follow us

8 Keunggulan Sistem Pendidikan Negara Jepang Bikin Melek

Pilihan Pembaca

  
8 Keunggulan Sistem Pendidikan Negara Jepang Bikin Melek

8 Keunggulan Sistem Pendidikan Negara Jepang Bikin Melek - Indonesia dan Jepang memiliki persamaan yang terletak di Benua Asia. Namun, perbedaannya adalah perkembangannya baik dari segi ekonomi maupun pendidikan. Indonesia meski penduduknya lebih banyak daripada Jepang, tapi masih baru menjadi negara berkembang. Berbeda halnya dengan Jepang yang sudah termasuk negara maju. Ingin tau salah satu alasannya ?. Baiklah, saya akan bahas dari segi pendidikannya.

        Jepang terkenal dengan orang yang pekerja keras, disiplin dan antre. Semua karakter baik itu terbentuk dari sistem pendidikannya di sekolah. Makin penasaran dengan keunggulan pendidikan di Jepang yang berbeda dengan Indonesia. Apalagi banyak sekali saat ini siswa/mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Negeri Sakura. Berikut 8 keunggulan pendidikan Jepang yang bisa diterapkan di Indonesia yaitu:

1. Pendidikan tentang etika dan moral lebih diutamakan di Jepang daripada ilmu pengetahuan.
Sebenarnya kunci utama kesuksesan seseorang terlihat dari faktor etikanya yang baik, maka nanti akan mengikuti penerapan IPTEK (Ilmu pengetahuan dan teknologi) secara baik pula.

2. Kampus dan sekolah memulai tahun ajaran baru pada musim semi, saat mekarnya bunga sakura. Hal ini yang membuat siswa dan mahasiswa senang mengikuti pembelajaran. Memang harus ditanam rasa suka dan senang pada saat belajar agar tidak jenuh dalam menerima pelajaran.

3. Tidak ada Office Boy, siswa sendiri yang mengerjakan kebersihan kelas dan sekolah. Hal ini untuk melatih siswa dalam bekerja sama, bertanggung jawab dan menjadi pekerja keras.

4. Tingkat kehadiran siswa di sekolah Jepang adalah 99%, jadi mahasiswa yang tidak hadir hanya 1%. Berbeda dengan di Indonesia, masih banyak budaya TA (Titip Absen) hanya alasan yang tidak baik, misal terlambat karena bangun kesiangan, menonton konser dan lainnya.

5. Pendidikan tentang seni sangat diterapkan pada siswa Jepang, agar mereka mencintai budaya tradisional negara sendiri. Hal ini patut dicontoh oleh Indonesia agar generasinya tidak mudah mengikuti arus globalisasi dan life style western (gaya hidup barat).

6. Sangat jarang siswa yang tidak naik kelas. Hal tersebut dikarenakan siswa sangat antusias melakukan kegiatan positif seperti ekstrakurikuler, workshop saat liburan dan les private. Berbeda dengan siswa Indonesia yang lebih banyak  memilih liburan ke tempat hiburan daripada mengembagkan diri.

7. Menciptakan kenyamanan dan kedekatan antara siswa dengan guru melalui makan bersama di kelas saat jam istirahat. Hal ini menjadi salah satu cara untuk menghilangkan sekat antara siswa dan guru, maka seperti orang tua dan anak bahkan sahabat.

8. Tidak terdapat kesenjangan sosial antara siswa kaya dan siswa miskin. Semuanya sama dengan menggunakan seragam pelaut. 
Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan teladan untuk pendidikan Indonesia agar lebih baik ke depannya.

SImak Juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar