Category: pesantren
-
5 TOP PONDOK PESANTREN MODERN DI INDONESIA
5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES)MODERN DI INDONESIA – Adanya pondok pesantren telah sangat mendukung perkembangan dunia pendidikan Islam di dunia. Tidak hanya melahirkan generasi ulama, tetapi pondok pesantren juga menjadi tempat rujukan para aktivis dan ilmuwan.Dulu, pondok pesantren dikenal dengan pola pendidikannya yang kaku. Namun, seiring berkembangnya dunia pendidikan di ranah pondok pesantren, maka muncullah istilah pondok pesantren modern. Di mana pola pendidikan hingga fasilitas pendidikannya mulai berkembang pesat.Beberapa pondok pesantren modern mulai membuka pendidikan dari jenjang sekolah dasar, menengah, atas, hingga sekolah tinggi sarjana. Tidak hanya itu, keunggulan pondok pesantren modern juga telah menerapkan beberapa bahasa dalam keseharian, seperti bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Nah, jadi pinter berbahasa kan? hehehePondok Moderm Darussalam Gontor (PMDG) merupakan pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Indonesia. Berdiri pada 20 September 1926.Adapun jenjang pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor ini adala:a. KMI (Kulliyatul Mu’allimin /Mu’allimat Al-Islamiyah)Merupakan jenjang pendidikan setingkat Tsanawiyah dan Aliyah.b. Universitas Darussalam (UNIDA)Merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren. Ada beberapa fakultas yang tersedia yaitu: Fakultas Usluhuddin, Tarbiyyah, Syariah, Ekonomi, Humaniora, Kesehatan, Sains dan Teknologi.Pondok Pesantren Darunnajah merupakan ponpes di bawah naungan Yayasan Darunnajah Ulujami Jaksel. Pondok ini memiliki 17 cabang dan 57 satuan pendidikan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Serang Banten, Jakarta, Bogor, dan Sumatra. Jenjang pendidikan di ponpes Darunnajah ini lengkap dari mulai PAUD sampai Perguruan Tinggi.Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah terletak di Desa Lirboyo, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur. Jenjang pendidikan di ponpes Salafi ini terdiri dari pendidikan formal (SD, SMP, SMA) dan non formal (Madrasah Diniyah, Tahfidzil Qur’an, Tahassus Kitab Kuning). Selain itu, terdapat beberapa ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat para santri seperti Tartil Qur’an, shalawat rebana, kaligrafi, karya ilmiah, drum band, buletin, bimbingan bahasa, dan lain-lain.Ponpes Darul Ulum ini terletak di Desa Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Jenjang pendidikan formal mulai dari madrasah, SMP, SMA, SMK sampai perguruan tinggi. Non formal seperti tafsir, hadist, fikoh, akhlak, dan lain sebagainya. Serta terdapat ekstrakurikuler yang dapat menunjang ketrampilan para santri seperti pramuka, komputer, manajemen,dan lain sebagainya.Bertempat di Balulawang, Malang, Jawa Timur. Terdapat jenjang pendidikan formal dan non formal. Formal meliputi MI, MTS, SMP, MA, dan SMA. Sedangkan jenjang non formal meliputi Madrasah Diniyyah, Salafiyyah, Tahfidz Al-qur’an, dan Mahad Aly STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning). Ponpes ini didesain dengan konsep wisata sehingga indah dan juga asri. Fasilitas ponpes Annur ini cukup memadai. Seperti sistem pengajaran berbasis boarding schooll, asrama, laboratorium sains, laboratorium teknologi, perpustakaan dan lain sebagainya. -

Pentingnya Sekolah Berbasis Pesantren Abad 21
Hai sobat Shalaazz, Sejak diturunkannya wahyu pertama kepada sosok yang menjadi tolak ukur keteladanan manusia, yakni Rasulullah ﷺ beliau menerima wahyu pertama yaitu iqra “bacalah”, membaca adalah pondasi berkualitasnya sumber daya manusia. Ketika kita membaca pengetahuan atau keilmuan yang bersumber dari Allah SWT, kita akan tersadarkan untuk lebih peka membaca diri sendiri, membaca lingkungan, membaca karunia Allah.
Semakin kita sadar akan potensi yang kita miliki dengan cara mengkaji diri, maka tergeraklah untuk mengoptimaslkan segala potensi yang dititipkan. Membaca adalah kewajiban, begitu pun dengan belajar adalah kewajiban setiap manusia.
Pembelajaran yang didapatkan di Sekolah haruslah yang bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah ﷻ. Lalu pertanyaannya, Sekolah yang bagaimanakah yang bisa menjadi dualisme pengetahuan yang seimbang antara dunia dan akhirat?
Jawabannya adalah Sekolah berbasis pesantren. Karena Sekolah yang dipadu padankan dengan sistem pesantren akan menjadi dualisme pengetahuan yang kaya akan budi pekerti, akhlak dan wawasan umum. Jika memang dapat ditempuh keduanya kenapa tidak?
Di Indonesia sangat menjamur Sekolah berbasis pesantren, entah itu pesantren tradisional maupun modern. Karena zaman sekarang banyak sekali pesantren salaf yang mendirikan sekolah formal, begitupun dengan pesantren modern yang memang didirikan atas kesadaran pentingnya sekolah berbasis pesantren.
Keunggulan Sekolah berbasis pesantren yang paling dominan yaitu setiap siswa ditempa untuk mengedepankan akhlak dalam segala hal, akhlak & budi pekerti yang baik. Pengetahuan umum juga penting diajarkan, jika pondasinya baik maka siswa akan lebih tangguh menghadapi tantangan zaman. Abad 21 ini generasi milenial semakin memicu diri untuk bisa bersaing dan kompetitif dalam segala bidang.
Tanpa sadar, terkadang keroposnya keimanan juga turut mengiringi, akibat banyak tekanan hidup yang serba cepat. Maka dari itu, hadirnya Sekolah berbasis pesantren menjawab tantangan tersebut, siap menempa calon manusia-manusia yang unggul.
Ditempa lahir bathin demi mewujudkan keharmonisan jasmani dan rohani, keseimbangan hidup antara dunia dan mempersiapkan bekal akhirat. Karena sejatinya kebahagiaan hakiki hanyalah menyerahkan sepenuhnya hidup dan mati kita hanya untukNya. Lillahita’ala.
-

Dualisme Pendidikan Di Ponpes Cipasung Tasikmalaya
Dualisme Pendidikan Di Ponpes Cipasung Tasikmalaya – Halo sobat Shalaazz, Cipasung adalah sebuah Desa di Kabupaten Tasikmalaya, terdapat Yayasan yang menerapkan sistem pendidikan Formal & Informal. Sebut saja Pondok Pesantren Cipasung, Ponpes Cipasung menjadi potret sejarah perjuangan bidang dakwah & pendidikan.
Sejak zaman VOC sampai sekarang zaman milenial, Cipasung tetap berdiri kokoh menjadi garda perjuangan melahirkan calon generasi pendidik yang berkompeten. Jenjang pendidikan yang terdapat disini mulai dari TK/RA, MI, MTs/SMP, SMA/SMK/MAN sampai Perguruan Tinggi (Institut & Sekolah Tinggi).
Sistem pendidikan di Ponpes Cipasung menerapkan sistem Boarding House, asrama disini sangat banyak, tempatnya terpisah antara asrama putra & putri. Sistem pendidikan Formal bersinergi dengan sistem Pondok Pesantren, jadi tidak heran kalau Cipasung menjadi daya tarik pelajar dari berbagai daerah untuk bisa menimba ilmu disini.
Setiap asrama menerapkan sistem yang berbeda-beda tergantung Pembina asrama yang bersangkutan, namun tidak keluar dari aturan Ponpes yang berlaku. Sedangkan di pendidikan formal, siswa diwajibkan untuk memakai seragam khas, yang kerudungnya dinamakan kerudung Tasawuf, semua siswi diwajibkan untuk berkerudung sedangkan siswa diwajibkan untuk memakai celana panjang & berpakaian sopan.
Baca juga: 5 TOP PONDOK PESANTREN MODERN DI INDONESIA
Hal unik dari Desa ini adalah setiap dusun/gang terdapat Ponpes, hampir disetiap desa di Tasikmalaya terdapat Pondok Pesantren, maka tidak heran kalau Tasikmalaya disebut dengan Kota Santri. Suasana belajar di Cipasung sangat nyaman, selain masyarakatnya yang sangat ramah, aksesnya pun mudah dijangkau, biaya hidup & biaya pendidikan yang sangat terjangkau serta budayanya yang sangat religius.
Pemimpin Ponpes yang biasa disebut dengan kyai, mempunyai pandangan yang terbuka alias tidak kaku, beliau pernah mengatakan bahwa Ponpes Cipasung ini “Menerapkan sistem lama yang baik dan menambah sistem baru asal yang jauh lebih baik” jadi dengan dualisme pendidikan yang diterapkan di Ponpes Cipasung inilah yang akan melahirkan masa depan santri yang mampu membina umat sesuai dengan motonya.
-
Dunia Pesantren, Penjaga Adab Bangsa
Dunia pesantren, penjaga adab bangsa -Bagi kebanyakan orang, pendidikan di pesantren tidak terlalu diminati. Dikarenakan pendidikan tradisional di pesantren tergeser oleh lembaga pendidikan modern, hingga lulusannya diremehkan dan dianggap tidak mengikuti kemajuan zaman. Selain itu, sulitnya mendapat pekerjaan semakin membuat masyarakat tidak berminat.Padahal, dunia pendidikan di pesantren sangat berperan penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sistem pendidikan yang religius mengajarkan untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama. Terlebih lagi dalam menjaga adab-adab atau budi pekerti yang baik untuk hidup ditengah-tengah masyarakat.Di pesantren, kita diwajibkan untuk bermukim atau tinggal di asrama, kegiatannya pun lebih padat dibandingkan dengan sekolah formal modern. Antara lain, mengaji, mengkaji kitab, hafalan, dan kegiatan sekolah seperti biasa. Lembaga pendidikannya memiliki keistimewaan tersendiri yang dijaga secara turun-temurun.Suatu hari, saya pernah berkunjung disebuah pesantren didaerah saya. Yang saya kagumi ialah santri-santri yang menjaga adab didepan guru maupun orang lain, dan tentu saja jarang saya dapatkan dilingkungan sekolah saya dulu atau bahkan sekolah modern seperti sekarang. Tutur bahasanya yang halus dan lemah lembut, membuat saya sendiri malu.Selain itu, hangatnya hidup dalam kebersamaan bersama teman-teman yang tidak akan didapatkan didunia luar dengan mereka yang sibuk dengan gadged dan gaya hidup individualisme. Keistimewaan inilah yang patut dijaga dan dipertahankan diera globalisasi seperti sekarang. Sebagai penyeimbang dan pengawal moral bangsa yang semakin memburuk.Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, seharusnya pemerintah semakin mendukung dan menyediakan sarana dan prasana di lingkungan pesantren, agar pesantren tetap berdiri dan tidak tergusur oleh pendidikan di zaman modern. Serta untuk dunia industri yang menyediakan lapangan pekerjaan, harusnya tak perlu khawatir dengan alumni pesantren. Mereka telah mendapatkan bekal khusus dilingkungannya. Terlebih tentang akhlaq.Oleh karena itu, pendidikan di pesantren tidak bisa dipandang sebelah mata atau bahkan diremehkan. Negeri ini membutuhkan generasi yang mampu menjaga moralitas bangsanya bukan hanya sekedar kepandaian dan materi saja, melainkan adab-adab dan budi pekerti. Semoga pesantren di Indonesia tetap kokoh tidak tergusur oleh modernisasi.






