follow us

7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar

Pilihan Pembaca

7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar




7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi PelajarHola sobat Shalaazz! Dilema masa remaja seringkali membuat kita murung dan merenung akan masa depan kita. Berbagai macam hambatan untuk mencapai cita seringkali membuat kita putus semangat dan malas untuk menggapainya. Siapa disini sobat shalaazz yang tak pernah malas? Tentu setiap orang pasti pernah merasakannya ya, hehe. 

Rasa malas seringkali menghalangi produktivitas aktivitas kita. Tak jarang, kita pun sulit sekali menjauhkan diri dari rasa malas ini. Rasa nyaman berada di zona aman menjadi salah satu penyebab kita malas. Ibarat api ia harus dipadamkan dengan air, dengan pemikiran yang matang juga niat yang kuat. Jangan bingung, jangan risau. Karena kali ini kita akan membahas 7 cara menghilangkan rasa malas secara total bagi pelajar, yuk baca! ^-^



1. Kalau diam terus, kapan suksesnya?



Seseorang yang kelaparan apakah bisa merasakan kenyang saat dia hanya berdiam diri? Tentu tidak bukan? Ia harus mencari makanan untuk dapat mengenyangkan perutnya. Ia tak bisa hanya berdiam diri di tempat setiap waktu, sambil berharap laparnya akan hilang. Begitu pula dengan sukses. Seseorang yang ingin sukses, harus bisa menggerakkan kakinya keluar dari masa berdiam diri. 

Begitu pula saat menghadapi masalah. Masalah tak akan terselesaikan, jika kita hanya berdiam diri , berbanyak mengeluh dan banyak berandai. Saat menghadapi masalah pikirkan “Bagaimana”, bukan “Mengapa”. Pikirkan “Bagaimana saya bisa keluar dari masalah ini?”, bukan “Mengapa ini bisa terjadi???” .


2. Lakukan saat ini juga, atau kau akan menyesal !



Buah dari malas adalah segala tugas kita menjadi tertunda. Sampai-sampai menggunung hingga puncak. Menunda pekerjaan bukanlah perkara yang baik, perlahan tapi pasti ia membuat pribadi kita menjadi seseorang yang tidak disiplin. Penyesalan hanya datang di akhir. Oleh karena itu, “Lakukan saat ini juga, atau kau akan menyesal”. Selagi sempat mengapa tak kau coba untuk menggapainya? . Sebelum kau ditinggal waktu, mengapa tak kau coba untuk memanfaatkannya?



3. Hidupmu tergantung dirimu, bukan orang lain



Seperti apa dirimu sekarang, menjadi penentu kehidupanmu kelak. Kamu tidak akan bisa menjadi sukses hanya dengan memejamkan mata. Semua butuh proses. Masa mudamu menjadi ajang pengumpulan bekal untuk kehidupanmu nanti. Kamu yang malas tentu sulit untuk dapat mencium harumnya bunga. “Aku sih tenang saja, si dia pasti bisa membantuku.” Hei sob! Orang lain pun punya kehidupannya masing-masing. Orang lain hanya menjadi faktor pendukung dalam hidupmu. Bagaimana nasib kehidupanmu? Sepenuhnya tergantung pada dirimu sendiri.



4. Teman-temanmu sudah di langit, kamu yakin mau di tanah saja?


 Teman-temanmu sudah di langit, kamu yakin mau di tanah saja?


Ketika temanmu sudah mencapai puncak, apa kamu yakin mau di tanah saja? “Iya ah, aku mau di tanah saja. Aku takut ketinggian, hehe.” Yehh dia malah bercanda -_- . Ketika melihat temanmu sudah mencapai puncak, apa kamu yakin tidak ingin seperti dia? Perjalanan mencapai puncak memang melelahkan, tapi ingatlah ada sesuatu yang manis yang akan kau dapatkan nanti.


5. Kuatkan niatmu, bukan mindermu!

Kuatkan niatmu, bukan mindermu!


Pertama kali melangkahkan kaki mencoba hal baru, pasti terasa ragu, minder, tak percaya diri. Tapi itulah proses. Kita hanya sedang berada dalam masa adaptasi situasi baru. Nikmati saja, fokuskan dirimu pada targetmu. Kuatkan niatmu, bukan mindermu. Ketika kamu minder melihat temanmu yang begitu bersinar, jadikan ia sebagai motivatormu untuk selalu melangkah maju. Bukan malah melemah melihat dirinya. Cobalah bercengkrama dengannya, barangkali kamu mendapatkan trik khusus darinya. Dirimu juga layak menjadi mutiara, bukan hanya sekadar menjadi buih di laut yang dipandang sebelah mata.


6. Mimpimu sudah menanti, kau yakin ingin tidur selamanya?

Mimpimu sudah menanti, kau yakin ingin tidur selamanya?



Mimpi akan tetap menjadi mimpi kalau kamu tak berusaha untuk membangunnya. Bangkit dari tidurmu, menjadi langkah awal projek membangun mimpi. Langkah selanjutnya, buatlah rancangan bagaimana mimpimu akan kau bentuk satu per satu. Memang melelahkan, tapi apa kau tega membiarkan mimpimu tetap terkurung dalam ruang mimpi?


7. Bukan hasil yang salah, tapi usahamu yang kurang



Jangan pernah salahkan hasil. Periksa kembali bagaimana perjalanan prosesmu. Usaha tidak akan menghianati hasil, begitulah kata pepatah. Pepatah ini memang benar nyatanya. Hasil yang mengecewakan bukanlah buah dari usaha yang besar. Cobalah periksa kembali usahamu, barangkali ada yang kurang atau terlewat. Semangat pantang menyerah jangan lupa turut sertakan. Ibadah jangan pernah dilewatkan. Karena percuma kalau usaha kerasmu, tak disertai dengan ibadah juga doa kepada tuhanmu.



Sekian 7 Cara Menghilangkan Rasa Malas Secara Total Bagi Pelajar. Semoga bermanfaat ya ^-^. Terimakasih telah membaca.





SImak Juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar