Tag: motivasi belajar

  • Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? Simak Ulasan Lengkapnya

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar?

    Sebenarnya Apa Tujuan Belajar? – Belajar. Pasti setiap orang pernah melakukan yang namanya “Belajar”. Belajar mengaji, belajar bahasa, belajar matematika, dan belajar-belajar pengetahuan lainnya yang ada di dunia ini. Belajar memiliki definisi yang beragam. Tapi satu. iIntinya, belajar adalah suatu kegiatan memperkaya pengetahuan diri sendiri, yang nantinya dapat digunakan untuk kebaikan sesama maupun diri sendiri. Sedangkan menurut KBBI sendiri, belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.

    Baca juga: 4 Tips Belajar Efektif

    Perlunya Strategi yang Edektif dalam Belajar

    Belajar tidak terpaku harus dilakukan di sekolah atau tempat-tempat lembaga pendidikan sejenis lainnya. Belajar bisa dilakukan di taman, perpustakaan, atau di rumah sekalipun. Karena hakikatnya, belajar bukanlah perihal tempat duduk dimana kita berada, tapi belajar adalah perihal ilmu yang kita pelajari, dan bagaimana kita menyiapkan strategi atau persiapan agar dapat membuat ilmu itu berguna dan bermanfaat.
    Waktu belajar juga tidak harus terpaku sekian jam, sekian menit, atau sekian detik. Belajar dapat dilakukan kapanpun saat kita mau. Tetapi, lebih baik selagi ada waktu teruslah untuk belajar. Karena dengan belajar kita tidak akan merugi, dan dengan belajar kita memiliki bekal untuk berbagi.
    Umur, sejatinya tidak menghalangi seseorang untuk terus belajar. Ada seorang nenek di Jepang, bernama Masako Wakamiya berusia 82 tahun yang mempelajari ilmu koding. Mengapa ia mempelajari itu? Itu semua berawal dari permintaan nenek yang pensiun sebagai pegawai bank ini, yang meminta beberapa developer untuk dibuatkan game untuk para manula. Karena tidak ada yang tertarik untuk memenuhi permintaannya, lalu nenek Wakamiya mengambil keputusan untuk membuat sendiri game tersebut. Sebuah keputusan yang terlihat seperti tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang nenek berusia 82 tahun. Tapi kenyataannya, tidak seperti yang diperkirakan.

    Alasan Kuat Mengapa Kalian Harus Belajar

    Namun, hal yang masih menjadi tanda tanya sekarang adalah, mengapa kita harus belajar? Dan apakah belajar itu dapat berguna untuk kehidupan kita? Sebetulnya, semua pertanyaan tersebut dapat terjawab ketika kita mau untuk mencoba memulai belajar. Mungkin sebelumnya terpaksa. Tapi dari keterpaksaan itulah, nantinya akan timbul rasa “candu”, yang kemudian akan menjadi suatu kebiasaan yang sulit untuk dilepas. Tujuan belajar intinya adalah supaya kita mengenal ilmu, supaya kita bisa untuk melakukan, dan menciptakan sesuatu. Yang dimana dari melakukan dan menciptakan sesuatu inilah, nantinya bisa berguna untuk menjadi ladang kebaikan untuk diri kita pribadi maupun orang lain. Berguna atau tidak untuk kehidupan kita? Tentunya berguna sekali.
    Seperti misalnya ilmu matematika. Tanpa perhitungan matematika, mungkin pakaian yang kita pakai saat ini tidak akan jelas ukurannya. Begitu pula dengan rumah. Tanpa perhitungan yang benar, rumahpun bisa berbentuk tak teratur dan tentunya tak enak untuk dipandang. Selain itu, ada juga ilmu agama. Agama berperan penting sekali dalam kehidupan kita. Bagaimana tidak? Dunia pada hakikatnya adalah tempat kita mengumpulkan bekal untuk kembali ke kampung akhirat nanti. Tanpa ilmu agama, hidup kita bisa saja sia-sia karena tak memiliki pedoman yang jelas. Jadi, yakin masih enggan untuk belajar?
  • Motivasi: You Have a Choice of Chance for a Change

    Motivasi: You Have a Choice of Chance for a Change

    Motivasi: You Have a Choice of Chance for a Change– Dalam menjalani hidup di dunia tentu kita sering menjumpai apa yang disebut dengan pilihan. Karena semua hal yang kita jalani berawal dari pilihan. Sebuah motivasi for a change tidak bisa hanya sebatas untaian kalimat indah saja. Melainkan harus diterapkan. Karena you have a choice of chance.
     
     
    Misalnya untuk memilih sekolahan favorit, Universitas favorit, dan masih banyak lagi pilihan-pilihan yang ada di hidup ini tergantung diri pribadi menjalaninya. Setiap pilihan yang ada, pasti ada yang namanya kesempatan.
     
    Apapun pilihan yang kita tentukan terhadap kesempatan yang ada akan memberi perubahan dalam laku kehidupan yang kita jalani. Misalnya saat dihadapkan antara setelah lulus kemudian bekerja atau lanjut sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu apabila di hadapkan kedua pilihan tersebut kita akan bingung. 
     
    Tetapi, di antara kedua pilihan tersebut memiliki perbedaan. Hal tersebut bisa kita rasakan setelah menentukan pilihan di antaranya. Baca juga: IQ jongkok? Jangan Khawatir. Berikut Ulasannya!
     
    Apabila kita memilih dunia kerja otak kita tersetting untuk terus menumpuk kekayaan. Sebab, konsep berpikir kita mempunyai uang di genggaman itu menyenangkan. Sedangkan kuliah. 
     
    Tidak menghasilkan uang. Malah justru menghabiskan uang untuk bayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) setiap semesternya. Tetapi kesempatan berpihak pada orang-orang yang mempunyai semangat untuk menuntut ilmu. 
     
    Posisi stack akan didapati oleh orang-orang yang hanya dalam keadaan zona nyaman menjalani roda kehidupannya. Namun lain halnya dengan orang-orang yang menentukan pilihannya terhadap kesempatan yang ada akan memberikan perubahan dengan sentuhan-sentuhan keberanian melampaui zona nyaman yang ada.
     

    Bermetamorfosis Laksana Ulat

    Perubahan ada bersama dengan orang-orang yang cerdas dalam menentukan pilihan, dan cerdas dalam memanfaatkan setiap kesempatan. Semua konsekuensi dalam menetapkan pilihan akan berdampak pada perubahan yang ada dalam hidup kita selanjutnya. Tergantung kesiapan dan kematangan kita saat di hadapkan dengan perubahan yang terjadi. Seperti halnya ulat. 
     
    Ulat bermetamorfosis secara sempurna. Dari bentuk yang sebagian orang menganggap buruk, menjijikan. Sampai menjadi bentuk yang indah bernama kupu-kupu. Semua yang dijalani si ulat tentu tidak instan. Dari cacian, cemoohan, dan pengucilan sebelum sampai kepada puncak perubahan sudah biasa.
     
     
    Karena mereka hanya sebagai penikmat keindahan, bukan pejuang proses. Jadi, semua pilihan, kesempatan, dan perubahan ada di tangan kita bukan pada orang lain. Semua hal-hal yang berdampak dan berpengaruh dalam hidup kita semua kita yang menjalaninya. 
     
    Seperti yang sudah disampaikan di atas, konsekuensi atas pilihan yang kita ambil akan berpengaruh pada kehidupan selanjutnya. You have a choice of chance for a change. 
     
    Maka tetapkan pilihan kita untuk melangkah mencari yang baik dan terbaik untuk kehidupan kita dan berguna untuk semua orang. Yes, You can!

    Baca juga: Resolusi Menggapai Beasiswa (Sebuah Motivasi)