follow us

Mengapa Mau Menjadi Asisten Dosen?

Pilihan Pembaca


Mengapa Mau Menjadi Asisten Dosen?


Mengapa Mau Menjadi Asisten Dosen?  - Salah satu pengalaman menarik di dunia kampus adalah menjadi asisten dosen (asdos). Memang, tidak semua mahasiswa bisa menjadi asisten dosen. Tetapi keberhasilan menyandang predikat itu tentu menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa tersebut.

Asisten dosen dibututuhkan sebagai pendamping dosen. Bahkan, bagi dosen yang super sibuk, keberadaan asisten ini makin penting. Di sisi lain, pengangkatan mahasiswa untuk membantu dosen dalam menangani hal-hal bersifat teknis perkuliahan bisa menjadi ajang talent scouting awal dalam pembinaan dan regenerasi dosen sejak dini.

Asisten dosen alias asdos, menjadi sesuatu yang harus kita katakan keren loh, bahkan keren bangat soalnya tidak semua orang bisa menjai asisten dosen loh.

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika mejadi asisten dosen, diantaranya adalah:

1.    Dikenal oleh seluruh praktikan.

2.    Dekat dengan dosen.

3.    Biasanya asisten dosen itu, saat bimbingan skripsipun sangat mudah.

4.   Rata-rata asisten dosen itu selalunya digaji alias dibayar, (lumayankan masih kuliah sudah bisa menghasilkan).

5.    Banyak yang suka karena kepntarannya. Soalnya untuk jadi asisten dosen itu syaratnya harus pintar loh.

6.    Pengetahuannya tetap terjaga soalnya selalu diulangin terus. Jadi, ilmunya langgeng.

7.    Mendapat label mahasiswa cerdas, dan memang itu benar bangat.

8.    Bisa menjadi sumber inspirasi buat adik-adik praktikan.

9.    Bisa menjadi penunjang karir. Entar kalau lanjut, biasanya di minta balik kekampus asal oleh dosen yang bersangkutan untuk membatunya mengajar. Alias dosen pendamping. Lumayankan dari asisten dosen berkembang menjadi dosen pendamping.

Itulah beberapa keuntungan jika kamu menjdi asisten dosen, tapi tidak semudah itu untuk mendapat label asdos alias asisten dosen. Kamu harus melewati banyak rintangan, dimulai dari system seleksi smpai wawancara.

Nah, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menjadi seorang asisten dosen.

  • Kamu harus jadi orang cerdas alias porsi belajarnya harus ditambah.


Nah, biasaya untuk menyeleksi orang  cerdas diangkatan kamu, cukup diperhatiin ajha siapa peraih IPK tertinggi. IPK menjadi salah satu patikan kecerdasan seseorang disunia kampus loh. Jadi dari awal semester, teman-teman harus konsisten mendapatkan IP tertinggi.  Menjadi asisten itu harus lain dari yang lain sebab porsi pengetahuan dari asisten dosen itu biasanya lebih banyak dari mahasiswa-mahasiswa biasa lainnya. So, porsi belajarnyapun harus diperbanyak

  • Dekat dengan asiten dosen sebelumnya.


Ini juga sangat penting. Biasanya dosen pengampuh mata kuliah akan menyerahkan estafet asisten pendamping mata kuliahnya kepada asisten yang sekarang menjadi mentor kamu dalam menjalani  mata kuliah itu.  Akrab dengan kakak-kakak asisten dosen menjadi keharusan. Disamping keilmuaan alis pengetahuan kamu juga mumpuni ya. Sesekali melakukan penncitraan demi jabatan ini tidak apa-apa kok. Yang jelas niat kamu tulus unruk menjadi asisten yakni menyalurkan keiulmuan kamu kepada adik-adik tingkat kamu nanti jika memang terpilih sebagai asisten.

Pencitraan yang kamu lakukan bisa dengan mengerjakan laporan dengan sebaik-baiknya. Memberanikan diri untuk bertanya sesuatu yang mungkin jawabannya sudah kamu ketahui. Atau sesekali membantah teori-teori yang dijabarkan oleh asisten dosen kamu. Tunjukkan bahwa kamu memiliki kapasitas untuk menjadi asisten dosen selanjutnya.

  • Tampil memukau saat persentase


Perfect dalam persentase bisa mejadi pon plus buat kamu jika ingin menjadi asisten dosen. Aura kepemimpinan yang kamu miliki bisa kamu keluarkan dan tunjuukkan pada saat persentase. Dalam sesi persentase inilah, semua elemen kampus yakni kamu, dosen dan teman-temanmu akan melihat bagaimana caramu mempersentasekan sesuatu. Buat mereka semua kagum dan tidak meragukanmu atas potensi yang kamu miliki. Jadikan seolah-olah cara kamu melakukan persentase itu bisa menarik perhatian dosen sehingga bisa menjadi rekomenasi untuk dijadikan sebagai salah satu aistennya.

Memang tidak mudah untuk tampil perfect saat persentase didepan dosen dan teman-teman kamu semua, tapi dengan modal percaya diri yang tinggi, kamu pasti bisa kok. Jangan lupa pula belajar dan siapkan diri untuk menjawab pertanyaa-pertanyaan yang diberikan oleh teman-teman sekelasmu atau bahkan dosen kamu sendiri. jadikan dan paksa dirimu untuk menjawab semua pertanyaan mereka.

  • Dekat dosen mata kuliah tersebut.


Ini juga penting teman-teman. Dosen tentu tidak ingin mejadikan seorang mahasiswa yang menjadi asistennya adalah mahasiswa yang biasa-biasa saja alias kamu harus berani tampil luar biasa dihadapan dosen kamu jika ingin menjadi asistennya.

Caranya gampang bangat kok. Pada dasarnya, kamu cukup memperkenalkan karakter kamu secara tidak lansung kepada dosen yang bersangkutan. Misalkan tunjukkan jika kamu adalah orang yang gesut dengan selalu menjadi orang pertama yang menerima suruhan dosen kamu misalkan membawakan LCD atau proyektor. Hal kecil inipun sudah menjadi poin besar dimata dosen kamu.

Hal lainnya misalkan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tidak biasa. Kamu harus kreatif memilih pertanyaan terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Atau memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh dosen terhadap materi yang disampaikan. Ini juga menjadi hal yang sangat penting. Ciptakan kesan bahwa kamu merupakan salah satu orang hebat dikelas (tapi jangan sampai sombong ya).

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu gunakan jika ingin menjadi asisten dosen. Kamu juga harus sadar bahwa menjadi asisten dosen berarti kamu harus siap dengan segala konsekuensinya. Koonsekuensinya tidak berat kok, kamu hanya perlu porsikan waktu tambahan sebab menjadik asisten dosen berarti siap membawa diri kamu kedalam zona sibuknya dunia kampus. Tapi itu semua tidak aakn sebanding atas ilmu dan pengalaman yang akan kamu dapatkan saat menjadi asisten dosen.

dunia kampus punya banyak cerita didalamnya. kamupun harus menjadi salah satu aktor dalam cerita tersebut.

SImak Juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar