Category: Ramadhan

  • Ramadhan Akan Berakhir, Tetapi Kebiasaan Baiknya Tak Boleh Berakhir

    Ramadhan Akan Berakhir, Tetapi Kebiasaan Baiknya Tak Boleh Berakhir – sobat Shalaazz, Setiap tahunnya, pasti umat islam akan bertemu dengan satu bulan yang begitu penuh berkah. Yap, benar. Yaitu, Bulan Ramadhan. Bulan ramadhan menjadi bulan yang begitu penuh berkah, karena di dalamnya berlimpah ruah pahala bagi sesiapapun yang melaksanakan suatu ibadah. Tidak hanya itu, do’a-do’a yang dipanjatkan di bulan ini pun, memiliki kesempatan besar untuk dikabulkan. Karena di bulan ini, terdapat banyak waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa.

    Oleh karena itu, tak heran jika di bulan ramadhan ini banyak sekali umat muslim yang berbondong-bondong untuk memperbaiki dan memperbanyak amalan ibadahnya.Di bulan ramadhan ini, banyak sekali ibadah-ibadah yang biasa dilakukan oleh umat muslim. Diantaranya, seperti sholat tarawih, berpuasa, mengaji, berdzikir, itikaf, bersedekah, dan lain sebagainya. Puasa, menjadi salah satu hal wajib yang pasti dilakukan umat muslim di bulan ramadhan ini.

    Puasa sendiri ialah aktivitas menahan diri dari lapar dan dahaga, serta segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.Di bulan ramadhan, tentunya pasti kita akan terlatih dan terbiasa melakukan beberapa hal baik yang tentunya bagus untuk kesehatan jasmani maupun rohani. Nah, apa saja hal baik itu? Simak ulasan berikut, yuk!

    1. Taat dalam beribadahDi dalam bulan ramadhan, banyak sekali ibadah-ibadah yang dapat kita lakukan. Dengan begitu, ini dapat menjadi waktu yang pas untuk kita lebih mendekatkan diri kepada sang ilahi. Memperbanyak ibadah juga dapat menentramkan hati dan jiwa.

    2. Rajin BerolahragaLemas saat berpuasa sudah menjadi hal yang biasa. Namun, agar kondisi badan kita tetap sehat, perlu adanya kegiatan fisik yang patut kita tekuni. Jika di bulan ramadhan, sudah cukup berolahraga 1 jam sebelum waktu berbuka. Namun di saat hari biasa, bisa diperbanyak waktunya seperti berolahraga 2-3 jam di pagi hari sebelum jam 9 pagi. Supaya bersemangat dalam olahraga, cobalah melakukan olahraga yang memang sangat digemari.

    3. Menjaga Asupan Pola MakanMemang tidak ada larangan untuk menyantap makanan apapun. Tetapi, tak ada salahnya jika kita merawat sebelum mengobati. Masyarakat Indonesia umumnya menyukai makanan yang berminyak seperti gorengan. Harganya yang sesuai dengan kantong, juga mudah ditemukan di berbagai tempat, menjadi alasan mengapa makanan ini masih banyak digemari berbagai kalangan.

    Mengonsumsi gorengan atau makanan berminyak yang lain secara berlebihan, dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih dan memilah makanan yang ingin kita konsumsi.Nah, itu dia beberapa hal baik yang biasa kita lakukan di bulan ramadhan, yang tak patut kita tingggalkan. Semoga kita semua dapat senantiasa menjaga rutinitas kebiasaan sehat kita, supaya kesehatan jasmani dan rohani kita dapat terjaga dengan baik.

  • 4 Pengalaman Menarik Ramadan di Australia

    4  Pengalaman Menarik Ramadan di Australia



    4  Pengalaman Menarik Ramadan di Australia – Halo sobat Shalaazz, Diantara 12 bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim didunia yaitu momen bulan Ramadan yang penuh berkah dan indah.

    Pada momen Ramadan ini setiap Muslim berlomba-lomba dalam kebaikan, semakin mendekatkan diri kepada Allah, semakin meningkatkan ibadah wajib dan sunnah. Selain itu, momen Ramadan di berbagai daerah bahkan di berbagai Negara mempunyai keunikan tersendiri. Mereka mempunyai tradisi masing-masing yang unik dan menarik.

    Berpuasa di luar Negeri tentunya menghadirkan kesan bermakna dan pengalaman unik, seru dan menarik.

    Menjadi minoritas di Australia merupakan kesan dan tantangan tersendiri, namun bagi pelajar Indonesia yang kuliah di Australia merupakan pengalaman sekaligus pembelajaran untuk mengenal tradisi momen Ramadan di Australia. Beberapa kegiatan yang dilalui pada saat momen Ramadan di Australia, diantaranya:

    1. Menjalani Sholat Tarawih

    Sholat tarawih
    Sholat Tarawih di Melbourne dilaksanakan 11 rakaat, sedangkan di Indonesia ada yang menjalankan sholat tarawih 8 rakaat, 11 rakaat bahkan 23 rakaat. Di Melbourne, shalat tarawih tidak didahului dengan ceramah, beberapa Masjid yang digunakan untuk shalat tarawih di Melbourne diantaranya Masjid Meadow Heights (Meadow Heights – Hudson Circuit Mosque 15 Hudson Circuit, Meadow Heights, VIC 3048).

    Ada juga Masjid Jeffcot (West –Melbourne, Victoria).
    Dari pusat kota menuju Masjid Jeffcot hanya dengan berjalan kaki bisa mencapai 10 menit.

    2. Waktu Ibadah Puasa lebih singkat

    Di Indonesia, durasi waktu berpuasa adalah 13 jam, sedangkan di Australia khususnya di Canberra hanya berdurasi 11 jam saja. Berpuasa di Australia memiliki waktu yang lebih singkat dibandingkan di Indonesia, ini merupakan kesenangan tersendiri bagi pelajar Indonesia yang menikmati momen Ramadan di Australia.

    3. Pengalaman Menarik Ramadan Bukber

    Bukber dan shalat tarawih sejak 10 tahun terakhir selalu rutin diadakan di Masjid Jeffcot, program ini bekerjasama dengan komunitas Muslim yang ada di Australia, ada sekitar 300-400 orang yang datang setiap malam.

    4. Ngabuburit ke Toko Asia Perth

    Istilah ngabuburit mungkin hanya ada di Indonesia, namun cara ngabuburit pelajar Indonesia di Australia yaitu dengan berburu bahan makanan untuk memasak dan mengolah sendiri menu buka puasa. Took yang terkenal bernama Kongs di Victoria Park, di took itu menyediakan berbagai macam bahan makanan dan bumbu khas asia.