Category: teknik belajar

  • RUMAH BELAJAR (Learning Place) DARI KEMENDIKBUD

    RUMAH BELAJAR (Learning Place) DARI KEMENDIKBUD



    RUMAH BELAJAR (Learning Place) DARI KEMENDIKBUD – Proses belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Ternyata, belajar tidak harus berada di dalam ruang kelas loh! Seiring berkembangnya riset dan teknologi yang semakin canggih, media belajar semakin maju dan berkembang pula. Tidak seperti zaman dulu, di mana media belajar hanya terpaku pada buku-buku tulis, paket, LKS, dan lain sebagainya.

    Inovasi Kemendikbud

    Kini, Kemendikbud mengeluarkan inovasi baru yaitu media belajar elektronik bernama Rumah Belajar (Learning Place). Sebenarnya, Rumah Belajar ini adalah hasil dari pengembangan portal yang diluncurkan sebelumnya pada 15 Juli 2011 lalu.
    Rumah Belajar ini berguna untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Di mana berisi konten bahan belajar yang bisa dimanfaatkan oleh peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan yaitu PAUD sampai SMA/SMK. Tidak hanya peserta didik saja, namun tenaga Pendidik juga bisa memanfaatkan media belajar ini sebagai sumber bahan untuk pengajaran.
    Yuk kita korek lebih dalam lagi mengenai media belajar “Rumah Belajar” dari Kemendikbud ini. Langkah awal login kita bisa mengaksesnya di https://belajar.kemdikbud.go.id

    Fitur utama Rumah Belajar ini menyediakan 8 konten, yaitu :

    1. Sumber Belajar

    Berisi materi-materi berbagai mata pelajaran seperti matematika, biologi, fisika, kewarganegaraan, dan lain-lain.

    2. Buku Sekolah Elektronik

    Berisi buku-buku teks pelajaran elektronik yang bisa diakses secara online.

    3. Bank Soal

    Berisi kumpulan soal-soal latihan atau ujian yang dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan peserta didik.

    4. Laboratorium Maya

    Dapat dimanfaatkan oleh pendidik maupun peserta didik untuk melakukan percobaan laboratorium secara virtual/maya serta fitur ini menyediakan simulasi percobaan di laboratorium secara online.

    5. Peta Budaya

    Fitur ini menyediakan berbagai macam pelajaran materi atau informasi berkaitan dengan kebudayaan di seluruh Indonesia, agar peserta didik lebih mudah mempelajari ragam adat dan istiadat di Indonesia.

    6. Wahana Jelajah Angkasa

    Menyediakan materi atau informasi mengenai benda-benda angkasa.

    7. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

    Menyediakan SimpaTIK (Sistem Informasi Manajemen Pelatihan berbasis TIK) yaitu fitur yang menyediakan pelatihan/workshop secara online.

    8. Kelas Maya

    Menyediakan kelas bagi pendidik dan peserta didik untuk melakukan kegiatan e-learning atau pembelajaran yang bisa dilakukan di mana saja secara online baik pada saat jam sekolah atau pun di luar jam sekolah sesuai dengan kesepakatan antara pendidik dan peserta didik (asalkan antara pendidik/guru dan peserta didik/murid memilki akses internet dengan menggunakan media laptop/komputer/notebook.

    Fitur Pendukung dalam Ruang Belajar

    Adapun menu fitur pendukung menyediakan 3 konten, yaitu Karya Guru, Karya Komunitas, Karya Bahasa dan Sastra. Dengan fitur ini para pendidik/guru bisa menggugah karyanya dan mempunyai kesempatan untuk berbagi karya dengan yang lain. Selain itu, Ruang Belajar ini menyediakan media pembelajaran yang efektif dengan dilengkapi gambar, video, simulasi, animasi, serta kumpulan buku-buku digital.Nah, berbagai fitur tersebut diharapkan dapat menjadi sumber media belajar yang komprehensif.

    Media Pembelajaran yang Banyak Diminati

    Sejauh ini, Rumah Belajar menjadi menjadi media belajar yang telah banyak digunakan oleh para tenaga pendidik karena mempermudah mendapatkan materi-materi pelajaran yang dapat mendukung materi pelajaran di sekolah. Dan juga peserta didik merasa lebih bersemangat dengan mengunduh materi pelajaran berbasis internet. Sehingga, proses pembelajaran bisa dilakukan dengan mudah di mana saja dan kapan saja.
  • Apakah Belajar Kelompok Lebih Efektif?

    Apakah  Belajar Kelompok Lebih Efektif?
    Sumber: Yavyo.com
    Apakah Belajar Kelompok Lebih Efektif?  – Pelajaran yang harus dikuasai siswa/i  cukup sulit. Di rumah diharapkan terbentuk sistem kelompok belajar. Antara siswa/i bisa saling mengisi, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.
    Guru mengajar di kelas waktunya sangat terbatas. Siswa/i harus aktif sendiri di luar kelas belajar sendiri-sendiri. Baca juga: Fun Learning, Metode Belajar yang Menyenangkan
    Kelompok belajar yang ideal terdiri dari 3-5 siswa/i. Tempat belajar bisa digilir di rumah masing-masing orang tua siswa/i. Programnya adalah diskusi tiap-tiap pelajaran. Siswa/i bisa saling menanyakan apa yang dibahas tiap pelajaran sesuai dengan kemampuan individual. Baca juga: Susah Fokus Belajar? Yuk, Cari Tau Tentang Teknik Pomodoro!
    Dengan cara ini belajar bisa lebih efektif. Bahan pelajaran dengan mudah bisa diserap. Keterangan guru di kelas bagus untuk diingat-ingat kembali sewaktu belajar di rumah.
    Dengan belajar berkelompok dapat memupuk kebersamaan dan mengurangi rasa mementingkan diri sendiri antar siswa/i.
    Kemudian dapat meningkatkan semangat belajar agar lebih solid antar sesama. Orang tua bisa mengikuti kemajuan yang dicapai masing-masing anak. Baca juga: Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Otak Kanan dan Kiri
    Tidak ada lagi rasa frustrasi karena pelajaran terlalu sukar. Mestinya digalakkan oleh semua guru yang bertugas di kelas karena menyadari segala kekurangan yang ada.
    Penulis: I Wayan Budiartawan
    Editor: Andrian Kukuh Pambudi