Tag: kuliah

  • 10 Prospek Kerja Jurusan Gizi Yang Menggiurkan

    10 Prospek Kerja Jurusan Gizi Yang Menggiurkan

    Saat ini jurusan gizi seperti sedang naik daun lho sobat shalaazz, pasalnya jurusan gizi ini digadang – gadang sebagai jurusan dengan prospek kerja yang menggiurkan baik lulusan akademik maupun vokasi. Menjadi lulusan jurusan gizi gak terbatas hanya jadi ahli gizi rumah sakit atau tenaga gizi Puskesmas saja lho. Apa saja Prospek kerja jurusan gizi nanti setelah lulus ? Yuk simak !

    1. Staf penjamin mutu di Industri Makanan dan Minuman

    Prospek kerja jurusan gizi yang menggiurkan pertama adalah menjadi staf penjamin mutu di Industri makanan dan minuman. Kenapa ahli gizi bisa kerja disini ? Jawabnya karena kuliah jurusan gizi tidak hanya sekadar mempelajari zat gizi makanan, tapi juga akan mempelajari sampai ke ilmu keamanan makanan dan kualitas mutu makanan. Di sini kamu bisa berprofesi sebagai Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). Salah satu industri makanan dan minuman bergengsi yang sudah memakai jasa ahli gizi di Indonesia adalah Aaerofood ACS.

    2. Perencana menu dan gizi di berbagai perusahaan

    Ada banyak perusahaan di Indonesia yang sudah menyadari penuh dengan kesehatan karyawannya bahkan sampai ke asupan gizinya lho. Salah satunya ada perusahaan tambang. Perusahaan tambang menjadi prospek kerja jurusan gizi yang menjanjikan tentunya karena perusahaan umumnya akan memberikan banyak asuransi dan gaji yang optimal. Yakin gak mau kuliah di jurusan gizi nih ?

    3. Peneliti Gizi di berbagai lembaga penelitian gizi dan kesehatan

    Saat ini ahli gizi selalu dilibatkan dalam upaya – upaya pemecahan masalah di Indonesia. Riset yang berkaitan dengan masalah gizi tentunya menjadi prospek kerja jurusan gizi yang tidak kalah menarik. Kamu bakal bergabung dengan senior yang profesional dan semakin ilmiah. Untuk jadi peneliti kamu wajib banget nih untuk lanjut lagi kuliah S2 dan S3 Gizi luar negeri atau dalam negeri

    4. Konsultan Gizi di Pusat Kebugaran (Gym)

    Pusat kebugaran di Indonesia juga sudah melirik ahli gizi untuk menjadi bagian dari mereka. Kuliah di jurusan gizi juga ada bidang gizi olahraga. So, buat kamu yang aktif di bidang olahraga, bisa nih menjadikan kesempatan ini sebagai prospek kerja jurusan gizi.

    5. Menjadi Enumerator pada riset kesehatan

    Pernah lihat hasil penelitian di skripsi, jurnal ataupun artikel yang menuliskan data riskesdas ? Nah itu salah satu hasil riset yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan, salah satunya tenaga gizi yang direkrut oleh Kementerian Kesehatan RI secara berkala.

    6. Pengusaha di bidang makanan dan minuman

    Kuliah di jurusan gizi juga mempelajari mata kuliah kewirausahaan lho, nah ini tentunya bakal menjadi bekal buat kamu yang suka bisnis di bidang makanan dan minuman. Kalau produk makanan dijual langsung oleh ahlinya duhh siapa yang bisa nolak sih, udah enak plus sehat pula.

    7. Konten Creator Gizi

    Era millenial dan New normal ini konten terkait kuliner sedang menjadi primadona. Banyak orang yang mencari tips memasak di sosial media. Kebayangkan kalau yang bikin konten adalah seorang ahli gizi. Kalau kamu mau menjadikan diri kamu bergerak di bidang ini, tentunya harus menjadi orang yang kreatif agar memberikan manfaat yang benar bagi masyarakat luas. Ini akan jadi prospek kerja jurusan gizi yang menjanjikan dimasa depan.

    8. Pegawai Negeri Sipil

    Kamu bermimpi menjadi tenaga pelayan kesehatan yang bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) ? Kuliah di jurusan gizi bisa mengantarkan kamu kesini. Cek saja saat pelaksanaan CPNS maka formasi ahli gizi dari D3 D4 dan S1 Gizi ada tersebar banyak di seluruh kecamatan di Indonesia. Wah prospek kerja jurusan gizi terbuka lebar untukmu.

    9. Tenaga Kontrak Gizi

    Malas terikat kerja selamanya ? Maka kamu bisa memilih menjadi tenaga pelayanan kesehatan gizi kontrak baik di rumah sakit maupun puskesmas. Pemerintah daerah sering sekali membuka lowongan gizi sesuai dana daerah.

    10. Buka Praktek Layanan Gizi Mandiri

    Masyarakat dari berbagai kalangan saat ini sudah sangat menyadari betapa pentingnya ahli gizi dalam menjalankan diet harian mereka. Atas alasan privasi biasanya seseorang membutuhkan ahli gizi yang bisa memberikan pelayanan ini. Praktek layanan gizi mandiri bisa dibuka tentunya setelah kamu menyelesaikan pendidikan profesi gizi (RD).

    Nah sebenarnya masih banyak sekali prospek kerja jurusan gizi yang membuat kamu gak perlu khawatir bagaimana masa depanmu nanti. Karena yang tertulis di laman Shalaazz ini aja sudah 10, pasti masih banyak lagi profesi ahli gizi diluar sana. Udah yakin kan kuliah di jurusan gizi ?

  • Kuliah  D1, D2, D3, S1, S2, S3 Ada Berapa Semester?

    Kuliah D1, D2, D3, S1, S2, S3 Ada Berapa Semester?

    Kuliah  D1, D2, D3, S1, S2, S3 Ada Berapa Semester?
    Kuliah D1, D2, D3, S1, S2, S3 Ada Berapa Semester?

     
     
    Kuliah  D1, D2, D3, S1, S2, S3 Ada Berapa Semester?– Adik-adik yang masih SMP dan SMA atau yang SMK dan mau melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas masih adakah yang bertanya-tanya “S1 itu berapa lama sih?”. “Kalau D3 itu berapa tahun?”, “S2? S3?”. Nah mimin mau berbagi sedikit pengetahuan nih supaya teman-teman bisa tahu berapa lama kalian akan kuliah nanti, so cekidot!!!

    1.     Diploma Satu (D1), gelar Ahli Pratama (AP)

    Normal lama tempuh D1 adalah 1 tahun alias 2 semester, dan wajib menempuh sekitar 32 sks.
    Contoh gelar : A.P.Kom (Ahli Pratama Komputer)

    2.     Diploma Dua (D2), gelar Ahli Muda (A.Ma)

    Normal lama tempuhnya D2 ialah 2 tahun alias 4 semester, dan menyelesaikan sekitar 64 sks.
    Contoh gelar : A.Ma.Pd (Ahli Muda Pendidikan)

    3.     Diploma Tiga (D3), gelar Ahli Madya (A.Md)

    Normal lama tempuh D3 selama 3 tahun alias 6 semester, sekitar 112 sks wajib dilewati.
    Contoh gelar : A.Md.Keb (Ahli Madya Kebidanan)

    4.     Diploma Empat (D4), gelar Sarjana Sains Terapan (S.St)

    Normal lama tempuh untuk D4 yaitu 4 tahun aliah 8 semester, dan harus lulus 144-160 sks.
    Contoh gelar : S.St.Kom (Sarjana Sains Terapan Komputer)

    5.     Strata Satu (S1), gelar sesuai jurusan yang diambil

    Normal lama tempuh S1 adalah 4 tahun, namun bagi mahasiswa jenius biasanya mampu menyelesaikan S1 dalam waktu 3,5 tahun saja. Maksimal 7 tahun atau 14 semester untuk lulus dari S1, karena jika belum lulus juga akan terkena DO(Drop Out). Sks yang harus ditempuh sama seperti D4 yaitu 144-160 sks, yang membedakan S1 dan D4 adalah cara belajarnya dimana lulusan D4 lebih siap untuk bekerja karena teori hanya 40% dan 60% untuk praktek. Lalu gelar mereka juga berbeda, namun pada kenyataannya walau sudah disetarakan tetap saja di persaingan kerja jauh lebih diperhitungkan lulusan S1.
    Contoh gelar : S.E.,S.Kom.,S.Sos.,S.T. (sesuai dengan jurusan yang diambil)

    6.     Strata Dua (S2), gelar sesuai jurusan yang diambil

    Normal lama tempuh S2 ialah 2 tahun alias 4 semester, dengan jumlah sks 36 saja. Sama seperti S1 jika anda jenius maka akan bisa menyelesaikan hanya dalam waktu 1,5 tahun saja, lalu batas maksimal waktu kuliahnya adalah 4 tahun alias 8 semester karena kalau belum lulus juga akan terkena DO.
    Contoh gelar : M.Pd.,M.E. (sesuai dengan jurusan yang diambil)

    7.     Strata Tiga (S3), gelar Doktor (Dr)

    Normal lama tempuh untuk S3 yaitu 3 tahun alias 6 semester, lalu jika jenius maka anda dapat menyelesaikannya dalam waktu 2,5 tahun saja. Untuk S3 tidak ada batas maksimal waktu tempuhnya, jumlah sks untuk S3 adalah sekitar 40 sks.
    Bagaimana sudah ada bayangan mau kuliah sampai tingkat apa? Semoga membantu ya, sampai ketemu di artikel selanjutnya. Salam pendidikan!

    Pelatihan sebagai alat ukur kita terus belajar untuk memperbaiki diri dan melakukan yang terbaik demi menitih masa depan yang cemerlang#penamilennials #pendidikan #shalaazz

    — Pena Millennials | Shalaazz (@penamillennials) November 15, 2019

  • Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand?

    Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand?
     
     

    Mengapa Memilih Kuliah di Thailand? Bagaimana Mendapat Beasiswa di Thailand? – Halo Sobat shalaazz, Thailand negeri gajah putih adalah salah satu pilihan negara untuk kita merantau kuliah di luar negeri, tapi bagaimana kita bisa yakin untuk memilih Thailand? Mengapa harus Thailand? Lalu bagaimana cara bisa dapat beasiswa di sana? Yup mari kita simak jawabannya, cekidot!!  

    Mengapa Kita Harus Pilih Negara Thailand?

    Ini beberapa alasan yang bisa menguatkan dan meyakinkan kamu untuk pilih Thailand :    

    1. Kualitas pendidikan dan dosen di Thailand masih lebih bagus dari Indonesia.
    2. Beasiswa untuk kuliah di Thailand sangat banyak, kampus-kampus di Thailand seakan dengan sengaja menyediakan program beasiswa apalagi untuk orang-orang yang berasal dari wilayah ASEAN.
    3. Persyaratan beserta birokrasi yang bisa dibilang terjangkau bahkan jika dibandingkan dengan mendaftar beasiswa di dalam negeri.
    4. Biaya hidup di Thailand kurang lebih sama dengan biaya hidup di negara kita tercinta yaitu Indonesia.
    5. Lokasi tidak terlalu jauh dari Indonesia jadi dapat mengunjungi keluarga dalam kurun waktu setahun sekali.
    6. Makanan yang lezat dan masih cocok dengan lidah orang Indonesia, walau masih harus hati-hati dalam memilih makanan bagi yang muslim karena masih banyak makanan yang tidak halal. Jadi yang teliti ya sebelum makan.
    7. Orang Thailand yang begitu ramah, hangat, dan sopan. Mirip seperti perilaku orang Indonesia.  
    8. Banyak tempat untuk berwisata di Thailand.

    Bagaimana Mendapatkan Beasiswa Di Thailand?

    1. Tingkatkan kemampuan berbahasa Inggris kamu, karena score TOEFL atau IELTS memiliki standar sesuai masing-masing beasiswa dan menjadi syarat penting dalam pendaftaran beasiswa.
    2. Mengikuti berbagai kegiatan sosial sebagai pengalaman seperti volunteer, seminar, pengurus komunitas dll
    3. Tidak ada kata menyerah, gagal? Coba lagi, karena banyak beasiswa yang tersedia. Tinggal kita yang harus rajin mencarinya.
    4. Minta restu dan doa kedua orang tua dan saudara kandung. Khususnya Bunda, karena semua akan lancar jika mereka mendukung.
    5. Persiapkan kesehatan dan perbanyak teman kalau perlu cari teman yang memang orang Thailand jadi kamu bisa tahu apa saja yang akan kamu hadapi jika tinggal disana nanti.

      Semoga ulasan singkat dari mimin bisa diterima, dan bisa membantu teman-teman yang masih bingung mau kuliah kemana.