Tag: pendidikan Indonesia

  • Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang

    Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang

    Pendidikan Proses Terbaik Menuju Kehidupan Cemerlang– Halo sobat Shalaazz, Menjadi seorang Mahasiswa/Mahasiswi merupakan dambaan bagi kebanyak orang terlebih karena tuntutan dari negara agar terciptanya generasi yang berpegetahuan dan berwawasan luas, maka pendidikan menjadi prioritas terpenting untuk mewujudkannya.   

    Namun, tak banyak dari kalangan kita yang sadar dan memahami tentang arti penting dari pendidikan itu sendiri. Terkadang, kita sekolah atau kuliah hanya karena dorongan ingin menuntaskan pendidikan atau sebagai sarana untuk memenuhi persyaratan dalam pekerjaan kita. Berupa IJAZAH, atau justru hanya sebagai wadah bagi kita untuk menunggu kapan jodoh akan datang.

    Berproses Menuju Kehidupan Cemerlang Melalui Jalur Pendidikan

    Padahal sejatinya ruh dari pendidikan sendiri merupakan proses yang menghubungkan pemikiran, tindakan dan karakter kita agar kita bisa menyikapi setiap problema kehidupan dengan baik. Nah, berbicara tentang Proses, tentu membutuhkan waktu yang cukup, bukan waktu yang lama atau bahkan instan.

    Baca juga: Membangun Karakter dalam Pendidikan-Character Building

    Proses akan menjadi baik saat kita menyikapinya dengan baik. Proses akan menjadi lambat saat kita menyikapinya dengan lambat. Dan proses akan menjadi cepat saat kita menyikapinya dengan terarah dan terstruktur. Dalam hal ini bukanlah proses cepat dan instan, karena semuanya tergantung dari cara kita untuk menyikapinya. Dan disinilah peran penting pendidikan itu masuk untuk mendewasakan manusia agar berproses menjadi insan berakhlak mulai sebagaimana yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dengan tauladan akhlak yang sangat mulia.

    Terbentur, Terbentur, dan Terbentuk

    Intan, permata dan mutiara menjadi begitu indah karena menjalani sebuah proses. Bagaimana proses itu akan berjalan dan mengalir, disitulah akan menemukan yang namanya hasil. Kupu-kupu bisa menjadi cantik dan indah dipandang juga karena proses yang panjang dan berliku. Berawal dari sebuah ulat yang menjijikkan, kemudian berproses menjadi kepompong.

    Baca juga: Pendidikan Karakter (Pembentukan Karakter Pada Anak Melalui Pendidikan Agama Islam)

    Nah saat ulat tersebut berproses menjadi kepompong, ia harus tinggalkan semuanya. Dia mengurung diri menahan untuk melihat keindahan dunia selama beberapa minggu. Hingga akhirnya ia bisa menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dan indah mempesona. Dan ketika menjadi kupu-kupu ia bisa terbang bebas dan melihat keindahan dunia. Itulah proses  

    Melihat dari Berbagai Sudut Pandang

    Sama halnya dengan pendidikan. Mungkin saat ini kita merasa saat mencari ilmu/sekolah/kuliah sangat membosankan, melelahkan, malas dan sebagainya sebagai kendala kita untuk belajar. Tetapi ketika kita sudah bisa menikmati indahnya sebuah proses tersebut, kelak kita akan sangat merindukan masa-masa saat dimana kita kesulitan dalam mencari ilmu.

    Untuk itulah sobat Shalaazz harus tetap nikmati proses itu dengan pemikiran terbaik, dengan langkah terbaik dan dengan tindakan terbaik. Maka kelak Insya Allah sebuah proses yang kamu jalani akan menghasilkan buah terbaik, karena proses tidak pernah menghianati hasil. Wallahu a’lam bish-showab

    Editor: Andrian Kukuh Pambudi

  • Cara Membagi Tugas, Break Down You’re Task

    Cara Membagi Tugas, Break Down You’re Task

    Tugas menjadi salah satu kewajiban yang harus diselesaikan oleh setiap individu. Entah itu tugas dalam dunia pendidikan, pekerjaan, bisnis, bahkan sampai dunia rumah tangga. Tugas datang dengan berbagai cara. Ada yang datang secara berkala, ada juga yang datang di saat waktu tertentu saja.  Akan tetapi, tugas yang datang secara bertubi-tubi seringkali membuat kita bingung, cemas, panik bahkan tak sedikit diantara kita mengalami stress dan depresi. Nah…. bagi kamu yang sering merasakan hal demikian, dan masih merasa bingung ketika harus mengelola dan mengendalikan tugas-tugasmu. Ada beberapa tips yang bisa kamu aplikasikan, agar kamu bisa break down tugas-tugasmu.

    Apa sih tips nya? Yuk, langsung saja simak penjelasan berikut !

    1. Lakukan brainstroming

    Tugas yang tercecer dimana-mana, sering kali membuat kamu merasa kesulitan dan bingung ketika harus memulainya dari mana. Ketika semua tugas menumpuk dan bercampur aduk dengan tugas-tugas lainnya, kamu akan merasa kewalahan untuk mengerjakan tugas-tugas berikut. Agar kamu dapat mengendalikan semua tugas-tugas mu, kamu harus menulis semua agenda dan tugas yang harus dikerjakan. Semua agenda tersebut bisa kamu tulis di dalam buku, catatan, memo, bahkan catatan yang terdapat di aplikasi handphone.

    2. Breakdown tugas

    Nah, setelah semua tugas kamu tulis di dalam satu catatan besar. Kamu dapat mengelompokkan semua tugas ke dalam kelompok-kelompok kecil. Kemudian, memilah tugas-tugas tersebut dari yang paling kompleks hingga paling detail. Misalnya kamu mendapat tugas kuliah untuk menulis resume dan mengerjakan latihan soal. Kamu dapat mengelompokkan kedua tugas tersebut, dalam satu kelompok. Karena keduanya memiliki karakter yang masuk kedalam satu bidang yang sama. Break down tugas ini bisa membantu mu mengukur dan mengelola tugas-tugas yang harus dikerjakan.

    Baca juga: Perhatikan Hal Berikut, 4 Tips Belajar Efektif

    3. Priority scale

    Langkah selanjutnya adalah membuat skala prioritas dari masing-masing tugas yang telah dikelompokan. Skala prioritas ini sangat penting dilakukan untuk mengatur tugas-tugas yang harus dikerjakan berdasarkan tingkat urgensinya. Misalnya kamu membagi tugas-tugas mu ke dalam 4 skala. Pertama, kamu membuat skala penting dan genting. Kedua, membuat skala penting namun tak genting. Kemudian, kamu membuat skala tak penting namun genting. Terakhir kamu membuat skala yang tak terlalu penting, namun juga tak terlalu genting. Nah.. dengan adanya skala prioritas ini kamu dapat memilah tugas-tugas mana yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu. Dan tugas-tugas mana yang tak mesti dilakukan dengan segera. Skala prioritas ini dapat membantumu mengendalikan tugas-tugasmu, sesuai dengan target dan waktu yang diharapkan.

    4. Membuat to do list

    Banyak nya agenda/tugas yang harus dikerjakan, terkadang membuat kita memikirkan banyak hal. Tak sedikit diantara kita merasa bingung, terhadap apa yang harus kita lakukan. Meskipun kamu sudah mencoba melakukan 3 hal diatas, namun kamu masih merasakan hal demikin… Nah, setelah kita berusaha mengelola dan mengendalikan tugas-tugas tersebut, kamu juga perlu membuat to do12 Sekolah Pilot Terbaik di Indonesia, Beserta Persyaratannya list dalam catatan kecil, buku, atau aplikasi handphone. To do list merupakan sebuah catatan yang dibuat untuk mengatur dan menyusun agendamu, baik perhari maupun perminggu. To do list inidapat membantumu mengatur diri sendiri untuk melakukan sesuatu sesuai target dan harapan.

    Baca Juga: Lakukan 4 Tips In menghilangkan Demam Panggung

    5. My superheroes time

    Setelah membuat agenda yang telah tersusun sedemikian rupa, kamu juga harus mengetahui karakter dirimu sendiri dalam mengerjakan tugas. Apakah kamu termasuk tipe orang yang senang mengerjakan tugas di malam hari (night owl)? ataukah kamu termasuk tipe orang yang senang mengerjakan tugas di pagi hari (early bird)? Nah, setelah mengetahui karakter dirimu sendiri. Kerjakanlah tugas secara maksimal di waktu-waktu tersebut. Karena di waktu-waktu tersebut, energi dan minat dirimu untuk melakukan sesuatu sangatlah besar. Sehingga, akan memudahkanmu dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas.

  • Kenali STEM dan Pengaruhnya Dalam Pendidikan

    Kenali STEM dan Pengaruhnya Dalam Pendidikan

    Kenali STEM dan Pengaruhnya Dalam Dunia PendidikanPernah dengar pembelajaran STEM? Atau hanya sekadar membaca? Atau sudah teraplikasi mungkin?. STEM  yang merupakan akronim dari Science, Technology, Engeneering and Mathematic bukan hal baru untuk dibahas kali ini. Namun beberapa tahun belakang ini STEM menjadi pembelajaran trending yang dibahas pada dunia pendidikan, khususnya Indonesia. Terlebih banyaknya mahasiswa, Guru maupun Dosen gencar melakukan sumbangsih terhadap dunia pendidikan melalui bentuk penelitian. Nah, Apa itu STEM dan Bagaimana Pengaruhnya dalam dunia pendidikan akan kita bahas satu persatu dalam artikel kali ini. Kenali STEM dan pengaruhnya dalam dunia pendidikan.

    Apa itu STEM? Kenali STEM, yuk

    Beberapa dari kita mungkin masih awam atau bisa jadi sudah cukup paham terkait pembelajaran yang satu ini. Kalau bertanya luar negeri, pembelajaran berbasis STEM ini sudah tidak baru lagi untuk jadi pokok pembahasan, mungkin saja mereka akan santai menjawab dengan cukup menyodorkan beberapa data dari hasil penelitian. Sebaliknya, di Indonesia baru-baru ini menjadi ternding topik yang  menarik untuk di perbincangkan dalam kurikulum pendidikan, terlebih dalam hal penelitian. Tak jarang  juga loh, banyak yang memodifikasi STEM dengan menambah/ memasukkan satu displin ilmu dalam pembelajaran tersebut seperti STEAM (Science, Technology, Engeneering, Art, and Mathematics), STEM-A (Science, Technology, Engeneering, Mathematics- Animation), hal tersebut menjadi suatu yang cukup menarik bukan untuk dikembangkan.

    STEM (Science, Technology, Engeneering and Mathematic) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menggabungkan 4 aspek atau disiplin ilmu berupa sains, teknologi, rekayasa dan matematika dalam satu pokok bahasan.

    Science (Sains)

    Science (Sains) : mewakili pengetahuan yang terkait dengan hukum dan konsep-konsep yang berlaku di alam, seperti pengaitannya dalam suatu pembelajaran dengan menggunakan konsep Fisika, Biologi dan Kimia.

    Technology (Teknologi)

    Technology (Teknologi) : berkaitan dengan keterampilan penggunaan alat yang digunakan untuk memudahkan pembelajaran. Misalnya dalam pembelajaran Matematika, kita akan dimudahka  mengukur besar sudut jika terampil dalam menggunakan alat berupa Klinometer, tidak hanya itu keterampilan dalam penggunaan aplikasi seperti SPSS, Geogebra juga termasuk bagian dari pengaplikasian teknlogi.

    Engeneering (Rekayasa)

    Engeneering (Rekayasa) : Hal ini terkait bagaimana mendesain suatu pemecahan masalah menjadi suatu prosedur yang sistematis dalam menyelesaikan suatu pemecahan masalah. Seperti merancang gedung tinggi dengan menggunakan konsep pola bilangan.

    Mathematics (Matematika)

    Mathematics (Matematika) : tentang ilmu yang menghubungkan antara angka, besaran dan ruang yang membutuhkan argumen logis. Seperti bagaimana menyelesaikan suatu masalah berdasarkan perhitungan matematis dan menyimpulkan penyelesaian dari permasalahan tersebut.

    Dari 4 disiplin ilmu tersebut, begitulah sekiranya gambaran dari pembelajaran STEM ini dan biasanya pembelajaran ini sering di kombinasikan dengan pembelajaran kooperatif seperti pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan Problem Based Learning. pendekatan STEM memberikan cara baru dalam kurikulum pembelajaran di Negara kita. STEM tidak hanya sekedar pembelajaran yang menuntut guru untuk melakukan banyak hal seperti memberikan materi atau  menjelaskan materi, tapi  siswa dituntut harus turut aktif, kreatif, dan berinovatif  untuk terpenuhinya pencapaian dalam pembelajaran. Walaupun  hal melibatkan peserta didik bukanlah hal yang tidak biasa, yang mungkin saja sudah di terapkan dalam model pembelajaran lain, tapi kali ini STEM berbeda. dimana tindak nyata yang dilakukan siswa memberikan effect yang tidak hanya mempengaruhi pada peserta didik maupun pendidika dalam pembelajarannya tapi juga dalam kehidupan sehari-harinya. Kelebihan pembelajaran STEM ini adalah peserta didik akan  lebih luas untuk berekplorasi dan bereksperiment baik dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan nyata. Menarik bukan.

    Pengaruh STEM dalam Dunia Pendidikan

    STEM yang pertama kali di usung oleh negara adidaya, Amerika Serikat ini, menjadi suatu negara yang berhasil dalam mempeloporkan STEM hingga diadopsi oleh beberapa negara di Dunia. Seperti Inggris, Finlandia, Tiongkok, Malaysia, Vietnam , Turki dan termasuk Indonesia yang turut menjadi Negara Tiri yang mengadopsi STEM dalam kurikulumnya. Aplikasi STEM di negara maju sudah lebih di akui sebagai bentuk pembelajaran yang sangat mempengaruhi. Beberapa penelitian yang dilakukan terhadap pembelajaran ini memberikan kesimpulan. Baik dari segi penerapan, pengembangan, pengaruh serta menunjukan kevalidan yang cukup baik dalam implementasinya. Namun, hanya baru beberapa tahun belakangan ini pembelajaran STEM gencar di bicarakan di Indonesia.

    Kabar baiknya, pemerintah melalui Kemendikbud sudah meng-Apply pembelajaran STEM dalam dunia Kurikulum pendidikan di negara kita. Tapi sayang sekali, implementasinya masih belum tersebar merata. Hanya ada beberapa sekolah yang menerapkan, seperti sekolah-sekolah bertaraf tinggi internasional maupun yang terlihat akreditasinya. Mungkin ada beberapa alasan mendasar terkait kurangnya implementasi STEM ini. Pertama, dari segi fasilitas yang masih kurang dan beberapa guru yang masih kurang terlatih terhadap model pembelajaran STEM ini.

    References : Torlakson, Innovate: A Blueprint fot Science, Technology, Engineering, and Mathematics in California Public Education.