Category: Jurusan Pertanian

  • Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik– Hai sahabat shalaazz, masih ingat dengan tulisan saya tentang petani muda? Kemarin saya sudah bahas tentang keberanian menjadi petani muda, menghilangkan segala rasa takut dan malu. Kali ini saya akan membahas jurusan pertanian di sejumlah PTN ternama di Indonesia. PTN ternama bukan hanya mengunggulkan jurusan kedokteran saja.

    Pertanian menjadi salah satu jurusan yang bergengsi juga karena memasuki jurusan pertanian saat ini sangat ketat. Banyak sekali yang daftar, tapi hanya seperempat atau bahkan kurang dari itu yang diterima. Lalu, nikmat Tuhan mana yang bisa saya dustakan saat ini?

    Puji syukur pada Allah SWT yang telah memberikan saya kesempatan menjadi mahasiswi pertanian. Sungguh tidak malu, bahkan bangga karena akan mewujudkan cita-cita mulia sebagai pejuang pangan masa depan. Semua profesi butuh pangan, jadi jangan minder untuk masuk fakultas pertanian.         

    Berikut pilihan PTN yang memiliki fakultas pertanian ternama di Indonesia. Sudah tidak perlu diragukan lagi, karena berdirinya fakultas pertanian di kampus ternama ini sudah lama juga. Berarti masalah kemajuan riset, teknologi dan sumber daya manusianya sudah maju. Bahkan ada hal yang unik dari kampus saya, umur fakultas pertanian lebih tua daripada universitasnya. Penasaran?   Yuk, langsung simak aja di bawah ini:  

    1.  IPB

     Wah, ini kiblatnya kampus pertanian di Indonesia. Dari namanya saja sudah diketahui  IPB (Institut Pertanian Bogor) merupakan kampus pertanian yang tua di Indonesia terletak di Bogor Jawa Barat. Mulai dari S1-S3 tersedia lengkap dengan berbagai jurusan pertanian. Bagi kalian yang ingin belajar sunda dan menikmati panorama alam di puncak bogor, bisa jadi IPB adalah pilihan lanjut studi.  

    2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Kampus yang selalu menjadi Top 3 PTN terbaik di Indonesia ini tidak perlu diragukan lagi. Jurusan pertaniannya juga sudah lama berdiri, dilengkapi dengan laboratorium yang memadai. Terletak di Yogyakarta yang penuh dengan wisata keraton, museum, candi dan lainnya. Bagi kalian yang ingin merasakan jadi anak patih, masuk UGM (Universitas Gajah Mada). Hehe  

    3. UNPAD

    Kembali lagi ke Jawa Barat yang terletak di Bandung. UNPAD (Universitas Padjajaran) memiliki lingkungan yang asri, cocok untuk belajar pertanian disini.  

    4. Universitas Brawijaya (UB)         

    Sekarang menuju ke Jawa Timur, ada UB (Universitas Brawijaya) yang menjadi salah satu kebanggaan PTN di Malang. Bagi kalian yang suka udara sejuk dan dingin, bisa jadi UB jadi pilihan lanjut studi.  

    5. Universitas Indonesia (UI)          

    Kembali lagi ke Jawa Barat yang terletak di Depok. UI (Universitas Indonesia) selama ini banyak yang mengira tidak ada jurusan pertanian, padahal banyak yang tidak tahu kalau ada jurusan “Teknologi Bioproses”. Meskipun pilihan jurusan pertaniannya tidak sebanyak kampus lain, namun tidak perlu diragukan lagi kualitasnya seperti UGM yang masuk Top 3 PTN terbaik di Indonesia.  

    6. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)

    Lokasinya masih di Jawa, tepatnya di Solo. Ada UNS (Universitas Sebelas Maret) yang mempunyai jurusan pertanian juga. Jangan heran ya putri dari No 1 di Indonesia saja alumni dari almamater ini.  

    7. Universitas Diponegoro (UNDIP)

    Lokasinya di semarang yang terkenal dengan lumpia dan kuliner wisata lainnya. Fakultas Pertanian di UNDIP (Universitas Diponegoro) bergabung dengan Fakultas Peternakan, biasa disingkat FPP.    

    8. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

    Nah, ini kampus kebanggaan saya. Selamat datang di tanah ngapak, tepatnya di Banyumas Purwokerto Jawa Tengah. Setahun sebelum berdirinya UNSOED (Universitas Jenderal Soedirman) sudah berdiri Fakultas Pertanian yang merupakan cabang dari UNDIP, namun sekarang sudah berdiri sendiri.

    Ada 6 jurusan: S1 Agroteknologi, S1 Agribisnis, S1 Ilmu Teknologi Pangan, S1 Teknik Pertanian, D3 Perencanaan Sumber Daya Lahan, D3 Agrobisnis. Selama 4 tahun saya tinggal di Purwokerto, terkenal biaya hidup disana murah dan terdapat banyak wisata alam yang membuat takjub.  

    9. UDAYANA

    PTN yang terdapat di Pulau Dewata (Bali). Kalau kuliah disini seperti pepatah “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”. Bonusnya adalah liburan di pantainya yang indah. Kota ini menjadi tempat wisata para turis. Jadi, membuka peluang kerja juga bagi mahasiswa yang berminat jadi Tour Guide.  

    10. USU

    Keluar dari Pulau Jawa ada USU (Universitas Sumatera Utara) yang mimiliki Fakultas Pertanian juga.   Lalu, apa saja prospek kerjanya ? Simak pembahasan di bawah ini.  

    Prospek Kerja Jurusan Pertanian

    1. Akademisi      

    Kalau kamu lanjut S2 bisa menjadi peluang berkarir menggantikan posisi dosen di kampus almamater. Atau bisa jadi seorang peneliti di Laboratorium atau Balai Penelitian Tanaman.   

    2. Praktisi            

    Jika tidak suka di bidang akademik, kalian bisa langsung turun ke lapang. Misalnya kerja di pabrik makanan, PTPN Kelapa Sawit (menjadi mandor kebun, Manager Trainer dan bagian Marketing). Jangan takut capek, gaji praktisi juga menggiurkan loh. Lumayan untuk tabungan masa depan.   3. Enterpreneur        

    Wanita yang memilih menjadi Ibu rumahtangga saja bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian dari rumah. Misal, berbudidaya tanaman hidroponik dan menjual souvenir tanaman hias. Jadi, ilmu pertaniannya masih diterapkan.  

    4. Penyuluh                

    Bagi yang punya hobi jalan-jalan dan suka bergaul dan berkomunikasi dengan petani bisa memilih profesi sebagai penyuluh pertanian.  

    5. Kerja di Pemerintahan        

    Bisa kerja di BUMN atau bahkan menjadi Menteri atau staf di Kementerian Pertanian.  

    6. BANK                

    Hampir semua jurusan bisa kerja di BANK, termasuk sarjana pertanian. Mungkin nanti kerjanya di bagian peminjaman modal koperasi kelompok petani.      

    Itu hanya sebagian yang dapat saya jelaskan. Semoga bisa membuka pandangan kalian tentang pertanian, terutaman calon mahasiswa yang masih galau dengan pilihan hidupnya.    Semoga bermanfaat      

  • Mengenal Jurusan Agroteknologi, Lengkap!

    Mengenal Jurusan Agroteknologi, Lengkap!

    Jurusan Agroteknologi



    Mengenal Jurusan Agroteknologi Lengkap– Hai Sobat Shalaazz, Artikel kali ini spesial untuk calon mahasiswa baru yang masih kebingungan memilih jurusan kuliah. Saya sebagai Sarjana Pertanian ingin merekomendasikan salah satu jurusan yang ada di Fakultas Pertanian yaitu Jurusan Agroteknologi. Agar kita mengenal Jurusan Agroteknologi secara menyeluruh, berikut ulasan lengkap mengenai Jurusan Agroteknologi:

    Apa itu Agroteknologi?

    Salah satu jurusan baru yang mempelajari teknologi budidaya pertanian untuk meningkatkan kualitas produksinya. Ilmu ini mempelajari pertanian secara terpadu atau antara agronomi, hortikultura, ilmu tanah, hama penyakit tumbuhan, pemuliaan tanaman, dan agroekologi.

    Sebelum terdapat jurusan agroteknologi, kelima disiplin ilmu pertanian yang disebutkan di atas menjadi jurusan tersendiri. Namun, saat muncul jurusan Agroteknologi kebanyakan kampus menghapusnya menjadi jurusan agroteknologi, kecuali beberapa kampus yang tidak terdapat jurusan Agroteknologi seperti UGM dan IPB.

    Apa saja yang dipelajari dari jurusan Agroteknologi ?

    1. Agronomi: Ilmu budidaya pertanian tanaman pangan dan perkebunan.
    2. Hortikultura: Ilmu budidaya pertanian tanaman hortikultura (sayur, buah, dan tanaman obat-obatan serta tanaman hias).
    3. Ilmu Tanah: Mempelajari tanah sebagai fungsi media tanam.
    4. Perlindungan Tanaman: Ilmu yang mempelajari cara mengatasi hama dan penyakit tanaman.
    5. Pemuliaan Tanaman: Ilmu yang mempelajari genetika tanaman hingga menghasilkan varietas baru melalui penyilangan tanaman.
    6. Agroekologi: Ilmu yang mempelajari lingkungan pertanian yang baik dan tidak tercemar dari limbah pertanian.

    Bagaimana prospek kerja dari lulusan Agroteknologi ?

    1. Pendidik: Bisa menjadi guru SMK Pertanian, bahkan jika lanjut S2 bisa menjadi Dosen Pertanian.
    2. Karyawan: Bisa bekerja di perusahaan  pertanian, seperti benih atau pupuk dan lainnya.
    3. Pengusaha: Bisa menjadi pengusaha pertanian, misal membuka toko pertanian atau berbudidaya hidroponik dan lainnya.
    4. Konsultan: Bisa memberikan konsultaso permasalahan pertanian yang diajukan oleh permasalahan petani-petani.
    5. Penyuluh: Bisa menjadi penyuluh pertanian yang langsung terjun ke lapangan memberikan pelatihan pada petani.

    Masih banyak lagi lapangan pekerjaan yang terbuka lebar untuk lulusan jurusan Agroteknologi karena negara kita termasuk negara agraris yang perlu dikembangkan setiap saat. Jadi, mulai saat ini jangan ragu untuk memilih jurusan Agroteknologi.
    Salam
    Petani Berdasi

  • Penjelasan Jenis, Materi, dan Prospek Kerja Jurusan Pertanian

    Penjelasan Jenis, Materi, dan Prospek Kerja Jurusan Pertanian
     

    Penjelasan Jenis, Materi, dan Prospek Kerja Jurusan Pertanian – Hai sobat Shalaazz, berjumpa lagi dengan Pipit. Pada artikel ini saya akan membahas tentang jurusan pertanian. Mungkin teman-teman calon mahasiswa ada  yang berminat masuk fakultas pertanian di berbagai pilihan universitas, institut, politeknik, ataupun sekolah tinggi di Indonesia. Jangan ragukan minat kalian untuk menjadi pahlawan pangan negeri.    Terdapat program Sarjana maupun Diploma. Biasanya kalau di Universitas ataupun Institut terdapat banyak pilihan jurusan yang mendapat gelar sarjana, namun di Politeknik lebih banyak terdapat program diploma. Berikut penjelasannya:  

    • Diploma 

    Program diploma ada yang menyediakan mulai D1-D4. Biasanya gelar dari program Diploma dimulai dari ahli muda, ahli madya sampai Sarjana Sains Terapan. Berikut beberapa jurusan yang masuk program Diploma.  

    1. Agrobisnis: Beberapa Universitas ada yang menjadikan jurusan ini masuk ke program Diploma yaitu D3. Materi yang dipelajari antara lain tentang bisnis pertanian dalam skala kecil, menengah, sampai besar. Bahkan diajarkan tentang pelaku usaha ekonomi dalam pertanian. Prospek kerjanya bisa menjadi pendiri UMKM Pertanian atau bekerja sebagai konsultan di salah satu perusahaan pertanian.
    2. PSL (Perencanaan Sumber Daya Lahan): Salah satu jurusan di fakultas saya dulu ada pilihan PSL untuk program Diploma. Mateti kuliahnya tidak jauh tentang pemanfaatan lahan sampai pemetaan lahan untuk kepentingan pertanian. Prospek kerjanya antara lain di Balai Tanah sebagai pemeta lahan.
    3. Teknologi Benih: Materi yang dipelajari dimulai dari persiapan benih hingga teknologi menghasilkan atau memperbanyak benih. Prospek kerjanya adalah bekerja di perusahaan benih atau menjadi wirausaha penyedia benih secara mandiri.
    • Sarjana

    Program Sarjana biasanya ditempuh dalam waktu kurang lebih 4 tahun. Gelar yang didapat bermacam-macam tergantung jurusannya. Berikut penjelasannya:

    1. Agroteknologi: Jurusan ini mempelajari ilmu budidaya tanaman secara kompleks mulai dari persiapan hingga pasca panen. Terdapat beberapa peminatan dalam jurusan ini antara lain: Agronomi (mempelajari cara menghasilkan input pertanian secara ekonomis). Biasanya fokus pada budidaya tanaman pangan dan perkebunan. Hortikultura (mempelajari budidaya tanaman buah-buahan, sayuran, tanaman obat, dan tanaman hias). Ilmu Tanah (mempelajari tentang kesuburan tanah maupu  konservasi dan reklamasi lahan). Agroekologi (mempelajari faktor lingkungan pertanian). Ilmu Hama dan Penyakit (mempelajari cara penanganan pada tanaman yang terserang patogen atau hama). Pemuliaan tanaman (mempelajari bioteknologi tanaman sehingga menghasilkan varietas unggul). Gelarnya adalah S.P. (Sarjana Pertanian). Prospek kerjanya antara lain  bekerja di perusahaan pertanian, dinas pertanian, lembaga pendidikan, lembaga riset pertanian, atau wirausaha pertanian.
    2. Agribisnis: Materi yang dipelajari di jurusan ini tidak jauh beda dengan agrobisnis. Hanya saja, agribisnis terdapat program Sarjana. Terdapat peminatan agribisnis pembangunan daerah, atau koperasi. Gelar sarjananya adalah S.P. (Sarjana Pertanian). Prospek kerjanya sebagai konsultan, pelaku usaha ekonomi pertanian, atau penyuluh pertanian.
    3. Ilmu Teknologi Pangan: Materi yang dipelajari berkaitan dengan pasca panen hingga menjadi produk. Mulai dari pengemasan, pewarna, perasa, hingga pengawetan makanan. Jurusan ini biasanya sering memasak produk-produk dari pertanian, seperti keju, yoghurt, kue, dan lainnya. Gelar sarjananya adalah S.TP. (Sarjana Teknologi Pangan). Prospek kerjanya bisa di pabrik makanan, atau lembaga riset makanan seperti lembaga BPOM atau Sertifikasi dari MUI.
    4. Teknik Pertanian: Materi yang dipelajari adalah mekanisasi pertanian seperti alsintan (alat mesin pertanian) dan lainnya. Gelarnya adalah S.T. (Sarjana Teknik). Prospek kerjanya bisa di perusahaan alsintan atau usaha mandiri merakit sendiri alsintan yang bermanfaat untuk pertanian masa depan.

    Demikian penjelasan singkat yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi buat yang membutuhkan. Jadi mulai sekarang tidak bingung lagi memilih jurusan di fakultas pertanian. Semoga berhasil   

  • Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja

     
    Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja

    Bingung Milih Jurusan Kuliah? Agribisnis Aja- Halo sobat Shalaazz, apa kabarnya nih? Semoga baik-baik saja ya. Ada yang lagi bingung mau ambil jurusan apa nggak? Kalo ada, mau sharing pengalaman seputar salah satu jurusan yang cukup hits di kalangan mahasiswa pertanian! Yes! Pertanian, why not?   Agribisnis merupakan salah satu jurusan dari fakultas pertanian. Walaupun ada beberapa universitas yang meletakkan jurusan agribisnis di Fakultas ekonomi loh.

    Oh iya, for your information nih. Agribisnis itu peluang masuknya melalui jalur snmptn , sbmptn maupun jalur masuk yang lain cukup kecil, jadi sobat Shalaazz harus cukup berusaha keras ya. Jangan lupa belajar. Agribisnis terdiri atas dua kata. Yaitu agri yang berarti pertanian dan bisnis yang dapat diartikan sebagai seni dalam mencari uang. Jadi, agribisnis adalah seni dalam mencari uang dibidang pertanian.

    Baca juga: Prospek Jurusan Pertanian di PTN Indonesia Terbaik

    Nah, apa aja ya yang dipelajari di agribisnis? Ada yang penasaran nggak? Tenang sahabat, shalaazz bakal cerita kok. Jadi, di agribisnis materi kuliah yang dipelajari dimulai dari “hulu” hingga “hilir” yang terangkum secara rinci dan disebut sebagai subsistem agribisnis.

    Nah, sobat Shalaazz. Subsistem agribisnis ini tidak hanya dirumuskan oleh satu ahli saja, ada beberapa. Namun, kali ini akan memaparkan subsistem agribisnis menurut Bungaran Saragih ada lima, yaitu :

    1. Subsistem agribisnis hulu

    2. Subsistem agribisnis on-farm

    3. Subsistem agribisnis hilir

    4. Subsistem agribisnis pemasaran

    5. Kelembagaan penunjang

    Penulis: Ayu Fuja Lestari – Universitas Riau