follow us

Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah

Pilihan Pembaca

Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah


Trik Jitu Hanya 90 Menit Ini Dijamin Berprestisai Di Sekolah - Hai para sahabat Pena Millennials....Kali ini penulis akan membahas mengenai trik belajar khususnya bagi para siswa-siswa yang masih duduk dibangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Memang setiap orang berbeda cara belajarnya, namun kali ini penulis akan memberikan tips dan trik belajar berdasarkan pengalaman penulis sendiri. Hehe...

90 menit.....? Bisa berprestasi...? Apa itu maksudnya?


Maksud dari 90 menit itu yaitu waktu lamanya belajar setiap harinya, padahal pelajaran di sekolah begitu banyak jadi rasanya tidak mungkin hanya dengan waktu 90menit belajar di rumah setiap harinya bisa berprestasi di sekolah. Tapi buktinya penulis bisa menuntaskan semua pelajaran-pelajaran di sekolah dengan baik.

Apa iya...? Manjada wajadda (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti ia dapatkan). Mari kita bahas mengenai waktu 90 menit.

90 menit merupakan proses belajar untuk siswa di rumah, khususnya bagi siswa yang sangat sibuk berorganisasi. Proses belajar tersebut dilakukan di malam hari dari pukul 19.30 s.d pukul 21.00 yang dapat dilakukan setiap hari kecuali malam minggu karena waktu tersebut dipakai untuk istirahat.

30 menit awal 19.30-20.00

Digunakan untuk mengulas kembali pelajaran-pelajaran yang diajarkan tadi siang di sekolah. Adapun proses tersebut hanya sekedar mengingat dan mendata mengenai tugas-tugas apa saja selama belajar tadi siang. Dengan pencatatan data tersebut akan ketahuan mana tugas yang didahulukan dulu. Selain itu dalam proses 30menit pertama siswa hanya perlu memahami hal-hal yang penting saja yang sekiranya menjadi pokok pembahasan disiang hari. Dalam 30 menit pertama biasanya penulis melakukan latihan-latihan soal mengenai topik pembahasan yang dibahas tadi siang di sekolah atau mengerjakan PR yang diberikan oleh guru. Bisa dikatakan proses belajar 30menit pertama merupakan proses pemanasan.

30 menit kedua 20.00-20.30, 

Ini merupakan titik proses belajar yang sesungguhnya karena siswa harus serius dan fokus pada pelajaran yang sedang dipelajari  tentunya mata pelajaran yang dipelajari merupakan mata pelajaran yang akan diajarkan keesokan harinya agar kita tidak kaget saat guru menerangkan keesokan harinya. Dalam proses ini penulis biasanya hanya membaca buku, bagi penulis 30menit membaca dirasa sudah cukup. Dalam membaca, penulis juga sering memberikan tanda-tanda berupa coretan jika sekiranya bagian tersebut sering muncul dalam ulangan atau sering dibahas sama guru.

30 menit ketiga 20.30-21.00, 

Proses ini bisa dikatakan pendinginan karena pada proses ini biasanya penulis melakukan latihan-latihan soal setelah membaca. Tentunya soal-soal tersebut berkaitan dengan materi yang penulis baca di 30menit kedua. Karena dengan latihan tersebut jarang kita sadara kita akan belajar dua kali. Mengapa demikian, saat kita latihan soal kemudian kita mengalami kesulitan, tentunya kita akan kembali melihat materi-materi yang barusan kita baca di 30 menit kedua. Sehingga akan menambah daya ingat kita terhadap materi tersebut.

Selama proses belajar tersebut jangan sekali-sekali menyalakan handphone agar siswa fokus pada belajar. 90 menit adalah sangat singkat, diusahakan jangan nyalakan handphone dulu selama proses belajar. Agar kita bisa belajar secara maksimal. 90 menit belajar bisa dikatakan alurnya menulis-membaca-menulis.

Banyak cara yang dilakukan setiap siswa dalam belajar karena setiap orang berbeda-beda dalam proses belajar, ada yang mudah paham dengan cara membaca, ada yang mudah paham dengan cara mendengar. Semuanya tergantung pada kemampuan siswanya, asalkan siswanya menyadari bahwa kemampuan belajarnya seperti ini ataupun seperti itu. 90 menit belajar merupakan sebuah tips/trik berdasarkan pengalaman penulis. Karena selama menajdi siswa penulis hanya belajar 90menit namun bisa berprestasi di sekolah dan biasa masuk 3 besar di sekolah. Apapun caranya, penulis berharap para siswa janganlah mudah putus asa dalam belajar, teruslah belajar agar mendapat prestasi yang membanggakan terutama kedua orang tua.







SImak Juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar