Shalaazz? Banyak sekali kan hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa kantuk dan bosan ketika mata kuliah berlangsung. Kalian boleh mencoba salah satunya agar ketika mata kuliah berlangsung, setiap materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik. Terima kasih.
  • Nasir Makarim Al-Shirazi Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal

    Mengenal Sosok Nasir Makarim Al-Shirazi, Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal


    Nasir Makarim Al-Shirazi Penulis Kitab Tafsir Al-Amthal – Halo sobat Shalaaz. Kamu pasti tahu sosok mufasir kontemporer yang kitabnya banyak dijadikan rujukan baik oleh mahasiswa maupun dosen yang sedang melakukan penelitian yang berhubungan dengan dunia Tafsir. Bagi sahabat yang belum mengetahui sosok mufasir tersebut, yuk baca uraian di bawah ini.

    Biografi Nasir Makarim Al-Shirazi

    Nasir Makarim Al-Shirazi bernama lengkap Ayatullah Shaikh Nasir Makarim Al-Shirazi. Lahir pada tanggal 25 Februari 1924/1927 atau 22 Sya’ban 1345/1347 H di kota Shirazi, Iran.[1] Ia terlahir dari keluarga yang terkenal akan tingginya derajat spritual dan leluhur yang terkemuka akan budi pekerti yang luhur. Menurut situs webnya, ayahnya adalah Ali Mohammad, kakeknya adalah Mohammad Karim, nenek moyangnya adalah Mohammad Baqer dan leluhurnya adalah Mohammad Sadeq.
    Sejak kecil, ia telah menunjukkan tanda-tanda bakat yang luar biasa. Ia mendaftar di Madrasah Salam Ad-Dira>sah Al Akademiah, karena kepandaian dan kecerdasannya, pada umur lima tahun ia sudah masuk sekolah dasar dan beberapa tingkat kelas dilompatinya.[3] Pada usia 14 tahun, ia memulai studi Islam formal di Seminari Agha Babaghan Shirazi. Setelah menyelesaikan studi pendahuluan seperti s{arf, nahwu, Mantiq, Ilmu Bayan, Ilmu Badi.
    Ia mulai belajar fikih dan uṣul fiqh. Ia mengalami kemajuan pesat dan menyelesaikan tingkat pengantar lengkap dan kedua tingkat studi Islam menengah dalam kurun waktu sekitar empat tahun.[4] Pada usia 18 tahun ia melanjutkan perjalanan ke kota Qum, di sana ia  masuk Seminari Teologi Qum dan belajar kepada ulama-ulama besar seperti Ayatullah al-Barwajardi, Ayatullah Seyyed Kazem Shariatmadari, ‘Allamah Ṭabaṭabai, dan ulama lainnya.
    Pada tahun 1950, ia pergi ke Najaf Ashraf, Irak untuk menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka lainnya seperti Ayatullah Muhsin al-Hakim, Ayatullah Abul Qassim Khoei dan Ayatullah Abdul Hadi ash-Shirazi.
    Hingga pada usia 24 tahun, ia berhasil mendapat gelar ijtihad lengkap oleh dua ulama senior dari Najaf al-Ashraf. Pada tahun 1951, ia kembali ke Qum, Iran. Mulai mengajar studi tingkat menengah dan lebih tinggi di uṣul al-fiqh dan fikih. Ia juga menjadi salah satu anggota dewan editorial majalah Islam pertama yang diterbitkan Iran yang bernama “Maktab’e Eslam”. Ia juga memenangkan penghargaan Akademi Filsuf Kerajaan Iran untuk esainya “Filsuf Namaha.”
    Pasca kemenangan revolusi Islam Iran tahun 1979, Maka>rim Al-Shira>zi terpilih menjadi anggota dewan ahli penyusun Konstitusi Republik Islam Iran dan berperan besar dalam menyusun konstitusi negara Islam Iran. Kepiawaian dan keluasaan pengetahuan yang dimiliki oleh Naṣir Maka>rim Al-Shira>zi tentang masalah-masalah kekinian dan fatwa-fatwa konstrukstifnya sangat membantu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi saat ini.
    Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh yang menguatkan persatuan umat Islam antara Syiah dan Sunni. Kini, ia telah mendirikan berbagai pusat pendidikan, sekolah, mesjid dan kantor yang hanya terdapat di kota Iran melainkan di kota lainnya di luar negeri seperti kota Madinah, Najaf dan London. Ia pun meluncurkan televisi satelit “velayat” untuk menyampaikan ajaran Islam dan Ahlulbait Nabi Muhammad Saw.

    Karya-Karya Nasir Makarim Al-Shirazi

    Karya-karya Nasir Makarim Al-Shirazi tidak terbatas pada bidang tertentu. Ia menulis berbagai buku keislaman, kurang lebih ada 200 buku dengan berbagai tema telah dicetak. Sebagian buku dicetak ulang lebih dari 30 kali dan beberapa buku lainnya diterjemahkan ke dalam 10 bahasa dunia yang tersebar di berbagai negara. Sejumah bukunya merupakan jawaban atas masalah-masalah kekinian sehingga bisa dikatakan bahwa mayoritas buku-buku karyanya ditulis sesuai dengan kebutuhan zaman.[8] Sebagian besar karya Makārim Al-Shira>zi berbahasa Persia, namun ada beberapa karyanya yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.

    Berikut merupakan karya-karyanya menurut Husein az-Z{ahaby dalam kitabnya al-mufassirun sebagai berikut:

    1. Al-Qawa>id al-Fiqhiyah (2 Jilid)
    2. Anwar al-Fiqhiyah, buku tentang jual-beli
    3. Ta’liqa>t al-‘Urwah (2 Jilid)
    4. Faya>m Quro>n. Tafsir maudhu’i (10 Jilid)
    5. Failusuf Nama>ha>
    6. Khaliq al-‘a>lam
    7. Ad-darwiniyah
    8. Anwar al-Ushul
    9. Tafsir-e Nemuneh (28 Jilid)
    10. Risalah Taudhih al-Masa’il
    11. Manasik Haji
    12. Manasik-e Umreh-e Mufrodeh
    13. Mauduriyat wa Farmadehi dar Islam
    14. Zubdat al-Ahkam
    15. Najmu-ehe-e Estefta ‘at-e-Jadid
    16. Ahkam-e Noujawan
    17. Islam wa Azadi-e Bardeqan
    18. Ma’ad wa Jahan-e Pas az Marg
    19. Ushul-e Aqa’id
    20. I’tiqad-Jahan-e
    21. Zendegi dar Partu-e Akhlaq
    22. Hukumat-e Jahani
    23. Musykelat-e Jinsi-e Jawanan
    24. Mu’ammay-e Hasti
    25. Dar Justeju-e Khoda
    26. ‘Aqideh-e Yek Musalman
    27. Jelweh-e Haqq
    28. Yek Sad wa Panjah Dars-e Zendeqi
    29. Taqiyeh
    30. Tarh-e Hukumat-e Eslami
    31. Anwar-e Hidayat
    Semoga Bermanfaat!
  • 4 Tips Menghilangkan Demam Panggung Di Depan Umum

    4 Tips Menghilangkan Demam Panggung Di Depan Umum

    Lakukan 4 Tips Ini menghilangkan Demam Panggung
    Tips Menghilangkan Demam Panggung Di Depan Umum – Halo sobat Shalaazz, Apa yang kamu lakukan ketika kamu berada di atas panggung, tiba-tiba kamu mengalami demam panggung? Demam panggung adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kekhawatiran, ketakutan atau pobia yang berhubungan dengan penampilan di depan penonton dan kamera.
    Sedangkan kesuksesan seseorang itu dillihat dari berhasilnya seseorang dalam ber-public speaking. Namun demam panggung sering kali hadir untuk mengacaukan semuanya. Coba perhatikan beberapa tips yang dapat kamu gunakan ketika tiba-tiba kamu mengalami demam panggung.

    1.    Tips Menghilangkan Demam Panggung  Tenangkan diri

    Ketika kamu melangkahkan kaki ke atas panggung dan mulai berhadapan dengan para penonton dan kamera. Sebelum kamu memulai sesuatu yang akan  dilakukan di atas panggung. Cobalah untuk tenang sejenak, memposisikan diri kamu dalam suasana nyaman. Lihatlah ke sekeliling kamu, namun jangan coba-coba untuk menatap mata audiens.
    Karena mata adalah sumber energi manusia. Sehingga bisa saja ketika kamu menatap mata audiens, energi kamu akan terambil oleh audiens dan kepercayaan diri kamu tiba-tiba hilang. Kecuali jika kamu mempunyai ketahanan untuk mengambil energi yang ada di mata audiens. Kamu boleh melakukannya karena energi tersebut akan menambah rasa percaya diri kamu.

    2.     Perhatikan penampilan kamu

    Penampilan adalah sesuatu yang penting ketika kamu berada di depan umum. Karena penampilan adalah objek utama yang menjadi sasaran audiens untuk menilai kamu. Gunakanlah pakaian dan aksesoris yang sesuai dengan event yang belangsung sehingga kamu bisa tampil lebih percaya diri dengan penampilan kamu Jangan sampai penampilan kamu yang tidak sesuai merusak percaya diri kamu. Cobalah sesekali meminta pendapat kepada rekan kamu mengenai penampilan kamu sehingga ketika acara berlangsung kamu tidak malu dan kehilangan kepercayaan diri.

    3.  Berpikir positif

    Tetap berfikir positif bahwa kamu dapat melakukannya. Jangan sampai pikiran negatif kamu merusak kepercayaan diri kamu. Berfikir positif berguna untuk tetap menjaga konten yang akan kamu sampaikan tidak hilang dan lupa dari ingatan kamu.

    4.  Pasanglah anchor yang positif

    Ketika kamu berada di atas panggung sekiranya kamu memerlukan sesuatu hal yang dapat mendorong diri kamu untuk tetap tampil elegan dan menawan. Anchor positif adalah salah satunya seperti “Saya pasti bisa melakukannya”. Ulangi terus menerus kata tersebut sampai kamu sudah di posisi yang nyaman. Ketika kamu telah mengulangi kata-kata tersebut dijamin kamu akan tampil percaya diri dan elegan.
  • Persiapan Dasar Penting Ketika Menghafal Alquran

    Persiapan Dasar Penting Ketika Menghafal Alquran
    Persiapan Dasar Penting Ketika Menghafal Alquran – Halo sobat Shalaazz. Dewasa ini, menghafal Alquran merupakan salah satu fenomena yang terkenal. Dengan bukti banyaknya lembaga-lembaga atau berbagai komunitas yang berlabelkan Alquran.
    Sebagian orangtua pun ikut memasukkan anaknya ke lembaga-lembaga tersebut. mengingat menghafal Alquran merupakan salah satu anugerah yang sangat diidam-idamkan oleh para kaum muslim, di samping sebagai pedoman hidup manusia, Alquran juga mempunyai banyak keutamaan terutama keistimewaan orang yang menghafal karena adanya hadist yang menegaskan bahwa para penghafal Alquran merupakan bagian dari keluarga Allah.
    Setiap orang mempunyai kesempatan untuk menghafal Alquran dengan dianugerahinya otak sebagai sarana untuk berfikir. Namun tidak semua orang dapat memanfaatkan anugerah yang telah diberikan Allah. Sebagaimana dalam melakukan hal apapun yang harus ada persiapannya. Menghafal Alquran juga harus mempunyai persiapan yang matang agar bukan hanya sekedar menghafal di kepala saja melainkan menghafal yang menyerap ke dalam hati.

    Persiapan-persiapan dasar tersebut, di antaranya sebagai berikut:

    1.  Niat yang ikhlas

    Dalam menghafal Alquran persiapan pertama merupakan persiapan yang paling utama. Karena persiapan ini bukan hanya menyangkut fisik melainkan persiapan yang berhubungan langsung dengan mental. Seseorang yang ingin menghafal Alquran harus menyiapkan dirinya secara matang dengan niat yang ikhlas untuk menghafal Alquran. Ketika seseorang mempunyai niat yang ikhlas, ia akan melakukan segala sesuatu dengan lapang dada dikarenakan apa yang dilakukannya merupakan suatu hal yang diinginkannya. Jika seseorang tidak mempunyai niat yang ikhlas maka ia apa yang dilakukannya tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. Dan akan menimbulakan segala kendala ketika menghafal Alquran seperti susah menghafal, berat menghafal dan lain-lain.

    2. Usaha yang sungguh-sungguh

    Ketika seseorang sudah mempunyai niat yang ikhlas untuk menghafal Alquran, maka harus didampingi dengan usaha yang sungguh-sungguh. Agar niatnya tersebut tidak hanya tersimpan di dalam hati melainkan terlaksana dalam perilaku dan tindakan. Jika hanya niat saja untuk menghafal Alquran tanpa adanya usaha untuk menghafalnya, maka menghafal Alquran pun tak akan terlaksana.
    Ada pepatah yang berbunyi “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapat”. Ketika seseorang menggabungkan keduanya yaitu niat yang ikhlas dan usaha yang sungguh-sungguh. Menghafal Alquran terasa sangat indah dan menyenangkan.
    Demikian persiapan dasar yang dapat dipersiapakan oleh para calon penghafal Alquran. Agar memudahkan mereka ketika mulai menghafal Alquran. Para sobat Shalaazz  bisa mencobanya. Semoga bermanfaat!
  • 4 Cara Mudah Meningkatkan Minat Belajar Diri Sendiri

    4 Cara Mudah Meningkatkan Minat Belajar
    4 Cara Mudah Meningkatkan Minat Belajar Diri Sendiri – Halo Sahabat Shalaaz!Kegiatan belajar seringkali membuat kamu merasa bosan dan penat, dikarenakan kegiatannya sangat padat berlangsung selama 5 hari dalam satu minggu. Rasa bosan dan penat tersebut, membuat minat belajar kamu menurun dan bisa berakibat fatal terhadap nilai kamu. Sedangkan belajar adalah salah satu hal yang lumrah dalam meraih kesuksesan.
    Minat belajar merupakan  salah satu kecenderungan jiwa seseorang secara tetap memperhatikan dan mengenang beberapa aktivitas atau kegiatan yang berkaitan dengan belajar. Untuk meningkatkan minat belajar, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan sebagai berikut:

    1. Mencari Motivator

    Oranglain seringkali terlibat dalam proses belajar. Sehingga ketika minat kamu menurun kamu dapat mencari orang lain untuk dijadikan motivator kamu. Seseorang yang dapat membantu kamu untuk menumbuhkan kembali minat belajar.

    2. Mengingat tujuan kesuksesan

    Jika belajar merupakan salah satu faktor pendorong kesuksesan kamu. Maka ketika minat kamu menurun, kamu harus mengingat kembali tujuan kesuksesan kamu. Sehingga keadaan tersebut tidak lama kamu jalani.

    3. Merubah pola pikir

    Guru merupakan hal penting dalam proses belajar. Namun kehadiran guru bukanlah faktor utama yang dapat meningkatkan minat belajar kamu, bisa saja dengan kehadiran guru kamu merasa tambah bosan dan penat. Maka jika karena hal tersebut, kamu harus merubah pola pikir kamu. Bahwa minat belajar tumbuh dari dalam diri kamu sendiri. Karena jika kamu tidak merubah pola pikir kamu, minat belajar kamu tidak akan tumbuh dan kemungkinan hilang.

    4. Cobalah untuk menyukai

    Ini merupakan salah satu rumus yang dapat kamu gunakan ketika minat belajar kamu menurun. Ingatlah rumus tersebut, karena ketika kamu menyukai pelajaran, kamu akan menikmati pelajaran tersebut. sehingga minat belajar pun akan tumbuh.
  • Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir

    Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir

    Buku Pengantar Yang Dibutuhkan Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir
    Buku Pengantar Kuliah Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir-Halo sobat Shalaazz, Ada sebuah ungkapan “Buku adalah Jendela Dunia”. Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa buku menyimpan berbagai jenis keilmuan yang diperlukan oleh manusia dalam menopang kehidupannya.
    Buku juga bisa dijadikan sarana untuk belajar otodidak (sendiri). Buku tidak mengenal usia si pembacanya, namun ada beberapa buku yang ditetapkan untuk usia tertentu tergantung genre buku tersebut.
    Buku juga merupakan sarana penting yang sangat diperlukan oleh para pelajar baik yang belajar di jenjang SD, SMP, SMA maupun kuliah. Buku yang diberikan kepada pelajar disesuaikan dengan jenjang yang sedang ditempuhnya.
    Sebagaimana diketahui bahwa buku yang terdapat di jenjang kuliah merupakan jenis buku yang cukup sulit, maksudnya memerlukan pemahaman lebih untuk bisa memahaminya, terlebih lagi dengan jurusan yang digadang-gadangkan memerlukan wawsan luas untuk menempuhnya.
    Sebelum membaca buku yang berat pembahasaanya, para pemula dianjurkan untuk membaca buku-buku pengantar yang menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Nah, kali ini shalaaz akan menyajikan buku-buku pengantar yang bisa dibaca oleh sahabat shalaaz yang kuliah di jurusan ilmu Alquran dan tafsir. Buku pengantar apa saja? Yuk lihat di bawah ini!

    1.  Buku Pengantar Ilmu- ilmu Alquran

     Buku Pengantar Ilmu- ilmu Alquran

    2.  Buku Pengantar Ilmu Tafsir

    Buku Pengantar Ilmu Tafsir

    3. Buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Alquran dan Tafsir karya Hasbi Ash-Shiddieqy

    Buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Alquran dan Tafsir karya Hasbi Ash-Shiddieqy

    4.  Buku Membukan Alquran karya M. Quraish Shihab

    Buku Membukan Alquran karya M. Quraish Shihab

    5. Buku Khazanah Tafsir Indonesia dari Hermeneutika hingga Ideologi karya Islah Gusmian

    Buku Khazanah Tafsir Indonesia dari Hermeneutika hingga Ideologi karya Islah Gusmian
    Buku-buku yang di atas merupakan buku-buku pengantar yang dapat membantu sahabat shalaaz mengenal ilmu Alquran dan tafsir lebih dalam. Semoga bermanfaat!!
  • 5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah

    5 Tips Produktif Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah – Halo sahabat  Shalaazz, Apa yang  kamu lakukan ketika kamu berada di hari weekend? Sedangkan kantong sedang menipis. Hari weekend adalah hari dimana kebanyakan anak muda dan para pekerja bermain dan berkeliaran di tempat-tempat nongkrong baik itu di mall, taman, rumah makan, tempat permainan, bioskop dan lain sebagainya. Jika bisa dibilang, hari weekend itu hari dimana kamu dapat merefresh otak kamu dari padatnya belajar dan bekerja dari hari senin sampai hari jum’at.
    Oleh karenanya banyak yang memanfaatkan hari weekend untuk pergi ke luar rumah dan mencari suasana baru agar ketika hari senin datang, otak sudah kembali fresh. Namun tidak semua di kalangan para remaja dan pekerja menghabiskan waktu weekendnya di luar rumah dengan berbagai alasan seperti kantong sedang menipis, males gerak alias mager atau ingin ber-Quality time dengan keluarga tanpa menguras tenaga berlebih.

    Di sini ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan ketika kamu menghabiskan waktu weekend kamu di rumah.

    1. Cari buku yang menarik dan bacalah

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    Di rumah rak buku jarang tersentuh? Nah, weekend menjadi waktu yang tepat bagimu untuk menyentuh rak buku dan mencari buku-buku yang menarik. Buku tersebut akan menghilangkan rasa penatmu ketika weekendmu hanya kamu habiskan di rumah.

    2. Ambil pensil warna dan kertas kosong

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    Mungkin tips ini lebihh cocok dipakai oleh para anak kecil karena adanya pensil warna. Dengan pensil warna tersebut dapat membantu anak/adik untuk membuat dream maping dilengkapi dengan warna yang beragam.

    3. Bermain games yang edukatif

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    Dunia game merupakan dunia yang sangat digemari oleh para remaja. Namun saat ini beberapa game sudah dilengkapi dengan perangkat edukasinya sehingga dapat membantu belajarnya juga. Selain mendapatkan hiburan dari permainannya, kamu juga bisa mendapatkan wawasannya juga loh.

    4. Beres-beres rumah secara keseluruhan

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    Waktu weekend adalah waktu yang pas untuk kamu beres-beres rumah secara keseluruhan dari mulai hal besar hingga hal kecil. Mungkin hari-hari biasa kamu tidak sempat untuk membersihkan area-area kecil di sudut rumah karena dikejar dengan waktu kerja dan sekolah. Maka waktu weekend pun sangat cocok untuk digunakan membereskan rumah secara keseluruhan.

    5. Menulis cerita yang menarik

    5 Tips Produktif  Untuk Menghabiskan Weekend di Rumah
    Menulis juga dapat mengisi waktu luangmu loh. Karena dengan menulis, kamu sudah melepaskan pikiran yang terbelenggu. Setelah selama lima hari kamu menerima data dari belajar dan bekerja, kamu dapat menuangkan data tersebut ketika waktu weekend ada, agar otakmu tidak terasa penuh dan sesak.
  • Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak

    Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak


    Tempat yang Mengedukasi Dijamin Meningkatkan Kreativitas Pada Anak – Beberapa Wisata Edukatif yang dapat anda kunjungi ketika liburan.
    Bagi para siswa, belajar di ruang terbuka merupakan suatu kebahagiaan. Dikarenakan mereka dapat menikmati main sejenak. Biasanya sekolah seirng melakukan wisata ketika hari perpisahan. Dan tempat yang pilih untuk destinasi wisata pun yang mempunya pemandangan yang indah dan sumber daya lainnya yang dapat memukau mata para wisata. 
    Bagaimana jika wisata dilengkapi dengan pendidikannya? Wah pasti bakal seru banget kan. Selain mendapat keindahan yang dihasilkan oleh keindahan dari tempat tersebut, ilmu serta pengetahuan yang luas pun bisa didapatkan.
    Wisata pendidikan adalah suatu kegiatan atau perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga terdapat aktifitas edukasi di dalamnya. Ada banyak kegiatan wisata eukasi yang bisa dilakukan khususnya bagi anak-anak yang masih membutuhkan pengetahuan mengenai dunia luar. 
    Wisata edukasi bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan dan kreatifitas peserta kegiatan wisata. Biasanya juga kegiatan wisata edukasi meliputi, observasi perkebunan, observasi peternakan, observasi hutan dan observasi hidroponik. 
    Ada banyak destinasi wisata yang terdapat edukasi di dalamnya.

    1.Kandang jurank doank

    Anak-anak selalu menginginkan belajar sekaligus bermain. Kandank jurank doank akan memberikan keduanya sekaligus. Anak-anak akan dibuat nyaman dan senang belajar dengan suasana yang berbeda. Anak-anak akan lebih menenal kehidupan alam dari biasanya. Membiarkan mereka mengenal kehidupan alam luar. Tempat ini banyak dikunjungi para wisatawan karena keunikannya yang membuat anak-anak senang bermain di dalamnya, serta mendapatkan pengetahuan mengenai dunia baru.

    2. Godong ijo

    Tempat yang satu ini terletak di sawangan, daerah Depok. Tempat ini memiliki beragam fasilitas pendukung yang sangat lengkap dan dijamin liburan anda akan menyenangkan. Godong ijo memiliki sejumlah sarana seperti, green house, vertical garden, beragam wahana permainan, restoran dan lainnya. Tempat ini juga memiliki berbagai macam sarana permainan edukatif yang dapat membantu anak-anak untuk mengenal banyak hal yang akan membuat wawasan mereka bertambah dan liburan mereka menyenangkan.

    3. Planetarium

    Satu lagi tempat yang harus dikunjungi ketika liburan. Tempat ini dapat membuat anak-anak belajar mengenal berbagai hal tentang astronomi. Bukan hanya untuk anak-anak saja, tapi orang dewasa juga bisa untuk menambah wawasan keastronomiannya. Di tempat ini terdapat teater bintang, dimana anda sekeluarga  dapat menikmati berbagai macam cerita mengenai tata surya dan terbentuknya alam semesta. Dan juga menyaksikan berbagai macam rasi bintang dan benda lainnya di langit.
    Semoga bermanfaat!
  • Metode Pendidikan Qur’ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran

    Metode Pendidikan Qur'ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran

    Metode Pendidikan Qur’ani : 4 Pilihan Teknik Menghafal Alquran  – Dewasa ini, orang lebih tertarik dengan sebuah pendidikan yang berbasis Qur’ani. Para orangtua berbondong-bondong memasukkan anaknya ke sebuah pesantren yang di dalamnya terdapat sebuah program al-Qur’an. Program tersebut berupa Menghafal al-Qur’an, Tahsin al-Qur’an, Membaca al-Qur’an dan lain-lain yang berkaitan dengan al-Qur’an. 
    Menghafal al-Qur’an merupakan salah satu program yang banyak digemari oleh kalangan masyarakat masa kini khususnya para orangtua. Alasan umum, orangtua memasukkan anaknya ke pondok pesantren adalah adanya sebuah kekhawatiran akan masa depan anaknya dengan segala bentuk perkembangan yang terjadi pada masa modern ini. 
    Di samping itu, menurut pemaparan seorang ibu bahwa orangtua berusaha memasukkan anaknya ke sebuah pondok yang di dalamnya ada program menghafal al-Qur’an adalah mereka yakin ketika anaknya menghafal al-Qur’an, maka mereka mendapatkan sebuah kebahagiaan untuk keluarganya dan menginginkan anak yang hafal al-Qur’an.
    Proses menghafal al-Qur’an pun tidak lepas dari beberapa metode yang ditawarkan dan tidak dipungkiri bahwa metode merupakan salah satu hal yang dapat membantu seseorang untuk menghafal al-Qur’an. Uniknya, setiap orang mempunyai metode tersendiri yang membantunya untuk menghafal al-Qur’an. 

    Berikut beberapa metode menghafal al-Qur’an yang penulis dapatkan:

    1. Menuliskan hafalan

    Metode ini digunakan untuk para penghafal al-Qur’an pada zaman dahulu. Namun hingga sekarang pun metode ini masih digunakan di beberapa negara salah satunya negara Maroko. Di Maroko, santri-santri penghafal al-Qur’an haus menuliskan semua ayat al-Qur’an yang akan dihafalnya.
    Ayat-ayat tersebut ditulis di atas papan, setelah itu ayat yang ditulis tersebut diteliti oleh sang guru dan dicek. Apabila terdapat kesalahan, kesalahan tersebut kemudian dibenarkan. Ayat-ayat yang sudah dibenarkan tersebut kemudian dibaca oleh santri secara berulang-ulang dengan badan yang dihadapkan ke papan sampai hafal. Tahap akhirnya kemudian dianjurkan dengan membaca ayat-ayat yang telah dihafal tersebut ke depan guru tanpa melihat tulisan.
    Metode ini dianggap istimewa, karena melatih santri untuk teliti dan menambah tingkat ketelitian, kesabaran dan kefokusan santri.

    2. Metode Tasmi’ atau Sima’i

    Metode ini kerap dipakai oleh orang-orang yang mempunyai kekurangan dalam hal penglihatan atau anak kecil yang belum lancar membaca al-Qur’an. Metode ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa langsung mendengarkan dari guru atau kaset.
    sima’i atrinya mendengar. Yang dimaksud metode ini ialah mendengarkan suatu bacaan al-Qur’an untuk dihafalkannya.
    Metode ini sangat efektif  bagi para penghafal yang memilliki daya ingat ekstra, terutama bagi para penghafal tunanetra atau anak-anak yang masih dibawah umur yang belum mengenal bacaan dan tulisan al-Qur’an.

    3. Metode berantai

    Metode ini membutuhkan kesabaran dan sangat melelahkan serta menguras energi. Tetapi meskipun begitu, metode ini jika dilakukan secara benar akan menghasilkan hafalan yang sangat mantap.
    Metode berantai (tawalsul) yaitu menghafal satu halaman al-Qur’an dengan cara menghafal satu ayat sampai hafal dengan lancar, kemudian pindah ke ayat kedua sampai benar-benar lancar, setelah itu, menggabungkan ayat 1 dan ayat 2 tanpa melihat mushaf. Jangan berpindah ke ayat selanjutnya kecuali ayat sebelumnya lancar, begitu juga seterusnya ayat ketiga sampai satu halaman, kemudian gabungkan dari ayat pertama sampai terakhir.

    4. Metode Jam’i (penggabungan)

    Metode jam’i yaitu menghafal satu halaman al-Qur’an dengan cara satu ayat sampai lancar, kemudian berpindah ke ayat kedua, setelah ayat kedua lancar berpindah ke ayat ketiga, begitu juga seterusnya sampai satu halaman. Kemudian setelah dapat menghafal satu halaman, menggabungkan hafalan dari ayat pertama sampai terakhir tanpa melihat mushaf.
    Metode-metode yang dipaparkan merupakan sebagain kecil dari metode menghafal al-Qur’an. setiap orang dapat menggunakan metode apapun yang sesuai dengan keinginannya dan kenyamannya. Karena menghafal al-Qur’an dapat dilakukan ketika seseorang merasa menikmati dengan metode yang digunakannya dan ia pun tidak merasa terbebani.
    Semoga bermanfaat!
  • Begini Tips Menjadi Mahasiswa Harapan Bangsa

    Begini Tips Menjadi Mahasiswa Harapan Bangsa

    Mahasiswa adalah jenjang tertinggi dalam dunia pendidikan. Ia dituntut menjadi orang yang serba bisa. Mahasiswa lebih dikenal dengan istilah agent of change, kenapa? Karena jiwa mahasiswa adalah jiwa yang masih muda, jiwa yang masih berapi-api untuk mengeluarkan pendapat dan jiwa yang fresh dalam menganalisis berbagai argumen yang berseliweran di dunia masa kini. Tidak heran jika banyak mahasiswa yang melakukan aksi demo sebagai bentuk  pengekspresian hasratnya akan suatu hal. 

    Meskipun mahasiswa yang turun melakukan aksi mempunyai kepentingan yang berbeda. Namun mereka melakukan aksi sebagai bentuk protes ketidaknyamanan akan suatu sistem.
    Apakah sebagai mahasiswa bagus untuk melakukan aksi demo tersebut? sebagian orang akan menyebutnya bagus karena mahasiswa adalah penyambung lidah antara rakyat dan pemerintah. Akan tetapi ada cara hal mudah yang dapat dilakukan namun tidak sedikit mahasiswa sulit untuk melakukannya. 

    Cara tersebut adalah dengan menulis. Mahasiswa sebagai pelajar yang mempunyai pemikiran yang fresh dapat mengemukakan setiap bentuk ketidak setujuan dengan masyarakat lewat tulisannya. Membuat tulisan-tulisan yang berbobot yang menyinggung setiap tindakan pemerintah bukan hanya dibaca oleh kalangan tertentu melainkan melatih diri untuk terbiasa berfikir kritis dan mencurahkannya lewat tulisan.


    Dalam dunia pendidikan, mahasiswa bebas mengemukakan argumennya sesuai dengan wawasan ilmu yang dia dapatkan. Sebagai mahasiswa, mereka dituntut belajar bukan hanya dalam ruang lingkup kelas melainkan mereka dituntut untuk mencari ilmu dari luar bangku kuliah. Mahasiswa adalah harapan bangsa, banyak harapan-harapan yang dilimpahkan kepada mahasiswa. Mahasiswa harus kuat dan tegas akan segala hal yang menimpa dirinya. Berusaha bersikap fokus dan teliti dalam menghadapi suatu permasalahan. Karena mahasiswa adalah penerus bangsa untuk kemakmuran negara.