Author: Nita Puji

  • Apa Salahnya Gap Year?

    Apa Salahnya Gap Year?

    Apa Salahnya Gap Year? – Halo sobat Shalaazz, apa itu Gap year? Gap Year adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Karena Gap Year merupakan tradisi yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Mungkin, masih ada yang belum mengerti dan faham,

    Simpelnya, Gap Year bisa diartikan sebagai cuti atau jeda waktu sementara yang dilakukan seseorang sebelum masuk ke perguruan tinggi. Cuti ini bisa dilakukan beberapa bulan atau beberapa tahun lamanya tergantung seseorang.

    Tujuan dari Gap Year adalah untuk mengetahui minat dan bakat seseorang pada suatu bidang perguruan tinggi yang akan dimasuki. Serta membuat seseorang bisa memilih jurusan yang tepat sesuai dengan kamampuan dan passionnya. Oleh karenanya, bisa meminimalisir timbulnya penyesalan-penyesalan yang sering dialami oleh mahasiswa dengan alasan karena salah jurusan.  

    Baca juga: 7 Tips Jitu Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi!

    Sering sekali kita menemukan calon mahasiswa yang bingung akan minat bakatnya pada bidang apa. Ingin masuk perguruan tinggi, tapi masih ragu dan merasa bingung mau memilih jurusan apa.

    Nah, inilah solusinya. Dengan Gap Year, seseorang bisa memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan, merenungkan, dan memantapkan pada bidang atau jurusan apa yang akan dipilih.  

    Di Indonesia, Gap Year ini masih dipandang sebelah mata. Sebab, sebelum masuk ke perguruan tinggi dan seseorang mengambil cuti atau jeda waktu untuk sementara waktu, biasanya akan dipandang sebagai pengangguran oleh sebagian besar masyarakat di lingkungannya.  

    Baca juga: Bikin Gap Year Jadi Asyik!

    Berbeda dengan beberapa universitas high class seperti Harvard University dan New York University. University ternama ini justru malah memberikan pilihan atau merekomendasikan Gap Year ini kepada mahasiswanya. Agar mahasiswa memiliki waktu yang cukup banyak untuk menemukan passionnya serta sebagai proses pendewasaan diri sebelum mahasiswa masuk ke perguruan tinggi.   

    Salah satu alasan terbesar mengapa Gap year dianggap sebagai hal yang negatif adalah orang tua. Tidak sedikit orang tua yang menginginkan anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa harus mengambil Gap year. Sebab, sebagai orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya.

    Beranggapan bahwa dengan mengambil Gap Year maka anak akan cenderung malas-malasan di rumah dan mengalami comfort zone.   By the way, siapa nih  yang ingin mengambil Gap Year tapi tidak sepaham dengan orang tua?. Nah, di sini kita perlu berkomunikasi dengan orang tua. Memberi pemahaman kepada mereka bahwa Gap year bukanlah hal yang negatif. Justru banyak kelebihan dan keuntungan jika kita benar-benar memanfaatkan waktu dengan baik selama rentang waktu tersebut.  

    Pada akhirnya, berguna atau tidaknya Gap year itu tergantung setiap individu dalam menjalaninya. Apakah ia memanfaatkan waktunya dengan baik untuk belajar, memperbaiki diri, mengasah kemampuan, atau justru malah menggunakan waktu yang ada hanya untuk bermalas-malasan hingga akhirnya mengalami comfort zone.    

  • 7 Tips Jitu Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi!

    7 Tips Jitu Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi!

    Tips Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi – Halo sobat Shalaazz, Kenapa kita perlu produktif? Menjalani hari dengan produktif rasanya adalah impian banyak orang. Bisa menyelesaikan kegiatan harian dengan baik, menggunakan waktu untuk bermanfaat tanpa kesia-siaan, checklist target bisa penuh, dan menghindari penyakit yang paling kronis; Mager

    Berangkat dari situ, saya membuat tips ala Nita tentunya, agar bagaimana sebisa mungkin saya belajar untuk produktif menjalani hari.

    Tips Agar Lebih Produktif Setiap Hari

    Bagaimana sih caranya agar lebih produktif setiap har? Berikut beberapa tips dari saya coba di praktikan ya. Baca juga: Kenali Terapi Menulis Writing Therapy dan Writepreneur!

    MEMULAI PAGI HARI

    Afirmasi

    -Baca Life Plan/Target Impian
    -Lihat/tonton video yang menginspirasi dan memotivasi (yang effortnya bisa booster semangat kita)
    -Baca Target (To-do-list) pada hari ini
    -Jangan lupa bersyukur

    Olahraga

    -30-60 menit cukup
    -Tidak harus yang berat, bisa dengan yang ringan-ringan; jalan kaki, jogging, senam.

    Penuhi To-do-list

    -Berusaha penuhi To-do-list dengan baik
    (Dari mulai bangun tidur di pagi hari hingga menjelang tidur lagi di malam hari)

    MENUTUP MALAM HARI

    Refleksi

    -Evaluasi hari ini (apa yang sudah dikerjakan dalam satu hari ini, apa yang kurang, bagaimana target hari ini, dll)

    Buat Target (To-do-list) untuk besok

    -Tuliskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan besok. Agar waktu yang ada bermanfaat dengan sebaik-baiknya.

    Tentunya, saya juga masih belajar untuk menjalani hari dengan produktif. Yuk, bareng-bareng kita belajar. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Menggunakan aplikasi yaumi.

    Gimana sih caranya tetap ngerjain to do list walau pun banyak distract di hari itu? Setiap orang pasti pernah ya ngalami distract kayak gini. Kadang, aku juga masih suka kezell kalo target to do list hari ini nggak achieve. Tapi, aku pernah dapet satu pembelajaran soal ini.

    Jadi, target to do list itu bukan malah membuat kita stress jika tidak tercapai karena suatu hal. Sebaliknya, adanya to do list ini adalah bagaimana agar kita tetap on the track (tetap di jalur) akan apa-apa yang akan kita capai. Sehingga, kalo misal to do list nggak tercapai, oke kita masih bisa eval untuk besok agar lebih baik lagi. Baca juga: 7 Tips dan Trik Ampuh Hadapi Ujian Agar Lancar!

    .

    Terus bagaimana caranya biar bisa komitmen buat ngelakuin sesuai to do list?
    Kadang dari aku nerapin jeda, tapi jadi keterusan gitu dan berakhir prokastinasi, terus kerjaannya jadi numpuk gitu. Untuk bisa komitmen ini kembali ke diri masing2 yaa hehe🤭. Kalau memang kita sudah punya satu senjata “tekad yang kuat”, maka insya Allah komitmen itu akan terjalin dengan kuat juga hehe.

    Mudah bukan? Begitulah Tips Agar Lebih Produktif Setiap Hari Bagi Semua Generasi ala Nita semoga bermanfaat ya.

  • Pendidikan dan Kesehatan : Menumbuhkan Kebiasaan Hidup Sehat dari Sekolah

    Pendidikan dan Kesehatan : Menumbuhkan Kebiasaan Hidup Sehat dari Sekolah

    Pendidikan dan Kesehatan : Menumbuhkan Kebiasaan Hidup Sehat dari Sekolah – Halo Sobat Shalaazz, Sering kali kita membicarakan tentang hidup sehat. By the way, apa sih sehat itu? Yuk, kita kenalan dulu dengan apa itu arti sehat. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sehat adalah baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit).

    Sedangkan sehat menurut WHO (World Health Organization) adalah, “health is a state of complete physical, mental, and social well-being and not merely the absence of diseases or infirmity” yaitu keadaan seimbang, sempurna baik fisik, mental, dan sosial, tidak hanya bebas dari penyakit dan lemah.

    Sehat dibagi menjadi dua yaitu sehat jasmani dan rohani. Sehat jasmani ialah sehat yang nampak pada organ-organ tubuh. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, mulai dari bagian kulit terluar hingga organ terdalam seperti jantung, ginjal, hati dan lain-lain. Sedangkan sehat rohani adalah kesehatan jiwa yang bersumber dari akal dan pikiran manusia.

    Pada zaman dahulu, pengetahuan masyarakat tentang kesehatan masih minim sekali. Dikarenakan ilmu tentang kesehatan masih sangat terbatas. Maklum jika penerapan pola hidup sehat masih rendah. Berbeda dengan zaman sekarang. Di era modern ini, ilmu kesehatan sangat mudah untuk diakses. Selain bisa diakses secara daring, kita juga bisa mendapatkannya secara luring yakni melalui pendidikan di sekolah.

    Pendidikan dan kesehatan tidak bisa dipisahkan. Keduanya berhubungan sangat erat, ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Tujuan pendidikan dalam hal ini yaitu menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dari sekolah.

    Dari mulai sekolah Taman Kanak-Kanak kita sudah diajarkan menu 4 sehat 5 sempurna, diajarkan untuk rutin memotong kuku, mencuci tangan sebelum makan, menggosok gigi pagi dan malam sebelum tidur,himbauan untuk tidak jajan sembarangan dan masih banyak lagi. Dengan tujuan untuk melatih kebiasaan hidup sehat pada anak-anak sejak dini.

    Dari sekolah kemudian dilanjutkan penerapannya di rumah. Orang tua sangat berperan penuh dalam hal ini. Apa yang telah diajarkan di sekolah, diharapkan anak-anak mampu mengimplementasikan dengan baik ketika di rumah. Tentu dengan monitoring para guru dan orang tua. Kolaborasi yang baik antara Pendidikan dan Kesehatan, Guru dan Orang tua, maka akan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat pada anak yang akan terbawa hingga mereka dewasa nanti.

  • Bagaimana Peran Google vs Guru Di Industri 4.0?

    Bagaimana Peran Google vs Guru Di Industri 4.0?



    Bagaimana Peran Google vs Guru Di Industri 4.0?– Hai Sobat Shalaazz! Di era yang semakin global ini, kemajuan teknologi dan informasi semakin canggih. Seiring dengan berkembangnya disiplin ilmu yang memadai, mampu mencetak generasi-generasi dengan SDM yang mumpuni. Sehingga bisa mencetuskan ide-ide dan inovasi-inovasi baru yang kreatif di bidang teknologi dan informasi.

    Percepatan Teknologi dan Informasi

    Macam-macam aplikasi berbasis informasi yang ada dapat memudahkan manusia untuk mendapatkan informasi terkait ilmu, isu, kejadian, fenomena dan lain sebagainya. Sekarang, berbagai macam informasi bisa diakses dengan cepat dan jangkauannya pun luas. Memudahkan aktivitas manusia dan menunjang kinerja. Tak dapat dipungkiri bahwa meningkatnya aspek perekonomian, kebudayaan, pendidikan, olahraga dan lain sebagainya sangat didukung oleh percepatan teknologi dan informasi. Bisa membayangkan, jika teknologi dan informasi di negara kita belum secanggih saat ini. Mungkin kita akan jauh tertinggal dengan negara-negara lain. Di mana akan sangat berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

    Peran Google Dalam Kehidupan Manusia Modern

    Salah satu teknologi informasi yang canggih dan familiar yaitu Google. Atau biasa dijuluki dengan “Mbah Google” hehehe. Siapa yang tidak mengenal aplikasi Google? Saya rasa, hampir semua mengetahuinya. Karena kita sering menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Baik untuk mendapatkan informasi terkait mengerjakan tugas sekolah, kuliah, kantor, bisnis, dan lain-lain. Kemampuan Google sudah tidak diragukan lagi. Perannya sebagai gudang penyedia informasi yang lengkap dari A-Z. Dari mulai informasi tentang pendidikan, sosial, politik, budaya, olahraga, kesehatan dan lain sebagainya. Saya rasa, hampir semua ilmu bisa kita dapatkan dari Google.

    Peran Google vs Guru di Industri 4.0

    Mengingat bahwa begitu lengkapnya informasi yang telah disediakan oleh Google, namun apakah Google dapat menggantikan peran seorang Guru? Menggantikan peran dalam mendidik dan mencerdaskan generasi.
    Jawabannya tentu tidak.
    Sebab, Google dan Guru adalah dua hal yang berbeda. Begitu pula dengan perannya. Mungkin, memang keduanya adalah wadah penyedia ilmu. Tetapi, tidak bisa kita samakan.
    Google memang menyediakan informasi yang super lengkap dari A-Z. Akan tetapi, bukan berarti dapat menggantikan peran seorang Guru. Sebab, peran seorang Guru tetap tidak akan pernah tergantikan.
    Perannya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Guru tidak hanya memberikan informasi yang berkaitan dengan ilmu, namun juga mengajarkan akhlak dan budi pekerti.
    Selain itu, Guru juga memberikan contoh yang nyata sebagai figur yang baik bagi anak didiknya. Sehingga, bisa kita tarik benang merahnya bahwa peran Guru tetaplah sebagai Guru yang mengajarkan, mendidik, dan mencerdaskan generasi. Sedangkan Google sebagai penunjang penyedia informasi.
  • PTN atau PTS Kampus Mana yang lebih baik?

    PTN atau PTS Kampus Mana yang lebih baik?

    PTN atau PTS. Mana yang lebih baik
     
    PTN atau PTS Kampus Mana yang lebih baik? – Halo sobat Shalaazz!!… Mana nih suaranya yang lagi galau soal perguruan tinggi? hehe. Bingung mau ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
    Meskipun sudah lolos UAN, namun perjalanan belum usai bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu ke Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. Nah, masing-masing pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

    Kelebihan PTN dan PTS

    Kelebihan dan Kekurangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

    Kelebihan : Di Indonesia Perguruan Tinggi Negeri (PTN) paling banyak diminati sebab dianggap lebih bergengsi seperti UI, UB, ITB, UNAIR dan lain-lain. Di Perguruan Tinggi Negeri biaya kuliah lebih terjangkau karena mendapatkan bantuan subsidi dari pemerintah. Selain itu, PTN juga terkenal akan informasi beasiswanya yang dapat diakses dengan mudah.
    Kekurangan : Untuk masuk ke PTN persaingan sangatlah ketat. Selain peminatnya yang sangat banyak,  calon mahasiswa harus mengikuti seleksi tes masuk PTN tersebut baik melalui jalur undangan yaitu SNMPTN atau melalui jalur tes tulis yaitu SBMPTN. Apalagi untuk beasiswa maka akan bersaing pada jalur bidikmisi. Dalam proses tersebut sangatlah selektif dan begitu banyak pertimbangan.

    Kelebihan dan Kekurangan  Perguruan Tinggi Swasta (PTS)

    Kelebihan : Biasanya jika gagal untuk memgikuti tes masuk PTN, maka pilihan terakhir adalah di PTS. PTS memiliki kelebihan yaitu dipilih karena popularitasnya yang mampu menciptakan citra yang positif. Antara lain seperti fasilitas yang disediakan tidak kalah dengan PTN. Sistem KBMnya pun lebih fleksible, jadi bisa disambi dengan kerja apabila ingin bekerja sambil kuliah.
    Kekurangan : Biaya yang terbilang cukup mahal karena tidak mendapat subsidi atau bantuan dari pemerintah. Dan akses informasi beasiswapun biasanya mahasiswa harus mandiri untuk mencari beasiswa tersebut.
    Nah, itulah kurang lebih perbedaan antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Apapun itu pilihanmu, yakinlah bahwa kamu memilihnya atas dasar minat dan kemampuan yaaa, semoga tepat pada pilihan yang terbaik. Amiiin…

    Plegmatis atau Pragmatis sering dikenal sebagai orang yang cinta damai. Mereka menunjukkan pribadi yang lebih tenang, cenderung diam atau kalem, mudah diatur, suka mengalah dan tidak menyukai konflik#karakterplegmatis #penamillennials #pendidikan #shalaazz

    — Shalaazz (@shalaazzcom) January 19, 2020

  • 5 TOP PONDOK PESANTREN MODERN DI INDONESIA

    PONDOK PESANTREN : 5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES) MODERN DI INDONESIA
     
     
    5 TOP PONDOK PESANTREN (PONPES)MODERN DI INDONESIA – Adanya pondok pesantren telah sangat mendukung perkembangan dunia pendidikan Islam di dunia. Tidak hanya melahirkan generasi ulama, tetapi pondok pesantren juga menjadi tempat rujukan para aktivis dan ilmuwan.
    Dulu, pondok pesantren dikenal dengan pola pendidikannya yang kaku. Namun, seiring berkembangnya dunia pendidikan di ranah pondok pesantren, maka muncullah istilah pondok pesantren modern. Di mana pola pendidikan hingga fasilitas pendidikannya mulai berkembang pesat.
    Beberapa pondok pesantren modern mulai membuka pendidikan dari jenjang sekolah dasar, menengah, atas, hingga sekolah tinggi sarjana. Tidak hanya itu, keunggulan pondok pesantren modern juga telah menerapkan beberapa bahasa dalam keseharian, seperti bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Nah, jadi pinter berbahasa kan? hehehe

    Cukup banyak pondok pesantren modern yang ada di Indonesia. Dan ini ada 5 Top pondok pesantren modern di Indonesia.

    1. Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG)

    Pondok Moderm Darussalam Gontor (PMDG) merupakan pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Indonesia. Berdiri pada 20 September 1926.
    Adapun jenjang pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor ini adala:
    a. KMI (Kulliyatul Mu’allimin /Mu’allimat Al-Islamiyah)
    Merupakan jenjang pendidikan setingkat Tsanawiyah dan Aliyah.
    b. Universitas Darussalam (UNIDA)
    Merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren. Ada beberapa fakultas yang tersedia yaitu: Fakultas Usluhuddin, Tarbiyyah, Syariah, Ekonomi, Humaniora, Kesehatan, Sains dan Teknologi.

    2. Ponpes Darunnajah di Jakarta Selatan

    Pondok Pesantren Darunnajah merupakan ponpes di bawah naungan Yayasan Darunnajah Ulujami Jaksel. Pondok ini memiliki 17 cabang dan 57 satuan pendidikan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Serang Banten, Jakarta, Bogor, dan Sumatra. Jenjang pendidikan di ponpes Darunnajah ini lengkap dari mulai PAUD sampai Perguruan Tinggi.

    3. Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah di Kediri

    Ponpes Salafi Terpadu Ar-Risalah terletak di Desa Lirboyo, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur. Jenjang pendidikan di ponpes Salafi ini terdiri dari pendidikan formal (SD, SMP, SMA) dan non formal (Madrasah Diniyah, Tahfidzil Qur’an, Tahassus Kitab Kuning). Selain itu, terdapat beberapa ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat para santri seperti Tartil Qur’an, shalawat rebana, kaligrafi, karya ilmiah, drum band, buletin, bimbingan bahasa, dan lain-lain.

    4. Ponpes Darul Ulum di Jombang

    Ponpes Darul Ulum ini terletak di Desa Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Jenjang pendidikan formal mulai dari madrasah, SMP, SMA, SMK sampai perguruan tinggi. Non formal seperti tafsir, hadist, fikoh, akhlak, dan lain sebagainya. Serta terdapat ekstrakurikuler yang dapat menunjang ketrampilan para santri seperti pramuka, komputer, manajemen,dan lain sebagainya.

    5. Ponpes Annur 2 di Malang

    Bertempat di Balulawang, Malang, Jawa Timur. Terdapat jenjang pendidikan formal dan non formal. Formal meliputi MI, MTS, SMP, MA, dan SMA. Sedangkan jenjang non formal meliputi Madrasah Diniyyah, Salafiyyah, Tahfidz Al-qur’an, dan Mahad Aly STIKK (Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning). Ponpes ini didesain dengan konsep wisata sehingga indah dan juga asri. Fasilitas ponpes Annur ini cukup memadai. Seperti sistem pengajaran berbasis boarding schooll, asrama, laboratorium sains, laboratorium teknologi, perpustakaan dan lain sebagainya.
  • BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY

    BEASISWA : BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY


    BERBURU BEASISWA PASCA SARJANA (S2) STANDFORD UNIVERSITY

    Siapa yang tidak tahu dengan universitas terkemuka di dunia ini? Saya rasa, para pemburu beasiswa pasti tahu nih hehehe. Standford University merupakan universitas berbasis riset yang berada di Standford, California, Amerika Serikat di antara San Francisco dan San Jose di jantung lembah California.

    Baca juga: 5 Tips Produktif Utuk Menghabiskan Weekend di Rumah

    Stanford University adalah universitas bergengsi yang banyak di gandrungi oleh para pemburu beasiswa baik di dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk salah satu Universitas top dunia. Berada pada peringkat 2 terbaik dunia dalam daftar QS World University Rankings.

    Adapun program beasiswa untuk jenjang pasca sarjana adalah beasiswa Knight-Hennessyscholars. Dalam setiap tahunnya beasiswa ini menyediakan 100 sheet bagi para pelamar dari seluruh dunia (internasional), termasuk di dalamnya Indonesia.

    Baca juga: Lakukan 5 Tips Ini Sebelum Memasuki Dunia Perkuliahan

    Pilihan Program Studi Beasiswa Pasca Sarjana Standford:

    1. Fakultas Bisnis
    2. Fakultas Teknik
    3. Fakultas Kedokteran
    4. Fakultas Hukum
    5. Fakultas Pendidikan

    Fasilitas yang diberikan:

    1. Tunjangan biaya kuliah
    2. Tunjangan biaya hidup
    3. Tunjangan biaya akademis (keperluan kuliah seperti buku kuliah, dan lain sebagainya)
    4. Biaya transport penerbangan dari dan ke Standford

    Baca juga: 10 Tips Agar Betah Merantau Kuliah Tanpa Homesick

    Persyaratan Umum:

    1. Terbuka untuk para pelamar di seluruh dunia, termasuk di dalamnya Indonesia
    2. Lulusan sarjana (S1) tahun 2014-sekarang
    3. Memenuhi semua persyaratan akademis sesuai dengan program yang dipilih

    Persyaratan Kelengkapan Dokumen Beasiswa Pasca Sarjana Standford:

    1. Melakukan pendaftaran online
    2. Mengisi resume berupa data diri, pengalaman, bakat/minat, dan catatan akademis
    3. Menyertakan transkip nilai
    4. Tes TOEFL (100iBT atau 600PBT)
    5. Surat rekomendasi dari akademis dan profesional
    6. Essay pendek berjumlah 1000 kata (terkait pemaparan tentang tujuan pengambilan beasiswa)
    7. Vidio singkat ( maks. 2 menit)

    Baca juga: Membongkar Rahasia Tips Orang Sukses dalam Berkarir

    Informasi selengkapnya terkait pendaftaran, persyaratan kelengkapan dokumen seperti surat rekomendasi, essay, vidio dan lain-lain, bisa dilihat langsung melalui link di bawah ini:

    Baca juga: Tips Cara Kuliah di Universitas Al-Azhar

  • Pembentukan Karakter Anak Melalui Pendidikan Agama Islam

    Pembentukan Karakter Anak Melalui Pendidikan Agama Islam

    Pembentukan Karakter Anak Melalui Pendidikan Agama Islam – Halo sobat Shalaazz, Dewasa ini, pendidikan karakter pada anak menjadi hal yang sangat penting melihat banyaknya terjadi amoral baik dalam lingkungan masyarakat maupun pemerintah.

    Amoral adalah suatu kondisi di mana seseorang memiliki moral yang buruk atau tidak memiliki moral yang baik. Banyaknya kasus kriminalitas seperti pencopetan, pembegalan, pembunuhan, kasus-kasus korupsi, pelanggaran HAM, dan lain-lain. Hal ini mencerminkan semakin rusaknya karakter pada diri seseorang.

    Baca juga: Cara Mengajak Anak agar Mencintai Al-Qur’an

    Jika dibiarkan terus menerus maka kerusakan karakter bisa jadi mengakar dan diwariskan dari generasi ke generasi. Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut terjadi perlu dilakukan pencegahan sejak dini pada anak melalui pendidikan agama islam.  

    Mengajarkan pendidikan agama islam pada anak bisa dilakukan melalui pendidikan formal (lingkungan pendidikan/sekolah) dan informal (di lingkungan keluarga dan sekitarnya). Keduanya menjadi cara yang sangat efektif untuk menanamkan karakter yang baik pada anak apabila dioptimalkan dengan baik.  

    Ada 3 aspek yang menjadi tujuan pendidikan agama islam :

    1. Aspek Kognitif

    Yaitu pendidikan agama islam sebagai sarana mentransformasi ilmu pengetahuan dalam aspek keagamaan.

    2. Aspek Afektif

    Yaitu pendidikan agama islam sebagai sarana mentransformasikan nilai-nilai moral dan norma guna pembentukan sikap.

    3. Aspek Psikomotorik

    Yaitu pendidikan agama islam sebagai sarana pengendalian perilaku.   Mirisnya, pendidikan agama islam di lembaga formal hanya disampaikan sebagai sebuah ilmu pengetahuan tanpa pengaplikasian secara optimal. Di mana capaiannya hanya terfokus pada aspek kognitif yang mengutamakan nilai.

    Padahal 3 aspek di atas (Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik) seharusnya menjadi target yang dituju dan seimbang, agar tercipta karakter/kepribadian yang seutuhnya.   (Sumber : Jurnal Al-ulum)

  • 8 Program Beasiswa S1 yang Bisa Kamu Manfaatkan

    8 PROGRAM BEASISWA S1 YANG BISA KAMU MANFAATKAN

    8 Program Beasiswa S1 yang Bisa Kamu Manfaatkan – Halo sobat Shalaazz, berbagai masalah yang berkaitan dengan ekonomi di negeri ini, mau tidak mau muncul ke permukaan. Hal ini dipicu karena pemerataan ekonomi di Indonesia yang masih belum tuntas.

    Salah satu dampak nyata yang terjadi bisa kita lihat dari kualitas pendidikan. Jika kita amati, masih banyak sekali anak bangsa yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena terhalang masalah biaya. Namun, meski seperti itu keadaannya jangan lagi khawatir. Sekarang ini, cukup banyak lembaga yang menawarkan beasiswa S1 yang bisa kamu ikuti.

    Nah, ini dia 8 Program Beasiswa S1 yang bisa kamu manfaatkan :

    1. BEASISWA ASTRA

    Siapa nih yang nggak tahu perusahan Astra? Perusahaan besar bernama PT Astra International Tbk, ini bergerak di bidang Teknik. Perusahaan ini menyediakan sebanyak 2 macam beasiswa S1 untuk kamu para pengejar beasiswa loh. Pertama, beasiswa S1 yang diberikan khusus kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di Pulau Jawa. Diutamakan untuk mahasiswa yang mengambil jurusan Teknik, Psikologi, Ekonomi, Statistik, dan juga IT selama menempuh pendidikan di semester 2, 4, atau 6.

    Beasiswa yang diberikan yaitu berupa dana uang sebesar Rp. 5.000.000. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pelatihan untuk memperluas jaringan dengan para profesional-profesional Astra. Kedua, beasiswa S1 yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir untuk membantu biaya selama skripsi. Nah, cocok untuk kamu yang sedang berperang dengan skripsi nih hehehe. Beasiswa ini disalurkan melalui Yayasan Toyota Astra dengan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp. 250.000/bulannya. Selain itu, disediakan juga beasiswa untuk penelitian dan disertasi.

    2. DJARUM BEASISWA PLUS

    Ini nih, beasiswa yang sudah cukup populer di Indonesia. Untuk mahasiswa penerima beasiswa dari Djarum ini diberi nama Beswan Djarum. Para Beswan Djarum ini mendapatkan beasiswa selama satu tahun. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan berbagai pelatihan guna meningkatkan soft skill. Antara lain pelatihan Character Building, Leadership development, Nation Building, Competition Challenger, dan juga International Exposure. Keren kaaan? Hehehe

    3. BEASISWA SAMPOERNA FOUNDATION

    Beasiswa yang satu ini diberikan oleh PT HM Sampoerna Tbk, melalui Sampoerna Foundation. Salah satu kriteria penerima beasiswa ini adalah para mahasiswa yang memiliki kegigihan dan semangat yang tinggi untuk membangun negeri tercinta ini. Beasiswa yang diberikan berupa pembiayaan kuliah selama 4 tahun dan juga uang saku. Tidak hanya itu, namun para penerima beasiswa juga mendapatkan tunjangan biaya buku dan juga internet. Wah, mantap ya. Ayo, buruan kejar beasiswanya hehehe.

    4. BEASISWA ORBIT HASRI AIUNUN HABIBIE

    Dulu bernama Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT, sekarang berganti menjadi Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie sebagai penghargaan atas meninggalnya almarhumah Ibu Ainun Habibie. Yayasan ini sudah berdiri sejak tahun 1992. Beasiswa ini ada dua macam kategori yaitu reguler dan unggulan. Beasiswa reguler diperuntukkan untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi selama satu tahun.

    Beasiswa yang diberikan berupa dana sebesar Rp.750.000/bulan selama satu tahun ajaran. Sedangkan beasiswa unggulan diberikan kepada mahasiswa yang menempuh perguruan tinggi negeri dari awal semester sampai akhir. Beasiswa yang diberikan berupa biaya pendaftaran masuk kuliah, biaya pembayaran buku, biaya kost per bulan. Tidak hanya itu, kamu juga mendapatkan uang saku perbulan loh.

    5. BIDIK MISI

    Beasiswa bidik misi adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah RI melalui Dikti. Untuk jenjang D3, beasiswa diberikan salama menempuh pendidikan 6 semester. Sedangkan untuk jenjang D4, beasiswa diberikan selama menempuh pendidikan 8 semester.

    6. BBP-PPA

    Sama halnya dengan beasiswa Bidik misi, beasiswa ini juga diberikan oleh Pemerintah RI melalui Dikti. Penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai selama 2 semester yang diberikan antara semester 2-8. Bahkan, bagi yang mempunyai prestasi akademik sejak SMA maka bisa mendapatkan beasiswa ini sejak awal semester.

    7. BCA FINANCE

    Beasiswa BCA Finance ini diberikan kepada mahasiswa setelah melewati semester 2 perkuliahan. Beasiswa yang diberikan berupa dana sebesar Rp.3.000.000 yang diberikan sampai semester 8. Eits, tapi ada syaratnya loh teman-teman hehehe. Adapun persyaratan untuk bisa mendapatkan beasiswa ini yaitu untuk PTN mahasiswa memiliki IPK minimal 3,0 dan untuk PTS mahasiswa memiliki IPK minimal 3,4. Dan mahasiswa juga harus aktif dalam organisasi.

    8. BEASISWA BFI FINANCE

    BNI Finance tak hanya menawarkan beasiswa loh teman. Tapi juga menawarkan jaminan untuk bekerja di perusahaan BNI Finance sendiri. Serta berkesempatan menjadi peserta Management Trainee Program (MTP) BNI Finance. Beasiswa ini diperuntukkan untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan semester 4-8 untuk semua jurusan. Namun, jurusan Ekonomi diutamakan. Beasiswa yang diberikan berupa biaya kuliah sampai semester akhir, uang saku, subsidi buku, dan juga biaya tugas akhir.

    Nah, informasi beasiswa sudah. Tinggal action ya sobat. Selamat berjuang 🙂

  • Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda

    Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda


    Tips Menumbuhkan Gemar Baca dan Tulis pada Generasi Muda – Ada pepatah mengatakan “Dengan menulis maka kita akan dikenal dunia, dan dengan membaca maka kita akan mengenal dunia”. Ya, ini merupakan pepatah yang mempunyai makna sangat dalam. Dengan menulis maka akan dikenal dunia. Artinya bahwa semua orang akan mati, namun karyanyalah yang akan abadi. Dan dengan membaca maka akan mengenal dunia.

    Artinya bahwa ketika kita membaca maka sama halnya kita telah membuka jendela dunia dan akan mengenal dunia kita. Namun, budaya gemar membaca dan menulis sepertinya semakin lama semakin menurun. Kita lihat saja fenomena yang terjadi saat ini, mulai dari anak kecil saja sekarang lebih asyik bermain game dengan gadget canggihnya daripada membaca buku. Akhirnya, kebiasaan yang terus diulang-ulang tersebut akan terbentuk dan tertanam dalam diri hingga dewasa. Karena Habits is Power. Kebiasan yang diulang-ulang adalah sebuah kekuatan.

    Lalu, bagaimana caranya agar Budaya Membaca dan Menulis tetap dapat dilestarikan nantinya untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas akalnya. Ya, ini beberapa tips untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan melestarikan budaya Membaca dan Menulis.

    1. Melatih diri

        Dalam hal ini, melatih diri untuk menumbuhkan budaya gemar Membaca dan Menulis sangatlah perlu untuk dilakukan. Pada anak usia dini, melatih diri ini dengan tuntunan fan arahan dari orang tua. Baik orang tua di sekolah maupun di rumah. Pada anak usia dewasa, melatih diri ini diperankan oleh diri pribadi masing-masing. Dimana melatih sedikit demi sedikit untuk membiasakan membaca/menulis. Sehingga, waktu yang produktif tidak terbuang dan tergantikan dengan kebiasaan yang konsumtif.

    2. Membiasakan diri

        Dalam hal ini membiasakan untuk membaca/menulis juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan minat membaca dan menulis. Habit is power. Suatu kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang maka akan menjadi suatu kekuatan. Maka, biasakanlah untuk berani memulai. Mulai dari sekarang dan saat ini juga. Untuk anak usia dini, membiasakan diri ini dimulai dari anak masuk sekolah yang dituntun oleh orang tua dan guru. Sedangkan untuk orang dewasa, membiasakan diri ini dilakukan oleh masing-masing pribadi.

    3. Memaksa diri

        Memang cara ini terkesan seperti hal yang tragis hehehe. Tapi jangan salah, hal ini merupakan cara yang sangat ampuh. Karena memaksa diri sendiri untuk memulai, maka jika diulang-ulang akan membentuk suatu kebiasaan. Maka mulailah untuk memaksa diri untuk membaca/menulis.
    Selamat mencoba kawan 🙂
    Selamat menulis, maka kelak kamu akan dikenal dunia..
    Selamat membaca, maka kelak kamu akan mengenal dunia..
  • ENTREPRENEUR : Mengatasi Pengangguran dengan Entrepreneur

    ENTREPRENEUR : Mengatasi Pengangguran dengan Entrepreneur


    MENGATASI PENGANGGURAN DENGAN ENTREPRENEUR

    ENTREPRENEUR : Mengatasi Pengangguran dengan Entrepreneur– Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama satu menggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan.(Muh. Abdul Halim).
    Masalah pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sangat erat hubungannya dengan angka pengangguran yang jumlahnya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Dalam hal ini, masalah pengangguran bukanlah hal yang bisa disepelekan. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian. Karena pengangguran, kreativitas serta kinerja  hingga pendapatan masyarakat  pun akan berkurang sehingga akan menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah sosial lainnya.
    Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Kopertis Wilayah III pada Selasa, 26 Juni 2018 yang lalu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Intan Ahmad, Beliau telah menegaskan bahwa  isu  yang hingga kini yaitu gap berkisar antara lulusan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan penyerapan dunia kerja.
    Perguruan tinggi mengakui lebih dari 70% lulusannya siap kerja. Namun fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik 2016, kurang dari 50% lulusan perguruan tinggi yang bekerja. Lulusan Srata 1(S1), dan sederajat, hingga kini masih berada dalam tiga kategori penyumbang terbesar pengangguran di Indonesia.
    Melihat fenomena di atas, dalam hal ini untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya usaha nyata yang dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran lulusan S1/sederajat. Salah satu usaha nyata yang harus dilakukan adalah mengubah mindset/pola pikir mahasiswa sejak berada di bangku perkuliahan, dari mindset kerja menjadi mindset wirausaha/entrepreneur.

    PENYEBAB PENGANGGURAN DI INDONESIA :


    1. Tidak adanya motivasi untuk bekerja.

    Hal ini umumnya dikarenakan adanya sifat malas yang tersarang dalam diri seseorang. Dimana, waktu sehari-hari dihabiskan untuk tidak bekerja dan berlalu begitu saja tanpa menghasilkan apa apa. Harus ada motivasi dari dalam diri sendiri untuk bekerja agar dapat mengilangkan sifat malas tersebut. Jadi, orang yang seperti ini harus diberikan motivasi dan dorongan sehingga timbul niat untuk bekerja.
    2. Jumlah pencari kerja meningkat, namun lapangan kerja menyempit.
    Besarnya lapangan kerja relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah pencari kerja. Jika jumlah pengangguran dari tahun ke tahun terus meningkat, tentu akan mengakibatkan kemunduran dalam perekonomian yang selama ini terus kita bangun.
    Nah, jadi 2 hal tersebutlah yang menjadi alasan kuat tingginya angka pengangguran di Indonesia. Karena sulit mencari pekerjaan setelah sekian lama melamar, dan hasilnya nihil, akhirnya membuat si pelamar merasa apatis. Mereka lupa bahwa sebenarnya bekerja tidak hanya di perusahaan ataupun menjadi PNS. Banyak bidang pekerjaan lain disekitar mereka. Atau mencoba membuat usaha sendiri akan lebih baik.

    Berikut ini terdapat pertanyaan penting menentukan jenis usaha, antara lain;

    1) Jenis usaha apa yang akan dijalani ?
    2) Apa tujuan usaha ini?
    3) Apa alasan untuk memulai usaha ini?
    4) Jenis produk atau jasa apakah yang akan dijalani ?
    5) Apa aplikasi dari usaha itu?
    6) Apa yang membuat tertarik untuk mengembangkan usaha ini?
    7) Apakah memakai produk atau jasa ini masih ada keterkaitan dengan produk lain?
    8) Kapan produk dari usaha ini akan tersedia?
    9) Siapa yang menjadi target pasar ?
    10) Siapa pesaing ?
    11) Bagaimana membuat produk agar berbeda dari produk pesaing?
    12)  Apakah sudah siap dengan tim manajemen yang diperlukan?
    Salah satu Politikus Indonesia yakni Fadel Muhammad pada tahun 1992 mengemukakan “Bahwa ada 7 ciri-ciri identitas yang  paling melekat pada diri seorang wirausaha.Catat!
    1) Kepemimpinan
    Adalah faktor kunci bagi seorang wirausaha.  Dengan skill yang diunggulkan atau lebih menonjol  di bidang kepemimpinan, maka seorang wirausaha akan sangat memperhatikan orientasi pada sasaran, hubungan kerja/ personal dan efektivitas.  Pemimpin yang selalu mengacu pada ketiga faktor di atas, senantiasa tampil hangat, mendorong pengembangan karir stafnya, disenangi bawahan, dan selalu ingat pada sasaran yang hendak dicapai.
    2) Inovasi
    Tak bisa ditolak lagi, bahwa Inovasi selalu membawa perkembangan, kemajuan serta membawa perubahan ekonomi, demikian dikatakan oleh Joseph Schumpeter.  Teori Schumpeter merangsang seseorang untuk berinovasi. Inovasi yang dimaksud bukanlah suatu temuan yang luar biasa, tetapi suatu temuan yang menyebabkan berdayagunanya sumber ekonomi ke arah yang lebih produktif.
    3) Cara Pengambilan Keputusan
    Menurut ahli kedokteran mutakhir terdapat perbedaan signifikan  antara fungsi otak kiri dan otak kanan.  Otak kiri berfungsi menganalisis atau menjawab pertanyaan-pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana.  Otak kanan berfungsi melakukan pemikiran kreatif tanpa didahului suatu argumentasi. Otak kiri dan otak kanan senantiasa digunakan secara bersama-sama.Perlu diketahui, bahwa  Setiap orang berbeda  dalam tekanan penggunaan kedua otak yakni ota kiri dan otak kanan.  Ada yang cenderung didominasi otak kiri dan sebalinya ada orang yang didominasi oleh otak kanan.
    4) Sikap Tanggap untuk melakukan Perubahan
    Sikap tanggap wirausahawan terhadap perubahan relatif lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain.  Setiap perubahanyang dilalui seorang wirausahawan yang dianggap mengandung peluang  masukan dan rujukan terhadap pengambilan keputusan.
    5) Bekerja Ekonomis dan Efisien
    Seorang wirausaha mengerjakan kegiatannya dengan gaya yang smart (cerdas, pintar, bijak) bukan bergaya seorang mandor. yang selalu bekerja keras, ekonomis dan disiplin, untuk  mencapai hasil maksimal.
    6) Visi Masa Depan
    Visi itu diibaratkan sebuah benang merah yang tidak bisa terlihat lalu ditarik sejak awal hingga keadaan yang terakhir. Visi pada hakikatnya merupakan pencerminan komitmen kompetensi  konsistensi.
    7) Sikap Terhadap Resiko
    Seorang wirausaha adalah penentu resiko dan bukan sebagai penanggung resiko. Dalam hal ini penerapan inovasi merupakan usaha kreatif untuk memperkecil kemungkinan terjadinya resiko.
  • ILMU PARENTING Siapkan generasi yang berkualitas

      
    ILMU PARENTING Siapkan generasi yang berkualitas
    ILMU PARENTING Siapkan generasi yang berkualitas 
    Dewasa ini, ilmu parenting memang sangat dibutuhkan bagi seorang calon ibu dan calon ayah. Memang, jika dikata usia kita masih sangat muda. Namun, tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan sedini mungkin untuk perbanyak ilmu parenting kita guna mendidik calon anak agar menjadi generasi yang cerdas dan berkualitas tentunya.

       Nah, jadi aku mau berbagi sedikit tips bagaimana menjadi calon orang tua yang baik bagi generasi penerus kita nanti. Ini beberapa tips yang aku dapat setelah mengikuti kajian beberapa hari kemarin.
    Beberapa tips cara mendidik anak yang diajarkan oleh nabi kita Ibrahim AS.

    1. Jangan jauhkan anak dari masjid

         Cara pertama mentarbiyah anak adalah mencari, membentuk biah yang shalihah. Representasi biah, lingkungan yang shalihah bagi Nabi Ibrahim Baitullah [rumah Allah], dan kalau kita adalah masjid [rumah Allah]. Maka, kita bertempat tinggal dekat dengan masjid atau anak-anak kita lebih sering ke masjid, mereka mencintai masjid. Bukankah salah satu golongan yang mendapat naungan Allah di saat tidak ada lagi naungan adalah pemuda yang hatinya cenderung kepada masjid.

    2. Ajarkan anak untuk mendirikan sholat

        Cara kedua adalah mentarbiyah anak agar mendirikan shalat. Mendirikan shalat ini merupakan karakter umat Muhammad saw sebagaimana yang uraian di atas. Nabi Ibrahim bahkan lebih khusus di ayat yang ke-40 dari surat Ibrahim berdoa agar anak keturunannya tetap mendirikan shalat. Shalat merupakan salah satu pembeda antara umat Muhammad saw dengan selainnya. Shalat merupakan sesuatu yang sangat penting, mengingat Rasulullah saw memberikan arahan tentang keharusan pembelajaran shalat kepada anak. suruhlah anak shalat pada usia 7 tahun, dan pukullah bila tidak shalat pada usia 10 tahun. Rasulullah saw membolehkan memukul anak di usia 10 tahun kalau dia tidak melakukan shalat dari pertama kali disuruh di usia 7 tahun. Ini artinya ada masa 3 tahun, orang tua untuk mendidik anak-anaknya untuk shalat. Dan waktu yang cukup untuk melakukan pendidikan shalat.

    3. Ajarkan anak untuk menjaga pergaulan

        Cara ketiga adalah mentarbiyah anak agar disenangi banyak orang, seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah saw: “Berinteraksilah dengan manusia dengan akhlaq yang baik.” [HR. Bukhari]. Anak kita diberikan cerita tentang Rasulullah saw, supaya muncul kebanggaan dan kekaguman kepada nabinya, yang pada gilirannya menjadi Rasulullah menjadi teladannya. Kalau anak kita dapat meneladani Rasulullah saw berarti mereka sudah memiliki akhlaq yang baik karena—sebagaimana kita ketahui—Rasulullah memiliki akhlaq yang baik.

    4. Arahkan anak untuk memiliki life skill

    Cara keempat adalah mentarbiyah anak agar dapat menjemput rezki yang Allah telah siapkan bagi setiap orang. Anak ditarbiyah untuk memiliki life skill [keterampilan hidup] dan skill to life [keterampilan untuk hidup]. Rezki yang telah Allah siapkan Setelah itu anak diajarkan untuk bersyukur.

    5. Ajarkan anak untuk mempertebal iman

    Cara kelima adalah mentarbiyah anak dengan mempertebal terus keimanan, sampai harus merasakan kebersamaan dan pengawasan Allah kepada mereka.

    6. Ajarkan anak untuk saling menghormati

    Cara keenam adalah mentarbiyah anak agar tetap memperhatikan orang-orang yang berjasa—sekalipun sekadar doa—dan peduli terhadap orang-orang yang beriman yang ada di sekitarnya baik yang ada sekarang maupun yang telah mendahuluinya.
     Nah, sebagai calon orang tua yang baik mari kita sama-sama belajar menerapkan ilmu parenting. Siapkan bekal yang cukup dan mumpuni mulai dari sekarang, agar kelak tidak salah dalam mendidik dan mengajarkan kepada anak. Jadikan generasi penerus kita sebagai generasi yang cerdas dan berkualitas, tentunya dimulai dari calon orang tua yang cerdas pula. Semangatt belajar kawan, ayoo perbanyak bekal kita 🙂
    Sumber : dakwatuna.com